JAKARTA - Di tahun ini sebelum kompetisi dilaksanakan, PSSI menggelar kegiatan baru yang mengkhususkan para petugas medis yang menangani tim sepak bola profesional di Indonesia. Mengingat pada tahun lalu ada beberapa peristiwa penting yang terjadi perihal masalah medis pemain diantaranya adalah kasus meninggalnya Khoirul Huda kiper andalan Persela Lamongan.

Pada saat itu banyak yang berspekulasi bahwa Huda meninggal karena kurang paham nya para petugas medis Indonesia tentang pertolongan pertama pada kecelakaan di lapangan sepak bola.

Kursus untuk tim medis ini dilaksanakan hingga besok Sabtu (17/2/2018) di The Sultan Hotel Jakarta.

Mereka yang hadir di Football Medicine Course ini adalah dokter tim dari Liga 1 maupun juga dari Liga 2 untuk kompetisi musim 2018.

Dan ini juga menjadi syarat bagi dokter tim yang akan didaftarkan karena sekaligus sebagai syarat pengesahan official.

Adapun pemateri utama dalam Football Medicine Course ini adalah Dato Dr Gurcaran Singh yang merupakan medical comittee FIFA/AFC.

Di kegiatan ini tim Persibat Batang mengirimkan delegasinya untuk hadir pada acara tersebut diwakilkan oleh dokter Miftakhul Huda.

CEO Persibat Dedy irawan pun sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh PT LIB maupun juga PSSI tersebut.

"Ini sebuah gebrakan yang sangat baik untuk mengadakan workshop di awal karena pentingnya peran medis profesional di tim kita karena dipertandingan sepak bola yang bisa dikatakan keras medis sangat berperan untuk memberikan pengobatan terutama disaat cidera" tandas Dhedy.

Pentingnya dokter tim untuk mengikuti kursus di PSSI karena pada tahun ini sertifikat kegiatan kursus tersebut salah satu syarat untuk Liga 2 2018 "Suatu syarat pendaftaran official untuk Dokter Tim, harus mengirimkan personil Medis yaitu dokter tim dlm Workshop Medicine course yang di selenggarakan PT LIB, dari Workshop ini nantinya peserta akan dapat Sertifikat yg nantinya sebagai salah satu syarat lampiran pendaftaran Dokter Tim Persibat Batang" tandas Dahlan selaku Direktur Teknik Persibat.

Ditambahkan oleh dr. Huda yang aktif dipersibat bahwa memang tidak dipungkiri bahwa peran dokter di dalam sebuah tim sangatlah penting demi menjaga Cedera dan hal yang tidak diinginkan seperti kejadian yang sudah dialami kiper Lamongan Choirul Huda hingga meninggal akhirnya meninggal dunia.

"Peran tenaga medis dan tim dokter menjadi sangat penting dalam sebuah sepakbola modern karena kasus yang ada seperti kiper Persela Khoirul Huda adalah pelajaran yang sangat baik untuk pemahaman kita perihal medis sepak bola dilapangan ,"terang Huda. ( Rus )

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment: