2018
Pekalongan – Dalam rangka mengikuti persami yang diselenggarakan tingkat Jateng dan DIY,Kodim 0710/Pekalongan kirimkan satu Tim mengikuti kegiatan tersebut.Untuk pemberangkatan Tim Saka Wira Kartika dilepas oleh Kasdim 0710/pekalongan Mayor Inf Hufron,Jum’at (16/11/18)

Untuk persami sendiri di laksanakan di, Barak Latihan Rindam IV/Diponegoro, Bantir Sumowono Kabupaten Semarang dan digelar selama 3 hari mulai Jum’at sampai dengan Minggu 17 sampai dengan 19 November mendatang.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0710/Pekalongan melalui Kasdim Mayor Inf Hufron berharap, agar saka wira kartika yang berangkat dapat menimba ilmu dengan baik serta bisa menambah tali silaturahmi dengan teman yang lain, baik baik antar saka dari kodim pekalongan sendiri maupun dengan yang lain.

“ Kita berharap, agar adik-adik Saka Wira Kartika yang berangkat ini, dapat menimba ilmu kepramukaan dan ilmu yang lain dengan baik, serta bisa menambah tali silaturahmi dengan teman yang lain, baik baik antar saka dari kodim pekalongan sendiri maupun dengan yang lain yang mengikuti Persami tersebut.

Kota Pekalongan - Kodim 0710/Pekalongan kembali merotasi lima anggotanya. Kali ini mutasi dilakukan terhadap 2 perwira, 2 bintara serta 1 tamtama, ditandai dengan acara korp raport serah terima jabatan di aula serbaguna makodim setempat, dipimpin Dandim Letkol Inf Muhammad Ridha, Jum’at (16/11) pagi.

Kedua perwira yang dimutasi, antara lain Danramil 01/Pekalongan Timur  Kapten Czi Agus Pujiatmo yang selanjutnya pindah tugas ke Kodim 0715/Kendal. Kemudian Kapten Inf Jamaludin Abbas dari Danramil 12/Tirto Pindah tugas ke Kodim 0712 Tegal, sementara itu serma Supriyanto dan sertu Imam pindah ke Kodim Jogja.

Selanjutnya, ada yang masuk satu perwira dari Brigif 4/Dewaratna Kapten Inf Dwi Darmasto. Dalam sambutannya, Dandim Muhammad Ridha menjelaskan, mutasi jabatan adalah bentuk penghargaan dan dedikasi kerja serta penyegaran dalam jabatan, sehingga tidak ada yang menjabat terlalu lama di jabatan tertentu.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar, dan bentuk penghargaan serta dedikasi kerja juga penyegaran dalam jabatan, sehingga hal ini perlu dilakukan agar kinerja para prajurit ini tidak menurun dan tetap semangat,” tutur Dandim.

Lebih lanjut Dandim Ridha berharap kepada yang baru anggota yang pindah satuan agar, membawa hal-hal yang posif dan meninggalkan hal yang negatif dari satuan lama, dan dengan mutasi ini agar bisa menjadi motivasi bagi yang lain supaya ke depannya lebih baik lagi.



Pekalongan – Guna menjaga kebugaran,dan meningkatkan keharmonisan antara anggota persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cab XX Kodim 0710/Pekalongan,pada pertemuan rutin bulanan yang di laksanakan di lapangan apel Makodim setempat dengan menyelenggarakan olahraga bersama,Kamis (15/11/18).

Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan setiap satu bulan sekali,namun dalam kegiatan bulan November kali ini diisi dengan kegiatan olahraga dan lomba-lomba tidak seperti biasanya dilaksanakan di ruangan dengan bertatap muka.

Dalam kesempatan tersebut, selaku ketua Persit KCK Cab XX Ny.Devi Rosanti mengatakan,kegiatan yang dilaksnakan merupakan kegiatan rutin bulanan,namun demikian untuk bulan ini diisi denga kegiatan olahraga bersama dan lomba dengan maksud untuk meningkatkan tali silahturahmi antar anggota persit serta untuk menjaga kebugaran agar selalu semnagat dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang biasa kita laksanakan tiap bulan,nanum untuk bulan ini kita laksanakan dengan olahraga bersama dengan maksud, untuk menjaga kebugaran dan lebih mengakrabkan kembali jalinan silahturahmi yang sudah terbangun selama ini antar anggota,”jelas Ny,Devi Rosanti

Dirinya berharap,dengan melaksanakan olahraga bersama tersebut,akan menjadi motivasi bagi anggota persit dalam menjaga kebugaran tubuh sehingga akan lebih semangat lagi dalam menjalankan tugas sebagai persit dalam mendampingi tugas suami.



Kota Pekalongan - Guna mendukung operasional kerja untuk anggotanya / Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf  Muhammad Ridha menyerahkan sebanyak 10 motor klx untuk Babinsa,bertempat di lapangan apel Makodim 0710/Pekalongan,Senin (12/11/18)

Menurut Dandim Muhammad Ridha menjelaskan, penyerahan kendaraan dinas ini tujuannya untuk membantu kinerja dan tugas pokok para Babinsa khususnya yang berada di daerah pegunungan. Sehingga, apabila terjadi bencana alam atau yang lainnya kendaraan ini bisa digunakan.

“ Alhamdulillah pada kesempatan ini,kita mendapat dukungan sepeda motor baru jenis Klx sejumlah 10 unit,dan untuk pembagiannya kita prioritaskan untuk Babinsa yang ada di daerah pegunungan sehingga akan bisa digunakan secara maksimal,”terang Dandim.

Lebih lanjut Dandim Ridha beresan kepada anggota yang menerima, bahwa kendaraan tersebut adalah amanah. Oleh karena itu, kendaraan harus dirawat dan selalu dalam keadaan siap operasional.

“ Bagi anggota yang menerima saya berpesan,rawatlah kendaraan tersebut,karena ini termasuk amanah yang harus selalu dijaga dan dirawat,sehingga selalu dalam keadaan siap pakai,”pesan dandim

Dandim Ridha menambahkan, semoga harapannya kedepan pimpinan atas bisa memberikan lebih perhatiannya guna mendukung pelaksanaan tugas dilapangan(red/rusg)


Kota Pekalongan -.Guna menekankan kembali kepada seluruh prajuritnya, dalam menekan dan mencegah adanya pelanggaran menjelang tahun pemilu 2018. Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha memberikan Jam Komandan,selesai pelaksanaan upacara bendera,di Makodim setempat,Senin (12/11/18)

Jelang tahun politik yakni penyelenggaraan Pileg dan pilpres 2019, loyalitas dan netralitas TNI harus tetap dijaga karena TNI alat Negara bukan alat pemerintah,demikian salah satu yang penekanan yang disampaikan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha saat memberikan Jam Komandan

Kecuali kita sudah bisa ataupun sudah tidak bisa ingin lagi berdinas sebagai TNI ataupun PNS TNI,kalau memang ingin mencalonkan sebagai peserta pemilu ataupun menjadi kades di wilayah tunggu nanti setelah purna dan saya harap jadi.

