Pekalongan - Dalam upaya meningkatan keterampilan Dalmas atau Pengendalian massa, siswa latja SPN Polda Jateng yang merupakan dasar pembentukan pasukan dalmas terlatih pada hari minggu (18/02/2018), telah dilaksanakan pelatihan Dalmas awal dan Dalmas lanjut kepada siswa latja saat menghadapi unjuk rasa. Kegiatan tersebut, dipimpin oleh Kanit Obvit Aiptu Safrudin bertempat di halaman Mapolres Pekalongan.

latihan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan personil inti Dalmas, sehingga selalu siap ketika bertugas dikewilayahan masing-masing,  siswa latja harus siap untuk memecah massa menjadi kelompok–kelompok kecil, serta mencegah terjadinya aksi anarkis yang lebih besar yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat luas.

“Sebenarnya tiap anggota Polri sejak dari masa pendidikan sudah mendapatkan bekal ilmu pengetahuan tentang Dalmas. Latihan ini untuk merefresh kembali agar tidak lupa,” kata Aiptu Safrudin.



Dalam pelaksanaannya, Dalmas juga bergerak dalam ikatan peleton dan kompi, bergantung dari jumlah massa dan tingkat anarkis dan bahaya yang ditimbulkan. Dalam mengendalikan massa juga terdapat beberapa tahap yang dilalui. Mulai dari tindakan preventif dengan menurunkan tim negosiator, hingga menggunakan peralatan pemecah massa seperti gas air mata atau water canon. Standart Operational Procedur (SOP) nya mengacu pada Perkap nomor 1 tahun 2009 tentang penggunaan perkuatan dalam tindakan kepolisian. ( Rus )
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment: