Kota Pekalongan - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih melemah sehingga hal tersebut sudah mulai berdampak pada pengusaha, tak terkecuali pengusaha percetakan di Kota Pekalongan yang kesulitan mendapat bahan baku seperti biji plastik dan kertas yang harganya kian melambung mengikuti nilai dollar AS.

Salah satu percetakan yang mengalami kondisi tersebut adalah Percetakan Apollo print yanh berada jl. Agus salim Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Utara yang memproduksi beragam kebutuhan offset dari mika plastik, sablon plastik, tas sarung plastik dan sejenisnya.

Seperti yang dikatakan oleh Mohammad Maretan yang merupakan yang pemilik percetakan sekaligus Ketua KONI Kota Pekalongan. “ Naiknya harga bahan baku biji plastik dan kertas ini mengikuti anjloknya nilai tukar rupiah saat ini yang berdampak pada naiknya mata unag dollar AS hingga mencapai Rp14.938 per Kamis (6/9/2018)”.



Hal serupa juga disampaikan oleh tenaga administrasi Apollo print Atiyah, dengan menurunya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika serikat sangat berpengaruh pada naiknya bahan baku biji plastik sejak tiga bulan terakhir, Bahkan kenaikan saat ini mencapai Rp.10.000 rupiah permeternya tergantung tebal tipisnya bahan baku plastik, hal tersebut juga sedikit banyak mengurangi produksi percetakan di perusahaan offset yang sudah dua puluhan tahun ada dikota Pekalongan tersebut.

Secara tidak langsung kondisi tersebut juga mempengaruhi produksi hingga berkurang 20% perbulanya dan untuk mensiasati keadaan tersebut pihaknya juga melakukan beberapa traitment produksi seperti lebih banyak menerima order percetakan kertas yang kenaikanya tidak begitu signifikan dan berharap kepada pemerintah untuk berupaya mengontrol agar stabilitas nilai uang rupah agar tidak menggangu usaha percetakanya tersebut. (Idp)
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment: