April 2019
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya



Batang - Kepolisian Resor (Polres) Batang berkomitmen menjamin keamanan dan memastikan tahapan Pemilu 2019 di Kabupaten Batang berjalan dengan aman dan lancar. Maka, Polres melakukan pemantauan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat Kecamatan, Sabtu (20/4).

Kegiatan pemantauan dipimpin langsung oleh Kapolres Batang, AKBP Edi S Sinulingga,  didampingi pejabat utama keliling ke 15 Kecamatan dengan menggunakan sepeda motor jenis trail.

Kapolres Batang melalui Kabag Operasi Kompol Hartono mengatakan, proses rekapitulasi penghitungan suara kini ditahap tingkat Kecamatan, petugas  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  mengadakan rekapitulasi suara dari tiap TPS, yang akan berlangsung selama empat hari kedepan, bahkan lebih.

"Proses rekapitulasi terus kami kawal dari tahap demi tahap, dengan harapan semua bisa berjalan tanpa ada kendala," ujar Kabag Ops Kompol Hartono.

Dalam kunjungan tersebut Kapolres didampingi PPK dan Panwascam mengecek kotak suara hasil pemungutan suara pilpres dan pileg, bahkan kapolres memeriksa sekeliling gedung penyimpanan surat suara untuk memastikan keamanannya.

Selain itu, kata Hartono, kepada anggota yang bertugas melaksanakan pengamanan kotak suara di PPK untuk meningkatkan keamanannya dan selalu waspada dalam melaksanakan tugas di PPK dan ikut mengawasi apabila orang yang tidak berkompeten masuk kedalam gudang logistik pemilu.

"Anggota polri yang bertugas di PPK untuk selalu bersinergi dengan TNI dan Linmas dalam melaksanakan pengamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pesannya.

Kompol Hartono juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terbelah setelah pesta demokrasi. Jangan mengeluarkan statement yang memancing, terutama di media sosial.

"Pesta demokrasi sudah selesai, mari masyarakat jadi warga yang baik untuk selalu menjaga persatuan bangsa dan Mari kita ciptakan dan wujudkan bersama kondusivitas kamtibmas di Batang yang aman, damai dan sejuk," pungkasnya.

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kapolres Berikan Apresiasi  NU Dalam  Menjaga Kondusifitas Kamtibmas Di Batang
Batang - Sebagai organisasi islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) terus berupaya  menjaga stabilitas kamtibmas kondusif pasca pesta demokrasi. Ini dilakukan juga oleh PCNU Kabupaten Batang dan upaya tersebut langsung diapresiasi oleh Kapolres Batang, AKBP Edi S Sinulingga.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Di hadapan ribuan warga NU yang mengunjungi pengajian umum dalam memperingati Harlah NU ke 96 tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC) Kecamatan Limpung, sekaligus peletakan batu pertama  pembagunan klinik Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) MWC Limpung di Desa Kalisalak, Sabtu (20/4).

Tampak pula dalam kegiatan tersebut, para ulama, Wakil Bupati Batang, Suyono, Dandim Batang 0736 Letkol Kav Henry Rudi Judianto Napitupulu, dan Jajaran Muspika.

Kapolres mengatakan tanpa mengesampingkan ormas-ormas islam lainnya, NU memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas wilayah Kabupaten Batang terutama selepas pemilu yang memang rentan terhadap gesekan antar pendukung.

"Islam yang rahmatal lilallamin itu ada di NU, sehingga saya hormat dan bangga," katanya.
Kapolres berpesan kepada warga NU untuk tetap menjadi perekat dan penyeimbang ditengah paham-paham dari luar Indonesia yang disusupi garis keras, yang menggunakan islam untuk tujuan politik dan tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

"Saya harap NU tetap menjadi garda terdepan bersama TNI Polri dalam menjaga NKRI," katanya.

Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU kabupaten Batang, Achmad Taufiq mengaku bangga atas apresiasi dari Kapolres, dan menjadi pemicu bagi warga NU untuk terus berkontribusi ke masyarakat.

"Kita akan terus bahu membahu bersama TNI Polri dalam menjaga keamanan dan kerukunan di Kabupaten Batang," katanya.

Wakil Bupati Batang, Suyono menuturkan pesta demokrasi sudah selesai, tugas sebagai warga negara sudah dipenuhi, sekarang tinggal mengawal kinerja Pemerintah yang ada.
"Sebagai warga negara yang baik, khususnya warga Batang harus ikut menjaga kerukunan dan jangan mau dipecah belah," tuturnya.

Menurut Wabup, hutang generasi sekarang kepada pahlawan dan ulama sangat besar. Dengan begitu, wajib hukumnya untuk meneruskan dengan mengisi kemerdekaan ini dengan menjaga perdamaian.

"Terutama warga NU harus rukun dan bersatu jangan mudah dipecah belah dan diadu domba," tandasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Ketua Bhayangkari Cabang Batang Danik Sinulingga memberikan bingkisan kepada anggota yang melaksanakan tugas jaga.
Batang - Ketua Bhayangkari Cabang Batang,  Danik Sinulingga didampingi  Kabag Sumda Polres Batang Kompol Siti Za'amah beserta pengurus Bhayangkari menyambangi pos-pos pengamanan pemilu 2019 di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) wilayah Kabupaten Batang, Minggu (21/4/19).

Ketua Bhayangkari Cabang Batang Ny. Danik Sinulingga beserta rombongan memberikan Tali Asih berupa bingkisan makanan ringan, buah dan minuman mineral kepada anggota yang melaksanakan tugas jaga.

Ketua Bhayangkari, Ny. Danik Sinulingga, mengatakan, hal ini sebagai bentuk kepedulian untuk memberikan support agar kondisi petugas jaga pospam (Pos Pengamanan) tetap bugar dan fit dalam melaksanakan tugas.

Bingkisan diberikan ke setiap pos pengamanan di 15 PPK antara lain, di PPK Batang, Wonotunggal, Warungasem, Bandar, Subah, Gringsing dll.

"Pemberian tanda tali asih kepada petugas pengamanan ini adalah bentuk kepedulian dari Bhayangkari untuk anggota Kepolisian, TNI, dan lainnya yang bertugas di setiap Pospam pemilu 2019 di lingkungan Polres Batang," ungkap Ketua Bhayangkari Batang.

Harapan kami dari Bhayangkari, agar dalam tugasnya, para petugas pospam pemilu 2019, bisa memberikan pelayanan dan pengamanan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan oleh Urkes Polres Batang.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan-Demi menjaga keamanan, stabilitas dan kondusifitas wilayah pasca pemilu, Koramil 15/Doro melaksanakan patroli gabungan bersama Polsek Doro di sejumlah wilayah kecamatan Doro, sabtu(20/4) pagi.

Sebelum melaksanakan patroli gabungan antara TNI dan Polri tersebut, diambil apel oleh Danramil 15/Doro Kapten Cpm Abdul Khamim yang diikuti oleh personil Koramil 15/Doro dan personil dari Polsek Doro bertempat di halaman kantor Kecamatan Doro.

Pada kesempatan tersebut, Danramil Khamim menyampaikan bahwa, kegiatan patroli gabungan dimaksudkan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah kecamatan Doro  pasca pilpres dan pemilu legislatif sehingga masyarakat akan merasa aman dan tenang dengan kegiatan kesehariannya.

"Kami bersama Polri mengerahkan segala kekuatan yang ada, akan terus melakukan pemantauan, penjagaan, pengecekan dan memastikan wilayah kecamatan Doro selalu  dalam keadaan aman".Terang Danramil

Dengan terus melakukan pemantauan dan mewaspadai segala bentuk potensi ancaman di wilayah Doro, yang dapat mengganggu jalannya proses pemilu ini dengan penuh rasa tanggung jawab agar pemilu tahun 2019 dapat berjalan aman, damai dan lancar sampai selesai disemua tahapannya.

" Kami bersama dengan semua komponen yang ada, terutama Polri akan senantiasa menjaga kondusifitas wilayah, agar selalu aman, damai dan tentram pasca pemilu ini, dengan mengiatkan kegiatan patroli bersama,"pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Proses Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif tahun 2019 masih berlangsung, guna tetap menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pekalongan, Kodim 0710/Pekalongan menggelar Apel Kesiapsiagaan yang bertempat di halaman Makodim 0710/ Pekalongan, Jum'at (19/4/2019).

Apel kesiapsiagaan dipimpin oleh Kepala Staf Kodim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron dan di ikuti oleh seluruh prajurit Makodim Kodim 0710/Pekalongan dan untuk anggota jajaran Koramil melaksanakan apel di makoramil masing-masing.

Pada kesempatan tersebut Dandim Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, melalui Kasdim Hufron menyampaikan arahan dan penekanan kepada para prajurit berkaitan dengan masih berlangsungnya pesta demokrasi pemilu Pilpres dan pileg tahun 2019.

" Kita melaksanakan apel siaga dalam rangka masih berlangsungnya pesta demokrasi tahun 2019. Dan saat ini, masih dalam tahapan penghitungan suara, untuk itu pantau dan waspadai potensi-potensi acaman diwilayah yang bisa mengganggu keamanan dan kelancaran jalanya pemilu," terang kasdim.

 Lanjut Kasdim, perlunya semua prajurit memahami akan tugas dan tanggung jawab dalam mengawal jalanya pemilu agar bisa berjalan aman damai dan lancar sampai dengan selesainya semua tahapan pemilu tahun 2019 ini.

Sinergitas yang sudah berjalan baik harus terus dijaga dan ditingkatkan, guna menjaga stabilitas keamanan wilayah sehingga gelaran pemilu Pilpres dan Pileg yang di selenggarakan pada tahun 2019 bisa berjalan aman dan lancar.

“ Soliditas yang sudah terjalin baik dengan semua komponen yang ada di wilayah harus di tingkatkan, keamanan dan kelancaran jalanya pemilu yang sudah berjalan harus tetap kita jaga sampai dengan selesainya tahapan pemilu yang dilaksanakan,”pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Brebes, Sapulidi.com – Anggota TNI Koramil 17 Songgom Kodim 0713 Brebes, Polsek serta Panwascam, melaksanakan pengawalan pengantaran kotak suara dari PPS ke PPK Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes. Kamis pagi (18/4/2019).


Dibenarkan Danramil, Kapten Armed Jupriadi bahwa, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) kecamatan, mengawal armada pengangkut kotak suara ke PPS Kecamatan.

“Sudah menjadi kewajiban petugas dalam mengawal pergeseran kotak suara menuju PPS Kecamatan Songgom guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Ditambahkannya, monitoring Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pasca Pemilu 2019 (17/4) di wilayah Songgom, juga menjadi pekerjaan para petugas tersebut. (Aanbrebes/Rusg).

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan panen perdana di demplot tanaman padi yang menggunakan pupuk organik Wijaya Kusuma Nutrition, di Desa Tanjungkulon, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa (16/4/2019).

