Pekalongan - Tanpa ada pemberitahuan SMA Masehi Pekalongan yang terletak di Jalan Kurinci,  Kecamatan Pekalongan Barat di tutup, Jumat, (13/0718)

Kepada Sapu Lidi, melalui sambungan telepon, Samuel, Kepala Sekolah SMA Masehi mengatakan, pihaknya menerima pemeritahuan penutupan dari pihak yayasan secara mendadak, pada hari Kamis, 12 Juli 2018.

" Pihaknya sama sekali tidak mengetahui kalau sekolah akan ditutup. Adanya penutupan membuat kebingungan bagaimana nasib para guru dan murid-murid karena keputasan penutupan sangat mendadak". Ujar Samuel.

Samuel menambahkan total murid di SMA Masehi ada 40 orang sedangkan jumlah pengajar 16 orang. Kemudian, untuk nasib para guru nanti akan ada rapat bersama pihak yayasan, sedangkan murid akan diserahkan kembali ke orang tua masing-masing.

"Kalupun pindah, disarankan ke SMA Santo Bernadus dan SMP Pius. Namun, pihaknya tidak bisa apa-apa karena keputusan mutlak dari pihak yayasan".

Sementara itu, Alan Fernanda, salah satu peserta aksi saat di temui di sekolah menjelaskan, ia menggelar aksi bersama temannya karena para murid ingin memperjuangkan nasipnya agar bisa bersekolah.

" Ia baru tahu sekolah ditutup pagi tadi, padahal tiga hari lagi sudah waktunya masuk sekolah dan jika disuruh mendafar ke sekolah lain pendaftaran sudah ditutup.

Alan menambahkan, Ia ingin masih sekolah, tapi kadaan seperti ini ia jadi bingung mau sekolah dimana dan orang tua juga masih menunggu keputusan dari yayasan. (Idp)
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment: