BREAKING NEWS

Saturday, 27 January 2018

Netralitas TNI Dalam Pilkada Harga Mati

Pekalongan - Pangdam IV/Dipongoro Mayjen TNI Wuryanto  menginstruksikan kepada seluruh prajurit jajaran Kodam IV/Diponegoro, tentang netralitas TNI pada pilkada serentak yang akan dilaksanakan tahun 2018, instruksi dan penekanan tersebut di sampaikan pangdam melalui Komandan satuan jajaran kodam IV Diponegoro,seperti halnya di kodim 0710 pekalongan.

Menyampaikan instruksi dari pangdam IV Diponegoro,Dandim 0710 Pekalongan,Letkol Inf Muhammad Ridha menegaskan,Netralitas dalam pilkada bagi setiap Prajurit TNI khususnya anggota Kodim 0710/ pekalongan adalah harga mati.

"Netralitas TNI sangat di perlukan karena TNI merupakan aparat negara yang berdiri di semua golongan dan tidak memihak satu golongan,jadi netralitas TNI dalam pilkada adalah harga mati"Jelasnya.

Selain itu pangdam Wuryanto juga memberikan beberapa hal yang harus dipedomani oleh seluruh anggota Prajurit untuk menjaga netralitas TNI pada Pilkada 2018, yakni tidak diperkenankan anggota TNI menjadi anggota KPU.

Lebih lanjut pangdam mengingatkan, tugas dan tanggung jawab setiap Dansat, wajib sosialisasikan netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada kepada anggota dan keluarganya baik pada setiap apel maupun pada jam komandan secara periodik, "Wajib cek dan awasi sejauh mana pemahaman anggota tentang netralitasTNI,"ujarnya pangdam.

Pangdam menambahkan bahwa sarana dan prasaran TNI tidak boleh di gunakan untuk sarana kampanye , kendaraan TNI hanya untuk kepentingan dinas, serta lapangan di lingkungan TNI tidak boleh di gunakan untuk kampanye ,"pungkasnya.**red(rusg99)
 
Copyright © 2017 Sapu Lidi Share on Next Generation.