May 2019
Bupati Batang Dan Wakil Tolak Upaya People Power 
Batang 
Bupati Batang, Wihaji menegaskan,semua tahapan dalam pemilu sudah dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan. Jadi, apabila ada yang keberatan, maka bisa menyalurkannya melalui lembaga yang sudah diatur dalam konstitusi atau dalam hal ini Mahkamah Konstitusi. 

“Semuanya ada aturannya, karena itulah dengan tegas saya menyatakan menolak kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi, termasuk adanya upaya people power. Dan saya sebagai kepala daerah siap melawan setiap kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi, atau bertujuan untuk mengacaukan negara,” tegas Bupati Wihaji. 

Menurutnya, pada pesta demokrasi Pemilu 2019 seluruh proses dan tahapannya sudah dilalui dengan baik, sesuai aturan yang ada. Selain itu, semuanya juga sudah diatur dalam undang undang, baik penyelenggara, peserta maupun hal-hal yang berkenaan dengan tahapan ataupun aturan pemilu. 

“Karena itulah, saya selaku bupati mengajak semua pihak untuk menerima apapun yang menjadi hasil keputusan ataupun ketetapan KPU sebagai lembaga yang sesuai konstitusi menjadi penyelenggara pemilu. Negara kita adalah negara hukum, jadi setiap warga negara harus mentaati aturan hukum yang ada,” ujar Bupati Batang, Wihaji saat ditemui di kantornya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Suyono mengajak seluruh warga Kabupaten Batang untuk tidak ikut-ikutan dan menolak people power. Mengingat Indonesia sudah mempunyai peraturan perundang-undangan yang menjadi pedoman dan mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk penyelenggaraan pemilu. 

“Saya mengajak semua warga untuk tetap menjaga perstauan dan kesatuan. Untuk hasil Pileg dan Pilpres, kita serahkan kepada lembaga yang berwenang, yaitu KPU yang independen dan keberaanya diatur dengan undang undang. Dan sekali lagi saya tegaskan, mari kita tolak people power dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara,” jelas Suyono. 

Terpisah, Ketua PCNU Kabupaten Batang, Achmad Taufik mengajak masyarakat untuk senantiasa taat dan patuh pada perundang-undangan. Termasuk menerima apapun yang menjadi keputusan KPU pada 22 Mei 2019. Mengingat sesuai konstitusi KPU merupakan lembaga penyelenggara pemilu. 

“Apapun hasil keputusan KPU, harus bisa dijadikan pedoman, ditaati, dan dihormati oleh warga negara Indonesia. Karena itulah, kita akan menolak adanya gerakan people power yang akan dilalukan oleh kelompok tertentu,” tandas Achmad Taufik
Operasi Pekat Polsek Gringsing Berhasi Amankan Ratusan Miras 
Kabupaten Batang 
Ratusan botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan 4 jerigen ciu siap edar berhasil diamankan Jajaran Kepolisian Sektor Gringsing Polres Batang dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) sebelum dan selama bulan Ramadan tahun ini.

Sasaran operasi ini menyisir disejumlah warung yg diindikasikan menjual miras di wilayah Gringsing, Yosorejo, Krengseng, Sentul dan Surodadi. Selain itu juga menyasar pada beberapa kelompok anak muda yang diduga minum oplosan di pangkalan ojek dan warnet.

Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga melalui Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto menjelaskan bahwa operasi yang dilakukan ini guna meminimalisir tindak kejahatan akibat minuman keras. Selain itu juga untuk mencegah jatuhnya korban yang meninggal akibat miras oplosan. 

"Menjelang bulan Ramadan kami sudah melaksanakan razia ini dengan intens setiap malam sampai menjelang Idul Fitri. Dalam razia tiga pekan ini, kami berhasil mengamankan kurang lebih 400 botol miras dari berbagai jenis dan merk, seperti Anggur orang tua, Vodka, tiga dus obat komik dan 4 jerigen (120 liter) ciu," ungkap Kapolsek AKP Sugiyanto pada Kamis (16/5/19).

Ia juga menuturkan, dua tahun terakhir situasi keamanan di wilayah Kecamatan Gringsing kondusif. Jangan sampai kenyamanan masyarakat ini terganggu dengan peredaran miras.

"Keberhasilan ini tentunya berkat adanya peran aktif semua lapisan masyarakat bersama menciptakan kamtibmas kondusif di wilayah Batang khususnya Kecamatan Gringsing," tutur Kapolsek.

