2019
 Ops Cipkon, Polres Batang Sita Ratusan Botol Miras Jenis Ciu
Batang - Polres Batang Polda Jawa Tengah, Jumat (24/5) dinihari  menggelar operasi cipta kondisi di Jl. Raya Jenderal Sudirman, Alun-Alun Kabupaten Batang.  Hasilnya ratusan minuman keras (miras) jenis ciu murni berhasil diamankan.

Kapolres Batang  AKBP Edi S Sinulingga melalui Kabag Operasi Kompol Puji Irianto mengatakan, polisi menggelar Operasi Cipta Kondisi, tujuanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Operasi ini digelar sejak awal ramadan hingga hari raya idul fitri di wilayah hukum Polres Batang.

"Hasil Operasi Cipta Kondisi, kami amankan sopir mobil grandmax karena kedapatan membawa miras jenis ciu murni sejumlah 516 botol besar bekas minuman. Selain itu, kami juga amankan sopir mobil calya karena didapati membawa 2 botol  bekas minuman ukuran besar  berisi ciu ," ujarnya.

Dia menerangkan, barang bukti miras dan dua mobil pengangkut miras beserta sopir  diamankan di Mapolres Batang.

"Barang bukti miras dan sopir sudah Kami amankan di Polres Batang untuk dimintai keterangan," tuturnya.

Dengan adanya operasi ini, Pihaknya berharap wilayah Kabupaten Batang aman kondusif jelang, saat dan pasca lebaran nanti, imbuhnya.
Bupati Batang Dan Wakil Tolak Upaya People Power 
Batang 
Bupati Batang, Wihaji menegaskan,semua tahapan dalam pemilu sudah dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan. Jadi, apabila ada yang keberatan, maka bisa menyalurkannya melalui lembaga yang sudah diatur dalam konstitusi atau dalam hal ini Mahkamah Konstitusi. 

“Semuanya ada aturannya, karena itulah dengan tegas saya menyatakan menolak kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi, termasuk adanya upaya people power. Dan saya sebagai kepala daerah siap melawan setiap kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi, atau bertujuan untuk mengacaukan negara,” tegas Bupati Wihaji. 

Menurutnya, pada pesta demokrasi Pemilu 2019 seluruh proses dan tahapannya sudah dilalui dengan baik, sesuai aturan yang ada. Selain itu, semuanya juga sudah diatur dalam undang undang, baik penyelenggara, peserta maupun hal-hal yang berkenaan dengan tahapan ataupun aturan pemilu. 

“Karena itulah, saya selaku bupati mengajak semua pihak untuk menerima apapun yang menjadi hasil keputusan ataupun ketetapan KPU sebagai lembaga yang sesuai konstitusi menjadi penyelenggara pemilu. Negara kita adalah negara hukum, jadi setiap warga negara harus mentaati aturan hukum yang ada,” ujar Bupati Batang, Wihaji saat ditemui di kantornya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Suyono mengajak seluruh warga Kabupaten Batang untuk tidak ikut-ikutan dan menolak people power. Mengingat Indonesia sudah mempunyai peraturan perundang-undangan yang menjadi pedoman dan mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk penyelenggaraan pemilu. 

“Saya mengajak semua warga untuk tetap menjaga perstauan dan kesatuan. Untuk hasil Pileg dan Pilpres, kita serahkan kepada lembaga yang berwenang, yaitu KPU yang independen dan keberaanya diatur dengan undang undang. Dan sekali lagi saya tegaskan, mari kita tolak people power dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara,” jelas Suyono. 

Terpisah, Ketua PCNU Kabupaten Batang, Achmad Taufik mengajak masyarakat untuk senantiasa taat dan patuh pada perundang-undangan. Termasuk menerima apapun yang menjadi keputusan KPU pada 22 Mei 2019. Mengingat sesuai konstitusi KPU merupakan lembaga penyelenggara pemilu. 

“Apapun hasil keputusan KPU, harus bisa dijadikan pedoman, ditaati, dan dihormati oleh warga negara Indonesia. Karena itulah, kita akan menolak adanya gerakan people power yang akan dilalukan oleh kelompok tertentu,” tandas Achmad Taufik
Operasi Pekat Polsek Gringsing Berhasi Amankan Ratusan Miras 
Kabupaten Batang 
Ratusan botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan 4 jerigen ciu siap edar berhasil diamankan Jajaran Kepolisian Sektor Gringsing Polres Batang dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) sebelum dan selama bulan Ramadan tahun ini.

Sasaran operasi ini menyisir disejumlah warung yg diindikasikan menjual miras di wilayah Gringsing, Yosorejo, Krengseng, Sentul dan Surodadi. Selain itu juga menyasar pada beberapa kelompok anak muda yang diduga minum oplosan di pangkalan ojek dan warnet.

Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga melalui Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto menjelaskan bahwa operasi yang dilakukan ini guna meminimalisir tindak kejahatan akibat minuman keras. Selain itu juga untuk mencegah jatuhnya korban yang meninggal akibat miras oplosan. 

"Menjelang bulan Ramadan kami sudah melaksanakan razia ini dengan intens setiap malam sampai menjelang Idul Fitri. Dalam razia tiga pekan ini, kami berhasil mengamankan kurang lebih 400 botol miras dari berbagai jenis dan merk, seperti Anggur orang tua, Vodka, tiga dus obat komik dan 4 jerigen (120 liter) ciu," ungkap Kapolsek AKP Sugiyanto pada Kamis (16/5/19).

Ia juga menuturkan, dua tahun terakhir situasi keamanan di wilayah Kecamatan Gringsing kondusif. Jangan sampai kenyamanan masyarakat ini terganggu dengan peredaran miras.

"Keberhasilan ini tentunya berkat adanya peran aktif semua lapisan masyarakat bersama menciptakan kamtibmas kondusif di wilayah Batang khususnya Kecamatan Gringsing," tutur Kapolsek.

