Pekalongan - Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz mengatakan, kasus kebakaran di Kota Pekalongan mengalami peningkatan.

Hal tersebut diungkapkan saat menghadiri, pelatihan pemadaman, pencegahan dan penanggulangan kebakaran bagi perhotelan, SPBU, SPBE, rumah sakit, mall dan instansi Pemerintah Kota Pekalongan yang dilaksanakan di ruang Kalijaga.

Menurut Saelany, di tahun 2017 yang lalu tercatat ada 20 tempat terbakar. Akan tetapi, di tahun ini sudah ada 27 tempat terbakar dan artinya ada peningkatan mengenai kasus kebakaran. Oleh karena itu, pihaknya mengungkapkan dengan adanya pelatihan ini berharap masyarakat mengetahui cara pencegahan, penanggulangan dan pasca kebakaran.

Saelany menambahkan, pihaknya menghimbau kepada seluruh peserta agar dalam pelatihan ini , bukan hanya dijadikan ceremonial saja, akan tetapi dijadikanlah ilmu.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Pekalongan, Muadi mengatakan pelatihan ini bertujuan agar masyarakat bisa bertindak cepat saat terjadi kebakaran.

Pasalnya di Kota Pekalongan pada semester pertama 2018 sudah terjadi 27 kasus kebakaran, Bahkan, kejadian terakhir di Kelurahan Sepuro Kebulen menewaskan satu orang warga. Dalam satu bulanl terjadi kebakaran di satu lokasi yang ada di Kota Pekalongan. Namun, berkat kecepatan informasi dri masyarakat dan respon petugas kebakaran bisa dipadamkan. (Idp)

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment: