September 2018

Pekalongan – Bertempat diLapangan Setda Kab. Pekalongan, Kec. Kajen, Kab. telah dilaksanakan Apel Tiga Pilar yang dipimpin oleh oleh Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Condro Kirono M.Hum dan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bekti Agus Fajari, S.IP,Rabu ( 26/9/18) dan dihadiri kurang lebih 500  orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Condro Kirono M.Hum, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bekti Agus Fajari, S.IP,Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol Budi Utomo SH. M.Hum, Bupati Pekalongan H. Arsip Kholbihi , SH Msi, Dandim 0710/pekalongan Letkol Inf M. Ridha SS SIP,Kapolres Pekalongan,  AKBP Wawan Kurniawan, Kapolres Pekalongan Kota  AKBP Feri Sandi Sitepu,Para OPD Kab. Pekalongan,. Anggota DPRD Kab. Pekalongan,Para Camat, Danramil dan Kapolsek se kab.Pekalongan, Para Kades, Babinsa dan Bhabimkamtibmas se Kab. Pekalongan

Dalam sambutanya Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Condro Kirono mengatakan bahwa kehadiranya adalah untuk menyemangati semua,karena semua program pemerintah itu langsung di tujukan ke desa sehingga 3 pilar harus berperan secara langsung untuk bersinergi mensukseskannya.

“Karena 3 pilar merupakan penopang untuk mensejahterakan masyarakat,saya berpesan apapun program desa,semua babinsa,babinkamtibmas harus mendukungnya, karena kalian adalah ujung tombaknya, pertajamlah mata dan telinga,”paparnya.

“ Memasuki tahun politik ini, tiga pilar harus tau, harus bisa mengantisipasi kampanye yg menyuarakan ujaran kebencian.jangan sampai didesa terjadi perpecahan sehingga tiga pilar harus bisa mendinginkan situasi yang memanas.sehingga mereka hidup rukun dan damai,”imbuh Kapolda.

Sementara itu menyambung apa yang di sampaikan Kapolda jateng, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bekti Agus Fajari menyampaikan, kades, Babinsa, Babinkamtibmas semua ujung tombak yang mempunyai peran strategis terhadap pemerintahan yang ada di desa.
“ Kesejahteraan bisa tercapai apabila keamanan bisa terjaga,apabila ada konflik kecil,sesegera mungkin 3 pilar harus turun dan tanggap terhadap permasalahan tersebut,sehingga tidak meluas,”Tutur Kasdam.

Lanjutnya, “Bahwa tiga pilar adalah unsur setrategis, kami hadir untuk memastikan tiga pilar ini selalu bersinergi dalam ikut melayani,mengayomi dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,”pungkas Kasdam.**red (rusg99)


Kota Pekalongan – Kodim 0710/Pekalongan terus berbenah, untuk mempercantik dan memanfaatkan lahan yang ada di lingkungan sekitar makodim,seperti yang barusan dilaksanakan, untuk mewujudkan hal tersebut 600 benih ikan nila di tabur di kolam ikan yang berada di halaman makodim 0710/Pekalongan setempat,selas(25/9/18)

Komandan Kodim 0710 / Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha mengungkapkan, hal tersebut dilakukuan sebagai upaya untuk mempercantik serta memanfaatkan lahan yang ada sehingga lingkungan kerja menjadi nyaman untuk di tempati

“ Kita ingin lingkungan kerja kita menjadi cantik dan nyaman untuk di tempati, sehingga kita kerja juga merasa betah dan tidak membosankan,”ungkap Dandim.

Adapun untuk bibit ikan nila tersebut kodim 0710/pekalongan bekerjasama dengan dinas perikanan kota pekalongan sebagai penyedia bibitnya


Sementara itu penyuluh perikanan Madya dari dinas perikanan Kota pekalongan,Sidiq Pramono, S.Pi, yang ikut dalam penebaran benih ikan di makodim mengatakan,sangat mengapresiasi tetang kegiatan yang di lakukan oleh kodim 0710/Pekalongan dalam ikut membudidayakan ikan nila tersebut.

“ Kita sangat berterimakasih kepada Kodim 0710/pekalongan yang sudah berupaya membudidayakan ikan nila ini, dan mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat maupun instasi yang lain untuk ikut budidaya ikan nila ini,”terang Sidiq.
Pihaknya berharap selain untuk memanfaatkan lahan yang ada, budidaya ikan ini juga bisa di manfaatkan untuk menambah penghasilan keluarga.**red(rusg99)


Kota Pekalongan - Tim Staf Logistik Kodam IV/Diponegoro berkunjung ke Kodim 0710/Pekalongan, Senin (24/9). Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan pengawasan dan kegiatan logistik (Wasgiatlog) terhadap semua kendaraan dinas Kodim Pekalongan.

Dalam kegiatan tersebut, ada sekitar 150 unit kendaraan dinas yang diperiksa. Pemeriksaan meliputi kondisi kendaraan dinas beserta administrasi kelengkapannya, baik itu sepeda motor dinas, mobil dinas, maupun kendaraan yang hibah dari pemda. Selain itu pemeriksaan juga menyangkut senjata dan munisi di Kodim setempat.

Pada Wasgiatlog ini, tim dari Staf Logistik Kodam IV/Diponegoro dipimpin Wakil Asisten Logistik Letkol Inf Fajar Ali Nugraha. Kedatangan tim tersebut disambut Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha menjelaskan kegiatan tersebut adalah untuk memeriksa kondisi dan kesiapan kendaraan dinas yang ada di jajaran Kodim Pekalongan.

Dengan pemeriksaan dimaksud, akan dapat diketahui kendala dan permasalahan yang mengakibatkan kendaraan tidak siap operasional, sehingga perlu diadakan perbaikan dan perawatan secara berkala agar kendaraan siap operasional untuk mendukung kegiatan satuan.

"Mengingat kegiatan Koramil maupun Staf Kodim begitu banyak maka yang menggunakan kendaraan dinas, dalam pelaksanaan bertugas agar berjalan dengan aman dan selamat. Untuk itu diperlukan kepedulian masing-masing pemegang kendaraan agar selalu memperhatikan perawatan kendaraan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya," tutur Dandim.

Pemeriksaan dilakukan mulai pukul 14.00 sampai sore hari. Dari hasil pemeriksaan administrasi dan kelengkapan kendaraan ini, dinyatakan bahwa semuanya telah dicek secara menyuruh. Administrasinya pun dinyatakan lengkap.**red (rusg99)


Kota Pekalongan – Rangkaian menyambut HUT TNI Ke-73 pada 5 Oktober 2018 mendatang,kodim pekalongan menggelar berbagai kegiatan diantaranya karya bhakti dan bhakti sosial donor darah,untuk donor darah sendiri di gelar di makodim 0710/Pekalongan  Jln Sriwijaya No.1 kota pekalongan,selasa (25/9/18)

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhanmmad Ridha menjelaskan,dalam kegiatan donor darah pihaknya menargetkan akan bisa terkumpul sebanyak 250 kantong darah.

“ Kegiatan donor darah ini dalam rangka menyambut HUT TNI Ke-73,dan kita menargetkan bisa mendapatkan 250 kantong darah dan mudah-mudahan terpenuhi,”terang Dandim.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat dan komponen  yang lain untuk bisa bergabung dalam kegiatan donor darah yang di gelar oleh Kodim 0710/Pekalongan,karena sangat bermanfaat bagi yang sedang membutuhkan darah.

“ Kegiatan ini adalah kegiatan kemanusian, harapanya dengan kegiatan donor darah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,”Pungkasnya.

Kegiatan donor darah di ikuti oleh TNI AD,TNI AL,Polri,Satpot PP, Mahasiswa, masyarakat serta dari wartawan yang ada di kota pekalongan.**red(rusg99)


Kota Pekalongan - Bertempat di Halaman Kantor Pertanahan Kota Pekalongan ( ex Kantor Dishub Jl. Seruni No. 66 A Kec. Pekalongan Timur Kota Pekalongan,telah diselenggarakan Upacara Peringatan ( HANTARU ) Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Tahun 2018

Hadir dalam Acara tersebut antara lain, Walikota Pekalongan H.Saelany Mahfud.SE. Dandim 0710/ Pekalongan Letkol Inf. Moh. Ridha, S.S. S. IP, Sri Yanti Achmad A, Ptnh. SH. M.Kn.( Kepala Kantor Pertanahan kota Pejalongan ), Wakapolres kota Pekalongan Kompol Iwayan Sidi, Slamet Prihantono ( Kadishub kota Pekalongan ), Kepala Kejaksaan Negeri kota Pekalongan serta Kepala Dinas Agama Kota Pekalongan.

Selaku Irup dalam upacara tersebut, H.Saelany Mahfud.SE menyampaikan, Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Tahun 2018 ini kita mengambil tema "Tanah dan Tata Ruang Untuk Keadilan dan Kemakmuran" yang mengandung makna tanah dan ruang sebagai satu kesatuan utuh yang dapat memberikan keadilan dan kemakmuran dalam penggunaan, pemanfaatan, pemilikan untuk seluruh masyarakat, pelaku usaha maupun Negara

Lanjut Walikota,Dalam upaya meningkatkan kualitas rencana tata ruang di Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional sudah meluncurkan Sistem Informasi.

“ Berkenaan dengan permasalahan dan sengketa penyelesian secara komprehensif, karena banyak kasus sengketa maupun perkara pertanahan sudah banyak yang berlarut-larut dan menyita waktu kita. Maka seluruh bidang tanah harus terdaftar di PTSL guna mencegah terjadinya sengketa di kemudian hari,”paparnya.

Mengakhiri amanatnya, Walikota mengucapkan Selamat Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional, semoga Tuhan meridhoi kita semua dalam menjalankan amanah dalam rangka mewujudkan sumber daya agraria, pertanahan dan tata ruang untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.


Kota Pekalongan – Guna menciptakan kondusifitas di wilayah pekalongan Khususnya Kota, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para lurah dan dan segenap komponen masyarakat kota pekalongan,bertempat di Gedung Amarta Kota pekalongan,Senin(24/9/18)

Kegiatan di selenggarakan bekerjasama dengan Pemkot Pekalongan,sebagai bentuk sosialisasi kepada segenap komponen masyarakat yang ada di wilayah kota pekalongan,guna menumbuhkan rasa nasionalisme dan menciptakan kondusifitas di wilayah.

Dalam kesempatan tersebut Dandim Muhammad ridha menyampaikan,sangat penting bagi masyarakat dalam ikut menjaga kondusifitas di wilayah, sehingga perlu ditingkatkan rasa nasionalisme mereka dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan diwilayah.

“ Kita bekali para Lurah dan segenap komponen masyarakat di wilayah kota pekalongan ini,dalam rangka menyongsong tahun politik 2019 mendatang, sehingga akan tercipta stabilitas keamanan wilayah,”Terang Dandim.

Untuk mewujudkan stabilistas keamanan tersebut, nantinya akan dilaksanakan patroli serta bersama antisipasi provokator yang akan mengganggu keamanan di wilayah.

“Nantinya kita akan laksanakan patroli bersama dan antisipasi provokator-provokator diwilayah sehingga dengan kemanunggalan kita bersama masyarakat akan tercipta satabilitas keamanan diwilayah kota maupun kabupaten pekalongan,”tandasnya.**red(rusg99)

Kota Pekalongan - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro Ny.Lir Wuryanto, mengunjungi Kodim 0710 Pekalongan Jl. Sriwijaya No.1, Kec. Pekalongan Barat, Kota Pekalongan,Selasa (18/9/18).

Kunjungan Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah lV/Diponegoro dalam rangka Silaturohmi dan Tatap muka dengan Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Dim 0710/ Pekalongan beserta rombongan.

Ny Lir Wuryanto selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro dalam sambutanya menyampaikan bahwa, menjadi anggota Persit Kartika Chandra Kirana merupakan Kebanggaan, dan harus berperan aktif  dalam setiap kegiatan organisasi, baik kegiatan untuk mendukung satuan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Lanjutnya sebagai seorang persit harus tetap terus belajar dan berlatih serta memahami tentang aturan, AD/ART,Jukminku, penggunaan atribut dan etika sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana, sehingga ketika sudah bergeser ke kesatuan lain tidak akan mengalami kesulitan dalam menerapkan tugas pokoknya,"tutur Ny Lir Wuryanto.


Lebih lanjut Ny Lir Wuryanto mengajak kepada segenap anggota persit agar senantiasa membawa sifat dan watak Persit Kartika Chandra Kirana yang suci, setia, sepi ing pamrih, rame ing gawe dalam berorganisasi, Ikhlas, rela, bijaksana dan cendekia dalam membangun keluarga bahagia serta berani dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan yang arif dan bijaksana.


"Peran sebagai isteri prajurit yaitu memiliki tanggung jawab terhadap suami, Ibu harus mampu mendorong bukan merongrong, justru harus mampu memberikan motivasi kepada suami. Berikan kebahagiaan dan kedamaian kepada suami, karena hal ini akan memberikan dampak yang baik dalam melaksanakan tugas suami sebagai pengawal negara dan bangsa. Jaga kehormatan diri, keluarga dan organisasi," Pungkasnya.

Kota Pekalongan – Guna mencegah terjadinya laka lantas bagi prajuritnya, ratusan motor dinas anggota Kodim 0710/Pekalongan di cek oleh Dandim 0710/pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha pada senin,(17/9/18)

Adapun pengecekan meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan dan kelengkapan motor salin itu juga di cek kelayakan dari motor itu sendiri.

“ Kita cek kelengkapan surat-surat kendaraan prajurit meliputi,SIM,STNK,dan standarisasi Helm serta kelayakan kendaraan berupa kelayakan ban,spion serta mesin,”Jelas Dandim.

Lebih lanjut Dandim Muhammad Ridha menjelaskan setelah di adakan pengecekan secara langsung, ternyata masih banyak di temukan ban yang tidak memenuhi syarat dan rawan mengakibatkan kecelakaan.

“ Setelah kita adakan pengecekan langsung,masih kita temui beberapa hal yang kurang antara lain, banyak ban yang sudah gundul,sen yang tidak menyala serta SIM yang sudah mati tp belum di perbarui,”Tutur Dandim.

Dandi Muhammad Ridha Berharap dengan adanya pengecekan tersebut,semua prajurit yang memeliki kendaraan bermotor lebih sadar lagi tentang pentingnya melengkapi surat kendaraan dan pengecekan kendaraan sebelum berkendara.**red (rusg99)

Pekalongan - Sebanyak ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti kejuaraan Gadhuro Road race  2018 putaran 2, yang memperebutkan piala Dandim 0710 Pekalongan yang dilaksanakan di kompleks Setda Kabupaten Pekalongan, Minggu (16/9).

Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha mengatakan, kejuaran Gadhuro Road race series 2018 putaran 2 merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan kodim 0710 Pekalongan dalam rangka memperingati Hari ulang tahun TNI yang ke 73. Dalam kejuaraan tersebut diikuti lebih dari 250 peserta dari tidak hanya dari propinsi jawa tengah namun juga diikuti pembalap dari berbagai wilayah seperti Papua, Kalimantan, Jawa barat dan daerah lain.

" Kegiatan Gadhuro Road Race tahun 2018 putaran 2 ini,adalah kegiatan dalam rangkaian HUT Ke-73 TNI dan pelaksanaanya kita bekerja sama dengan IMI jawa tengah,dan diikuti 250 peserta dari seluruh wilayah indonesia,"ujar Dandim.

Sementara itu Biro balap motor IMI Jawa tengah Rini Subekti menuturkan, kejuaraan Gadhuro merupakan agenda tahunan balap motor, awalnya kejuaran ini merupakan ajang kejuaraan daerah namun karena animo masyarakat yang besar sehingga banyak pembalap dari luar daerah ikut serta.

Pihaknya berharap dengan diadakannya Kejuaraan Gadhuro ini dapat meningkatkan kembali gairah cabang olah raga balap motor di Jawa tengah yang sempat vakum selama tujuh tahun yakni dari tahun 2010 hingga tahu 2017. Selain itu juga sebagai salah satu ajang seleksi atlet balap motor di kejuaraan daerah dan kejuaraan tingkat propinsi,"tandasnya.**red(rusg99)

Kota Pekalongan - Pembangunan tanggul rob darurat yang saat ini sedang di bangun dengan bahu membahu antara TNI , Polri dan masyarakat yang ada di kelurahan kandang panjang ditargetkan rampung pada tanggal 29 september 2018 mendatang .

Hal tersebut di sampaikan Danramil 19/Pekalongan Utara , Kapten Inf Suhardi , dirinya menjelaskan bahwa sesuai jadwal yang telah di tetapkan dari gempur gerakan masyarakat pekalongan utara dan pemerintah , bahwa tanggul tersebut di targetkan rampung tanggal 29 september mendatang .

" Menurut informasi dari Gerakan Masyarakat Pekalongan Utara (gempur), pekerjaan ini di targetkan rampung pada tanggal 29 september mendatang dan mudah-mudahan rampung sesuai target,"terang Danramil.

Lebih lanjut Kapten Suhardi menjelaskan, sampai saat ini untuk proyek sepanjang 1,5 km tersebut sudah sampai 40 hingga 50 meter pemasangan karung berisi tanah dan pagar bambu .

" Untuk saat ini pengerjaannya baru mencapai sekitar 50 meter, dari sasaran keseluruhan yang panjangnya mencapai 1,5 km,"ujarnya.

Rencannaya tanggul darurat rob kelurahan kandang panjang ini menjadi tanggul perlindungan kedua dari air rob agar tidak masuk ke arah kelurahan Kandang Panjang. Dan di harapkan tanggul darurat tersebut bisa menjadi bagian untuk penanganan banjir rob di kelurahan kandang panjang.**red(rusg99)


Kota Pekalongan – Untuk meningkatkan kemampuan menembak,Ratusan prajurit Kodim 0710/Pekalongan mengikuti latihan menembak dengan senjata ringan di Lapangan Tembak Detasemen B Pelopor B Pelopor Sat Brimob Polda Jateng di Kalibanger, Kota Pekalongan, Kamis (13/9).

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha menjelaskan, kegiatan latihan menembak ini mempunyai maksud dan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dan dilaksanakan secara rutin. Sehingga masing-masing prajurit dapat mencapai tingkat kecakapan standar sesuai yang diharapkan oleh komando atas.

“Tujuan latihan menembak ini  adalah untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan skill setiap prajurit. Karena sebagai prajurit TNI AD harus jago menembak, jago beladiri dan berdisiplin tinggi serta di cintai rakyat,”Jelas Dandim Ridha.

Untuk latihan menembak kali ini dengan mengunakan senjata ringan ini target sasarannya sejauh 100 meter dan di fokuskan untuk sikap tiarab baru setelah sikap tiarap memenuhi target akan dilanjutkan dengan sikap duduk dan berdiri.

Pihaknya berharap dengan rutin melaksanakan latihan ini, nantinya kemampuan dan keahlian dasar menembak anggota TNI, khusunya prajurit kodim 0710/Pekalongan tidak berkurang tapi justru semakin meningkat.