Hadir pada kegiatan tersebut, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pekalongan, Siswanto, Ka Subdivre Bulog Tegal, Kepala Gudang Bulog Wiradesa, PPL Kabupaten Pekalongan, Para Gapoktan dan petani serta para Danramil dan Babinsa Kodim 0710/pekalongan.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto pada kesempatan tersebut mengatakan, pupuk Wijaya Kusuma merupakan pupuk organik yang dilengkapi dengan kandungan nutrisi untuk tanaman, aman tidak mempunyai efek samping pada tanaman dan tanah. Sehingga, tanaman bisa berkembang secara maksimal dan menghasilkan panen yang lebih banyak.

“Pupuk wijaya kusuma ini mengandung nutrisi yang dibutuhkan tanaman, sehingga tidak merusak kesuburan tanah dan justru akan menetralkan tanah dari bahan kimia, dengan demikian akan bisa meningkatkan kualitas tanaman dan hasil tanaman padi pun bisa kita lihat lebih maksimal dibanding dengan yang tidak menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition tersebut” terang Dandim.

Lebih lanjut, Dandim memaparkan, masalah kesuburan tanah, serangan hama, PH tanah yang rendah, merupakan kondisi riil di lapangan yang dihadapi para petani. Dengan  hadirnya pupuk Wijaya Kusuma diharapkan bisa memberikan solusi, sebagai bentuk komitmen TNI mensukseskan program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan nasional.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten pekalongan Siswanto, yang hadir pada kesempatan tersebut menyambut baik langkah-langkah kodim Pekalongan dalam ikut mensukseskan program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Pekalongan. Menurutnya dengan berkurangnya lahan pertanian yang ada, maka salah satu cara mengatasinya dengan meningkatkan hasil produksi pertanian.

“ Demplot Kodim 0710/Pekalongan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi hasil pertanian, dan bisa kita lihat hasilnya ternyata dengan penggunaan pupuk wijaya kusuma ini hasilnya mengalami peningkatan dan melebihi dari hasil rata-rata panen di wilayah,” tuturnya.(Pendim0710/Pekalongan)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan - Guna membantu petani dalam meningkatkan hasil pertanian, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, akan memberikan subsidi pupuk bagi petani yang mau menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition.

Hal tersebut disampaikan Dandim Arfan selesai melaksanakan panen demplot kodim 0710/Pekalongan di area persawahan tanjung kulon, kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa(16/4/2019).

Dijelaskan Dandim bahwa hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menarik minat  para petani agar mau menggunakan pupuk wijaya kusuma nutrition, yang mana dengan penggunaan pupuk tersebut sudah terbukti bisa meningkatkan hasil pertanian, seperti yang sudah dilakukan serka Poniman pada demplot yang baru saja di laksanakan panen tersebut.

" Kita akan bantu dan motivasi para petani dengan memberi subsidi 10 liter untuk setiap 1 ha sawah, dengan tujuan penghasilan para petani bisa meningkat, sehingga target swasembada pangan tercapai kesejahteraan petani juga meningkat,"jelas Dandim.

Selain akan memberikan subsidi pupuk, Dandim Arfan juga akan memberikan pendampingan melalui babinsa yang yang ada di wilayah, sehingga para petani tersebut tidak bingung dalam menggarap sawahnya dengan menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition tersebut.

“ Kita tidak akan sekedar memberikan subsidi pupuk saja, akan tetapi juga akan memberikan pendampingan dari masa pengolahan lahan sampai dengan masa panen kepada para petani, agar mereka tidak bingung dengan menggunakan pupuk wijaya kusuma tersebut,”pungkasnya.(Pendim 0710/Pekalongan)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Brebes, Sapulidi.com – Untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pesta Demokrasi Pileg dan Pilpres 2019 (17/4) yang aman, damai dan sejuk, anggota Polsek bersama Koramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes melaksanakan patroli malam. Senin dini hari (16/4/19).

Terpisah, disampaikan Danramil, Kapten Infanteri Muhtadi bahwa, tujuan dari patroli malam-dini hari bersama adalah sebagai wujud sinergitas serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Brebes khususnya di Kecamatan Tanjung, serta mencegah terjadinya aksi kriminal berupa Curas, Curanmor dan penyalahgunaan sarana Pemilu menjelang hari H (17/4) pencoblosan.


“Kami dari Koramil bersama Polsek melaksanakan patroli malam secara bersama untuk memastikan serta menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang Pileg dan Pilpres 2019 dengan sasaran objek-objek vital serta TPS,” tuturnya.

Tempak Bati Tuud, Serma Rullyon bersama Babinkamtibmas mengecek logistik Pemilu di Gudang PPS di Balai Desa/Kecamatan Tanjung untuk 18 TPS/Desa. Disampaikan Rullyon, hasil pengecekan secara umum logistik Pemilu dalam kondisi baik dan lengkap. Selama patrol dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk ikut serta menjaga Kamtibmas dengan cara menggiatkan ronda malam.

“Apabila mendengar dan melihat hal-hal yang mencurigakan di sekitar, segera lapor kepada perangkat desa, Babinsa maupun Bhabinkamtibmas setempat,” tegasnya.

Untuk diketahui, logistik untuk setiap TPS yang tersimpan di Gudang PPS meliputi Desa Tanjung sebanyak 90 kotak suara untuk bilik suara 72 buah, Pejagan 60 kotak suara bilik suara 48, Sengon kotak suara 205 bilik suara 146, Kemurang Kulon kotak suara 110 bilik suara 88, Pengaradan kotak suara 110 bilik suara 88, Kemurang Wetan kotak suara 180 bilik suara 144, Lemah Abang kotak suara 85 bilik suara 68, Tengguli kotak suara 90 bilik suara 72, Luwunggede kotak suara 110 bilik suara 88, Kedawung kotak suara 30 bilik suara 24, Karangreja kotak suara 30 bilik suara 24, Sarireja kotak suara 70 bilik suara 56, Luwungbata kotak suara 110 bilik suara 88, Tegongan bilik suara 60 kotak suara 12, Mundu kotak suara 50 bilik suara 40, Sidakaton kotak suara 30 bilik suara 24, Kubangputat kotak suara 40 bilik suara 32 serta Desa Krakahan dengan kotak suara sebanyak 70 buah untuk 56 bilik suara 56 tempat. (Utsm-AS Pendim Brebes/Rusg).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Brebes, Sapulidi.com – Gerdal (Gerakan Pengendalian) hama Wereng Batang Coklat (WBC) yang rentan terjadi pada periode tanam Oktober 2018-Maret 2019, dilakukan Gapoktan Mekar Jaya Desa/Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes di areal persawahan seluas 20 hektar. Selasa (16/4/2019).

Dikatakan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Radi, Spt bahwa, pihaknya bersama para Babinsa Koramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes dan Koorpro Ismail Marjuki, melakukan pendampingan sebagai langkah dalam menjaga capaian luas panen dengan memitigasi risiko serangan hama padi milik pelaku utama pertanian/petani.

Dikatakannya, “Penggunaan pestisida kimia secara berlebihan akan meningkatkan populasi hama. WBC akan resistensi dan resurgensi jika pengetahuan petani terhadap siklus pemberantasannya kurang,” ucapnya.

Diterangkannya lanjut, sebagai penyuluh, pihaknya juga didukung petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) sebagai salah satu ujung tombak proteksi tanaman nasional, guna memperkuat sistem surveilans dan deteksi dini dari serangan organisme pengganggu tanaman.



Sementara dibenarkan POPT Kecamatan Maryadi, Sp bahwa, apabila penanganan kegiatan perlindungan tanaman tidak efektif dan tepat, dapat mengakibatkan produktivitas nasional menurun, ketahanan pangan goyah, serta penurunan devisa negara dari ekspor produk – produk pertanian.

“Untuk itu perlindungan tanaman harus dikelola secara profesional, komprehensif dan terpadu dengan mengikutsertakan semua pemangku kepentingan,” ungkapnya. (Aanbrebes/Rusg).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
 Kota Pekalongan – Jelang Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif pada tanggal 17 April 2019, Kodim 0710/Pekalongan menggelar Apel Kesiapsiagaan yang bertempat di lapangan mataram Kota Pekalongan, Senin (15/4/2019).

Apel kesiapsiagaan dipimpin oleh Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto dan di ikuti oleh seluruh prajurit Kodim 0710/Pekalongan.

Pada kesempatan tersebut Dandim Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto memberikan arahan dan penekanan kepada para prajurit berkaitan dengan akan dilaksanakannya pesta demokrasi pemilu dan pileg yang tinggal 2 hari lagi akan digelar.

Menurut Letkol Arfan, perlunya semua prajurit memahami akan tugas dan tanggung jawab dalam mengawal jalanya pemilu agar bisa berjalan aman damai dan lancar.

“ Semua prajurit harus memahami dan mengerti betul akan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan yang dibebankan, pelajari buku saku netralitas prajurit, dan waspadai potensi-potensi kerawanan yang ada di wilayah masing-masing,”jelas Dandim.

Ditambahkan Dandim Arfan, dengan kehadiran TNI di wilayah ciptakan suasana yang aman, nyaman. Koordinasi yang baik harus terus dijaga dan ditingkatkan, guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“ Koordinasikan dengan semua komponen yang ada di wilayah, kehadiran TNI dimanapun bertugas, saya harapkan bisa memberikan rasa aman dan nyaman,”pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan - Jelang Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif pada 17 April 2019. Kodim 0710/Pekalongan bersama menggelar doa bersama yang dihadiri Forkompinda Kota dan Kabupaten Pekalongan, ulama dan tokoh agama serta masyarakat, bertempat di halaman Makodim 0710, Minggu (14/04/2019) malam.

Doa bersama ini digelar dalam rangka Isra Mi’raj dan mewujudkan pemilu 2019 yang aman, damai, dan kondusif.

Dalam sambutannya Komandan Kodim 0710 Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengatakan, memasuki hari tenang dalam pemilu ini ia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas Pemilu agar berjalan aman dan damai.

"Harapannya dengan kegiatan doa bersama ini, pesta demokrasi yang sudah memasuki masa tenang dan sebentar lagi pencoblosan bisa tercipta suasana di Pekalongan menjadi aman,sejuk dan kondusif,"jelas Dandim  Arfan.

Sementara itu, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kodim Pekalongan, yang sudah menginisiasi kegiatan doa bersama TNI-Polri, Pemda, ulama, dan masyarakat sebagai upaya mendekatkan diri dengan Tuhan.

Dan sebagai langkah yang baik dalam menyambut pesta demokrasi 17 April 2019 yang akan dilaksanakan beberapa hari kedepan agar berjalan aman, damai, dan kondusif.

"Jaga kondusifitas Pemilu agar berjalan dengan aman dan damai. Saya juga berpesan agar, setiap warga untuk datang ke TPS memilih sesuai hati dan pikirannya,"kata Bupati.
Asip menambahkan, semoga pemilu ini berlangsung damai, sukses dan lancar. Maka ada istilah manusia merencanakan Allah yang menentukan.

"Maka kegiatan kali ini kita serahkan kepada Allah. Mudah mudahan damai dan terpilihnya presiden dan wakil rakyat yang berintegritas, peduli kepada kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan pembangunan,"imbuhnya. (pendim0710)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Brebes, Sapulidi.com – Memasuki masa tenang pentahapan Pemilu 2019 (14-16/19), ratusan anggota TNI-Polri, Satpol PP, Damkar dan Organisasi Masyarakat baik Linmas maupun Banser, melaksanakan Apel Gelar Sarana dan Prasarana (Sarpras) serta Pergeseran Pasukan (Serpas) pengamanan Pemilu skala besar. Senin (15/4/2019).

Apel yang dilaksanakan di Halaman Islamic Centre, Jalan Yos Sudarso No. 35 Kelurahan Pasar Batang Kecamatan/Kabupaten Brebes ini, dipimpin oleh Kapolres, AKBP Aris Supriyono, SIK, Msi dengan membacakan amanat Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono. Hadir juga Forkopimda, Ketua KPU Brebes Muamar Riza Pahlevi.

Kapolres dan Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, seusai pengecekan pasukan pengamanan, peralatan dan kendaraan, kembali menegaskan tentang netralitas TNI dan Polri dalam Pemilihan Umum (Pemilu), 17 April 2019.

Disampaikan Kapolres bahwa, dalam pelaksanaan tugas pengamanan, para petugas harus profesional dalam mengatasi gangguan Kamtibmas di PPS. Para petugas juga sebelumnya telah dibekali kesiapan mulai dari pengetahuan metode pengamanan dan Standar Operasi Pengamanan Pemilu, termasuk pengetahuan personel tentang kategori pelanggaran Pemilu, logistik dan lain-lain.



“Identifikasi dan antisipasi terhadap kerawanan di masing-masing daerah yang memiliki potensi yang berbeda, sehingga penempatan pasukan lebih mengedepankan skala prioritas guna mengatasi gangguan secara cepat dan tepat,” ucapnya.

Ditambahkan Dandim bahwa, TNI-Polri dan segenap komponen terkait siap menjamin keamanan pentahapan Pemilu hingga selesai penghitungan suara, termasuk warga masyarakat yang datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Inilah komitmen TNI-Polri yang di backup dinas terkait dan Ormas Brebes dalam menjaga stabilitas pesta demokrasi. Petugas akan menindak siapapun yang berupaya menggagalkan pelaksanaan Pemilu 2019, pasalnya melanggar hukum dan melawan konstitusi negara. (Aanbrebes/Rusg).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Brebes, Sapulidi.com – Distribusi logistik Pemilu dari gudang PPK ke masing-masing PPS yang ada di wilayah Kecamatan Salem Kabupaten Brebes, dikawal oleh puluhan personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, PPK, Panwascam serta anggota PPD. Minggu (14/4/2019).

Dalam kegiatan pengamanan Pemilu oleh lintas instansi ini juga dilakukan penertiban APK (Alat Peraga Kampanye) di berbagai lokasi. Hal ini dibenarkan Pejabat Sementara Danramil 12 Salem Kodim 0713 Brebes, Pelda Jahri, bahwa pengawalan distribusi tersebut dilakukan selama dua hari, yaitu Minggu dan senin (15/4), ke 21 PPS (Panitia Pemungutan Suara) atau desa/kelurahan Se-Kecamatan Salem.


“Anggota kami bersama lintas instansi melaksanakan pengawalan terhadap tiga armada pengangkut logistik Pemilu ke masing-masing PPS agar tidak terjadi kecurangan dalam pesta demokrasi pemilihan Presiden dan Wakil serta Legislatif kali ini,” ucapnya setelah memeriksa kondisi salah satu kertas suara.

Untuk diketahui di setiap Desa/PPS yaitu Tembongraja jumlah kotak suara sebanyak 75 buah dengan bilik suara sebanyak 60 buah, Gunung Tajem kotak suara 20 dengan bilik suara 16, Winduasri kotak suara 10 dan bilik suara 8, Windusakti kotak suara 10 dengan bilik suara 8, Capar kotak suara 15 bilik suara 12, Indrajaya kotak suara 65 bilik suara 52, Gunung Jaya kotak suara 25 bilik suara 20, Citimbang kotak suara 30 bilik suara 24, Gunung Sugih kotak suara 30 bilik suara 24, Gandoang kotak suara 15 bilik suara 12, Kadumanis kotak suara 15 bilik suara 12, Ganggawang kotak suara 30 bilik suara 24, Bentar kotak suara 70 bilik suara 56, Gunung Larang kotak suara 35 bilik suara 28, Ciputih kotak suara 60 bilik suara 84 serta Pabuaran dengan 55 buah kotak suara dengan 44 buah bilik suara.

“Monitoring dan penjagaan terhadap logistik Pemilu di masing-masing PPS, juga akan dilakukan sampai dengan hari H pelaksanaan (17/4) melalui masing-masing Babinsa serta pihak berwajib lainnya,” imbuhnya. (Aanbrebs/Rusg).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Guna memelihara dan memantapkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara bagi keluarga besar TNI khususnya FKPPI, Kodim 0710/Pekalongan menyelenggarakan kegiatan pembinaan keluarga besar TNI, bertempat di Aula Makodim Pekalongan, Kamis(11/4/2019)

Kegiatan pembinaan tersebut dibuka oleh Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, S.IP., M.M.S dan di ikuti 60 orang anggota FKPPI dari Kota maupun Kabupaten Pekalongan.

Dengan  mengangkat tema “ Melalui pembinaan keluarga besar TNI, kita wujudkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara serta kebhinekaan dalam rangka membantu kesulitan rakyat dan mendukung tugas pokok TNI AD”

Dijelaskan Dandim Arfan bahwa, pembinaan keluarga besar TNI juga merupakan bagian penting dalam rangka membina kekompakan dan kesolidan agar terpelihara dengan baik, karena bagaimanapun juga para orang tua mereka adalah dulunya juga ikut memerdekakan bangsa Indonesia.