Ia menambahkan, diharapkan dengan adanya operasi pekat ini, masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah di bulan suci ini.

Selanjutnya ratusan botol miras sitaan tersebut akan dikirim ke Polres Batang untuk dimusnahkan.

1.000 Takjil Dibagikan Kepada Pengguna Jalan Di Jalur Pantura Alun-Alun Batang
Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas wilayah Batang membagikan sejumlah 1.000 takjil kepada pengguna jalan yang melintas di jalur pantura alun-alun Batang, Kamis, (16/5/19) sore.

Tidak hanya bagi takjil, para jaksa juga memberikan pelayanan hukum kepada warga, sekaligus pengobatan gratis yang diberikan oleh petugas Dinkes dan Puskesmas. Tampak pula Perwakilan dari Polres Batang yang diwakili Kapolsek Batang Kota Polres Batang AKP Asfauri, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) cabang Batang, dan beberapa mitra Kejari.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang, Nova Elida Saragih mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari ungkapan rasa syukur Kejari Batang di bulan ramadan. Kehadiran Kejaksaan di Batang tidak sekedar sebagai penegak hukum melainkan juga bermanfaat bagi warga Batang salah satunya diimplementasikan dalam bentuk bagi takjil.

"Di momen ramadan ini, kami ingin merasakan kebersamaan dengan warga Batang melalui kegiatan bagi takjil, pengobatan gratis dan pelayanan hukum," kata Nova didampingi Kepala Seksi Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasidatun) Kejari Batang, Dista Anggara.

Adapun pesan moralnya dalam kegiatan ini, lanjut Nova, bahwa melakukan perbuatan baik bukan hal yang susah. Selalu ada jalan kemudahan yang  diberikan oleh Tuhan.

"Kami ingin berbahagia dengan warga Batang, agar kehadiran kami  benar-benar dirasakan oleh warga Batang," terangnya.


Kasidatun Kejari Batang, Dista Anggara menambahkan kegiatan sosial yang digalakan Kejari Batang tidak lepas dari dukungan beberapa elemen di Batang, seperti Dinkes, Polres Batang dan mitra Kejari.

"Kita bekerja di Batang tentu harus merangkul semua pihak, demi terwujudnya Kabupaten Batang yang aman dan kondusif," katanya.

Menurutnya, tidak kalah penting agar masyarakat Batang harus melek hukum. Makanya pada setiap kegiatan, pihaknya selalu menyisipkan pelayanan hukum kepada masyarakat Batang. Sama halnya dalam kegiatan bagi takjil dan pengobatan gratis ini.

"Tadi ada beberapa warga yang penasaran dengan layanan Hukum keliling atau Yankumling. Saya ajak mampir di stand yang kami sediakan, tentu ini merupakan awal yang bagus karena ada warga yang ingin melek terhadap hukum," pungkasnya.
Fkub Batang Mengajak Masyarakat Waspadai Gerakan People Power 
Batang
FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama)  dan MUI (Majelis Ulama Indonesia ) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengimbau pada masyarakat terus waspada terhadap gerakan "People Power"  (kekuatan massa) yang bertujuan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Ketua FKUB Kabupaten Batang Subkhi, Selasa (14/5/19), mengatakan bahwa secara peraturan gerakan "people power"  adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan sehingga hal tersebut perlu dihentikan.

"Segala masalah sudah ada mekanisme penyelesaiannya dan ada aturan mainnya. Oleh karena, kami menolak adanya rencana gerakan kekuatan massa itu," katanya.

Ia berpendapatan gerakan "people power" yang akan dilakukan oleh kelompok tertentu itu justru akan menodai citra bangsa Indonesia sebagai bangsa yang beradab, serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

"Menurut saya, jumlah masyarakat Indonesia itu sangat besar dan mencapai ratusan juta  penduduk. Adapun jumlah yang akan ikut gerakan itu (People Power) hanya seberapa orang dan tidak bisa mewakili  (rakyat Indonesia)," katanya.

Senada Ketua MUI Kabupaten Batang Zainul Iroqi menyatakan MUI secara tegas menolak adanya gerakan "people power" karena tindakan mereka justru akan merugikan bangsa dan negara Indonesia.

"Oleh karena, kami mengimbau pada umat atau masyarakata agar senantiasa menjaga kedamaian, keamanan, dan ketertiban. Kami tegas menolak adanya gerakan people power karena hal itu akan merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia mengajak masyarakat  senantiasa melakukan kebaikan dan kerukunan antara umat beragama, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa pasca-Pemilu 2019 ini agar Indonesia semakin maju.

"Oleh karena, apapun hasil (penghitungan) Pilpres 2019, kita serahkan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU)  yang memiliki kewenangan secara konstitusi," pungkasnya.

Polres Barang Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Dan Pembagian Takjil 
Batang – Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, membagikan takjil pada pengguna jalan yang melitas di jalur pantai utara (pantura) Alun-Alun Batang, Kamis (9/5/19).

Dalam kegiatan bagi takjil, juga dilakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas. Tampak anggota Satlantas memberikan selebaran dan membawa papan imbauan bagi pengendara.
Tampak Kapolres dan Ketua Bhayangkari membetulkan tali helm pengendara sambil mengingatkan kepada pengendara untuk selalu berhati-hati.

"Hati-hati ya pak, selalu taati rambu-rambu lalu lintas," kata Kapolres kepada pengendara. 
Sedangkan Kasatlantas Polres Batang, AKP Ferdy Kastalani menuturkan kegiatan pembagian takjil dalam rangka operasi keselamatan lalu lintas yang akan berakhir pada 12 Mei 2019.

"Kita imbau kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas melalui spanduk, leaflet dan selebaran," ujarnya. 

Kasatlantas mengungkapkan operasi keselamatan ini, fokus ke kegiatan ajakan bukan tindakan, yakni preventif sebesar 60 persen, Preemtif 20 persen dan Represif 20 persen. 

Jadi kegiatan lebih mengutamakan sosialisasi. Selama sembilan hari melakukan operasi keselamatan, Satlantas telah melakukan 15 kali kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas. 

"Dari operasi keselamatan lalu lintas ini harapannya angka kecelakaan tahun ini turun terutama angka kecelakaan arus mudik lebaran karena pengendara lebih sadar tertib berlalu lintas," tuturnya. 

Ketua Bhayangkari Cabang Batang Danik Sinulingga mengatakan telah membagikan 500 takjil kepada pengendara sebagai bentuk berbagi kasih di bulan Ramadan terutama umat muslim yang sedang berpuasa. 

"Kita juga beri imbauan kepada pengendara untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Apalagi menjelang lebaran supaya lebih berhati-hati di jalan," pungkasnya.
Kapolres Batang Lantik Tiga Pejabat Utama
Batang - Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengatakan alih tugas di lingkungan polri merupakan hal biasa dan wajar, dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan dinamika tugas.

"Ini dilakukan guna menjamin kesinambungan pelaksanaan program maupun kebijakan pimpinan polri sebagai upaya memelihara dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan, ancaman dan gangguan kamtibmas yang semakin kompleks," jelas AKBP Edi S Sinulingga saat memimpin upacara serah terima jabatan Wakapolres, Kabagops dan Kasatintelkam Polres Batang.

Selain itu, alih tugas di maksudkan sebagai pembinaan personel dalam memberikan pengalaman jabatan, agar yang bersangkutan semakin mantap dan matang dalam penguasaan bidang tugasnya dengan pengalaman dalam kepemimpinan, yang pada gilirannya dapat menjadi bekal pengembangan karier.

Adapun tiga pejabat yang baru di Polres Batang yakni, Kompol Hartono sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops menjadi Wakapolres Batang menggantikan Kompol Heru Eko W karena mengikuti pendidikan Sespimen, selanjutnya Kompol Puji Irianto akan menduduki jabatan baru sebagai Kabag Ops dan Kasat Intel AKP Nurcholis digantikan Iptu Kurnia Taufik, pejabat lama akan mendapat promosi jabatan baru sebagai Kasat Intel di Polres Brebes.

Kapolres mengapresiasi tugas kepada pejabat lama dan berpessn kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan dengan tugas.

"Saya ucapkan selamat dan terima kasih, kepada pejabat baru segera dan cepat bisa menyesuaikan dengan suasana tugas baru," pungkas Kapolres.


Jelang Bulan Ramadan Polsek Limpung Sita Ratusan Botol Miras
Batang - Ratusan botol minuman keras berbagai merk berhasil diamankan dalam gelaran operasi cipta kondisi yang digelar jajaran Polsek Limpung Polres Batang. Razia tersebut dilakukan untuk menekan angka kriminalitas diwilyah hukum Polsek Limpung dan juga dalam rangka menjelang bulan Ramadan.

Kapolsek Limpung AKP Donni Krestanto, mengatakan dalam rangka menjelang bulan Ramadan, pihaknya menggelar operasi cipta kondisi. Sasarannya adalah peredaran miras, perjudian dan juga penggunaan obat-obatan terlarang. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Kecamatan Limpung dan Banyuputih menjelang bulan Ramadan.

"Dalam razia sepekan ini, kami berhasil mengamankan kurang lebih 314 botol miras dari berbagai jenis dan merk, seperti Anggur orang tua , new pot, Ciu dan 1 jerigen (30 liter) tuak," ungkap Kapolsek Limpung AKP Donni Krestanto saat ditemui pada Minggu (5/5/19).

Pada pelaksanaan operasi cipta kondisi ini, jajaran Polsek Limpung Polres Batang melibatkan seluruh personelnya terutama dalam pemberantasan peredaran miras yang selama ini cukup meresahkan masyarakat. Karena meskipun sudah berulang kali dilakukan razia, namun masih tetap ada masyarakat yang nekat berjualan minuman keras tersebut.

Operasi pekat tersebut menyisir beberapa lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat berjualan miras. Dan anggota Polsek Limpung hingga bisa menjaring ratusan botol miras.

Selain itu, petugas juga menyisir tempat lokalisasi dan warung remang-remang serta tempat hiburan kafe karaoke. Kegiatan operasi pekat ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Limpung Polres Batang menjelang bulan Ramadhan.

"Operasi yang dilakukan dalam sepekan ini merupakan gabungan dari semua fungsi yang ada di Polsek. Hasilnya cukup lumayan, karena ratusan botol miras berhasil kami sita," ujarnya.

Keberhasilan ini tentunya berkat adanya informasi dari warga masyarakat jika di beberapa warung ada yang nekat menjual miras, sehingga hal tersebut memudahkan petugas untuk melakukan razia. Dan Polsek Limpung Polres Batang sendiri memang akan selalu bertindak tegas untuk memberantas peredaran miras.

Harapannya dalam bulan Ramadan nanti masyarakat yang menjalankan ibadah tidak terganggu dengan adanya penyakit masyarakat.

“Ratusan botol miras yang berhasil disita tersebut nantinya akan dimusnahkan di Mapolres Batang," tandas AKP Donni.

Hasil  Rekapitulasi Suara Peserta Pemilu 20198 Tinkat Kabupaten Batang Sepakat 
Batang - Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum Tahun 2019 Tingkat Kabupaten selama dua hari di Hotel Dewi Ratih Batang telah selesai, Sabtu ( 4/5) pagi. 

"Alhamdulilah proses rekapitulasi selama dua hari berjalan lancar tidak ada masalah, hanya saja koreksi jumlah pemilih  yang salah menulis DPT laki - laki dan perempuan dan pemilih jumlah disabelitas, yang harus kita betulkan sesuai jumlah DPT, tidak ada protes dari saksi - saksi yang ada koreksi dari Bawaslu," kata Ketua KPU Kabupaten Batang Nur Tofan. 

Pada prinsipnya tidak ada kesalahan ataupun kecurangan perolehan masing  - masing  pasangan Calon Presiden  dan Wakil Presiden, calon legislatif maupun, parpol maupun DPD lanjutnya, yang secara umum sudah memenuhi jujur, adil dan transparan.

"Tahapan selanjutnya kita menunggu penetapan secara nasional pada 22 Mei dan kemudian kita akan menetapkan perolehan kursi masing - masing partai politik untuk DPRD Kabupaten," jelasnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Batang Achmad Suharto juga menegaskan, di rapat pleno rekapitulasi ini dalam pengawasan Bawaslu berjalan sesuai mekanisme seperti diatur dalam PKPU No. 4 baik KPU dan jajaranya. 

"Kami sudah kros data dari KPU, saksi - saksi dan data dari panitia pengawas, semua berjalan bagaiman mestinya," katanya.

Dalam rapat pleno rekapitulasi berjalan sangat transparan sekali dan  bersifat umum, dikatakan  Achmad Suharto, jadi  kalaupun ada beda selisih angka bisa diselesaikan bersama - sama sehingga tidak ada keributan saksi mapun kecurangan. 

"Selama rekapitulasi hanya di warnai interupsi kecepatan membaca angka aja, untuk substansinya tidak ada masalah," katanya.


Terpisah, Bupati Batang Wihaji mengatakan, terciptanya kondisi Pemilu nyaman dan konduaif ini berkat kerja keras dan kerja disiplin dari semua stakeholder, yang memang mereka mendambakan Kabupaten Batang damai dan guyub rukun.

"Saya sangat apresiasi kepada jajaran Polres Batang, Kodim 0736 Batang telah mengawal Pemilu kondusif, begitu juga KPU dan Bawaslu yang bekerja sesuai aturan, transparan, jujur dan adil," kata Bupati Wihaji.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tokoh Agama, tokoh pemuda, ormas dan elit - elit politik dengan kedewasaan politik, sehingga setiap gelaran pemilu selalu adem berjalan sukses tanpa ekses.

"Kami atas nama Pemkab Batang turut belasungkawa kepada pahlwan - pahlawan demokrasi, mereka gugur dalam menjalankan tugas menjadai penyelanggara Pemilu karena kelelahan," kata Wihaji.
Ketua FKUB Kabupaten Batang Apresiasi Pelaksanaan Pemilu 2019 Berjalan Transparan, Bersih, Jujur Dan Demokratis
Batang – Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Batang, Subkhi mengapresiasi kepada semua pihak telah menjaga pemilu 2019 di Kabupaten Batang berjalan dengan aman, damai, transparan, bersih, jujur dan demokratis. 

Pelaksanaan pemilu yang dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu, di Kabupaten Batang berlangsung aman, Damai dan kondusif. 

“Saya sampaikan terimakasih kepada masyarakat, jajaran Polres Batang, Kodim 0736 Batang yang mengamankan pelaksanaan Pemilu, KPU dan Bawaslu Kabupaten Batang atas terselenggaranya Pemilu 2019 dengan aman, damai dan kondusif,” ujarnya, Sabtu (4/5/2019). 

Ia Juga mengataka , tahapan Rekapitulasi dan rapat Pleno yang diselenggarakan selama dua hari lebih pada tanggal 2 Mei 2019 hingga 4 Mei 2019 dini hari berjalan aman, tertib dan kondusif serta berlangsung secara transparan dan bersih. 

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 sampai proses akhir rekapitulasi di tingkat KPU Kabupaten Batang berjalan dengan transparan dan bersih,” ujarnya. 

Subkhi menghimbau masyarakat Kabupaten Batang untuk bersabar untuk bersabar menunggu penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali bersatu guyub rukun. 

“Kepada masyarakat saya minta bersabar menanti hasil resmi keputusan dari KPU pusat, mari kita bersatu kembali serta menjaga kerukunan untuk bangsa dan negara Indonesia," pungkasnya.
KPU Batang Gelar Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019
Kabupaten Batang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu 2019 yang berlangsung di Aula Hotel Dewi Ratih, Kamis (2/5/19).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang, Nur Tofan mengatakan rekapitulasi dari tingkat kecamatan sudah berhasil diselesaikan dengan lancar tanpa kendala apa pun.

“Rekap di tingkat kecamatan dari 15 kecamatan di Kabupaten Batang, dilaksanakan selama 3 - 4 hari. Kecuali Kecamatan Batang, memerlukan waktu hingga 9 hari,” kata Nur Tofan.
Menurutnya, tahapan berikutnya adalah melakukan Rekapitulasi di tingkat KPU  Kabupaten Batang dan hasilnya untuk dilaporkan ke KPU Jawa Tengah.

Nur Tofan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, sehingga tahapan demi tahapan pelaksanaan Pemilu 2019, berjalan dengan aman dan lancar.

“Untuk Pemilu yang akan datang, kami berharap agar regulasinya disederhanakan. Hal itu mengingat, tugas yang dilaksanakan petugas di TPS cukup berat sehingga menimbulkan korban jiwa,” sebut Nur Tofan.

Ia menambahkan, di Kabupaten Batang, seorang petugas keamanan dari unsur Linmas meninggal dunia, saat menjalankan tugas. Sementara petugas di sejumlah TPS dan PPS tercatat 31 orang sakit, dan harus dirawat, karena kelelahan.

Dalam kegiatan tersebut, Kasub Bag Teknis dan Hupmas selaku Pantia Penyelenggara, Cipto Hartono menyebutkan, Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilu 2019 dilaksanakan selama 2 hari, dari tanggal 2 hingga 3 Mei 2019.

“Rapat pleno terbuka diikuti 260 peserta. Antara lain unsur Forkopimda, Bawaslu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Panwascam, PPK, Ketua Parpol peserta pemilu dan undangan lainnya,” kata Cipto Hartono.


Nampak hadir Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga, Dandim 0736/Batang Letkol Kav. Henry RJ Napitupulu bersama unsur Forkopimda lainya.

Untuk mengamankan kegiatan tersebut, puluhan personel Polres Batang dan Kodim 0736/Batang diterjunkan.



Batang - Kepolisian Resor (Polres) Batang berkomitmen menjamin keamanan dan memastikan tahapan Pemilu 2019 di Kabupaten Batang berjalan dengan aman dan lancar. Maka, Polres melakukan pemantauan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat Kecamatan, Sabtu (20/4).

Kegiatan pemantauan dipimpin langsung oleh Kapolres Batang, AKBP Edi S Sinulingga,  didampingi pejabat utama keliling ke 15 Kecamatan dengan menggunakan sepeda motor jenis trail.

Kapolres Batang melalui Kabag Operasi Kompol Hartono mengatakan, proses rekapitulasi penghitungan suara kini ditahap tingkat Kecamatan, petugas  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  mengadakan rekapitulasi suara dari tiap TPS, yang akan berlangsung selama empat hari kedepan, bahkan lebih.

"Proses rekapitulasi terus kami kawal dari tahap demi tahap, dengan harapan semua bisa berjalan tanpa ada kendala," ujar Kabag Ops Kompol Hartono.

Dalam kunjungan tersebut Kapolres didampingi PPK dan Panwascam mengecek kotak suara hasil pemungutan suara pilpres dan pileg, bahkan kapolres memeriksa sekeliling gedung penyimpanan surat suara untuk memastikan keamanannya.

Selain itu, kata Hartono, kepada anggota yang bertugas melaksanakan pengamanan kotak suara di PPK untuk meningkatkan keamanannya dan selalu waspada dalam melaksanakan tugas di PPK dan ikut mengawasi apabila orang yang tidak berkompeten masuk kedalam gudang logistik pemilu.

"Anggota polri yang bertugas di PPK untuk selalu bersinergi dengan TNI dan Linmas dalam melaksanakan pengamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pesannya.

Kompol Hartono juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terbelah setelah pesta demokrasi. Jangan mengeluarkan statement yang memancing, terutama di media sosial.

"Pesta demokrasi sudah selesai, mari masyarakat jadi warga yang baik untuk selalu menjaga persatuan bangsa dan Mari kita ciptakan dan wujudkan bersama kondusivitas kamtibmas di Batang yang aman, damai dan sejuk," pungkasnya.

Kapolres Berikan Apresiasi  NU Dalam  Menjaga Kondusifitas Kamtibmas Di Batang
Batang - Sebagai organisasi islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) terus berupaya  menjaga stabilitas kamtibmas kondusif pasca pesta demokrasi. Ini dilakukan juga oleh PCNU Kabupaten Batang dan upaya tersebut langsung diapresiasi oleh Kapolres Batang, AKBP Edi S Sinulingga.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Di hadapan ribuan warga NU yang mengunjungi pengajian umum dalam memperingati Harlah NU ke 96 tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC) Kecamatan Limpung, sekaligus peletakan batu pertama  pembagunan klinik Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) MWC Limpung di Desa Kalisalak, Sabtu (20/4).

Tampak pula dalam kegiatan tersebut, para ulama, Wakil Bupati Batang, Suyono, Dandim Batang 0736 Letkol Kav Henry Rudi Judianto Napitupulu, dan Jajaran Muspika.

Kapolres mengatakan tanpa mengesampingkan ormas-ormas islam lainnya, NU memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas wilayah Kabupaten Batang terutama selepas pemilu yang memang rentan terhadap gesekan antar pendukung.

"Islam yang rahmatal lilallamin itu ada di NU, sehingga saya hormat dan bangga," katanya.
Kapolres berpesan kepada warga NU untuk tetap menjadi perekat dan penyeimbang ditengah paham-paham dari luar Indonesia yang disusupi garis keras, yang menggunakan islam untuk tujuan politik dan tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

"Saya harap NU tetap menjadi garda terdepan bersama TNI Polri dalam menjaga NKRI," katanya.

Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU kabupaten Batang, Achmad Taufiq mengaku bangga atas apresiasi dari Kapolres, dan menjadi pemicu bagi warga NU untuk terus berkontribusi ke masyarakat.

"Kita akan terus bahu membahu bersama TNI Polri dalam menjaga keamanan dan kerukunan di Kabupaten Batang," katanya.

Wakil Bupati Batang, Suyono menuturkan pesta demokrasi sudah selesai, tugas sebagai warga negara sudah dipenuhi, sekarang tinggal mengawal kinerja Pemerintah yang ada.
"Sebagai warga negara yang baik, khususnya warga Batang harus ikut menjaga kerukunan dan jangan mau dipecah belah," tuturnya.

Menurut Wabup, hutang generasi sekarang kepada pahlawan dan ulama sangat besar. Dengan begitu, wajib hukumnya untuk meneruskan dengan mengisi kemerdekaan ini dengan menjaga perdamaian.

"Terutama warga NU harus rukun dan bersatu jangan mudah dipecah belah dan diadu domba," tandasnya.
Ketua Bhayangkari Cabang Batang Danik Sinulingga memberikan bingkisan kepada anggota yang melaksanakan tugas jaga.
Batang - Ketua Bhayangkari Cabang Batang,  Danik Sinulingga didampingi  Kabag Sumda Polres Batang Kompol Siti Za'amah beserta pengurus Bhayangkari menyambangi pos-pos pengamanan pemilu 2019 di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) wilayah Kabupaten Batang, Minggu (21/4/19).

