BREAKING NEWS

Monday, 18 December 2017

PEMBANGUNAN TANGGUL RAKSASA SENILAI RP 496 MILIAR DIMULAI

KAJEN - Proyek pembangunan penanggulangan bencana banjir dan rob, berupa tanggul raksasa senilia Rp 496 miliar di Kabupaten Pekalongan, mulai Kamis (14/12/2017), resmi dimulai. Pembangunan proyek tersebut, ditandai dengan dilakukannya penandatangan kontrak kerja antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Diretorat Jenderal Sumber Daya Air Kementrian Pekerjaan Umum RI dan kontraktor, di lokasi bencana banjir rob, yakni Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si., secara langsung menyaksikan penandatanganan tersebut.
Kepala BBWS Ruhban Ruzziyatna, MT mengungkapkan bahwa dalam paket pekerjaan pengendalian banjir dan rob di Kabupaten Pekalongan akan dilaksanakan selama 720 hari kerja, yang dimulai tanggal kontrak (14/12/2017) dan akan berakhir pada tanggal 4 Desember 2019, dengan nilai kontrak sebesar Rp 496 miliar.
Menurutnya paket pekerjaan tersebut meliputi, pekerjaan normalisasi sungai, longstorage dan tanggul, parapet, pengadaan pompa, rumah pompa dan colletor drain. “Kami harapkan paket pekerjaan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan. Untuk itu kami mohon masyarakat dapat mendukung dan membantu proses pekerjaan ini, dimana nantinya dapat ikut memelihara serta menikmati hasil pekerjaan tersebut,” ungkap Ruhban.
Sementara itu, Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si mengatakan bahwa pekerjaan pengendalian banjir dan rob di Kabupaten Pekalongan akan dimulai dari sungai baru Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan dan akan berakhir di wilayah Keluarahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara dengan panjang 6 kilometer.
Menurutnya proyek pekerjaan pengendalian banjir dan rob di Kabupaten Pekalongan adalah lanjutan dari proyek sebelumnya, yang sudah diawali pembangunannya oleh Kabupaten Pekalongan, berupa tanggul melintang sepanjang 850 meter di Desa Mulyorejo, yang saat ini sudah berfungsi, dan bisa meredam banjir di Desa Mulyorejo, Tegaldowo dan Karangjompo.
“Kami harap dengan adanya pekerjaan pengendalian banjir dan rob di Kabupaten Pekalongan senilai Rp 496 miliar ini, maka pada tahun 2019 mendatang, wilayah Kabupaten Pekalongan khususnya Kecamatan Tirto dan Wonokerto, tidak ada lagi musibah banjir rob,” kata Bupati Asip.
 
Copyright © 2017 Sapu Lidi Share on Next Generation.