Batang -  Akhir akhir ini beberapa daerah di Indonesia ditetapkan sebagai KLB difteri seperti di Jatim dan daerah lainnya, meskipun di Jateng ada beberapa pasien penderita difteri akan tetapi jumlahnya relatif kecil bila dibandingkan dengan Provinsi lain, seperti yang diungkapkan oleh Mayor CKM (K) dr. Esti Widayanti.

Dalam rangka meminimalisir terjangkitnya anggota TNI dan ASN serta keluarganya dari bahaya difteri pada Kamis (19/01) bertempat di Aula Kodim 0736/Batang telah dilaksanakan Sosialisai tentang Penyakit Difteri oleh petugas dari Denskesyah 04.04.01 kepada Prajurit, ASN, dan Persit KCK Cab.XXIV Kodim 0736/Batang yang diikuti oleh kurang lebih 150 orang.

Hadir dalam kegiatan Kasdim 0736/Batang (Mayor Inf Raji), Ketua Persit KCK Cab XXIV Kodim 0736/Batang Ny. Hilda Fajar Ali Nugraha beserta anggota, Mayor CKM (K) Esti Widayanti (dari Denkesyah Korem 071/Wk), Ka Kanminvetcat IV-09/Batang yang diwakili oleh Kapten CPl Rudiyanto, Para Pasi serta Danramil jajaran Kodim 0736/Batang, Anggota prajurit Kodim 0736/Batang dan ASN Kodim 0736/Batang.

Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji dalam sambutannya mengajak kepada anggotanya untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmatNya berupa kesehatan dan kesempatan sehingga kita bisa mengikuti kegiatan penyuluhan Difteri dari Denkesyah di Aula ini.

Lebih lanjut Mayor Raji mengucapkan selamat datang kepada ketua rombongan, saya mewakili Dandim, memberikan pesan kepada para Danramil dan anggota untuk memperhatikan dan menyimak serta dengarkan apa yang disampaikan dari tim, catat apa yang telah disampaikan dan tanyakan apabila di sekitar lingkungan kita ada gejala penyakit tersebut.

Dalam penyuluhannya Mayor CKM (K) Esti Widayanti memaparkan bahwa difteri merupakan suatu penyakit akut pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri corinus bacterium difteria, adapun penularan Difteri bisa melalui air liur, batuk dan kontak langsung dengan penderita Difteri.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa gejala penderita Difteri apabila terjadi pada anak
anak yang terinfeksi kuman Difteri setelah 2 - 5 hari akan mengalami gejala-gejala infeksi saluran pernapasan bagian atas diantaranya demam tinggi kurang lebih 38 derajat Celcius, nyeri apabila menelan makanan, selaput mulut tampak ada selaput berwarna putih keabu-abuan pada hidung atau tenggorokan.

Selain itu juga dijelaskan bagaimana penyebaran penyakit tersebut dan diantara cara berkembang biaknya yaitu penyakit muncul pada variasi musim yang kurang jelas suhu udara lebih dingin sering menyerang anak-anak dewasa di bawah 15 tahun, untuk itu kita harus segera memberikan kekebalan pada anak-anak dengan cara Imunisasi DPT combo, untuk anak bayi imunisasi DT, untuk anak sekolah dasar dalam (usia kurang dari 7 tahun), hindari kontak langsung dengan penderita Difteri, jaga kebersihan diri dan jaga stamina tubuh dengan makan makanan bergizi, tidak lupa selalu mencuci tangan pakai sabun sebelum makan, giatlah  berolahraga secara teratur serta selalu melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur, bila mempunyai keluhan batuk sakit saat menelan segera memeriksakan ke unit pelayanan kesehatan terdekat, tandas Esti.

Untuk itu saya sarankan pada Ibu ibu yang masih mempunyai Balita, agar membawa anaknya untuk  Imunisasi secara lengkap di Posyandu, karena imunisasi sangat membantu mencegah dari penyakit Difteri,  Imunisasi pada saat kelas 1 SD meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit Difteri.

Kegiatan dilanjutkan tanya jawab seputar materi yang disampaikan dari anggota kepada pemberi materi dan sosialisasi kesehatan tentang penyakit Difteri dari Denkesyah 04.04.01 kepada prajurit, ASN dan Persit KCK Cab. XXIV merupakan kegiatan yang sangat positif, sehingga diharapkan dengan kegiatan ini bisa meningkatkan pengetahuan kesehatan khususnya tentang penyakit difteri.

Diharapkan setelah menerima sosialisasi kesehatan ini, para prajurit dan ASN Kodim 0736/Batang bisa menerapkan pola hidup sehat kepada keluarganya agar tidak mudah terserang penyakit ini, Pinta Esti.(Pendim 0736/Batang)

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment: