December 2018
Pekalongan - Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf  Muhammad Ridha bersama Kapenrem 071 Wijaya Kusuma Kapten Inf Hendro Gunawan menggelar dialog interaktif, di Radio Kota Santri dalam rangka persiapan hari infanteri yang ke 70 Di Kabupaten Pekalongan, selasa (18/12).

" Hari infanteri akan dilaksanakan di alun-alun Kajen pada, rabu (19/12). Yang akan diisi dengan upacara dan penampilan tentara jaman dahulu," jelas Dandim.

Lanjutnya, dalam kegiatan tersebut juga berakhirnya Tradisi  gerak jalan  Peleton Beranting Yudha Wastu Pramukha Jaya yang telah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya yang telah menempuh jarak sekitar 250 Kilometer, dan merupakan tradisi yang dilaksanakan setiap tahun menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Infanteri sebagai upaya untuk menggambarkan dan menghadirkan kembali perjalanan gerilya Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia Jenderal Soedirman, yang juga merupakan Bapak TNI.

Peringatan hari infanteri ini juga dimaksudkan untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah serangan militer belanda ke kota yogyakarta yang lebih kita kenal dengan agresi militer II. Dimana pada tanggal 19 Desember 1948 Panglima  Besar Jenderal Sudirman mengeluarkan perintah kilat NO. 1/PB/D/1948 yang isinya ditujukan kepada angkatan perang RI untuk menjalankan  rencana yang telah di tetapkan sebelumnya yaitu perintah siasat NO 1/1948 tanggal 12 Juni 1948 untuk melawan musuh dengan melaksanakan perang semesta.

" Dengan memperingati hari infanteri seperti ini  diharapkan akan menghidupkan kembali dan memperkokoh tekad dan semangat juang setiap prajurit infanteri dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara tercinta ini,  seperti yang pernah ditampilkan oleh para pendahulu korps infanteri pada tahun 1948,"pungkas Dandim.(red/rusg)
Pekalongan - Guna penyiapan tempat untuk upacara peringatan hari infanteri yang jatuh pada tanggal 19 Desember 2018 besuk, Lapangan alun-alun kajen semakin semarak dan bersih dengan banyaknya umbul-umbul dan pembersihan yang di lakukan oleh anggota Kodim 0710/Pekalongan, selasa(18/12/18).

Terpilihnya lapangan alun-alun kajen sebagai tempat di laksanakan upacara peringatan hari infanteri di wilayah jawa tengah memang sudah tepat, pasalnya selain tempatnya yang luas, juga sarana dan prasarana pedukung yang memadai, menjadi alasan di gelarnya upacara hari infanteri tahun 2018.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha dalam kesempatan tersebut menginstruksikan, pada jajarannya untuk total dalam mempersiapkan segala sesuatunya untuk kesuksesan upacara tersebut, termasuk penyiapan tempat serta, sarana dan prasarana yang di gunakan guna suksesnya kegiatan upacara nantinya.

" Kita maksimalkan semua kekuatan yang ada, untuk mensukseskan kegiatan upacara hari Infanteri mendatang, termasuk penyiapan tempat, sarana dan prasarana yang di gunakan untuk kesuksesan kegiatan upacara hari Infanteri tanggal 19 besuk," terang Dandim.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat, yang wilayahnya di lewati prajurit yang sedang melaksanakan pleton beranting yudha wastu pramuka jaya, agar mendukung penuh dengan memberi semangat dan ikut menyemarakkan jalanya kegiatan tersebut.(red/rusg)
Kota Pekalongan - Sebagai wujud apresiasi dan untuk memotifasi anak lebih berprestasi lagi, Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, melakukan penyerahan beasiswa kepada putra-putri berprestasi anggota prajurit dan PNS Kodim pekalongan, bertempat di aula Makodim setempat, Senin, (17/12/18).

Menurut Dandim Muhammad Ridha, beasiswa ini merupakan pemberian langsung dari Pangdam IV Diponegoro dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika yang ke 73, dan melalui kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan motivasi dalam belajar serta menuntut ilmu yang dipelajarinya.

Lebih lanjut Dandim Ridha mengatakan, tidak hanya pemberian beasiswa dalam kegiatan ini, pihaknya juga memberikan sembako kepada fakir miskin yang ada di wilayah Pekalongan.

" Pemberian beasiswa ini merupakan langsung dari Pangdam IV Diponegoro,  dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika yang ke 73, dan melalui kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan motivasi anak dalam belajar," terang Dandim.

Dandim M.Ridha berharap, dengan pemberian ini kemanunggalan TNI dengan masyarakat semakin meningkat. " Ini bukti kemanunggalan TNI dengan Rakyat, dan mudah-mudahan akan semakin meningkat,"imbuhnya.

Sementara itu, Balgis Ginerva anak dari sertu Crismanto, salah satu dari 10 anak berprestasi yang mendapatkan beasiswa dari Pangdam mengatakan, ia merasa senang sekali  mendapatkan beasiswa dari Pangdam tersebut. Beasiswa yang didapatkan lantaran, ia menjadi juara satu dalam lomba taekwondo under 31 tingkat Kota Pekalongan dan menjadi salah satu perwakilan yang maju tingkat provinsi Jawa Tengah.(red/rusg)
Kota Pekalongan - Ada sedikit cerita menarik,  saat gelaran Maulid Nabi Muhammad SAW yang di selenggarakan oleh Kanzus Sholawat, yang tidak lain sebagai penyelenggara adalah Ulama Kharismatik Kota Pekalongan Habib Lutfi Ali Bin Yahya, pada minggu (16/12/18).

Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, yang di selenggarakan rutin tiap tahun tersebut memang selalu di padati oleh ribuan pengunjung dari berbagai daerah di seluruh indonesia, maka berbagai pihak pun terlibat dan tak sedikit yang mendapat berkah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, tak terkecuali jasa tukang parkir.

Bati Tuud Koramil 02/Pekalongan Timur Pelda Rohmat sebagai koordinator parkir dilapangan mengungkapkan, untuk tertibnya parkir dan tidak terlalu membebani bagi pengunjung yang membawa kendaraan, maka di kita himbau untuk parkir tidak ada yang diatas 10 ribu untuk kendaraan roda empat dan 5 ribu untuk roda 2 hal tersebut berlaku pada saat kegiatan peringatan Maulid saja.

" Kita menghimbau kepada seluruh jasa parkir, saat kegiatan peringatan Maulid ini agar tidak melebihi 10 ribu untuk kendaraan roda 4 dan 5 ribu untuk roda 2. Hal ini kita lakukan untuk ketertiban semua, dan tidak terlalu membebani pengunjung yang datang pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini,"jelas pelda Rohmad.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di selenggarakan oleh Kanzus Shalawat tersebut memang selalu menjadi perhatian warga Kota Pekalongan dan sekitarnya, dan berbagai kegiatan yang dilaksanakan menjelang peringatan Maulid pun tergolong sangat padat dan selalu di hadiri para pejabat dari pemerintah pusat sehingga kegiatan tersebut sontak juga ikut membantu menghidupkan roda perekonomian di Kota Pekakongan. (Red/Rusg)
Kota Pekalongan - Cegah penyalahgunaan Narkoba Kodim 0710 Pekalongan menggelar sosialisasi pencegahan, pemberantasan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) bertempat di Aula serbaguna Makodim setempat,rabu(12/12/18)

Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha melalui Pasi Intel  Kapten Cpm Abd Khamim menegaskan, kegiatan sosialisasi diikuti oleh anggota Kodim 0710/Pekalongan,  PNS  Kodim, minvet dan PPAD kota pekalongan sebagai upaya untuk menghindari penyalahgunaan narkoba di satuan Kodim 0710 Pekalongan dan jajaranya.

“Sosialisasi P4GN sebagai program satuan yang harus dijalankan untuk meminimalisasi pelanggaran dan merupakan kategori sangsi berat bagi anggota TNI, karena siapapun yang terbukti menggunakan ataupun mengedarkan Narkoba sanksinya sangat berat yaitu bisa sampai dengan pemecatan,” jelas Kapten khamim.

Pihaknya mengingatkan dengan tingginya peredaran gelap narkoba di Indonesia, di mana harus diperangi seluruh pihak, baik TNI, Polri, instansi pemerintah maupun swasta, dengan bersinergi dalam melakukan pencegahan terhadap peredaran gelap narkoba.

Dijelaskan Kapten Khamim, sebelum dilaksanakan sosialisasi juga di adakan tes urine secara acak dan mendadak, dan menurutnya untuk hasilnya semuanya sementara masih negatif semua.

“Alhamdulillah dari pengecekan urine secara acak dan mendadak kepada prajurit Kodim dan PNS, tidak ada yang terindikasi menggunakan narkoba atau negatif semua, dan mudah-mudahan ini akan terjaga terus sehingga anggota kodim 0710 pekalongan, selalu bersih dari penggunaan dan penyalahgunaan Narkoba,” Pungkasnya.(red/rusg)
Kota Pekalongan - Kegiatan Apel Danramil dan Babinsa tahun 2018 Kodim 0710/Pekalongan resmi di tutup. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari tersebut di tutup  oleh Perwira Penghubung Kodim 0710/Pekalongan Mayor Inf Laindah, bertempat di aula serbaguna makodim setempat,rabu (12/12/18).

Dalam sambutanya, pabung Mayor Laindah membacakan amanat dari Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha yang menyampaikan agar semua materi pembekalan yang sudah diterima selama 3 hari, nantinya dapat di implementasikan dalam pe|aksanaan tugas sehari-hari. 

Lanjutnya, dengan berakhirnya Pembekalan Apel Danramil dan Babinsa ini, para Aparat Kowil khususnya Danramil dan Babinsa dituntut agar mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga peka serta peduli terhadap permasalahan yang mungkin terjadi di daerah binaannya.

" Bagi peserta Apel Danramil dan Babinsa agar pembekalan yang sudah dilaksanakan selama 3 hari ini, untuk di implementasikan dalam pe|aksanaan tugas sehari-hari. Dan tingkatkan kembali kepekaan serta kepedulian terhadap permasalahan yang mungkin terjadi di daerah binaannya,"papar pabung.


Dengan kegiatan pembekalan Apel Danramil dan Babinsa ini Dandim Ridha berharap, kedepan akan bisa menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas Aparat Kowil khususnya Danramil dan Babinsa. Oleh karena itu. " Pertanggungjawabkan amanah dan kepercayaan pimpinan dengan sebaik-baiknya, kembangkan teknik dan metode pembekalan yang efektif dan aplikatif, agar tujuan Apel Danramil dan Babinsa ini dapat mencapai hasil yang optimal,"harap Dandim.(red/rusg)
Kota Pekalongan - Guna mengantisipasi dan berkembangnya faham Komunis dan radikal Kodim 0710/Pekalongan menggelar, Pembekalan Pembinaan Antisipasi Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal pada Triwulan IV tahun 2018 bertempat di Aula serbaguna Makodim, Rabu (12/12/18).

Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha Melalui Kapten Inf Imam Subechi menyampaikan, Kegiatan Pembinaan Antisipasi Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal ini dilaksanakan dengan tujuan agar Prajurit, PNS serta kelurga besar TNI yang ada diwilayah Kodim 0710/Pekalongan benar-benar memahami tentang Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal dan mampu mencegah berkembangnya faham Komunisme dan faham radikal di Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurutnya, " Ada berbagai ancaman yang dapat membahayakan kedaulatan maupun keutuhan wilayah Negara Kesatuari Republik Indonesia, baik yang datang dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Ancaman yang datang dari dalam negeri antara lain adalah Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal,"ujar Kapten Imam.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan tema. “ Melalui Pembinaan Antisipasi Balatkom dan Faham radikal Prajurit TNI AD Senantiasa Waspada dan Mampu Mengambil Langkah yang Tepat Dalam Mengamankan dan Menjaga Keselamatan Bangsa dan Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Segala Bentuk Ancaman Terutama Bangkitnya Kembali Bahaya Latin Komunis dan Faham Radikal”. Di ikuti oleh anggota Kodim 0710 Pekalongan, PNS, anggota Minvet dan PPAD Kota dan Kabupaten Pekalongan.(red/rusg)
PEKALONGAN - Jembatan Kali Genteng yang menghubungkan Desa Bojongkoneng dan Kandangserang putus, kabupaten pekalongan, Rabu (12/12/2018).

Putusnya jembatan dikarenakan derasnya air sungai Kali Genteng yang menggerus pondasi jembatan. Ambruknya jembatan yang dibangun tahun 1970 dan mempunyai panjang 55 meter tersebut mengakibatkan akses kedua desa terputus, dan sementara warga harus menglingkar melewati Kecamatan Kajen jika ingin menuju ke Pemalang.

Dijelaskan Danramil Kandangserang Lettu Inf Jumatno, jembatan rubuh sekitar pukul 17.15 WIB, walaupun tidak ada korban jiwa, namun akses warga terputus.

"Pondasi jembatan tidak kuat saat digerus derasnya aliran sungai, yang mengakibatkan jembatan tersebut putus. Saat ini jalur penghubung Desa Bojongkoneng ke Kandangserang tidak bisa di lalui warga," jelasnya.

Pihaknya menambahkan, Polsek Kandangserang membantu mengamankan area sekitar jembatan dengan memasang garis pembatas.
 
"Untuk sementara kerugian materi belum bisa diprediksi, dan masih ditindaklanjuti oleh BPBD dan Pemkab Pekalongan," katanya.
Kota Pekalongan - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0710/Pekalongan, Letkol Inf Muhammad Ridha menegaskan, agar seluruh personil TNI bersikap netral dan tidak ikut dalam masa kampanye dan Pemilu mendatang. Penegasan ini disampaikan Dandim saat memimpin apel Danramil dan Bintara di aula Kodim 0710/pekalongan, senin  (10 /12).

Apel yang bertemakan "Profesionalisme Danramil dan Babinsa untuk Rakyat" tersebut dihadiri jajaran pejabat utama kodim 0710 pekalongan , para Danramil Dan babinsa kodim 0710 pekalongan .

Dandim 0710 pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha menegaskan bahwa, prajurit harus tetap pegang teguh netralitas TNI dalam menghadapi Pemilu serentak 2019, dirinya juga ingatkan bahwa TNI harus netral dan tidak ikut dalam masa kampanye dan Pemilu berlangsung.

" Saya selalu mengingatkan, sebagai prajurit harus tetap pegang teguh netralitas TNI dalam menghadapi Pemilu serentak 2019, TNI harus tetap netral dan tidak ikut dalam kampanye dan Pemilu berlangsung,"jelas Dandim.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi selama ini, sehingga semua pekerjaan berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala yang berarti. Kepada jajaran Babinsa, agar tetap melaksanakan tugasnya mendampingi masyarakat guna mencapai peningkatan kesejahteraan.

Selain netralitas TNI Dandim Letkol Ridha  juga berpesan agar seluruh anggota Kodim 0710/pekalongan  tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Pasalnya dalam instansi TNI  tidak akan memberikan toleransi kapada pengedar dan pengguna narkoba. Para pelaku akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Adanya perkembangan teknologi khususnya media sosial, dirinya juga berharap agar semua berhati-hati dalam menggunakannya. Jangan latah terhadap berita yang tidak jelas, sikapi tiap informasi dari media sosial dengan bijak.(red/rusg)
Kota Pekalongan - Dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 mendatang, KPU kota pekalongan menggelar sosialisasi kepada Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana di Aula Kantor Persit Kodim 0710 Pekalongan, senin  (10/12).

Fajar Randi Yogananda komisioner KPU kota pekalongan bagian devisi teknisi dan humas menjelaskan bahwa, sosialosasi kali Ini adalah upaya kpu kota pekalongan  dalam meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu 2019 mendatang,  Sehingga masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya, untuk memilih Presiden , DPD , DPR RI , DPR Provinsi dan DPRD kota / kabupaten untuk 5 tahun kedepan .

Dirinya mengatakan, saat ini kpu sedang gencar gencarnya melakukan sosialisasi terlebih pada pemilih difabel , pemilih pemula dan pemilih wanita, seperti yang di laksanakan kali ini dengan menyesar kepada persit candra kirana cabang XX kodim 0710 pekalongan.

" Kita lagi gencar melakukan sosialisasi terlebih pada pemilih difabel , pemilih pemula dan pemilih wanita, seperti yang di laksanakan kali ini dengan mempeberikan  sosialisasi kepada Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX kodim 0710 pekalongan,"terangnya.

Sementara itu, Ketua  Persit Kartika Candra Kirana Cabang XX Kodim 0710 pekalongan Ny. Devi Rosanti mengatakan, para anggota Persit ini nantinya akan mensosialisasikan kembali kepada keluarga atau sanak saudaranya agar ikut membantu menyukseskan pemilu 2019 mendatang.

Dirinya menambahakan bahwa,"Suami kita sebagai anggota TNI kan tidak bisa memilih, jadi ibu Persit yang akan membantu menyukseskan Pemilu, sehingga tingkat partisipasi pemilih bisa meningkat,"ujar Ny.Devi Rosanti.

