Articles by "Bhakti TNI"
Showing posts with label Bhakti TNI. Show all posts
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Sebagai wujud kepedulian kepada anggotanya yang terdampak banjir di wilayah Kota maupun Kabupaten Pekalongan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto memberikan bantuan berupa sembako.
Pemberian bantuan di lakukan bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Dim 0710 Koorcab Rem 071 Ny. Evi Arfan Johan Wihananto bersama pengurus persit dan perwira staf bertempat di Asrama Militer Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan, Kamis(27/2/2020).
Dijelaskan Dandim Arfan pada kesempatan tersebut, bahwa sebagai wujud rasa senasib dan sepenanggungan sebagai satu keluarga besar anggota Kodim 0710/Pekalongan, maka sudah seharusnya bisa merasakan kesusahan seperti anggota yang terdampak bencana alam banjir saat ini.
“ Anggota kita ini sangat luar biasa, selain mereka ikut membantu warga yang terdampak banjir, rumah mereka sendiri juga kena banjir, maka dari itu kita berikan bantuan sebagai wujud apresiasi dan kepedulian kita sebagai satu keluarga Kodim 0710/pekalongan,”jelasnya.
Lanjut Dandim berpesan agar anggota tetap semangat dan beraktivitas seperti biasa dan berdoa agar banjir segera surut.

“ Pemerintah Daerah sudah berupaya untuk menanggulangi banjir ini, mudah-mudahan bisa mencegah terjadinya banjir lagi dan saya berpesan agar para prajurit tetap semangat dan menjaga kesehatan,”pungkasnya.(rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - PAUD KBRA Kartini desa Ketitang Kidul kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, kunjungi Kantor Koramil 08/Bojong Kodim 0710/Pekalongan, rabu (26/2/2020).

Ada sebanyak 32 siswa dan 4 guru pendamping PAUD  KBRA Kartini yang berkunjung ke Koramil 08/Bojong dan kedatangan mereka pun disambut hangat oleh anggota Piket Koramil 08/Bojong Sertu Tofik Priyo Handoyo dan sertu Sunarko.

Disampaikan Serka Tofik selaku Pejabat Piket hari itu,  bahwa kunjungan ini dimaksudkan untuk mengenal lebih dekat profesi dan tugas-tugas TNI sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air dan belajar nilai-nilai kejuangan sebagai upaya menyiapkan generasi muda dari usia dini.

"Disini kami berikan pengenalan tentang berbagai macam atribut TNI, pengenalan kantor Koramil, menanamkan rasa cinta tanah air dan  menjelaskan tugas pokok kita sebagai penjaga NKRI", jelasnya.

Selain itu anak-anak juga dikenalkan pada tugas-tugas Babinsa serta memberikan motivasi semangat belajar melalui berbagai kegiatan anggota Koramil yang dilaksanakan di lingkungan sekitar Koramil.

"Diharapkan dengan kegiatan ini  anak-anak  usia dini dapat lebih mengenal TNI sebagai pelindungnya serta menjadi motivasi cita-cita mereka di masa depan," imbuhnya.


Sementara itu Wigati salah satu guru pendamping menyampaikan rasa  senang dan berterima kasih kepada jajaran Koramil 08/Bojong karena  dengan senang hati dapat menerima kehadiran anak-anak didiknya.

"Kami sangat senang dan berterima kasih kepada jajaran Koramil 08/Bojong, dengan sambutan yang diberikan, melihat anak-anak juga sangat antusias dan riang sekali dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan, semoga kegiatan ini bisa memacu semangat anak-anak dalam mencapai cita-citanya,” ungkapnya.

Usai kegiatan para murid dan anggota Koramil melaksanakan foto bersama didampingi guru sebagai bentuk kebersamaan dan rasa bangga kepada TNI.(Rg)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan - Tampak ceria dan riang gembira diwajah para anak-anak pengungsi korban banjir setelah Babinsa Sertu Noor Wakit  bersama  Himpunan Pendidik dan tenaga Kependididikan Usia Dini (HIMPAUDI) datang menghibur mereka di lokasi pengungsian di aula kecamatan Pekalongan Barat, Selasa (25/2/2020)sore kemarin.

Sertu Noor Wakit yang merupakan anggota Koramil 01/Pekalongan Barat tersebut pembawaannya memang lucu dan  sering membuat orang lain disekitarnya tertawa itu mampu menghibur sebagian besar warga terutama anak-anak korban banjir.

Menurut Sertu Noor Wakit bahwa setelah kejadian banjir yang sempat menimpa sebagian kota Pekalongan, mental dan kondisi psikologis para korban banjir terutama anak-anak itu perlu dijaga sehingga mereka tidak larut dalam kesedihan dan menceriahkan kembali senyum tawa anak-anak agar selalu bergembira meskipun diguyur hujan siang dan malam.

"Kami bersama  HIMPAUDI kota Pekalongan berinsiatif menghibur para korban banjir terutama anak-anak agar mereka tidak trauma apa yang dialaminya dan membuat mereka bisa tertawa riang gembira", jelasnya.

