October 2017
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
KAJEN – Selain penampilan grup musik rampak Angklung Rancak Bambu (ARB),dalam Upacara Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Pekalongan yang dilangsungkan di Alun-alun Kajen, Sabtu (28/10/2017), diramikan pula oleh penampilan Tari Sodo. Tari Sodo dibawakan oleh 60 penari terdiri atas 27 penari putri dari SMK Muhammadiyah Karanganyar dan 33 penari putra dari      SMK N I Kedungwuni.
Seperti halnya sapu sodo/lidi yang kuat karena bersatu. Pemuda bersatu untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia. “Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh”. Penari umbul-umbul menggambarkan simbol ketangguhan pemuda, penarik heroik menggambarkan kesiapan pemuda menghadapi tantangan dan bersatu membela NKRI, penari sapu sodo/ lidi menggambarkan semangat bersatu para pemuda harapan bangsa.
Tarian massal ini menggambarkan persatuan dan kesatuan pemuda yang difilosofikan melalui sapu sodo atau sapu lidi. Sapu sodo terdiri dari banyak sodo/ lidi yang terikat menjadi satu kesatuan hingga kuat dan tidak mudah terpatahkan. Dengan bersatunya sodo/ lidi maka akan lebih mudah untuk membersihkan sesuatu.
Dengan diiiringi musik gamelan dari Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Pekalongan, mereka menghibur para tamu undangan yang hadir pada upacara di alun-alun Kajen tersebut. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
KAJEN - Dalam Upacara Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Pekalongan yang dilangsungkan di Alun-alun Kajen, Sabtu (28/10/2017), Bupati Pekalongan didampingi Wakil Bupati dan Kepala Dinporapar menyerahkan piala dan piagam kepada para pemenang lomba. Antara lain lomba Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan, sebagai Juara I adalah Wike Oktaviana dari Desa Wonopringgo Kecamatan Wonopringgo, Juara II yaitu Siti Khuzaiyah dari Desa Simbangwetan Kecamatan Buaran, dan Juara III Abdurahman Hadiyanto dari Kauman Desa Bojongminggir Kecamatan Bojong.
Kemudian, Lomba Pemuda Pelopor Bidang Sosial, Budaya dan Pariwisata. Sebagai juara I adalah Cahya Ari Safira dari Desa Bener Kecamatan Wonokerto, juara II Budi Raharjo dari Desa Tlogopakis Kecamatan Petungkriyono dan juara III yaitu Alam Kartika M dari Desa Lemahabang Kecamatan Doro.
Selanjutnya, Lomba Pemuda Pelopor Bidang Pangan, diraih oleh Suroso dari Desa Tlogopakis Kecamatan Petungkriyono sebagai juara I, juara II Ahmad Zulfikar Afandi dari Desa Sinangohprendeng Kecamatan Kajen dan juara III adalah Ghani Yulisetyawan Fitra dari Desa Gandarum Kecamatan Kajen.
Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda itu, Bupati juga menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada pemenang Lomba Musik Rampak, Lomba Lukis Mural dan Festival Band Pelajar. Serta piagam penghargaan kepada tim Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS).
Untuk Lomba Musik Rampak, sebagai juara I adalah Angklung Rancak Bambu dari Desa Coprayan Kecamatan Buaran, juara II MCBN dari Desa Samborejo Kecamatan Tirto dan juara III Ramadzar dari Kelurahan Mayangan Kecamatan Wiradesa. Adapun untuk Lomba Lukis Mural, juara I diraih oleh Titik Hijau Jalan Wonoprojo Tirto Pekalongan, juara II Seru Smandung (SMAN I Kedungwuni) dan juara III MDM’s Art SMKN I Kedungwuni.  Sedangkan untuk Lomba Festival Band Pelajar, juara I diraih oleh grup Prishelf dari SMAN I Kedungwuni, juara II Iyant Band dari SMAN I Kajen dan juara III Senopati Band dari SMK Muhammadiyah Bligo.
Sementara piagam penghargaan tim Fornas, diterimakan oleh Ikhsan Ramadhan (juara I Tim Hadang Putra Gobaksodor), Miya Febriyanti (juara I Tim Hadang Putra Gobaksodor) dan Sri Achmadi (Pelatih Tim Hadang Gobaksodor Putra Jawa Tengah).
Selamat kepada para pemenang lomba. Semoga dapat menginspirasi para pemuda lainnya di Kabupaten Pekalongan. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