Ia menambahkan, diharapkan dengan adanya operasi pekat ini, masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah di bulan suci ini.

Selanjutnya ratusan botol miras sitaan tersebut akan dikirim ke Polres Batang untuk dimusnahkan.

1.000 Takjil Dibagikan Kepada Pengguna Jalan Di Jalur Pantura Alun-Alun Batang
Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas wilayah Batang membagikan sejumlah 1.000 takjil kepada pengguna jalan yang melintas di jalur pantura alun-alun Batang, Kamis, (16/5/19) sore.

Tidak hanya bagi takjil, para jaksa juga memberikan pelayanan hukum kepada warga, sekaligus pengobatan gratis yang diberikan oleh petugas Dinkes dan Puskesmas. Tampak pula Perwakilan dari Polres Batang yang diwakili Kapolsek Batang Kota Polres Batang AKP Asfauri, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) cabang Batang, dan beberapa mitra Kejari.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang, Nova Elida Saragih mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari ungkapan rasa syukur Kejari Batang di bulan ramadan. Kehadiran Kejaksaan di Batang tidak sekedar sebagai penegak hukum melainkan juga bermanfaat bagi warga Batang salah satunya diimplementasikan dalam bentuk bagi takjil.

"Di momen ramadan ini, kami ingin merasakan kebersamaan dengan warga Batang melalui kegiatan bagi takjil, pengobatan gratis dan pelayanan hukum," kata Nova didampingi Kepala Seksi Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasidatun) Kejari Batang, Dista Anggara.

Adapun pesan moralnya dalam kegiatan ini, lanjut Nova, bahwa melakukan perbuatan baik bukan hal yang susah. Selalu ada jalan kemudahan yang  diberikan oleh Tuhan.

"Kami ingin berbahagia dengan warga Batang, agar kehadiran kami  benar-benar dirasakan oleh warga Batang," terangnya.


Kasidatun Kejari Batang, Dista Anggara menambahkan kegiatan sosial yang digalakan Kejari Batang tidak lepas dari dukungan beberapa elemen di Batang, seperti Dinkes, Polres Batang dan mitra Kejari.

"Kita bekerja di Batang tentu harus merangkul semua pihak, demi terwujudnya Kabupaten Batang yang aman dan kondusif," katanya.

Menurutnya, tidak kalah penting agar masyarakat Batang harus melek hukum. Makanya pada setiap kegiatan, pihaknya selalu menyisipkan pelayanan hukum kepada masyarakat Batang. Sama halnya dalam kegiatan bagi takjil dan pengobatan gratis ini.

"Tadi ada beberapa warga yang penasaran dengan layanan Hukum keliling atau Yankumling. Saya ajak mampir di stand yang kami sediakan, tentu ini merupakan awal yang bagus karena ada warga yang ingin melek terhadap hukum," pungkasnya.
Fkub Batang Mengajak Masyarakat Waspadai Gerakan People Power 
Batang
FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama)  dan MUI (Majelis Ulama Indonesia ) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengimbau pada masyarakat terus waspada terhadap gerakan "People Power"  (kekuatan massa) yang bertujuan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Ketua FKUB Kabupaten Batang Subkhi, Selasa (14/5/19), mengatakan bahwa secara peraturan gerakan "people power"  adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan sehingga hal tersebut perlu dihentikan.

"Segala masalah sudah ada mekanisme penyelesaiannya dan ada aturan mainnya. Oleh karena, kami menolak adanya rencana gerakan kekuatan massa itu," katanya.

Ia berpendapatan gerakan "people power" yang akan dilakukan oleh kelompok tertentu itu justru akan menodai citra bangsa Indonesia sebagai bangsa yang beradab, serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

"Menurut saya, jumlah masyarakat Indonesia itu sangat besar dan mencapai ratusan juta  penduduk. Adapun jumlah yang akan ikut gerakan itu (People Power) hanya seberapa orang dan tidak bisa mewakili  (rakyat Indonesia)," katanya.

Senada Ketua MUI Kabupaten Batang Zainul Iroqi menyatakan MUI secara tegas menolak adanya gerakan "people power" karena tindakan mereka justru akan merugikan bangsa dan negara Indonesia.

"Oleh karena, kami mengimbau pada umat atau masyarakata agar senantiasa menjaga kedamaian, keamanan, dan ketertiban. Kami tegas menolak adanya gerakan people power karena hal itu akan merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia mengajak masyarakat  senantiasa melakukan kebaikan dan kerukunan antara umat beragama, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa pasca-Pemilu 2019 ini agar Indonesia semakin maju.

