March 2018
Pekalongan - Wujud kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu ditunjukan oleh koramil 10 wiradesa. Pada hari kamis 29 maret 2018, Pelda Jalal anggota dari koramil 10 Wiradesa ikut mendampingi Kades Bebel  Andi Irawan memberikan bantuan kepada pasien Uswatun khasanah yang menderita sakit TBC.

Adapun bantuan yang diberikan berupa uang sebesar Rp 3.450.000 ,-yang mana bantuan tersebut dihimpun dari sumbangan warga ds bebel setempat.

Seperti di beritakan sebelumnya  bahwa Uswatun Khasanah (16), hanya bisa terbaring di atas tempat tidur sebuah kamar sempit di rumahnya di Jalan Yos Sudarso Gang 1, RT8/RW3, Kelurahan Babel Kecakatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah karena menderita sakit TBC yang sudah akut.

Mengetahui berita tersebut, Danramil 10 wiradesa Kapten Arm Ahmad Wiryadi langsung memerintahkan Babinsanya untuk langsung berkoordinasi dengan perangkat desa setempat guna membantu sesuai dengan kemampuan.

" Mengetahui ada berita masyarakat di wilayahnya yang kurang mampu dan sedang mengalami sakit, saya langsung di perintah oleh Danramil untuk mengecek kebenaran berita tersebut , dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat , dan ternyata betul ada," jelas Pelda Jalal.

" Malah dari desa sudah ada upaya untuk membantu dengan memberikan bantuan dengan mengumpulkan dana atau donasi dari masyarakat setempat, sehinga kita kemarin bisa langsung bersama - sama memberikan bantuan tersebut langsung ke orang tua yang bersangkutan," imbuhnya.

Danramil 10 wiradesa kapten Arm Ahmad Wiryadi juga menghimbau kepada instansi pemerintah  maupun masyarakat, agar ikut peduli dan mau membantu keluarga Uswatun khasanah, sehingga bisa meringankan beban keluarga dan untuk penyembuhan Uswatun Khasanah itu sendiri.**red(rusg99)

Pekalongan – Sebanyak ratusan personil TNI, Polri, santriwan dan santriwati se-kabupaten Pekalongan malam tadi, Rabu (28/3/2018) menghadiri kegiatan silahturahmi akbar dan Istighosah di Mapolres Pekalongan. Adapun kegiatan tersebut mengusung tema “ Dalam Dalam Perbedaan Menuju Pilgub Jateng 2018 Sing Becik Tur Nyenengke”.

Kegiatan di hadiri oleh Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha,Wakil Bupati Pekalongan Hj. Arini Harimurti, Habib Lutfi Ali Bin yahya, Forkominda Kabupaten Pekalongan, KPU dan Panwas kabupaten Pekalongan, Parpol, Toga dan Tomas sekabupaten Pekalongan.

Dalam sambutannya Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan,menjelaskan, bahwa tujuan dari di selenggarakannya kegiatan tersebut adlah agar pilkada serentak tahun 2018 bisa berjalan kondusif.

 “Mari kita sama-sama meminta kepada allah SWT, agar dalam pelaksanaan Pilkada 2018 ini nantinya bisa berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Dan oleh karnanya kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan demi mensukseskan Pilkada yang aman dan kondusif sesuai dengan yang kita harapkan,”Jelas Kapolres.

Kapolres Pekalongan menambahkan, saat ini masih banyak tersebar  isu, fitnah baik melalui media massa maupun media sosial yang tujuannya untuk merongrong kamtibmas di Indonesia ini, untuk itu dengan mempererat silaturahmi antara TNI, Polri, Toga, Tomas dan perbanyak doa maka Indonesia ini khususnya Kabupaten Pekalongan dapat mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif.

Senada halnya dengan Kapolres Pekalongan, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha menambahkan,sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap akan jadi awal yang baik untuk mensukseskan Pilkada yang aman dan kondusif

“ Kita sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang sangat baik ini,dan mudah-mudahan dengan kegiatan ini akan menjadi awal yang baik pula untuk mensukseskan Pilkada yang aman dan kondusif,”Terang Dandim.

Kegiatan silahturahmi akbar dan istighosah diisi dengan Tauziah dan Do’a yang di sampaikan oleh Habib Lutfi Ali Bin Yahya dan dilanjutkan dengan Deklarasi penolakan berita bohong atau hoax.** (rusg99)


Pekalongan – Setelah diguyur hujan dengan instensitas sedang diwilayah kecamatan kandangserang telah terjadi bencana alam tanah longsor. Bencana alam tanah longsor terjadi pada selasa (27/03/2018)


Danramil 14 Kandangserang Kapten Inf Imam menjelaskan bahwa,pada hari selasa sekira pukul 06.00 WIB telah terjadi bencana tanah longsor tepatnya di Dk. Kembang RT.005 RW. 004 Ds. Bodas, Kec. Kandangserang, Kab. Pekalongan.

Menurutnya, bencana alam tanah longsor diakibatkan karena curah hujan yang tinggi mulai dari hari senin sore hingga malam sehingga mengakibatkan putusnya akses jalan desa.

