November 2018
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Sebanyak 150 orang dari berbagai elemen di Kota pekalongan,membaur menjadi satu membersihkan sungai Bremi yang tertutup oleh enceng gondok.kegiatan tersebut diprakarsai oleh Kodim 0710/Pekalongan bekerjasama dengan BPBD Kota Pekalongan,Polres Pekalongan Kota,serta masyarakat yang bertempat di kelurahan Pasir Kraton Kramat Kecamatan Pekalongan Barat.Jum’at ( 30/11/18).

Kegiatan pembersihan enceng gondok tersebut diawali dengan apel yang dipimpin oleh Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz, dan secara simbolis mengawali kegiatan tersebut yang diikuti oleh pasi Ops Kodim Pekalongan,Pasiter Kodim Pekalongan serta beberapa perwira dari Polres Pekalongan kota serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan dan berharap agar kegiatan pembersihan sungai tersebut, tidak dilakukan hanya waktu-waktu tertentu saja namun,masyarakat setempat untuk lebih peduli lagi dengan lingkungannya sehingga tidak ada penumpukan enceng gondok maupun sampah yang lain, yang bisa mengakibatkan tersumbatnya sungai tersebut.

Sementara itu, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha melalui Pasi Ops Kodim Kapten Inf Nur Hajari menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK) Tahun 2018, serta untuk membantu masyarakat yang berada di pinggiran sungai Bremi agar terhindar dari bahaya banjir..

“ Kegiatan pada pagi hari ini adalah dalam rangka Hari Juang Kartika Ke-73 tahun 2018, serta untuk membantu masyarakat yang berada di pinggiran sungai Bremi agar terhindar dari bahaya banjir,karena apabila enceng gondok ini tidak kita bersihkan, maka akan bisa mengakibatkan genangan air dan bisa  mengakibatkan banjir,”terang Kapten Nur Hajari

Kegiatan tersebut melibatkan banyak elemen masyarakat yang antara lain,TNI AD, TNI AL, Polri, BPBD Kota Pekalongan, Relawan Kota Pekalongan serta masyarakat setempat yang berjumlah kurang lebih 150 orang**red ( pendim 0710 Pekalongan )
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
TNI AD,- Jenderal TNI Mulyono dengan penuh bangga mengungkapkan kepercayaannya kepada Jenderal TNI Andika Perkasa mampu menjalankan tugasnya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dengan sukses. Hal tersebut  diungkapkannya saat memberikan kesan dan pesan dalam acara lepas sambut Kasad di lapangan Mabesad, Kamis, (29/11/2018).

Di hadapan para peserta upacara dan pimpinan TNI AD lainnya, Jenderal TNI Mulyono yang dikenal sebagai sosok yang sederhana, dekat dengan anak buah namun tegas ini, mengucapkan selamat kepada Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ibu Hetty Andika Perkasa atas amanah jabatan barunya, baik sebagai  Kasad maupun Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (Ketum Persit KCK).

Sebelum acara lepas sambut, selain serah terima jabatan (Sertijab) Kasad yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam hari yang sama juga dilaksanakan Sertijab  Ketum Persit KCK dari Ibu Sita Mulyono kepada ibu Hetty Andika Perkasa di hadapan Ibu Nany Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi di Gedung Jenderal A.H.Nasution, Mabesad, Jakarta (29/11/2018).

"Sebagaimana kita ketahui bersama, tanggal 22 November 2018 yang lalu Jenderal TNI Andika Perkasa secara resmi telah dilantik oleh Presiden sebagai Kasad yang ke-32, menggantikan saya yang akan segera memasuki masa purnabakti,” ungkap Jenderal Mulyono.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya beserta istri mengucapkan selamat kepada Jenderal TNI Andika Perkasa, beserta Ibu Hetty Andika Perkasa,”sambungnya.

Dengan penuh Legowo, Jenderal TNI Mulyono menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan suatu keniscayaan dalam sebuah organisasi, seperti TNI AD, yang senantiasa harus mengikuti dan menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang sangat dinamis, kompleks, dan sulit diprediksi.

“Pergantian pejabat merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel dan implementasi proses regenerasi guna menjaga kesinambungan kepemimpinan. Ini akan mendorong semangat pembaruan dan penyegaran pola pikir, sebagai upaya peningkatan kinerja sebuah instansi dan organisasi” terangnya.

”Dan hari ini dengan bangga saya menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Kepala Staf Angkatan Darat kepada Jenderal TNI Andika Perkasa. Saya yakin sepenuhnya, dengan kepemimpinan beliau, TNI AD di masa depan akan menjadi semakin baik, profesional, modern, serta mencintai dan dicintai rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal TNI Mulyono menyampaikan bahwa dalam masa jabatannya selama 3 tahun 4 bulan (semenjak Juli 2015), masih banyak keinginan-keinginan besarnya yang telah terlihat adanya kemajuan namun masih perlu disempurnakan, khususnya dalam hal  untuk memajukan serta mengoptimalkan peran TNI Angkatan Darat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Saya percaya, Jenderal TNI Andika Perkasa selaku Kepala Staf Angkatan Darat yang baru, nantinya akan mampu mengakselerasi serta mencapai visi dan cita-cita besar tersebut,”harap Jenderal TNI Mulyono.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Jenderal TNI Mulyono juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI AD, karena selama ini telah memberikan pengabdian yang terbaik dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.
“Saya berharap agar bantuan dan dan dukungan itu dapat diberikan pula kepada  Jenderal TNI Andika Perkasa dengan penuh kesungguhan serta dedikasi yang tinggi,”tegasnya.

Jenderal TNI Mulyono juga berpesan  agar  seluruh prajurit TNI Angkatan Darat senantiasa membangun hubungan yang harmonis sebagai fondasi kekuatan dan soliditas TNI Angkatan Darat serta senantiasa berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas kepada TNI AD

“Akhirnya saya beserta istri dan keluarga mohon diri agar kami senantiasa mendapatkan kesehatan, kekuatan serta tetap mengabdi bagi bangsa dan negara,” ujar Jenderal Mulyono.