Selain itu dirinya siap ikut membantu menyukseskan Pemilu 2019 dengan menyosialisasikan kembali kepada keluarga bahkan tetangganya.(red/rusg)

Pekalongan – Guna menciptakan kesehatan lingkungan yang ada di wilayah binaan, Danramil 03/Kajen Kapten Inf Suryanto mengkoordinir para Babinsanya untuk melakukan pembuatan jamban bagi masyarakat di wilayah binaan. Untuk pembuatan jamban saat ini yang dilaksanakan di tempat bapak Karim Umur (58) pekerjaan tukang becak Rt.01 Rw.02 Dk.Buaran Utara Ds.Gandarum kecamatan Kajen,Minggu (9/12)

Pada kesempatan tersebut ‪Danramil Suryanto mengatakan, kegiatan program jambanisasi juga merupakan kegiatan program yang masih digencarkan oleh Kodim 0710/Pekalongan kepada Koramil jajarannya, untuk melaksanakan program jambanisasi melalui Babinsa yang bertugas di Desa binaan masing-masing, dengan bekerjasama dengan penyuluh kesehatan lingkungan dan Puskesmas.

‪Lebih lanjut ia menyampaikan, program jambanisasi ini adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah untuk meningkatkan pola hidup sehat.

"Program jambanisasi ini sebagai upaya membantu masyarakat yang belum memiliki jamban dalam setiap rumah agar kesehatannya semakin terjamin, khususnya kalangan menengah ke bawah untuk meningkatkan pola hidup sehat," ujarnya Danramil.

‪Sementara itu, salah satu warga yang mendapatkan program ini adalah Karim (58 ) warga Desa Gandarum Kecamatan Kajen yang sehari harinya berprofesi sebagai penarik becak ini, Ia mengaku, sangat senang dan berterima kasih bisa mendapat bantuan jamban yang langsung dibuatkan oleh Koramil melalui Babinsanya.

"Terima kasih pak, dengan dibuatnya jamban ini, saya dan keluarga tentunya tidak akan kebingungan lagi pada saat mau buang air besar dan mudah-mudahan sesuai harapan bapak, tentunya kehidupan kita akan lebih sehat," Ucap Karim.



Pekalongan – Sesuai dengan MOU antara TNI AD dan Kementan RI tentang program Upsus Swasembada pangan, Babinsa merupakan salah satu penggerak dan motor bagi para petani dan Kelompok Tani, dalam meningkatkan hasil produksi padi. Untuk merealisasikan hal tersebut Sertu Sujadi Babinsa Desa Nyamok,kecamatan kajen melaksanakan Upsus pendampingan pertanian dengan Kelompok tani yang ada di Desa binaannya, minggu (9/12/18)


Desa Nyamok yang terletak di wilayah Kec Kajen memang masih produktif untuk hasil pertaniannya,guna mendukung program upsus tersebut, Sertu Sujadi Babinsa Koramil 03 Kajen sedang melaksanakan pendampingan dengan melakukan kegiatan pengecekan ketersedian kebutuhan para petani yang ada di toko toko pertanian yang ada di wilayahnya serta pengecekan ketersediaan gabah yang ada di rice mill yang ada.

Menurut Sujadi, banyak faktor yang dapat mempengaruhi produksi atau hasil Panen, salah satu di antaranya ketersediaan pupuk dan obat untuk membasmi hama penyakit yang menyerang tanaman sehingga apabila ketersediaan pupuk dan obat pembasmi hama penyakit ini tersedia maka hasil panen akan maksimal.

“Banyak faktor yang dapat mempengaruhi produksi atau hasil Panen, salah satu di antaranya ketersediaan pupuk dan obat untuk membasmi hama penyakit yang menyerang tanaman, dan kita pastikan hal tersebut ada di toko yang ada di wilayah sehingga tidak akan mempengaruhi petani dalam melakukan bercocok tanam,”ujar Sujadi.

Lanjutnya, peran kita sebagai Babinsa dalam UPSUS (upaya Khusus) dalam meningkatkan Produksi Padi adalah sebagaiKomunikator, Fasilitator, Advisor, Motivator, Edukator, Organisator dan Dinamisator melalui Pengawalan dan Pendampingan Pertanian dengan Petani atau mKelompok Tani.

" Peran kita sebagai Komunikator, Fasilitator, Advisor, Motivator, Edukator, Organisator dan Dinamisator selalu akan melakukan pendampingan kepada petani guna, mensukseskan Program Swasembada Pangan Nasional dengan harapan dapat terjalin hubungan yang kuat antara Petani dan Babinsa" imbuhnya.(red/rusg)

Pekalongan - Pentingnya mempunyai generasi muda yang berwawasan kebangsaan dan disiplin yang baik, membuat Babinsa dari Koramil 08 Bojong perlu memberikan pelatihan dan pemberian materi tentang wawasan kebangsaan kepada,  para generasi muda termasuk pelajar.   Kegiatan tersebut dilaksanakan kepada pelajar SMA N 1 Bojong, bertempat di halaman sekolah setempat, sabtu (8/12/18).

Babinsa Koramil 08 Bojong Sertu Sunarko selaku pembawa materi  menjelaskan, pemberian materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan latihan disiplin kepada 280 Siswa/siswi SMA Negeri 1 Bojong sangat perlu dilakukan karena,  mereka adalah generasi penerus bangsa yang memang harus mempunyai bekal disiplin yang baik sehingga nantinya akan jadi pemimpin masa depan yang baik pula.

" Generasi muda harus mempunyai wawasan kebangsaan dan jiwa disiplin yang baik, karena ini sangat penting,  sebagai modal bagi generasi muda agar lebih bisa mencintai pada negara ini dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, "jelasnya

Melalui pelatihan disiplin dan pembekalan wawasan kebangsaan pihaknya berharap,  sebagai generasi muda akan memiliki rasa ingin membangun bangsa yang sesuai dengan Pancasila dan menjadi penerus bangsa yang baik dimasa mendatang. " Kita berharap mereka akan jadi generasi yang baik dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan, dalam mengisi dan memajukan bangsa ini kedepan," imbuhnya. (Red/rusg)

Pekalongan - Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika yang jatuh setiap tanggal 15 Desember mendatang, Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan berbagai kegiatan bhakti sosial diantaranya kegiatan Karya Bhakti  pengecatan dan pembersihan Masjid Jendral Sudirman yang terletak di Desa
Doro Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan.jumat (7/12).

Kapten Cpm Abdul Khamim selaku Danramil Doro menerangkan bahwa, kegiatan yang dilakukan bukan hanya di Masjid Jendral Sudirman saja melainkan di tempat-tempat ibadah yang lain serta fasilitas umum yang ada di Pekalongan baik Kota maupun Kabupaten.

“Kegiatan dalam rangka Hari Juang Kartika ini, Kita melaksanakan kegiatan Karya Bhakti bukan hanya di Masjid Jendral Sudirman saja, akan tetapi semua dibagi ditempat ibadah yang lain juga kita laksanakan,intinya kegiatan ini dilakukan di tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum lain yang ada di wilayah Pekalongan”, ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Karya bhakti  sudah menjadi rutinitas setiap satuan jajaran koramil,  jadi tidak hanya pas ada peringatan hari juang kartika ini saja. “ Namun kegiatan Karya Bakti , donor darah, dan pelayanan kesehatan gratis yang diberikan untuk masyarakat pada acara menyambut Hari Juang Kartika ke-73 tahun 2018 ini”, tambahnya.

Sementara H. Marsum selaku takmir Masjid Jendral Sudirman mengatakan bahwa, ia sangat senang dan setuju dengan adanya kegiatan karya bhakti gotong royong yang dilakukan oleh para anggota TNI AD. “Saya sangat senang dan setuju karena TNI bisa berbaur bekerja bersama dan menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat setempat. Selain itu, masyarakat juga bisa akrab dengan para personil TNI dalam kegiatan ini”, katanya.(red/51)



Kota Pekalongan – Hilangnya pepohonan di daerah yang terdampak Rob di wilayah Kota Pekalongan membuat sejumlah pemukiman warga khususnya di kelurahan bandengan menjadi tampak gersang dan sangat panas, oleh sebab itu anggota kodim 0710 pekalongan bersama dengan masyarakat melaksanakan  penghijauan di kelurahan bandengan kota pekalongan , jumat 7/12 pagi tadi .

Dipimpin langsung Danramil 19 pekalongan utara  Kapten suhardi, melaksanakan Penghijauan menanam bibit pohon Cemara laut dan beberapa jenis tanaman yang tahan air laut sebanyak 250 pohon di areal tambak dekat pemukiman warga kelurahan bandengan kota pekalongan .

Menurut danramil Kapten Suhardi,  Program penanaman pohon kali ini dalam rangka memperingati hari juang kartika ke 73 , dengan melakukan penanaman pohon sebagai penghijauan sangatlah banyak manfaatnya, diantaranya dapat membentengi bibir tambak dari abrasi ketika air tinggi juga untuk penghijauan dan memperindah pemukiman warga .

“ Kegiatan penanaman pohon atau penghijauan ini kita lakukan dalam rangka Hari Juang Kartika Ke-73 dan untuk memperindah kampung bandengan ini sehingga nantinya akan kelihatan hijau kembali setelah sebelumnya tanaman yang ada mati karena terdampak air rob,”jelas Danramil .

Sementara itu perwakilan warga setempat M Abidin yang juga sebagai kasi pembangunan di  kelurahan bandengan menuturkan, ucapan terimakasih kepada para prajurit TNI kodim 0710 pekalongan atas kepeduliannya melakukan penghijauan di wilayah kelurahan bandengan .Dirinya berharap dengan bekerja sama antara tni dan masyarakat untuk melakukan penghijauan mendapatkan hasil yang maksimal , sehingga nanti hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.(red/rusg)

Kota Pekalongan - Sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum dalam berbangsa dan bernegara, bagian hukum Setda Kota Pekalongan menyelenggarakan sosialisasi keluarga sadar hukum (kadarkum) tingkat Kota Pekalongan tahun 2018. Bertempat di ruang Jatayu Sekda Kota Pekakongan, kamis(6/12/18).

Sosialisasi tersebut diikuti oleh para OPD , Camat serta Lurah se Kota Pekalongan. Dalam sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari berbagai pihak, antara lain dari Pemerintah Kota, Kodim 07/10 Pekalongan, Polres Pekalongan Kota serta Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan, dimana masing memberikan berbagai materi seperti menangkal isu radikalisme dan extrimisme , perkembangan maraknya kasus narkoba serta maraknya berita HOAX yang terjadi.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari Dandim 07/10 Pekalongan , Letkol Inf Muhammad Ridha.

Menurut Dandim 0710/Pekalongan Muhammad Ridha menjelaskan, sosialiasi semacam ini merupakan kegiatan yang positif dan dapat berdampak kepada seluruh lapisan masyarakat. “Kegiatan positif semacam ini akan terus berlanjut tidak hanya di lingkup pemerintah kota saja, namun kedepannya sosialiasi ini juga akan kami berikan untuk pelajar sebagai bekal untuk generasi penerus bangsa”, jelasnya Dandim.

Pihaknya menambahkan sosialiasi ini juga menekankan tentang netralitas menghadapi pileg dan pilpres tahun 2019 mendatang, pasalnya penegakan hukum jika ketidaknetralan itu terjadi, akan benar-benar ditegaskan dan tidak main-main. Untuk itu tidak hanya materi saja, namun di sosialisasi ini juga terdapat sesi tanya jawab sebagai tolak ukur kefahaman semua peserta dalam upaya peningkatan kadarkum.

