2019
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Menjadi contoh dan mempelopori usaha – usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya adalah salah satu pedoman Babinsa dalam menjalankan tugas, hal itu yang menjadi dasar para anggota Koramil 05/Kesesi dalam membantu kesulitan rakyat, salah satunya yang dilakukan adalah  membantu petani perbaiki saluran irigasi yang rusak di desa Langensari kecamatan Kesesi, senin (30/12) kemarin.

Saluran irigasi yang mengalirkan air dari sungai besar ke sawah desa Langensari tersebut telah mengalami kerusakan, hal ini membuat warga atau petani setempat dan TNI  bergotong royong kerja bakti memperbaiki saluran irigasi sehingga air dapat mengalir dengan lancar.

Dijelaskan Danramil 05/Kesesi Kapten Infanteri Parman, bahwa perbaikan saluran irigasi ini merupakan salah satu upaya khusus (Upsus) untuk meningkatkan produksi pertanian,  “ Pada saat ini sudah memasuki musim penghujan, artinya pasokan air akan melimpah sehingga jangan sampai kebutuhan air petani terhambat karena kerusakan saluran irigasi tersebut,”kata Danramil.

Dirinya berharap, dengan perbaikan saluran irigasi tersebut, air akan bisa mengaliri ke seluruh areal sawah dengan baik, sehingga petani dapat menggarap lahan pertanian mereka dengan baik dan memperlancar masa tanam saat ini. 

“Kami dari TNI akan selalu membantu dan mendampingi kesulitan rakyat salah satunya dalam upaya khusus pertanian untuk meningkatkan program ketahanan pangan dari pemerintah”,imbuh Kapten Parman. (pendim pkl)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Batang - Sejumlah pendeta dan pastor menyampaikan ucapan terima kasih kepada aparat TNI/Polri yang telah memberikan rasa aman kepada umat, sehingga pelaksanaan ibadah dan perayaan Natal dapat berjalan dengan lancar dan nyaman.
Pastor Kepala Paroki Santo Yusup Batang, Romo Yosep Ohoiledwarin menyampaikan, terima kasih kepada aparat keamanan teristimewa untuk TNI/Polri yang telah melaksanakan tugas pengamanan Natal, dengan baik dan sempurna.

“Selanjutnya di akhir tahun, kami pun akan melaksanakan ibadah tutup tahun pada tanggal 31 Desember dan Tahun Baru pada 1 Januari 2020 ,” ungkapnya.

Romo Yusup mendoakan, semoga Tuhan selalu memberkati langkah para anggota TNI/Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat kita.

“Bravo untuk TNI/Polri, tetap semangat, Tuhan memberkati kita sekalian,” tandas Romo Yosep.

Hal senada juga disampaikan oleh Pimpinan Gereja Kristen Injili Indonesia, Pendeta Ester Surya mengutarakan, selama bulan Desember anggota Polres dan Kodim Batang telah bersedia bertugas mengamankan pelaksanaan ibadah Natal.

“Semoga seluruh anggota Polres dan Kodim Batang mendapatkan kebaikan dan berkat Tuhan selalu menyertai,” harapnya.

Sementara salah seorang perwakilan umat Katholik Gereja Kasih Santa Maria Simbang, Andreas Panca Susena mengatakan, perayaan Natal dapat berjalan dengan lancar berkat kerja keras dari aparat Polres Batang dan Kodim Batang, dalam malaksanakan pengamanan sejak sebelum, perayaan dan sesudahnya.

“Sehingga di dalam gereja tercipta suasana aman dan damai bagi umat yang merayakan Natal,” tuturnya.

Sementara ditemui di tempat yang berbeda, Wakapolres Batang Kompol. Hartono menegaskan, aparat keamanan akan tetap bertugas memberikan pengamanan, hingga perayaan malam pergantian tahun 2020.

“Seluruh umat telah dijamin keamanannya oleh TNI/Polri, yang berjaga di tempat strategis dan obyek vital,” tandas Wakapolres Kompol Hartono.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Terlihat kompak personil gabungan dari  TNI AD dan TNI AL beserta warga sedang bergotong royong membersihkan aliran air sungai Mrican yang berada di desa Wonokerto kecamatan Wonokerto kabupaten Pekalongan, minggu (29/12/19).

Personil TNI AD yang merupakan anggota Kodim 0710/Pekalongan yang bertugas di Koramil 10/Wiradesa bekerja sama dengan TNI AL yang bertugas di Pos TNI AL Wonokerto tersebut bahu membahu membantu warga desa Wonokerto membersihkan  sampah yang menyumbat guna mencegah terjadinya banjir yang berada di wilayah aliran sungai Mrican.

Danramil 10/Wiradesa Kapten Cpm Hadi mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mencegah terjadinya banjir saat musim hujan tiba, karena sungai tersebut sudah tertutup oleh tumpukan sampah dan lumpur sehingga apabila tidak dibersihkan maka akan menimbulkan banjir. 

“Sampah ini kita bersihkan yang sudah menghambat aliran air sungai, karena kalau tidak kita bersihkan pasti saat musim hujan atau rob air laut pasti akan mengakibatkan banjir,”terang Kapten Hadi.

Lanjut Danramil menambahkan, selain untuk pembersihan sungai, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi antara TNI dan masyarakat agar hubungan emosional dapat terjalin dengan lebih baik lagi.