“Jangan semua berpikir tentang uang, akan tetapi harus punya ilmu,jadi uang bukan segalanya akan tetapi kemampuan atau ilmu itu yang lebih utama. Kebanggaan pimpinan bila ada Babinsa nya bisa menjadi kades di wilayahnya setelah purna nanti, karena selama kita berdinas selalu membantu dan meringankan beban warga binaannya,”ujar Dandim.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan,Jangan sampai sebagai prajurit, kita terjebak dengan kumpul- kumpul yang ternyata adalah mereka kumpul untuk kepentingan suatu kelompok politik . “Jadi kita harus jeli di wilayah dalam setiap pergerakan maupun kegiatan yang ada, dan segera laporkan setiap hal yang menonjol sesegera mungkin,”pungkas Dandim.


Kota Pekalongan- Guna Efektifitas dan Efisiensi Kegiatan, Tim Pengawasan Pengendalian Program (Dalprog)Kodam IV/Diponegoro, yang dipimpin oleh Ketua tim Letkol Inf Suyadi (Pabandya alih Dam) beserta rombongan mengunjungi Kodim 0710/Pekalongan, bertempat di ruang Data Kodim 0710/Pekalongan,Senin (12/11/18).

Asrendam IV/Diponegoro Putranto Gatot Sri Handoyo,dalam sambutan yang dibacakan oleh Letkol Inf Suyadi menyampaikan bahwa,tujuan dari Dalprog sendiri adalah, sebagai forum konsultasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan maupun program yang akan dilaksanakan, agar bisa lebih efektif dan efisien serta optimal dalam mencapai sasaran. Sehingga diharapkan akan diperoleh keterpaduan antara data hasil pencapaian kegiatan, dihadapkan dengan penyerapan anggaran pada pelaksanaan program dan anggaran

“Tujuan dari Dalprog sendiri adalah, sebagai forum konsultasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan maupun program yang akan dilaksanakan, agar bisa lebih efektif dan efisien serta optimal dalam mencapai sasaran,”Papar Letkol Suyadi.

Lanjutnya Kegiatan Dalprog juga merupakan salah satu metode pengendalian untuk melaksanakan tindakan korektif untuk mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan program dan anggaran yang telah ditetapkan sehingga pelaksanaan program dana anggaran dapat  selesai tepat waktu dan tepat sasaran.

Di akhir sambutan Letkol suyadi mengajak“ Marilah bersama-sama meningkatkan etos kerja sesuai dengan bidang tugas masing-masing,mengintensifkan koordinasi dan komunikasi sehingga tugas dapat kita selesaikan dengan sebaik-baiknya,”Pungkasnya

Pekalongan - Kampung Tahu, Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong, salah satu best practice atau langkah pemerintah, dalam pengentasan kekumuhan di Kabupaten Pekalongan, masuk dalam lomba habitat tingkat Provinsi Jawa Tengah.


Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, mendampingi Bupati Danramil Bojong Kapten Inf Nurkhan,dikatakan Bupati Asip Kholbihi pada kegiatan Bersih Jumat Pagi (Berjumpa) di Kampung Tahu, bersama para Kepala OPD Pemkab Pekalongan, Jumat pagi (9/11/2018).


 "Berjumpa ini rutin, di setiap desa, dan kita juga keliling ikut bersama masyarakat melakukan bersih-bersih lingkungan," katanya.


Disebutkan, berjumpa di Desa Babalan Lor, merupakan kegiatan khusus, karena masuk dalam lomba habitat tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan, secara umum kegiatan berjumpa adalah menjadikan percontohan, bagaimana program kali dilaksanakan secara sinergi, bisa mengentaskan banyak faktor.


"Tidak hanya infrastruktur saja, melainkan pemberdayaan masyarakat, partisipatoris, dan paling penting adalah dapat mempengaruhi atau menjadi pola hidup kebiasaan masyarakat, dan berimplikasi pada peningkatan pendidikan, serta kesehatan masyarakat," tandas bupati.


Karena pembangunan lingkungan yang dilakukan memiliki implikasi sangat banya, diantaranya adalah Berjumpa untuk mengentaskan kekumuhan daerah, dan menciptakan pola hidup bersih serta sehat bagi masyarakat.


"Sehingga program tersebut menjadi salah satu yang serius dilaksanakan, kemudian dikawal secara baik. Semua elemen di Kabupaten Pekalongan turut dalam menyukseskan program, sehingga tercipta lingkungan bersih dan sehat," tandas Bupati.


Kegiatan tersebut juga tak luput dari peran kepala desa yang berupaya keras menggerakkan masyarakat, kemudian Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), progam Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), serta sinergi anggaran ke peran kepala desa, bkm, kotaku, sinergi anggaran ke Penataan Lingkungan Berbasis Kumuh (PLBK).(pendim0710)

Pekalongan - Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dalam menangani kebakaran blok eks terminal Pasar Wiradesa dinilai sangat cepat oleh berbagai kalangan, termasuk pedagang terdampak. Pasalnya, selang sehari dari musibah terjadi, pembangunan pasar darurat langsung dimulai, Jumat pagi (9/11/2018).

Blok eks terminal Pasar Wiradesa, terbakar Rabu dini hari (7/11/2018) dan mengakibatkan sekitar 400 pedagang kehilangan lapak. Pada hari itu juga Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si langsung memimpin rapat koordinasi melakukan langkah respon cepat, dan langsung mendapatkan gambar.

Sehari berikutnya, tim dari Pemkab yang sudah menentukan lokasi untuk pasar darurat dan telah membuat gambar, membersihkan lokasi agar pembangunan dapat dilangsungkan. Kemudian, hari Jumat pagi, pembangunan sudah dimulai.

"Rabu dini hari musibah terjadi, Rabu pagi sampai siang kita melakukan rapat koordinasi dan mencari lahan, serta langsung dapat. Kamis lokasi dibersihkan, dan pagi ini Jumat alhamdulillah pembangunan sudah dimulai," kata Bupati.

Penanganan kebakaran di Pasar Wiradesa tersebut dinilai Bupati Asip paling cepat, karena untuk penanganan masalah tersebut biasanya membutuhkan banyak proses, diantaranya masalah lahan, kemudian perencanaannya, gambarnya, paling akhir adalah anggarannya.

"Alhamdulillah di Kabupaten Pekalongan, Pemkab bisa melaksanakan amanah dengan baik, dan disaat proses itu banyak, semuanya diberikan kemudahan. Lahan yang dibutuhkan, ada, anggarannya juga tersedia. Makanya, tidak menunggu lama untuk menjalankan amanah pembangunan ini," tandas Bupati Asip.

Mendampingi Bupati dan ikut meletakkan batu pertama dalam kegiatan tersebut antara lain,Danramil 10 Wiradesa Kapten Arh Ahmad Wiryadi beserta jajaran OPD kabupaten pekalongan.
Pekalongan – Kebakaran melalap belasan kios di pasar Wiradesa, pada rabu sekira pukul 02.00 Wib dini hari, Api membakar pasar Wiradesa di area pasar los belakang (Los terminal lawas) yang beralamatkan di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.Rabu (7/11/18)

Menurut saksi, Ahmad Bakri, 60Tahun, Alamat Perum Wira Baru 2 rt 4 rw 10 Kelurahan Pekuncen dan Riyanto, 36 tahun, Alamat Mayangan Kecamatan Wiradesa menerangkan,saat dirinya sedang berada di area belakang pasar (Los terminal lawas), kemudian tiba-tiba mendengar suara ledakan kecil seperti lemparan batu, kemudian Ahmad Bakri melihat kepulan asap dan api yang sudah membesar berasal dari Kios martabak terang bulan dan Kios Telor bagian Los belakang Pasar (Los Terminal lawas).

Kemudian saudara Ahmad Bakri langsung melapor ke Koramil 10/Wiradesa dan Polsek Wiradesa bahwa ada kebakaran,  mendapat laporan tersebut anggota piket Koramil 10/Wiradesa Serka Riyadi langsung menuju ke TKP dan menghubungi pemadam kebakaran dan PLN.

“Begitu mendapat laporan dari warga saya langsung ke TKP, dan sampai di tempat saya sudah melihat api yang membakar kios tersebut,kemudian saya telpon pemadam kebakaran,tidak berselang lama mobil kebakaran datang dan langsung memadamkan api tersebut,”ujar Serka Riyadi.

Dengan kerjasama antara TNI,Polri dan pemadam kebakaran serta masyarakat setempat akhirya api  dapat dipadamkan sekitar pukul 06.00 Wib,tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,kerugian ditaksir mencapai Rp. 750.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah). Dugaan sementara api berasal dari konsleting listrik yang memercikkan api kemudian menjalar dan membakar kios tersebut.
Pekalongan - Guna menumbuh kembangkan pengetahuan teritorial  para prajuritnya, Kodim 0710 pekalongan menggelar kegiatan Pembinaan Kesiapan aparat Komando teritorial ( Binsiap Apwil Puanter ) triwulan IV tahun 2018 yang bertempat di aula serbaguna Makodim 0710 Pekalongan pada,selasa
 ( 06 /11  ).

Selaku wasev dari Korem 071/Wk dalam kesempatan tersebut,Mayor Inf Muh Saing  Pasi Binpuanter (perwira seksi pembinaan kemampuan teritorial ) korem 071/Wijaya Kusuma . Menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka membekali para prajurit agar dapat wilayah meningkatkan kemampuan dalam hal mencermati setiap perkembangan situasi di

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan kembali, serta meningkatkan kemampuan para babinsa,sehingga kedepan akan lebih maksimal lagi dalam mencermati dan menganalisis setiap ancaman dan perkembangan situasi di wilayah,”terang Mayor Saing.

Lanjutnya,Seiring dengan tuntutan tugas yang semakin tidak mudah dan kompleks, maka sebagai aparat kewilayahan harus senantiasa mengasah kemampuan diri untuk selalu berinovasi dan berkreasi agar peran di masyarakat benar-benar dirasakan kehadiranya oleh masyarakat,yang pada akhirnya kemanunggalan TNI dan Rakyat benar-benar terwujud dengan baik dan bukan sekedar angan-angan belaka.

Diharapkan dengan kegiatan tersebut kemampuan para babinsa serta para aparat komando kewilayahan akan lebih meningkat serta bisa mengawal netralitas TNI di tahun pemilu 2019 yang akan datang.Adapun materi yang Binter , Penanggulangan Bencana Alam,Sikap Teritorial , Lima Kemampuan diberikan dalam kegiatan Binsiap Apwil Puanter tersebut antara lain Metode .Binter,Terorisme , Peran serta babinsa dalam program kb , serta penanggulangan Bencana Alam

Pekalongan – Renovasi jembatan gantung yang berada di Desa Randumuktiwaren, kecamatan Bojong, kabupaten Pekalongan,sudah selesai di renovasi,untuk pekerjaan renovasi sendiri,Kodim 0710 Pekalongan bekerjasama dengan PT Telkom indonesia di bantu dengan warga masyarakat setempat (6/11/2018).

Menurut kepala Desa Randumuktiwaren Rosadi,S.Pd,menjelaskan,sebelumnya Jembatan dengan Volume panjang  83 meter X 1,2 meter yang menghubungkan dua kecamatan tersebut kondisinya sangat memprihatinkan dan bahaya untuk dilewati, sehingga untuk akses jalan penghubung jadi terganggu dan nyaris terputus total.

Mengetahui keadaan tersebut dengan sigap,kodim 0710/Pekalongan, menggandeng PT Telkom untuk merenovasi jembatan tersebut,dan alhasil dalam satu bulan jembatan sudah selesai di renovasi dan layak untuk dilewati kembali

“ Alhamdulillah jembatan sudah selesai di renovasi, dan akses jalan penghubung sudah bisa dilalui kembali,sehingga jalinan tali silaturahmi antar desa randumuktiwaren kecamatan Bojong  dan desa purworejo kecamatan sragi sudah bisa terhubung kembali,”ungkap Kades Rosadi

Pihaknya menambahkan, tidak hanya masyarakat umum saja yang terbantu dengan jembatan yang sudah di renovasi tersebut, akan tetapi anak-anak sekolah pun juga lebih mudah, karena sudah memutar lagi jika hendak menuju ke sekolah yang ada di wilayah Bojong

Seperti yang diungkapkan pelajar asal Desa Purworejo Putri Indah Sari,karena sekolahnya ada di Desa Randumuktiwaren,sehingga sebelum jembatan di renovasi dia takut untuk lewat dan harus memutar lebih jauh untuk sampai ke sekolahan tersebut.

“ Sebelum di renovasi jembatan ini rusak dan bahaya untuk dilewati pak,dan sekarang saya senang kalau ke sekolah sudah lebih dekat ,terimakasih bapak TNI,”ucap Putri sambil melanjutkan perjalanan menuju ke sekolah.

Pekalongan -Tahapan pilkades serentak kali ini pada tahapan penetapan bakal calon kades menjadi calon kades serta pegundian nomor calon dan penyampaian visi misi masing masing calon kades. Kamis(1/11/18)

Hadir dalam kesempatan tersebut, Danramil 12 Tirto Kapten Inf Jamaludin Abas, Muspika Kecamatan Tirto,unsur kelembagaan Desa Karanganyar,P2KD,kedua Calon Kades Karanganyar dan masyarakat warga Desa Karanganyar bertempat di balaidesa Karanganyar Kecamatan Tirto.

Untuk wilayah kecamatan Tirto kabupaten Pekalongan sendiri terdapat tiga Desa yang nanti pada tanggal 21 november 2018 akan melaksanakan pemilihan kepala Desa.Tahap demi tahap pun sudah berjalan dan hari ini tepatnya kamis 1 november 2018 merupakan tahap penetapan bakal calon menjadi Calon Kades serta penyampaian visi misi calon Kades.

Danramil 12/Tirto Kapten Inf Jamaludin Abbas dalam sambutanya, menghimbau kepada kedua calon dan para pendukung agar tetap jaga situasi yang sejuk, serta menciptakan kondisi yang damai,aman dan kondusif selama proses dan sampai terpilihnya kades dari salah satu calon.

"Semoga tidak hanya Desa Karanganyar saja yang bisa aman dan kondusif, akan tetapi ketiga Desa di wilayah Kecamatan Tirto yang melaksanakan pemilihan kepala Desa serentak juga terlaksana dengan aman dan kondusif"ujar Danramil Jamal.

Selebihnya Kapten Jamal berharap, agar nanti hasilnya siapapun yang menang maupun kalah,agar menerima dengan lapang dada dan bisa mengendalikan diri masing-masing sehingga kondusifitas wilayah tetap aman dan damai.
Pekalongan – Pembangunan jembatan penghubung kelurahan Simbang Kulon dengan desa Pakumbulan terus dikebut pengerjaanya,sampai saat ini pengerjaan sudah mencapai 60 persen,Kamis (1/11/18)

Saat dimintai keterangan secara terpisah, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha menjelaskan,untuk jembatan yang dibangun melalui program TMMD sengkuyung III tahun 2018 ini,adalah jembatan penghubung antar 2 kelurahan yaitu Simbang Kulon dengan desa Pakumbulan yang kesemuanya di Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan.

“ Untuk sasaran dalam Tmmd sengkuyung III TA. 2018 ini adalah,Pembuatan jalan makadam  volume Panjang 115 meter x Lebar .3 meter dan Pembuatan jembatan volume panjang.6 meter x Lebar 4 meter yang menghubungkan Kelurahan Simbang Kulon dan Desa. Pakumbulan kecamatan Buaran,”ujar dandim

Jembatan tersebut adalah sangat dibutuhkan warga masyarakat kecamatan Buaran,pasalnya selain jadi penghubung dua desa juga manfaatnya adalah untuk membuka akses jalan pertanian di desa tersebut,sehingga apabila jembatan ini sudah jadi akan membawa manfaat yang sangat banyak untuk kemajuan pertanian di wilayah kecamatan Buaran.

“ Jembatan ini nantinya selain menjadi penghubung 2 desa di kecamatan Buaran,juga akan dijadikan oleh petani untuk membawa hasil panen dari sawah menuju ke rumah ,saya berharap bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga akan awet di gunakan,”pungkas Dandim.
Kota Pekalongan - Guna mengantisipasi adanya konflik sosial, Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf  Muhammad Ridha meminta kepada masyarakat untuk mengaktifkan kembali siskamling. Hal tersebut diungkapkan, saat memberikan materi wawasan kebangsaan kepada pengurus RT dan RW se Kota Pekalongan di ruang Kalijaga,Selasa (30/10/18) malam.

Menurut Dandim Ridha, pemberian pembekalan ini tujuannya mengantisipasi tentang bahaya konflik sosial di wilayah dan ini sangat bagus sekali bagi pengurus RT dan RW dalam rangka menghadapi menjaga kondusifitas wilayah.

“ Kegiatan ini untuk memberi pembekalan wawasan kebangsaan kepada kepada pengurus RT dan RW se Kota Pekalongan, tentang bahaya konflik sosial di wilayah dalam rangka menghadapi menjaga kondusifitas wilayah,”terang Dandim.

Harapannya, dari kegiatan ini semua wilayah di Kota Pekalongan terbebas dari provokasi,adu domba dan hasutan-hasutan orang tertentu yang akan merusak Kota Pekalongan.

“ Kita berharap, dari kegiatan ini semua wilayah di Kota Pekalongan terbebas dari provokasi,adu domba dan hasutan-hasutan orang tertentu yang akan merusak Kota Pekalongan, oleh karena itu perlu dihidupkan kembali siskamling dan  jiwa gotong royong untuk keamanan di setiap desa,”pungkas Dandim.
Pekalongan - Kebersihan adalah sebagian dari iman maka dari itu menjaga kebersihan adalah suatu kewajiban dan keharusan setiap insan, karena dengan hidup bersih dapat membuat diri dan lingkungan menjadi sehat serta akan menciptakan suasana yang nyaman dimana lingkungan kita berada.

Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Galangpengampon Serka Sapto Nugroho kepada siswa siswi SD MII Galangpengampon mendorong dan mengajak kepada seluruh peserta didik untuk hidup sehat sejak dini dengan memelihara kebersihan diri dan lingkungan baik sekolah maupun dimana tempat kita tinggal,rabu (31/10).
 
" Dengan adanya kegiatan seperti ini kita tanamkam gaya hidup sehat sejak dini untuk mengajak para peserta didik agar tetap menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan guna menuju hidup sehat " ungkap Sapto

Dirinya juga mengajarkan kepada para peserta didik untuk menjaga lingkungan mulai dari hal yang sederhana. Seperti tidak membuang sampah sembarangan dan budaya malu untuk membuang sampah sembarangan serta malu pada lingkungan yang kotor" imbuhnya

sementara itu,Ibu Fauziah salah satu pengajar di sekolah tersebut sangat merespon dan mendukung dengan adanya kegiatan sosialisasi kebersihan lingkungan disekolah yang dilaksanakan oleh Babinsa.

Ia juga menambahkan, dengan adanya kegiatan ini dapat mendidik mereka agar terbiasa berprilaku bersih, disamping itu yang lebih utama adalah agar para peserta didik juga dapat menerapkannya di lingkungan rumah tinggal masing-masing.
Pekalongan – Bertempat di halaman Mapolres Pekalongan telah dilaksanakan Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2018. Selama 14 hari terhitung dari Selasa (30/10/2018) hingga 12 November 2018 mendatang, Operasi ini dilakukan agar masyarakat semakin patuh dan disiplin dalam berlalulintas. Selasa (30/10/18)

Hadir dalam kesempatan tersebut, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Muhammad Ridha, Pejabat Utama Polres Pekalongan, Kapolsek Jajaran Polres Pekalongan sedangkan peserta apel gelar pasukan terdiri dari 1 regu Polisi Militer, masing-masing 1 Pleton Dalmas Polres Pekalongan, Sat Lantas Polres Pekalongan,  Dinas perhubungan Kabupaten Pekalongan dan Sat Pol PP Kabupaten Pekalongan.

Dengan tema ” Penegakan Hukum guna meningkatkan Kesadaran Serta Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalulintas” operasi terpusat ini sendiri menekankan pada penindakan pelanggaran berlalulintas. Kapolres Pekalongan dalam apel gelar pasukan kali ini membacakan amanat dari Kepala Korps Lalulintas Polri.

Gelar Pasukan ini untuk mengetahui sejauhmana kesiapan personel maupun sarana pendukkung lainnya sehingga kegiatan operasi berhasil sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Laksanakan operasi Zebra Candi 2018 ini dengan tegas namun tetap bersikap humanis.

AKBP Wawan Kurniawan mengatakan, pihaknya akan menggelar operasi tersebut secara serius. “Upaya yang kita lakukan adalah preventif hingga penegakan hukum,” ujarnya.

Penegakan hukum menurutnya fokus pada penindakan pelanggar lalulintas yang melanggar dan menimbulkan potensi kecelakaan.

“Adapun untuk preventifnya kita masuk ke sekolah-sekolah, menyadarkan mereka untuk selalu tertib berlalulintas demi keselamatan masing-masing pengendara dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu Dandim 0710 Pekalongan letkol Inf Muhammad Ridha mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh polres pekalongan, dalam rangka menegakan disiplin berlalulintas,dan sinergitas yang sudah terbangun baik selama ini antara Kodim 0710 Pekalongan dan Polres Pekalongan.
Pekalongan - Guna pencegahan dan penularan penyakit berbahaya Hepatitis B, Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan cek darah dan suntik Vaksin Hepatitis B kepada seluruh anggota bertempat di aula Makodim 0710/Pekalongan. senin (22/10)

Pemberian vaksin Hepatitis B ini merupakan program kesehatan Angkatan Darat yang bertujuan agar para Prajurit TNI-AD Khususnya terhindar dari penyakit Hepatitis-B. Pemberian vaksin juga berguna bagi kesehatan anggota dan meningkatkan kekebalan tubuh. Apalagi anggota kerap beraktivitas berat, sehingga rentan terkena vitus Hepatitis B, Vaksin ini sangat penting untuk prajurit memelihara kesehatan, karena tugas TNI tidak ringan.

Pelda Nuralim selaku Kepala Klinik Pratama Kartika 10 Pekalongan pada kesempatan pemberian vaksin ini mengatakan, dengan semakin beratnya tugas para prajurit, diharapkan semua prajurit dan PNS TNI AD rutin memeriksakan kesehatannya secara berkala sesuai dengan program yang telah ditentukan yaitu untuk sekarang tahap satu,selanjutnya tahap kedua bulan november dan tahap ketiga bulan april 2019.

"Harapannya dengan melaksanakan suntik vaksin ini, semua prajurit dan PNS TNI AD kedepan bisa dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,"ucap Pelda Nuralim.

Penyakit Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Hepatitis B bisa menyebabkan kondisi akut dan kronis pada pasien. Jika sudah memasuki level kronis, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya. Jika tidak segera ditangani, pendertia hepatitis B kronis berisiko terkena sirosis, kanker hati, atau gagal hati.

Hepatitis B sulit dikenali karena gejala-gejalanya tidak langsung terasa dan bahkan ada yang sama sekali tidak muncul. Karena itulah, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. Virus ini biasanya berkembang selama 1-5 bulan sejak terjadi pajanan terhadap virus sampai kemunculan gejala pertama.(maji-red)

Pekalongan - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha melakukan pengecekan terhadap pengerjaan jembatan gantung yang menghubungkan desa Randumukti Waren Kecamatan Bojong dengan desa Purworejo Kecamatan Sragi,Kamis (11/10/18)

Jembatan dengan Volume Panjang 83meter x Lebar 1,2 meter, yang menghubungkan dua kecamatan tersebut di targetkan rampung dalam 3 pekan mendatang

“ Kita adakan pengecekan dengan maksud untuk memastikan pengerjaan rehap jembatan ini sesuai spek dan target,dan ini memasuki hari ke 7 pengerjaan sudah berjalan 60 persen di harapkan 3 pekan mendatang jembatan ini sudah b rampung dan bisa di gunakan oleh masyarakat,”Ungkap Dandim.

Pihaknya berharap, dengan jadinya jembatan gantung tersebut nantinya bisa digunakan oleh masyarakat terutama untuk arus transportasi dalam mengangkut hasil panen dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“ Saya berharap, setelah jembatan ini jadi,bisa digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat sebagai sarana arus transportasi dan bisa meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat,”Pungkasnya.

Untuk di ketahui, bahwa dalam merehab jembatan tersebut, Kodim 0710/Pekalongan bekerja sama dengan PT. Telkom sebagai mitra dalam ikut serta dalam percepatan pembangunan di daerah.**red (rusg99)

Pekalongan – Dukung program pemerintah mensukseskan KB Kes, dalam rangka HUT TNI Ke-73,Kodim 0710/Pekalongan bekerjasama dengan Dinas PMD,P3A PPKB Kab Pekalongan menyelenggarakan louncing Program satu Pelita dan pelayanan KB Kes bertempat di Mako Kipan C yonif 407/PK,Rabu(10/10/18).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, Munafa Asib Kholbihi (Ketua TP PKK Kab Pekalongan), Afip (Kadin PMD P3A PPKB Kab Pekalongan, Lettu Inf Toto Mardoyo,Setiawan (Plt Kadinkes Kab Pekalongan), Ketua Persit KCK Cab XX Pekalongan beserta pengurus, Rachma (Camat Winopringgo), Para Danramil se-wilayah Kab Pekalongan serta Para PLKB dan aseptor serta Babinsa pendamping.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0710/pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha menyampaikan bahwa, kegiatan dilaksanakan dalam rangka HUT Ke-73 dan ikut mensukseskan program pemerintah dalam program dua anak cukup.

“ Kegiatan pelayanan KB kes ini dalam rangka HUT TNI Ke73 dan ikut mensukseskan program pemerintah dalam  mensejahterakan rakyat, yaitu program dua anak cukup,”Jelas Dandim.