“ Kegiatan ini dalam rangka membina dan memelihara kekompakan dan kesolidan terhadap para generasi muda keluarga besar TNI, agar kedepanya lebih berperan aktif dalam ikut memajukan bangsa ini serta, ikut menjaga kondusifitas yang ada di wilayah,”ungkap Dandim.

Dalam kegiatan pembinaan keluarga besar TNI tersebut, juga diberikan pembekalan tentang materi pokok-pokok kebijakan pimpinan TNI AD dalam bidang teritorial, wawasan kebangsaan serta materi mempertahankan ideologi pancasila melalui bela negara untuk menjaga keutuhan NKRI.

.” Kita berharap, kedepan akan bisa lebih meningkatkan lagi hubungan yang baik antara keluarga besar TNI dengan TNI serta kepada masyarakat,”pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Dalam rangka  menjalankan salah satu tugas kemampuan teritorial seorang Babinsa yaitu, melakukan pembinaan perlawanan wilayah atau Binwanwil, Anggota Koramil 17/Lebakbarang Pelda Samiran melaksanakan  pelatihan anggota Linmas se-wilayah kecamatan Lebakbarang, bertempat di halaman kantor kecamatan lebakbarang, kabupaten Pekalongan, Rabu (10/4).

Kegiatan pelatihan diikuti 54 orang peserta dari seluruh kelurahan/desa yang berada di kecamatan Lebakbarang. Materi yang diberikan dalam kegiatan pelatihan tersebut berupa, dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang meliputi tata cara penghormatan, hadap kanan hadap kiri dan ditambah materi Langkah Defile.

Danramil 17/Lebakbarang Kapten Infanteri Riyanto melalui Bati Tuud Pelda Samiran menyampaikan bahwa, kegiatan latihan tersebut bertujuan untuk membina dan melatih kedisiplinan para anggota Linmas agar, mereka dapat mengetahui dan mengerti tata cara Baris Berbaris yang baik dan benar, sehingga pada saat ada event upacara hari nasional misalnya, para Linmas tersebut sudah memahami dan bisa mengikuti kegiatan dengan baik.

"Alhamdulillah kegiatan ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar, para peserta juga sangat bersemangat untuk mengikuti latihan ini, semoga kedepannya dengan mengikuti latihan ini, mereka dapat mengerti dan bisa melaksanakan apa yang menjadi ketentuan dalam pelaksanaan baris berbaris ini,"Ucap Pelda Samiran.

Dirinya berharap, semoga dengan latihan tersebut, dapat bermanfaat bagi para Linmas, sehingga selain menambah ilmu dan berlatih kedisiplinan juga mereka mengerti tentang aturan baris berbaris yang baik dan benar.

" Mudah- mudahan dengan latihan yang singkat ini, mereka bisa memahami dan mengerti tentang ilmu baris berbaris dengan baik dan benar, sehingga nantinya bisa di gunakan dengan baik pada saat mengikuti event upacara  maupun kegiatan perlombaan yang ada,"pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Brebes, Sapulidi.com – Ratusan Babinsa dari 17 Kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes, rutinitas dibekali materi Binsiap Apwil dan Puanter (Pembinaan Kesiapan Aparat Wilayah dan Kemampuan Teritorial) dengan tujuan guna meningkatkan kesiapan pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat.

Acara dibuka Kasdim 0713 Brebes, Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku, dengan menyampaikan beberapa arahan tentang pentingnya 5 (lima) kemampuan teritorial, di Aula Jenderal Soedirman Makodim, Selasa (9/4/2019).


Diterangkannya bahwa, Babinsa yang ada di Koramil-Koramil jajaran Kodim merupakan pembina wilayah terdepan serta gelar kekuatan TNI-AD yang sangat strategis dalam hal menjaga keamanan serta membantu pemerintah dibidang pembangunan khususnya peningkatan kesejahteraan maupun memberikan bantuan penanganan bencana alam.

“Ini guna menyamakan persepsi dan tindakan dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial sehingga lebih optimal, efektif dan efisien melalui integrasi dengan komponen masyarakat lainnya, agar tidak terjadi keraguan saat mengaplikasikannya di lapangan” ucapnya.

Lebih lanjut diterangkannya, peran keluar adalah membantu aparat pemerintah dalam mencapai sasaran-sasaran pembangunan sehingga terwujud ketahanan nasional yang dinamis dalam menghadapi setiap ancaman, mendorong partisipasi aparatur pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan kondusifitas wilayah.

“Sedangkan penjabaran sederhananya adalah pendekatan kepada masyarakat baik secara langsung maupun tak langsung yang arahnya mendinamisasi serta memotivasi masyarakat khususnya pedesaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini juga Kasdim berpesan agar prajurit di lapangan dalam membina wilayah mengedepankan sikap bergaul dengan implementasi dari 8 wajib TNI, yaitu tegur sapa, murah senyum, rasa hormat, menyesuaikan diri dari setiap lapisan masyarakat, menjunjung adat istiadat setempat, positif dalam tata susila, aktif mengikuti kegiatan keagamaan setempat, ringan tangan membantu kesulitan warga binaannya serta ringan melontarkan apresiasi (terima kasih) maupun motivasi. (Aanbrebs/Rusg).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Brebes, Sapulidi.com – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes, disalurkan kepada 701 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Cikuya yang berwujud beras seberat 9 kilogram/KK dan telur 6 butir/KK.

Dibenarkan Kades, Tayudin, bahwa total beras sebanyak 6.303 kilogram serta 4.202 butir telah disalurkan oleh agen yaitu Toko Ana RT. 02 RW. 03 di e-warung yang dipusatkan di rumah Ozi Faturozi kepada 701 Kepala Keluarga (KK). Selasa (9/4/2019).