Ketua Bhayangkari Cabang Batang Ny. Danik Sinulingga beserta rombongan memberikan Tali Asih berupa bingkisan makanan ringan, buah dan minuman mineral kepada anggota yang melaksanakan tugas jaga.

Ketua Bhayangkari, Ny. Danik Sinulingga, mengatakan, hal ini sebagai bentuk kepedulian untuk memberikan support agar kondisi petugas jaga pospam (Pos Pengamanan) tetap bugar dan fit dalam melaksanakan tugas.

Bingkisan diberikan ke setiap pos pengamanan di 15 PPK antara lain, di PPK Batang, Wonotunggal, Warungasem, Bandar, Subah, Gringsing dll.

"Pemberian tanda tali asih kepada petugas pengamanan ini adalah bentuk kepedulian dari Bhayangkari untuk anggota Kepolisian, TNI, dan lainnya yang bertugas di setiap Pospam pemilu 2019 di lingkungan Polres Batang," ungkap Ketua Bhayangkari Batang.

Harapan kami dari Bhayangkari, agar dalam tugasnya, para petugas pospam pemilu 2019, bisa memberikan pelayanan dan pengamanan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan oleh Urkes Polres Batang.
Pekalongan-Demi menjaga keamanan, stabilitas dan kondusifitas wilayah pasca pemilu, Koramil 15/Doro melaksanakan patroli gabungan bersama Polsek Doro di sejumlah wilayah kecamatan Doro, sabtu(20/4) pagi.

Sebelum melaksanakan patroli gabungan antara TNI dan Polri tersebut, diambil apel oleh Danramil 15/Doro Kapten Cpm Abdul Khamim yang diikuti oleh personil Koramil 15/Doro dan personil dari Polsek Doro bertempat di halaman kantor Kecamatan Doro.

Pada kesempatan tersebut, Danramil Khamim menyampaikan bahwa, kegiatan patroli gabungan dimaksudkan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah kecamatan Doro  pasca pilpres dan pemilu legislatif sehingga masyarakat akan merasa aman dan tenang dengan kegiatan kesehariannya.

"Kami bersama Polri mengerahkan segala kekuatan yang ada, akan terus melakukan pemantauan, penjagaan, pengecekan dan memastikan wilayah kecamatan Doro selalu  dalam keadaan aman".Terang Danramil

Dengan terus melakukan pemantauan dan mewaspadai segala bentuk potensi ancaman di wilayah Doro, yang dapat mengganggu jalannya proses pemilu ini dengan penuh rasa tanggung jawab agar pemilu tahun 2019 dapat berjalan aman, damai dan lancar sampai selesai disemua tahapannya.

" Kami bersama dengan semua komponen yang ada, terutama Polri akan senantiasa menjaga kondusifitas wilayah, agar selalu aman, damai dan tentram pasca pemilu ini, dengan mengiatkan kegiatan patroli bersama,"pungkasnya.
Kota Pekalongan – Proses Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif tahun 2019 masih berlangsung, guna tetap menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pekalongan, Kodim 0710/Pekalongan menggelar Apel Kesiapsiagaan yang bertempat di halaman Makodim 0710/ Pekalongan, Jum'at (19/4/2019).

Apel kesiapsiagaan dipimpin oleh Kepala Staf Kodim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron dan di ikuti oleh seluruh prajurit Makodim Kodim 0710/Pekalongan dan untuk anggota jajaran Koramil melaksanakan apel di makoramil masing-masing.

Pada kesempatan tersebut Dandim Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, melalui Kasdim Hufron menyampaikan arahan dan penekanan kepada para prajurit berkaitan dengan masih berlangsungnya pesta demokrasi pemilu Pilpres dan pileg tahun 2019.

" Kita melaksanakan apel siaga dalam rangka masih berlangsungnya pesta demokrasi tahun 2019. Dan saat ini, masih dalam tahapan penghitungan suara, untuk itu pantau dan waspadai potensi-potensi acaman diwilayah yang bisa mengganggu keamanan dan kelancaran jalanya pemilu," terang kasdim.

 Lanjut Kasdim, perlunya semua prajurit memahami akan tugas dan tanggung jawab dalam mengawal jalanya pemilu agar bisa berjalan aman damai dan lancar sampai dengan selesainya semua tahapan pemilu tahun 2019 ini.

Sinergitas yang sudah berjalan baik harus terus dijaga dan ditingkatkan, guna menjaga stabilitas keamanan wilayah sehingga gelaran pemilu Pilpres dan Pileg yang di selenggarakan pada tahun 2019 bisa berjalan aman dan lancar.

“ Soliditas yang sudah terjalin baik dengan semua komponen yang ada di wilayah harus di tingkatkan, keamanan dan kelancaran jalanya pemilu yang sudah berjalan harus tetap kita jaga sampai dengan selesainya tahapan pemilu yang dilaksanakan,”pungkasnya.
Brebes, Sapulidi.com – Anggota TNI Koramil 17 Songgom Kodim 0713 Brebes, Polsek serta Panwascam, melaksanakan pengawalan pengantaran kotak suara dari PPS ke PPK Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes. Kamis pagi (18/4/2019).


Dibenarkan Danramil, Kapten Armed Jupriadi bahwa, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) kecamatan, mengawal armada pengangkut kotak suara ke PPS Kecamatan.

“Sudah menjadi kewajiban petugas dalam mengawal pergeseran kotak suara menuju PPS Kecamatan Songgom guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Ditambahkannya, monitoring Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pasca Pemilu 2019 (17/4) di wilayah Songgom, juga menjadi pekerjaan para petugas tersebut. (Aanbrebes/Rusg).

Pekalongan – Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan panen perdana di demplot tanaman padi yang menggunakan pupuk organik Wijaya Kusuma Nutrition, di Desa Tanjungkulon, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa (16/4/2019).

Hadir pada kegiatan tersebut, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pekalongan, Siswanto, Ka Subdivre Bulog Tegal, Kepala Gudang Bulog Wiradesa, PPL Kabupaten Pekalongan, Para Gapoktan dan petani serta para Danramil dan Babinsa Kodim 0710/pekalongan.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto pada kesempatan tersebut mengatakan, pupuk Wijaya Kusuma merupakan pupuk organik yang dilengkapi dengan kandungan nutrisi untuk tanaman, aman tidak mempunyai efek samping pada tanaman dan tanah. Sehingga, tanaman bisa berkembang secara maksimal dan menghasilkan panen yang lebih banyak.

“Pupuk wijaya kusuma ini mengandung nutrisi yang dibutuhkan tanaman, sehingga tidak merusak kesuburan tanah dan justru akan menetralkan tanah dari bahan kimia, dengan demikian akan bisa meningkatkan kualitas tanaman dan hasil tanaman padi pun bisa kita lihat lebih maksimal dibanding dengan yang tidak menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition tersebut” terang Dandim.

Lebih lanjut, Dandim memaparkan, masalah kesuburan tanah, serangan hama, PH tanah yang rendah, merupakan kondisi riil di lapangan yang dihadapi para petani. Dengan  hadirnya pupuk Wijaya Kusuma diharapkan bisa memberikan solusi, sebagai bentuk komitmen TNI mensukseskan program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan nasional.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten pekalongan Siswanto, yang hadir pada kesempatan tersebut menyambut baik langkah-langkah kodim Pekalongan dalam ikut mensukseskan program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Pekalongan. Menurutnya dengan berkurangnya lahan pertanian yang ada, maka salah satu cara mengatasinya dengan meningkatkan hasil produksi pertanian.

“ Demplot Kodim 0710/Pekalongan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi hasil pertanian, dan bisa kita lihat hasilnya ternyata dengan penggunaan pupuk wijaya kusuma ini hasilnya mengalami peningkatan dan melebihi dari hasil rata-rata panen di wilayah,” tuturnya.(Pendim0710/Pekalongan)

Pekalongan - Guna membantu petani dalam meningkatkan hasil pertanian, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, akan memberikan subsidi pupuk bagi petani yang mau menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition.

Hal tersebut disampaikan Dandim Arfan selesai melaksanakan panen demplot kodim 0710/Pekalongan di area persawahan tanjung kulon, kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa(16/4/2019).

Dijelaskan Dandim bahwa hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menarik minat  para petani agar mau menggunakan pupuk wijaya kusuma nutrition, yang mana dengan penggunaan pupuk tersebut sudah terbukti bisa meningkatkan hasil pertanian, seperti yang sudah dilakukan serka Poniman pada demplot yang baru saja di laksanakan panen tersebut.

" Kita akan bantu dan motivasi para petani dengan memberi subsidi 10 liter untuk setiap 1 ha sawah, dengan tujuan penghasilan para petani bisa meningkat, sehingga target swasembada pangan tercapai kesejahteraan petani juga meningkat,"jelas Dandim.

Selain akan memberikan subsidi pupuk, Dandim Arfan juga akan memberikan pendampingan melalui babinsa yang yang ada di wilayah, sehingga para petani tersebut tidak bingung dalam menggarap sawahnya dengan menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition tersebut.

“ Kita tidak akan sekedar memberikan subsidi pupuk saja, akan tetapi juga akan memberikan pendampingan dari masa pengolahan lahan sampai dengan masa panen kepada para petani, agar mereka tidak bingung dengan menggunakan pupuk wijaya kusuma tersebut,”pungkasnya.(Pendim 0710/Pekalongan)
Brebes, Sapulidi.com – Untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pesta Demokrasi Pileg dan Pilpres 2019 (17/4) yang aman, damai dan sejuk, anggota Polsek bersama Koramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes melaksanakan patroli malam. Senin dini hari (16/4/19).

Terpisah, disampaikan Danramil, Kapten Infanteri Muhtadi bahwa, tujuan dari patroli malam-dini hari bersama adalah sebagai wujud sinergitas serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Brebes khususnya di Kecamatan Tanjung, serta mencegah terjadinya aksi kriminal berupa Curas, Curanmor dan penyalahgunaan sarana Pemilu menjelang hari H (17/4) pencoblosan.


“Kami dari Koramil bersama Polsek melaksanakan patroli malam secara bersama untuk memastikan serta menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang Pileg dan Pilpres 2019 dengan sasaran objek-objek vital serta TPS,” tuturnya.

Tempak Bati Tuud, Serma Rullyon bersama Babinkamtibmas mengecek logistik Pemilu di Gudang PPS di Balai Desa/Kecamatan Tanjung untuk 18 TPS/Desa. Disampaikan Rullyon, hasil pengecekan secara umum logistik Pemilu dalam kondisi baik dan lengkap. Selama patrol dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk ikut serta menjaga Kamtibmas dengan cara menggiatkan ronda malam.

“Apabila mendengar dan melihat hal-hal yang mencurigakan di sekitar, segera lapor kepada perangkat desa, Babinsa maupun Bhabinkamtibmas setempat,” tegasnya.