Lanjutnya, kegiatan yang diikuti semua anak-anak yang jumlahnya kurang lebih 100 orang tersebut yaitu dengan menyanyi bersama sambil goyang ubur-ubur,  dongeng atau cerita, pembagian  jajan dan susu.

"Semoga mereka senang dan bahagia serta banjir yang melanda cepat surut dan dapat kembali ke rumahnya masing-masing", pungkasnya.(Rg)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Ribuan pengungsi terdampak banjir di Kota maupun Kabupaten Pekalongan masih bertahan di tempat-tempat pengungsian dan jumlahnya diperkirakan masih akan bertambah apabila cuaca tak kunjung membaik.
Tercatat hingga saat ini, selasa (25/2/2020) malam pukul 22.00 wib tercatat ada 2.830 jiwa mengungsi di wilayah Kabupaten Pekalongan yang tersebar di 34 titik, sedangkan di wilayah Kota Pekalongan total ada 1.493 jiwa  yang tersebar di 13 titik pengungsian.
Guna mencukupi kebutuhan terutama untuk makan, Pemerintah Daerah bersama TNI, Polri dan Relawan mendirikan dapur umum di beberapa titik diantaranya adalah untuk Kota Pekalongan di Stadion Hoegeng sedangkan wilayah Kabupaten Pekalongan bertempat di Kantor Distributor Rokok Sukun yang bertempat di Kecamatan Wiradesa.
Kodim 0710/Pekalongan sendiri telah mengeluarkan puluhan prajuritnya untuk membantu evakuasi warga maupun memasak di dapur umum. Seperti terlihat pada selasa(25/2/2020) malam, para prajurit tersebut dengan cekatan ikut memasak di dapur umum yang bertempat di stadion Hoegeng.
Disampaikan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto saat mengunjungi pengungsi di masjid Al Karomah, bahwa sebagai tanggap bencana, Kodim 0710/Pekalongan mengerahkan pasukan Tim On Call dan Babinsa setempat untuk langsung turun membantu warga yang terdampak banjir.
“ Kita terjunkan Tim On Call untuk langsung membantu warga yang terdampak banjir, dan untuk penanganan lanjutan juga setiap hari kita kirimkan prajurit untuk membantu memasak di dapur umum,”jelasnya.

Lanjut Dandim, setiap hari ada 1 peleton prajurit yang dikirim untuk memasak di dapur umum, serta Babinsa setempat untuk membantu di titik-titik pengungsian, sehingga diharapkan akan maksimal dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat yang sedang mengalami musibah bencana alam banjir.(Rg)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Akibat curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang menyebabkan bencana banjir dan pohon tumbang, salah satunya kejadian pohon tumbang menimpa rumah Khotijah (50) warga Gang 6 RT 16/06 Desa Simbang Wetan Kecamatan Buaran, selasa (25/2).

Setelah mendapatkan laporan dari warga tentang kejadian tersebut, Babinsa Koramil 09/Buaran Serka Sumarno langsung mendatangi lokasi dan menghubungi pihak PLN untuk memadamkan aliran listrik karena terdapat kabel putus,  serta  ikut kerja bakti membantu pemangkasan pohon tumbang bersama masyarakat setempat.

“Kita cek lokasi dan langsung hubungi PLN untuk padamkan aliran listrik, karena ada kabel yang putus tertimpa pohon agar proses pemangkasan pohon dapat berjalan dengan aman”, jelas Sumarno.
  
Terpisah Danramil 09/Buaran Kapten Inf Safari Dairiyanto  mengemukakan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi dan mendukung apa yang telah dilakukan anggotanya yang selalu aktif bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terkena musibah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Babinsa yang selalu  aktif  bergerak  cepat dan tanggap dalam upaya membantu masyarakat yang terkena musibah di wilayahnya”, pungkas Danramil. 

Dari kejadian pohon tumbang tersebut, Khotijah (50) mengalami  kerugian materi berupa genteng bagian depan rumahnya pecah, tembok hancur dan kabel PLN putus. (Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan - Guna menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh para pengungsi, Babinsa Koramil 01/Pekalongan Barat Serda Muhtarom  mengajak dan memimpin langsung senam pagi para korban banjir tersebut yang bertempat di lokasi pengungsian masjid Al Karomah kecamatan Tirto kota Pekalongan, minggu (23/2).

Diketahui, warga mengungsi  pasca banjir  yang melanda  beberapa wilayah kabupaten dan kota Pekalongan tersebut sudah empat hari tinggal di posko-posko pengungsian yang salah satu nya di masjid Al Karomah Tirto yang berjumlah kurang lebih tinggal 47 orang dari yang semula mencapai 500 orang.

Dalam kesempatan tersebut Serda Muhtarom mengatakan, bahwa selaku Babinsa yang notabene membina warga desa akan terus mendampingi warga masyarakat dari kesulitan, " Oleh sebab itu di lokasi pengungsian ini kami berinisiatif melakukan kegiatan  bersama para pengungsi yaitu dengan senam pagi bersama  guna menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh para pengungsi agar tidak mudah terserang penyakit,"jelasnya.

Kegiatan senam yang dipimpin Serda Muhtarom tersebut diikuti oleh para pengungsi yang berjumlah kurang lebih 47 orang, yang terdiri mulai dari orang-orang dewasa hingga anak-anak, dan mereka sangat antusias sehingga lokasi pengungsian tampak hidup dan penuh keceriaan.

"Dengan kegiatan ini semoga para warga pengungsi tidak larut dalam kesedihan dan semoga banjir cepat surut sehingga para warga dapat kembali ke rumahnya masing-masing", pungkasnya.am Pagi

Kota Pekalongan - Guna menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh para pengungsi, Babinsa Koramil 01/Pekalongan Barat Serda Muhtarom  mengajak dan memimpin langsung senam pagi para korban banjir  yang bertempat di lokasi pengungsian masjid Al Karomah kecamatan Tirto kota Pekalongan, minggu (23/2).

Diketahui, warga mengungsi  pasca banjir  yang melanda  beberapa wilayah kabupaten dan kota Pekalongan tersebut sudah empat hari tinggal di posko-posko pengungsian yang salah satu nya di masjid Al Karomah Tirto yang berjumlah kurang lebih tinggal 47 orang dari yang semula mencapai 500 orang.

Dalam kesempatan tersebut Serda Muhtarom mengatakan, bahwa selaku Babinsa yang notabene membina warga desa akan terus mendampingi warga masyarakat dari kesulitan, " Oleh sebab itu di lokasi pengungsian ini kami berinisiatif melakukan kegiatan bersama para pengungsi yaitu dengan senam pagi bersama  guna menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh para pengungsi agar tidak mudah terserang penyakit,"jelasnya.

Kegiatan senam yang dipimpin Serda Muhtarom tersebut diikuti oleh para pengungsi yang berjumlah kurang lebih 47 orang, yang terdiri mulai dari orang-orang dewasa hingga anak-anak, dan mereka sangat antusias sehingga lokasi pengungsian tampak hidup dan penuh keceriaan.

"Dengan kegiatan ini semoga para warga pengungsi tidak larut dalam kesedihan dan semoga banjir cepat surut sehingga para warga dapat kembali ke rumahnya masing-masing", pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan – Guna memberantas hama tikus agar tidak mengganggu tananaman para petani, TNI dari Koramil 08/Bojong Kodim 0710/Pekalongan bersama -sama dengan PPL kecamatan Bojong, perangkat desa serta para warga setempat melaksanakan pembasmian hama tikus.

Pembasmian atau sering di sebut dengan gropyokan tikus tersebut dilakukan di area persawahan desa Randumuktiwaren kecamatan Bojong kabupaten Pekalongan, kamis(20/2/2020).

Danramil 08/Bojong Kapten Inf Wiyoto saat di konfirmasi mengenai kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa kegiatan gropyok tikus dilakukan lantaran sudah adanya laporan dari para petani yang mengaku tanaman padinya di serang hama tikus tersebut.

" Berdasarkan laporan dari warga dan pantauan babinsa di lapangan, sudah terdapat  tanaman padi yang terserang hama tikus tersebut, sehingga perlu diadakan pembasmian agar pertumbuhan tanaman bisa normal,"jelasnya.

Danramil menuturkan hama tikus ini sangat berbahaya apabila tidak segera di atasi  karena akan bisa menghabiskan batang tanaman padi yang sedang tumbuh dan bisa mengakibatkan gagal panen.

" Hama tikus ini kalau dibiarkan sangat berbahaya, karena bisa habis batang padi tersebut, dan yang jelas petani akan bisa gagal panen apabila tidak segera di basmi,"lanjutnya.

Pembasmian hama tikus tersebut dilakukan secara bersama- sama dan serentak guna mendapatkan hasil yang maksimal, serta mencegah agar perkembangbiakan hama tidak pesat.

"Melalui gerakan gropyok tikus ini, kita berharap akan mampu membasmi hama tikus tersebut, sehingga tanaman padi bisa tumbuh normal dan subur serta produksi padi bisa meningkat,"pungkas Danramil.

Diketahui dengan diadakannya kegiatan gropoyakan tikus tersebut hasil yang didapat berjumlah kurang lebih 20 ekor tikus dan pembongkaran lobang-lobang tikus agar tidak dijadikan sarang kembali bagi tikus yang lain
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan - Guna meringankan beban warga yang mengungsi karena bencana alam banjir, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arfan Johan Wihananto memberikan bantuan berupa makanan tambahan dan air mineral.

Bantuan diserahkan langsung oleh Dandim kepada pengungsi yang berada di beberapa titik pengungsian diantaranya adalah di Masjid Al Karomah Pekalongan Barat dan di  Masjid Dupantex Kecamatan wiradesa, pada Kamis (20/2/2020) siang.

