Articles by "nasional"
Showing posts with label nasional. Show all posts
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D menjadi dewan penguji dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Komunikasi Irjen Pol. Drs.  Boy Rafli Amar 
Batang - Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D menjadi dewan penguji dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Komunikasi Irjen Pol. Drs.  Boy Rafli Amar yang menjabat Wakalemdikat Polri di Universitas Padjajaran Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/8) dengan Disertasi Integrasi Manajemen Media Dalam Strategi Humas Polri Sebagai Aktualisasi Promoter.

Dalam Sidang Terbuka ini Kapolri bergabung dengan Tim Penguji, Pimpinan Sidang, Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.S.I.E. sekaligus Plt. Rektor Universitas Padjajaran, Sekretaris Sidang, Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos., S.H., M.Si., Ketua Tim Promotor, Prof. H. Deddy Mulyana, MA.,Ph.D., Anggota Tim Promotor, Dr. Atwar Bajari, M.Si., Anggota Tim Promotor, Dr. H. Edwin Rizal, M.Si., Oponen Ahli, Dr. Ninis Agustini Damayani, M.Lib., Oponen Ahli, Dr. Siti Karlinah, M.Si., Guru Besar, Prof. Dr. Ir. Mahfud Arifin, M.S., dan juga Kapolri sebagai Guru Besar, Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D.

Kapolri diberikan kesempatan oleh ketua sidang untuk memberikan pertanyaan, Kapolri memberikan apresiasi dengan tema yang sangat relevan dengan tugas Polri di era demokrasi saat ini.  Kemudian memberikan masukan bahwa fokus penelitian dama desertasi seyogya nya simpel dan sederhana sehingga dapat di eksplorasi dan di analisis secara mendalam. 

Selanjutnya beliau mengajukan Empat pertanyaan. Pertanyaan Pertama, Bagaimana pandangan saudara tentang Demokrasi di Indonesia saat ini, apakah Demokrasi Liberal atau Demokrasi Pancasila.

Kemudian pertanyaan kedua, seberapa besar peran manajemen media bagi institusi Polri dalam membentuk opini publik?

Ketiga, saat ini terjadi 3 prediksi atas persaingan antara media konvensional dengan media sosial, yaitu media konvensial akan lebih mendominasi, media sosial yang akan mendominasi, prediksi ketiga keduanya saling melengkapi, bagaimana atas 3 prediksi tersebut?

Terakhir bagaimana pandangan terhadap eksistensi UU ITE saat ini khususnya dalam rangka penegakkan hukum?

Dalam kesempatannya Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar menjawab seluruh pertanyaan oleh tim sidang dengan baik berdasarkan hasil disertasi yang merujuk kepada berbagai teori dan konsep Ilmu Komunikasi.

Diakhir sidang, ketua tim sidang menyatakan Bapak Boy Rafli Amar lulus sidang doktoral dengan predikat yudisium sangat memuaskan.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Indonesia akan memecahkan rekor selam terbanyak di dunia 
MANADO - Indonesia akan memecahkan rekor selam terbanyak di dunia hari ini, Sabtu (3/8/2019). Sebanyak 3100 penyelam berpartisipasi dalam Guinness World Record (GWR) selam ini. 

Kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang datang memberi sambutan pada acara Wanita Selam Indonesia (WASI) ini, sebelumnya pada 2009 sebanyak 2400 penyelam ikut serta dalam Sail Bunaken. 

"Hari ini lebih kurang 3100. Mudah-mudahan bisa kita pecahkan rekor ini," ujarnya di Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (3/8/2019).

Kapolri mengatakan, selain rekor penyelam terbanyak, akan dipecahkan pula rekor pembentangan bendera terbesar di bawah air. Dalam hal ini Bendera Merah Putih.

"Nanti juga kita lanjutkan Upacara Bendera 17 Agustus, sebentar lagi kita rayakan. Kita sudah rayakan duluan di sini, di bawah laut dalam bentuk upacara. Tentu juga ini akan kita viralkan," tegas Kapolri.

Sebelumnya, aksi pemecahan rekor telah dilakukan WASI bersama 578 penyelam pada Kamis (1/8/2019). Yakni rekor rangkaian manusia terpanjang di bawah air (Longest Human Chain Underwater). 

"Kita juga ucapkan terima kasih dan selamat karena pada 1 Agustus kemarin sudah pecahkan rekor gandengan tangan terbanyak," tutur dia. 


Untuk itu dia berharap agar hari ini, dua rekor lainnya bisa dipatahkan. Sebab dengan begitu kata Kapolri, nama Indonesia, nama Manado, dan nama Bunaken semakin mendunia.

Sehingga, bisa lebih mendongkrak pariwisata dan menambah investasi di Indonesia. "Welcome to the Indonesia, welcome to the Manado, salah satu destinasi pariwisata yang berkelas internasional. Mudah-mudahan upaya kita memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia bukan hanya di Sulawesi Utara dan Manado," sebut Kapolri.

"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kelancaran bagi upaya kita ini. Selamat berjuang," pungkas jenderal bintang empat itu.