“Akibat hujan di wilayah Kandangserang khususnya di Ds. Bodas, pada hari senin, dari sore sampai dengan malam hari, sehingga mengakibatkan tanah longsor,  adapun volume longsor mencapai tinggi sekitar 12meter, panjang 11meter yang menutupi badan jalan di Dk. Kembang Ds. Bodas, Kec. Kandangserang,”jelas Danramil.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun akses jalan dari desa Bodas dan desa Klesem mengalami lumpuh total,untuk saat ini Koramil kandangserang dan polsek serta masyarakat masih bergotong royong untuk membersihkan material longsoron tersebut.** ( rusg99)



Pekalongan - Sejumlah prajurit jajaran Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan kegiatan latihan menembak senjata ringan di Lapangan Tembak Subden B Brimob Pekalongan , Selasa (27/3/18)

Kegiatan latihan menembak ini mempunyai maksud untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dan di laksanakan secara terus menerus, sehingga masing - masing prajurit dapat mencapai tingkat kecapakapan standart sesuai yang di harapkan oleh komando atas. Latihan menembak terbagi menjadi 2 bagian. Menembak dengan menggunakan Pistol dan menembak dengan menggunakan senjata laras panjang.

Latihan menembak dengan mengunakan senjata ringan ini target sasaranya sejauh 100 meter terbagi dalam 3 posisi, tiarap, duduk dan berdiri,yang sesuai rencana akan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 27 sampai dengan 29 maret 2018.

Menurut Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha melalui Kapten infantri nurkhan selaku wakil komandan latihan mengatakan,tujuan latihan menembak adalah untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan skil setiap prajurit.

“Tujuan dari latihan menembak adalah,untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan prajurit,  baik itu tamtama, Bintara dan perwira dalam keahlian menembak. Maka ini adalah kegiatan rutin yang digelar tiap 3 bulan sekali,”jelas Kapten Nurkhan.

Pihaknya berharap dengan rutin melaksanakan latihan ini, nantinya kemampuan dan keahlian dasar menembak anggota TNI tidak berkurang tapi justru semakin meningkat.

“Bahwa kemampuan menembak memang sudah menjadi keahlian dasar bagi setiap prajurit TNI, akan tetapi peningkatan kemampuan itu menjadi menu wajib bagi masing-masing personil.Setiap prajurit harus rutin mengikuti latihan. Baik itu latihan fisik maupun latihan menembak,”imbuhnya.**red ( rusg99 )


Pekalongan - Memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak prajurit merupakan upaya dalam pembinaan satuan dalam rangka mendukung tantangan tugas yang semakin komplek, salah satunya dengan melaksanakan menembak  dengan metode driil kering atau acu bidik yang rutin dilaksanakan oleh prajurit kodim 0710 / Pekalongan di sela-sela kegiatan minggu militer. 

Sebanyak ratusan anggota prajurit kodim 0710 / Pekalongan  melaksanakan latihan menembak drill kering acu bidik di halaman Makodim, Senin (26/3/18)

Komandan latihan kapten czi Agus puji mengatakan, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap triwulan  tersebut selain memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak anggota, juga untuk melatih kesiapsiagaan prajurit

“ Latihan yang rutin, selain untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak anggota, juga untuk melatih kesiapsiagaan prajurit sehingga kapanpun di gerakan maka sebagai prajurit harus selalu siap,”jelas Agus.

Kapten czi Agus puji menambahkan  kegiatan menembak bukan hanya sekedar menarik picu dan mengenai sasaran, namun sesungguhnya membutuhkan proses yang teliti mulai dari membuat gambar bidik, mengatur nafas dan menentukan ritme dalam menarik picu hingga peluru tepat menuju sasaran yang di inginkan.


Lanjutnya, melalui latihan yang rutin serta metode driil kering acu bidik ini sangat baik untuk meningkatkan kemampuan menembak prajurit.

“ Dengan latihan rutin seperti ini, teknik mengambil membidik, teknik mengatur nafas dan cara menarik picu senjata prajurit akan semakin terasah, dan tentunya prajurit akan lebih mengenal karakter senjata masing-masing,”imbuhnya.

“Untuk melakukan proses tersebut, dibutuhkan persiapan fisik, mental dan bakat serta keahlian khusus. Perawatan senjata juga harus diperhatikan, senjata harus dalam keadaan bersih sebelum, saat dan sesudah latihan menembak agar mekanisme kerja senapan tetap terawat dengan baik,”pungkasnya.


Pekalongan –Kekompakan dan keharmonisan para pemimpin di wilayah kab pekalongan terus dijalin, guna mewujudkan wilayah yang senantiasa kondusif dan membangun wilayah pekalongan yang semakin maju. Hal tersebut di wujudkan dengan selalu bersama - sama dalam hal kegiatan di wilayah maupun kegiatan lainya.

Pada Kamis (22/3/2018) nampak Dandim 0710 Pekalongan Letkol Ind Muhammad Ridha,Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti,dan sejumlah pejabat dari kab pekalongan kompak menghadiri acara pengarahan Kapolri dan peresmian gedung Mapolda jateng di semarang.

“ Kegiatan menjalin kebersamaan dengan Polri,Pemda adalah suatu hal yang harus dilaksanakan dan tak terpisahkan,karena dengan kita kompak maka akan memudahkan kita dalam mengatasi segala permasalahan di wilayah guna menciptakan situasi yang kondusif dan kemajuan suatu wilayah,”terang Dandim.


Dandim Muhammad Ridha berharap, hubungan yang sudah terjalin baik ini akan terus berlanjut sehingga,wilayah pekalongan akan semakin maju dan selalu kondusif.

“Kita akan selalu jaga hubungan yang sudah terjalin baik ini,sehingga kedepanya wilayah pekalongan akan selalu kondusif dan akan lebih maju lagi dalam pembangunan demi kesejahteraan masyarakat pekalongan,”Pungkasnya.** ( Rus99)


Pekalongan - Kegiatan karya bhakti mandiri ke-2 tahun 2018 di desa pedawang kec karanganyar kab pekalongan, resmi di buka oleh Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha , Selasa (20/3/18).

Kegiatan karya bhakti mandiri adalah kegiatan program kodim 0710 pekalongan, yang pendanaannya melalui APBD pemerintah daerah kab pekalongan.

Saat membuka kegiatan tersebut, Dandim 0710 pekalongan Muhammad Ridha menjelaskan, bahwa sasaran karya bhakti adalah pengerasan jalan.

"Sasaran yang kita kerjakan adalah pengerasan jalan makadam, dengan volumeP. 750 x L. 2 m yang mana jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara dua desa, yaitu desa pedawang dengan desa pododadi kec karanganyar,"jelasnya.

Pihaknya berharap, nantinya masyarakat bisa ikut memelihara aset jalan yang sudah dikerjakan tersebut agar masa pakai jalan lebih lama lagi.

" saya berharap masyarakat bisa sama-sama ikut menjaga dan memelihara aset jalan yang sudah di kerjakan ini,sehingga manfaat  jalan akan lebih lama lagi,"harapnya.

Dandim Muhammad Ridha juga mengutarakan bahwa,kedepan ada program dari pemerintah daerah kab pekalongan bahwa secara berkala jalan di kabupaten pekalongan akan ditingkatkan secara bertahap.**red (rusg99)
Pekalongan - Program  Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD ) sengkuyung 1 tahun 2018, sebentar lagi akan di mulai. Untuk memastikan kesiapan personilnya di lapangan, Dandim 0710 Pekalongan  Letkol Inf Muhammad Ridha tinjau langsung ke lokasi Tmmd,selasa(20/3/18).

Sebelum Tmmd di mulai, maka tahap yang di laksanakan adalah melaksanakan Pra Tmmd, yang mana kegiatan tersebut untuk mengawali kegiatan tmmd yang sesungguhnya sehingga nantinya pekerjaan yang di laksanakan akan lebih ringan dengan adanya kegiatan Pra Tmmd tersebut.

Menurut Dandim 0710 Pekalongan Letkol Muhammad Ridha, dalam kunjungannya ke lokasi menjelaskan, untuk sasaran yang nantinya akan dikerjakan adalah pembuatan jalan yang menghubungkan antara dua desa di kecamatan wonopringgo.


"Sasaran yang akan di kerjakan dalam tmmd sengkuyung tahap 1 ini adalah pengerasan jalan yang menghubungkan dua desa dengan volume P. 960 meter x L. 3,1 meter yaitu antara desa galang pengampon dengan desa legokcile di kec wonopringgo,"Jelas Dandim.

Pihaknya menambahkan,bahwa untuk pelaksanaan Tmmd sendiri sesuai rencana akan di mulai dari tanggal 28 maret sampai dengan 26 april 2018 mendatang.

Sementara itu selaku kepala desa galang pengampon Subechi mengaku sangat senang sekali dengan akan adanya tmmd yang di kerjakan oleh TNI bersama masyarakatnya.

"Saya sangat senang dengan akan adanya adanya tmmd ini pak,karena jalan yang selama ini vital di gunakan oleh masyrakat dalam membawa hasil pertanian akan menjadi baik dan sangat memudahkan dalam membawa hasil pertanian,"ujar Subechi.
Batang  -Tim Monev Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan Kementerian Pertanian Indonesia melaksanakan Sosialisasi dan Koordinasi Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan oleh ketua tim Bapak Sabir. Msi. bertempat di aula Makodim 0736/Batang air,Kamis (15/3)

Ketua Tim bapak Sabir menyampaiakan ,bantuan alsintan merupakan salah satu cara untuk membantu mengatasi permasalahan kelangkaan tenaga kerja pertanian, kecepatan pengolahan tanah dan keserempakan tanam dapat dicapai dengan mengoptimalkan kegiatan fasilitasi bantuan alsintan ini. Pada TA. 2017 Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian mengalokasikan anggaran untuk pengadaan atau penyaluran bantuan alsintan berupa Traktor Roda 2, Pompa Air, Rice Transplanter, Traktor Roda 4 (Tanaman Pangan), Cultivator, Mini Excavator dan Hand Sprayer/Knapsack yaitu alat pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Sasaran kegiatan fasilitasi bantuan alsintan ini adalah kelompok petani yang mempunyai semangat untuk maju namun terkendala keterbatasan modal dalam kepemilikan alsintan, untuk mengoptimalkan pemanfaatan bantuan alsintan, maka pengolaan alsintan diarahkan untuk memperkuat program brigade alsintan.