Dijelaskan Dandim Arfan, bantuan yang diberikan merupakan aksi spontanitas sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terkena musibah bencana alam banjir.

“ Ini adalah aksi spontanitas kita terhadap korban banjir, kita bersama instansi terkait memberikan bantuan berupa makanan tambahan dan air minum, harapannya dapat membantu meringankan beban mereka,”terang Dandim.

Selain memberikan bantuan makanan dan minuman, Kodim 0710/Pekalongan juga memberikan bantuan evakuasi dan pendampingan di pengungsian bersama dengan, Polri, BPBD, Pemda dan aparat Desa.

‘ Kita akan selalu memberikan bantuan bersama dengan Polri dan Instansi terkait baik itu evakuasi warga maupun pendampingan di tempat-tempat pengungsian serta pendistribusian logistik,”imbuh Dandim.

Dalam kunjungannya ke lokasi banjir dan pengungsian Dandim Arfan juga menyempatkan diri untuk memberi motivasi kepada warga terutama anak-anak agar tetap semangat dan bisa menjaga kesehatan agar tidak sakit selama dalam pengungsian.(Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya


Kota Pekalongan – Hujan lebat yang terjadi pada rabu (19/2) sore hingga Kamis (20/2) pagi yang mengguyur di seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan, mengakibatkan banjir di sejumlah titik.

Wilayah yang terparah terdampak banjir adalah di Kelurahan Tirto Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan. Hampir di seluruh wilayah tersebut tergenang air dengan ketinggian antara 30 cm hingga 80 cm, sehingga mengakibatkan banyak warga yang mengungsi.

Tercatat hingga kamis siang di Kota Pekalongan sebanyak 983 jiwa mengungsi yang terbagi di  berada di beberapa titik  antara lain, di  Aula Kecamatan Tirto 185 jiwa, Kelurahan Tirto 110 jiwa, Masjid Al Karomah 454 jiwa, Musholla Al Ihsan 62 jiwa dan Masjid Darul Istiqomah 172 jiwa. Sedangkan wilayah Kabupaten Pekalongan sebanyak  321 orang berada di PT Dupantex kelurahan Bener kecamatan Wiradesa dan  di PT. Lokatex berjumlah 30 orang.

Dikatakan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto saat melakukan tinjauan langsung ke lokasi banjir, bahwa sebagai respon tanggap darurat bencana alam, pihaknya sudah melakukan aksi spontanitas berupa evakuasi warga dan pendampingan di beberapa titik pengungsian.

“ Sudah sejak tadi malam kita kerahkan pasukan untuk membantu warga yang terdampak banjir, baik itu evakuasi maupun membantu masyarakat di pengungsian dan distribusi logistik mereka,”jelas Dandim.

Lanjut Dandim Arfan, karena situasi cuaca masih belum menentu pihaknya akan terus mengerahkan pasukannya untuk membantu warga dengan semaksimal mungkin.

“ Kita lihat cuaca masih belum menentu dan pengungsi masih bisa bertambah, sehingga kita akan terus kerahkan anggota untuk selalu membantu masyarakat yang terdampak banjir,”pungkasnya.(Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya


Pekalongan – Guna memupuk jiwa nasionalisme dan semangat bela negara, ratusan pelajar dari SMAN 1 Kandangserang menerima materi wawasan kebangsaan yang diberikan oleh Ws. Danramil 14/Kandangserang Kapten Inf Nurkhan di aula sekolah setempat, rabu (19/2)
Kegiatan juga dihadiri Kepala Sekolah Drs. Daenuri, Wakil Kesiswaan Puji, Babinsa Koramil 14/Kandangserang dan kurang lebih 200 orang siswa – siswi kelas 10 dan 11 SMAN 1 Kandangserang.
 Dalam penyampaiannya, Kapten Inf Nurkhan mengatakan bahwa di era milenial seperti sekarang ini banyak generasi muda khususnya kaum pelajar mulai dari tingkat SD sampai dengan perguruan tinggi, pengetahuan dalam wawasan kebangsaan mengalami penurunan.
 Hal ini dikarenakan para generasi muda sekarang banyak mengonsumsi medsos dan dibuktikan berdasarkan pengalamannya pada saat memberikan materi wasbang di sekolah – sekolah sebelumnya yang pernah menanyakan soal tentang wawasan kebangsaan dan seberapa jauh me­reka punya pengetahuan soal wawasan ke­bangsaan, namun hasilnya sangat begitu mengecewakan.
 “Banyak generasi muda sekarang ini tidak memiliki kesadaran dan pe­mahaman tentang wawasan kebang­sa­an artinya kita sedang krisis wawasan kebangsaan”, jelasnya.
 Lanjutnya, dia menghimbau kepada lembaga pendidikan, guru, dosen dan para pengajar lainnya untuk terus membantu mengenalkan sejarah bangsa dan wawasan kebangsaan kepada generasi muda sehingga diharapkan meng­hasilkan pribadi yang mengenal sejarah bangsanya sendiri dan tumbuh melahirkan pelajar yang memiliki jiwa - jiwa nasionalis, patriotis dan semangat membela negara.
 “Wawasan kebangsaan adalah se­bagai landasan utama dalam usaha peletakan prinsip per­satuan dan kesatuan bangsa”, pungkasnya.(Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya



Pekalongan - Total sudah ada 151 orang terdiri dari pemuda dan pemudi dari Kota maupun Kabupaten Pekalongan yang mengikuti pembinaan dan latihan (Binlat) yang di selenggarakan oleh Kodim 0710/Pekalongan dalam kurun 5 tahun terakhir.

Dari sekian banyak peserta yang mengikuti Binlat tersebut sudah banyak pula yang berhasil menjadi TNI maupun Polri sesuai dengan cita-cita mereka. Pembinaan dan latihan secara terprogram tersebut saat ini di latih langsung oleh anggota Kodim 0710/Pekalongan Serka Samsuri, yang saat ini menjabat sebagai Babinsa Koramil 08/Bojong.

Dijelaskan Serka Samsuri saat melakukan pembinaan yang berada di Koramil 03/Kajen dan Kolam renang Kulu Asri baru-baru ini, dirinya sudah melatih anak-anak tersebut mulai 5 tahun yang lalu dengan peserta dari berbagai kalangan baik pelajar, lulusan sarjana maupun lulusan SLTA yang masih menganggur.

" Saya mulai melatih mereka sejak 5 tahun yang lalu, dan jumlahnya selalu bertambah, hingga saat ini yang terdata sudah ada 151 orang namun yang aktif mengikuti latihan ada sekitar 100 orang,"Jelasnya.

Dikatakan Samsuri, tujuan dari diadakannya Binlat tersebut adalah untuk menyiapkan para generasi muda yang ingin menjadi TNI maupun Polri dan cita-cita mereka yang lain agar siap berkompetisi dan menjadi generasi yang tangguh dalam meraih impiannya.

" Kita menyiapkan para generasi muda ini agar mereka siap berkompetisi dalam meraih cita-citanya baik itu menjadi TNI, Polri dan yang lainya,"Tandasnya.

Adapun latihan yang di berikan merupakan pembinaan fisik seperti lari, Pull Up, Sit Up, Renang, penguatan kaki serta pembinaan yang lain untuk menjaga kebugaran tubuh dan juga melatih mental.

Sementara itu salah satu perserta Binlat Aditya Prasetyo yang bercita-cita ingin menjadi TNI mengaku sangat berterimakasih sekali dengan adanya Binlat yang di selenggarakan oleh Kodim 0710/Pekalongan.

" Saya ikut Binlat ini karena cita-cita saya ingin menjadi TNI, program latihannya sangat bagus dan mendidik, mudah-mudahan dengan ikut pembinaan ini cita-cita saya bisa tercapai,"tegasnya.

Program Binlat yang diselenggarakan oleh Kodim 0710/Pekalongan ini terbuka untuk umum dan gratis, dan untuk saat ini latihan rutin di gelar setiap hari selasa sore, kamis sore dan sabtu pagi yang bertempat di Koramil 03/Kajen dan sekitarnya.(Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan - Kodim 0710 Pekalongan menyalurkan sejumlah bantuan ke Masjid An Nur Jalan Parang Garuda Binagriya, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat yang kini tengah dilakukan renovasi total, Jumat (14/2/2020).
Penyaluran bantuan berupa 350 sak semen dan 3.000 bata merah yang diserahkan langsung oleh Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto kepada Pengurus Masjid An Nur.
Letkol Inf Arfan mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari  ibadah dan bentuk upaya berbagi dari Kodim dan atas nama warga Pekalongan. “Kodim 0710 berkantor di daerah ini tentu sudah menjadi kewajiban Kodim untuk membantu renovasi pembangunan masjid ini," terangnya.
Dirinya berharap, ke depan setelah Masjid An Nur direnovasi bisa menjadi masjid yang menarik umat muslim untuk giat beribadah.
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid An Nur Binagriya, Abdul Wahid mengungkapkan rasa terima kasihnya atas adanya bantuan dari Kodim. Menurutnya, bantuan ini merupakan penghormatan yang besar bagi masjid, mengingat renovasi total yang dilakukan saat ini tengah membutuhkan biaya yang besar.
"Alhamdulillah ada bantuan dari Kodim semoga dapat membantu proses renovasi masjid ini," tandas Abdul.
Disampaikan Abdul Wahid masjid yang direnovasi ini rencananya akan memiliki satu kubah besar dan dua kubah kecil tersebut. Anggaran renovasi masjid ini akan menelan anggaran sebesar Rp1,38 miliar.

"Hingga saat ini bantuan dari masyarakat yang terkumpul baru Rp 350 juta. Semoga masyarakat ataupun badan usaha lainnya bisa terketuk hatinya untuk ikut menyumbang renovasi Masjid An Nur," pungkas Abdul.(Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Musim penghujan yang masih berlangsung dengan curah hujan tinggi akhir – akhir ini membuat debit air yang tinggi sering kali menimbulkan banjir sehingga mengganggu aktivitas warga.
Kondisi seperti ini hampir terjadi di beberapa tempat di Kota Pekalongan, untuk itu Babinsa Koramil 01/Pekalongan Barat Sertu Sutrisno bersama seluruh unsur masyarakat bahu-membahu membersihkan saluran air dan lingkungan yang bertempat di Kelurahan Sapuro Kebulen di RW 03, Pekalongan Barat Kota Pekalongan, Jumat ( 14/2/2020).
Dikatakan Sertu Sutrisno, pembersihan lingkungan seperti, jalan, selokan dilaksanakan untuk meminimalisir banjir dan mencegah terjangkitnya penyakit pada musim penghujan.
“Dengan diangkatnya tumpukan sampah di selokan atau parit, kami berharap air hujan tak meluap lagi ke pemukiman warga dan lingkungan menjadi bersih,” jelas Sutrisno.
Lebih lanjut Babinsa Sutrisno menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan selain mengangkat sampah yang menyumbat di saluran air juga membersihkan lingkungan agar menjadi bersih dan terbebas dari penyakit.

“ Tentunya selain mencegah banjir, kegiatan ini juga untuk menjadikan lingkungan menjadi bersih dan nyaman, sehingga masyarakat juga terhindar dari penyakit seperti nyamuk,”pungkasnya.(rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan – Guna mensukseskan gelaran TMMD Reguler ke-107 yang akan dilaksanakan pada minggu ke 3 bulan maret 2020 mendatang, Kodim 0710/Pekalongan menggelar rapat koordinasi.

Rapat Koordinasi bertempat di ruang data Kodim setempat dipimpin langsung oleh Dandim 0710/pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto dan dihadiri oleh Pjs Kasdim Kapten Inf Sunarto, Pabung Kodim 0710/Pekalongan Mayor Inf Laindah para perwira staf dan Bati Stafter.Senin(10/2/2020).

Kegiatan TNI Manunggal membangun Desa (TMMD) merupakan program lintas sektoral dan kerjasama antara TNI dengan kementerian sehingga diperlukan progres yang riil dan jelas, dan diperlukan persiapan yang matang agar dalam pelaksanaan tidak ada kendala dan berjalan sukses.

Disampaikan Dandim Arfan saat memimpin jalannya rapat, bahwa kegiatan dilaksanakan untuk membuat perencanaan yang matang agar penyelenggaraan TMMD Reguler ke-107 yang akan digelar bisa berjalan baik dan sukses.

“ Rapat ini kita gelar untuk persiapan dalam rangka menunjang suksesnya gelaran TMMD Reg ke-107 yang kita laksanakan pada bulan maret mendatang di kecamatan Kesesi,”jelas Dandim.

Menurut Dandim, untuk mensukseskan kegiatan TMMD yang akan dilaksanakan perlu adanya koordinasi yang matang dan intens dengan semua pihak yang terlibat. “ Persiapan yang matang dan koordinasi dengan semua instansi yang terlibat menjadi kunci suksesnya TMMD yang akan kita laksanakan,”pungkasnya.(Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Bintara Pembina Desa(Babinsa) sebagai ujung tombak satuan TNI AD harus selalu menjadi garda terdepan dalam menghadapi segala permasalahan yang ada di wilayah binaannya.
Seperti halnya yang ditunjukan Babinsa Koramil 01/Pekalongan Barat Serda Muhtarom pada sabtu (8/2), saat wilayah binaannya mengalami bencana alam banjir.
Diketahui hujan deras yang mengguyur wilayah pantura Kota Pekalongan Jawa Tengah dari Jumat(7/2/2020) hingga Sabtu (8/2/2020) pagi membuat Sungai Meduri dan Bremi meluap. Ribuan rumah di Kelurahan Tirto, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan terendam banjir dengan ketinggian 50-70 cm.
Dikatakan Serda Muhatrom, wilayah paling parah terdampak banjir adalah di perumahan sekitar bantaran sungai Bremi, sehingga membuat ratusan warga terendam banjir hingga 70 cm dan ratusan warga harus mengungsi.
“ Akibat hujan lebat, sungai Bremi dan dan Meduri meluap, sehingga merendam ratusan rumah warga di kelurahan tirto terendam,”jelas Muhtarom.
Saat ini tercatat masih ada 372 orang terbagi di beberapa Lokasi Pengungsian antara lain, Masjid Al Karomah 292 orang, Musholla Al Ihsan 30 orang dan Musholla Al Fatah 50 orang,”imbuhnya.
Lanjutnya, sudah ada bantuan logistik baik itu makan, pampers bayi, selimut hingga matras untuk pengungsian.

“ Bantuan sudah ada, dan kita terus pantau keadaan warga yang berada di pengungsian sekaligus memberi himbauan untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan terhadap semua barang bawaan,”pungkasnya.(Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan –  Sebuah rumah tingkat roboh di dukuh Kembangan desa sawangan kecamatan Paninggaran, anggota TNI dari Koramil 13/Paninggaran bersama masyarakat kerja bakti  membantu evakuasi, jumat (7/2).

Menurut informasi warga setempat  kejadian  rumah tingkat roboh milik  Ramadi (70 th) terjadi pada kamis malam tanggal 6 Februari 2020 pukul 21.30 WIB yang diakibatkan oleh dinding rumah yang di bawah mengalami retak - retak sehingga tidak mampu menahan beban diatas.

Danramil 13/Paninggaran Lettu Infanteri Jumarno mengatakan bahwa setelah mendengar informasi tersebut dirinya langsung  memerintahkan anggotanya untuk segera cek lokasi kejadian dan melaksanakan kerja bakti membantu mengevakuasi puing – puing material bangunan yang roboh bersama warga setempat.

“Setelah mendapat laporan dari warga, kita langsung cek lokasi kejadian dan membantu membersihkan puing – puing bangunan yang hancur berantakan bersama warga”, jelas Danramil.

Lanjutnya, Danramil menyampaikan bahwa kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian materi dapat diperkirakan mencapai 75 juta rupiah.

“Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun kerugian di taksir mencapai 75 juta rupiah”,pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Guna memelihara dan meningkatkan kemampuan prajuritnya, Kodim 0710/Pekalongan menyelenggarakan Uji Terampil Perorangan (UTP) Umum Triwulan I Program Kerja TA 2020.

Dijelaskan Dandim 0710/Pekalongan melalui Pasi Ops Kodim 0710/Pekalongan sekaligus sebagai Komandan Latihan Kapten Infanteri Dwi Darmasto, kegiatan digelar selama tiga hari, mulai hari Rabu (5/2) hingga Jumat (8/2/2020) mendatang.

“ UTP ini diikuti oleh 290 prajurit berpangkat bintara dan tamtama, dan digelar di sekitar halaman Makodim 0710/Pekalongan selama 3 hari mulai tanggal 5 sampai dengan tanggal 8 Februari  2020 mendatang,”jelas Pasi Ops.

Lanjut Pasi Ops, latihan Uji Terampil Perorangan dilaksanakanan dengan  tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kualitas, dan kemampuan prajurit bidang teritorial dan intelijen sehingga diharapkan prajurit akan semakin profesional dalam menjalankan tugas pokoknya.

“Latihan Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan prajurit sesuai tingkat keterampilan dan jabatannya masing-masing. Sehingga mereka bisa menjadi prajurit yang disiplin, profesional, solid, berwawasan kebangsaan dalam menjalankan tugas pokoknya,” jelasnya.

Menurutnya, kesiapan prajurit sangat diperlukan dan harus ditingkatkan terutama menghadapi era globalisasi, dan tantangan maupun dinamika tugas di masyarakat.

“Kita berharap dengan latihan ini, kemampuan prajurit  akan terjaga sesuai dengan jabatannya masing-masing yaitu sebagai prajurit teritorial dan intelijen,” pungkasnya.(rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Setelah sukses melakukan uji coba budidaya tanaman dengan sistem hidroponik, kini Koramil 17/Lebakbarang mulai berbenah untuk memanfaatkan semua lahan yang ada sebagai wahana edukasi bagi masyarakat dan pelajar untuk belajar cara budidaya tanaman di lahan sempit.

Dikatakan Danramil 17/lebakbarang melalui Bati Tuud Pelda Samiran, dengan suksesnya uji coba budidaya tanaman hidroponik yang sudah lakukan, saat ini berbagai pihak mendukung sepenuhnya agar Koramil dijadikan sarana pembelajaran cara budidaya tanaman Holtikultura dengan memanfaatkan lahan sempit.

“ Alhamdulillah semua mendukung apa dengan apa yang sudah kita lakukan, mulai dari Camat, perangkat desa, ibu-ibu pkk, para pelajar serta masyarakat sekitar meminta kepada kita agar Koramil 17/Lebakbarang bisa dijadikan tempat edukasi/pembelajaran tentang pemanfaatan lahan sempit dengan budidaya tanaman sayuran,”jelas Samiran.Rabu(5/2/2020)

Lanjut Samiran, saat ini penyiapan lahan sudah pada tahap pembuatan, Green House dan pembuatan kolam serta penyiapan media tanam hidroponik.

“Untuk saat ini kita sudah siapkan 400-500 lubang tanam dan Green House sebagai media dan tempat tanaman hidroponik, sedangkan untuk yang Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL) kita siapkan kolam dan polybag serta penyiapan bibit,”imbuhnya.

Diketahui, prospek pemanfaatan lahan sempit, seperti di pekarangan rumah, saat ini menjadi tren tersendiri bagi masyarakat perkotaan. Lahan sempit banyak dimanfaatkan untuk menanam berbagai komoditas hortikultura, seperti sayuran dan tanaman obat.