“Seperti yang kita lihat, warga sangat antusias dan bersemangat karena TNI selalu berada di tengah – tengah masyarakat untuk membantu kesulitan rakyat disekelilingnya”,pungkasnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Kodim 0710/Pekalongan menggelar doa bersama dalam rangka menyambut tahun baru 2020 bertempat di mushola At – Taqwa komplek Makodim Jl. Sriwijaya No.1 kelurahan Medono, kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan, senin (30/12/19).

Kegiatan Doa bersama dipimpin oleh Danramil 03/Kajen Kapten Infanteri Nurkhan dihadiri Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto dan para perwira Staf beserta seluruh anggota Kodim 0710/Pekalongan yang sebelumnya didahului dengan melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah.

Pada kegiatan tersebut Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto mengatakan bahwa kegiatan doa bersama dilaksanakan dalam rangka  menyambut pergantian tahun 2020. Doa bersama dilaksanakan sebagai refleksi apa yang sudah dikerjakan pada tahun 2019 sebagai bahan evaluasi dan koreksi.

“ Kita songsong tahun 2020 dengan tekad dan semangat yang baru dan tentunya apa yang menjadi evaluasi pada tahun 2019 tidak terulang kembali pada tahun 2020”, ungkap Dandim.

Lanjut Dandim, dirinya berharap pada tahun 2020  semua kegiatan dan tugas – tugas yang diberikan oleh negara juga dapat diselesaikan dengan lebih baik lagi dari pada tahun sebelumnya.

“Kami harapkan dengan diawali dengan doa bersama ini semoga tahun depan semua tugas dan kegiatan dapat terlaksana dengan lebih baik dari pada tahun sebelumnya”, pungkasnya.

Setelah melaksanakan kegiatan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang dibawakan langsung oleh Kapten Infanteri Nurkhan.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya


Batang - Polsek Limpung amankan kegiatan Sakramen Perkawinan di Gereja Santa Theresia Stasi Kedawung Banyuputih.Masih dalam rangkaian kegiatan pos pam Natal dan tahun baru semua aktivitas gerajani di jaga polisi tanpa kecuali di gereja gereja yang ada di wilayah kecamatan Limpung dan Banyuputih .

Siang ini kegiatan sakaramen perkawinan dilaksanakan antara Bernadheta Indri  artya Wuri putri dari  Soepono Hadi (mendiang) dan Ibu Lucia Boniah  menikah dengan vincentius Herbangun dari paroki kapencar Wonosobo di siang ini mengucapkan janji suci.Minggu siang (29/12/19).

Kepala pos pengamanan Iptu H.Rofii mengatakan semua kegiatan di gereja di lakukan karena termasuk dalam rangkaian operasi Lilin Candi 2019

" Kegiatan masyarakat terutama di gereja di ikuti dan di amankan oleh petugas pos pam dan anggota saka Bhayangkara yang ikut bertugas termasuk mengawal dan mendamping pengantin berjalan dari rumah sampai gereja yang melewati jalan umum,semua pengaturan arus lalu lintas kami lakukan'jelasnya .

Sangat baik memuaskan ,gereja di jaga tidak hanya itu giat masyarakat.
Mempelai perempuan Bernadheta Indri sangat mengapresiasi pengamanan yang di lakukan petugas

"Terima kasih pak polisi dan adik adik Pramuka yang hadir dan membantu pengamanan, Selama ini kebersamaan guyub rukun dan toleransi di tempat kami sangat terjaga dengan baik"ujarnya

Ia juga menambahkan memang dalam Pramuka selalu di ajarkan tentang kepedulian sosial  sebagai pengamalan trisatya dan dasa darma "kata Berta panggilan akrab mantan aktivis  Pramuka  di  SMP 4 Limpung ,sekarang SMP 1 Banyuputih dan alumni Universitas  Katholik Sanata dharma Yogyakarta tersebut.

Pemerimaan  sakramen perkawinan di pimpin Romo Albertus Tri Kusuma  dari paroki Limpung.

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Prestasi membanggakan di torehkan 3 Atlit Taekwondo anak dari Pelda Eko Sulistyo dan Sertu Crismanto yang sekarang masih aktif berdinas di Kodim 0710/Pekalongan.
Ketiga Atlit Taekwondo tersebut sukses mempersembahkan 2 medali emas dan 1 perak di Kejuaraan Indonesia Taekwondo Championship 2019(ITC) Piala Menpora yang di selenggarakan di GOR  POPKI Cibubur Jakarta Timur pada Sabtu 28 s.d 29 Desember 2019.
Pada kejuaraan tersebut diikuti peserta dari berbagai Kota dan Kabupaten di Indonesia dengan jumlah Atlit yang bertanding kurang lebih 1500 Peserta
Dikatakan Sertu Crismanto yang merupakan ayah dari Ginevra Maulida Bilqis Juara 1 Kyorugi Under 35 Pra Cadet Putri (Medali Emas ), awalnya dirinya tidak menargetkan medali pada anaknya dalam kejuaraan tersebut dan hanya untuk menambah Jam terbang dan memberi pengalaman agar taktik dan teknik semakin matang.
“ Dari saya pribadi dan pelatih tidak menargetkan juara pada event ini, namun alhamdulillah semua yang ikut berhasil sukses mendapatkan medali,”Kata Crismanto.
Lanjut Crismanto, dari delapan Atlit yang mengikuti kejuaraan tersebut terdapat empat anak TNI, tiga dari anak TNI Kodim 0710/Pekalongan dan satu anak atas nama M. Dinung Daffa Zaidan Juara  1 Kyorugi Under 55 Cadet Putra ( Medali Emas ) anak dari Kapten Cba Mahmudin yang sekarang berdinas sebagai Kaurcad Minvetcad IV-04/ Pekalongan.
Ditambahkan Pelda Eko Listyo yang merupakan orang tua dari Dewangga Afinasyah Putra Juara 1 Kyorugi Under 35 Cadet Putra ( Medali Emas ) dan Wildan Choiruddin Juara 2 Poomsae Pra Cadet Putra (  Medali Perak ), perasaan bangga dan haru melihat kedua putranya bisa berprestasi di kejuaraan nasional tersebut.
“ Bangga dan saya sangat terharu dengan apa yang dicapai kedua anak saya saat ini, mudah-mudahan kedepan akan lebih sukses lagi dengan pengalaman yang saat ini di dapatkan,”ujarnya.

Diketahui ketiga Atlit anak dari Pelda Eko Listyo dan Sertu Crismanto tersebut saat ini berlatih di Dojang GENETTIC bersama dengan kelima Atlit lainya yang  saat ini juga bersama-sama mengharumkan nama Kota Pekalongan di ajang Kejuaran Nasional Indonesia Taekwondo Championship 2019(ITC) di Cibubur, Jakarta Timur.(Rus).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan - Untuk menjamin keamanan masyarakat saat libur Natal 2019 dan tahun tahun 2020, Polres Pekalongan menambah pemasangan CCTV di sejumlah pusat keramaian, seperti perempatan Sibedug, jalan raya Bebekan Kedungwuni, Internasional Batik Center (IBC) Wiradesa, pertigaan jalan raya Sipait dan pangkalan Truk di jalan raya Siwalan Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan.
Diharapkan dengan sejumlah CCTV yang terpasang di beberapa sudut tersebut diharapkan mampu memberikan pengawasan maksimal terhadap situasi kondisi keramaian, guna untuk memantau arus lalu lintas (Lalin) selama libur Natal dan Tahun Baru, kata Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko.
Lebih lanjut, Kapolres mengatakan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan, terkait penempatan CCTV yang paling efektif, khususnya berkenaan saat arus libur Natal dan Tahun Baru ini.
 "Kami juga menjalin kerja sama dengan pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan, tentunya ini sebagai bentuk sinergitas," ucap AKBP Aris.
Ia memprediksi, arus Lalu lintas saat libur Natal dan Tahun Baru akan cenderung padat. Lantaran ada arus mudik menjelang libur tersebut. Sehingga CCTV ini nantinya bisa memantau kejadian apapun pada saat itu.
"Diharapkan pemasangan CCTV tersebut bisa memantau kegiatan masyarakat dan penanganan yang cepat jika terjadi kecelakaan, bencana, atau kriminalitas di area tersebut," imbuhnya. (Rus)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Serma Khudori, anggota staf Kodim 0710/Pekalongan tampil didepan para jamaah bertindak sebagai Khotib pada Sholat Jumat  bertempat di Masjid An – Nuur komplek perumahan Binagriya Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan, jumat (27/12) siang.

Dalam kegiatan Sholat jumat tersebut turut hadir Wakil Sementara Kasdim 0710/Pekalongan Kapten Infanteri Sunarto, para Perwira Staf, anggota staf  serta PNS Kodim 0710/Pekalongan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selain untuk menunaikan kewajiban sebagai umat muslim yaitu menunaikan sholat jumat, juga sebagai sarana komunikasi sosial (Komsos) TNI dengan tokoh agama dan masyarakat agar tercipta hubungan yang selalu harmonis.  

Dalam khutbahnya, Serma Khudori menyampaikan bahwa kita mesti selalu bersyukur kepada Allah karena dari limpahan rahmat dan karuniaNya hingga kini kita tetap bisa menjaga keimanan sebagai tingkat nikmat yang paling tinggi.

“ Dari mimbar ini, saya serukan kepada diri saya pribadi, umumnya kepada para jamaah sekalian untuk selalu menjaga, mempertahankan dan terus berupaya meningkatkan nilai – nilai taqwa, hanya dengan bertaqwalah kita akan selamat di hari pengadilanNya”, ungkapnya.

Lanjutnya, menurut Khudori, ilmu agama sangat penting bagi kehidupan umat manusia di dunia dan sebagai penolong di akherat kelak, sehingga kita yang masih di beri kesempatan hidup di dunia, mari kita berlomba – lomba mencari dan meraup ilmu agama supaya selamat di akherat.

“Ilmu adalah jalan menuju Surga, tiada jalan pintas menuju Surga kecuali ilmu”, pungkas Khudori dalam khutbah.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Di penghujung tahun 2019, Kodim 0710/Pekalongan bersama CSR Bank BRI memberikan kado istimewa buat keluarga Harun, warga Desa Salakbrojo RT 4/3 Kecamatan  Kedungwuni Kabupaten  Pekalongan.

Pasalnya rumah Harun yang terbuat dari bambu dan kondisinya tidak layak huni tersebut, kini sudah di bongkar total dan akan dibangun kembali menjadi rumah yang layak untuk di tinggali.

Rumah Harun adalah termasuk dari 5 rumah yang menjadi sasaran untuk direhab dalam program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi program bersama antara Kodim 0710/Pekalongan dengan CSR Bank BRI tahun 2019.

Diantara 5 rumah yang menjadi target sasaran untuk di rehab saat ini sudah 4 rumah yang sudah di bongkar dan tahab pengerjaan yaitu milik Sukirah, Sabarti, Rusyati serta Harun dari Desa Salak Brojo, Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan sedangkan yang 1 lagi belum di bongkar milik warga Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan.

Dikatakan Pasiter Kodim 0710/Pekalongan Kapten Infanteri Parman, bahwa rehab rumah milik bapak Harun ini adalah rumah keempat yang sudah direhab dan menjadi kado buatnya, karena menjelang pergantian tahun baru.