“Dengan mengikuti latihan rutin ini diharapkan setiap prajurit TNI,khusunya prajurit Kodim 0710/Pekalongan kemampuanya akan terpelihara dan  meningkatkan prestasi prajurit dalam hal menembak,” imbuhnya.**red (Rusg99)


Kota Pekalongan – Ratusan prajurit dari Kodim 0710/Pekalongan, terdiri dari para Danramil dan Babinsa mengikuti kegiatan peningkatan kemampuan aparat kewilayahan,bertempat di aula serbaguna Makodim 0710/Pekalongan Jln Sriwijaya no.1 Kota Pekalongan,Rabu (12/9/18)

Kegiatan di buka oleh Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron,menurutnya kegiatan tersebut di maksudkan untuk meningkatkan kemampuan para Apkowil yang peranya sangat vital di kewilayahan.

“ Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para apkowil,yang mana peran apkowil ini sangat penting sekali, sehingga kemampuanya juga harus di tingkatkan secara terus menerus,”Terang Kasdim.

Kasdim Hufron berharap, dengan di selenggarakan kegiatan tersebut para apkowil dapat meningkatkan kemampuannya yang di aplikasikan dengan materi yang di berikan.

“Dengan kegiatan ini,kita berharap para apkowil ini bisa meningkatkan kemampuanya, yang di aplikasikan dengan materi yang sudah di berikan sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat bersinergi dengan semua komponen yang ada diwilayah,”pungkas Mayor Hufron.

Dalam pembekalan tersebut di berikan beberapa materi yang antara lain,Lima Kemampuan Ter,Sikap ter,Proxy War,Intelejen teritorial,Medsos dan Hoax,Netralitas TNI serta beberapa materi lainya.**red (rusg99)


Pekalongan - Bertempat di Gedung Aisiyah, kec. Wiradesa, Danramil 10/Wiradesa Kapten Arm Ahmad Wiryadi memberikan materi Deradikalisasi dan Terorisme kepada siswa siswi SMP Muhammadiyah Wiradesa,Rabu (12/9/18)

Kegiatan di maksudkan, selain memupuk jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda, juga untuk mencegah paham radikal berkembang di kalangan generasi muda, serta sebagai cegah dini terhadap perkembangan paham radikalisme di wilayah.

“Pentingnya menjaga generasi muda agar tidak terpengaruh dari paham –paham radikalisme maka,kita bersinergi dengan sekolah-sekolah yang ada di wilayah untuk menyampaikan materi tentang nasionalisme, sebagai bentuk pencegahan agar para generasi muda kita tidak mudah terpengaruh paham-paham radikal tersebut.”Jelas Danramil

Lebih lanjut Danramil berpesan,sebagai generasi muda agar tetap menjaga tetap tegaknya NKRI. "Kita jangan mau diadu domba, kita harus selalu bersatu bagaikan sapu lidi yg diikat kuat dan tidak mudah goyah dalam menghadapi berbagai ancaman dan rintangan yang mungkin akan timbul" pungkas Danramil.

Dengan pemberian materi tersebut di harapkan,para generasi muda khusunya kalangan siswa dan pelajar, tidak mudah terpengaruh oleh budaya-budaya yang jelek dan paham radikal yang setiap saat bisa mempengaruhi mereka sebagai generasi penerus bangsa.**red(rusg99)


Pekalongan - Mengantisipasi terjadinya kebakaran di jalan sempit yang padat pemukiman, Kasatpol PP Kota Pekalongan Muadi akan mengusulkan ke pemerintah untuk membeli pompa air estafet.

Menurut Muadi, pompa tersebut memang sangat sekali dibutuhkan. Karena, petugas seringkali terkendala jika memadamkan api ditempat yang sempit dan padat penduduk. Selain itu juga, untuk antisipasi pemadaman api di gedung bertingkat, pihaknya juga akan usulkan mobil damkar yang memiliki tangga hidrolik ke Pemerintah.

Kepada Sapu Lidi.com Muadi mengatakan mobil damkar yang mempunyai tangga tersebut, harganya sangat mahal sekali. Kalau memang APBD belum cukup, pihaknya akan mengajukan bantuan ke pemerintah pusat.

Muadi menambahkan, sarana dan prasarana keamanan untuk petugas juga,  akan diusulkan ke pemerintah di perubahan anggaran pada tahun depan. (idp)


Pekalongan – Upaya membantu pemerintah daerah dalam upaya percepatan pembangunan  terus dilakukan oleh Kodim 0710/Pekalongan, dalam rangka mewujudkan hal tersebut Dandim 0710/Pekalongan letkol Inf  Muhammad Ridha, baru  saja membuka secara resmi kegiatan Karya Bhakti Mandiri III Ta.2018,di desa Kalijoyo Kec Kajen Kabupaten pekalongan, jum’at (7/9/18).

“Kegiatan karya bhati yang kita laksanakan, menggunakan sistim “Bottom Up”dimana dalam menentukan sasaran melibatkan seluruh masyarakat desa,”tutur Dandim Muhammad Ridha saat membuka kegiatan tersebut.

Ditambahkan Dandim Ridha bahwa pelaksanaannya,kebersamaan antara TNI dan Masyarakat untuk bekerjasama,menjadi penentu keberhasilan dalam kegiatan Karya Bhakti Mandiri ini,untuk itu hasilnyapun harus dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini,TNI dan masyarakat menyatu dan menjadi penentu dalam keberhasilanya,sehingga hasilnyapun harus bisa dirasakan oleh masyarakat setempat,”Imbuh Dandim Ridha.

Dijelaskan Dandim Muhammad Ridha, untuk sasaran dalam Karya Bhakti Mandiri kali ini adalah berupa pengerjaan jalan makadam dengan Volume panjang 630 meter dan lebar 2,4 meter.

Melalui kegiatan Karya Bhakti Mandiri tersebut Dandim Muhammad Ridha berharap,hasilnya bisa langsung di rasakan oleh masyarakat, untuk meningkatkan perekonomian, khususnya pada roda ekonomi masyarakat.

“Saya berharap dengan kegiatan ini hasilnya bisa langsung di rasakan oleh masyarakat dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dimana program ini menjadi fokus pemerintah saat ini,”Pungkas Dandim.**red ( rusg99)



Pemerintah Kota Pekalongan bersama Gempur atau Gerakan Masyarakat Pekalongan Utara , TNI , Polri bersama-sama membangun tanggul darurat rob di Salam Manis , Jalan Sekar Wangi , Kelurahan Kandang Panjang , Jumat ( 7 September 2018 )

Kepala Dinas Pekerjaan Umum setempat Joko Purnomo mengatakan, tanggul yang dibangun ini merupakan tanggul darurat yang dimana untuk memberikan perlindungan dan mencegah air rob masuk ke Kandang Panjang .

Menurut Joko, tanggul tersebut dibangun dengan mengunakan papan berbetuk bambu dan beberapa karung yang berisi pasir, Nantinya tanggul sementara ini, membentang sejauh 1.5 kilometer dengan tinggi 50 hingga 70 sentimeter.

“ Karena tanggul ini bersifat sementara maka kita bangun dengan menggunakan annyaman bambu dan karung berisi air,dengan volume tanggul panjangnya 1,5 kilometer dan tinggi 50 hingga 70 Centimeter,’jelas joko.

Pihaknya berharap dengan adanya tanggul sementara ini bisa mengurangi dampak rob yang ada, sambil menunggu proyek tanggul panjang yang saat ini sedang di bangun.

Sementara itu Dandim 0710/pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha melalui Danramil 19/Pekalongan utara kapten Inf Suhardi mengatakan,pihaknya selalu  siap membantu Pemkot,  dan kegiatan ini dalam rangka pembuatan tanggul darurat guna meminimalisir dampak rob yang melanda di Kandang Panjang.

“ Kita selalu siap membantu pemerintah kota Pekalongan, dalam upaya penanganan dampak air rob ini,dan kita akan kerahkan babinsa dalam membantu pembuatan tanggul darurat ini sampai selesai,”Ujar Danramil Suhardi.**red(rusg99)



Kota Pekalongan - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih melemah sehingga hal tersebut sudah mulai berdampak pada pengusaha, tak terkecuali pengusaha percetakan di Kota Pekalongan yang kesulitan mendapat bahan baku seperti biji plastik dan kertas yang harganya kian melambung mengikuti nilai dollar AS.

Salah satu percetakan yang mengalami kondisi tersebut adalah Percetakan Apollo print yanh berada jl. Agus salim Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Utara yang memproduksi beragam kebutuhan offset dari mika plastik, sablon plastik, tas sarung plastik dan sejenisnya.

Seperti yang dikatakan oleh Mohammad Maretan yang merupakan yang pemilik percetakan sekaligus Ketua KONI Kota Pekalongan. “ Naiknya harga bahan baku biji plastik dan kertas ini mengikuti anjloknya nilai tukar rupiah saat ini yang berdampak pada naiknya mata unag dollar AS hingga mencapai Rp14.938 per Kamis (6/9/2018)”.



Hal serupa juga disampaikan oleh tenaga administrasi Apollo print Atiyah, dengan menurunya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika serikat sangat berpengaruh pada naiknya bahan baku biji plastik sejak tiga bulan terakhir, Bahkan kenaikan saat ini mencapai Rp.10.000 rupiah permeternya tergantung tebal tipisnya bahan baku plastik, hal tersebut juga sedikit banyak mengurangi produksi percetakan di perusahaan offset yang sudah dua puluhan tahun ada dikota Pekalongan tersebut.

