2019
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Berbagai kegiatan dilakukan untuk memperingati HUT Ke-74 TNI dan HUT Ke-69 Kodam IV Diponegoro, diantaranya dengan melakukan penanaman 50.000 pohon mangrove di Pantai panjang Baru Kelurahan Pekalongan Utara Kota Pekalongan, Rabu (18/9/2019).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta baik dari anggota TNI, Polri, Instansi terkait, masyarakat, pelajar dan mahasiswa.

Dipilihnya lokasi di pantaisari Panjangbaru tersebut dikarenakan kondisi pesisir pantai utara (Pantura) Kota Pekalongan Jawa Tengah saat ini kondisinya kian memprihatinkan. Dengan sebagian besar garis pantai yang nyaris hilang karena mengalami abrasi.

Dikatakan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, selain kegiatan tersebut untuk mencegah abrasi pantai juga diharapkan akan meningkatkan sinergitas TNI,Polri dengan segenap komponen bangsa. “ Melalui kegiatan ini, kita harapkan abrasi pantai bisa kita cegah dan meningkatkan sinergitas TNI,Polri dan segenap komponen bangsa lainya,”tandasnya

Sementara itu Menurut Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, melalui Kasubbag Humas Iptu, mengatakan penanaman pohon mangrove itu sendiri banyak manfaatnya,  selain pohon mangrove nantinya bisa menahan abrasi air laut, pohon mangrove juga dapat digunakan sebagai pewarna batik alami.

“Dengan demikian, kita berharap melalui kegiatan menanam pohon mangrove tersebut selain mencegah abrasi pantai juga sebagai ajang meningkatkan sinergitas TNI, Polri dan masyarakat,” ucap Iptu Akrom.(rus/red)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Berbagai kegiatan digelar dalam rangka HUT Ke-74 TNI dan HUT Ke-69 Kodam IV/Diponegoro. ” Kegiatan  kita awali dengan karya bakti penanaman bibit mangrove, selanjutnya bedah rumah, bakti sosial, khitanan massal yang akan dilaksanakan secara serentak di satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Hal itu disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi saat melakukan penanaman bibit mangrove secara simbolis di Krematorium Pantaisari, Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan bersama komponen bangsa lainya, Rabu(18/9/2019).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50.000 bibit mangrove ditanam di sepanjang pantaisari kecamatan Pekalongan Utara, yang bertujuan untuk mencegah terjadinya abrasi pantai dan sebagai penghijauan wilayah pesisir pantai utara Kota Pekalongan.

Dijelaskan Pangdam IV/Diponegoro, bahwa sebagai wujud profesional prajurit TNI adalah salah satunya mendapat dukungan dari masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.

“ Sesuai tema kita dalam rangka HUT Ke-74 TNI dan HUT Ke-69 Kodam IV/Diponegoro kali ini, tentunya kita harus profesional. Dan profesional itu adalah salah satunya harus didukung oleh seluruh komponen bangsa, dan hari ini kita sudah tunjukan hal tersebut,”Tutur pangdam.

Dalam penanaman mangrove tersebut Pangdam IV/Diponegoro didampingi oleh Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Wakapolda Jateng Brigjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, Habib Luthfi Ali Bin Yahya beserta pejabat Forkompinda kota Pekalongan.(rus/red)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Kondisi pesisir pantai utara (Pantura) Kota Pekalongan Jawa Tengah saat ini kondisinya kian memprihatinkan. Guna mencegah semakin parah abrasi yang terjadi, dalam rangka HUT Ke-74 dan HUT Ke-69 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0710/Pekalongan akan melakukan penanaman ribuan pohon mangrove di bibir pantai sari Kota Pekalongan.

Guna mempersiapkan proses penanaman mangrove yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 18 September 2019 mendatang, dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi jawa tengah, Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan apel kerja bakti di daerah yang akan dijadikan tempat penanaman mangrove tersebut.

Akan  hadir dalam penanaman mangrove tersebut antara lain, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI M. Effendi, Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo serta beberapa undangan lainya dan peserta penanaman mangrove sejumlah 1500 orang.

Dikatakan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto saat mengambil apel persiapan kerja bakti di Lokasi penanaman mangrove, “ Penanaman  mangrove sebanyak 18.000 batang ini akan dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari jawa tengah, untuk itu persiapkan dengan semaksimal mungkin agar dalam pelaksanaannya nanti bisa berjalan lancar dan sukses,”ujar Dandim, Senin(16/9/2019)

Ditambahkan Dandim, selain kegiatan tersebut untuk mencegah abrasi pantai juga diharapkan akan meningkatkan sinergitas TNI AD dengan segenap komponen bangsa. “ Melalui kegiatan ini, kita harapkan abrasi pantai bisa kita cegah dan meningkatkan sinergitas TNI AD dengan segenap komponen bangsa,”tandasnya.

Selain Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI M. Effendi, Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam kegiatan tersebut juga akan dihadiri sejumlah pejabat tinggi dan tokoh agama yang diantaranya, Gubernur Akmil, Gubernur AAU Yogyakarta, Para Danremdam IV/Diponegoro serta Ulama Kharismatik Kota Pekalongan Habib Lutfi Ali Bin Yahya.(rus/red)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kanit Binmas Polsek Limpung Berikan Pembekalan DikLatsar Pada Anggota Baranusa
Batang – Polsek Limpung Polres Batang Mengajak Anggota Barisan Angkatan Muda Rfa'iyah Nusatara (BARANUSA) menjadi kader pelopor keselamatan berlalu lintas . hal tersebut di sampaikan dalam pembekalan kepada Ratusan anggota Baranusa yang sedang melaksanakan Latihan Pendidikan Dan Latidan Dasar (DikLatsar) yang berlangsung di Lapangan desa Donorejo Kecamatan Limpung Kabupaten Batang, Sabtu (14/9/19).

Menurut Ketua Baranusa Daerah ( Bakorda) Kabupaten Batang Rohman Syah selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan bahwa acara ini selama 3 hari yang di mulai hari jumat sampai minggu 13-15 September dan merupakan program rutin organisasi yang di pimpinnya.

“Tidak kurang dari seratus dua tujuh peserta yang berasal dari Kabupaten Batang ,Pekalongan ,Pemalang dan sekitarnya mengikuti kegiatan ini, tujuannya untuk mendidik kader yang berwawasan kebangsaan, kemarin Jumat malam (13/9) sengaja mengandeng polsek sebagai pemateri Kesadaran hukum,bela Negara dan pengetahuan Berlalu lintas dan Laka “ ujarnya

Rohkman Syah juga menyampaikan Disamping memahami aturan Lalu Lintas juga menanamkan mental jiwa keagamaan, Nasionalisme, bela Negara ,Sadar hukum dan Kamtibmas di harapkan akan tertanam dalam hati kepada setiap kader.

“Tertanamnya jiwa korsa dan kesadaran dalam menjaga menjaga tertib dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi tujuan utama ,Atas nama pribadi dan organisasi saya sangat mengapresiasi sinergitas serta kerjasamanya selama ini ,Terima kasih pak Kapolsek Limpung beserta jajaranya,” ungkapnya .

Dalam pembekalannya Kapolsek Limpung yang di wakili Kanit Binmas IPTU H.Rofi’i,SH bertempat di Balaidesa Donorejo mengajak kepada seluruh anggota Baranusa agar berperan Aktif dalam menjaga keamanan , ketertiban Lingkungan dan selalu berperilaku patuh terhadap aturan lalu lintas di jalan .

“Keamanan dapat tercipta dengan baik berkat dukungan seluruh komponen masyarakat salah satunya Baranusa , mari kita jaga kondusifitas di wilayah bersama sama,segaja kita secara teori pengaturan lalu lintas dan pengetahuan penanganan bila terjadi kecelakaan di jalan ,patuh terhadap norma aturan yang ada di masyarakat selalu saya ingatkan ” kata Kanit Binmas paparannya .




Ia juga menyampaikan agar selalu beretika di jalan saat berkendara dan mewaspadai bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda.










“Seluruh Kecelakaan di awali dari pelanggaran maka berhati hatilah dan berperilaku yang santun dalam berkendara, sebelum bepergian cek kelengkapan surat surat ,kenakan helm, patuhi aturan yang ada,jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan sebagai contoh di masyarakat” tandasnya.










Terpisah Kapolsek AKP Donni Krestanto S.Kom menyampaikan di samping menjadi kader pelopor keselamatan berlalu lintas Baranusa juga di ajak menggiatkan Pos kamling di lingkungannya sebagai langkah antisipasi.







“Agar Baranusa selalu berperan aktif menjaga kamtibmas di lingkungannya semua kecelakaan di awali dari pelanggaran prinsip tertib di jalan menjadikan prioritas . Terima kasih kepada Baranusa yang selama ini aktif membantu tugas polisi di lapangan dalam mengamankan kegiatan masyarakat,terutama pam arus mudik dan balik lebaran tahun ini ”katanya .
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Bripda Lulu dan Bripda Bella Sabet Medali Dalam Kejurnas Kapolri Cup 2
Batang - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kapolri Cup 2 yang diikuti oleh seluruh perwakilan Polda se-Indonesia, dengan peserta dari Dojang Taekwondo seluruh tanah air, yang dilaksanakan di Gor POPKI Cibubur Jakarta Timur, Jum’at (13/9/19).

Kejurnas Kapolri Cup 2 dibuka langsung oleh AS SDM Polri Irjen. Pol. Eko Indra Heri, sebagai inspektur upacara. Kemudian dilanjutkan dengan pertandingan Pomsae dan Kyourigi yang digelar di lapangan A hingga F.

Beberapa perwakilan dari Polda Jawa Tengah yang mengikuti Kejurnas tersebut yaitu Bripda Lulu Faradits dan Bripda Bella Kanthi Asih (Polres Batang), Bripda Tasya Dea (Polres Magelang), Bripda Rizal Rahmawan (Polres Semarang), Bripda Ferdian Ade (Dit Sabhara Polda Jateng), Bripda Bagas Maulana (Polres Sukoharjo) dan Bripda M. Taufik Akbar (Den Gegana Polda Jateng).

Dari seluruh pertandingan Polda Jawa Tengah berhasil mendapatkan 2 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu. Adapun perwakilan Polda Jawa Tengah yang menyabet prestasi antara lain: Bripda Rizal Rahmawan medali emas, Bripda Tasya Dea medali emas, Bripda Lulu Faradits medali perak yang turun di kelas Under 67 kg, Bripda Bella Kanthi Asih medali perunggu di kelas Under 49 kg dan Bripda Bagas Maulana medali perunggu.

Mendengar kabar bahwa dua anggotanya menyabet medali dalam Kejurnas Polri Cup 2, Kapolres Batang, AKBP Edi S Sinulingga merasa bangga dengan prestasi mereka raih. 

“Sebagai pimpinan, tentu melihat prestasi yang diperoleh anggotanya merasa bangga karena Polres Batang mempunyai kader-kader berpotensi dalam cabang olahraga Taekwondo,” ungkapnya.

Prestasi itu, lanjutnya, bisa memotivasi anggota lainnya. Bahwa sebagai anggota Polri, tidak hanya piawai melaksanakan tugas di lapangan saja, namun juga mampu menunjukka prestasi lain yang dapat mengangkat citra positif di jajaran tempatnya bertugas.

“Prestasi yang diukir Bripda Lulu dan Bripda Bella juga bisa mengangkat nama baik Kabupaten Batang, di tingkat nasional. Semoga prestasi ini semakin meningkatkan semangat dan percaya diri dalam melaksanakan tugas, tetapi tetap mempunyai sikap rendah hati,” pungkas Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Guna mempermudah petani dalam beraktivitas di sawah dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian, TNI (Koramil 08/Bojong) bersama-sama masyarakat melaksanakan Gotong-royong pembuatan jalan pertanian sepanjang 450 Meter X lebar 3 Meter bertempat di area persawahan Desa Bojong Wetan Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan. Jumat(13/9/2019).
                                   
Danramil 08/Bojong Kapten Arh Wiyoto yang langsung memimpin jalanya kerja bakti tersebut mengatakan, pembuatan jalan usaha tani tersebut bertujuan untuk mempermudah petani dalam beraktivitas di sawah baik dalam mengolah lahan sampai dengan membawa hasil pertanian.

Dijelaskan Kapten Wiyoto, pembuatan jalan tersebut terletak di lahan bengkok milik Desa Bojong Wetan Kecamatan Bojong, yang mana jalan tersebut sebelumnya memang tidak ada dan hanya berupa talud yang ditinggikan sehingga selama ini petani sangat kesulitan dalam membawa pupuk maupun hasil pertaniannya.

“ Awalnya jalan yang dibangun ini berupa talud saja, sehingga para petani sangat kesulitan dalam membawa pupuk maupun membawa hasil pertanian karena memang jalan nya sangat sempit,”jelasnya.

Dengan dibuatnya jalan tersebut masyarakat berharap akan lebih mudah dalam beraktivitas di sawah-sawah mereka. Dan tentunya ini juga akan bisa meningkatkan hasil pertanian para petani.

Kepala Desa Bojong Wetan Driyagi (47) tahun mengungkapkan, dirinya sengaja melibatkan TNI dan meminta bantuan dari Koramil 08/Bojong melalui Babinsa Sertu Topik Priyo Handoyo agar pelaksanaan pembuatan jalan bisa segera selesai.

“ Saya kira dengan kerja Gotong-royong bersama bapak TNI, maka pekerjaan ini akan cepat selesai. Karena selain memberi motivasi kepada masyarakat juga pastinya tenaga yang diberikan oleh TNI akan sangat membantu dalam penyelesaian pekerjaan ini,”tandasnya.(rus/red)


Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Pekalongan bersama relawan PMI dibantu TNI (Babinsa dari Koramil 07/Wonopringgo) Serka Sapto Nugroho menyalurkan air bersih kepada warga Desa Galangpengampon Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan, kamis(12/9/19).

Dikatakan Danramil 07/Wonopringgo Kapten Infanteri Sunarto melalui Babinsa Serka Sapto Nugroho, bantuan yang di berikan merupakan wujud kepedulian dan sinergitas antara aparat pemerintah daerah dengan TNI dalam ikut mengatasi kesulitan masyarakat.

"  Kita bersinergi dengan BPBD dan relawan PMI bersama-sama menyalurkan air bersih sebagai wujud kepedulian kepada warga Desa Galangpengampon yang sedang kekurangan air,"ujarnya.

Dikatakan lebih lanjut, untuk saat ini bantuan yang di salurkan  sebanyak 10.000 liter air bersih dan diberikan kepada 221 KK warga Dukuh Pekanyaran rt  05 dan 180 KK warga dari rt 06 rw 02 Dukuh Pagodean rt 03 rw 1 Desa Galangpengampon Kecamatan Wonopringgo.

" Sebanyak 10.000 liter air bersih yang kita salurkan kepada 401 KK di Desa Galangpengampon saat ini,"jelasnya.

Menurutnya, di Desa Galangpengampon tersebut memang sudah menjadi langganan setiap tahun kekurangan air bersih saat musim kemarau, walaupun sumur dan mata air masih mengeluarkan air, namun tidak mencukupi untuk di konsumsi masyarakat setempat.

" Sudah menjadi langganan setiap tahun, Desa Galangpengampon ini saat musim kemarau pasti kekurangan air. Dan saat ini masyarakat menggandalkan sungai singkarang untuk mandi dan mencuci sedangkan untuk air bersih memanfaatkan sumber mata air yang ada dan bantuan yang di berikan oleh pemerintah daerah,"pungkas Sapto Nugroho.(rus/red).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan – Sebanyak 100 personel gabungan dari beberapa kodim di jajaran pantura yang akan memasuki masa pensiun mendapatkan sosialisasi dari PT ASABRI dan Bank BTPN bertempat di Aula serbaguna Kodim 0710/Pekalongan jl. Sriwijaya No 1 Medono Kecamatan Pekalongan barat Kota Pekalongan, Kamis (12/9/2019).

Hadir pada kesempatan tersebut, Kapten Inf Sunarto (Pjs Kasdim 0710/Pekalongan) mewakili Dandim 0710/Pekalongan, Edi Susanto (Kepala BTPN Cabang Tegal), Zulkarnain Effendi, (Kepala ASABRI Cabang Semarang), Wicaksono H Sularso( Area Customer Experience Implementation, Jawa Tengah), Perwakilan anggota TNI menjelang pensiun dari  Kodim 0710/Pekalongan, Kodim 0711/Pemalang, Kodim 0712/Tegal, Kodim 0713/Brebes, Kodim 0736/Batang dan Brigif-4 Dewa Ratna.

Membuka secara resmi kegiatan tersebut, Kapten Inf Sunarto dengan membacakan amanat dari Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto menyampaikan, Dalam menghadapi masa pensiun dibutuhkan kreatifitas dan inovasi para purnawirawan untuk menghadapi permasalahan yang akan timbul, oleh karena itu, kegiatan sosialisasi pembekalan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai motivasi bagi prajurit TNI-AD dalam menghadapi masa persiapan pensiun untuk menatap masa depan yang cerah.

“ Semoga masa pensiun nanti dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagiaan dan suka cita serta berbekal pengalaman dan kinerja selama ini, diharapkan segera dapat beradaptasi untuk kembali ke tengah - tengah masyarakat,”Harapnya.

Di Kesempatan yang sama, Wicaksono H Sularso( Area Customer Experience Implementation, Jawa Tengah mengatakan, pensiun adalah suatu kondisi dimana seseorang telah selesai dari pekerjaan yang biasa dilakukan, Kata,( Parnes dan.Essel,1987)

Lanjutnya, bahwa setelah pensiun juga harus bisa menerima beberapa Fakta dan kondisi yang antara lain, kehilangan rekan kerja, kehilangan status sosial, penurunan penghasilan, memiliki waktu dan kebebasan memilih, memiliki pengalaman hidup yang kaya serta memiliki network yang luas.

“ Ada 4 Alternatif kegiatan produktif,  setelah pensiun yaitu, bekerja kembali, wirausaha, investor dan aktivitas sosial. Kesimpulan pensiun adalah, pencapaian terhebat yang produktif, mandiri dan sejahtera dalam hidup, memahami konsep diri, menjalani kehidupan sehat dan mengelola keuangan seimbang,”tandasnya.(rus/red)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan – Untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat masyarakat dan Koramil 10/Wiradesa membangun jamban IPAL komunal yang bertempat di Desa  Petukangan Rt 07/Rw 08 Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Jumat (11/9).

Dijelaskan Danramil 10/Wiradesa Kapten Cpm Hadi Wahyudi, bahwa pembangunan jamban komunal tersebut rencananya akan di pakai sebanyak 80 KK dari RT 07 dan 08 di Desa Petukangan Kecamatan Wiradesa. Dan diharapkan dengan pembangunan jamban komunal tersebut akan bisa memenuhi kebutuhan mandi cuci kakus (MCK), khususnya yang masih buang air besar sembarangan (BABS).

“ Total ada 80 KK 450 orang warga dari Rt 07 dan Rt 08 yang akan memanfaatkan jamban komunal ini nantinya. Dan diharapkan dengan pembangunan jamban ini, akan bisa menghilangkan kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan bisa menampung limbah dari kedua RT tersebut,”ungkap Danramil Wiradesa kepada tim penerangan Kodim Pekalongan.

Ditambahkan Danramil, untuk bisa memenuhi atau menampung pembuangan limbah tinja dari kedua RT tersebut, jamban yang dibangun saat ini mempunyai volume Lebar 7 meter x panjang 10 meter dan dengan kedalaman mencapai 4 meter serta dikerjakan secara gotong-royong antara TNI dan warga dengan perkiraan waktu 120 hari atau 2 bulan.

“ Pembuatan Jamban komunal ini diperkirakan akan memakan waktu selama 120 hari atau 2 bulan, karena dikerjakan secara gotong-royong antara TNI (Koramil 10/Wiradesa) dan warga dengan volume Lebar 7 meter x panjang 10 meter dan dengan kedalaman mencapai 4 meter,”imbuhnya.

Lebih lanjut di terangkan Danramil, manfaat yang bisa didapatkan dari pembangunan jamban komunal tersebut mencakup berbagai bidang, seperti halnya di bidang sanitasi yakni untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), yang merupakan komposit dari daya beli, usia harapan hidup dan kesehatan, serta tingkat pendidikan.

Pihaknya juga berpesan dan meminta dukungan dari masyarakat agar dengan pembangunan ini bisa merubah kebiasaan yang buruk mengenai (BABS), karena akan bisa menyebabkan keadaan lingkungan terlihat kumuh dan tidak sehat.(Rus/red)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Berkomitmen Ciptakan Kamtibmas Kondusif Jelang Pilkades Seretak 
Batang - Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batang, gencar melaksanakan Road Show silaturahmi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan berlangsung pada 29 September 2019 mendatang.

Bupati Batang Wihaji mengatakan sangat mengapresiasi Kapolres Batang yang menginisiasi membangun silaturahmi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Batang, agar tetap aman, kondusif dalam pelaksanaan Pilkades di 206 desa.

“Kepedulian Kapolres menjaga Batang sangat luar biasa, beliau mau bercapai-capai silaturahmi ke desa - desa hanya menginginkan Pilkades yang beradab dan bermartabat tanpa money politik,” kata Bupati Wihaji saat menghadiri silaturahmi Kamtibmas di Mulia Resto, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (10/9/19).

Oleh karena itu, Wihaji mengajak agar semangat Kapolres Batang harus didukung bersama oleh semua pihak. Dengan melibatkan semua tokoh agama. Tokoh masyarakat dan semua komponen untuk berkomitmen menciptakan situasi yang aman, kondusif demi terlaksananya pilkades yang beradab dan bermartabat.


“Harapan saya pilkades serentak ini menyenangkan dan tanpa politik uang (money politik) dan untuk kemaslahatan desa. Jadikan demokrasi pilkades yang menggembirakan bagi warganya,"'pintanya.

Bupati juga meminta kepada desa yang akan melaksanakan Pilkades untuk meniru Desa Kemiri Barat Kecamatan Subah, karena telah berhasil menggelar Pilkades tanpa money politik.

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengatakan, Pilkades serentak merupakan hajat bersama, oleh karena itu harus ada kepedulian untuk mensukseskannya, agar berjalan beradab dan bermatabat dan tanpa money politik.

“Ikuti proses sesuai regulasi, silahkan berkompetisi tapi hindari aksi provokatif dan intimidasi dengan menggunakan aksi masa dan jangan menyerang dengan isu - isu yang dipaksakan," kata AKBP Edi S Sinulingga.

Kapolres juga mengingatkan kepada para balon Kades agar melakukan pendekataan masyarakat dengan kampanye program visi misi, tetap bersilaturahmi dan jangan ada aksi mobilisasi masa serta intimidasi.

Sampai saat ini, Road show silaturahmi kamtibmas Forkopimda sudah dilaksanakan di 8 kecamatan. Yakni Batang, Warungasem, Subah, Pecalungan, Banyuputih, Limpung, Tulis dan Kandeman. Kegiatan tersebut juga menghadirkan semua balon kepala desa, Panitia Pilkades, tokoh agama, Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga ( PPRT), tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Polsek Gringsing Melaksanakan Pengenalan Disiplin Lalu Lintas Kepada Anak TK 
Batang - Sosialisasi Operasi Patuh Candi tidak hanya digelorakan kepada pelajar SD-SMA saja, namun sudah sewajarnya jika penanaman kedisiplinan juga diberikan kepada siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK).

Hal itu disampaikan oleh Kasi Humas Polsek Gringsing Polres Batang Bripka Dede Wicaksono di TK Mardi Siwi Desa Surodadi Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang, Senin (9/9/2019).

Bripka Dede menyampaikan, pengenalan disiplin lalu lintas harus dikenalkan kepada anak-anak TK, meskipun dengan cara yang lebih bersahabat, layaknya teman bermain. Sehingga dengan cepat pesan dapat tersampaikan.

“Anak-anak itu, harus kita dekati dengan penuh kelembutan dan kesabaran, mereka masih mudah menerima segala informasi, termasuk pentingnya berperilaku tertib saat berada di jalan,” ungkapnya.

Terlebih, lanjutnya, saat ini, Polres Batang sedang aktif menggelar Operasi Patuh Candi di seluruh wilayah tugas di Kabupaten Batang. 

Secara perlahan, di masa depan, mereka akan memahami arti pentingnya disiplin lalu lintas, karena keselamatan bukan hanya milik pribadi, tetapi milik semua orang
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Program Paldam IV Diponegoro dalam pemeliharaan persenjataan di satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro, Benglap IV/1-1 Slawi melaksanakan pengecatan senjata yang ada di Kodim 0710/Pekalongan. Selasa(10/9/2019).
Dikatakan Lettu Cpl Suryanto sebagai Kaurrenjarikpal Benglap IV/1-1 Slawi dalam kesempatan tersebut mengatakan, pengecatan persenjataan merupakan salah satu kegiatan perawatan terhadap senjata yang ada di satuan agar awet, rapi serta untuk keseragaman.
“ Kegiatan Ini adalah program dari paldam IV/Diponegoro yang harus kita laksanakan, dan untuk saat ini kita melaksanakan pengecatan senjata yang ada di satuan jajaran rawatan Benglap IV/1-1 Slawi yang diantaranya Kodim jajaran Pantura mulai Brebes sampai dengan Batang, serta satuan batalyon di bawah Brigif-4 Dewa Ratna,”jelasnya.
Dijelaskan lebih lanjut Lettu Suryanto, untuk di Kodim 071/Pekalongan sendiri saat ini yang dilakukan pengecatan diantaranya adalah senjata laras panjang jenis M16 serta senjata laras pendek Pistol dengan jumlah keseluruhan 154 pucuk.
Melalui perawatan yang dilakukan saat ini dirinya berharap, persenjataan tersebut akan lebih rapi, bersih serta bila digunakan untuk kegiatan keluar satuan juga akan kelihatan seragam dan bagus.
“ Pengecatan ini kita lakukan agar lebih awet, kelihatan rapi, bersih serta apabila digunakan untuk kegiatan keluar seperti upacara juga akan lebih kelihatan seragam dan bagus,”pungkasnya.(red/rus)


Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Melalui Pekan Raya Kajen (PRK), Kodim 0710/Pekalongan memperkenalkan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) yang sering digunakan prajurit Infanteri dalam melaksanakan tugas pertempuran. PRK ini digelar di Lapangan Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan dan berlangsung dari tanggal 8 hingga 15 September 2019.

Adapun persenjataan yang di gelar pada kegiatan PRK tersebut diantaranya, senjata laras pendek Pistol dengan berbagai macam jenis seperti FN 46, Senjata laras panjang meliputi SS1 V2, SMS, SMB, SPR2, dan ada juga MO 60 serta berbagai kelengkapan seragam militer.

Dijelaskan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, keikutsertaan Kodim Pekalongan dalam Pekan Raya kajen dan menampilkan berbagai Alutsista TNI tersebut dimaksudkan untuk mengenalkan kepada masyarakat khususnya warga Kabupaten pekalongan, tentang alat persenjataan yang digunakan oleh TNI serta untuk lebih mendekatkan lagi hubungan antara TNI dan Rakyat.

“ Selama ini, mungkin masyarakat banyak yang belum tahu tentang senjata apa saja yang digunakan TNI, khususnya yang dipakai prajurit Infanteri. Melalui kegiatan ini kita ajak masyarakat untuk mengenal dan melihat secara langsung persenjataan tersebut. Harapanya masyarakat tahu secara langsung dan mengenal senjata yang digunakan dan masyarakat juga akan lebih mencintai TNI,”tandasnya.

Pameran yang sudah digelar selama 2 hari berjalan, antusiasme masyarakat cukup tinggi saat menyaksikan dan melihat secara dekat peralatan-peralatan tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak sekolah pun terlihat berfoto dengan latar belakang peralatan tempur tersebut. Bahkan, masyarakat saat malam hari ada yang harus mengantri untuk sekedar memegang dan ber selfie dengan persenjataan yang dipamerkan.(rus/red)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kasi Humas Polsek Limpung Hadiri Tasyakuran Tahun Baru Islam 
Batang - Semarak peringatan tahun baru islam 1441 Hijriah di laksanakan seluruh masyarakat tidak ketinggalan paguyuban pedagang pasar Limpung. 

Bertempat di jalan pasar pagi sebelah timur sehabis sholat isyak telah hadir puluhan perwakilan pedagang pengurus dan para tamu undangan,Senin (9/9/2019).

Dalam kesempatan pertama sambutanya ketua paguyuban pedagang pasar Fandol Khodim menyampaikan acara ini merupakan hajat tahunan. 

"dengan kegiatan tasyakuran ini semoga semuanya masyarakat pasar bertambah barokah dan di tambah laris dagangannya, bila ada kekurangan pengurus dalam pelayanan ataupunnkekilafan dalam bergaul keseharian mohon maaf sebesar besarnya"katanya.

Sementara kepala pasar Limpung H. Indiharto, SE menyampaikan haturan terimakasih atas kehadiran para pengurus dan perwakilan pedagang pasar tradisional. 

"Dengaan ramainya pasar moderen kegiatan pasar tradisional tetap berjalan dengan fasilitas yang sudah ada, pengembangan dan perbaikan pasar akan terus di laksanakan oleh pemerintah untuk memajukan pasar,tidak lupa ucapan terimakasih kepada pak kapolsek Limpung beserta jajarannya yang aktif berpatroli di kawasan pasar  baik pagi, siang dan malam secara rutin"katanya.

Dalam penyampaian pesan kamtibmasnya Kapolsek Limpung AKP Donni Krestanto, S. Kom melalui Kasi Humas Aiptu Ernawan mengajak pedagang selalu waspada dalam keseharian. 

"kunci dengan benar kios setelah berjualan, tetap guyub rukun dalam berdagang, jaga kerukunan sambut pilkades serentak, patuhi aturan lalu lintas saat bepergian sekarang jajaran kepolisian sedang menggelar operasi patuh candi"pesanya

Dalam Mauidhohnya KH Ahmad Sodiq Mengajak kepada pedagang limpung  tanggal 10 Muharam kita minta kepada Allah agar semoga tambah barokah rejekinya. 

"setelah dapat rejeki jangan lupa zakatnya, agar bertambah barokah, dalam acara ini mari kita panjatkan doa dan tahlil untuk mendoakan orang tua kita yang sudah yang sudah meninggal"katanya.

Kegiatan syukuran di pasar sudah merupakan tradisi yang di lestarikan warga pasar tidak lain hanya mengharap ridha Allah SWT dan mengharap bertambah berkah dalam berdagang mencari nafkah.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Bertempat di Taman Boulevard Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Pekalongan di Kajen, Kabupaten Pekongan, Jawa Tengah (Jateng), berlangsung pembukaan Pekan Raya Kajen (PRK) Tahun 2019, yang dibuka secara resmi Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, Minggu (8/9/2019) sore.

Hadir di kegiatan tersebut, Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, beserta beberapa Anggota DPRD, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri  Arfan Johan Wihananto, beserta istri, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, beserta para Asisten, para Staf Ahli Bupati dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pekalongan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan yang sekaligus istri Bupati yakni Ny. Munafah Asip Kholbihi.

Dalam sambutanya Bupati Asip Kholbihi mengucapkan syukur alhamdulillah UMKM di Kabupaten Pekalongan semakin maju dan perlu kita syukuri serta dikembangkan lagi.

“Kemajuan ekonomi di Kabupaten Pekalongan terus meningkat, hal itu terlihat dari bertambahnya lapangan pekerjaan dan kehidupan warga Kabupaten Pekalongan yang makin sejahtera. Kita semua harus memberi ruang untuk generasi muda untuk membuka usaha-usaha baru untuk kemajuan daerah,” ujar Bupati Asip.

Menurutnya, kita jangan hanya berada di zona aman, karena kita akan tertinggal dari daerah lain, sehingga kita harus terus bergerak maju untuk meningkatkan ekonomi warga Pekalongan, dan satu hal yang kami apresiasi kepada pemuda-pemuda yang menggeluti di bidang seni. “Kami pemerintah daerah (Pemda) akan memfasilitasi dan mendukung supaya lebih maju,” tutur Bupati Asip.

Disampaikan lebih lanjut, PRK merupakan salah satu tolak ukur dalam pembangunan di Kabupaten Pekalongan. Melalui beragam rangkaian kegiatan tercermin sejauh mana hasil pencapaian pembangunan yang telah dilakukan. Dan 12 mandat rakyat merupakan visi bersama yang berupaya diwujudkan dalam mencapai kesejahteraan bersama.

Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon ke udara, dilanjutkan peninjauan stand UMKM di Pekan Raya Kajen oleh Bupati dampingi Forkopimda dan tamu undangan lainnya.(rus/red)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Kemarau yang berkepanjangan pada tahun 2019 ini, mengakibatkan sejumlah wilayah di kabupaten Pekalongan mengalami kekurangan air bersih. Diantaranya wilayah yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih adalah di Dukuh Siberuk Desa Lambanggelung Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah.

Terlihat pada Minggu, 8 September 2019 masyarakat dukuh Siberuk dengan di dampingi Babinsa Koramil 13/Paninggaran Sertu Miswan, berbondong-bondong mengambil air bersih yang ada di kawasan hutan pinus milik Perhutani yang jaraknya sekitar 1.3 Kilometer dari pemukiman warga.

Dijelaskan Danramil 13/Paninggaran Kapten Cpm Abdul Khamim bahwa, ada 65 KK dan 307 jiwa warga Dukuh Siberuk Desa Lambanggelung yang sudah 1 minggu lebih kekurangan air bersih disebabkan kemarau panjang, sehingga sumur-sumur milik warga banyak yang mengalami kekeringan. 

Dan  untuk mencukupi kebutuhan air bersih, masyarakat setempat mengambil air dari mata air terdekat yaitu di hutan pinus milik perhutani yang menurut keterangan warga tidak pernah kering walaupun kemarau panjang.

" Sudah 1 minggu lebih 65 KK dan 307 jiwa warga dukuh Siberuk kekurangan air bersih, hal itu dikarenakan sumu-sumur sudah banyak yang kering karena kemarau panjang. Dan untuk mencukupi kebutuhan air bersih mereka memanfaatkan sumber mata air terdekat yang jaraknya kurang lebih 1,3 kilometer di area perkebunan milik perhutani,"jelas Danramil. Minggu(8/9/19) kepada penerangan Kodim 0710/Pekalongan.

Ditambahkan Danramil Kapten Khamim, sebelumnya, pada hari Rabu 4 September 2019 masyarakat Dukuh Siberuk Desa Lambanggelung sudah mendapat bantuan air bersih dr BPBD Kabupaten Pekalongan sebanyak 1 truk tangki yang berisi 5000 liter karena. Namun karena kurang dan belum cukup maka masyarakat berinisiatip untuk mengambil air bersih dari mata air terdekat terdekat tersebut.

" Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan sudah ada, yaitu dengan memberikan 5000 liter air, namun karena masih kurang, sehingga warga  berupaya mencari sumber mata air terdekat untuk memenuhi kebutuhannya.

Untuk saat ini Danramil bersama Forkompincam Paninggaran dan aparat Desa setempat, berupaya untuk mencari solusi dengan membuat saluran air/dengan pipa peralon dan membuat bak penampungan air, agar air bisa mengalir sampai ke pemukiman warga.

" Saat ini selain kita berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pekalongan untuk pendistribusian air bersih, juga bersama Forkompincam dan aparat Desa Setempat mencari solusi guna mengalirkan air dari sumber mata air di area perhutani agar bisa menjangkau ke pemukiman warga,"pungkas Danramil.(Rus/red)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Dengan Melaksanakan Patroli Jelajahi Hamparan Perkebunan PTPN IX Cegah Pencurian Dan Kebakaran Hutan   
Kabupaten Batang – Patroli BLP Polsek Limpung Jelajahi hamparan Area perkebunan bermaksud untuk mengantisipasi segala macam gangguan kamtibmas Pencurian getah karet dan pepohonan menciptakan kondusifitas Kamtibmas termasuk Kebakaran Lahan di Area perkebunan dengan cara Patroli kewilayahan ,Sabtu dini hari (7/9/19).

Ka SPKT Aiptu Isnarno melaksanakan tugas memimpin patroli pedesaan wilayah Banyuputih melewati kebun peninggalan pemerintah kolonial Belanda yang usahanya bernaung di bawah BUMN adalah PTP N Nusantara IX salah satunya bergerak di bidang tanaman karet, sengon dan pisang mas kirana.

Dalam kesempatan tersebut Ka SPKT Aiptu Isnarno menyampaikan pesan agar Asisten Kebun Sukamto yang sedang mengontrol karyawan di Blok Sri Gunung ikut kawasan Desa Kedawung Kecamatan Banyuputih .

“ Optimalkan fungsi satpam perkebunan ,komunikasi selalu jalin dengan polsek,bila terjadi sesuatu segera lapor agar mendapatkan penanganan cepat termasuk masalah kebakaran lahan yang menjadi atensi pemerintah " tandas Aiptu Isnarno pagi menjelang subuh di tengah tengah kawasan perkebunan .

Sementara Asisten Kebun Afdeling kedondong atau lebih di kenal dengan sinder Sukamto menyampaikan 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pak Kapolsek Limpung atas pembinaanya selama ini, petugas patroli sering kontrol pos satpam bahkan sering masuk ke kebun,tetang antisipasi kebakaran lahan pihak PTP selalu siaga TIM Siaga Api di setiap Afdeling dengan peralalatan modern dan tradisional yang siag di gerakan sewaktu waktu " tutur sinder kamto . 

Terpisah,Kapolsek Limpung Polres Batang AKP Donni Krestanto,S.Kom menyampaikan 

"Untuk pengamanan wilayah PTP sangat luas kami berdayakan Satpamnya dan Patroli polsek senantiasa mengecek serta menyambanginya,semua bertujuan untuk menjaga lingkungan kebun yang aman dan damai,termasuk wapada kebakaran hutan dan lahan,selalu berhati hati ”,jelas Kapolsek Limpung AKP Donni .

Senada dengan Kapolsek Aiptu Sukamto menambahkan, 

"Selama ini komunikasi dan koordinasi selalu kami laksanakan dengan pihak polsek untuk mengamankan kawasan perkebunan ,setiap ada kejadian selalu menghubungi Polsek ,Tim siaga api selalu siap siaga "ucap pria yang pernah berdinas Sat Brimobda Jateng Bataliyon B Pekalogan tersebut .
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Dandim Dan Kapolres Batang Silaturahmi Dengan Warga Papua
Batang – Bertempat di Mapolres Batang Dandim 0736/Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu dan Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengambil sikap mengumpulkan warga ataupun pelajar asal Papua, Langkah tersebut diambil untuk menjamin keamanan dan kenyaman warga Papua di Kota Batang. Selasa (03/9/19).

Dikatakan bahwa Dandim Batang dan Kapolres Batang sengaja mengumpulkan pelajar atau warga asal Papua karena adanya dugaan tindakan rasisme yang diterima sejumlah mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya yang lalu berujung pada pecahnya kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin 19 Agustus 2019. Kejadian tersebut terjadi setelah Indonesia baru merayakan HUT Kemerdekaan ke-74.

Dandim menegaskan Kodim 0736/Batang dalam acara silaturahmi dan makan bersama, siap memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada warga Papua yang tinggal dan belajar di Kabupaten Batang.

TNI dan Polri akan selalu berada di tengah-tengah rakyat tanpa memandang suku, agama, golongan, serta dari mana asalnya. Karena, salah satu tugas pokok TNI melindungi segenap warga negara dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ucapnya.

Kami TNI dan Polri di Batang menjamin keamanan warga Papua di Batang. Harapan kami dengan bersilaturahmi bersama ini dapat merajut kebhinekaan untuk keutuhan NKRI, terutama di Batang. Semoga semua bisa bersinergi, bersatu padu untuk keutuhan NKRI,” pungkasnya.

Adapun pelajar yang menempuh pendidikan di SMK 1 Kandeman Batang antara lain Vrits Wabea Kelas X asal Papua Barat (Kos di Rmh Sdr.Rawat Dk.Johosari Rt.04/05 Kec.Kandeman Kab.Batang) ,William Yewen Kelas XI asal Papua Barat, (Kos di Rmh Sdr.Rawat Dk.Johosari Rt.04/05 Kec.Kandeman Kab.Batang) dan Calvin Hendrik Wenggi Kelas XII, Biak Papua Barat, (Kos di Rmh Sdr.Raudi Dk.Kaliongkek Rt.03/04 Kec.Kandeman Kab.Batang)

Calvin Hendrik Wenggi, salah seorang pelajar putra asal Papua yang menempuh studi di SMK Kandeman Kabupaten Batang. Calvin merasa senang dan terharu dapat menempuh pendidikan dan menimba ilmu bersama teman – teman. Ia mengaku nyaman dan betah tinggal di Batang.

Wenggi dan dua rekannya merasa senang banget tinggal di Batang, kami diterima dengan baik di Batang, dan di Batang kami bisa bertukar budaya, tutur Wenggi.

“Saya berharap situasi di Papua kembali aman dan damai, kepada Warga Papua, jangan mudah terprovokasi dan jangan mudah emosi, karena kita semua saudara, Papua Untuk Indonesia,” pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Polres Batang Menunjukkan Pelayanan Terbaik Menuju WBK
Batang - Menyambut kunjungan dari Badan pusat Statstik (BPS) Batang, Polres Batang menunjukkan beberapa pelayanan terbaik untuk menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di Mapolres Batang, Rabu (4/9/19).

Wakapolres Batang, Kompol Hartono mengatakan, Polres Batang selama ini telah menyelenggarakan pelayanan publik sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditentukan.

“Polres Batang juga telah memberikan para petugas pelatihan agar saat masyarakat membutuhkan pelayanan publik, seperti SKCK, SIM dan Surat Kehilangan dapat terlayani dengan baik dan cepat,” ungkap Wakapolres.

Menuju WBK sendiri, Kompol Hartono bersama jajaran Polres Batang telah memiliki persepsi yang sama, untuk mewujudkan harapan masyarakat, tentang peningkatan pelayanan publik.

“Seluruh jajaran bertekad untuk tidak melakukan pungutan liar atau segala sesuatu yang tidak sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.

Pihak Polres pun lanjutnya, telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, seperti tersedianya tempat pelayanan khusus bagi kelompok difabel, ruang tunggu yang nyaman dan representatif.

“Setelah WBK, Polres Batang siap meningkat menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Ke depan diharapkan terdapat perbedaan antara sebelum dan setelah terwujudnya Zona Integritas, WBK dan WBBM,” pungkas Kompol Hartono.

Sementara itu, Kepala BPS Batang, Tina Wahyufitri mengutarakan, BPS telah ditunjuk oleh KemenPAN-RB RI, untuk menjadi petugas survei, yang berhubungan dengan pelayanan publik di lingkungan Polres Batang yang bebas dari korupsi.

“Semoga Polres Batang bisa menunjukkan good governance yang ciri-cirinya efisien, responsif, akuntabel dan partisipatif," pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Binmas Polres Batang Berikan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Pelajar Sd 
Batang -  Bripka Reno, anggota Sat Binmas Polres Batang memberikan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas kepada para pelajar SD, dalam rangka Operasi Patuh Candi di Jalan Pemuda Kabupaten Batang, Rabu (4/9/19).

Bripka Reno mengatakan, sebagai generasi penerus bangsa, sebaiknya untuk membiasakan diri berperilaku santun saat berada di jalan raya. Hal itu perlu ditanamkan sejak usia dini agar saat dewasa akan menjadi pribadi yang taat peraturan dan disiplin berkendara.

“Kalau sudah diberikan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas, jika sudah dewasa nanti akan memiliki jiwa kepedulian terhadap sesama pengguna jalan,” terangnya.

Bripka Reno menambahkan, anak-anak menjadi lebih pengertian, bahwa di jalan raya tidak hanya mementingkan diri sendiri, tetapi juga harus mengutamakan kepentingan umum. 

“Kami harapkan di masa depan, mereka akan berada di garda terdepan untuk menjadi generasi yang patuh terhadap peraturan dan tertib saat berkendara di jalan raya,” pungkas Bripka Reno.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Forkopimda Batang Gencar Melaksanakan Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat
Batang - Untuk menciptakan situasi kondusif menjelang Pemilihan Kepala Desa serentak yang akan berlangsung 29 September 2019, Pemkab Batang bersama Polres Batang dan Kodim 0736 Batang gencar melaksanakan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, BPD, Bakal Calon Kepala Desa. 

Silaturahmi bertujuan untuk meminimalisir dan mencarikan solusi permasalahan yang timbul akibat Pilkades, sehingga pemilihan kepala desa terlaksnakan secara beradab dan bermartabat. 

"Kepala Desa itu bukan pejabat politik, tetapi prosesnya secara politik dan langsung dipilih rakyat," kata Bupati Wihaji pada acara silaturahmi kamtibmas di Aula Kantor Kecamatan Subah Rabu (4/9/19).

Oleh karena itu, dalam pelaksnaanya memiliki semangat untuk menciptakan situasi yang aman dan bermartabat, jadikan demokrasi pilkades yang menggembirakan bagi warganya. 

"Harapan saya pilkades serentak ini menyenangkan dan tanpa money politik demi untuk kemaslahatan desa," jelasnya. 

Untuk terlepas dari adanya money politik harus ada komitmen dari semua elemen masyarakat, yang di mulai dari warganya, calon kepala desa dan semua jalanya prosesnya. 

Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengatakan kedatangan kami bersama Forum Pimpinan Daerah untuk memberikan dukungan moril semoga pilkades serentak bisa berjalan damai dan bermartabat.

"Jangan sampai Pilkades memutus silaturahmi, jangan sampai mengintimidasi orang hanya gara-gara beda karena pilihan. karena mencalon kepala desa niatnya baik maka jangan sampai ada ada niatan niatan yang tidak baik gunakanlah cara-cara sesuai ketentuan regulasi," harapnya.

Kapolres juga menyampaikan kekawatirannya pelaksanaan Pilkades dikotori dengan money politik. Karena akan merubah niatan dari awal yang baik menjadi bagaimana mengembalikan modal menjadi pilkades. 

"Money politik adalah sumber dari masalah, karena calon kades mengeluarkan cost terlalu tinggi sehingga akan melakukan segala cara untuk menang yang akhirnya mengintimidasi dan provokatif pemilih, warga desa kemiri barat bergotong royong untuk menyelenggarakan pilkades serentak ini tanpa money politik," jelas Kapolres. 

Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Kav. Henry Rudi Judianto Napitupulu menambahkan, Pilkades bertujuan memilih pemimpin untuk dapat mensejahterakan masyarakat desa. 

Sebagai jajaran forkopimda berharap bagi yg terpilih menjadi kades, tujuan dan harapan jadi kades adalah untuk memajukan desa, maka gunakanlah cara - cara yang baik sesuai aturan. 

"Kondusifitas Pilkades bagian dari membantu aspek kinerja kami selaku aparat kemanan, bagi calon kepala desa yang tidak terpilih harus turut serta membangun kemajuan desa," pintanya 

Letkol Kav. Henry Rudi Judianto Napitupulu juga mengapresiasikan Kabupaten Batang yang sangat kondusif, dengan masyarakatnya yang memiliki rasa handarbeni dan sangat guyup rukun.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan saat ini gencar melaksanakan program kebersihan lingkungan. Seperti yang dilaksanakan saat ini, bertempat di lingkungan pasar Kuripan Kota Pekalongan Jl. Teknopolitan Kelurahan Kuripan Yosorejo Kec Pekalongan Selatan  Kota Pekalongan telah di laksanakan kerja bakti bersama yang diikuti ± 250 peserta.

Adapun peserta yang mengikuti kerja bakti tersebut antara lain, perwakilan Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, Kodim 0710 Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, OPD se Kota Pekalongan, Satpol PP Kota Pekalongan, Satlinmas kota Pekalongan serta masyarakat peduli lingkungan.

Dijelaskan Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih, kenapa kerja bakti di pasar kuripan? Menurutnya, di lingkungan pasar kuripan  tersebut sangat kotor bahkan di pagar rumput dan ilalang sangat tinggi.dan juga  di sisi dekat sungai di pakai untuk membuang sampah.

“ Tempat pembuangan sampah sudah ada,  kontainer juga sudah disediakan, mari kerja bakti ini kita gelorakan kepada masyarakat, agar peduli kepada lingkungan,” ajak Sri Ruminingsih. Saat memberikan sambutan pada apel tersebut. Jumat(6/9/2019).

Ditambahkan Sekda, bahwa untuk saat ini setiap hari jumat yang awalnya rutin dilaksanakan kegiatan sepeda santai, diganti dengan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan.

 “ Saat ini  kita fokuskan untuk setiap hari  jumat dengan kegiatan kerja bakti dulu, dan untuk sepeda sehat sementara kita cancel, karena saat ini kita fokus kita untuk bersih-bersih  di lingkungan kota pekalongan,”imbuhnya.

Sementara itu Danramil 20/Pekalongan Selatan Kapten Arm Ahmad Wiryadi yang hadir dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, pihaknya akan selalu mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan untuk mewujudkan Kota Pekalongan yang aman dan bersih.

‘ Kita mendukung penuh kegiatan ini, karena memang perlunya pemahaman dan contoh langsung kepada masyarakat agar gerakan kebersihan lingkungan  yang dilaksanakan benar-benar terwujud dan dilaksanakan oleh semua komponen masyarakat,”tandasnya.(rus/red)