November 2018
Pekalongan – Dalam rangka mengikuti persami yang diselenggarakan tingkat Jateng dan DIY,Kodim 0710/Pekalongan kirimkan satu Tim mengikuti kegiatan tersebut.Untuk pemberangkatan Tim Saka Wira Kartika dilepas oleh Kasdim 0710/pekalongan Mayor Inf Hufron,Jum’at (16/11/18)

Untuk persami sendiri di laksanakan di, Barak Latihan Rindam IV/Diponegoro, Bantir Sumowono Kabupaten Semarang dan digelar selama 3 hari mulai Jum’at sampai dengan Minggu 17 sampai dengan 19 November mendatang.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0710/Pekalongan melalui Kasdim Mayor Inf Hufron berharap, agar saka wira kartika yang berangkat dapat menimba ilmu dengan baik serta bisa menambah tali silaturahmi dengan teman yang lain, baik baik antar saka dari kodim pekalongan sendiri maupun dengan yang lain.

“ Kita berharap, agar adik-adik Saka Wira Kartika yang berangkat ini, dapat menimba ilmu kepramukaan dan ilmu yang lain dengan baik, serta bisa menambah tali silaturahmi dengan teman yang lain, baik baik antar saka dari kodim pekalongan sendiri maupun dengan yang lain yang mengikuti Persami tersebut.

Kota Pekalongan - Kodim 0710/Pekalongan kembali merotasi lima anggotanya. Kali ini mutasi dilakukan terhadap 2 perwira, 2 bintara serta 1 tamtama, ditandai dengan acara korp raport serah terima jabatan di aula serbaguna makodim setempat, dipimpin Dandim Letkol Inf Muhammad Ridha, Jum’at (16/11) pagi.

Kedua perwira yang dimutasi, antara lain Danramil 01/Pekalongan Timur  Kapten Czi Agus Pujiatmo yang selanjutnya pindah tugas ke Kodim 0715/Kendal. Kemudian Kapten Inf Jamaludin Abbas dari Danramil 12/Tirto Pindah tugas ke Kodim 0712 Tegal, sementara itu serma Supriyanto dan sertu Imam pindah ke Kodim Jogja.

Selanjutnya, ada yang masuk satu perwira dari Brigif 4/Dewaratna Kapten Inf Dwi Darmasto. Dalam sambutannya, Dandim Muhammad Ridha menjelaskan, mutasi jabatan adalah bentuk penghargaan dan dedikasi kerja serta penyegaran dalam jabatan, sehingga tidak ada yang menjabat terlalu lama di jabatan tertentu.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar, dan bentuk penghargaan serta dedikasi kerja juga penyegaran dalam jabatan, sehingga hal ini perlu dilakukan agar kinerja para prajurit ini tidak menurun dan tetap semangat,” tutur Dandim.

Lebih lanjut Dandim Ridha berharap kepada yang baru anggota yang pindah satuan agar, membawa hal-hal yang posif dan meninggalkan hal yang negatif dari satuan lama, dan dengan mutasi ini agar bisa menjadi motivasi bagi yang lain supaya ke depannya lebih baik lagi.



Pekalongan – Guna menjaga kebugaran,dan meningkatkan keharmonisan antara anggota persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cab XX Kodim 0710/Pekalongan,pada pertemuan rutin bulanan yang di laksanakan di lapangan apel Makodim setempat dengan menyelenggarakan olahraga bersama,Kamis (15/11/18).

Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan setiap satu bulan sekali,namun dalam kegiatan bulan November kali ini diisi dengan kegiatan olahraga dan lomba-lomba tidak seperti biasanya dilaksanakan di ruangan dengan bertatap muka.

Dalam kesempatan tersebut, selaku ketua Persit KCK Cab XX Ny.Devi Rosanti mengatakan,kegiatan yang dilaksnakan merupakan kegiatan rutin bulanan,namun demikian untuk bulan ini diisi denga kegiatan olahraga bersama dan lomba dengan maksud untuk meningkatkan tali silahturahmi antar anggota persit serta untuk menjaga kebugaran agar selalu semnagat dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang biasa kita laksanakan tiap bulan,nanum untuk bulan ini kita laksanakan dengan olahraga bersama dengan maksud, untuk menjaga kebugaran dan lebih mengakrabkan kembali jalinan silahturahmi yang sudah terbangun selama ini antar anggota,”jelas Ny,Devi Rosanti

Dirinya berharap,dengan melaksanakan olahraga bersama tersebut,akan menjadi motivasi bagi anggota persit dalam menjaga kebugaran tubuh sehingga akan lebih semangat lagi dalam menjalankan tugas sebagai persit dalam mendampingi tugas suami.



Kota Pekalongan - Guna mendukung operasional kerja untuk anggotanya / Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf  Muhammad Ridha menyerahkan sebanyak 10 motor klx untuk Babinsa,bertempat di lapangan apel Makodim 0710/Pekalongan,Senin (12/11/18)

Menurut Dandim Muhammad Ridha menjelaskan, penyerahan kendaraan dinas ini tujuannya untuk membantu kinerja dan tugas pokok para Babinsa khususnya yang berada di daerah pegunungan. Sehingga, apabila terjadi bencana alam atau yang lainnya kendaraan ini bisa digunakan.

“ Alhamdulillah pada kesempatan ini,kita mendapat dukungan sepeda motor baru jenis Klx sejumlah 10 unit,dan untuk pembagiannya kita prioritaskan untuk Babinsa yang ada di daerah pegunungan sehingga akan bisa digunakan secara maksimal,”terang Dandim.

Lebih lanjut Dandim Ridha beresan kepada anggota yang menerima, bahwa kendaraan tersebut adalah amanah. Oleh karena itu, kendaraan harus dirawat dan selalu dalam keadaan siap operasional.

“ Bagi anggota yang menerima saya berpesan,rawatlah kendaraan tersebut,karena ini termasuk amanah yang harus selalu dijaga dan dirawat,sehingga selalu dalam keadaan siap pakai,”pesan dandim

Dandim Ridha menambahkan, semoga harapannya kedepan pimpinan atas bisa memberikan lebih perhatiannya guna mendukung pelaksanaan tugas dilapangan(red/rusg)


Kota Pekalongan -.Guna menekankan kembali kepada seluruh prajuritnya, dalam menekan dan mencegah adanya pelanggaran menjelang tahun pemilu 2018. Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha memberikan Jam Komandan,selesai pelaksanaan upacara bendera,di Makodim setempat,Senin (12/11/18)

Jelang tahun politik yakni penyelenggaraan Pileg dan pilpres 2019, loyalitas dan netralitas TNI harus tetap dijaga karena TNI alat Negara bukan alat pemerintah,demikian salah satu yang penekanan yang disampaikan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha saat memberikan Jam Komandan

Kecuali kita sudah bisa ataupun sudah tidak bisa ingin lagi berdinas sebagai TNI ataupun PNS TNI,kalau memang ingin mencalonkan sebagai peserta pemilu ataupun menjadi kades di wilayah tunggu nanti setelah purna dan saya harap jadi.

“Jangan semua berpikir tentang uang, akan tetapi harus punya ilmu,jadi uang bukan segalanya akan tetapi kemampuan atau ilmu itu yang lebih utama. Kebanggaan pimpinan bila ada Babinsa nya bisa menjadi kades di wilayahnya setelah purna nanti, karena selama kita berdinas selalu membantu dan meringankan beban warga binaannya,”ujar Dandim.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan,Jangan sampai sebagai prajurit, kita terjebak dengan kumpul- kumpul yang ternyata adalah mereka kumpul untuk kepentingan suatu kelompok politik . “Jadi kita harus jeli di wilayah dalam setiap pergerakan maupun kegiatan yang ada, dan segera laporkan setiap hal yang menonjol sesegera mungkin,”pungkas Dandim.


