July 2019
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Guna membentuk karakter yang berjiwa  kepemimpinan dan cinta tanah air, Kodim 0710/Pekalongan berikan pembekalan Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK ) kepada 37 siswa – siswi calon pengurus OSIS dan Pramuka  SMK N 4 Pekalongan,bertempat di Makodim 0710/Pekalongan,Jl. Sriwijaya No 1 Kota Pekalongan rabu ( 31/7 ).

Sesuai rencana latihan akan digelar selama 3 hari mulai hari ini, Rabu 31 Juli-2 Agustus 2019. Diawali dengan upacara pembukaan, sebagai inspektur upacara adalah Kepala Sekolah SMK N 4 Pekalongan Yeni Puji Astuti,S.Pd diikuti personil dari Kodim ,staf pengajar  dan para peserta LDK.

Dalam amanatnya, Yeni menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Dandim 0710/Pekalongan yang telah menerima sekolahnya sebagai peserta didik dalam Latihan Dasar Kepemimpinan sehingga dengan harapan kedepan dapat terbentuk karakter yang memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin dan cinta tanah air pada anak didiknya.

“ Kami dari pihak sekolah sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim 0710/Pekalongan yang telah menerima anak-anak kami untuk latihan  LDK ini, sehingga dengan harapan dapat membentuk karakter yang berjiwa kepemimpinan, disiplin dan cinta tanah air pada diri mereka ”, paparnya.

Terpisah, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, S.IP, M.M.S  menyampaikan, bahwa latihan LDK ini sebagai wadah pembinaan terhadap generasi muda untuk membentuk generasi yang berkarakter kebangsaan, disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab sehingga kedepannya dapat diandalkan untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Tujuan kegiatan latihan LDK ini tentunya untuk membentuk generasi muda  yang berkarakter kebangsaan,disiplin dan bertanggung jawab sehingga dapat diandalkan  untuk kepentingan bangsa dan negara”, terang Dandim.

Dandim berpesan, agar kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan sebaik – baiknya supaya semua materi yang diberikan para pelatih bisa dipahami dan dimengerti oleh para peserta LDK sehingga apa yang menjadi tujuan dari latihan bisa tercapai.

“Saya harapkan latihan ini dilaksanakan dengan sebaik – baiknya sehingga semua materi yang diberikan pelatih dapat diterima oleh para peserta LDK dan tujuan dan sasaran dari latihan juga tercapai”,pungkasnya.

Adapun materi yang akan diberikan dalam kegiatan ini meliputi latihan Peraturan Baris – berbaris ( PBB ), materi wawasan kebangsaan dan bela negara, materi kepemimpinan, materi manajemen organisasi, materi Tata Upacara Bendera ( TUB ), materi Cara Memberikan Instruksi ( CMI ), materi tali temali, materi P3K dan materi mendirikan tenda.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Donor Darah Wujud Rasa Kemanusiaan 
Batang - Sebagai perwujudan rasa kemanusiaan kepada sesama yang membutuhkan Puluhan orang berdonor darah.Kegiatan yang merupakan rutin tersebut bertempat di Kantor Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Limpung Kabupaten Batang pada Selasa (30/7/19). 

Dalam kegiatan itu Nampak hadir Kasi Humas Polsek Limpung Aiptu Ernawan turut hadir dan memotivasi berdialog dengan pendonor darah. 

“Saya mengajak kepada para pendonor darah untuk selalu aktif mendonorkan darahnya sesuai dengan periodesasinya ,tidak lain hanya dengan rasa ihklas untuk menolong sesama yang membutuhkan darah, saya belum bisa di ambil karena belum cukup waktu sejak terakhir mendonorkan darah di UTDC PMI Batang,” kata Kasi Humas Aiptu Ernawan yang juga salah satu Donor Darah Sukarela Kabupaten Batang. 

Salah Satu Pendonor darah yang di ambil adalah kepala Pasar Limpung H.Indiharo yang sangat mengapresiasi kegiatan yang di gelar siang tersebut. 

“Kegiatan yang baik ini hendaknya di budayakan secara rutin ,kegiatan sosial untuk membatu sesama yang membutuhkan darah,tidak hanya di komunitas pendidik mungkin di pasar bagi para pedagang juga bisa di laksanakan ,saya juga akan berusaha secara rutin mendonorkan darah bila memenuhi persyaratan yang ada”ungkap Kepala pasar yang akrab di panggil pak Demang indi yang juga aktivis Banser Limpung tersebut. 

Kegiatan semacam ini rutin dilakukan setiap 3 bulan dan juga bersama Muspika, jajaran korwil dinas pendidikan dan warga masyarakat di wilayah Kecamatan Limpung.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Pembangunan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 di Desa Lolong Kecamatan Karanganyar sudah berjalan 19 hari, pencapaian sasaran fisik berupa pengaspalan jalan pun sudah mencapai 75%.

Pencapaian Ini  tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak terutama warga masyarakat setempat dan juga cuaca yang sangat mendukung selama ini.

Mewakili Dandim 0710 Pekalongan, Kapten Infanteri Sidi selaku Danramil 04 Karanganyar menyampaikan, untuk pencapaian sasaran fisik di hari ke - 19 ini progresnya sudah mencapai 75 %.

Lanjutnya, dengan sisa waktu yang masih 11 hari ini dirinya yakin semua pekerjaan sasaran fisik akan bisa terselesaikan. Menurutnya,  selain pengaspalan jalan sepanjang 1.727 meter x L. 2,5 meter yang menjadi sasaran utama ada juga pengerjaan sasaran tambahan yaitu penambalan jalan Desa yang menjadi akses ke sasaran dengan pengaspalan sepanjang kurang lebih 500 meter.

" Pekerjaan akan selesai tepat waktu, karena dukungan masyarakat sangat luar biasa, selain sasaran utama pengaspalan jalan sepanjang 1.727 meter x L. 2,5 meter, kita juga over prestasi 500 meter penambalan jalan aspal menuju ke sasaran utama tersebut,"terangnya.Senin(29/7/2019)

Kepala Desa Lolong Solehudin menyampaikan apresiasi yang luar biasa dengan adanya Pelaksanaan TMMD yang di laksanakan di Desa nya, karena menurutnya sudah 20 tahun menunggu adanya perbaikan jalan sekarang terwujud dengan program TMMD Kodim 0710 Pekalongan kali ini.

“ Kami selaku pemerintah Desa sangat berterimakasih kepada anggota satgas dari Kodim 0710 Pekalongan,  dengan adanya TMMD yang ada di Desa Lolong ini, yang dulunya jalannya rusak dan susah untuk dilalui sebentar lagi akan menjadi bagus,"ungkapnya.(pendim 0710 pekalongan)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Group Batang Ovec Laksanakan Pertemuan Rutin. 
Batang - Sarana penyambung silaturahmi melaksanakan pertemuan, salah satunya adalah pertemuan Alumni perwira Alih Golongan Polres Batang yang tergabung dalam Paguyuban Batang OVEC. 

Bertempat di Pondok Ikan Bakar Tirta Mulya desa Plumbon kecamatan Limpung di langsungkan pertemuan rutin tersebut.Hadir dalam acara para perwira jajaran polres batang yang masih aktif maupun sudah purna tugas yang tegabung dalam komunitas. Sabtu (24/7/2019).

Forum seperti ini sering di laksanakan untuk mempererat jalinan silaturahmi, hal tersebut di sampaikan Iptu H. Rofii SH selaku tuan rumah .

"Secara bergilir akan tetap berlangsung dan tempat selalu bergantian, berbagai ide saran dan pendapat serta aspirasi di bahas juga dalam forum ini"jalas Iptu H. Rofii, SH yang juga menjabat sebagai Kanit Binmas Polsek Limpung. 

Ia juga menambahkan di pilihnya lokasi Tirta mulya sekalian sebagai pengenalan wisata kuliner di daerah Limpung. 

"tempat yang sejuk di pinggir sawah, area parkir luas, letak di pinggir jalan utama antara Limpung -Tersono yang merupakan jalur alternatif ke jogja magelang, tidak kalah pentingnya menu makanan khas ikan/ayam  bakar dan berbagai aneka masakan tersedia"tambahnya.

Pemilik pondok Ikan Bakar Tirta Mulya Nur Khosim Efendy, SH sngat mengapresiasi kunjungan para perwira yang hadir. 

"Terima kasih atas kunjungannya, semoga dengan pertemuan ini para anggota batang ovec selalu bertambah keberkahanya dan dalam kedinasan selalu di berikan kesehatan dalam tugas melayani masyarakat"ungkapnya.

Terobosan baru tempat kuliner untuk arena makan dan pertemuan menu berbagai msakan ikan dan ayam tersedia serta macam masam sup baik ikan maupun jenis iga sapi.selain itu pengunjung sambil bersantau juga bisa manci ikan di area pemancingan di sekitar lokasi.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Dampak musim kemarau yang berkepanjangan sudah  mengakibatkan kekeringan pada area lahan pertanian di beberapa wilayah di Kabupaten Pekalongan.
Guna mencari solusi yang tepat dengan kondisi tersebut, pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi Mitigasi Pertanian  di aula Kantor  DKPP kabupaten Pekalongan, Kamis(25/7)kemarin siang.

Dalam rapat tersebut dihadiri dari Kementrian Pertanian Dirjen Hortikultura Jakarta  Diah Ismaya Ningrum ,DKPP Kabupaten Pekalongan, Perwakilan DPU kabupaten Pekalongan Edi Setiawan, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, para Danramil Jajaran Kodim Pekalongan dan para Koordinator Penyuluh se-Kabupaten Pekalongan.

Rapat yang dipimpin oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kabupaten Pekalongan Ir. Siswanto. Pada sambutanya Siswanto mengatakan, bahwa menurut BMKG kabupaten Pekalongan di wilayah Pekalongan akan mengalami puncak kekeringan pada bulan Agustus dan berlanjut sampai November 2019.

Adanya kondisi tersebut Siswanto berharap, sekitar 3000 hektar lahan pertanian di kabupaten Pekalongan harus terselamatkan demi terlaksananya program ketahanan pangan dan upaya – upaya mengantisipasi kekeringan yang sudah disepakati harus dilaksanakan.

“ Informasi dari BMKG Kabupaten Pekalongan, puncak kekeringan di wilayah Pekalongan pada bulan Agustus sampai November maka dari itu upaya – upaya  untuk mengatasinya yang sudah disepakati  harus dilaksanakan sehingga harapannya sekitar 3000 hektar lahan pertanian dapat terselamatkan demi program ketahanan pangan”, jelas Siswanto.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto di kesempatan yang sama menyampaikan, bahwa masalah kekeringan bagian dari kita bersama maka dari itu kami siap membantu mengantisipasinya dengan terus melakukan pendampingan kepada pemerintah kabupaten dan kota Pekalongan untuk mengatasi kesulitan air yang ada di wilayah.

“Masalah kekeringan yang melanda di wilayah Pekalongan adalah bagian dari kita bersama dan kami dari Kodim siap melakukan pendampingan  untuk mengatasi kesulitan air yang ada di wilayah kabupaten dan kota Pekalongan”, terang Dandim.

Dandim menambahkan untuk areal pertanian yang masih terdapat ketersediaan air agar dapat mengoptimalkan penanaman sehingga harapannya program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik.

“Areal lahan pertanian yang masih terdapat ketersediaan air agar mengoptimalkan penanamannya, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik dan kami selalu siap melakukan pendampingan bersama petani”, imbuh Dandim.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai pembina di wilayah harus bisa bersinergi dengan semua komponen yang ada, terlebih dengan Kepala Desa di wilayah binaannya. Karena apabila kedua komponen tersebut sudah bisa bekerjasama dengan baik, maka segala permasalahan yang ada di desa bisa diselesaikan dengan baik.

Seperti yang dilakukan Sertu Topik Priyo Handoyo yang merupakan Babinsa dari Koramil 08 Bojong, terlihat dirinya selalu aktif dan bersinergi dengan semua komponen yang ada di wilayah binaannya. Tidak hanya melakukan pembinaan di desa, pendampingan kepada para petani serta kegiatan kewilayahan yang lain yang ada di desa.

Terlihat saat ini Topik bersama Kepala Desa Rejosari Siwoyo sedang melaksanakan pengawasan pada pembangunan tembok pagar di lapangan Desa Rejosari,Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan.Jumat(26/7/2019).