Dengan sistem hidroponik memiliki banyak kelebihan. Antara lain, penggunaan lahan yang lebih efisien, lingkungan maupun pemberian nutrisi (pupuk) yang dapat diatur, tanpa media tanah, tidak ada gulma, dan tidak ada risiko penanaman terus-menerus sepanjang tahun. Selain itu, kuantitas dan kualitas produksi juga lebih tinggi, lebih bersih, bebas dari racun pestisida, penggunaan pupuk dan air yang lebih efisien, serta periode tanam lebih pendek.

“Sedangkan kekurangannya adalah membutuhkan modal yang relatif besar pada saat awal pelaksanaan,” pungkas Samiran.(Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Mbah Parimin (82) tahun warga Dukuh Kasotengah Rt 003/Rw 004 Desa Doro Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan kini sudah bisa menempati rumah yang layak huni berkat di rehab oleh TNI Kodim 0710/Pekalongan bekerjasama dengan CSR Bank BRI.

Rumah mbah Parimin adalah salah satu dari lima rumah yang menjadi sasaran dalam program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang merupakan program bersama antara Kodim 0710/Pekalongan dengan CSR Bank BRI tahun 2019/2020 dan selesai pengerjaan paling akhir yaitu pada, Selasa(4/2/2020).

Disampaikan Danramil 15/Doro Kapten CPM Abdul Khamim, bahwa program bedah rumah yang dikerjakan saat ini sangat tepat sasaran dalam rangka membangun rumah yang layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu.

“ Saya kira program ini sangat tepat sasaran, karena memang awalnya rumah mbah Parimin kondisinya sangat memprihatinkan bahkan sudah reot, harapan saya mudah-mudah dengan sudah dibangunnya rumah ini, maka mbah Parimin bisa menikmati rumah yang layak huni dan bisa menambah kesejahteraannya,”ujar Danramil.

Sementara itu, ungkapan syukur dan terima kasih juga disampaikan mbah parimin pada TNI Kodim 0710/Pekalongan.

“ Omah kulo mpun ajeng ambruk, seneng, matur suwun sanget sudah di bangun oleh bapak TNI Kodim Pekalongan,pokoke matur suwun, TNI hebat. ( Rumah saya sudah mau roboh, terima kasih banyak rumah saya sudah dibangun oleh bapak TNI Kodim Pekalongan, pokoknya terima kasih, TNI memang hebat/Red),”ungkap Mbah Parimin.(Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan -  Jam'iyyah Ahlit Thoriqoh Al Mu'tabaroh An nahdliyah (JATMAN) mengadakan silaturahmi dengan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto bertempat di ruang transit Makodim 0710/Pekalongan Jl. Sriwijaya No.1 kelurahan Medono kecamatan Pekalongan Barat kota Pekalongan, Kamis (30/1/20).
Kegiatan silaturahmi  dipimpin langsung oleh Ro'is Su'byah  Habib Abdurrahman Basyaiban JATMAN Sub'yah kota Pekalongan didampingi oleh 12 pengurus jatman Kota Pekalongan.
Dijelaskan Ahmad Tubagus Surur, selaku  Wakil Ketua Jatman Kota Pekalongan seusai acara silaturahmi, kegiatan dilaksanakan untuk memperkenalkan diri kepengurusan Jatman yang ada di Kota Pekalongan selain itu juga menyampaikan program kerja dalam membangun Kota Pekalongan.
“ Yang pertama kita bersilaturahmi dan memperkenalkan diri dengan Dandim 0710/pekalongan, kemudian kita sampaikan program kerja serta mengajak untuk menyatukan visi dalam rangka membangun kota Pekalongan,”jelasnya.
Dirinya juga akan mengagendakan untuk melakukan pertemuan antara TNI Polri dan Aparat terkait dengan para ulama dan santri serta masyarakat Pekalongan guna bersama-sama untuk berjuang dari bawah mempertahankan NKRI seutuhnya.
Sementara itu Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto menyampaikan bahwa, tugas dan peran Kodim adalah membantu dan mendukung proses mempercepat  pembangunan di Pekalongan dalam hal ini khususnya menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan kondusif.
“ Kita sebagai aparat Komando kewilayahan mempunyai tugas untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di daerah, dan tentunya kita akan selalu bersinergi dengan semua komponen yang ada dalam menciptakan hal tersebut,”terang Dandim.
Menanggapi program kerja dan ajakan yang disampaikan  oleh Jatman, Dandim Arfan akan mengambil langkah - langkah yang konkrit melakukan kerja sama dengan para tokoh - tokoh masyarakat dan ulama guna menumbuhkan kembali rasa kebangsaan nasionalisme yang kuat di masyarakat dalam rangka membangun Kota Pekalongan.

 " Semoga dengan silaturahmi ini,Wilayah Pekalongan Khususnya Kota Pekalongan akan semakin maju dan kondusif", pungkasnya. (Rus)