Secara tidak langsung kondisi tersebut juga mempengaruhi produksi hingga berkurang 20% perbulanya dan untuk mensiasati keadaan tersebut pihaknya juga melakukan beberapa traitment produksi seperti lebih banyak menerima order percetakan kertas yang kenaikanya tidak begitu signifikan dan berharap kepada pemerintah untuk berupaya mengontrol agar stabilitas nilai uang rupah agar tidak menggangu usaha percetakanya tersebut. (Idp)

Pekalongan – Guna memastikan dan mengetahui secara langsung perkembangan pembangunan rumah yang di peruntukan untuk keluarga bapak Dasirin,Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha,meninjau langsung ke tempat yang di jadikan untuk pembuatan rumah bapak Dasirin yang letaknya  berada di pinggir desa Sengare kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan,Rabu(5/9/18).

“Ini memasuki hari ketiga, pembuatan rumah layak huni yang di peruntukan untuk keluarga Dasirin, dan kita berharap sepuluh hari kedepan rumah ini sudah bisa di tempati,Ujar Dandim Muhammad Ridha dalam kunjungan ke lokasi.

Menurut Dandim Ridha, rumah yang akan di buat dengan ukuran 6x6 dengan dua kamar tidur dan satu ruang keluarga yang pengerjaanya di kerjakan oleh Koramil talun,Polsek Talun dan Masyarakat setempat

“ Dalam pembuatan rumah ini kita semua bersinergi,material dan tempat di sediakan oleh pemerintah desa dan Pemda sedangkan pengerjaan dari TNI,Polri dan masyarakat setempat,sehingga akan cepat selasai dan  bisa segera di tempati oleh keluarga pak dasirin,”pungkas Dandim.

Sementara itu kepala desa Sengare Hasanudin mengamini tetang pembuatan rumah tersebut,dan memastikan bahwa dalam waktu 10 hari kedepan dan paling lambat 15 hari kedepan rumah sudah bisa di tempati

“ Saya sangat berterima kasih sekali kepada bapak Dandim, yang sudah semaksimal mungkin membantu keluarga bapak Dasirin dan juga membantu pembuatan rumah ini,saya kira 10 hari kedepan dan paling lambat 15 hari kedepan rumah sudah bisa di tempati,Jelasnya


Pekalongan – Setelah sebelumnya,Dandim 0710/Pekalongan bersama Kapolres Pekalongan memberikan bantuan kepada keluarga Dasirin,hari ini rabu (5/9/18) Letkol Inf Muhammad Ridha kembali mengunjungi dan memberikan bantuan kepada keluarga Dasirin berupa Kursi Roda.

Bantuan di berikan langsung oleh Dandim 0710/pekalongan Letkol Muhammad Ridha di Rumah Sakit Umum (RSUD)kajen,yang sebelumnya, Dandim juga berkesempatan melihat progres rumah yang sedang di bangun oleh aparat gabungan dari, TNI,Polri,dan Masyarakat setempat di desa Sengare Kecamatan Talun.

Dalam kesempatan tersebut Dandim Ridha menyampaikan,untuk kondisi anak Dasirin sudah membaik,asupan nutrisi dan gisi juga terpenuhi.

“ Untuk kondisi anak bapak Dasirin saat ini sudah membaik,asupan gisi dan nutrisi juga sudah terpenuhi dengan baik, dan kita kesini selain menjenguk memberikan moril secara langsung juga memberikan bantuan kursi roda,mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk anak bapak Dasirin,”Ujar Dandim

Dalam kesempatan tersebut Dandim Muhammad Ridha juga mengajak dan menghimbau kepada masyarakat, yang ingin membantu meringankan beban kepada keluarga bapak Dasirin bisa secara langsung maupun bisa melalui Kodim 0710/Pekalongan.

“ Saya menghimbau kepada masyarakat,yang peduli dan ingin ikut meringankan beban keluarga bapak Dasirin bisa mengirimkan bantuan,sandang,pangan,maupun yang lainya, dan bisa langsung di berikan kepada yang bersangkutan maupun bisa melalui Kodim 0710/Pekalongan,”pungkasnya.**red(rusg99)



Pekalongan - Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz mengatakan, kasus kebakaran di Kota Pekalongan mengalami peningkatan.

Hal tersebut diungkapkan saat menghadiri, pelatihan pemadaman, pencegahan dan penanggulangan kebakaran bagi perhotelan, SPBU, SPBE, rumah sakit, mall dan instansi Pemerintah Kota Pekalongan yang dilaksanakan di ruang Kalijaga.

Menurut Saelany, di tahun 2017 yang lalu tercatat ada 20 tempat terbakar. Akan tetapi, di tahun ini sudah ada 27 tempat terbakar dan artinya ada peningkatan mengenai kasus kebakaran. Oleh karena itu, pihaknya mengungkapkan dengan adanya pelatihan ini berharap masyarakat mengetahui cara pencegahan, penanggulangan dan pasca kebakaran.

Saelany menambahkan, pihaknya menghimbau kepada seluruh peserta agar dalam pelatihan ini , bukan hanya dijadikan ceremonial saja, akan tetapi dijadikanlah ilmu.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Pekalongan, Muadi mengatakan pelatihan ini bertujuan agar masyarakat bisa bertindak cepat saat terjadi kebakaran.