Adapun maksud dan tujuan Sosialisasi Optimalisasi tersebut : 
- Menindak lanjuti Perintah Menteri pertanian  RI tentang alsintan yang ada di Gapoktan/Poktan dan Brigade Alsintan yg ada di TNI serta Dinas Pertanian bisa di operasionalkan secara maksimal, sehingga bisa mendukung percepatan LTT. 
- Mensosialisasikan pemanfaatan Alsintan kepada BPP dan Upja 

Hadir dalam acara ,Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Ir. Migayani Thamrin, Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji beserta Danramil/Batituud jajaran Kodim 0736/Batang,Kabid Tanaman Pangan Kabupaten Batang Ir. Johan Rudi. M. Si, Kasi Sarpras Dinas Pertanian Kabupaten Batang Ibu Karwati, Kasi Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Batang Bpk. Tamam Mas Adi,15 Ka Kordinator PPL se Kabupaten Batang,15 org perwakilan Upja se Kabupaten Batang. (Pendim Batang)
Batang - Dalam rangka memperingati HUT Persit Kartika Chandra Kirana Ke 72, Klinik Pratama Kartika 36 Batang bekerjasama dengan Papsmear mengadakan Test Iva secara gratis untuk Ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Kodim 0736/Batang, pagi ini (14/18).

Pemeriksaan Iva sangat penting untuk kaum hawa, karena dengan pemeriksaan Iva kita dapat mendeteksi dan bisa mencegah adanya Pra kanker servik (kanker leher rahim), saat ini penyakit kanker serviks banyak menyerang wanita dan sudah menduduki urutan kedua dari penyakit kanker yang menyerang wanita didunia, kanker ini juga salah satu penyebab utama kematian perempuan yang terkait dengan kanker.

Dr. Hasunah Burhan (dokter pelaksana harian Klinik Pratama Kartika 36 Batang) mengatakan.Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker serviks, diantaranya :
- Pelaku seksual yang melakukan hubungan seks dibawah umur 15 tahun akan beresiko 10 kali terkena kanker serviks.
- Pelaku seksual yang melakukan hubungan seks bergonta ganti pasangan juga bisa menjadi penyebab terkena kanker serviks.
- Seringnya melahirkan anak bagi seorang perempuan juga bisa menjadi penyebab terjadinya kanker serviks.
- Perempuan yang merokok juga rentan terkena kanker serviks.

Disela-sela kegiatan, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXIV (Ny. Melina Siahaan) mengucapkan banyak terimakasih pada pengurus Klinik Pratama Kartika - 36 Batang yang telah bekerjasama dengan PAP Smear sehingga pelaksanaan test Iva ini bisa berjalan dengan lancar,dengan adanya kegiatan ini kita berharap, anggota Persit Kodim 0736/Batang tidak ada yang terkena kanker serviks.

Adapun anggota Persit yang hadir untuk mengikuti test Iva sebanyak 126 orang, namun yang bisa melakukan test Iva 63 orang,sebelum meninggalkan Poskes, Ibu Ketua beserta pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XXIV Batang melaksanakan foto bersama. (Pendim Batang)
Wonotunggal, Batang - Sejumlah jajaran Anggota legislatis yang dipimpin langsung Ketua DPRD menyatakan keprihatinanya atas aktifitas galian c yang berada di Sungai Lojahan Kecamatan Wonotunggal tadi siang, Selasa (13/18).

Pasalnya galian "C" tersebut  dalam eksplorasinya sangat tidak teratur dan tidak terawat dalam menjaga lingkunganya.Kerusakan yang ditimbulkan oleh galian "C" mengakibatkan gagal panen karena persawahan warga Desa Brayo tidak teraliri air", dengan adanya trauma sehingga Masyrakat menolak galian "C" beroperasi lagi diwilayah Wonotunggal.

DPRD atas permohonan masyarakat dan lingkungan menyatakan Stop dan menolak beroperasinya galian "C" Kata Imam Teguh Raharjo saat meninjau Sungai Lojahan di Dukuh Tegalsari Desa Wonotunggal Kec. Wonotunggal. 
Ia juga mengatakan, masyarakat memiliki trauma yang selama tiga tahun saat musim kemarau sawahnya mengalami kekeringan sehingga gagal tanam, hal ini diakibatkan ada kerusakan saluran sungai yang tergali tidak teratur dan tidak terawat oleh pengembang galian C.

Ini permohonan masyarakat bawah yang merasa trauma dan harus kita akomodir dan kita dengarkan aspirasinya, karena prinsipnya lingkungan dan masyrakatnya menolak ada galian C, ini akan menjadi perhatian kami di DPRD.

Kata Imam Teguh Raharjo 
Ketua kelompok Tani Manunggal Swadaya Warju mengatakan, di tengah wilayah Kec. Wonotunggal terdapat aliran sungai Lojahan yang terdapat beberapa anak sungai untuk mengairi persawahan.Irigasi Satu terletak persisi dibawah Jembatan Sendang yang mengalir mengairi pertanian Desa Sendang dan Desa Kemligi, bendung Koneksi Mliwis Pintu Pembagi Sungai Mliwis yang mengairi ke Desa Wonotunggal dan Sungai Clungup sekarang kondisinya tidak maksimal".

Warju juga meminta kepada DPRD, untuk tidak meloloskan RTRW untuk wilayah Kec. Wonotunggal sebagai tempat eksplorasi galian C, hal ini menjadi ketakutan warga dan menjadi trauma masyarakat sekitar Sungai Lojahan karena melihat kerusakan yang di timbulkan oleh Galian C tersebut,kalau Rt/Rw nya di loloskan yang ditakutkan oleh Masyrakat Brayo, jikalau wilayah sungai lojahan dukuh Tegalsari Desa Wonotunggal di gali, bukan Brayo saja, dari Jembatan Sendang sampai Desa Kemligi ada aliran sungai irigasi yang jumlahnya lima akan terkena dampaknya.” Kata Warju

Dalam kunjungan tersebut juga di hadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Batang Imam Teguh Raharjo, Wakil Ketua DPRD Fauzi serta jajaran Ketua Komis dan anggota.(Pendim Batang)
Tersono, Batang, Jateng - Pertemuan Lintas Sektor  bertempat di Aula Kecamatan Tersono di bidang kesehatan tadi pagi (13/18) sangat membantu dalam memaksimalkan Akreditasi Puskesmas Tersono.

Seperti kita ketahui dan tercantum dalam pasal 39 permenkes 75 tahun 2104 bahwa :
Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit 3 tahun sekali,maka akreditasi menjadi penting untuk puskesmas.

Dalam pelaksanaan persiapan akreditasi puskesmas tentunya banyak pihak yang akan telibat di dalamnya,  Pihak-pihak ini pula menjadi pendukung sekaligus tim uji pertama yang menilai apakah puskesmas tersebut sudah ada kemajuan dalam pelayanan masyarakat, tepat sasaran dan memiliki prinsip berkemajuan serta inovatif.

Kegiatan Lintas Sektor tadi dihadiri oleh : Camat Tersono Drs. Bambang Urip Widagdo,M.M, Danramil 06/Tersono Kapten Inf Agung Budiyono, Kapolsek yang diwakili oleh Aiptu H. Slamet, Koordinator PLKB, PPAI Kecamatan Tersono, Ka Pasar Tersono, Ketua FKD se Kecamatan Tersono, Kepala Puskesmas Dr. Ida Suryani, Seluruh Kades serta Perangkat, UPTD Kecamatan Tersono Drs. Abdul Manaf.M.M dan perwakilan warga sekitar.

Sambutan Camat Tersono Drs. Bambang Urip Widagdo,M.M.
Bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab Puskesmas saja, melainkan tugas kita bersama,tujuannya agar warga desa di Wilayah Kecamatan Tersono bisa hidup sehat, target tahun 2019 program buang air besar tidak sembarangan harus terpenuhi, Indonesia sehat 2025 dimulai dengan Germas (Gerakan Masyarakat Sehat).

Sambutan Kepala Puskesmas Tersono Dr. Ida suryani.
Puskesmas sangat membutuhkan peran Kades dan FKD (Forum Kesehatan Desa) serta dukungan dari semua instansi dalam membudayakan hidup sehat dimasyarakat, Puskesmas sangat mengharapkan Kader dari FKD untuk lebih peka terhadap permasalahan kesehatan dimasyarakat, yang nantinya permasalahan tersebut dikoordinasikan dengan pihak Puskesmas,seperti permasalahan sampah di Wilayah Kec. Tersono membutuhkan penangganan khusus dan solusi yang nyata,di Wilayah Kecamatan Tersono baru 3 Desa yang sudah ODF, permasalahan beberapa Desa letaknya dekat dengan sungai sehingga banyak masyarakat yang BAB disungai atau tidak memiliki jamban dirumahnya.

Sambutan Danramil 06/Tersono Kapten Inf Agung Budiyono.
Pihak Koramil Tersono sangat mendukung sekali dengan program kesehatan masyarakat, Kodim 0736/Batang saat ini baru mengalakkan program Jambanisasi, semoga saja kita bisa membantu masyarakat untuk memiliki jamban didalam rumahnya Masing-masing, saya juga mohon bantuan instansi terkait untuk kelancaran program Jambanisasi, (pungkas Kapten Agung).(Pendim Batang)

Pekalongan – Dalam rangka memaksimalkan Serapan gabah ke bulog ( Sergap ) Kodim 0710 Pekalongan menggandeng kemitraan dengan seluruh pedagang dan petani yang ada di wilayah Pekalongan. Hal tersebut di sampaikan dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, saat mengadakan rapat koodinasi dengan mitra bulog dan mitra kodim  serta mengadakan pengecekan ke gudang bulog Subdrive Pekalongan pada, selasa(13/3/18)

Dijelaskan Dandim M.Ridha bahwa untuk target jangka menengah sampai dengan bulan juni 2018 mendatang untuk serapan gabah adalah 7050 ton

“ Target kita untuk serapan gabah kebulog adalah sejumlah 7050 ton sampai dengan bulan juni mendatang, sedangkan target sampai bulan Desember 2018 adalah 14.109 ton, dan allhamduliliah untuk sekarang tiap harinya ada peningkatan yang  signifikan sehingga kita optimis dalam jangka waktu yang ditentukan target akan terpenuhi dan bahkan harapanya bisa melebihi target,”Jelas Dandim.

Sementara itu Kasiterrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Sapto Broto SE, yang dalam kesempatan tersebut ikut memantau pelakasanaan sergap di wilayah kodim 0710 pekalongan mengatakan,tujuan ikut memantau perkembangan sergap yang ada di wilayah kodim 0710 pekalongan adalah untuk mengoptimalkan serapan gabah maupun beras yang ada di wilayah pekalongan.

“ Kita ikut mengoptimalkan agar pelaksanaan serapan gabah maupun beras yang ada di wilayah pekalongan ini lebih maksimal lagi,sehingga jangan sampai nanti waktunya musim panen, ada hasil panen dari petani yang tidak sampai terbeli  dan terserap ke bulog, dengan kita hadir disini juga untuk mengetahui kendala apasaja yang di alami sehingga kita bisa ikut memberi solusi yang tepat  sehingga target bisa terpenuhi,”Jelasnya.** red ( rusg99)


Pekalongan – Guna mendukung tugas pokok, prajurit harus tetap menjaga kebugaran dan hidup sehat, karena dengan kita sehat maka kita bisa melakukan  tugas dengan baik. Hal tersebut di sampaikan Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, kepada prajuritnya pada saat selesai melaksanakan lari Aerobik di lapangan Mataram,selasa ( 13/3/18 )

Dalam kesempatan tersebut Dandim Muhammad Ridha menjelaskan,pembinaan fisik merupakan kegiatan yang rutin di laksanakan oleh prajurit kodim 0710 pekalongan yaitu pada hari selasa dan kamis,diharapkan dengan adanya pembinaan fisik yang terprogram dan teratur maka kebugaran prajurit akan terjaga.

“ Pembinaan fisik sudah merupakan program yang terjadwal secara teratur yaitu dilaksanakan pada hari selasa dan kamis, dengan harapan kebugaran prajurit bisa tetap terjaga dan bisa menunjang pelaksanaan tugas pokok prajurit,”Tutur Dandim.

Pembinaan fisik dengan latihan rutin tidak hanya untuk menjaga kebugaran semata, namun juga untuk persiapan bagi prajurit yang akan menjalani uji kenaikan pangkat.

“ Kegiatan pembinaan fisik secara rutin tidak hanya untuk menjaga kebugaran semata, namun juga untuk persiapan bagi prajurit yang akan naik pangkat,pasalanya kenaikan pangkat dilingkungan TNI AD tidak serta merta di dapat secara otomatis dengan jangka waktu tertentu,namun harus melalui serangkaian ujian yaitu tes kesegaran jasmani harus lulus sesuai katagori umur yaitu minimal nilai 65 untuk satuan teritorial,”Pungkasnya.**red ( rusg99)


Pekalongan - Dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional dan menyukseskan operasi Serapan Gabah atau Sergap, Kodim 0710 Pekalongan di targetkan bisa menyerap petani gabah sebanyak 75 ton per hari.

Menurut Sapari, dalam kegiatan sergap yang dilaksanakan di wilayah Wonopringgo dan Kesesi pihaknya berhasil mendapatkan 25 ton beras dari petani, yang mana beras ini akan langsung dikirim ke bulog untuk mencukupi stok pangan nasional.

Sapari mengungkapkan pihaknya berharap semoga target yang sudah ditentukan tercapai, namun saat ini masih terkendala dengan cuaca dan belum adanya panen di bulan ini.

Sapari menambahkan, dengan adanya kegiatan ini pihaknya berharap stok beras tercukupi, sehingga rencana pemerintah untuk mengimpor beras dari luar negeri bisa di pertimbangkan lagi. ( Rus )
Pekalongan - Upaya untuk memberantas perdaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan prajurit Kodim 0710 Pekalongan terus dilakukan, sebanyak 40 anggota TNI Kodim 0710 Pekalongan dites urine secara acak. Tes urine  dilaksanakan di aula serbaguna makodim setempat, Senin 12 Maret 2018.

Dandim 0710 pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, melalui Kasdim Mayor Hufron mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya bekerjasama dengan Dokpol dan Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota. Selain tes, pihaknya juga menggelar sosialisasi P4GN yang diikuti kurang lebih 150 anggotanya.

Menurut Hufron, pemeriksaan narkoba bagi anggota dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi pimpinan yang telah menyatakan perang dan berkomitmen memberantas narkoba.

 " Sosialisasi P4GN dan tes urine ini rutin kita gelar,selain sudah menjadi program dari satuan atas, ini sudah menjadi komitmen kita untuk ikut berperan aktif dalam pemberantasan narkoba,"jelas Kasdim.

Pihaknya berharap, dengan rutinnya kegiatan ini digelar maka, seluruh prajurit Kodim 0710 pekalongan akan terbebas dari narkoba dan tidak terlibat dalam peredarannya.**red ( rusg99 )


Pekalongan - Guna meningkatkan kecintaan kepada tanah air dan menambah wawasan kebangsaan, Babinsa  Koramil 04 Karanganyar bekerja sama dengan SMK Diponegoro kecamatan karanganyar kab pekalongan, melaksanakan pembekalan dan pemberian materi wawasan  kebangsaan kepada siswanya pada,jumat (09/3/2018)

Kegiatan pembekalan di laksanakan di halaman lingkungan sekolah setempat. Hal ini memang sangat diperlukan pihak sekolah, pasalnya dengan adanya pembekalan, mental serta disiplin siswa dalam  menghadapi dunia kerja akan lebih siap nantinya.

Babinsa Koramil 04 Sertu Wiswantoko, selaku pemberi materi  dalam kesempatan tersebut berharap, dengan pemberian materi wawasan kebangsaan kepada  siswa siswi tentang cinta tanah air dan kedisiplinan,dapat meningkatkan motivasi siswa siswi dalam belajar serta menambah pengetahuan sejarah bangsa dan bisa mengamalkan nilai nilai Pancasila,"jelas Wiswantoko.

Lebih lanjut Wiswantoko menambahkan, dengan adanya kegiatan seperti ini harapanya bisa terus di laksanakan karena mereka siswa siswi ini adalah generasi penerus bangsa.**red(maji)


Pekalongan - Dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional, Pasiter Kodim 0710/Pekalongan Kapten Inf Sapari Dariyanto turun langsung ke wilayah melaksanakan serapan gabah petani (Sergap), Sabtu (10/3/18).

Dalam kegiatan sergap yang dilaksanakan di wilayah kecamatan Wonopringgo kab pekalongan tersebut, kapten Sapari berhasil mendapatkan 25 ton beras untuk di bawa ke bulog.

'' Alhamdulillah dalam sergap kali ini,kita bisa mendapatkan 25 ton beras dari petani, yang mana beras ini akan langsung kita kirim ke bulog untuk mencukupi stok pangan nasional ,” jelasnya.

Menurutnya, tujuan dilaksanakan kegiatan sergap  adalah untuk mencukupi stok cadangan pangan nasional yang ada di bulog.

" Kegiatan serapan gabah (sergap ) ini adalah dalam rangka mencukupi cadangan stok beras dan pangan yang ada di bulog,harapanya setelah stok pangan tercukupi maka rencana pemerintan untuk meng impor beras dari luar negeri bisa di pertimbangkan lagi,"tutur pasiter.

Menurutnya, kegiatan Sergap baik gabah maupun beras langsung dari petani akan terus di lakukan, sampai cadangan stok pangan yang ada di bulog terpenuhi dan keterlibatan babinsa di lapangan akan terus di maksimalkan.

" Keterlibatan Babinsa akan terus kita maksimalkan di lapangan, agar bisa memotivasi dan mendorong petani agar serapan gabah di bulog cepat terpenuhi," tandasnya.**red(rusg99)
Pekalongan - Berbagai upaya yang di lakukan Kodim 0710 pekalongan beserta jajaranya dalam Upaya Khusus serapan gabah (Upsus Sergap ) sangat serius tanpa kenal lelah.

Pada sabtu siang (10/3/18) Danramil 02 Pekalongan Timur beserta Babinsa, melaksanakan serapan gabah dan memastikan gabah dari ricemill subur jaya sejumlah 9 ton tersebut sampai ke bulog dengan cara mengawal dari ricemill sampai dengan ke bulog.

Sesui dengan instruksi komando atas yang disampaikan melalui komandan kodim 0710 pekalongan,letkol Infanteri Muhammad Ridha, untuk memenuhi cadangan beras di bulog maka harus ada serapan gabah dari petani yang masuk ke bulog.

" Untuk memenuhi cadangan beras di bulog maka, sesuai MOU antara Kementan dan TNI AD ,kita harus mendorong dan mengajak para petani untuk menjual hasil panennya kebulog,"jelas Danramil.

Lebih lanjut Danramil 02 Pekalongan Timur kapten Czi Agus Pujiatmo menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan dari awal masa tanam hingga panen.

" Agar tidak ada permainan harga dilapangan yang di lakukan tengkulak, maka kita adakan pendampingan dari mulai masa tanam hingga panen dan sampai dijual ke bulog,"imbuhnya.**red (rusg99)
Pekalongan – Upaya serapan gabah ( Sergap ) yang di lakukan jajaran Kodim 0710 Pekalongan rupanya tidak main-main, pasalnya dalam suatu kesempatan Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha terlihat nampak sibuk terjun langsung ke lapangan untuk mengecek lahan pertanian yang siap panen,tepatnya di wilayah Tirto pada ,Kamis (8/3/18)

Mendorong para petani agar bisa membawa hasil pertaniannya ke bulog sudah menjadi tanggung jawab kita, selain kita menjalankan tugas pokok sebagai TNI,”Kata Dandim.