Dikatakan Topik, selain sebagai fungsi pengawasan terhadap pembangunan yang ada di wilayah binaan, hal tersebut dilakukan guna terciptanya situasi yang selalu aman dan kondusif sehingga segala kegiatan dan pembangunan yang ada di wilayahnya bisa berjalan dengan baik.

“ Selain sebagai fungsi pengawasan juga kegiatan ini saya lakukan agar wilayah selalu dalam keadaan aman dan kondusif, kalau kita dan aparat desa sudah solid insyaallah wilayah binaan juga akan aman,”tandasnya.

Kepada Sertu Topik Kepala Desa Rejosari Siswoyo menjelaskan, bahwa rencananya lapangan di desa Rejosari tersebut akan di buat pagar tembok dengan volume panjang 75 meter x tinggi 2,3 meter, dengan menggunakan anggaran dana desa sebesar 115 juta rupiah. Diharapkan dengan pembangunan tersebut bisa memacu kemajuan persepakbolaan Desa Rejosari Kecamatan Bojong.

“ Kita bangun tembok pinggir lapangan sepak bola ini dengan volume panjang 75 meter x tinggi 2,3 meter, mudah-mudahan akan bisa memacu kemajuan persepakbolaan Desa Rejosari ini,”jelas Siswoyo.(rus/red)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan -  Memasuki 2 minggu TMMD Sengkuyung II Kodim 0710/Pekalongan di kelurahan Klego kecamatan Pekalongan Timur kota Pekalongan dengan progres sasaran fisik sudah mencapai hasil 50 persen, Kamis ( 25/7 ).

Hal ini yang disampaikan Danramil 02/Pekalongan Timur Kapten Arm. Tarsono bahwa kegiatan TMMD Sengkuyung II Kodim 0710/Pekalongan  di wilayah kota Pekalongan untuk sasaran fisik dengan pengecoran jalan sepanjang 208,8 m dan lebar 3 m di kelurahan Klego kecamatan Pekalongan Timur sudah mencapai hasil 50 persen.

"Untuk sasaran fisik pengecoran jalan sampai dengan saat ini sudah mencapai 50 persen", tutur Danramil.

Danramil menambahkan bahwa selain kegiatan fisik dengan pengecoran jalan,hari ini juga diadakan kegiatan non fisik yaitu penyuluhan Deradikalisasi Keagamaan yang di sampaikan langsung oleh Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron dan Penyuluhan Hak Anak Dalam Rangka Melindungi Anak yang disampaikan dari Dinas DPMPPA kota Pekalongan.

"Selain kegiatan fisik, hari ini juga diadakan kegiatan non fisik yaitu penyuluhan Deradikalisasi Keagamaan dari Kodim dan Penyuluhan Hak Anak Dalam Rangka Melindungi Anak dari Dinas DPMPPA", pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Menjelang upacara  HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke – 74 pada tanggal 17 Agustus 2019, anggota Koramil 08 Bojong  melatih Pasukan Pengibar Bendera ( Paskibra ) tingkat kecamatan, bertempat di lapangan desa Rejosari kecamatan Bojong kabupaten Pekalongan, selasa ( 23/7 ).

Dalam latihan Paskibra ini melibatkan pelatih  2 orang dari Koramil Bojong,1 orang dari Polsek Bojong dan 2 orang dari ASN kecamatan Bojong.

Dikatakan Sertu Tofik Prio Handoyo salah satu pelatih dari Koramil 08 Bojong, bahwa sebanyak  35 siswa SMAN 1 Bojong terdiri dari laki – laki 19 orang dan perempuan 16 orang yang masing – masing diambil dari kelas 10 dan kelas 11 dan melalui seleksi di sekolah yang ada  wilayah kecamatan Bojong.

“Ada 35 siswa SMAN 1 Bojong yang menjadi Pasukan Pengibar Bendera tingkat kecamatan yang masing – masing dari kelas 10 dan kelas 11 dan kesemuanya telah menjalani seleksi”, ungkap Sertu Tofik.

Ia menambahkan, untuk latihan Paskibra ini meliputi latihan teori dan praktek peraturan baris – berbaris serta melatih tentang kedisiplinan agar memantapkan dan menyamakan gerakan sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

“Program latihan Paskibra ini seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya yaitu meliputi latihan PBB dan kedisiplinan anggota Paskibra sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan dngan lancar tanpa hambatan”, tuturnya.

Sementara itu Camat Bojong Bapak Alif Nurfianto menerangkan bahwa tujuan paskibra ini adalah untuk persiapan upacara 17 Agustus mendatang dan memotivasi anak bangsa agar terbentuk generasi yang terampil dan pintar serta mengenal bangsanya sehingga tercipta generasi bangsa yang kuat secara fisik, mental dan pikiran. 

“Tujuan latihan Paskibra ini adalah untuk persiapan upacara 17 Agustus 2019 ini, selain itu juga agar anak – anak menjadi generasi muda yang terampil dan pintar sehingga terbentuk generasi yang kuat fisik, mental dan pikirannya”, terangnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan – Rumah milik Tusmini (65) warga Rt 5/Rw 10 Kelurahan Kandang Panjang kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan, pada Selasa (23/7/2019), sekitar pukul 04.30 wib terbakar.
 
Dijelaskan babinsa Kelurahan kandang Panjang Serda Yamran, rumah Tusmini posisinya berada di tengah genangan Rob dan kebakaran diduga karena korsleting listrik, hal tersebut didapat keterangan dari Tusmini sendiri, selaku yang punya rumah. Dan dikuatkan dengan saksi ibu Daeni (44) yang merupakan tetangganya.
 
Kebakaran tidak sempat menghanguskan seluruh bangunan rumah yang ada, karena segera diatasi oleh warga setempat bersama pemadam kebakaran Kota pekalongan, namun kerugian di taksir mencapai 30 juta rupiah.
 
“ Menurut Tusmini sendiri, kebakaran diduga karena korsleting listrik, karena api muncul tiba-tiba dan membakar bangunan atap rumah. Tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai 30 juta rupiah,”ungkap Serda Yamran.
 
Serda Yamran sendiri sampai di lokasi api sudah hampir padam, namun demikian, dirinya bersama bhabinkamtibmas dan warga masih melakukan evakuasi barang-barang yang ada di dalam rumah.
 
“ Kebakaran memang tidak sampai menghanguskan semua rumah, sehingga barang-barang masih ada yang bisa kita selamatkan,”pungkas Yamran.(rus/red)


Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10/Wiradesa Serka Ali Muchid dan Serka Qomarudin memberikan materi penguatan karakter dan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi baru bertempat di SMA Islam Al Bayan Kelurahan Bener kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan,Sabtu (20/7/2019).

Kegiatan dilaksanakan dalam rangka Masa Orientasi Sekolah (MOS), guna menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air kepada generasi muda, serta untuk lebih mendekatkan diri kepada para generasi muda dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat.

Dikatakan Serka Ali Muchid, dalam kegiatan tersebut dirinya memberikan materi yang meliputi  pengertian Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,  selain itu juga diberikan materi kedisiplinan, moral dan etika.

“ Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan disiplin, loyalitas, setia kawan dan Nasionalisme generasi muda khususnya para pelajar sejak dini, agar mampu menjadi pemuda-pemuda yang tangguh dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),”kata Ali Muchid.

Diharapkan dengan tersebut, tertanam jiwa nasionalisme di setiap siswa-siswi generasi muda, sehingga tidak muncul fikiran-fikiran yang negatif dan akan menjadi generasi penerus bangsa yang handal dan mampu bersaing di era globalisasi dalam menyongsong masa bangsa yang lebih baik lagi.

Kegiatan penguatan karakter tersebut diikuti oleh 70 siswa dan siswi SMA Islam Al Bayan dan di hadiri kepala sekolah Al Bayan Asrori, dan guru kesiswaan Fatkhurozi.(rus/red)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan - Meski saat ini banyak media yang menyajikan hiburan dan memberikan informasi,  baik media cetak atau elektronik, namun keberadaan radio hingga saat ini masih memiliki pangsa pasar yang potensial.

Hal itu disampaikan oleh Dandim 0710 Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, saat wawancara dalam rangka HUT Radio Kota Batik, di ruang transit Kodim 0710/Pekalongan pada, Jumat (19/7/2019).

Dandim Arfan mengatakan, dengan kemajuan teknologi membuat persaingan antara satu media dengan lainnya, akan semakin ketat. Oleh sebab itu, pengelola Radio harus memiliki inovasi dan program yang menarik untuk pendengar.

Lebih lanjut menurut Dandim, Radio juga harus berinteraksi dengan media sosial, agar tidak ketinggalan jaman. Apalagi, masyarakat juga saat ini, banyak mengakses media social.

“ Radio Masih Punya Pangsa Pasar Potensial, oleh sebab itu dengan persaingan yang semakin ketat, radio juga harus berinteraksi dengan media sosial dan berinovasi dengan program yang tentunya menarik pendengar”,terang Dandim.

Dandim menambahkan , Radio sampai saat ini masih dibutuhkan, untuk mensosialisasikan program pemerintah, karena Radio selain sebagai media hiburan, Radio juga sebagai penyebar informasi yang akurat dan cepat.

Di Akhir wawancara Dandim 0710/Pekalongan juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Radio Kota Batik (RKB) Ke-45, yang jatuh pada tanggal 5 Agustus 2019 mendatang.” Selamat Ulang Tahun Ke-45 kepada Radio Kota Batik semoga semakin maju dan jaya di udara. RKB News Interaktif Solitif,”pungkasnya. (rus/pendim Pekalongan)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan – Setelah sepekan usai dibukanya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Sengkuyung II tahun 2019, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, meninjau perkembangan progres pekerjaan fisik betonisasi jalan di kelurahan Klego kecamatan Pekalongan Timur kota Pekalongan, kamis ( 18/7/19 ).

Kegiatan TMMD ini mencakup sasaran fisik dengan mengecor jalan atau betonisasi yang panjangnya 208,80 meter, lebar 3 meter dan tinggi 0,2 meter dengan melibatkan personel dari TNI 20 orang, masyarakat 40 orang dan dari pemerintah kota 3 orang  dengan pencapaian saat ini mencapai 30 persen. 

Kemudian untuk sasaran non fisik yang akan dilaksanakan meliputi kegiatan pelayanan administrasi kependudukan, perekaman dan pembuatan E-KTP dari dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekalongan.

Dalam kunjungannya ke lokasi TMMD Dandim Arfan mengatakan, bahwa sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam melaksanakan pekerjaan betonisasi sangat baik dan kompak, " Jadikan kegiatan TMMD ini sebagai sarana komunikasi sosial yang baik  sehingga kegiatan ini manfaatnnya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar,"ujarnya.

Dandim juga berharap, pekerjaan yang menjadi sasaran TMMD dapat diselesaikan sesuai tepat pada waktunya dan tidak asal jadi, sehingga setelah selesai dapat digunakan oleh masyarakat dan dijaga agar nantinya dapat bertahan lama.

“Kami mengharapkan untuk pekerjaan TMMD ini bisa selesai tepat waktu dan tidak asal – asalan,  sehingga bangunan ini bisa tahan lama ”, tandasnya.

Dengan adanya pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) ini Dandim Arfan berpesan agar setelah nanti jadi, bisa dimanfaatkan dengan baik dan masyarakat bisa merawatnya dengan sebaik-baiknya.(pendim 0710 pekalongan)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan - Guna memberikan dukungan moril dan semangat kepada anggotanya yang sedang menderita sakit, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto menjenguknya di rumah sakit, Rabu(17/7/2019).

Dikatakan Dandim, bahwa ada salah satu anggotanya serka Haryono yang sedang menderita sakit dan di rawat di rumah sakit Budi Rahayu, sehingga dirinya menjenguk untuk memberi dukungan moril agar anggota yang sakit tersebut termotivasi untuk segera di beri kesembuhan.

" Anggota kita Serka Haryono sedang sakit, kita datang untuk memberikan dukungan moril dan tentunya mendoakan, agar Serka Haryono yang sedang sakit cepat di beri kesembuhan,"tuturnya.

Seperti di ketahui, bahwa serka Haryono ini adalah anggota kelompok Tuud Kodim 0710/Pekalongan yang kesehariannya bekerja sebagai tukang di kodim, sehingga mendengar dirinya sakit dan di rawat di rumah sakit maka banyak dari anggota yang datang menjenguk termasuk mendapat perhatian dari Komandan Kodim 0710/Pekalongan.