Kota Pekalongan- Guna Efektifitas dan Efisiensi Kegiatan, Tim Pengawasan Pengendalian Program (Dalprog)Kodam IV/Diponegoro, yang dipimpin oleh Ketua tim Letkol Inf Suyadi (Pabandya alih Dam) beserta rombongan mengunjungi Kodim 0710/Pekalongan, bertempat di ruang Data Kodim 0710/Pekalongan,Senin (12/11/18).

Asrendam IV/Diponegoro Putranto Gatot Sri Handoyo,dalam sambutan yang dibacakan oleh Letkol Inf Suyadi menyampaikan bahwa,tujuan dari Dalprog sendiri adalah, sebagai forum konsultasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan maupun program yang akan dilaksanakan, agar bisa lebih efektif dan efisien serta optimal dalam mencapai sasaran. Sehingga diharapkan akan diperoleh keterpaduan antara data hasil pencapaian kegiatan, dihadapkan dengan penyerapan anggaran pada pelaksanaan program dan anggaran

“Tujuan dari Dalprog sendiri adalah, sebagai forum konsultasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan maupun program yang akan dilaksanakan, agar bisa lebih efektif dan efisien serta optimal dalam mencapai sasaran,”Papar Letkol Suyadi.

Lanjutnya Kegiatan Dalprog juga merupakan salah satu metode pengendalian untuk melaksanakan tindakan korektif untuk mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan program dan anggaran yang telah ditetapkan sehingga pelaksanaan program dana anggaran dapat  selesai tepat waktu dan tepat sasaran.

Di akhir sambutan Letkol suyadi mengajak“ Marilah bersama-sama meningkatkan etos kerja sesuai dengan bidang tugas masing-masing,mengintensifkan koordinasi dan komunikasi sehingga tugas dapat kita selesaikan dengan sebaik-baiknya,”Pungkasnya

Pekalongan - Kampung Tahu, Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong, salah satu best practice atau langkah pemerintah, dalam pengentasan kekumuhan di Kabupaten Pekalongan, masuk dalam lomba habitat tingkat Provinsi Jawa Tengah.


Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, mendampingi Bupati Danramil Bojong Kapten Inf Nurkhan,dikatakan Bupati Asip Kholbihi pada kegiatan Bersih Jumat Pagi (Berjumpa) di Kampung Tahu, bersama para Kepala OPD Pemkab Pekalongan, Jumat pagi (9/11/2018).


 "Berjumpa ini rutin, di setiap desa, dan kita juga keliling ikut bersama masyarakat melakukan bersih-bersih lingkungan," katanya.


Disebutkan, berjumpa di Desa Babalan Lor, merupakan kegiatan khusus, karena masuk dalam lomba habitat tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan, secara umum kegiatan berjumpa adalah menjadikan percontohan, bagaimana program kali dilaksanakan secara sinergi, bisa mengentaskan banyak faktor.


"Tidak hanya infrastruktur saja, melainkan pemberdayaan masyarakat, partisipatoris, dan paling penting adalah dapat mempengaruhi atau menjadi pola hidup kebiasaan masyarakat, dan berimplikasi pada peningkatan pendidikan, serta kesehatan masyarakat," tandas bupati.


Karena pembangunan lingkungan yang dilakukan memiliki implikasi sangat banya, diantaranya adalah Berjumpa untuk mengentaskan kekumuhan daerah, dan menciptakan pola hidup bersih serta sehat bagi masyarakat.


"Sehingga program tersebut menjadi salah satu yang serius dilaksanakan, kemudian dikawal secara baik. Semua elemen di Kabupaten Pekalongan turut dalam menyukseskan program, sehingga tercipta lingkungan bersih dan sehat," tandas Bupati.


Kegiatan tersebut juga tak luput dari peran kepala desa yang berupaya keras menggerakkan masyarakat, kemudian Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), progam Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), serta sinergi anggaran ke peran kepala desa, bkm, kotaku, sinergi anggaran ke Penataan Lingkungan Berbasis Kumuh (PLBK).(pendim0710)

Pekalongan - Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dalam menangani kebakaran blok eks terminal Pasar Wiradesa dinilai sangat cepat oleh berbagai kalangan, termasuk pedagang terdampak. Pasalnya, selang sehari dari musibah terjadi, pembangunan pasar darurat langsung dimulai, Jumat pagi (9/11/2018).

Blok eks terminal Pasar Wiradesa, terbakar Rabu dini hari (7/11/2018) dan mengakibatkan sekitar 400 pedagang kehilangan lapak. Pada hari itu juga Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si langsung memimpin rapat koordinasi melakukan langkah respon cepat, dan langsung mendapatkan gambar.

Sehari berikutnya, tim dari Pemkab yang sudah menentukan lokasi untuk pasar darurat dan telah membuat gambar, membersihkan lokasi agar pembangunan dapat dilangsungkan. Kemudian, hari Jumat pagi, pembangunan sudah dimulai.

"Rabu dini hari musibah terjadi, Rabu pagi sampai siang kita melakukan rapat koordinasi dan mencari lahan, serta langsung dapat. Kamis lokasi dibersihkan, dan pagi ini Jumat alhamdulillah pembangunan sudah dimulai," kata Bupati.

Penanganan kebakaran di Pasar Wiradesa tersebut dinilai Bupati Asip paling cepat, karena untuk penanganan masalah tersebut biasanya membutuhkan banyak proses, diantaranya masalah lahan, kemudian perencanaannya, gambarnya, paling akhir adalah anggarannya.

"Alhamdulillah di Kabupaten Pekalongan, Pemkab bisa melaksanakan amanah dengan baik, dan disaat proses itu banyak, semuanya diberikan kemudahan. Lahan yang dibutuhkan, ada, anggarannya juga tersedia. Makanya, tidak menunggu lama untuk menjalankan amanah pembangunan ini," tandas Bupati Asip.

Mendampingi Bupati dan ikut meletakkan batu pertama dalam kegiatan tersebut antara lain,Danramil 10 Wiradesa Kapten Arh Ahmad Wiryadi beserta jajaran OPD kabupaten pekalongan.
Pekalongan – Kebakaran melalap belasan kios di pasar Wiradesa, pada rabu sekira pukul 02.00 Wib dini hari, Api membakar pasar Wiradesa di area pasar los belakang (Los terminal lawas) yang beralamatkan di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.Rabu (7/11/18)

Menurut saksi, Ahmad Bakri, 60Tahun, Alamat Perum Wira Baru 2 rt 4 rw 10 Kelurahan Pekuncen dan Riyanto, 36 tahun, Alamat Mayangan Kecamatan Wiradesa menerangkan,saat dirinya sedang berada di area belakang pasar (Los terminal lawas), kemudian tiba-tiba mendengar suara ledakan kecil seperti lemparan batu, kemudian Ahmad Bakri melihat kepulan asap dan api yang sudah membesar berasal dari Kios martabak terang bulan dan Kios Telor bagian Los belakang Pasar (Los Terminal lawas).

Kemudian saudara Ahmad Bakri langsung melapor ke Koramil 10/Wiradesa dan Polsek Wiradesa bahwa ada kebakaran,  mendapat laporan tersebut anggota piket Koramil 10/Wiradesa Serka Riyadi langsung menuju ke TKP dan menghubungi pemadam kebakaran dan PLN.

“Begitu mendapat laporan dari warga saya langsung ke TKP, dan sampai di tempat saya sudah melihat api yang membakar kios tersebut,kemudian saya telpon pemadam kebakaran,tidak berselang lama mobil kebakaran datang dan langsung memadamkan api tersebut,”ujar Serka Riyadi.

Dengan kerjasama antara TNI,Polri dan pemadam kebakaran serta masyarakat setempat akhirya api  dapat dipadamkan sekitar pukul 06.00 Wib,tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,kerugian ditaksir mencapai Rp. 750.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah). Dugaan sementara api berasal dari konsleting listrik yang memercikkan api kemudian menjalar dan membakar kios tersebut.
Pekalongan - Guna menumbuh kembangkan pengetahuan teritorial  para prajuritnya, Kodim 0710 pekalongan menggelar kegiatan Pembinaan Kesiapan aparat Komando teritorial ( Binsiap Apwil Puanter ) triwulan IV tahun 2018 yang bertempat di aula serbaguna Makodim 0710 Pekalongan pada,selasa
 ( 06 /11  ).

Selaku wasev dari Korem 071/Wk dalam kesempatan tersebut,Mayor Inf Muh Saing  Pasi Binpuanter (perwira seksi pembinaan kemampuan teritorial ) korem 071/Wijaya Kusuma . Menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka membekali para prajurit agar dapat wilayah meningkatkan kemampuan dalam hal mencermati setiap perkembangan situasi di

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan kembali, serta meningkatkan kemampuan para babinsa,sehingga kedepan akan lebih maksimal lagi dalam mencermati dan menganalisis setiap ancaman dan perkembangan situasi di wilayah,”terang Mayor Saing.

Lanjutnya,Seiring dengan tuntutan tugas yang semakin tidak mudah dan kompleks, maka sebagai aparat kewilayahan harus senantiasa mengasah kemampuan diri untuk selalu berinovasi dan berkreasi agar peran di masyarakat benar-benar dirasakan kehadiranya oleh masyarakat,yang pada akhirnya kemanunggalan TNI dan Rakyat benar-benar terwujud dengan baik dan bukan sekedar angan-angan belaka.

Diharapkan dengan kegiatan tersebut kemampuan para babinsa serta para aparat komando kewilayahan akan lebih meningkat serta bisa mengawal netralitas TNI di tahun pemilu 2019 yang akan datang.Adapun materi yang Binter , Penanggulangan Bencana Alam,Sikap Teritorial , Lima Kemampuan diberikan dalam kegiatan Binsiap Apwil Puanter tersebut antara lain Metode .Binter,Terorisme , Peran serta babinsa dalam program kb , serta penanggulangan Bencana Alam

Pekalongan – Renovasi jembatan gantung yang berada di Desa Randumuktiwaren, kecamatan Bojong, kabupaten Pekalongan,sudah selesai di renovasi,untuk pekerjaan renovasi sendiri,Kodim 0710 Pekalongan bekerjasama dengan PT Telkom indonesia di bantu dengan warga masyarakat setempat (6/11/2018).

Menurut kepala Desa Randumuktiwaren Rosadi,S.Pd,menjelaskan,sebelumnya Jembatan dengan Volume panjang  83 meter X 1,2 meter yang menghubungkan dua kecamatan tersebut kondisinya sangat memprihatinkan dan bahaya untuk dilewati, sehingga untuk akses jalan penghubung jadi terganggu dan nyaris terputus total.

Mengetahui keadaan tersebut dengan sigap,kodim 0710/Pekalongan, menggandeng PT Telkom untuk merenovasi jembatan tersebut,dan alhasil dalam satu bulan jembatan sudah selesai di renovasi dan layak untuk dilewati kembali

“ Alhamdulillah jembatan sudah selesai di renovasi, dan akses jalan penghubung sudah bisa dilalui kembali,sehingga jalinan tali silaturahmi antar desa randumuktiwaren kecamatan Bojong  dan desa purworejo kecamatan sragi sudah bisa terhubung kembali,”ungkap Kades Rosadi

Pihaknya menambahkan, tidak hanya masyarakat umum saja yang terbantu dengan jembatan yang sudah di renovasi tersebut, akan tetapi anak-anak sekolah pun juga lebih mudah, karena sudah memutar lagi jika hendak menuju ke sekolah yang ada di wilayah Bojong

Seperti yang diungkapkan pelajar asal Desa Purworejo Putri Indah Sari,karena sekolahnya ada di Desa Randumuktiwaren,sehingga sebelum jembatan di renovasi dia takut untuk lewat dan harus memutar lebih jauh untuk sampai ke sekolahan tersebut.

“ Sebelum di renovasi jembatan ini rusak dan bahaya untuk dilewati pak,dan sekarang saya senang kalau ke sekolah sudah lebih dekat ,terimakasih bapak TNI,”ucap Putri sambil melanjutkan perjalanan menuju ke sekolah.

Pekalongan -Tahapan pilkades serentak kali ini pada tahapan penetapan bakal calon kades menjadi calon kades serta pegundian nomor calon dan penyampaian visi misi masing masing calon kades. Kamis(1/11/18)

Hadir dalam kesempatan tersebut, Danramil 12 Tirto Kapten Inf Jamaludin Abas, Muspika Kecamatan Tirto,unsur kelembagaan Desa Karanganyar,P2KD,kedua Calon Kades Karanganyar dan masyarakat warga Desa Karanganyar bertempat di balaidesa Karanganyar Kecamatan Tirto.

Untuk wilayah kecamatan Tirto kabupaten Pekalongan sendiri terdapat tiga Desa yang nanti pada tanggal 21 november 2018 akan melaksanakan pemilihan kepala Desa.Tahap demi tahap pun sudah berjalan dan hari ini tepatnya kamis 1 november 2018 merupakan tahap penetapan bakal calon menjadi Calon Kades serta penyampaian visi misi calon Kades.

Danramil 12/Tirto Kapten Inf Jamaludin Abbas dalam sambutanya, menghimbau kepada kedua calon dan para pendukung agar tetap jaga situasi yang sejuk, serta menciptakan kondisi yang damai,aman dan kondusif selama proses dan sampai terpilihnya kades dari salah satu calon.

"Semoga tidak hanya Desa Karanganyar saja yang bisa aman dan kondusif, akan tetapi ketiga Desa di wilayah Kecamatan Tirto yang melaksanakan pemilihan kepala Desa serentak juga terlaksana dengan aman dan kondusif"ujar Danramil Jamal.

Selebihnya Kapten Jamal berharap, agar nanti hasilnya siapapun yang menang maupun kalah,agar menerima dengan lapang dada dan bisa mengendalikan diri masing-masing sehingga kondusifitas wilayah tetap aman dan damai.
Pekalongan – Pembangunan jembatan penghubung kelurahan Simbang Kulon dengan desa Pakumbulan terus dikebut pengerjaanya,sampai saat ini pengerjaan sudah mencapai 60 persen,Kamis (1/11/18)

Saat dimintai keterangan secara terpisah, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha menjelaskan,untuk jembatan yang dibangun melalui program TMMD sengkuyung III tahun 2018 ini,adalah jembatan penghubung antar 2 kelurahan yaitu Simbang Kulon dengan desa Pakumbulan yang kesemuanya di Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan.

“ Untuk sasaran dalam Tmmd sengkuyung III TA. 2018 ini adalah,Pembuatan jalan makadam  volume Panjang 115 meter x Lebar .3 meter dan Pembuatan jembatan volume panjang.6 meter x Lebar 4 meter yang menghubungkan Kelurahan Simbang Kulon dan Desa. Pakumbulan kecamatan Buaran,”ujar dandim

Jembatan tersebut adalah sangat dibutuhkan warga masyarakat kecamatan Buaran,pasalnya selain jadi penghubung dua desa juga manfaatnya adalah untuk membuka akses jalan pertanian di desa tersebut,sehingga apabila jembatan ini sudah jadi akan membawa manfaat yang sangat banyak untuk kemajuan pertanian di wilayah kecamatan Buaran.

“ Jembatan ini nantinya selain menjadi penghubung 2 desa di kecamatan Buaran,juga akan dijadikan oleh petani untuk membawa hasil panen dari sawah menuju ke rumah ,saya berharap bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga akan awet di gunakan,”pungkas Dandim.