“Kita sangat menyanyangkan apabila kita sebagai negara yang agraris,yang sangat kaya dengan sumber daya alam yang melimpah, namun pada akhirnya kita harus impor beras nantinya,maka dari itu kita harus mendorong agar masyarakat ini sadar dan bisa bekerjasama untuk membawa hasil panennya ke bulog,”Tegas Dandim

Dalam kesempatan tersebut Dandim Muhammad Ridha juga menginstruksikan ke jajarannya untuk terus bekerja keras guna mendukung tercapainya Program Upsus Swasembada pangan.**red(rusg99)
Pekalongan - Apa yang dilakukan babinsa dari Koramil 10 Wiradesa serka Riyadi sungguh sangat patut di contoh,pasalnya selain mahir pegang senjata ternyata babinsa tersebut juga pandai mengoperasikan pompa penyemprot hama tanaman.Terlihat sangat lihai dan cekatan dalam mengoperasikanya saat menyemprot hama tanaman di sebuah lahan pertanian di desa werdi kecamatan Wonokerto, pada jum'at (9/3/18)

Saat di hubungi melalui pesan singkat wa oleh anggota penerangan kodim,serka Riyadi menjelaskan,bahwa  melakukan pengecekan ke lahan pertanian dalam rangka mengajak petani untuk memasukan hasil panen ke bulog (sergap)dan untuk memastikan musim panen bersama Danramil.

" Tujuan saya beserta  Danramil  ke lahan pertanian yang ada di wilayah binaan adalah dalam rangka mengajak petani untuk memasukan hasil panennya ke bulog dan untuk memastikan masa panen padi,namun saya lihat masih ada tanaman yang baru mekar dan saya melihat ada warga baru melakukan penyemprotan,maka sekita itu juga saya pingin mencoba dan membantunya,dan ternyata mudah,karena kebetulan saya juga anak petani dan dulu sering membantu orang tua di sawah,"jelasnya.

Sementara itu Danramil 10 Wiradesa, kapten Arm Ahmad Wiryadi membenarkan hal tersebut bahwa, babinsanya memang sudah biasa berhubungan dengan pertanian karena memang dulunya petani.

" Betul serka Riyadi  memang Babinsa yang ulet dan sudah terbiasa dengan alat - alat pertanian, karena memang dulunya dia anak petani dan sudah sering membantu di sawah jadi sudah pandai dan terbiasa menggunakan alat - alat petanian tersebut,"jelas Danramil.**red(rusg99)

Pekalongan - Tradisi yang sampai saat  ini masih di lakukan oleh para petani di Kelurahan Pakumbulan Kecamatan Buaran, menjelang panen raya dengan melaksanakan doa bersama yang dilakukan di lingkungan persawahan yang akan di panen pada,jumat (9/3/2018)

Doa bersama di barengi dengan membaca manakib, bertempat di gubuk tani Gotong Royong II Pakumbulan bersama ketua kelompok tani Soleman ,sedangkan untuk pembacaan doa manakib dipimpin oleh kyai Abdul Rohim.

Hadir dalam acara tersebut,Danramil 09 Buaran Kapten Inf Suryanto,Babinsa,PPL kecamatan Buaran, Bayu dan anggota kelompok tani Gotong Royong.

Selain dilaksanakan Doa bersama, dalam kesempatan tersebut Danramil Kapten Suryanto mengajak kepada anggota kelompok tani agar menjual hasil panen ke bulog serta meningkatkan pengolahan sawah/ percepatan tanam setelah di panen nantinya.

“ Kami menghimbau kepada anggota kelompok tani, agar menjual hasil panennya ke Bulog melalui team sergab Kodim, yang sudah bekerja sama dengan Bulog. Selanjutanya setelah masa panen nanti selesai agar para petani langsung menggarap sawahnya agar bisa di tanami kembali,”Himbaunya,”***red(5198)


Pekalongan - Anggota TNI dari Koramil 20 Pekalongan Selatan Kodim 0710 Pekalongan membantu petani melaksanakan panen padi milik Bapak Tasurun warga Kelurahan Kuripan kidul pada,jumat (09/3/2018)

Panen di area persawahan Kelurahan Kuripan Kertoharjo dengan luas lahan 1 hektare dengan hasil 8 ton jenis padi ir 64.

Danramil 20 Pekalongan Selatan Kapten Arh Wiyoto mengatakan kegiatan dilakukan oleh para Babinsa ini dalam rangka mendukung program Upsus serapan gabah petani ( sergap ),serta bagian dalam rangka mewujudkan swasembada ketahanan pangan nasional.

“Untuk mendampingi para petani, kami siap menerjunkan Babinsa kapan saja dibutuhkan, dan kami juga akan mengoptimalkan peran Babinsa dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, demi suksesnya program ketahanan pangan,” tegas Wiyoto

Danramil berharap dengan turunnya Babinsa ke sawah sebagai pendamping petani, maka dapat memberikan motivasi dan semangat petani dalam bercocok tanam dan melaksanakan panen.
Pemilik lahan Bapak tasurun memberi apresiasi kepada TNI, khususnya Babinsa yang turun langsung membantu petani. Dia menyatakan TNI juga memberikan penyuluhan ataupun bimbingan kepada desa binaan dan petani.

“Dengan adanya pendampingan dari para Babinsa, hasil panen tahun ini bisa meningkat, sehingga kesejahteraan para petani juga dapat meningkat, selain itu bisa menjalin silaturahmi antara kami dengan anggota TNI,” pungkasnya***red(5198)