“ Rehab rumah milik bapak Harun ini adalah yang ke empat dari 5 yang rencananya akan di rehab, dan ini tentunya menjadi kado istimewa buatnya, karena bertepatan dengan akan bergantinya tahun 2019 ini,”ujar pasiter.

Dirinya berharap, rumah bapak Harun akan segera selesai dibangun kembali dalam waktu dekat, sehingga selain menjadi kado istimewa di tahun baru juga yang terpenting di saat musim hujan mereka sudah bisa menempati rumah barunya tersebut.

Diketahui rumah Harun di bongkar mulai tanggal 26 Desember 2019 kemarin dan sesuai perencanaan akan selesai 2 minggu kedepan dengan pengerjaan bergotong-royong antara TNI dari Kodim 0710/pekalongan bersama warga setempat.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan –Guna mencegah terpaparnya Radikalisme dan Intoleran, seluruh pesonel TNI dan PNS Kodim 0710/Pekalongan diberikan penyuluhan tentang penangkalan dan mitigasi Radikalisme serta Intoleransi  bertempat di ruang serbaguna Makodim, jumat (27/12).

Danramil 16/Talun Kapten Infanteri Munadi selaku pemberi materi memaparkan bahwa radikalisme adalah suatu sikap yang menginginkan perubahan secara total dan bersifat revolusioner dengan menjungkirbalikkan nilai nilai yang ada secara drastis lewat kekerasan dan aksi - aksi yang ekstrim.

“Radikalisme dan Intoleransi  merupakan tindakan yang sifatnya hampir sama,yaitu intinya sikap saling membenci, saling tidak memahami, iri hati dan tidak mau mengalah serta mementingkan kepentingan golongan”, jelas Munadi.

Lanjutnya, cara mencegah dan menangkal radikalisme dan intoleran yaitu kuasai tentang pemahaman Pancasila, kuasai sejarah bangsa Indonesia dan jangan mau menjadi budak oleh bangsa lain di negara sendiri.

“Kunci yang paling utama untuk menangkal radikalisme  adalah pertebalkan iman dan taqwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa”, tegasnya.

Sementara itu Ws.Kasdim 0710/Pekalongan Kapten Infanteri Sunarto mewakili Dandim menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan penangkalan dan mitigasi Radikalisme dan Intoleran ini guna memahami secara keseluruhan tentang bahaya radikalisme yang ada di lingkungan dan di tempat tugas Prajurit TNI dan PNS Kodim 0710/Pekalongan .

“Kami berharap setelah mendapat penyuluhan, para prajurit TNI dan PNS dapat mensosialisasikan tentang bahaya radikalisme di lingkungan masyarakat, sekolah – sekolah dan pondok pesantren sehingga dapat meminimalisir atau mengurangi segala bentuk kegiatan – kegiatan yang mengarah radikalisme”, kata Sunarto.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kabupaten Pekalongan - Cikal bakal berkembangnya kekristenan jawa di Pekalongan dan sekitarnya, menurut catatan sejarah adalah ajaran kristen jawa dari Gereja Kerasulan yang dibawa oleh Kyai Sadrach.

Kyai Sadrach seorang pribumi, yang bernama asli Radin asal Desa Karangjasa di pesisir utara jawa. Kyai Sadrach adalah nama baptis sekaligus nama penghormatan yang diberikan oleh Frederik Loedewijk Anthing, seorang Belanda yang merupakan pengabar injil pertama di jawa, terutama di Jawa Barat.

"Penginjil pertama yang membawa ajaran kristen jawa ke Pekalongan adalah pengikut awal atau keturunan langsung dari murid Kyai Sadrach yang menyingkir ke Petungkriyono Tahun 1875 dan mendirikan Gereja Kasimpar," ungkap Wahidi, Pendeta Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kasimpar, Rabu (25/12/19).

Kepada pekalongannews.com Pendeta Wahidi menjelaskan, GKJ Kasimpar awalnya merupakan Gereja Kerasulan yang berpusat di Jawa Barat, namun seiring waktu dan perkembangannya, Gereja Kerasulan di Kasimpar berubah menjadi GKJ setelah kedatangan Zending Belanda dari Zending Salatiga.
"Bergabungnya Zending Salatiga dengan Gereja Kerasulan di Kasimpar 1965, menjadi cikal bakal GKJ yang ada di Pekalongan dan secara otomatis membuat GKJ Kasimpar otonom atau tidak menginduk ke gereja lain," bebernya.

Meski demikian, status otonom yang disandang oleh GKJ Kasimpar, lanjut Pendeta Wahidi, belumlah cukup untuk memiliki seorang Pendeta definitif yang melayani umat.
Baru di Tahun 1993, kata Pendeta Wahidi, GKJ Kasimpar memiiki Pendeta definitif sendiri, yakni dirinya yang merupakan Pendeta GKJ Kasimpar pertama.

"Saya ditasbihkan menjadi Pendeta definitif pertama Tahun 1993 yang bertugas hingga sekarang," ujarnya.
Pendeta Wahidi, menerangkan,  berkembangnya ajaran kristen Kyai Sadrach di Petungkriyono mengalami proses yang sangat panjang termasuk proses kehidupan bermasyarakat di tengah saudara muslim yang masih satu desa.

"Selama ini kerukunan beragama sangat terjaga karena ditopang oleh sikap toleransi yang sangat kuat dari kami sendiri maupun saudara kami yang muslim," jelasnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Kasimpar, Purwo Subechi yang menyebut, cerita toleransi dan kerukunan umat beragama di Kasimpar tidak perlu diragukan lagi.
"Dari urusan desa, hingga urusan keagamaan seperti peringatan hari besar agama, kami selalu bergotong-royong dan bekerjasama. "
"Bahkan untuk hal yang berhubungan dengan kepemudaan pun, kami memiliki kebersamaan," terangnya.

Purwo mencontohkan, pihak gereja memberi kesempatan pemuda desa untuk bermain musik bagi yang menggemarinya. Bahkan, pemuda gereja banyak menularkan ilmu terkait penguasaan alat musik bagi siapa saja yang berminat.

"Gereja, memiliki peralatan musik yang cukup lengkap dan mereka pula juga yang turut melatih pemuda desa bermain musik atau istilahnya ngeband," katanya.
Purwo memaparkan, total warga Desa Kasimpar berjumlah 234 kepala keluarga (KK) dengan rincian, muslim ada 194 KK dan umat kristiani ada 40 KK di mana jumlah penduduk yang beragama nasrani sebanyak 270 orang.
"Kami hidup berdampingan sejak puluhan tahun lalu atau sejak keberadaan jemaat Kyai Sadrach ada di Kasimpar," tuturnya.(udin)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Batang - Camat Banyuputih Tohiri berkunjung ke Pos Pam Gereja Santa Theresia Stasi desa Kedawung .Kegiatan kewilayahan sering di laksanakan oleh sang kepala wilayah itu,kedatanganya di dampingi Kasi Pemerintahan Nurdi Mulyo dan Kades Kedawung Amat Subkhi di sambut dengan hangat dan bersahabat oleh Kapospam Iptu H.Rofii anggota dan anggota Pramuka Saka Bhayangkara yang ikut bertugas.Kamis(26/12/19)

Pengamanan misa natal Selasa malam Rabu kemarin berjalan dengan aman dan lancar semua berkat koordinasi aparat kemanan ,pemerintah dan masyarakat hal tersebut di sampaikan Camat Thohiri di pos pam pengamanan.

"Terima kasih kepada petugas keamanan yang telah melaksanakan tugas dengan baik,guyub rukun dan kebersamaan di Kedawung yang sudah harus mentradisi harus selalu di jaga,"ujar Camat .

Kepada adik adik Pramuka Saka Bhayangkara yang turut bertugas patut kita apresiasi.
"Selaku kamabiran gerakan Pramuka Kwarran Banyuputih saya ucapkan terimakasih ,tetap jaga kesehatan dan ikuti petunjuk pamong saka dan Kapospam, " tambahnya.

Sementara Kepala desa Amat Subekhi mengatakan partisipasi adik adik pramuka sudah rutin dilaksanakan tiap tahun di gereja Katolik Kedawung.

"Sekali lagi terima kasih atas dukungannya adik adik Pramuka,tetap disiplin dalam menuntut ilmu ,agar berhasil dalam mencapai cita cita"kata Kades yang pernah berprestasi saat menjadi Satpam terbaik III Polda Metro Jaya di Ibu kota Jakarta tersebut era 1998 silam.

Kapospam Iptu Rofi'i menyampaikan selain mambantu tugas kepolisian saka Bhayangkara juga melaksanakan program Kwarda Jateng tentang Pramuka Peduli Natal 2019 dan Tahun Baru 2019.

"Agenda rutin tahunan berjalan sesuai dengan program saka dan melaksanakan program dari gerakan Pramuka Jawa tengah ,kesiapan sudah di lakukan dewan saka untuk pembagian tugas di lapangan"jelas Kanit Binmas Iptu Rofi'i,SH yang juga pernah berdinas sebagai Pakan PTPN IX Siluwok Batang tersebut.

Sementara Dewan Saka Bhayangkara Ahmad Zaeni menyampaikan pembagian tugas telah kami rapatkan dengan semua anggota.

"Sebulan sebelumnya telah kami persiapkan termasuk pembagian tugas,sebelum saat dan setelah kegiatan semua sesuai arahan pamong saka di Polsek"pungkas Pelajar MANU 01 Banyuputih tersebut
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto menghadiri acara peresmian  Gedung Gereja Kristen Jawa (GKJ) Purbo yang berada di Desa Jolotigo, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu, (25/12/2019) sore.

Hadir dalam Peresmian GKJ Purbo tersebut antara lain Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan H. Suparno mewakili Ketua DPRD, Kepala Kemenag Kabupaten Pekalongan KH. Kasiman Mahmud Desky, dan beberapa Kepala OPD.

Disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat memberikan sambutannya, selamat karena pelaksanaan pembuatan tempat ibadah ini sudah selesai. Dengan demikian, umat nasrani yang ada di Dukuh Purbo bisa menjalankan ibadahnya dengan baik. Tidak hanya itu, "Gedung ini juga bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga sebagai tempat membahas beberapa hal dalam rangka pembangunan di Dukuh Purbo", kata Asip Kholbihi.

Menurutnya, dari informasi yang diterima, toleransi umat beragama di Dukuh Purbo sangat bagus. Bahkan, ketika ada umat agama lain, misalnya Islam menggelar kegiatan, warga nasrani di daerah itu ikut membantu. 

Demikian juga, ketika pembangunan GKJ Purbo, umat beragama lainnya ikut gotong royong. "Toleransi umat beragama di Dukuh ini sangat bagus dan perlu ditingkatkan lagi," jelasnya.

Asip mengungkapkan dengan menjalankan kehidupan seperti itu, maka warga di dukuh ini tidak akan bisa terpecah. Bahkan, menurut buku yang pernah dibacanya, yang namanya manusia itu selalu harmoni atau selalu menjaga kerukunan.

"Saya sangat berharap, apa yang telah dijalankan warga terkait hubungan bermasayarakat harus selalu dijaga, bahkan ditingkatkan. Jangan sampai, kehidupan seperti itu dengan mudah diprovokasi oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab demi kepentingan sendiri maupun orang lain,"ungkapnya.

Bupati Asip juga memberikan acungan jempol dengan adanya pembangungan gedung GKJ Purbo. Sebab, biaya yang dikeluarkan untuk pembangunannya cukup besar, namun bisa terealisasi dengan adanya donatur dari umat nasrani di daerah itu.

"Padahal, dari Pemkab Pekalongan dalam menyumbang anggaran tidak begitu besar sehingga pengurus gereja itu patut diberi apresiasi," tambahnya.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Batang - Menjelang perayaan Malam Natal, sejumlah anggota Satuan Sabhara Polres Batang melaksanakan sterilisasi lingkungan Gereja Santo Yusup, untuk memastikan pelaksanaan misa berjalan dengan lancar dan bebas dari bahan-bahan berbahaya.

Kaurbinops (KBO) Sat Sabhara Polres Batang, Ipda. Sugiyana memimpin Tim Sterilisasai menuturkan, memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat gereja saat menjalankan ibadah Malam Natal, memang sudah menjadi tugas serta kewajiban sebagai anggota Polri.
“Dan setelah kami lakukan sterilisasi menggunakan alat metal detector, alhamdulillah tidak ditemukan benda-benda yang membahayakan atau mencurigakan, berarti dinyatakan steril dan aman,” tegas Ipda Sugiyana, usai melakukan penyisiran di lingkungan Gereja Santo Yusup, Kabupaten Batang, Selasa (24/12/19).

Ipda Sugiyana mengharapkan, semua gereja yang telah dilakukan sterilisasi aman dari bahan berbahaya.

“Mudah-mudahan di seluruh tempat ibadah tidak ada benda-benda yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat,” harapnya.

Satuan Sabhara Polres Batang telah melakukan sterilisasi di seluruh gereja se-Kabupaten Batang diantaranya Gereja Santa Maria, Gereja Santo Paulus dan Gereja Kristen Injili Indonesia.

Sementara Wakil Ketua Dewan Pastoral Paroki Santo Yusup Batang, Markus Andri Joko Purnomo menyampaikan, seluruh jemaat yang akan melaksanakan ibadah Misa Malam Natal merasa nyaman, karena Tim Sterilisasi Sabhara Polres Batang.

“Terima kasih dari Tim Sterilisasi Sabhara Polres Batang yang telah memberikan kepastian keamanan dari barang-barang yang membahayakan pada saat kami beribadah, di seputar altar, bangku-bangku umat dan Son Christy tidak ada benda-benda yang mencurigakan, sehingga kami mantap beribadah,” tuturnya.

Markus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Batang yang ikut memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga timbul rasa guyub rukun dengan umat beragama.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Batang - Polsek Limpung Amankan perayaan Natal Gereja Santa Theresia Kedawung Banyuputih.Semarak perayaan natal 24 Desember merupakan agenda tahunan.

Gereja Santa Theresia yang berada di desa Kedawung Banyuputih sudah ramai didatangi jemaat dan tamu undangan guna mengikuti misa Natal dan Perayaannya Selasa (24/12/19).

Misa pun berlangsung di Gereja Santa Theresia dengan hikmad dan lancar di pimpin oleh Romo Albertus Tri Kusuma dari Paroki Limpung , Tema Natal 2019 "Hiduplah sebagai Sahabat Bagi Semua orang terpampang jelas di depan gereja.

Pengamanan di gereja sejak mulai ibadah hingga selesai berjalan dengan baik, Personel, Polsek Limpung Polres Batang dibantu , Koramil Limpung ,Linmas,Pemuda Pancasila ,Banser dan Pramuka saka Bhayangkara Limpung turut andil di dalamnya.

Dalam amanat apel di depan gereja Perwira pengendali Pos Pam Polsek Limpung Iptu H. Rofii Polres Batang menyampaikan pembagian tugas.

"Memang semua sudah di atur sesuai bagiannya masing masing, saling komunikasi dalam kegiatan yang sangat saya harapkan sehingga mempermudah dalam pekerjaaan,"jelas IPTU Rofii .

Hal yang sama juga di sampaikan Kades Kedawung Amat Subekhi yang turut hadir di lokasi.

"Sejak dulu kegiatan sudah kami bagi dalam tugas, termasuk dari Banser dan Linmas, rasa kebersamaan bahu membahu mengamankan kegiatan masyarakat ini sebagai wujud bentuk toleransi supaya terwujud desa kedawung yang rukun dan damai,"kata kades. 

Apresiasi positif di sampaikan ketua pengurus gereja santa Theresia stasi Kedawung Agustinus Suyatmo bahwa wujud perhatian dari pemerintah

"Gereja Kedawung ini jauh dari pusat kota makanya saya sangat terkesan, Terima kasih pak Kapolsek, Danramil, kepala desa, Limas, pramuka saka Bhayangkara dan rekan- rekan dari Banser,” ucap Suyatmo.

Ia juga menyampaikan sejak dulu kala di kedawung sudah terkondisikan dalam perayaan natal.

" Pihak kami jemaat warga gereja ,TNI Polri Banser,Pramuka dan pemerintah desa saling berkomunikaasi dalam pengamanan kegiatan natal, "ungkap Yatmo.

Sementara Kapolsek Limpung Polres Batang AKP Donni Krestanto, menyampaikan bahwa kondusifitas keamanan dan kerukunan warga harus tetap di jaga dan di lestarikan.

"Terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu lancarnya perayaan natal. Terutama dalam pengamanan gereja," kata AKP Donni yang pernah bersinas di pusdik lantas Serpong Tanggerang tersebut.

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan – Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto bersama Walikota Pekalongan dan jajaran Forkopimda melaksanakan pengecekan di gereja-gereja dan sejumlah Pos Pengamanan di Kota Pekalongan. Selasa(24/12/2019).
Pengecekan Gereja dan Pos Pengamanan dilakukan dalam rangka memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2020 di wilayah Kota Pekalongan.
Dikatakan Dandim 0710/Pekalongan saat melakukan kunjungan di Pos Pengamanan THR Kota Pekalongan, TNI siap mensupport penuh pengamanan di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan dalam rangka perayaan Natal dan tahun baru 2020.
“ Kita suport sepenuhnya demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru 2020,”jelasnya.
Lanjut Dandim Arfan, dirinya berpesan kepada prajuritnya dan seluruh aparat yang terlibat pengamanan, agar selalu waspada dan mengutamakan cegah dini untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi warga yang akan melaksanakan ibadah Natal dan perayaan tahun baru.

“Untuk Prajurit yang sedang bertugas tetap selalu waspada agar wilayah selalu kondusif, keamanan dan kenyamanan bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan saja akan tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai satu kesatuan bangsa Indonesia,”pungkasnya.(Rus).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Batang – Tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda Jateng, yang dipimpin Dir Polairud Kombes Pol Risnanto didampingi Kabag Pal Ro Log, AKBP Teguh Tri Prasetya, melakukan pengecekan Kesiapan Ops Lilin Candi 2019, pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020 di wilayah hukum Polres Batang, Selasa (24/12/19).

Kunjungan Tim diterima oleh Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga, Wakapolres Kompol Hartono, Kabag Ops Kompol Puji Irianto dan dihadiri segenap perwira jajaran.

Selanjutnya Tim meninjau pelaksanaan pengamanan di Gereja Santo Yusup Batang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Pamatwil Kombes Pol Risnanto memberikan arahan, agar anggota jaga selalu waspada dan jangan under estimate.

“Sebelum kegiatan, barang bawaan jemaat agar diperiksa dengan teliti serta tas besar dilarang masuk," jelasnya.

Selain itu, Ia juga menekankan keamanan personel jaga agar dilengkapi body vest, senpi dan selalu buddy system.

"Lakukan tindakan tegas dan terukur terhadap orang/kelompok yang akan melakukan teror,” tegasnya.

Usai melaksanakan pengecekan keamanan di Gereja Santo Yusup, Tim lalu mengecek persiapan pengamanan di Pos Pelayanan Alun Alun Batang.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Batang - Upacara Peringatan Hari Ibu tingkat Kabupaten Batang yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Batang, Senin (23/12/19). 

Semua peserta upacara yang kebanyakan kaum Hawa mengenakan  pakaian adat nusantara. Tak terkecuali Komandan Upacara Brigadir Polisi Wanita Maulia Alvitsari. 

Bupati Batang Wihaji yang bertindak sebagai Pembina Upacara juga memakai topi tradisional Tiilangga ( Sasando) asal Pulau Rote, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Hadir pula dalam upacara, Wakil Bupati Suyono, Kasdim 0736 Batang Mayor Inf. Raji , Sekda Batang Nasikhin dan kepala OPD. 

Tampak pula Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Ny. Uni Kuslantasih Wihaji, Ketua Bhayangkara Polres Batang Ny. Danik Sinulingga Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXIV Kodim 0736 Bayang Ny. Melina Henry RJ Napitupulu. 

"Saya tidak gombal, hari ini saya lihat jari tidak ada jari manisnya karena ternyata jari manis saya berada di ibu - ibu semua," Gombal Wihaji saat upacara yang disambut tepuk dan tawa kaum hawa. 

Hari Ibu merupakan hari bersejarah kaum ibu - ibu, yang sejak subuh hampir semua grup watshap dari berbagai kalimat yang baik ditujukan ke Ibu. Hari Ibu memiliki kekuatan yang luar biasa, jangan sampai berhenti di whatsap tapi diaplikasikan atau dipraktekan dalam keseharianya. 

"Penghormatan hari ibu semoga dapat diaplikasikan dengan menghormati, menyayangi dan didoakan agar tetap diberikan kekuatan dan kesehatan," pintanya. 

Wihaji juga mengatakan diera sekarang ini tidak ada pembeda antara kaum lelaki dan perempuan, bedanya kaum perempuan yakni mengalami haid, hamil, melahirkan, menyusui. Selain itu sama memiliki kesempatan dan kekuatan yang sama dengan laki laki. 

"Momentum ini menjadi perbaikan bersama, karena ibu tidak hanya mengurusi sumur ,dapur kasur tapi negara bangsa dan negara bisa dipersatuakan oleh Ibu," terang Wihaji. 

Dijelaskan pula penggunaan pakaian adat nusantara merupakan bagian dari persatuan dan persatuan. Karena ibu juga memberikan peran penting dalam masa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. 

"Walaupun kita orang Batang jiwa nasionalisnya sangat tinggi, untuk saling menghormati budaya lain, cinta pakaian adat, dan saling toleran dalam beragama," jelas Wihaji.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Batang -  Polres Batang, telah memetakan sejumlah titik rawan kejahatan maupun keramaian pada pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 dengan menyiagakan sejumlah anggota di lokasi.

Wakapolres Batang Kompol Hartono mengatakan bahwa saat ini Polres Batang  memfokuskan penjagaan maupun pengamanan di sejumlah gereja yang akan menjadi tempat ibadah pada 25 Desember 2019 dan arus mudik Natal di jalur Tol Batang-Semarang.

"Kita telah melakukan sterilisasi di lokasi gereja dengan dibantu oleh anjing pelacak. Pada setiap tempat gereja, kita siagakan enam personel melakukan penjagaan  Mereka akan dilengkapi dengan persenjataan lengkap, rompi antipeluru," katanya.

Wakapolres menambahkan bahwa sebelum puncak perayaan Natal 2019, Polres telah melakukan sterilisasi 24 tempat ibadah dengan mengerahkan sebanyak 144 personel dan dibantu juga dari anggota Kodim 0736/Batang.

"Sejumlah tempat ibadah di jalur pantai utara kita lakukan penjagaan ketat untuk mengantisipasi kemungkinan tindakan teror. Kita sudah petakan beberapa tempat ibadah yang dianggap rawan dari sasaran terorisme,"imbuhnya..

Adapun terkait pengamanan libur dan perayaan malam Tahun Baru 2020,  Polres Batang  juga memetakan sejumlah rawan keramaian seperti Alun-alun Batang dan beberapa objek wisata seperti Sikembang, Forest Kopi, Pagilaran, Pantai Sigandu, Dholpin Center, dan Pantai Ujungnegoro.

"Untuk perayaan malam Tahun Baru 2020, ada tiga titik keramaian yang akan kita tingkatkan penjagaannya yaitu Alun-alun Batang, Alun-alun Limpung, dan Pantai Sigandu. Bagi pengunjung di Pantai Sigandu, kami imbau untuk mematuhi larangan tidak berenang di lokasi yang sudah ditentukan," katanya.

Ia mengatakan Polres Batang juga akan melakukan penyekatan apabila ada masyarakat yang melaksanakan konvoi kendaraan bermotor di jalan raya karena hal itu akan mengganggu ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di jalan raya.

"Apabila konvoi, kita akan tindak tegas dengan melakukan penyekatan. Ada beberapa titik yang kita fokuskan untuk melakukan penyekatan yaitu di wilayah Jalan Raya Gabusan dan Alun-alun Batang," pungkasnya.

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Pada hari Senin tanggal 23 Desember 2019 bertempat di Lapangan Alun -alun Kajen Kabupaten Pekalongan, telah dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Ibu Ke - 91, Hari Ikan Nasional Ke - 6 dan Hari Nusantara Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Pekalongan, yang diikuti kurang lebih. 1.500 Orang.
Hadir dalam kegiatan tersebut,  Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi,  Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Hari Murti, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, , Sekda Kab. Pekalongan, Dra. Mukaromah Syakoer, Ketua DPRD Kab. pekalongan, Dra. Hj. Hindun, Kapolres Pekalongan, AKBP. Aris Tri Yunarko, Kepala Pengadilan Negeri Kab. Pekalongan, Sutaji dan Kepala Pengadilan Agama Kab. Pekalongan, Drs. H. Suwoto.
Sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pada Pelaksanaan yang dibacakan H. Asip Kholbihi, selaku irup pada kegiatan tersebut, pada kesempatan hari ini kita juga sekaligus memperingati Hari Ikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 21 November, pernyataan ini dibuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya Ikan sebagai bahan pangan yang mengandung potensi berkualitas tinggi, selama ini penetapan Hari Ikan Nasional juga dilakukan sebagai pengingat bahwa lndonesia memiliki potensi perikanan, yang perlu dimanfaatkan secara optimal namun tidak lupa pada kelestarian alam.
“ Selain itu pada kesempatan hari ini juga sekaligus diperingati Hari Nusantara yang jatuh setiap tanggal 13 Desember, dimana hari Nusantara merupakan pengingatan bahwa lndonesia adalah Mega Kepulauan di dunia,”Papar Bupati.
Lanjut Bupati Asip, mengatasi berbagai tantangan timbul, dalam pelibatan semua unsur masyarakat dunia multi stakeholder, termasuk peran laki-laki dalam kampanye-kampanye yang mendukung pencegahan kekerasan, dan pencapaian kesetaraan gender selama ini keterlibatan laki-laki dalam ''He for Shell" menjadi salah satu komitmen global yang lama digelorakan sampai akar rumput.
Peserta upacara yang saya hormati, pada kesempatan Peringatan Hari lbu ke-91 ini, saya ingin mengajak semua perempuan untuk bersama mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, lnovatif, percaya diri dan tentunya akan bersama Laki-laki menjadi kekuatan besar yang memasukan terwujudnya SDM unggul dan berdaya saing menuju lndonesia Maju.
Demikian sekali Lagi saya ucapkan Selamat Hari Ibu kepada seluruh kaum Ibu di Kabupaten Pekalongan, Selamat Hari lkan Nasional dan Selamat Hari Nusantara,”Imbuhnya.

Upacara Bendera Peringatan Hari Ibu Ke - 91, Hari Ikan Nasional Ke - 6 Dan Hari Nusantara Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Pekalongan selesai dilanjutkan Acara tambahan, yaitu penerimaan simbolis bantuan uang dan benih Ikan, deklarasi pencegahan perkawinan dini oleh Camat Se Kabupaten Pekalongan dan Tampilan Flash Mob Senam Pencegahan Stunting.(Rus)