Sementara itu, Setda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih yang merupakan salah satu narasumber dalam sosialisasi ini juga benar benar menghimbau kepada seluruh peserta agar sadar hukum. “Ditahun politik ini netralitas sangatlah penting, terutama bagi seluruh Aparatur Sipil negara (ASN)  agar dapat menempatkan sesuai dengan undang undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN itu sendiri”, ungkap Sri Ruminingsih.

Dalam hal ini tidak hanya ASN saja, namun juga seluruh masyarakat dihimbau agar dapat netral, tidak memihak, tidak mempengaruhi serta tidak mempecah pengaruh dalam pelaksanaan pileg dan pilres 2019 mendatang.

Tidak hanya itu, penyebaran berita HOAX juga merupakan tindakan kejahatan di Era Globalisasi seperti sekarang ini. Untuk itu Sri Ruminingsih juga menghimbau agar masyarakat lebih cerdas dalam bersosial media.(red/rus).
Pekalongan – Guna memberi rasa aman dan nyaman pada warga binaannya sertu Topik Babinsa dari Koramil 08/Bojong, menggiatkan kembali keamanan kampung melalui ronda malam dan patroli yang dilakukan bersinergi antara TNI, Polri, Linmas dan Masyarakat setempat dan dilaksanakan setiap hari secara bergantian atau terjadwal.Rabu,(5/12/18)malam.

Hal tersebut dilakukan dan disampaikan sertu Topik saat peresmian pos kamling di desa Bojong Wetan Rt 05 dan rt 6 rw beberapa waktu yang lalu, menurutnya, kegiatan pos Kamling/pos ronda perlu di aktifkan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga sehingga bisa beristirahat dengan tenang dan nyaman.

“Kegiatan Pos Ronda kita minta digiatkan kembali, itu semua demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga dalam beristirahat malam khususnya, karena dengan mengaktifkan pos ronda ini dirasa memang sangat efektif dalam mencegah terjadinya tindak kriminal dan pencurian yang ada di wilayah,”ujar Topik.

Sertu Topik juga meminta kepada warga agar tidak cepat bosan dengan kegiatan pos ronda tersebut, sehingga kegiatan ronda malam dan patroli akan terus berlanjut demi terwujudnya lingkungan yang selalu kondusif aman dan nyaman.

Sementara itu kepala desa Bojong wetan, Driyagi sangat mengapresiasi dan mendukung sekali langkah yang diambil warga berserta aparat terkait yang selalu aktif dan bersinergi demi mewujudkan wilayah yang aman damai dan sejahtera. .(red/rusg)
Pekalongan - Koramil 08/Bojong bersama- sama masyarakat desa bojong lor, kecamatan Bojong melaksanakan gotong-royong pembangunan rumah Budiyono yang beberapa hari sebelumnya mengalami roboh dengan sendirinya. Kamis(6/12/18)

Seperti diketahui sebelumnya bahwa, rumah Budiyono (38) warga Ds.Bojong Lor Kec.Bojong, roboh dengan sendirinya pada Sabtu 24 November 2018 sekira pukul 13.30 wib. Robohnya rumah tersebut diduga karena bangunan yang kurang kokoh. Sehingga  mengakibatkan Budiyono kehilangan tempat tinggalnya.

Sedangkan untuk pembangunan rumahnya kembali, menurut Danramil 08/Bojong Kapten Inf Nurkhan menerangkan bahwa, dibiayai oleh swadaya masyarakat setempat dengan cara iuran, karena keberadaan Budiyono yang memang tergolong kurang mampu dan untuk tenaga sendiri melalui gotong-royong koramil 08/Bojong dengan warga setempat.

" Kita melaksanakan karya bhakti pembangunan rumah bapak Budiyono ini secara bergotong-royong dengan masyarakat setempat, sedangkan untuk biaya juga didapat dari iuran warga karena bapak Budiyono ini termasuk warga yang kurang mampu,"ujar Danramil.

Harapanya, dengan bergotong-royong selain menambah erat tali persaudaraan antara warga setempat dan juga TNI dalam hal ini Koramil 08/Bojong, juga akan meringankan beban bapak Budiyono, sehingga pekerjaan pembuatan rumah akan cepat selesai dan bisa jadi hunian yang layak untuk ditempati kembali.(red/rusg)
Pekalongan - Babinsa dari Koramil 08/Bojong melaksanakan pendampingan terhadap penutupan toko modern Indomart yang dilakukan oleh aparat gabungan dari satpol PP, polri dan kejaksaan bertempat di desa Wiroditan kecamatan Bojong kabupaten Pekalongan, rabu (5/12/18)

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Edy Widiyanto mengungkapkan bahwa ada 11 toko modern di Kabupaten Pekalongan yang direncanakan akan ditutup,10 toko berjejaring dan 1 toko non berjejaring.

"Untuk hari ini ada dua yang ditutup,satu di kajen dan satunya di bojong,karena ada peraturan daerah atau perda kita diatur untuk toko berjejaring atau modern jaraknya 1.000 meter dari pasar tradisional."tuturnya.


Dikatakan,tahun ini ada 11 toko modern yang direncanakan ditutup.Sampai saat ini pihaknya  masih melakukan pendataan dibeberapa toko,selanjutnya diberi surat peringatan hingga tiga kali,dan mereka diberi waktu 1 bulan jika ada penangguhan, sebelum Toko benar-benar ditutup.

"Sampai saat ini kita masih melakukan pendataan dibeberapa toko,kemudian mereka membuat usulan baru untuk menurunkan atau take over untuk menjadi toko modern biasa, jika nanti pada saat penutupan hari H,pemilik Toko modern bisa menunjukan bukti-bukti bahwa disitu ada ijin usaha toko modern ini mungkin bisa jadi tidak ditutup,"tandasnya.(Red/rusg/nk)

Pekalongan – Guna mencegah terjadinya korban Lakalalin yang di sebabkan oleh bencana alam yang terjadi di daerah rawan longsor, Koramil 13/Paninggaran bersama Polsek Paninggaran dan Asper Paninggaran memasang baner yang bertuliskan peringatan daerah rawan bencana alam,bertempat di jalan raya dukuh Sibelis desa Tenogo kec Paninggaran,Rabu (5/12/18).