KAJEN - Dalam Upacara Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Pekalongan yang dilangsungkan di Alun-alun Kajen, Sabtu (28/10/2017), dimeriahkan oleh penampilan grup musik rampak Angklung Rancak Bambu (ARB). ARB adalah sebuah grup musik rampak pemuda-pemudi dari Desa Coprayan Kecamatan Buaran. ARB merupakan juara I pada Lomba Musik Rampak Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2017 yang gelar dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Grup musik rampak dibawah pimpinan Kang Mas Sulaiman, berdiri pada tanggal 28 September 2015, dengan jumlah personil 8 orang penari dan 40 pemain musik. Mereka memiliki visi dan misinya “Menyatukan Kaum Muda dalam Kegiatan Positif dan Melestarikan Warisan Budaya Bangsa”.
Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 tahun 2017 ini, ARB mempersembahkan lagu dengan judul “Sluku-sluku Bathok”. Filosofinya adalah Sluku-sluku bathok, bathoke ela-elo (dalane menungso ing dunyo iku bunder koyo bathok ela-elo). Si romo menyang solo (hidup di dunia seperti bapak, fungsi bapak melestarikan, merawat dan mengemban amanah serta pergi menuju kesadaran yang tunggal).
Leh olehe payung moto (anugerah yang menuju kewaspadaan dan kebahagiaan). Tak jentit lolo loba, wong mati ora obah (ketika posisi manusia sujud dzohir batin kepada Tuhan, manusia tidak bisa memilih karena semua pilihan manusia dibatasi pilihan manusia yang lain). Yen urip golek becik (yang dicari dalam kehidupan adalah kebaikan dan keabadian).
Seperti filosifi yang terkandung dalam lagu Sluku-sluku Bathok, kita sebagai pemuda-pemudi bangsa harus mampu melestarikan, merawat dan mengemban amanah untuk bangsa ini. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
KAJEN = Ratusan orang yang terdiri dari berbagai elemen, baik pelajar, mahasiswa, aparat, serta instansi pemerintahan memadati Alun-alun Kajen. Mereka berbaris rapi mengikuti jalannya upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89. Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si hadir dan menjadi inspektur upacara peringatan hari sumpah pemuda.
Dari mimbar kehormatan tampak hadir Wakil Bupati Pekalongan ir. Hj. Arini Harimurti, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH., S.IK., M.Si, Wakil Ketua DPRD Ir. Nunung Sugiantoro, ST., perwakilan Kodim 0710/ Pekalongan, Kejari Kabupaten Pekalongan, Pengadilan Agama, Ketua Kantor Kementerian Agama Kajen, Sekda Dra. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten dan Kepala OPD se Kabupaten Pekalongan serta hadirin tamu undangan.
Upacara pun berlangsung dengan khidmad dan lancar. Pada upacara terebut, Bupati Pekalongan membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI yang berjudul “Pemuda Indonesia Berani Bersatu” di hadapan para peserta upacara.
Dalam amanat yang dibacakannya Bupati Pekalongan, Menpora Imam Nahrawi mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri lahirnya sumpah pemuda, dimana sumpah pemuda yang diperingati hari ini, Sabtu (28/10/2017) merupakan sumbangsih para pemuda Indonesia di masa lampau.
Dijelaskan, delapan puluh sembilan tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air, berkumpul di sebuah gedung di Jalan Kramat Raya, daerah Kwitang Jakarta. Mereka mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu Indonesia. Sungguh sebuah ikrar yang sangat monumental bagi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Ikrar ini nantinya, 17 tahun kemudian melahirkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945.
Lebih lanjut, Menpora Imam Nahrawi, menuturkan pernahkah kita membayangkan bagaimana seorang Mohammad Yamin dari Sawah Lunto dapat bertemu dengan Johannes Leimena dari Ambon? Pernahkah kita membayangkan bagaimana seorang Katjasungkana dari Madura dapat bertemu dengan Lefrand Senduk dari Sulawesi?
Bukan hanya bertemu. tapi mereka juga berdiskusi, bertukar pikiran, mematangkan gagasan hingga akhirnya bersepakat mengikatkan diri dalam komitmen ke lndonesiaan, Padahal jarak antara Sawah Lunto dengan Kota Ambon, lebih dari 4.000 kilometer. Hampir sama dengan jarak antara Kota Jakarta ke Kota Sanghai di China. Sarana transportasi umum saat itu masih mengandalkan laut. Dibutuhkan waktu berminggu-minggu untuk bisa sampai ke kota mereka. Alat komunikasi pun masih terbatas, mengandalkan korespondensi melalui kantor pos. Hari ini surat dikirim, satu dua bulan kemudian, barulah sampai dialamat tujuan.
“Kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang udah melahirkan Sumpah Pemuda, sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya. Bandingkan dengan era sekarang. Hari ini, sarana transportasi umum sangat mudah. Untuk menjangkau ujung timur dan barat Indonesia hanya dibutuhkan waktu beberapa jam saja. Untuk dapat berkomunikasi dengan pemuda di pelosok – pelosok negeri ini  cukup dengan menggunakan alat komunikasi, tidak perlu menunggu datangnya tukang pos hingga berbulan -bulan lamanya. Interaksi sosial dapat dilakukan 24 jam, kapanpun dan di manapun,” kata Bupati Asip Kholbihi.
Usai pembacaan amanat Menpora oleh Bpati Pekalongan, acara pun dilanjutkan dengan pembacaan doa dan diakhiri oleh penampilan Tari Sodo oleh siswa-siswi SMK Muhammadiyah Karanganyar dan SMKN I Kedungwuni. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Batang - Kodim 0736/Batang telah memperingati hari Sumpah Pemuda pada hari Sabtu 28/10 akan tetapi walaupun sudah memperingatinya kali ini 1 SST anggota mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda ke 89 Tingkat Kabupaten Batang Tahun 2017 dengan tema,"Pemuda Indonesia Berani Bersatu" yang digelar pada 30/10/2017  bertempat Halaman Pendopo Kabupaten Batang.

Bertindak selaku Pembina Upacara Bupati Batang H.Wihaji,SAg,MPd dengan peserta upacara kurang lebih 300 orang dari beberapa Instansi dan elemen masyarakat se Kabupaten Batang. Dalam Upacara tersebut dibacakan Amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang dibacakan oleh Bupati Batang antara lain, Seperti yang pernah disampaikan Presiden Republik Indonesia yang pertama, Bung Karno kepada para pemuda Indonesia  saat itu “Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah Api Sumpah Pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir".

Bagi generasi muda Indonesia, Api sumpah pemuda harus terus menyala, harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaan dan kedaerahan. Ego ini yang kadang kala mengemuka dan menggerus persaudaraan kita sesama anak bangsa. Persatuan Indonesia adalah segala-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan apalagi golongan, harus tetap dijaga dan tertanam di seluruh jiwa masyarakat Indonesia,” katanya.
dan Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepala Presiden Joko Widodo yang selama ini memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan kepemudaan Indonesia. Bulan Juli 2017 yang lalu, Bapak Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan.

Usai kegiatan upacara dilaksanakan penganugerahan Satya Lencana Karya Satya kepada PNS Kabupaten Batang masa bakti 10, 20, dan 30 tahun serta penyerahan surat petikan keputusan Presiden RI kepada perwakilan penerima penghargaan oleh Bupati Batang dengan jumlah 110 orang. Adapun penerima penghargaan sebagai berikut , Masa bakti 30 tahun sebanyak 68 orang, Masa bakti 20 tahun sebanyak 35 orang dan Masa bakti 10 th sebanyak 7 orang. (Pendim 0736/Batang)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Batang - Setiap Tanggal 28 Oktober tiap tahun diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda.Momen itu sebagai cikal bakal bersatunya komponen pemuda dari berbagai latar belakang di Nusantara untuk terikat dalam sebuah nation-state atau bangsa.

Sumpah Pemuda merupakan hasil Kongres Pemuda Kedua yang dirumuskan pada 28 Oktober 1928 di Batavia atau kini lebih dikenal sebagai Jakarta.

Kodim 0736/Batang pada 28/10 melaksanakan Upacara dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda dengan Irup Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha S.Sos bertempat di Lapangan Upacara Kodim 0736/Batang sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pemuda terdahulu yang telah mengorbankan segalanya demi tercapainya satu tujuan yaitu Satu Kata "Indonesia" dengan latar belakang berbagai macam perbedaan.

Pada pelaksanaan upacara tersebut dibacakan amanat Menpora yang berisikan tentang ajakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa karena apabila kita berselisih paham dan mengarah kepada perpecahan kita harus malu dengan pemuda 1928 dan Bung Karno, karena kini saatnya kita melangkah ke tujuan lain yg lebih besar yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. 

Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden Ir. Joko Widodo yang selama ini memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan kepemudaan Indonesia.