Untuk diketahui, logistik untuk setiap TPS yang tersimpan di Gudang PPS meliputi Desa Tanjung sebanyak 90 kotak suara untuk bilik suara 72 buah, Pejagan 60 kotak suara bilik suara 48, Sengon kotak suara 205 bilik suara 146, Kemurang Kulon kotak suara 110 bilik suara 88, Pengaradan kotak suara 110 bilik suara 88, Kemurang Wetan kotak suara 180 bilik suara 144, Lemah Abang kotak suara 85 bilik suara 68, Tengguli kotak suara 90 bilik suara 72, Luwunggede kotak suara 110 bilik suara 88, Kedawung kotak suara 30 bilik suara 24, Karangreja kotak suara 30 bilik suara 24, Sarireja kotak suara 70 bilik suara 56, Luwungbata kotak suara 110 bilik suara 88, Tegongan bilik suara 60 kotak suara 12, Mundu kotak suara 50 bilik suara 40, Sidakaton kotak suara 30 bilik suara 24, Kubangputat kotak suara 40 bilik suara 32 serta Desa Krakahan dengan kotak suara sebanyak 70 buah untuk 56 bilik suara 56 tempat. (Utsm-AS Pendim Brebes/Rusg).
Brebes, Sapulidi.com – Gerdal (Gerakan Pengendalian) hama Wereng Batang Coklat (WBC) yang rentan terjadi pada periode tanam Oktober 2018-Maret 2019, dilakukan Gapoktan Mekar Jaya Desa/Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes di areal persawahan seluas 20 hektar. Selasa (16/4/2019).

Dikatakan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Radi, Spt bahwa, pihaknya bersama para Babinsa Koramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes dan Koorpro Ismail Marjuki, melakukan pendampingan sebagai langkah dalam menjaga capaian luas panen dengan memitigasi risiko serangan hama padi milik pelaku utama pertanian/petani.

Dikatakannya, “Penggunaan pestisida kimia secara berlebihan akan meningkatkan populasi hama. WBC akan resistensi dan resurgensi jika pengetahuan petani terhadap siklus pemberantasannya kurang,” ucapnya.

Diterangkannya lanjut, sebagai penyuluh, pihaknya juga didukung petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) sebagai salah satu ujung tombak proteksi tanaman nasional, guna memperkuat sistem surveilans dan deteksi dini dari serangan organisme pengganggu tanaman.



Sementara dibenarkan POPT Kecamatan Maryadi, Sp bahwa, apabila penanganan kegiatan perlindungan tanaman tidak efektif dan tepat, dapat mengakibatkan produktivitas nasional menurun, ketahanan pangan goyah, serta penurunan devisa negara dari ekspor produk – produk pertanian.

“Untuk itu perlindungan tanaman harus dikelola secara profesional, komprehensif dan terpadu dengan mengikutsertakan semua pemangku kepentingan,” ungkapnya. (Aanbrebes/Rusg).
 Kota Pekalongan – Jelang Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif pada tanggal 17 April 2019, Kodim 0710/Pekalongan menggelar Apel Kesiapsiagaan yang bertempat di lapangan mataram Kota Pekalongan, Senin (15/4/2019).

Apel kesiapsiagaan dipimpin oleh Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto dan di ikuti oleh seluruh prajurit Kodim 0710/Pekalongan.

Pada kesempatan tersebut Dandim Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto memberikan arahan dan penekanan kepada para prajurit berkaitan dengan akan dilaksanakannya pesta demokrasi pemilu dan pileg yang tinggal 2 hari lagi akan digelar.

Menurut Letkol Arfan, perlunya semua prajurit memahami akan tugas dan tanggung jawab dalam mengawal jalanya pemilu agar bisa berjalan aman damai dan lancar.

“ Semua prajurit harus memahami dan mengerti betul akan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan yang dibebankan, pelajari buku saku netralitas prajurit, dan waspadai potensi-potensi kerawanan yang ada di wilayah masing-masing,”jelas Dandim.

Ditambahkan Dandim Arfan, dengan kehadiran TNI di wilayah ciptakan suasana yang aman, nyaman. Koordinasi yang baik harus terus dijaga dan ditingkatkan, guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“ Koordinasikan dengan semua komponen yang ada di wilayah, kehadiran TNI dimanapun bertugas, saya harapkan bisa memberikan rasa aman dan nyaman,”pungkasnya.
Kota Pekalongan - Jelang Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif pada 17 April 2019. Kodim 0710/Pekalongan bersama menggelar doa bersama yang dihadiri Forkompinda Kota dan Kabupaten Pekalongan, ulama dan tokoh agama serta masyarakat, bertempat di halaman Makodim 0710, Minggu (14/04/2019) malam.

Doa bersama ini digelar dalam rangka Isra Mi’raj dan mewujudkan pemilu 2019 yang aman, damai, dan kondusif.

Dalam sambutannya Komandan Kodim 0710 Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengatakan, memasuki hari tenang dalam pemilu ini ia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas Pemilu agar berjalan aman dan damai.

"Harapannya dengan kegiatan doa bersama ini, pesta demokrasi yang sudah memasuki masa tenang dan sebentar lagi pencoblosan bisa tercipta suasana di Pekalongan menjadi aman,sejuk dan kondusif,"jelas Dandim  Arfan.

Sementara itu, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kodim Pekalongan, yang sudah menginisiasi kegiatan doa bersama TNI-Polri, Pemda, ulama, dan masyarakat sebagai upaya mendekatkan diri dengan Tuhan.

Dan sebagai langkah yang baik dalam menyambut pesta demokrasi 17 April 2019 yang akan dilaksanakan beberapa hari kedepan agar berjalan aman, damai, dan kondusif.

"Jaga kondusifitas Pemilu agar berjalan dengan aman dan damai. Saya juga berpesan agar, setiap warga untuk datang ke TPS memilih sesuai hati dan pikirannya,"kata Bupati.
Asip menambahkan, semoga pemilu ini berlangsung damai, sukses dan lancar. Maka ada istilah manusia merencanakan Allah yang menentukan.

"Maka kegiatan kali ini kita serahkan kepada Allah. Mudah mudahan damai dan terpilihnya presiden dan wakil rakyat yang berintegritas, peduli kepada kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan pembangunan,"imbuhnya. (pendim0710)