Danramil 13/Paninggaran Kapten Cpm Hadi Wahyudi menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan peringatan pada segenap pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati sehingga mencegah terjadinya kecelakaan yang diakibatkan adanya pohon tumbang maupun tanah longsor. Pasalnya pada musim penghujan seperti sekarang daerah tersebut rawan terjadi pohon tumbang dan tanah longsor.


“Kita pasang banner peringatan ini agar, masyarakat pengguna jalan yang melewati jalan tersebut untuk selalu berhati-hati, karena memang dalam kondisi musim penghujan seperti sekarang, di daerah tersebut rawan pohon tumbang dan tanah longsor,”ucap Danramil.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak hanya di jalan tersebut saja untuk selalu berhati-hati, karena dengan datangnya musim penghujan seperti sekarang, banyak daerah yang memang rawan bencana alam karena struktur tanah yang gembur dan di daerah perbukitan sehingga mengakibatkan tanah tersebut labil dan mudah terjadi longsor.(red/rusg)


Kota Pekalongan - Dalam rangka menyambut Hari Juang Kartika Ke-73 tahun 2018, Kodim Pekalongan menggelar berbagai kegiatan diantaranya Donor Darah, karya bhakti dan bhakti sosial, untuk kegiatan donor darah sendiri dilaksanakan di lantai 3 kantor cabang bank BRI Kota Pekalongan, Rabu (5/12/18).
Dandim 0710/Pekalongan Letkol. Inf. Muhammad Ridha melalui Kasdim Mayor Inf Hufron menjelaskan, Kegiatan donor darah merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Juang Kartika ke 73 tahun 2018.
“ Kegiatan donor darah ini dalam rangka menyambut Hari Juang Kartika Ke-73 tahun 2018 dan dilaksanakan secara serentak oleh jajaran kodim. Kemudian dalam rangkaian kegiatan hari juang kartika masih banyak kegiatan yang kita laksanakan antara lain bhakti sosial,karya bhakti dan kegiatan kemasyarakatan lainya,” Ungkap Kasdim.
Dengan kegiatan donor darah yang dilaksanakan pihaknya berharap, akan terwujudnya kemanunggalan TNI Rakyat, dan bisa membantu PMI khususnya wilayah pekalongan dalam memenuhi kebutuhan darah dalam rangka membantu masyarakat.

“ Kegiatan ini adalah kegiatan kemanusian, harapan dengan kegiatan donor darah ini bisa membantu pemenuhan stok darah yang ada di wilayah pekalongan, sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan tercipta kemanunggalan TNI Rakyat,”Pungkasnya.
Kota Pekalongan - Guna meningkatkan kemampuan dalam menembak, sebanyak 360 prajurit Kodim 0710 Pekalongan mengikuti latihan menembak yang dilaksanakan di lapangan tembak Brimob Kalibanger Pelopor B, Selasa(4/12/18).

Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, Melalui Kasdim 0710 Pekalongan Mayor Infanteri Hufron mengatakan,latihan menembak triwulan ke 4 di tahun 2018 dan tujuannya yaitu meningkatkan kemampuan prajurit, guna mempertahankan kemampuan menembak khususnya senjata ringan baik panjang maupun pistol.

Menurut Kasdim Hufron rata-rata nilai evaluasi yang dihasilkan, saat ini nilainya mencapai angka 70 dan angka tersebut dikatakan masih cukup baik,sehingga perlu diadakan latihan secara rutin untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan kemampuan prajurit tersebut.

“ Latihan menembak triwulan ke 4 di tahun 2018 ini tujuannya yaitu untuk meningkatkan kemampuan prajurit, guna mempertahankan kemampuan menembak khususnya senjata ringan, sedangkan untuk capaian nilai standar adalah 70, sehingga untuk mencapai nilai tersebut perlu diadakan latihan secara rutin untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan kemampuan prajurit,”terang Kasdim.

Kasdim Hufron menambahkan dan berpesan agar, seluruh prajurit untuk meningkatkan kemampuan dalam menembak, karena usia yang semakin bertambah diharapkan juga kemampuan tetap harus dipertahankan, dan harus ditingkatkan, guna menunjang tugas pokok.(red/rusg)

Pekalongan – Kesigapan Babinsa Koramil 10 Wiradesa terlihat, saat ikut membantu memadamkan api yang menghanguskan Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pekalongan yang terletak di Dadirejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, pada senin, pukul 13.50 Wib,(3/12/2018).

Danramil 10/Wiradesa Kapten Arm Ahmad Wiryadi dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, saat mendapat laporan dari warga bahwa Kantor BPS terjadi kebakaran langsung menuju ke lokasi bersama anggota dan dengan peralatan seadanya langsung membantu mengeluarkan barang yang masih tersisa di dalam ruangan dan membantu memadamkan api yang masih membakar gedung tersebut.

“ Begitu mendapat laporan dari warga, saya langsung menuju TKP bersama beberapa anggota dan langsung membantu mengeluarkan barang-barang yang tersisa di dalam ruangan dan sebagian langsung ikut memadamkan api bersama petugas Damkar, Polri dan masyarakat yang ada saat itu,”ujar Danramil.

Sedangakan untuk penyebab kebakaran akibat korsleting,berdasarkan informasi dari karyawan BPS Sini,” Pertama ada suara ledakan kecil di sumber antara kabel dari PLN keluar yang masuk ke dalam gedung,tepatnya di aula tengah kantor BPS,"tuturnya.

Dikatakan,dalam kebakaran tersebut berkas-berkas masih aman dan tidak ada korban jiwa.adapun api berhasil dipadamkan dengan mengerahkan Damkar Kabupaten Pekalongan,Damkar Kota,TNI,Polri dan PMI

Kota Pekalongan- Dalam rangka memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H/2018 M di Mushola At Taqwa Kodim 0710/Pekalongan, pada hari Senin (3/12/2018).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mengambil tema “Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad 1440 H/2018 M Sebagai Suri Tauladan bagi Prajurit dan PNS TNI AD Yang Berjiwa Kesatria, Loyal, Profesional, Modern dan Manunggal Dengan Rakyat ”, dengan di hadiri Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha neserta Perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 0710/Pekalongan, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XX Kodim 0710/Pekalongan beserta anggotanya, serta  PNS Kodim 0710/Pekalongan.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha dalam sambutannya menyampaikan, bahwa melalui peringatan Maulid Nabi ini mengajak segenap prajurit dan PNS Kodim 0710/Pekalongan untuk bisa melakukan introspeksi diri, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta memantapkan mental dan profesionalisme ke komando atas guna kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada Bangsa dan Negara melalui semangat perjuangan dan kepemimpinan Rasulullah SAW.

Sementara itu Dalam ceramahnya Kapten Inf Nurkhan menyampaikan bahwa, seperti yang dicontohkan Baginda Rasulluh SAW yang selalu mencintai umatnya, kita sebagai umat Rasulullah dapat mengambil hikmah dan mentauladani perilaku Nabi sehingga, tercipta hubungan yang harmonis antar sesama khususnya TNI dengan Rakyat.  Selalu bersyukur atas nikmat yang diterima dan selalu bersholawat kepada baginda Rasulullah SAW.(red/rusg)
Kota Pekalongan - Selesai melaksanakan upacara pengibaran bendera, pada senin minggu pertama bulan Desember 2018, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha memberikan Jam Komandan kepada seluruh prajuritnya, dan menekankan kembali tentang pentingnya netralitas TNI, hal tersebut disampaikan di lapangan apel Makodim 0710 pekalongan,Senin (3/12/18)

Dalam berbagai kesempatan, Dandim Muhammad Ridha sudah sering menyampaikan namun demikian, menurutnya hal tersebut akan selalu diingatkan bahwa,Jelang tahun politik yakni penyelenggaraan Pileg dan pilpres 2019, loyalitas dan netralitas TNI harus tetap dijaga karena TNI alat Negara bukan alat pemerintah,selain itu juga ditekankan agar para prajurit juga PNS TNI AD tidak ikut-ikutkan meng share berita yang tidak jelas dan belum tentu kebenarannya alias berita Hoax.

“Netralitas TNI dalam pemilu sudah final dan harga mati, untuk itu sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi, kita sebagai prajurit harus pintar dan pandai menjaga diri, agar tidak terjerumus dalam dunia politik dan jangan sampai dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk kepentingan mereka,”ujar Dandim.

Lebih lanjut Dandim Ridha menyampaikan,agar seluruh prajurit selalu kompak dan selalu bersinergi dengan aparat yang lain di lapangan, agar tercipta wilayah yang selalu kondusif .

 “Ciptakan wilayah yang selalu kondusif, dengan bersinergi antar aparat yang lain, dan selalu monitoring di wilayah sehingga sekecil apapun masalah yang ada di wilayah terutama babinsa harus bisa mengetahuinya sejak dini,”pungkas Dandim.(red/rusg)
Kota Pekalongan – Setiap hari senin,  jajaran satuan TNI AD khususnya Kodim 0710/Pekalongan selalu melaksanakan upacara pengibaran bendera, tak terkecuali senin minggu pertama bulan Desember 2018, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha pimpin jalanya upacara bendera yang diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodim 0710/Pekalongan bertempat di lapangan apel Makodim setempat,Senin (3/12/18)

Sebagai irup, Dandim Muhammad Ridha membacakan amanat dari komandan Korem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardana,S.Sos.,M.M.Han yang antara lain menerangkan tentang makna penting dari upacara bendera yang dilaksanakan. Menurut Danrem makna penting dari di laksanakan upacara bendera adalah untuk menghormati jasa para pahlawan kusuma bangsa dalam mencapai kemerdekaan Indonesia dan pada sisi lain berfungsi sebagai sarana pimpinan untuk menyampaikan kebjikakan-kebijakan atau instruksi kepada anggotanya sesuai dengan fungsi pimpinannya.

“Makna penting dari di laksanakan upacara bendera adalah untuk menghormati jasa para pahlawan kusuma bangsa dalam mencapai kemerdekaan Indonesia dan pada sisi lain berfungsi sebagai sarana pimpinan untuk menyampaikan kebjikakan-kebijakan atau instruksi kepada anggotanya sesuai dengan fungsi pimpinannya,”Papar Dandim.

Lanjutnya, pada upacara bulan Desember 2018 kali ini kita diingatkan oleh peristiwa penting, yaitu hari juang kartika dan hari infanteri. Untuk Hari Juang Kartika tahun ini menurutnya akan di pustkan di Kodam IV/Diponegoro, yaitu di lapangan Pangsar Jenderal Soedirman di ambarawa .

“ Untuk itu makna yang harus dihayati dalam memperingati hari Juang Kartika dan hari Infanteri adalah merevitalisasi kembali tekad, semangat dan “Prasetia” kita untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dan pesan para pahlawan sesuai situasi dan kondisi zaman yang terus berkembang saat ini,”Lanjut Dandim.

Selain dari dua hal yang disampaikan tersebut dalam amanatnya, Danrem Kolonel  Kav Dani Wardhana juga menyampaikan beberapa informasi penting berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok prajurit yang sudah dilaksanakan maupun yang harus dikerjakan dalam waktu dekat.(red/rusg)