Pasalnya di Kota Pekalongan pada semester pertama 2018 sudah terjadi 27 kasus kebakaran, Bahkan, kejadian terakhir di Kelurahan Sepuro Kebulen menewaskan satu orang warga. Dalam satu bulanl terjadi kebakaran di satu lokasi yang ada di Kota Pekalongan. Namun, berkat kecepatan informasi dri masyarakat dan respon petugas kebakaran bisa dipadamkan. (Idp)



Pekalongan - Satuan Lalu Lintas Polres Pekalongan Kota, akan  menindak tengas kendaraan yang menggunakan lampu strobo, sirine atau rototar.

Menurut AKP Firdaus Yudhatama, Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, ada 10 kendraaan roda empat yang menggunakan strobo. Padahal Peraturan Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan Pasal 59 ayat 2 menyebutkan lampu isyarat sebagaimana dimaksud terdiri dari merah, biru dan kuning.

"misalnya lampu isyarat warna merah atau biru berfungsi sebagai tanda kendaraan bermotor yang memiliki hak utama, ujar Daus".

Firdaus mengatakan, tindakan yang diberikan petugas kepada kendaraan yang menggunakan lampu strobo yaitu melepas langsung lampu strobo dari kendaraannya. Selain itu juga, hasil dari operasi pihaknya berhasil mengamankan 75 pelanggaran diataranya STNK 50, SIM 20 dan kendaraan 5. (Idp)
Miris medengarnya, dimana pada era yang sudah sedemikian maju namun masih ada keluarga yang harus tinggal di kandang kerbau. Tapi itulah kenyataan yang dialami Dasirin beserta anak istrinya, mereka tinggal di samping kandang kerbau di hutan kawasan Bukit Mengger, Dukuh Mengger, Desa Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan. 

Informasi tersebut kini ramai diperbincangkan dan menghiasi beberapa media cetak, online maupun media sosial. Do’a dan harapan selalu disampaikan nitizen agar keluarga Dasirin dapat segera mendapatkan bantuan dan tinggal ditempat yang layak sebagaimana masyarakat inginkan.

Menanggapi dan menindaklanjuti hal tersebut, Kodim 0710/Pekalongan bersama unsur terkait lainnya hari ini mulai mengerjakan pembangunan rumah untuk kelurga Dasirin. Dimana sebelumnya Kodim 0710/Pekalongan telah berkoordinasi dengan Polsek Talun, Trantib Talun, Kepala Desa Sengare.dan masyarakat di sekitar perkampungan terkait rencana bantuan untuk keluarga Dasirin.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha saat meninjau lokasi pembangunan rumah Bapak Dasirin, Senin (3/9), menyampaikan saat ini Wiwit dan Vivi sudah mendapatkan perawatan di RS Kajen yang difasilitasi oleh Bupati Pekalongan Bapak Asip Kholibi, S.H., M.Si. 

“Kedua anak Pak Dasirin saat ini sudah dibawa ke RS Kajen Pekalongan untuk mendapatkan perawatan, dan itu gratis. Untuk sementara diindikasikan putri Pak Dasirin mengalami kelumpuhan sehingga harus diambil tindakan lebih lanjut”, imbuh Dandim

Lebih lanjut disampaikan, saat ini juga sudah dimulai pembangunan rumah layak huni untuk keluarga Pak Dasirin. Pembangunan rumah ini juga difasilitasi oleh Pemda Kab. Pekalongan dan tenaganya dari Babinsa dan Babinkamtibmas wilayah Talung dibantu masyarakat sekitar. Setiap harinya Danramil dan Kapolsek Talun akan berada di lokasi ini untuk memantau perkembangannya, sehinga pembangunan dapat selesai sesegera mungkin. 

“Setiap harinya akan ada sekitar 30 orang dari Babinsa dan Babinkamtibmas dibantu masyarakat setempat, sehingga diharapkan dalam waktu maksimal dua minggu sudah selesai dan dapat ditinggali”, terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapores Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.S yang ikut dalam peninjauan menuturkan, membantu warga seperti yang dialami oleh Pak Dasirin dan Ibu Sarkonah merupakan kewajiban kita bersama, kita harus peduli. 

“Warga Pekalongan harus saling peduli, walaupun tempat kita berjauhan namun kita wajib membantu, bukan hanya berupa materi tetapi juga dengan do’a”, pinta Kapolres.

Kapolres juga berharap, dengan pengobatan gratis di RS Kajen yang difasiliatsi Bapak Bupati, kedua putri Pak Dasirin dapat segera sembuh dan dapat beraktifitas sebagaimana warga masyarakat lainnya.

Peninjauan dan pemberian bantuan kali ini juga diikuti oleh Ibu-ibu Persit Kodim 0710/Pekalongan dan Ibu-ibu Bhayangkari Polres Pekalongan serta dari Dinas Sosial Kab.Pekalongan.