Dalam kunjungannya tersebut Dandim Pekalongan di dampingi oleh Perwira Staf Kodim berserta perwakilan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 0710/Rem 071/Wijayakusuma.(rus/red)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pasukan Pembawa Obor Warnai Acara Wisuda Purna Bakti Dan Wisuda Wredatama 
Batang - Ratusan obor dan lilin mewarnai acara wisuda purna bakti dan wisuda wredatama periode I tahun 2019 Polres Batang, terdiri tujuh anggota dan satu PNS (Pegawai Negeri Sipil) Polres Batang memasuki masa pensiun.

Terlihat, para wisudawan didampingi istri berjalan diiringi nyala api dan pasukan pedang pora.

Adapun delapan anggota yang purna tugas masing-masing AKP Purn. Henry toriyanto, Iptu purn. Slamet, Iptu purn. Mujiyanto, Ipda purn. Bambang muryantoro, Aipda purn. Mukijo, Bripka purn. Supriyono, Brigpol purn. Tugiyono dan, Penda purn. R. Lesmono.

"Sengaja acara ini kita kemas dengan pasukan pembawa obor, karena kita ingin memberikan pesan kepada anggota Polri maupun PNS yang telah memasuki masa pensiun, agar memiliki api semangat mengabdi meskipun sudah purna tugas," kata Kapolres Batang, di Halaman Mapolres setempat, Rabu malam (17/7/19).

Dalam kesempatan itu, Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada anggota yang telah memasuki masa pensiun, atas dedikasi serta dharma baktinya kepada institusi selama menjadi anggota Polri dan anggota PNS selama berdinas di Polres Batang.

"Selamat dan terima kasih, ini merupakan wujud perhatian dan penghargaan dari organisasi serta pimpinan Polri kepada anggota yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terhadap tugas dengan baik tanpa adanya perbuatan tercela," kata Kapolres Batang Edi S Sinulingga.

Menurut Kapolres, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini pada hakekatnya merupakan penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari kesatuan kepada anggota yang telah purna tugas.

"Hal ini dapat dijadikan semangat pengabdian dalam masa pensiun serta menjadi kebanggan keluarga yang patut di syukuri sebagai nikmat yang telah di berikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Semoga setelah kembali ke masyarakat diharapkan dapat memberikan makna dan dimaknai sebagai ibadah serta memberi manfaat bagi sesama manusia maupun lingkungannya," tuturnya.

Oleh karena itu, Ia mengajak kepada seluruh anggota Polres Batang untuk bisa meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai fungsi dan peranan masing-masing serta bisa mengemban amanah dari masyarakat bangsa dan negara.

"Mari kita tingkatkan kinerja dan kemampuan untuk mewujudkan postur Polri yang profesional, terpercaya dan modern (Promoter), tanggap atas situasi yang berkembang di wilayah Polres Batang terutama menjelang dilaksanakannya pilkades secara serentak pada bulan september 2019 nanti, sehingga tugas-tugas kepolisian akan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat," pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kapolres Batang : Polwan dan Polki Masa Kini, Harus Mampu Ciptakan Suasana Aman Dan Nyaman Masyarakat,
Batang - Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga memberikan tumpeng sebagai tanda, bahwa sebagai generasi muda di lingkungan Polri, seorang Polisi Wanita (Polwan) dan Polisi Laki-laki (Polki), siap mengemban tugas melindungi mengayomi dan melayani masyarakat.

“Polwan dan Polki harus siap menjalankan tugas-tugas Polri, yang ke depan akan jauh lebih berat. Maka sejak awal diharapkan memiliki jiwa yang bersemangat untuk membangun instansi Kepolisian yang kini dituntut supaya lebih humanis terhadap masyarakat,” pinta Kapolres AKBP Edi S Sinulingga, usai menyerahkan tumpeng pada acara Tasyakuran HUT Bhayangkara ke-73, di halaman Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (10/7/19).

Menurutnya, Polwan dan Polki masa kini, harus mampu menciptakan suasana aman dan nyaman di hadapan masyarakat, karena sudah selayaknya Polri sebagai pelindung memiliki sikap bersahabat.

“Jadilah Polwan dan Polki yang dicintai masyarakat, karena keramahannya saat melayani masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu Polwan termuda, Bripda Bella Kanti Asih mengungkapkan, dirinya siap untuk mengemban tugas, sebagai pengayom dan pelindung masyarakat yang humanis.

“Sikap ramah dan bersahabat akan selamanya tertanam dalam jiwa raga sebagai Polwan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mewujudkan cita-cita para senior, agar masyarakat terlayani dan merasa nyaman di dekat Polri,” tuturnya.

Bripda Bella mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada generasi muda Polri, untuk mengemban amanat instansi Kepolisian yang semakin baik, dengan menjadi Polisi yang humanis.

Tumpeng diserahkan Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Batang Danik Sinulingga kepada Polwan Termuda Bripda Bella Kanti Asih dan Polki Termuda Bripda Muhammad Ridho, serta pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, sekaligus Ketua Rois Syuriah NU (Nahdlatul Ulama) Batang, KH. Abdul Manaf Syair.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah  ( MPLS ) untuk Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) Muhammadiyah Wiradesa dihari ketiga ini diisi dengan materi pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan.

Hal ini yang dilakukan oleh anggota Koramil 10/Wiradesa Serka Ali dan Serka Riyadi selaku pemberi materi pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan kepada siswa – siswi kelas VII SMP Muhammadiyah yang masih dalam tahap MPLS,Rabu 17/7/19.

Serka Riyadi selaku pemberi materi mengatakan bahwa pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan sangat perlu diberikan kepada para siswa supaya mereka terbentuk perilaku yang sifatnya positif dan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme.

“Pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan sangat perlu diberikan kepada anak sekolah agar mereka berperilaku yang baik dan sopan santun serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme”, terang Serka Riyadi.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Wiradesa Bapak Saerozy mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada seluruh pemberi materi khususnya dari Bapak TNI yang telah memberikan waktu,tenaga dan tentunya materi yang diberikan dengan penuh keikhlasan sehingga diharapkan kedepannya dapat memajukan pendidikan siswa didiknya.

“Terima kasih kepada Bapak-bapak dari Koramil yang telah memberikan waktu, tenaga dan pikirannya untuk mendidik siswa didik kami sehingga diharapkan kedepannya dapat memajukan pendidikan di sekolah kami’, Ungkapnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Dinilai cukup memuaskan dengan menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition,  Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP,M.MS melaksanakan peninjauan Demonstration Ploting ( Demlot ) tanaman padi di sejumlah areal pertanian jajaran Kodim 0710/Pekalongan, selasa ( 16/7/19 ).