“Ini merupakan program Kemensos untuk menyalurkan bantuan beberapa kebutuhan pokok masyarakat miskin,” ucapnya.

Dalam penyaluran ini mendapatkan pendampingan serta monitoring dari Babinsa setempat dari Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Sertu Sagiman, guna memastikan kualitas serta tepat sasaran.

Diketahui, BPNT merupakan program pengganti bantuan Pemerintah Rastra (Beras Sejahtera), yang dijadwalkan Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita rampung pada awal 2019. Peserta KPM dapat mengambil bahan pangan di e-Warung milik salah satu warga yang ditunjuk. Tahun ini, sasaran BPNT ditingkatkan secara bertahap kepada 15,6 juta KPM. (Aan0713/Rusg).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan-Kegiatan pendidikan dan latihan Pramuka  Saka Wira Kartika Kodim 0710/Pekalongan yang diikuti oleh 80 peserta pangkalan se Kabupaten dan Kota Pekalongan memasuki hari terakhir yang dilaksanakan di hutan kota desa Yosorejo kecamatn Pekalongn Selatan,senin (8/4).

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada hari terakhir meliputi materi Navigasi Darat (Navrat) yaitu tentang pengetahuan GPS, Krida Mountainnering yaitu tentang Perlintasan kering dan Perlintasan basah, Krida Survival yaitu tentang cara bertahan hidup di hutan tanpa bahan makanan dan mengesan jejak.

Pada kesempatan ini, pimpinan kegiatan Pinsaka Wira Kartika Kak Syamsuri  mengatakan, kami sangat bangga dan kami berikan apresasi yang tinggi kepada seluruh para peserta Diklatsar pramuka Saka Wira Kartika, karena telah mengikuti kegiatan ini dari hari minggu sampai hari ini dengan sangat gembira, semangat dan antusias yang luar biasa.

"Kegiatan hari ini sangat luar biasa antusia dari para peserta Diklatsar,  sehingga kami dari para instruktur sangat senang dan bangga, karena harapan kami dalam upaya pembinaan pendidikan bela negara sudah mulai terbangun dalam diri mereka,  sehingga dapat terwujud para kader generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan."Tuturnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Untuk menghormati jasa-jasa para pahlawan serta dalam rangka Hari Ulang Tahunnya yang ke 73, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Pekalongan menggelar ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Prawira Reksa Negara Kota Pekalongan pada Selasa (2/4)

Persit Kartika Chandra Kirana sebagai satu-satunya wadah istri Prajurit TNI Angkatan Darat , yang dalam usianya yang ke 73. Pada Senin 2 April 2019 ini secara serentak seluruh tingkat organisasi Persatuan istri TNI sejajaran TNI Angkatan Darat melaksanakan Ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) di Kabupaten/Kota masing-masing.

Demikian halnya Persit Kartika Chandra Kirana  Cabang XX Kodim Pekalongan pada waktu yang sama melaksankan ziarah di Taman Makam Oahlawan Prawira Reksa Negara. Ziarah dan tabur bunga bukan semata untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan kusuma bangsa. Selain itu juga  untuk menjadi bahan renungan bagi para generasi penerus masa kini dan masa yang akan datang, betapa tingginya rasa patriotisme dan semangat nasionalisme yang menjadi dasar perjuangan.

Bertindak sebagai Pimpinan Ziarah  Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim Pekalongan Ny.Evi Mulyani. Dan di ikuti jajaran anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim Pekalongan. Usai melaksanakan acara protokoler dengan penghormatan dan peletakan karangan bunga di monumen taman makam pahlawan kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga dimakam para pahlawan kusuma bangsa.

Dalam kesempatannya, Ny.Evi Mulyani S.IP menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud penghormatan kepada para pahlawan sekaligus sebagai rangkaian dari HUT Persit Ke 73 yang jatuh pada tanggal 03 April 2019 mendatang.

"Kegiatan ini Juga sebagai cara untuk merenungkan setiap perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan, dengan kegiatan ini harapannya dapat memberikan motivasi dan menambah semangat para anggota Persit. Selain tugas utama Persit adalah mendukung suami dalam menjalankan tugas sebagai prajurit, serta dapat lebih memahami dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah gugur, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya," pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Sebanyak 37 anggota Kodim 0710/Pekalongan, yang terdiri dari  35 bintara dan 2 tamtama melaksanakan korps raport kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula. senin  (1/4/2019). 

Upacara korps raport kenaikan pangkat dilaksanakan di lapangan apel makodim setempat, dengan dipimpin langsung Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.IP.,M.M.S, adapun peserta upacara korps raport sendiri di ikuti oleh seluruh anggota kodim dan Persit bagi suaminya yang melaksanakan kenaikan pangkat beserta pengurus Persit KCK Cabang XX Pekalongan.

Pada kesempatan tersebut, Dandim Arfan mengatakan, kenaikan pangkat merupakan penghargaan dari pimpinan di institusi TNI  kepada anggota, dan kenaikan pangkat ini adalah penghargaan dari pimpinan, atas dedikasi kerja dan loyalitas yang sudah di tunjukkan oleh prajurit selama ini. Selain itu, anggota yang naik pangkat juga memang betul-betul layak untuk dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya.

" Kenaikan pangkat merupakan penghargaan dari pimpinan dan institusi TNI atas dedikasi serta loyalitas yang ditunjukkan prajurit selama ini, sehingga anggota yang naik pangkat kali ini merupakan prajurit yang memang layak dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi,"ungkap Dandim.