Dalam kegiatan tersebut terserap 82 Aseptor yang terdiri dari IUD  17 orang, Implant 59 orang dan Suntik  6 orang, kesemuanya adalah aseptor yang memang sudah siap dan mendaftar melalui petugas yang ada dikecamatan di wilayah kabupaten pekalongan

“ Kita berharap masyarakat semakin sadar untuk program KB ini, sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat akan meningkat,”Pungkas Dandim.**red(rusg99)
Pekalongan – Dalam rangka HUT TNI ke-73 Kodim 0710/Pekalongan menyelenggarakan doa bersama untuk NKRI yang bertempat di Masjid Al-Muhtarom Kajen,Rabu (10/10/18)

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha dalam kesempatan tersebut menyampaikan,Doa bersama digelar selain untuk memperingati HUT TNI Ke-73 juga untuk mendoakan agar NKRI selalu dalam keadaan aman damai dan tentram.

" Doa bersama kita gelar dalam rangka HUT TNI Ke-73,selain itu juga untuk mendoakan agar
Negara Kesatuan Republik Indonesia selalu dalam keadaan aman tentram dan damai serta di jauhkan dari segala bala dan bencana,"ujar Dandim.


Dalam kesempatan tersebut Dandim Muhammad Ridha juga mengajak, kepada segenap lapisan masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketentrama demi tetap tegaknya NKRI.

"Mari kita selaku anak bangsa,bersama-sama ikut menciptakan suasana yang aman, dan kondusif untuk terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang aman damai dan tentram,"pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha,
Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron, Para Pasi dan Danramil Kodim 0710/Pekalongan beserta Anggota, anggota polres pekalongan, K.H. Rozikin Daman (Ketua MUI Kab. Pekalongan),Perwakilan Anggota Banser Kab. Pekalongan serta masyarakat Kab. Pekalongan.**red(rusg99)

Pekalongan – Upaya khusus dalam rangka mensukseskan program swasemba pangan terus dilakukan jajaran kodim 0710/Pekalongan,seperti yang baru dilaksanakan oleh Babinsa Koramil/ 15 Doro serda Mustofa,dengan melakukan pendampingan dan pengawalan pendistribusian bantuan benih padi di wilayahnya,pada selasa(9/10/18)

Danramil 15/Doro kapten Cpm Abdul Khamim saat di mintai keterangan menjelaskan,bahwa sampai saat ini upaya khusus dalam rangka mensukseskan program swasembada pangan terus dilakukan,diantaranya memberikan pendampingan kepada para petani baik dari pengolahan lahan sampai dengan masa panen.

Sedangkan pendampingan yang barusan dilaksanakan adalah melaksanakan pengawalan dan pembagian bantuan benih padi jenis non hibrida inpari 32 non subsidi dari dinas pertanian propinsi jateng kepada kelompok tani wilayah kecamatan doro sejumlah 10.200 kg.

“Sampai saat ini pendampingan kepada para petani terus kita lakukan, dan barusan kita mendampingi pendistribusian bantuan benih padi jenis non hibrida inpari 32 non subsidi dari Dinas pertanian propinsi jateng kepada kelompok tani wilayah kecamatan doro sejumlah 10.200 kg,”Terangnya.

Kapten Khamim berharap, dengan adanya pendampingan dari TNI dalm hal ini babinsa, para petani akan lebih bersemangat lagi dalam meningkatkan hasil panennya sehingga apa yang menjadi taerget swasembada pangan akan tercapai.**red(rusg99)


Kota Pekalongan - Guna menjalin tali silaturahmi, Kodim 0710 Pekalongan dan Asosiasi PSSI Kota Pekalongan menggelar pertandingan sepakbola di Stadion Jenderal Hoegeng, Minggu,8 Oktober 2018.

Ketua harian Askot PSSI kota Pekalongan, Aam Ichwan mengatakan, pertandingan ini diselenggarakan guna memperingati Hari Batik, Selain itu juga, guna mempersiapkan piala batik sekaligus mengecek kondisi di stadion Jenderal Hoegeng.

“ kegiatan ini dalam rangka memperingati hati batik tahun 2018 dan sekaligus untuk mengecek kesiapan lapangan dalam rangka persiapan piala liga batik yang sebentar lagi akan kita gelar,”Ujar Aam Ichwan.

Aam menambahkan, adanya kegiatan ini bisa merangkul dan mempersolid sesama anggota dan petugas keamanan jelang pertandingan piala batik 2018.

Sementara itu, Lettu Jumarno sebagai koordinator anggota Kodim 0710 Pekalongan mengatakan, tujuan dari olahraga ini untuk sinergitas sesama anak bangsa, selalin itu juga untuk menjaga kondusifitas di Kota Pekalongan.

“ Dengan olah raga bersama ini di harapkan tercipta sinergitas yang baik antara kodim dan Askot PSSI kota pekalongan serta tercipta konmdusifitas di wilayah kota pekalongan,”terang Lettu Jumarno.

Lettu Jumarno menambahkan, pihaknya berharap kegiatan ini bisa dilakukan satu bulan sekali untuk menjaga fisik dan menjaga kebersamaan bersama masyarakat.**red (rusg99)


Pekalongan - Dalam rangka menanamkan jiwa disiplin dan melatih dasar kepemimpinan bagi generasi muda, Babinsa koramil 11/Sragi Serka Jumadi dan Serda Suwardi, memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa/siswi SMAN I Sragi bertempat di diaula SMA N 1 Sragi,minggu (7/10/18)

Materi wawasan kebangsaan tersebut merupakan salah satu materi yang diberikan dalam rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK) yang di berikan oleh SMA N 1 Sragi

Komadan Rayon Militer 11/Sragi kapten Inf sunarto menjelaskan, sangat perlu para generasi muda dibekali dengan kegiatan bela negara serta wawasan kebangsaan. Tujuannya, untuk membentuk karakter generasi muda yang berwawasan kebangsaan.

“Guna membentuk karakter generasi muda yang berwawasan kebangsaan serta membendung arus kemajuan tehnologi, maka kita tanamkan pada mereka jiwa disiplin, rasa nasionalisme, wawasan kebangsaan, Sehingga mereka tidak terjerumus dengan adanya kemajuan ilmu tehnologi,” terang kapten sunarto.

Pihaknya berharap dengan diselenggarakannya kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan  (LDK)serta wawasan kebangsaan tersebut, maka mereka para generasi muda ini nantinya tidak akan mudah terjerumus dengan pergaulan bebas serta menjadi generasi muda yang baik.

“Kita berharap, para pelajar yang mengikuti kegiatan kegiatan ini, selain bisa menularkan ilmu yang sudah di dapat kepada rekan-rekanya, juga nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa yang bermental baik serta berwawasan kebangsaan,” pungkasnya.**red (rusg99)


Kota Pekalongan – Guna perbaikan agar air rob tidak masuk ke tempat ibadah, Kodim 0710/Pekalongan bersama masyarakat bekerja sama merehap mushola Min Fadli Robbi yang berada di kelurahan Bandengan Kec.pekalongan Utara Kota Pekalongan,Senin  (8/10/18).

Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha melalui Danramil 19/Pekalongan Utara Kapten Inf Suhardi saat di temui di lokasi menjelaskan,kegiatan karya bhakti rehap mushola tersebut selain dalam rangka memperingati HUT TNI ke-73, juga untuk membantu warga agar dalam beribadah bisa nyaman dan tenang.

“ Kegiatan Karya bhakti ini dalam rangka memperingati HUT TNI Ke-73,selain itu juga untuk membantu warga agar dalam melaksanakan ibadah bisa nyaman dan tenang,karena sebelumnya, mushola ini sering kena rob sehingga tidak bisa digunakan untuk melaksanakan ibadah,”jelas Kapten Suhardi.

Sementara itu sebagai pengurus mushola tersebut Khamim Sutrisno,  mengaku sangat terbantu dengan adanya TNI yang ikut membantu tenaga setiap harinya.

“ Tentunya kami sangat berterimakasih sekali dengan kehadiran TNI yang ikut membantu ini,mudah-mudahan cepet selesai dan bisa digunakan untuk beribadah,”ungkap sutrisno.

Untuk rehap mushola sendiri,pendanaanya melalui swadaya dari masyarakat dan donator, dan dari pihak pengurus mushola berharap, akan ada donatur yang mau membantu sehingga pelaksanaan rehap mushola tersebut cepat selesai.

Sedangkan dari Kodim 0710/pekalongan setiap hari mengirimkan pasukan 1 pleton untuk membantu dalam rehap mushola tersebut.**red (rusg99)


Kota pekalongan – Peduli korban bencana Alam, Kodim 0710/Pekalongan,pada jum’at 5 Oktober 2018 bertempat di halaman Makodim 0710/Pekalongan telah memberangkatkan bantuan untuk korban bencana alam gempa dan tsunami Palu dan Donggala.

Bantuan logistik itu sendiri diangkut menggunakan 1 truck dari Kodim 0710 Pekalongan yang kemudian akan dikirim melalui Kodam IV/Diponegoro selanjutnya di bawa menggunakan hercules menuju Palu dan Donggala.

Komandan Kodim 0710/pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha melalui kasdim 0710/pekalongan Mayor Inf Hufron menjelaskan,sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap korban bencana alam maka, Kodim 0710/pekalongan berserta para prajurit dan PNS mengumpulkan bantuan untuk di berikan masyarakat yang  mengalami musibah bencana alam di Palu dan Donggala..
“Ini adalah wujud kepedulian kami TNI-Polri kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Palu dan Donggala. Bantuan terdiri dari logistik dan bahan makanan, bantuan ini akan dikumpulkan di Kodam IV/Diponegoro yang selanjutnya nanti akan diterbangkan ke Palu dan Donggala,” terang Kasdim.

Pihaknya berharap dan mendoakan, agar para korban bencana alam yang sedang terjadi di Palu dan Donggala di beri ketabahan dan kekuatan sehingga bisa bangkit dan membangun lagi khidupan yang lebih baik.**red(rus99)


Pekalongan - HUT TNI Ke-73, Bupati Pekalongan H. Arsip Kholbihi , SH, MSi Ingin Profesionalisme TNI Bisa Dirasakan Oleh rakyat. Hal tersebut disampaikan Bupati Asip Kholbihi selesai  mengikuti upacara Peringatan HUT TNI Ke-73 yang bertempat di lapangan Kompi Senapan C Yonif 407/PK Ds. Rowokembu Kec Wonopringgo Kab Pekalongan,Jum’at(5/10/18)

Selain hal tersebut Bupati juga menerangkan bahwa, dalam rangka ikut mempercepat pembangunan yang ada di daerah pihaknya bersinergi dengan TNI dan begitu sebaliknya pemerintah daerah juga selalu mensupport kegiatan-kegiatan TNI di daerah.

“ Kita selalu mendapat support yang sangat luar bisa dari TNI dalam kegiatan pemerataan pembangunan di daerah, dan juga sebaliknya kita juga selalu mensupport kegiatan TNI sehingga sinergitas kita antara Pemda dan TNI sangat luar bisa dan akan terus kita tingkatkan,”Ucap bupati.

Pihaknya berharap dengan momentum HUT TNI Ke-73 ini, Profesionalisme TNI Bisa Dirasakan Oleh rakyat
“ Ini momentum yang sangat bagus mudah-mudahan di HUT TNI Ke-73 ini, Profesionalisme TNI betuk-betul Bisa Dirasakan Oleh rakyat,”pungkasnya.


Pekalongan - Peringati HUT Ke-73 TNI Kodim 0710/Pekalongan menggelar upacara yang bertempat di lapangan Kompi Senapan C Yonif 407/PK Ds. Rowokembu Kec Wonopringgo Kab Pekalongan,Jum’at(5/10/18)

Upacara dihadiri Bupati Pekalongan ( H. Arsip Kholbihi , SH, MSi ) Ketua DPRD kab. Pekalongan  ( Hj. Hindun ), Kapolres  Pekalongan ( AKBP Wawan Kurniawan , SIK,SH,MSi ), Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron, Danyon B pelopor Pekalongan ( AKBP Suwito , SH ), Forkopinda kab Pekalongan, Walikota Pekalongan (diwakili Sutarno ),Kepala veteran ( Mayor Cpm Simanjuntak )serta tamu undangan lainya.

Upacara HUT TNI Ke - 73 Tahun 2018 dengan tema "Profesionalisme TNI untuk rakyat" Tingkat Makorem 071/Wijayakusuma.

Selesai melaksanakan Upacara Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron mengatakan,bahwa dengan Profesionalisme TNI untuk rakyat berarti TNI harus mampu bekerja sesai dengan bidangnya masing- masing dalam rangka menjaga keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia.

“Sesuai tema bahwa, dengan Profesionalisme TNI untuk rakyat berarti, TNI harus mampu bekerja sesuai dengan bidangnya masing dalam rangka menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara kesatuan republik Indonesia,”terang Kasdim.

Kasdim Hufron berharap, dengan usianya yang semakin matang, TNI kedepan akan semakin solid, Profesional dalam menghadapi tahun pemilu  2019 mendatang.**red (rusg99)


Pekalongan – Sambut HUT TNI Ke – 73 TNI-Polri di wilayah Pekalongan menggelar Kegiatan panggung prajurit dan olah raga bersama, yang bertempat di lapangan Kompi Senapan C Yonif 407/PK Ds. Rowokembu Kec Wonopringgo Kab Pekalongan,Kamis(4/10/18)

Melalui tema " SINERGITAS TNI-POLRI BERSAMA RAKYAT " kegiatan tersebut dihadiri, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, Waka Polres Pekalongan Kompol Mashudi, Pasi ops Kodim 0710 Pekalongan Kapten Inf Nurhajari, Para Danramil Kodim 0710/Pekalongan, Para Kapolsek Polres Pekalongan serta para prajurit TNI- Polri yang berjumlah  200 org

Sebelum pelaksanaan kegiatan, dilaksanakan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur dan juga korban bencana di Sulteng dan NTB dilanjutkan apel bersama yang dipimpin oleh Dandim 0710/Pekalongan dan Kapolres Pekalongan.

Dalam sambutanya, Dandim Muhammad Ridha mengingatkan akan pentingnya sinergitas antara TNI-Polri, dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari - hari dilapangan, sehingga kehadirannya akan selalu didambakan dan dibanggakan masyarakat 

“ Sinergitas TNI Polri sangat penting, dan harus selalu di tingkatkan, dalam rangka menunjang tugas pokok dan merebut hati rakyat,”Terang Dandim.

Dalam rangka meningkatkan soliditas dan sinergitas TNI-Polri , kegiatan-kegiatan serupa akan selalu dilaksanakan sehingga akan tercipta situasi kamtibmas dan kondusifitas di wilayah Kota maupun kabupaten Pekalongan.**red(rusg99)


Kota Pekalongan - Dalam rangka memperingati HUT TNI yang ke 73, Kodim 0710 Pekalongan menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Prawira Reksa Negara yang ada di Jalan Kusuma Bangsa,rabu 3 Oktober 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letnan Kolonel Inf Muhammad Ridha mengatakan, kegiatan ziarah dimaksudkan guna memupuk jiwa rasa nasionalisme dan mengenang jasa para pahlawan yang sudah gugur.

Menurut Dandim Ridha, “pahlawanlah yang telah mengorbankan segenap jiwa dan raganya dalam merebutkan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu sebagai generasi muda, kita harus tetap mengenang jasa-jasa para pendahulu kita,”jelas dandim.

Selain itu juga, pihaknya akan menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT TNI ke 73.

“Dalam rangka HUT TNI Ke-73 ini kita selain mengadakan Ziarah nasional, juga  menggelar beberapa kegiatan diantaranya bhakti sosial,karya bhakti dan kegiatan lainya,”Imbuhnya.**red (rusg99)

Dalam rangka memperingati hari batik dan memeriahkan hari ulang tahun TNI, ratusan Dharma pertiwi koorcab Purwokerto daerah D melakukan membatik bersama di pendopo bupati Pekalongan,  selasa (2/10).

Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D Anita Fitrianti Dhani Wardana saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan membatik bersama dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan total ada lebih 5 ribu orang lebih sekaligus memecahkan rekor MURI. Khusus untuk di Kabupaten Pekalongan ada sekitar 150 anggota yang mengikuti.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melestarikan batik sebagai salah satu kekayaan bangsa serta dapat mengenalkan batik ke seluruh penjuru dunia". Katanya

Menurutnya, kegiatan yang mengambil tema Membatik merekatkan kebinekaan nusantara tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kembali kecintaan terhadap warisan budaya leluhur dan dapat merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Ketua Dekranasda kabupaten Pekalongan yang juga istri bupati Pekalongan Munafah menjelaskan bahwa mementum hari batik sudah selayaknya dijadikan sebagai semangat untuk kembali melestarikan batik, apalagi kabupaten Pekalongan sebagai salah satu kabupaten penghasil batik di nusantara.

"Kabupaten Pekalongan sebagai kota pusat legenda batik sudah selayaknya menguri-uri budaya batik, karena menjadi salah satu kota penghasil batik di Indonesia. Kekayaan batik di nusantara sangat khas dan sarat makna filosofi dari masing-masing daerah". Ujarnya

Pihaknya berharap ke depan batik nasional dapat terus lestari, menjadi kebanggaan warga indonesia dan dapat menjadi aset yang bisa terus dikenalkan diseluruh dunia.)*

Pekalongan – Bertempat diLapangan Setda Kab. Pekalongan, Kec. Kajen, Kab. telah dilaksanakan Apel Tiga Pilar yang dipimpin oleh oleh Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Condro Kirono M.Hum dan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bekti Agus Fajari, S.IP,Rabu ( 26/9/18) dan dihadiri kurang lebih 500  orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Condro Kirono M.Hum, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bekti Agus Fajari, S.IP,Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol Budi Utomo SH. M.Hum, Bupati Pekalongan H. Arsip Kholbihi , SH Msi, Dandim 0710/pekalongan Letkol Inf M. Ridha SS SIP,Kapolres Pekalongan,  AKBP Wawan Kurniawan, Kapolres Pekalongan Kota  AKBP Feri Sandi Sitepu,Para OPD Kab. Pekalongan,. Anggota DPRD Kab. Pekalongan,Para Camat, Danramil dan Kapolsek se kab.Pekalongan, Para Kades, Babinsa dan Bhabimkamtibmas se Kab. Pekalongan

Dalam sambutanya Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Condro Kirono mengatakan bahwa kehadiranya adalah untuk menyemangati semua,karena semua program pemerintah itu langsung di tujukan ke desa sehingga 3 pilar harus berperan secara langsung untuk bersinergi mensukseskannya.

“Karena 3 pilar merupakan penopang untuk mensejahterakan masyarakat,saya berpesan apapun program desa,semua babinsa,babinkamtibmas harus mendukungnya, karena kalian adalah ujung tombaknya, pertajamlah mata dan telinga,”paparnya.

“ Memasuki tahun politik ini, tiga pilar harus tau, harus bisa mengantisipasi kampanye yg menyuarakan ujaran kebencian.jangan sampai didesa terjadi perpecahan sehingga tiga pilar harus bisa mendinginkan situasi yang memanas.sehingga mereka hidup rukun dan damai,”imbuh Kapolda.

Sementara itu menyambung apa yang di sampaikan Kapolda jateng, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bekti Agus Fajari menyampaikan, kades, Babinsa, Babinkamtibmas semua ujung tombak yang mempunyai peran strategis terhadap pemerintahan yang ada di desa.
“ Kesejahteraan bisa tercapai apabila keamanan bisa terjaga,apabila ada konflik kecil,sesegera mungkin 3 pilar harus turun dan tanggap terhadap permasalahan tersebut,sehingga tidak meluas,”Tutur Kasdam.

Lanjutnya, “Bahwa tiga pilar adalah unsur setrategis, kami hadir untuk memastikan tiga pilar ini selalu bersinergi dalam ikut melayani,mengayomi dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,”pungkas Kasdam.**red (rusg99)