Peninjauan dilaksanakan di beberapa Demplot  Koramil jajaran Kodim 0710/Pekalongan yaitu di kecamatan Pekalongan Selatan, kecamatan Wonopringgo, kecamatan Buaran dan kecamatan Tirto.

Dandim mengatakan secara umum tanaman yang menggunakan pupuk nutrisi Wijaya Kusuma mengalami peningkatan dari sebelumnya, artinya peningkatan mulai dari segi anakan dan daunnya lebih baik dari pada yang tidak menggunakan pupuk nutrisi Wijaya Kusuma dan semoga nanti hasil panen padinya mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“ Alhamdulillah secara umum tanaman yang menggunakan pupuk nutrisi Wijaya Kusuma menjadi lebih bagus dari pada kanan kirinya mulai dari segi anakan serta daunnya menjadi lebih baik dan mudah-mudahan hasil panen padinya lebih banyak”, Terang Dandim.

Sebelum meninggalkan lahan Demplot Dandim menambahkan untuk Demplot ada sedikit yang terserang hama dan hal itu masih bisa diatasi oleh petaninya serta untuk kondisi air sebagian besar mengalami kekurangan air namun demikian diharapakan pada waktu mendekati musim  panen pada bulan september masih ada suplai air dari bagian pengatur irigasi yang ada di wilayah masing – masing.

“ Tanaman masih ada sedikit yang terserang hama dan itu masih bisa diatasi serta kondisi air sebagian besar masih kekurangan air akan tetapi diharapkan pada saat dekat  musim panen pada bulan september masih ada suplai air dari bagian pengatur irigasi yang ada “, Pungkasnya
  
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Polsek Limpung Ingatkan Nasabah BNI Untuk Waspadai Penipuan. 
Batang - Banyaknya kasus penipuan nasabah perbankan mendorong Pinpinan Cabang Pembantu BNI Limpung menyampaikan pesannya di depan kantornya.Senin (15/7/2019). 

Terlihat dengan di dampingi Kasi humas Aiptu Ernawan dan satpam menyapa untuk berdialog dengan nasabah seusai bertransaksi di depan Bilik ATM. 

Sebagai pimpinan tidak hanya duduk di belakang meja namun juga memjalin komunikasi dengan nasabah guna menampung saran pendapat dan masukan masyarakat sekitarnya. Dengan santun dan senyum ramahnya Pimpinan KCP BNI Limpung Projo Arief Budiman mengajak untuk mewaspadai segalan bentuk modus penipunan melalui sms ataupun pesan singkat lainya. 

"hati hati dalam bertransaksi jangan tergiur hadiah atau pemerasan yang memanfaatkan transfer melalui ATM ataupun Internet banking, bila bertrasaksi malam hari menemui kejanggalan di atm segera lapor pada satpam yang piket, jangan sampai terjadi skiming ataupun bentuk lainya sehingga berujung kerugian nasabah"pesan Projo di sela sela kesibukannya. 

Sementara kasi Humas Aiptu Ernawan juga menyampaikan agar sesudah selesai bertransakasi berhati hati di jalan. 

"apabila terjadi hal yang janggal segera lapor polisi, jika membawa uang yang besar agar mintab pengawalan dari polsek terdekat"katanya.

Sementara kapolsek Limpung Polres Batang AKP Donni Krestanto, S. Kom mengatakan keamanan dan kenyamanan nasabah harus di layani dengan baik. 

"untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas polsek Limpung aktif melaksanakan pengamanan perbankan, sambang dan patroli siang, sore serta malam, semua itu untuk mencegah tindak pidana yang timbul,bila terjadi penipuan di harapkan tidak sungkan sungkan melapor kepada kepolisian terdekat"pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru dan sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut.

Hal ini yang diselenggarakan di SMAN 1 Pekalongan untuk kegiatan MPLS dengan mengundang berbagai nara sumber sebagai pemberi materi salah satunya dari Kodim 0710/Pekalongan yang dibawakan langsung oleh Dandim 0710/Pekalongan  Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP, M.MS, Senin ( 15/7/19 ).

Pada saat pemberian materi,Dandim menyampaikan bahwa tujuan memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa siswi guna memicu dan memberikan motivasi agar para siswa memahami nilai – nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia dan sebagai genersi muda yang bisa menjadi contoh bagi lainnya, dalam hal kedisiplinan, cinta tanah air, rela berkorban, perlakuan kepada Bendera dan lambang-lambang Negara.

“ Tujuan kami berikan wawasan kebangsaan disini agar para siswa mengerti dan memahami nilai – nilai   kebangsaan yang berlandaskan pancasila dan sebagai genersi muda yang bisa menjadi contoh bagi lainnya, dalam hal kedisiplinan, cinta tanah air, rela berkorban, perlakuan kepada Bendera dan lambang-lambang Negara”, Ujar Dandim

Sebelum acara ditutup,Dandim menambahkan agar para siswa untuk saling menjaga kekompakan dengan rekan – rekannya seiring dengan perkembangan teknologi sehingga suasana kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

“ Diharapkan para siswa untuk saling menjaga kekompakan dengan siswa lainnya yang seiring dengan perkembangan teknologi sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik”, Pungkasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 1 Pekalongan Bapak Sulikhin mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi dengan kehadiran Bapak  Dandim yang telah meluangkan waktunya dan memberikan motivasi kepada anak didiknya.

“ Kami sangat senang dan mendukung kepada Bapak Dandim Pekalongan yang telah hadir memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa – siswi kami sehingga dapat menjadi motivasi  yang akan mengangkat prestasinya “, Terangnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan - Guna mempererat persatuan bangsa, sekitar 500 orang diantaranya dari TNI, Polri, ASN, Ormas / Orpol dan Masyarakat Kabupaten Pekalongan mengikuti Pengajian Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan bertempat di pendopo Bupati Pekalongan, Minggu ( 14/7/19 ).