"Oleh karena, apapun hasil (penghitungan) Pilpres 2019, kita serahkan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU)  yang memiliki kewenangan secara konstitusi," pungkasnya.

Polres Barang Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Dan Pembagian Takjil 
Batang – Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, membagikan takjil pada pengguna jalan yang melitas di jalur pantai utara (pantura) Alun-Alun Batang, Kamis (9/5/19).

Dalam kegiatan bagi takjil, juga dilakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas. Tampak anggota Satlantas memberikan selebaran dan membawa papan imbauan bagi pengendara.
Tampak Kapolres dan Ketua Bhayangkari membetulkan tali helm pengendara sambil mengingatkan kepada pengendara untuk selalu berhati-hati.

"Hati-hati ya pak, selalu taati rambu-rambu lalu lintas," kata Kapolres kepada pengendara. 
Sedangkan Kasatlantas Polres Batang, AKP Ferdy Kastalani menuturkan kegiatan pembagian takjil dalam rangka operasi keselamatan lalu lintas yang akan berakhir pada 12 Mei 2019.

"Kita imbau kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas melalui spanduk, leaflet dan selebaran," ujarnya. 

Kasatlantas mengungkapkan operasi keselamatan ini, fokus ke kegiatan ajakan bukan tindakan, yakni preventif sebesar 60 persen, Preemtif 20 persen dan Represif 20 persen. 

Jadi kegiatan lebih mengutamakan sosialisasi. Selama sembilan hari melakukan operasi keselamatan, Satlantas telah melakukan 15 kali kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas. 

"Dari operasi keselamatan lalu lintas ini harapannya angka kecelakaan tahun ini turun terutama angka kecelakaan arus mudik lebaran karena pengendara lebih sadar tertib berlalu lintas," tuturnya. 

Ketua Bhayangkari Cabang Batang Danik Sinulingga mengatakan telah membagikan 500 takjil kepada pengendara sebagai bentuk berbagi kasih di bulan Ramadan terutama umat muslim yang sedang berpuasa. 

"Kita juga beri imbauan kepada pengendara untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Apalagi menjelang lebaran supaya lebih berhati-hati di jalan," pungkasnya.
Kapolres Batang Lantik Tiga Pejabat Utama
Batang - Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengatakan alih tugas di lingkungan polri merupakan hal biasa dan wajar, dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan dinamika tugas.

"Ini dilakukan guna menjamin kesinambungan pelaksanaan program maupun kebijakan pimpinan polri sebagai upaya memelihara dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan, ancaman dan gangguan kamtibmas yang semakin kompleks," jelas AKBP Edi S Sinulingga saat memimpin upacara serah terima jabatan Wakapolres, Kabagops dan Kasatintelkam Polres Batang.

Selain itu, alih tugas di maksudkan sebagai pembinaan personel dalam memberikan pengalaman jabatan, agar yang bersangkutan semakin mantap dan matang dalam penguasaan bidang tugasnya dengan pengalaman dalam kepemimpinan, yang pada gilirannya dapat menjadi bekal pengembangan karier.

Adapun tiga pejabat yang baru di Polres Batang yakni, Kompol Hartono sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops menjadi Wakapolres Batang menggantikan Kompol Heru Eko W karena mengikuti pendidikan Sespimen, selanjutnya Kompol Puji Irianto akan menduduki jabatan baru sebagai Kabag Ops dan Kasat Intel AKP Nurcholis digantikan Iptu Kurnia Taufik, pejabat lama akan mendapat promosi jabatan baru sebagai Kasat Intel di Polres Brebes.

Kapolres mengapresiasi tugas kepada pejabat lama dan berpessn kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan dengan tugas.

"Saya ucapkan selamat dan terima kasih, kepada pejabat baru segera dan cepat bisa menyesuaikan dengan suasana tugas baru," pungkas Kapolres.


Jelang Bulan Ramadan Polsek Limpung Sita Ratusan Botol Miras
Batang - Ratusan botol minuman keras berbagai merk berhasil diamankan dalam gelaran operasi cipta kondisi yang digelar jajaran Polsek Limpung Polres Batang. Razia tersebut dilakukan untuk menekan angka kriminalitas diwilyah hukum Polsek Limpung dan juga dalam rangka menjelang bulan Ramadan.

Kapolsek Limpung AKP Donni Krestanto, mengatakan dalam rangka menjelang bulan Ramadan, pihaknya menggelar operasi cipta kondisi. Sasarannya adalah peredaran miras, perjudian dan juga penggunaan obat-obatan terlarang. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Kecamatan Limpung dan Banyuputih menjelang bulan Ramadan.