Selesai acara lepas sambut, dilanjutkan acara tradisi pelepasan dan penerimaan Kasad lama dan Kasad baru di Gedung Utama Mabesad. Acara tersebut turut dihadiri oleh para Asisten Kasad, para Pangkotama, para Kabalakpus serta para pejabat TNI AD. (Dispenad)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan – Guna membantu pemerintah dalam upaya khusus mensukseskan program swasembada pangan terus dilakukan jajaran kodim 0710/Pekalongan, seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 06/Kedungwuni Srk Subardi, dengan melakukan pendampingan pendistribusian bantuan benih padi di desa Proto, pada Rabu (28/11/18).

Danramil 06/Kedungwuni Kapten Czi Agus Setyabudi saat di mintai keterangan menjelaskan, Upsus swasembada pangan merupakan upaya khusus Kementan bekerjasama dengan TNI AD yang bertujuan untuk mensukseskan swasembada pangan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pendampingan/pengawalan di tingkat petani untuk berproduksi dan sampai saat ini upaya khusus tersebut terus dilakukan diantaranya memberikan pendampingan kepada para petani baik dari pengolahan lahan sampai dengan masa panen.

Adapun pendampingan yang sedang dilaksanakan oleh Babinsa koramil 06/Kedungwuni Srk Subardi adalah, pembagian bantuan benih padi dari kementrian pertanian yang diserahkan oleh PPL kecamatan kedungwuni bapak Santoso dan Tomo, dengan jenis 32 sejumlah 8.625 kantong untuk Pok tani Miyanggong 2 dan pok tani Pesalakan di desa Salakbrojo kec kedungwuni.

“Sampai saat ini, program Upsus dengan memberikan pendampingan kepada para petani terus kita lakukan, dan baru saja, Babinsa kita mendampingi pendistribusian bantuan benih jenis 32 sejumlah 8.625 kantong untuk kelompok tani Miyanggong 2 dan kelompok tani Pesalakan di desa Salakbrojo Kecamatan Kedungwuni,”Jelas Danramil.

Pihaknya berharap, dengan adanya pendampingan yang terus dilakukan oleh jajaran TNI khususnya babinsa ini, para petani akan lebih bersemangat lagi dalam meningkatkan hasil panennya sehingga apa yang menjadi target swasembada pangan akan tercapai, dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat. (Red/rusg)


Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan – Guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, anggota Koramil 11/Sragi yang dipimpin oleh Danramil Kapten Inf Sunarto melaksanakan pembersihan di lingkungan Koramil setempat pada,Rabu ( 28/11/18)

Sasaran dari pembersihan adalah rerumputan liar dan sampah yang berada di sekitaran koramil, mengingat di bulan November ini curah hujan sudah mulai tinggi, yang menyebabkan rerumputan liar yang ada di sekitar apabila tidak cepat di lakukan pembersihan.koramil tumbuh dengan cepat. Sehingga menimbulkan kesan yang kotor dan kumuh

Selain itu, dengan tingginya curah hujan yang akan terjadi di bulan-bulan kedepan, dapat pula menyebabkan genangan air dari kaleng-kaleng bekas maupun dari plastik yang berada di sekitar koramil, sehingga nantinya dapat memunculkan berbagai macam kerawanan penyakit, diantaranya ialah demam
berdarah dan diare.

Danramil 11/Sragi Kapten Inf Sunarto dalam kesempatan tersebut mengatakan, melalui kegiatan pembersihan yang dilaksanakan, selain untuk untuk mencegah terjangkitnya penyakit memberikan kenyamanan bagi kita sendiri, pembersihan ini juga dapat menjadi contoh bagi warga untuk menciptakan
hidup yang bersih dan sehat sehingga dapat meminimalisir timbulnya penyakit.

“Kegiatan yang kita laksanakan ini merupakan suatu wujud kepedulian seluruh anggota Koramil 11/Sragi dalam menciptakan kenyamanan bagi kita sendiri, dan kami berharap agar kegiatan ini juga bisa menjadi contoh bagi warga untuk menciptakan hidup yang bersih dan sehat di lingkungan masing-masing,”terang Danramil.(red/rusg)


Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Guna menjaga kebugaran tubuh dan mempersiapakan diri dalam menghadapi ujian untuk kenaikan pangkat, Prajurit Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan lari aerobik di lanjutkan dengan pembinaan fisik seperti Pus Up, Sit Up, Pull Up dan beberapa pembinaan lainya, bertempat di Lapangan Mataram Kota Pekalongan,selasa (27/11/18).

Kegiatan aerobik di ikuti seluruh anggota Kodim 0710/Pekalongan termasuk PNS dan rutin dilaksanakan setiap selasa dan kamis dalam setiap minggunya, Lari aerobik yang menempuh jarak  3200 m tersebut selain untuk menunjang kebugaran tubuh juga untuk mempersiapkan para anggota yang akan melaksanakan ujian kenaikan pangkat.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha melalui Pasi Ops Kodim Kapten Inf Nur Hajari dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa, kegiatan lari aerobik tersebut merupakan salah satu program pembinaan satuan yang harus dilaksanakan guna membina fisik serta menjaga kondisi badan agar tetap sehat, bugar dan siap untuk melaksanakan tugas-tugas satuan.

"Mengingat pentingnya kesehatan bagi tubuh maka saya berharap supaya kegiatan ini di laksanakan dengan kesadaran dan senang hati sehingga akan benar benar mendapatkan hasil yang sesuai kita harapkan yaitu sehat Jasmani dan Rohani.”tutur Pasi Ops.

Lebih lanjut, Pasi Ops Kapten Inf  Nurhajari menjelaskan bahwa, dengan rutinitas berolahraga, apalagi dengan aerobik akan meningkatkan kesemaptaan anggota guna menjaga kebugaran tubuh dalam menunjang tugas pokok dan tugas sehari-hari.

“Diharapkan seluruh anggota bisa memiliki tubuh yang lebih bugar, karena olahraga aerobik mampu meningkatkan kapasitas jantung seseorang, sehingga memungkinkan darah terkirim ke otot-otot tubuh dan lainnya. Bila aerobik dilakukan secara teratur, hal itu bisa membantu meningkatkan stamina anggota,” jelasnya.

Pihaknya juga menghimbau, kepada seluruh Prajurit Kodim 0710/Pekalongan untuk senantiasa mengajak dan menjaga keluarganya masing masing untuk senantiasa berolah raga, sehingga kita dan keluarga selalu hidup sehat, lebih-lebih memasuki musim penghujan ini,  kalau kita tidak pandai pandai menjaga kesehatan kita maka akan mudah jatuh sakit.” Imbuhnya.(red/rusg)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Dalam rangka memperingati hari Juang Kartika ke 73,  Kodim 0710/Pekalongan menggelar kegiatan pelayanan KB kesehatan gratis secara serentak yang di gelar di puskesmas bendan kota pekalongan, Selasa(27/11/18)

Tampak terlihat puluhan aseptor KB memadati ruang tunggu puskemas bendan untuk menunggu jatah pemberian KB padanya . Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Ny Devi Rosanti melalui  ketua seksi organisasi Ny Sri Mulyani Wiyoto menjelaskan,  bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan keluarga berencana serta untuk meningkatkan kesejahteran dalam kehidupan keluarga. 

" Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan keluarga berencana serta, untuk meningkatkan kesejahteran dalam kehidupan keluarga. Pada pelayanan KB kali ini, kita mentargetkan minimal 50 aseptor KB , namun hingga pelaksanan terdapat 75 aseptor, jauh melebihi dari target yang di canangkan,"terang Ny Sri Mulyani Wiyoto.

Sementara Dra Niken Soerwiyatrini ,
selaku kasi keluarga berencana dan kesehatan reproduksi dinsos p2kb menjelaskan bahwa, pada kegiatan kali ini pemerintah menyediakan 4 pelayanan KB , di antaranya  KB , Implan , (iud) ayudi , Mow (metode oprasi wanita ) . mop ( metode oprasi pria ) , Dan pada 4 jenis pelayanan KB, yang banyak dipilih oleh para aseptor adalah jenis KB implan dengan jangka waktu 3 tahun.

Di harapkan dengan pelayanan KB gratis serentak kali ini , kehidupan keluarga di masyarakat semakin sejahtera, dan dengan keluarga berencana, bisa mengoptimalkan dalam pemenuhan kebutuhan keluarga.(red/rusg)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Kepala Staf Kodim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron selesai melaksanakan upacara bendera menyampaikan, agar para Danramil dan Babinsa yang ada di jajaranya untuk selalu monitoring wilayah, karena berkaitan dengan sudah adanya bencana alam yang terjadi di wilayah,senin(26/11/18)
Selain itu, hal tersebut disampaikan Kasdim Mayor Hufron juga berkaitan dengan sudah adanya kejadian rumah warga yang roboh dan kebakaran yang menimpa rumah warga akhir-akhir ini, dan juga untuk antisipasi cuaca yang memasuki pergantian musim serta cuaca ekstrim yang ada di wilayah..
" Memasuki pergantian musim penghujan atau cuaca ekstrim yang kemungkinan terjadi sekarang ini, agar para Danramil dan Babinsa selalu memonitoring wilayah masing-masing, sehingga apabila ada kejadian bencana alam di wilayah segera bisa diatasi dan dicarikan solusi yang terbaik dalam penangananya,"terang Kasdim.
Lebih lanjut Kasdim Hufron menekankan agar, temu cepat dan lapor cepat dilaksanakan,  berkaitan dengan kegiatan yang terjadi di wilayah, sehingga tidak ada informasi dari wilayah yang tidak tersampaikan kepada satuan.
“ Temu cepat dan lapor cepat harus tetap dilaksanakan, berkaitan dengan kegiatan yang terjadi di wilayah, dan  informasi sekecil apapun yang ada di wilayah harus tersampaikan kepada satuan, sehingga satuan bisa mengambil langkah-langkah yang cepat dan tepat,”pungkas Kasdim
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Memasuki musim penghujan tiba, Komandan Kodim 0710 Letnan Kolonel Infanteri Muhammad Ridha menghimbau kepada warga masyarakat yang ada di wilayah Kota maupun Kabupaten Pekalongan untuk waspada bencana alam.

Hal tersebut diungkapkan Dandim Muhammad Ridha, selesai memantau daerah di wilayah pegungungan beberapa hari lalu. Menurutnya, pihaknya sudah memberikan sosialisasi kepada para masyarakat melalui Babinsa yang ada di wilayah terutama yang tinggal di tempat rawan longsor dan banjir.

Dalam berbagai kesempatan Dandim Muhammad Ridha juga selalu menyampaikan,  kepada jajarannya dalam hal ini Koramil, untuk monitoring diwilayahnya masing-masing untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam seperti banjir, rob, longsor dan angin puting beliung.

" Kita sudah sampaikan kejajaran yaitu Koramil, untuk monitoring diwilayahnya masing-masing untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam seperti banjir, rob, longsor dan angin puting beliung, sehingga apa bila terjadi bencana alam tersebut semua sudah siap, dan akan meminimalisir terjadinya korban jiwa,"ujar Dandim.


Dandim Muhammad Ridha menambahkan, tidak hanya kegiatan sosialisasi dan monitoring saja, pihaknya juga menyiapkan pasukan on call yang setiap saat siap di gerakan, baik di Kota maupun Kabupaten Pekalongan untuk mengantisipasi apabila terjadi bencana alam.(red/rusg)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Guna memperlancar aliran air masuk ke persawahan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Babinsa Desa Jetakkidul Serka Eko Haryadi dan Sertu Sutar, bersama masyarakat  melaksanakan karya bhakti perbaikan dan pembersihan saluran air di Desa Jetakkidul Kec Winopringgo. Jum'at(23/11/18)

Kegiatan pembersihan saluran ini dilakukan di areal persawahan Desa Jetakkidul Kec Winopringgo, Kabupaten Pekalongan, bertujuan untuk ikut menyukseskan  program swasembada pangan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pekalongan.

Komandan Koramil 07/Wonopringgo Kapten Inf Sunarto secara terpisah mengatakan, " Pembersihan saluran irigasi ini merupakan salah satu upaya khusus (Upsus) untuk meningkatkan produksi pertanian dalam menunjang program ketahanan pangan di Kabupaten pekalongan,"terang Danramil.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini nantinya air menjadi mudah masuk ke arel persawahan, dan bisa mengaliri ke seluruh areal sawah dengan baik. Karena irigasi pertanian sudah dibersihkan secara bersama-sama dan tidak ada lagi gangguan irigasi dalam pemenuhan kebutuhan air di sawah para petani,” imbuh Danramil.

Sementara, Babinsa Desa Jetakkidul Serka Eko Haryadi   menambahkan, petani sudah sangat berpengalaman dalam mengolah lahan pertanian. Namun dengan adanya pendampingan dari Babinsa diharapkan dapat membantu perawatan pemeliharaan tanaman padi menjadi lebih baik serta lebih bersemangat untuk bisa meningkatkan hasil panen.

“Tentunya para petani sudah sangat berpengalaman dalam bertani. Namun dengan adanya pendampingan dari kita selaku babinsa, diharapkan akan lebih semangat lagi dalam mengolah lahan. Sehingga apa yang menjadi target pemerintah dalam mencapai swasembada pangan bisa tercapai,” jelasnya.(red/rusg)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan - Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK) Tahun 2018, Kodim 0710/Pekalongan menggelar karya bhakti dengan sasaran pengecoran Masjid Hisbullah Desa Pesanggrahan Rt 11/04 kec.wonokerto kabupaten pekalongan, mulai sabtu (17/11) yang lalu sampai dengan selesai.

Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, melalui Danramil 10 Pekalongan Wiradesa Kapten Arm Ahmad Wiryadi menjelasakan, sejatinya Hari Juang Kartika dilaksanakan dalam rangka melestarikan tradisi juang prajurit TNI AD dan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Dengan adanya Karya Bhakti pengecoran pada rehap Masjid ini, TNI bersama panitia masjid dan masyarakat setempat bisa menyatu dan membaur bersama dalam menyelesaikan pekerjaan yang ada sehingga tercipta kemanunggalan TNI Rakyat.

Lebih lanjut Kapten Ahmad Wiryadi menjelaskan bahwa, Kegiatan ini bukti nyata peran TNI dalam kehidupan di masyarakat, dengan melaksanakan karya bhakti bersama-sama masyarakat, bergotong  royong, diharapkan akan tercipta hubungan yang harmonis antara TNI dan Rakyat sehingga apa yang jadi tujuan utama dari Binter akan terwujud yaitu kemanggalan TNI dengan Rakyat.**red ( pendim 0710 Pekalongan )
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Guna mengantisipasi dan mengetahui secara langsung wilayahnya, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, cek langsung kondisi wilayahnya khususnya di wilayah perhutanan yang rawan bahaya longsor, Sabtu (17/11/18).

Dalam patroli wilayah rawan bencana alam tersebut, Dandim Pekalongan bersama Bank BRI, Perhutani dan Polri wilayah kota Pekalongan melaksanakan pengecekan secara langsung di lokasi -lokasi yang di tengarai rawan longsor.

Menurut Dandim, selain untuk memantau dan mengantisipasi bencana alam diwilayahnya yang rawan longsor, kegiatan jelajah hutan tersebut juga sebagai sarana komunikasi sosial dengan para segenap pimpinan dan staf bank BRI, Perhutani dan Polri yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan.

"Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi terjadinya bahaya bencana alam tanah longsor, sehingga menjelang musim penghujan datang kita sudah mengetahui kira-kira daerah mana diwilayah Pekalongan ini yang rawan longsor," jelas Dandim.

Dikatakan, dari pemantauan yang telah dilaksanakannya, ada beberapa titik rawan bencana alam yang berada di wilayah Pekalongan seperti Lebakbarang dan Petungkriyono yang kedua wilayah tersebut berada di perbukitan dan dengan tingkat kerawanan yang berbeda-beda.

"Setalah kita pantau secara langsung, memang ada beberapa titik longsor yang kita tengarai rawan akan bahaya tanah longsor, namun demikian tingkat kerawanannya berbeda-beda dan kebanyakan ada di daerah perhutanan," terang Dandim.

Pihaknya juga berharap, peran masyarakat dan stakholder terkait, untuk melakukan pengecekan kedaerah-daerah yang memang rawan longsor, sehingga akan meminimalisir korban apabila longsor terjadi.

"Kami berharap ada peran dari masyarakat dan Stakholder terkait untuk melakukan pengecekan secara rutin sehingga apabila terjadi tanah longsor akan diketahui sejak dini, dan meminimalisir adanya korban jiwa," pungkas Dandim

Kegiatan "Trabas" jelajah hutan  tersebut di laksanakan di hutan wilayah Kabupaten Pekalongan, yang meliputi daerah Karanganyar, Lebakbarang serta Petungkriyono  yang diikuti oleh Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha beserta anggota bank BRI dan anggota Polres Pekalongan Kota berjumlah kurang lebih 75 orang.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Dalam rangka mengikuti persami yang diselenggarakan tingkat Jateng dan DIY,Kodim 0710/Pekalongan kirimkan satu Tim mengikuti kegiatan tersebut.Untuk pemberangkatan Tim Saka Wira Kartika dilepas oleh Kasdim 0710/pekalongan Mayor Inf Hufron,Jum’at (16/11/18)

Untuk persami sendiri di laksanakan di, Barak Latihan Rindam IV/Diponegoro, Bantir Sumowono Kabupaten Semarang dan digelar selama 3 hari mulai Jum’at sampai dengan Minggu 17 sampai dengan 19 November mendatang.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0710/Pekalongan melalui Kasdim Mayor Inf Hufron berharap, agar saka wira kartika yang berangkat dapat menimba ilmu dengan baik serta bisa menambah tali silaturahmi dengan teman yang lain, baik baik antar saka dari kodim pekalongan sendiri maupun dengan yang lain.

“ Kita berharap, agar adik-adik Saka Wira Kartika yang berangkat ini, dapat menimba ilmu kepramukaan dan ilmu yang lain dengan baik, serta bisa menambah tali silaturahmi dengan teman yang lain, baik baik antar saka dari kodim pekalongan sendiri maupun dengan yang lain yang mengikuti Persami tersebut.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan - Kodim 0710/Pekalongan kembali merotasi lima anggotanya. Kali ini mutasi dilakukan terhadap 2 perwira, 2 bintara serta 1 tamtama, ditandai dengan acara korp raport serah terima jabatan di aula serbaguna makodim setempat, dipimpin Dandim Letkol Inf Muhammad Ridha, Jum’at (16/11) pagi.

Kedua perwira yang dimutasi, antara lain Danramil 01/Pekalongan Timur  Kapten Czi Agus Pujiatmo yang selanjutnya pindah tugas ke Kodim 0715/Kendal. Kemudian Kapten Inf Jamaludin Abbas dari Danramil 12/Tirto Pindah tugas ke Kodim 0712 Tegal, sementara itu serma Supriyanto dan sertu Imam pindah ke Kodim Jogja.

Selanjutnya, ada yang masuk satu perwira dari Brigif 4/Dewaratna Kapten Inf Dwi Darmasto. Dalam sambutannya, Dandim Muhammad Ridha menjelaskan, mutasi jabatan adalah bentuk penghargaan dan dedikasi kerja serta penyegaran dalam jabatan, sehingga tidak ada yang menjabat terlalu lama di jabatan tertentu.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar, dan bentuk penghargaan serta dedikasi kerja juga penyegaran dalam jabatan, sehingga hal ini perlu dilakukan agar kinerja para prajurit ini tidak menurun dan tetap semangat,” tutur Dandim.

Lebih lanjut Dandim Ridha berharap kepada yang baru anggota yang pindah satuan agar, membawa hal-hal yang posif dan meninggalkan hal yang negatif dari satuan lama, dan dengan mutasi ini agar bisa menjadi motivasi bagi yang lain supaya ke depannya lebih baik lagi.


Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan – Guna menjaga kebugaran,dan meningkatkan keharmonisan antara anggota persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cab XX Kodim 0710/Pekalongan,pada pertemuan rutin bulanan yang di laksanakan di lapangan apel Makodim setempat dengan menyelenggarakan olahraga bersama,Kamis (15/11/18).

Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan setiap satu bulan sekali,namun dalam kegiatan bulan November kali ini diisi dengan kegiatan olahraga dan lomba-lomba tidak seperti biasanya dilaksanakan di ruangan dengan bertatap muka.

Dalam kesempatan tersebut, selaku ketua Persit KCK Cab XX Ny.Devi Rosanti mengatakan,kegiatan yang dilaksnakan merupakan kegiatan rutin bulanan,namun demikian untuk bulan ini diisi denga kegiatan olahraga bersama dan lomba dengan maksud untuk meningkatkan tali silahturahmi antar anggota persit serta untuk menjaga kebugaran agar selalu semnagat dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang biasa kita laksanakan tiap bulan,nanum untuk bulan ini kita laksanakan dengan olahraga bersama dengan maksud, untuk menjaga kebugaran dan lebih mengakrabkan kembali jalinan silahturahmi yang sudah terbangun selama ini antar anggota,”jelas Ny,Devi Rosanti

Dirinya berharap,dengan melaksanakan olahraga bersama tersebut,akan menjadi motivasi bagi anggota persit dalam menjaga kebugaran tubuh sehingga akan lebih semangat lagi dalam menjalankan tugas sebagai persit dalam mendampingi tugas suami.


Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan - Guna mendukung operasional kerja untuk anggotanya / Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf  Muhammad Ridha menyerahkan sebanyak 10 motor klx untuk Babinsa,bertempat di lapangan apel Makodim 0710/Pekalongan,Senin (12/11/18)

Menurut Dandim Muhammad Ridha menjelaskan, penyerahan kendaraan dinas ini tujuannya untuk membantu kinerja dan tugas pokok para Babinsa khususnya yang berada di daerah pegunungan. Sehingga, apabila terjadi bencana alam atau yang lainnya kendaraan ini bisa digunakan.

“ Alhamdulillah pada kesempatan ini,kita mendapat dukungan sepeda motor baru jenis Klx sejumlah 10 unit,dan untuk pembagiannya kita prioritaskan untuk Babinsa yang ada di daerah pegunungan sehingga akan bisa digunakan secara maksimal,”terang Dandim.

Lebih lanjut Dandim Ridha beresan kepada anggota yang menerima, bahwa kendaraan tersebut adalah amanah. Oleh karena itu, kendaraan harus dirawat dan selalu dalam keadaan siap operasional.

“ Bagi anggota yang menerima saya berpesan,rawatlah kendaraan tersebut,karena ini termasuk amanah yang harus selalu dijaga dan dirawat,sehingga selalu dalam keadaan siap pakai,”pesan dandim

Dandim Ridha menambahkan, semoga harapannya kedepan pimpinan atas bisa memberikan lebih perhatiannya guna mendukung pelaksanaan tugas dilapangan(red/rusg)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan -.Guna menekankan kembali kepada seluruh prajuritnya, dalam menekan dan mencegah adanya pelanggaran menjelang tahun pemilu 2018. Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha memberikan Jam Komandan,selesai pelaksanaan upacara bendera,di Makodim setempat,Senin (12/11/18)

Jelang tahun politik yakni penyelenggaraan Pileg dan pilpres 2019, loyalitas dan netralitas TNI harus tetap dijaga karena TNI alat Negara bukan alat pemerintah,demikian salah satu yang penekanan yang disampaikan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha saat memberikan Jam Komandan

Kecuali kita sudah bisa ataupun sudah tidak bisa ingin lagi berdinas sebagai TNI ataupun PNS TNI,kalau memang ingin mencalonkan sebagai peserta pemilu ataupun menjadi kades di wilayah tunggu nanti setelah purna dan saya harap jadi.

“Jangan semua berpikir tentang uang, akan tetapi harus punya ilmu,jadi uang bukan segalanya akan tetapi kemampuan atau ilmu itu yang lebih utama. Kebanggaan pimpinan bila ada Babinsa nya bisa menjadi kades di wilayahnya setelah purna nanti, karena selama kita berdinas selalu membantu dan meringankan beban warga binaannya,”ujar Dandim.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan,Jangan sampai sebagai prajurit, kita terjebak dengan kumpul- kumpul yang ternyata adalah mereka kumpul untuk kepentingan suatu kelompok politik . “Jadi kita harus jeli di wilayah dalam setiap pergerakan maupun kegiatan yang ada, dan segera laporkan setiap hal yang menonjol sesegera mungkin,”pungkas Dandim.

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan- Guna Efektifitas dan Efisiensi Kegiatan, Tim Pengawasan Pengendalian Program (Dalprog)Kodam IV/Diponegoro, yang dipimpin oleh Ketua tim Letkol Inf Suyadi (Pabandya alih Dam) beserta rombongan mengunjungi Kodim 0710/Pekalongan, bertempat di ruang Data Kodim 0710/Pekalongan,Senin (12/11/18).

Asrendam IV/Diponegoro Putranto Gatot Sri Handoyo,dalam sambutan yang dibacakan oleh Letkol Inf Suyadi menyampaikan bahwa,tujuan dari Dalprog sendiri adalah, sebagai forum konsultasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan maupun program yang akan dilaksanakan, agar bisa lebih efektif dan efisien serta optimal dalam mencapai sasaran. Sehingga diharapkan akan diperoleh keterpaduan antara data hasil pencapaian kegiatan, dihadapkan dengan penyerapan anggaran pada pelaksanaan program dan anggaran

“Tujuan dari Dalprog sendiri adalah, sebagai forum konsultasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan maupun program yang akan dilaksanakan, agar bisa lebih efektif dan efisien serta optimal dalam mencapai sasaran,”Papar Letkol Suyadi.

Lanjutnya Kegiatan Dalprog juga merupakan salah satu metode pengendalian untuk melaksanakan tindakan korektif untuk mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan program dan anggaran yang telah ditetapkan sehingga pelaksanaan program dana anggaran dapat  selesai tepat waktu dan tepat sasaran.

Di akhir sambutan Letkol suyadi mengajak“ Marilah bersama-sama meningkatkan etos kerja sesuai dengan bidang tugas masing-masing,mengintensifkan koordinasi dan komunikasi sehingga tugas dapat kita selesaikan dengan sebaik-baiknya,”Pungkasnya

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Kampung Tahu, Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong, salah satu best practice atau langkah pemerintah, dalam pengentasan kekumuhan di Kabupaten Pekalongan, masuk dalam lomba habitat tingkat Provinsi Jawa Tengah.


Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, mendampingi Bupati Danramil Bojong Kapten Inf Nurkhan,dikatakan Bupati Asip Kholbihi pada kegiatan Bersih Jumat Pagi (Berjumpa) di Kampung Tahu, bersama para Kepala OPD Pemkab Pekalongan, Jumat pagi (9/11/2018).


 "Berjumpa ini rutin, di setiap desa, dan kita juga keliling ikut bersama masyarakat melakukan bersih-bersih lingkungan," katanya.


Disebutkan, berjumpa di Desa Babalan Lor, merupakan kegiatan khusus, karena masuk dalam lomba habitat tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan, secara umum kegiatan berjumpa adalah menjadikan percontohan, bagaimana program kali dilaksanakan secara sinergi, bisa mengentaskan banyak faktor.


"Tidak hanya infrastruktur saja, melainkan pemberdayaan masyarakat, partisipatoris, dan paling penting adalah dapat mempengaruhi atau menjadi pola hidup kebiasaan masyarakat, dan berimplikasi pada peningkatan pendidikan, serta kesehatan masyarakat," tandas bupati.


Karena pembangunan lingkungan yang dilakukan memiliki implikasi sangat banya, diantaranya adalah Berjumpa untuk mengentaskan kekumuhan daerah, dan menciptakan pola hidup bersih serta sehat bagi masyarakat.


"Sehingga program tersebut menjadi salah satu yang serius dilaksanakan, kemudian dikawal secara baik. Semua elemen di Kabupaten Pekalongan turut dalam menyukseskan program, sehingga tercipta lingkungan bersih dan sehat," tandas Bupati.


Kegiatan tersebut juga tak luput dari peran kepala desa yang berupaya keras menggerakkan masyarakat, kemudian Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), progam Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), serta sinergi anggaran ke peran kepala desa, bkm, kotaku, sinergi anggaran ke Penataan Lingkungan Berbasis Kumuh (PLBK).(pendim0710)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan - Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dalam menangani kebakaran blok eks terminal Pasar Wiradesa dinilai sangat cepat oleh berbagai kalangan, termasuk pedagang terdampak. Pasalnya, selang sehari dari musibah terjadi, pembangunan pasar darurat langsung dimulai, Jumat pagi (9/11/2018).

Blok eks terminal Pasar Wiradesa, terbakar Rabu dini hari (7/11/2018) dan mengakibatkan sekitar 400 pedagang kehilangan lapak. Pada hari itu juga Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si langsung memimpin rapat koordinasi melakukan langkah respon cepat, dan langsung mendapatkan gambar.

Sehari berikutnya, tim dari Pemkab yang sudah menentukan lokasi untuk pasar darurat dan telah membuat gambar, membersihkan lokasi agar pembangunan dapat dilangsungkan. Kemudian, hari Jumat pagi, pembangunan sudah dimulai.

"Rabu dini hari musibah terjadi, Rabu pagi sampai siang kita melakukan rapat koordinasi dan mencari lahan, serta langsung dapat. Kamis lokasi dibersihkan, dan pagi ini Jumat alhamdulillah pembangunan sudah dimulai," kata Bupati.

Penanganan kebakaran di Pasar Wiradesa tersebut dinilai Bupati Asip paling cepat, karena untuk penanganan masalah tersebut biasanya membutuhkan banyak proses, diantaranya masalah lahan, kemudian perencanaannya, gambarnya, paling akhir adalah anggarannya.

"Alhamdulillah di Kabupaten Pekalongan, Pemkab bisa melaksanakan amanah dengan baik, dan disaat proses itu banyak, semuanya diberikan kemudahan. Lahan yang dibutuhkan, ada, anggarannya juga tersedia. Makanya, tidak menunggu lama untuk menjalankan amanah pembangunan ini," tandas Bupati Asip.

Mendampingi Bupati dan ikut meletakkan batu pertama dalam kegiatan tersebut antara lain,Danramil 10 Wiradesa Kapten Arh Ahmad Wiryadi beserta jajaran OPD kabupaten pekalongan.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Kebakaran melalap belasan kios di pasar Wiradesa, pada rabu sekira pukul 02.00 Wib dini hari, Api membakar pasar Wiradesa di area pasar los belakang (Los terminal lawas) yang beralamatkan di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.Rabu (7/11/18)

Menurut saksi, Ahmad Bakri, 60Tahun, Alamat Perum Wira Baru 2 rt 4 rw 10 Kelurahan Pekuncen dan Riyanto, 36 tahun, Alamat Mayangan Kecamatan Wiradesa menerangkan,saat dirinya sedang berada di area belakang pasar (Los terminal lawas), kemudian tiba-tiba mendengar suara ledakan kecil seperti lemparan batu, kemudian Ahmad Bakri melihat kepulan asap dan api yang sudah membesar berasal dari Kios martabak terang bulan dan Kios Telor bagian Los belakang Pasar (Los Terminal lawas).

Kemudian saudara Ahmad Bakri langsung melapor ke Koramil 10/Wiradesa dan Polsek Wiradesa bahwa ada kebakaran,  mendapat laporan tersebut anggota piket Koramil 10/Wiradesa Serka Riyadi langsung menuju ke TKP dan menghubungi pemadam kebakaran dan PLN.

“Begitu mendapat laporan dari warga saya langsung ke TKP, dan sampai di tempat saya sudah melihat api yang membakar kios tersebut,kemudian saya telpon pemadam kebakaran,tidak berselang lama mobil kebakaran datang dan langsung memadamkan api tersebut,”ujar Serka Riyadi.

Dengan kerjasama antara TNI,Polri dan pemadam kebakaran serta masyarakat setempat akhirya api  dapat dipadamkan sekitar pukul 06.00 Wib,tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,kerugian ditaksir mencapai Rp. 750.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah). Dugaan sementara api berasal dari konsleting listrik yang memercikkan api kemudian menjalar dan membakar kios tersebut.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Guna menumbuh kembangkan pengetahuan teritorial  para prajuritnya, Kodim 0710 pekalongan menggelar kegiatan Pembinaan Kesiapan aparat Komando teritorial ( Binsiap Apwil Puanter ) triwulan IV tahun 2018 yang bertempat di aula serbaguna Makodim 0710 Pekalongan pada,selasa
 ( 06 /11  ).

Selaku wasev dari Korem 071/Wk dalam kesempatan tersebut,Mayor Inf Muh Saing  Pasi Binpuanter (perwira seksi pembinaan kemampuan teritorial ) korem 071/Wijaya Kusuma . Menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka membekali para prajurit agar dapat wilayah meningkatkan kemampuan dalam hal mencermati setiap perkembangan situasi di

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan kembali, serta meningkatkan kemampuan para babinsa,sehingga kedepan akan lebih maksimal lagi dalam mencermati dan menganalisis setiap ancaman dan perkembangan situasi di wilayah,”terang Mayor Saing.

Lanjutnya,Seiring dengan tuntutan tugas yang semakin tidak mudah dan kompleks, maka sebagai aparat kewilayahan harus senantiasa mengasah kemampuan diri untuk selalu berinovasi dan berkreasi agar peran di masyarakat benar-benar dirasakan kehadiranya oleh masyarakat,yang pada akhirnya kemanunggalan TNI dan Rakyat benar-benar terwujud dengan baik dan bukan sekedar angan-angan belaka.

Diharapkan dengan kegiatan tersebut kemampuan para babinsa serta para aparat komando kewilayahan akan lebih meningkat serta bisa mengawal netralitas TNI di tahun pemilu 2019 yang akan datang.Adapun materi yang Binter , Penanggulangan Bencana Alam,Sikap Teritorial , Lima Kemampuan diberikan dalam kegiatan Binsiap Apwil Puanter tersebut antara lain Metode .Binter,Terorisme , Peran serta babinsa dalam program kb , serta penanggulangan Bencana Alam
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Pekalongan – Renovasi jembatan gantung yang berada di Desa Randumuktiwaren, kecamatan Bojong, kabupaten Pekalongan,sudah selesai di renovasi,untuk pekerjaan renovasi sendiri,Kodim 0710 Pekalongan bekerjasama dengan PT Telkom indonesia di bantu dengan warga masyarakat setempat (6/11/2018).

Menurut kepala Desa Randumuktiwaren Rosadi,S.Pd,menjelaskan,sebelumnya Jembatan dengan Volume panjang  83 meter X 1,2 meter yang menghubungkan dua kecamatan tersebut kondisinya sangat memprihatinkan dan bahaya untuk dilewati, sehingga untuk akses jalan penghubung jadi terganggu dan nyaris terputus total.

Mengetahui keadaan tersebut dengan sigap,kodim 0710/Pekalongan, menggandeng PT Telkom untuk merenovasi jembatan tersebut,dan alhasil dalam satu bulan jembatan sudah selesai di renovasi dan layak untuk dilewati kembali

“ Alhamdulillah jembatan sudah selesai di renovasi, dan akses jalan penghubung sudah bisa dilalui kembali,sehingga jalinan tali silaturahmi antar desa randumuktiwaren kecamatan Bojong  dan desa purworejo kecamatan sragi sudah bisa terhubung kembali,”ungkap Kades Rosadi

Pihaknya menambahkan, tidak hanya masyarakat umum saja yang terbantu dengan jembatan yang sudah di renovasi tersebut, akan tetapi anak-anak sekolah pun juga lebih mudah, karena sudah memutar lagi jika hendak menuju ke sekolah yang ada di wilayah Bojong

Seperti yang diungkapkan pelajar asal Desa Purworejo Putri Indah Sari,karena sekolahnya ada di Desa Randumuktiwaren,sehingga sebelum jembatan di renovasi dia takut untuk lewat dan harus memutar lebih jauh untuk sampai ke sekolahan tersebut.

“ Sebelum di renovasi jembatan ini rusak dan bahaya untuk dilewati pak,dan sekarang saya senang kalau ke sekolah sudah lebih dekat ,terimakasih bapak TNI,”ucap Putri sambil melanjutkan perjalanan menuju ke sekolah.

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan -Tahapan pilkades serentak kali ini pada tahapan penetapan bakal calon kades menjadi calon kades serta pegundian nomor calon dan penyampaian visi misi masing masing calon kades. Kamis(1/11/18)

Hadir dalam kesempatan tersebut, Danramil 12 Tirto Kapten Inf Jamaludin Abas, Muspika Kecamatan Tirto,unsur kelembagaan Desa Karanganyar,P2KD,kedua Calon Kades Karanganyar dan masyarakat warga Desa Karanganyar bertempat di balaidesa Karanganyar Kecamatan Tirto.

Untuk wilayah kecamatan Tirto kabupaten Pekalongan sendiri terdapat tiga Desa yang nanti pada tanggal 21 november 2018 akan melaksanakan pemilihan kepala Desa.Tahap demi tahap pun sudah berjalan dan hari ini tepatnya kamis 1 november 2018 merupakan tahap penetapan bakal calon menjadi Calon Kades serta penyampaian visi misi calon Kades.

Danramil 12/Tirto Kapten Inf Jamaludin Abbas dalam sambutanya, menghimbau kepada kedua calon dan para pendukung agar tetap jaga situasi yang sejuk, serta menciptakan kondisi yang damai,aman dan kondusif selama proses dan sampai terpilihnya kades dari salah satu calon.

"Semoga tidak hanya Desa Karanganyar saja yang bisa aman dan kondusif, akan tetapi ketiga Desa di wilayah Kecamatan Tirto yang melaksanakan pemilihan kepala Desa serentak juga terlaksana dengan aman dan kondusif"ujar Danramil Jamal.

Selebihnya Kapten Jamal berharap, agar nanti hasilnya siapapun yang menang maupun kalah,agar menerima dengan lapang dada dan bisa mengendalikan diri masing-masing sehingga kondusifitas wilayah tetap aman dan damai.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Pembangunan jembatan penghubung kelurahan Simbang Kulon dengan desa Pakumbulan terus dikebut pengerjaanya,sampai saat ini pengerjaan sudah mencapai 60 persen,Kamis (1/11/18)

Saat dimintai keterangan secara terpisah, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha menjelaskan,untuk jembatan yang dibangun melalui program TMMD sengkuyung III tahun 2018 ini,adalah jembatan penghubung antar 2 kelurahan yaitu Simbang Kulon dengan desa Pakumbulan yang kesemuanya di Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan.

“ Untuk sasaran dalam Tmmd sengkuyung III TA. 2018 ini adalah,Pembuatan jalan makadam  volume Panjang 115 meter x Lebar .3 meter dan Pembuatan jembatan volume panjang.6 meter x Lebar 4 meter yang menghubungkan Kelurahan Simbang Kulon dan Desa. Pakumbulan kecamatan Buaran,”ujar dandim

Jembatan tersebut adalah sangat dibutuhkan warga masyarakat kecamatan Buaran,pasalnya selain jadi penghubung dua desa juga manfaatnya adalah untuk membuka akses jalan pertanian di desa tersebut,sehingga apabila jembatan ini sudah jadi akan membawa manfaat yang sangat banyak untuk kemajuan pertanian di wilayah kecamatan Buaran.

“ Jembatan ini nantinya selain menjadi penghubung 2 desa di kecamatan Buaran,juga akan dijadikan oleh petani untuk membawa hasil panen dari sawah menuju ke rumah ,saya berharap bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga akan awet di gunakan,”pungkas Dandim.