Dandim juga berpesan kepada seluruh prajuritnya bahwa, kenaikan pangkat tersebut hendaknya dijadikan sebagai sebuah motivasi dan nikmat yang patut disyukuri. Karena telah dipercaya oleh pimpinan untuk dinaikkan pangkatnya, sehingga yang lain bisa ikut termotivasi. "Apa yang telah di tanam, itulah yang nanti akan kita tuai di kemudian hari," tandasnya.

"Semoga seluruh anggota untuk senantiasa bekerja dengan baik, ikhlas karena Allah, loyal, dan tidak melakukan pelanggaran, dan bagi prajurit yang sudah di naikan pangkatnya 1 tingkat lebih tinggi pada periode 1 april 2019 ini semoga bisa menjalankan amanah dan tugasnya sesuai dengan fungsinya masing-masing," imbuhnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Pastikan kegiatan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) di SMA N I Bojong. Kecamatan Bojong berjalan lancar dan tertib,Babinsa Koramil 08 Bojong Serka Syamsuri bersama unsur Muspika pantau jalannya ujian yang bertempat di SMAN I Bojong, Senin(1/4/2019).

Ikut dalam pemantauan tersebut antara lain, Serka Syamsuri Babinsa Koramil 08/Bojong, Sekretaris Kecamatan Bojong, S.Lestari, Bripka Yuli P anggota dari Polsek Bojong. dikatakan Syamsuri, Kegiatan dilaksanakan dalam rangka silaturahmi dan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi siswa yang melaksanakan ujian
Di sekolahan tersebut.

“ Kita ke SMAN I Bojong bersama unsur Muspika Bojong ini, dalam rangka silaturahmi dan sekaligus memantau jalanya UNBK agar berjalan tertib aman dan nyaman,”ungkap Syamsuri.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA N I Bojong, Drs Bambang Wirudi, pada kesempatan tersebut mengungkapan rasa terimakasih pada pihak muspika, yang sudah memenuhi undangan pemberitahuan pihak sekolah, dengan adanya kegiatan UNBK tersebut, sehingga berkenan hadir guna memantau dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa yang sedang mengikuti ujian.

“ Terima Kasih kepada bapak dan ibu dari Koramil, Polsek dan Kecamatan Bojong yang sudah berkenan hadir dan memantau kegiatan ujian di sekolah kami, mudah-mudah kegiatan ujian ini bisa berjalan aman, nyaman dan lancar,”ujar Bambang.

Dijelaskan Bambang Wirudi bahwa, siswa dan siswi yang mengikuti UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) pada kali ini adalah berjumlah 312 siswa terdiri dari  95 siswa laki-laki dan 217 siswa, dan untuk pelaksanaan ujian dilaksanakan pada tanggal 1,2,4 dan 8 April 2019 mulai pukul 07.30 wib sampai dengan 16.00 wib.

“ Untuk yang mengikuti UNBK sebanyak 312 siswa dan terdiri dari 95 putra dan 217 putri, kemudian untuk keamanan karena jumlah komputernya juga banyak, kita tambah personel untuk menjaganya pada malam hari,”pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Sebagai ungkapan rasa syukur atas hari lahirnya Kota Pekalongan yang 113. Roso Swargo Gapuraning Bhumi. Pemkot Pekalongan menggelar Istighotsah bertempat di Lapangan Jetayu, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara. Kota Pekalongan, Senin (1/4/2019).

Acara dihadiri oleh, Walikota Pekalongan, Saelany Mahfud.SE, Dandim 0710/Pekalongan. Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.IP. MM.S, Balgies Diab, SE, S.Ag, MM.(Ketua DPRD Kota Pekalongan ), Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih, SE, M.Si., Budi Trapsilo, SH.( Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan), Drs. Marzuki, M.Pdi.( Ketua FKUB Kota Pekalongan ),  Para Kepala OPD Kota Pekalongan. Para Tokoh Agama, Ulama, Habaib  se Kota Pekalongan.

Walikota Pekalongan H.M Saelany Machfudz pada kesempatan tersebut mengatakan, rangkaian hari jadi Kota Pekalongan ini, sebelumnya sudah di awali dengan doa bersama pada minggu (31/3) dan memohon kepada Allah SWT agar Kota Pekalongan lebih baik lagi. " Kita bersama berdoa agar semua rangkaian kegiatan hari jadi ini bisa berjalan dengan lancar dan Kota Pekalongan dijauhkan dari cobaan serta segala marabahaya" tuturnya.

Dan dilanjutkan dengan Istighosah pada senin (1/4) pagi ini. Dan pada kesempatan ini, dalam sambutanya Saelany Machfudz mengucapkan "Selamat Hari Jadi ke-113 Kota Pekalongan" kepada seluruh warga Kota Pekalongan. Adapun tema peringatan pada tahun 2019 ini, adalah Rasa Swarga Gapuraning Bhumi "Pahatkan Pesona masyarakat Karya Sejahtera Mandiri Tergenggam Bersama Budaya"

“ Melalui tema ini, kita diajak untuk terus berkarya, berbuat untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat, yang terus menerus senantiasa kita kita upayakan,”paparnya.

Lanjutnya, Walikota menerangkan bahwa, pada pelaksanaan istighosah pagi ini dan kirab budaya siang nanti, para peserta kegiatan juga akan menggunakan kain sarung batik, di samping itu, mulai Bulan April 2019, setiap hari Jumat, Pemerintah Kota Pekalongan menerapkan penggunaan kain sarung batik bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan.

“ Predikat Kota Pekalongan sebagai Kota Kreatif Dunia harus dapat terus dijaga dan dipertahankan. Selain itu, branding Pekalongan the world's city of batik, juga akan terus menggema ke seluruh dunia,”pungkasnya.