"Dalam razia sepekan ini, kami berhasil mengamankan kurang lebih 314 botol miras dari berbagai jenis dan merk, seperti Anggur orang tua , new pot, Ciu dan 1 jerigen (30 liter) tuak," ungkap Kapolsek Limpung AKP Donni Krestanto saat ditemui pada Minggu (5/5/19).

Pada pelaksanaan operasi cipta kondisi ini, jajaran Polsek Limpung Polres Batang melibatkan seluruh personelnya terutama dalam pemberantasan peredaran miras yang selama ini cukup meresahkan masyarakat. Karena meskipun sudah berulang kali dilakukan razia, namun masih tetap ada masyarakat yang nekat berjualan minuman keras tersebut.

Operasi pekat tersebut menyisir beberapa lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat berjualan miras. Dan anggota Polsek Limpung hingga bisa menjaring ratusan botol miras.

Selain itu, petugas juga menyisir tempat lokalisasi dan warung remang-remang serta tempat hiburan kafe karaoke. Kegiatan operasi pekat ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Limpung Polres Batang menjelang bulan Ramadhan.

"Operasi yang dilakukan dalam sepekan ini merupakan gabungan dari semua fungsi yang ada di Polsek. Hasilnya cukup lumayan, karena ratusan botol miras berhasil kami sita," ujarnya.

Keberhasilan ini tentunya berkat adanya informasi dari warga masyarakat jika di beberapa warung ada yang nekat menjual miras, sehingga hal tersebut memudahkan petugas untuk melakukan razia. Dan Polsek Limpung Polres Batang sendiri memang akan selalu bertindak tegas untuk memberantas peredaran miras.

Harapannya dalam bulan Ramadan nanti masyarakat yang menjalankan ibadah tidak terganggu dengan adanya penyakit masyarakat.

“Ratusan botol miras yang berhasil disita tersebut nantinya akan dimusnahkan di Mapolres Batang," tandas AKP Donni.

Hasil  Rekapitulasi Suara Peserta Pemilu 20198 Tinkat Kabupaten Batang Sepakat 
Batang - Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum Tahun 2019 Tingkat Kabupaten selama dua hari di Hotel Dewi Ratih Batang telah selesai, Sabtu ( 4/5) pagi. 

"Alhamdulilah proses rekapitulasi selama dua hari berjalan lancar tidak ada masalah, hanya saja koreksi jumlah pemilih  yang salah menulis DPT laki - laki dan perempuan dan pemilih jumlah disabelitas, yang harus kita betulkan sesuai jumlah DPT, tidak ada protes dari saksi - saksi yang ada koreksi dari Bawaslu," kata Ketua KPU Kabupaten Batang Nur Tofan. 

Pada prinsipnya tidak ada kesalahan ataupun kecurangan perolehan masing  - masing  pasangan Calon Presiden  dan Wakil Presiden, calon legislatif maupun, parpol maupun DPD lanjutnya, yang secara umum sudah memenuhi jujur, adil dan transparan.

"Tahapan selanjutnya kita menunggu penetapan secara nasional pada 22 Mei dan kemudian kita akan menetapkan perolehan kursi masing - masing partai politik untuk DPRD Kabupaten," jelasnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Batang Achmad Suharto juga menegaskan, di rapat pleno rekapitulasi ini dalam pengawasan Bawaslu berjalan sesuai mekanisme seperti diatur dalam PKPU No. 4 baik KPU dan jajaranya. 

"Kami sudah kros data dari KPU, saksi - saksi dan data dari panitia pengawas, semua berjalan bagaiman mestinya," katanya.

Dalam rapat pleno rekapitulasi berjalan sangat transparan sekali dan  bersifat umum, dikatakan  Achmad Suharto, jadi  kalaupun ada beda selisih angka bisa diselesaikan bersama - sama sehingga tidak ada keributan saksi mapun kecurangan. 

"Selama rekapitulasi hanya di warnai interupsi kecepatan membaca angka aja, untuk substansinya tidak ada masalah," katanya.


Terpisah, Bupati Batang Wihaji mengatakan, terciptanya kondisi Pemilu nyaman dan konduaif ini berkat kerja keras dan kerja disiplin dari semua stakeholder, yang memang mereka mendambakan Kabupaten Batang damai dan guyub rukun.

"Saya sangat apresiasi kepada jajaran Polres Batang, Kodim 0736 Batang telah mengawal Pemilu kondusif, begitu juga KPU dan Bawaslu yang bekerja sesuai aturan, transparan, jujur dan adil," kata Bupati Wihaji.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tokoh Agama, tokoh pemuda, ormas dan elit - elit politik dengan kedewasaan politik, sehingga setiap gelaran pemilu selalu adem berjalan sukses tanpa ekses.

"Kami atas nama Pemkab Batang turut belasungkawa kepada pahlwan - pahlawan demokrasi, mereka gugur dalam menjalankan tugas menjadai penyelanggara Pemilu karena kelelahan," kata Wihaji.
Ketua FKUB Kabupaten Batang Apresiasi Pelaksanaan Pemilu 2019 Berjalan Transparan, Bersih, Jujur Dan Demokratis
Batang – Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Batang, Subkhi mengapresiasi kepada semua pihak telah menjaga pemilu 2019 di Kabupaten Batang berjalan dengan aman, damai, transparan, bersih, jujur dan demokratis. 

Pelaksanaan pemilu yang dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu, di Kabupaten Batang berlangsung aman, Damai dan kondusif. 

“Saya sampaikan terimakasih kepada masyarakat, jajaran Polres Batang, Kodim 0736 Batang yang mengamankan pelaksanaan Pemilu, KPU dan Bawaslu Kabupaten Batang atas terselenggaranya Pemilu 2019 dengan aman, damai dan kondusif,” ujarnya, Sabtu (4/5/2019). 

Ia Juga mengataka , tahapan Rekapitulasi dan rapat Pleno yang diselenggarakan selama dua hari lebih pada tanggal 2 Mei 2019 hingga 4 Mei 2019 dini hari berjalan aman, tertib dan kondusif serta berlangsung secara transparan dan bersih. 

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 sampai proses akhir rekapitulasi di tingkat KPU Kabupaten Batang berjalan dengan transparan dan bersih,” ujarnya. 

Subkhi menghimbau masyarakat Kabupaten Batang untuk bersabar untuk bersabar menunggu penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali bersatu guyub rukun. 

“Kepada masyarakat saya minta bersabar menanti hasil resmi keputusan dari KPU pusat, mari kita bersatu kembali serta menjaga kerukunan untuk bangsa dan negara Indonesia," pungkasnya.
KPU Batang Gelar Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019
Kabupaten Batang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu 2019 yang berlangsung di Aula Hotel Dewi Ratih, Kamis (2/5/19).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang, Nur Tofan mengatakan rekapitulasi dari tingkat kecamatan sudah berhasil diselesaikan dengan lancar tanpa kendala apa pun.

“Rekap di tingkat kecamatan dari 15 kecamatan di Kabupaten Batang, dilaksanakan selama 3 - 4 hari. Kecuali Kecamatan Batang, memerlukan waktu hingga 9 hari,” kata Nur Tofan.
Menurutnya, tahapan berikutnya adalah melakukan Rekapitulasi di tingkat KPU  Kabupaten Batang dan hasilnya untuk dilaporkan ke KPU Jawa Tengah.

Nur Tofan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, sehingga tahapan demi tahapan pelaksanaan Pemilu 2019, berjalan dengan aman dan lancar.

“Untuk Pemilu yang akan datang, kami berharap agar regulasinya disederhanakan. Hal itu mengingat, tugas yang dilaksanakan petugas di TPS cukup berat sehingga menimbulkan korban jiwa,” sebut Nur Tofan.

Ia menambahkan, di Kabupaten Batang, seorang petugas keamanan dari unsur Linmas meninggal dunia, saat menjalankan tugas. Sementara petugas di sejumlah TPS dan PPS tercatat 31 orang sakit, dan harus dirawat, karena kelelahan.

Dalam kegiatan tersebut, Kasub Bag Teknis dan Hupmas selaku Pantia Penyelenggara, Cipto Hartono menyebutkan, Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilu 2019 dilaksanakan selama 2 hari, dari tanggal 2 hingga 3 Mei 2019.

“Rapat pleno terbuka diikuti 260 peserta. Antara lain unsur Forkopimda, Bawaslu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Panwascam, PPK, Ketua Parpol peserta pemilu dan undangan lainnya,” kata Cipto Hartono.


Nampak hadir Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga, Dandim 0736/Batang Letkol Kav. Henry RJ Napitupulu bersama unsur Forkopimda lainya.

Untuk mengamankan kegiatan tersebut, puluhan personel Polres Batang dan Kodim 0736/Batang diterjunkan.