Kegiatan pengajian yang dimulai pukul 10.00 Wib tersebut di isi oleh K.H Ahmad Muwafiq dari Yogyakarta dan  dihadiri  Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, Forkompinda Kabupaten Pekalongan, Perwakilan Organisasi Parpol dan para tokoh adat, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi dalam sambutannya mengatakan bahwa manusia diciptakan didunia dari berbeda-beda suku, adat, agama dan ras dengan tujuan untuk saling mengenal dan menghormati sehingga terbentuk suatu komponen yang saling melengkapi.

" Kita diciptakan perbedaan untuk saling mengenal dan menghormati antar sesama sehingga terbentuk suatu komponen yang lengkap", Tutur Bupati.

Sementara itu Dandim 0710/Pekalongan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada masa sekarang ini bangsa Indonesia menghadapi permasalahan bangsa yang menjadi ancaman dan gangguan yang dapat menghambat proses pembangunan salah satunya di Kabupaten Pekalongan sehingga kita harus perlu menyikapinya bersama dengan bijak agar tujuan pembangunan nasional dapat tercapai dengan baik.

" Kita sedang menghadapi tantangan dan permasalahan bangsa yang dapat menjadi ancaman dan gangguan yang dapat menghambat proses pembangunan maka dari itu mari sama-sama kita sikapi semua permasalahan bangsa dengan bijak agar tujuan pembangunan nasional dapat tercapai dengan baik", Ujar Dandim

Sebelum Tausiah dimulai Dandim menambahkan bahwa pihaknya untuk terus membantu mempercepat proses pembangunan di Kabupaten Pekalongan tentunya dengan menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga semua kegiatan masyarakat menjadi aman dan tenang.

" Kami akan terus membantu proses pembangunan tentunya dengan menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga semua kegiatan masyarakat menjadi aman dan nyaman", Tambah Dandim.


Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya


Sebuah rumah terbuat dari papan kayu milik Tuhardi (55) warga di Dukuh Bening Desa Kalisalak Kecamatan Limpung, ludes terbakar dilalap si jago merah
Batang - Sebuah rumah terbuat dari papan kayu milik Tuhardi (55) warga di Dukuh Bening Desa Kalisalak Kecamatan Limpung, ludes terbakar dilalap si jago merah, Sabtu (13/7/19). 

Diketahui saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemilik yang sehari-hari bekerja menjadi penarik becak. Beruntung dalam kejadian tidak ada korban jiwa.

Kapolsek Limpung Polres Batang, AKP Doni Krestanto mengatakan peristiwa kebakaran tersebut diduga adanya korsleting listrik.

“Diduga terjadi hubungan arus pendek listrik, api cepat merambat dan membakar rumah yang terbuat dari papan kayu,” ungkapnya.

Sebanyak tiga unit mobil dan petugas dankar Kabupaten Batang tiba dilokasi langsung memadamkan kobaran api agar tidak merambat ke rumah warga lainnya.

“Anggota Polsek dan Koramil 02 Limpung bersama petugas Damkar dibantu warga sudah berusaha memadamkan kobaran api dan setelah api dapat dipadamkan bersama sama bersihkan puing-puing sisa kebakaran," pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya


Wujud Kepedulian Sosial Kepada Korban Kebakaran, Polsek Limpung Berikan Bantuan
Batang - Sebagai wujud kepedulian sosial kepada korban kebakaran rumah, Tuhardi (55) warga di Dukuh Kalibening Desa Kalisalak Kecamatan Limpung, Kepolisian Sektor Limpung memberikan bantuan berupa material bangunan, Minggu (14/7/19).

Kapolsek Limpung Polres Batang, AKP Donni Krestanto mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk tanggap darurat bencana kepada Pak Tuhardi yang mengalami musibah.

“Ini merupakan wujud kepedulian sosial kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran. Semoga bisa membantu pembangunan kembali,” imbaunya.

Tuhardi menuturkan, sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan Polsek Limpung.

“Semoga menjadi pahala buat para anggota Polres Batang terkhusus Polsek Limpung, atas perhatian yang diberikan,” ungkapnya.

Nampak anggota Polsek Limpung Polres Batang menyerahkan bantuan material berupa pasir, semen dan nusaboard.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Banser Limpung Ikut Mengamankan Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-73
Batang – Barisan Ansor Serba Guna (Banser ) NU Satkoryon Kecamatan Limpung ambil bagian dalam pelaksanaan upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-73 di depan Mapolsek Limpung. 

Rangkaian upacara umali dari persiapan pelaksanaan dan atraksi pertunjukkan kesenian rakyat  hingga resepsi acara di halaman kecamatan semua titik pengamanan terdapat banser dan personel TNI Polri.Rabu (10/7/2019).

Tak hanya itu, berbagai kesenian pun digelar untuk menghibur masyarakat seperti Reog dari Dukuh Gepor, Desa Limpung, tong- tong Prek dari Desa Banyuputih sehingga menambah semarak Hari Bhayangkara, usai pertunjukan mereka turut defile bersama peserta upacara mengitari Alun - alun limpung menuju Kantor Kecamatan untuk melaksanakan tasyakuran Hari Bhayangkara ke 73.

Tak pelak ratusan masyarakat pun ikut menyaksikan jalanya upacara hingga usai, bertamah semarak pula dua Paramotor dari Semarang yang dipiloti oleh Nanang dan Haryanto ikut meliuk – liuk terbang di langit kota emping. 

Kedua paramotor melakukan take off dari Lapangan desa Plumbon membawa spanduk bertuliskan Hari Bhayangkara ke 73.

Komandan pengamanan Banser Limpung H.Indiharo SE Mengatakan semua titik rawan macet,lakan dan simpul sipul kemacatan di tempatkan anggotanya untuk membantu aparat keamanan .

“semua sudah terploting mulai dari penutupan /pengalihan arus hingga titik tontonan rakyat kami tempatkan anggota ,semua bekerja atas petunjuk dari petugas kepolisian di lapangan”katanya  .

Senada ,Komandan Banser Satkoryon Limpung Wachudi menyampaikan pelaksaaan pengamanan sudah di rencanakan lama dan terprogram.

“Semua telah di laksanakan sesuai rapat koordinasi yang di gelar di polsek Limpung ,sesuai arahan Pak Kapolsek secara tekkhnis mengikuti arahan dari anggota polri di pos masing masing termasuk pengamanan pertunjukan di alun alun”tambanya .

Kapolsek Limpung AKP donni Krestanto S.Kom sangat mengapresiasi partisipasi dari Banser NU yang ikut ambil Bagian dalam pengamanan .

“Terima kasih kepada rekan rekan Banser yang selalu ikut dan menamani dalam kegaiatan pengamanan peringatan hari Bhyangkara ini namun juga di setiap kegiatan masyarakat dan pam arus mudik selalu hadir membantu,”pungkasnya .
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan - Kegiatan TNI Manunggal Mebangun Desa (TMMD) Sengkuyung II Tahun 2019 Komando Distrik Militer (Kodim) wilayah 0710/Pekalongan resmi dibuka oleh Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz, di Lapangan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Kamis (11/7/2019).

Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II tersebut ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan sarana kerja secara simbolis oleh Walikota Pekalongan kepada perwakilan TNI, POLRI dan Linmas. 

Kegiatan TMMD Sengkuyung II ini difokuskan di Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur dengan menyasar sejumlah program fisik maupun non fisik. Kegiatan ini berlangsung dari 10 Juli-8 Agustus 2019 mendatang.

Saelany Mahfudz sebagai inspektur pada upacara pembukaan menyampaikan apresiasi atas digulirkannya kembali kegiatan TMMD yang dipelopori oleh TNI bekerjasama dengan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah dan mempererat kemanunggalan TNI-rakyat.

" Saya sangat apresiasi dengan kegiatan TMMD ini, karena akan mempercepat pembangunan di daerah dan juga meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat,"tuturnya.

Saelany berharap kegiatan TMMD yang saat ini telah ditingkatkan menjadi tiga kali dalam setahun ini, dapat menjadi solusi bersama untuk membantu menyejahterakan masyarakat. " Mudah-mudahan kebersamaan ini akan membangkitkan semangat masyarakat dengan dana yang cukup besar dari APBD kota maupun provinsi,"imbuh Saelany. 

Sementara itu, Kepala Staf kodim (Kasdim) 0710 Pekalongan Mayor Infanteri Hufron menjelaskan, kegiatan TMMD di Kelurahan Klego ini terdapat dua sasaran yaitu fisik dan non-fisik. Sasaran fisik yakni peningkatan jalan beton panjang 206.80 M,  lebar 2,50 M – 3 M, tebal 0,2 – 0.3 M.

Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan kerukunan hidup beragama dan faham radikalisme (Kemenag), parenting terhadap pendidikan anak usia dini (Dindik), penyuluhan KB ( Dinsos P2KB), penanggulangan Bencana daerah (BPBD), dan dampak penyalahgunaan narkoba dan hukum.

Kasdim Hufron menyebutkan, total dana yang digulirkan sebesar Rp267 juta yang merupakan bantuan dari APBD provinsi sebanyak Rp 225 juta dan APBD kota Rp42 juta. Lebih lanjut, Kasdim berharap adanya TMMD ini dapat membantu pemerintah daerah dalam rangka memantapkan kemanunggalan TNI membangun desa bersama masyarakat.

Sementara untuk anggota yang di terjunkan sebanyak 1 SST yang terdiri dari 30 personel karena ini sifatnya sengkuyung. 

" TMMD ini dilakukan guna meningkatkan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat serta membantu pemda dalam rangka menyejahterakan masyarakat,"tandasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan -  Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II tahun anggaran 2019 resmi dibuka Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, M.Si bertempat di lapangan Desa Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan,kamis ( 11/7/19 ).

Pada TMMD Sengkuyung tahap II tahun anggaran 2019 ini Bupati Pekalongan sebagai Inspektur    Upacara Pembukaan yang diikuti kurang lebih 300 orang dengan dihadiri Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto S.IP, M.M.S, Kapolres Pekalongan Wawan Kurniawan, S.H, S.I.K, M.Si, Pabung Kodim 0710/Pekalongan, Asisten I Kabupaten Pekalongan, Asisten II Kabupaten Pekalongan, Para Kepala OPD Kabupaten Pekalongan dan Para Danramil jajaran 0710/Pekalogan dengan mengangkat tema “Bersama TMMD Membangun Kesejahteraan Rakyat”.

Selain membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah, Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung ini  mempunyai dua manfaat besar yang pertama adalah mendukung dan menjadikan jalan desa  sebagai akses ekonomi warga menjadi lebih lancar. Yang kedua ada proses pemberdayaan yang dilakukan berupa penyuluhan-penyuluhan yang akan memberikan pencerahan kepada warga bagaimana paham paham radikalisme, narkoba dan lain-lain yang sekarang masuk ke desa harus kita kikis.

“ TMMD kali ini mempunyai manfaat besar, pertama adalah mendukung dan menjadikan jalan desa sebagai akses ekonomi warga supaya menjadi lebih lancar lagi, kemudian yang kedua memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada warga bagaimana paham-paham radikalisme, narkoba dan lain-lain yang masuk harus kita kikis”, Terang Bupati.

Sementara itu Dandim Pekalongan Letkol inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP, M.MS mengatakan untuk TMMD kali ini melibatkan personil dari Kodim sendiri 30 orang dengan dibantu Polri, masyarakat, dan aparat pemerintahan setempat untuk bersama-sama mengerjakan proyek pengaspalan jalan dan untuk anggarannya dari APBD Kabupaten Pekalongan dan APBD Provinsi Jawa Tengah.

“ Kita melibatkan personil 30 orang dari Kodim, Polri, masyarakat dan aparat pemerintahan setempat untuk sama-sama mengerjakan proyek pengaspalan dan anggarannya dari ABPD Kabupaten dan APBD Provinsi”, Terang Dandim.

Dandim menambahkan TMMD ini sasaran fisiknya yaitu pengaspalan jalan desa Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan sepanjang 1.727 m dan lebar 2,5 m yang akan menghubungkan ke Kecamatan Lebak Barang Kabupaten Pekalongan yang sebelumnya kondisi jalan berupa bebatuan dan diharapkan perekonomian masyarakat pedesaan dapat lebih lancar dari sebelumnya


“ Sasaran fisik TMMD kali ini pengasapalan jalan desa Lolong sepanjang 1.727 m dan lebar 2,5 m yang akan menghubungkan ke Kecamatan Lebak Barang supaya akses warga menjadi lancar dan diharapkan dengan pengaspalan jalan desa ini supaya perekonomian masyarakat pedesaan dapat lebih meningkat dari sebelumnya”, Pungkas Dandim.