Letkol Fajar juga tidak lupa memberikan penekanan kepada semua prajuritnya untuk dapat bijak dan dewasa serta jangan mudah terprovokasi dalam menanggapi terhadap perkembangan medsos yang akhir akhir ini memojokkan dan menjelek jelekkan TNI serta untuk tidak sekali kali mencoba maupun ikut terjun dalam penggunaan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba,  karena Narkoba adalah musuh nyata bangsa Indonesia yang harus kita perangi bersama, pungkas Dandim.(Pendim0736).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Batang - Guna mengenalkan berbagai macam satwa yang ada di lingkungan dan yang ada di Dunia kepada anak didik, pada 28/10 Dewan guru TK Kartika III - 29 Kodim 0736/Batang mengajak anak didiknya ke BDC TSI (Batang Dolphin Center Taman Safari Indonesia) di lokasi wisata Pantai Sigandu.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala TK Kartika III - 29 Kodim 0736/Batang Ibu Enis Setyoningsih S.Pd Aud saat mendampingi anak didiknya mengunjungi Taman Safari Indonesia Batang. 

Dalam pembelajaran tersebut 75 anak didik dikenalkan dengan berbagai macam satwa yang ada di TSI Batang  mulai dari Pintu masuk berupa Kudanil dan di penghujung acara dengan melihat atraksi burung Kakak Tua dan Lumba lumba.

Lebih lanjut Enis memaparkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan belajar mengajar dengan tema binatang secara langsung di alam nyata tidak hanya dalam buku saja, sehingga harapannya anak anak dapat melihat langsung berbagai macam binatang termasuk tempat hidupnya baik yang di darat maupun di air dan rencananya akan dijadikan sebagai program pembelajaran tahunan. 

Terpisah Saudara Andre wali murid dari Adinda Niken merasa senang dengan kegiatan tersebut karena anaknya merasa senang dan terhibur dengan melihat langsung satwa yang ada dan serasa tidak mau diajak pulang karena asik menyaksikan atraksi lumba lumba.

Turut mendampingi anak anak Ketua Yayasan Kartika Ny. Hilda Fajar Ali Nugraha, Dewan Guru, para wali murid    dengan didampingi anggota Provost Kodim 0736/Batang.(Pendim0736).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Batang - Anggota Koramil 07/Bandar bersama warga masyarakat dan mahasiswa Unnes yang sedang melaksanakan KKN pada 29/10 bahu membahu membuat jalan tembus dari Dukuh Simpar menuju Dukuh Kanyaran Desa Simpar Kecamatan Bandar sepanjang 700 m. 

Danramil 07/Bandar Kapten Inf Maryana yang memimpin pelaksanaan karya bhakti tersebut menuturkan bahwa pembuatan jalan tembus tersebut bertujuan untuk memperpendek jarak tempuh antara kedua pedukuhan, karena selama ini harus melambung. 

Sehingga harapannya ke depan apabila jalan tersebut sudah bisa dilalui secara otomatis akan dapat membantu meningkatkan perekonomian warga dengan naiknta nilai jual harga tanah yang berada di sepanjang jalan tersebut daripada sebelumnya. 

Lebih lanjut Kapten Maryana nenambahkan karya bhakti tersebut juga dalam rangka meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat karena TNI lahir dari rakyat dan mengabdi untuk kepentingan rakyat. 

Terpisah Supriyono warga Dukuh Simpar menuturkan bahwa pembuatan jalan tersebut sudah lama diidam idamkan akan tetapi baru bisa dikerjakan sekarang karena harus melalui musyawarah untuk mencapai kesepakatan warga yang memiliki tanah yang akan dijadikan jalan. 

Masyarakat Dukuh Simpar merasa senang dengan dibuatnya jalan tersebut dan akan dilanjutkan setiap minggu secara bergotong royong.(Pendim0736).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Batang -  Tingginya angka kematian ibu di Indonesia akibat resiko tinggi untuk melahirkan menjadi perhatian pemerintah. Sehingga dipandang perlu dan harus diadakannya program keluarga berencana ( KB ) sebagai salah satu cara untuk mengurangi tingginya angka kematian ibu. 

Banyaknya anak-anak terlantar dan masih ditemukannya usia melahirkan dengan jarak yang sangat dekat juga menjadi perhatian pemerintah. Alat kontrasepsi yang saat ini sudah tersedia bermacam-macam. Selain adanya alat kontrasepsi untuk wanita, juga tersedia alat kontrasepsi untuk pria. Hanya saja yang menjadi masalah saat ini, kurangnya pengetahuan masyarakat akan metode memilih kontrasepsi dengan keuntungan, kerugian, serta efek samping dari pemakaian alat kontrasepsi tersebut juga sebagai bahan pertimbangan dalam memilih alat kontrasepsi, seperti yang dituturkan oleh Kapten Kav M Purbo S pada saat memantau pelaksanaan KB dengan methode Tubektomi (MOW)  dan Pasektomi (MOP) di Puskesmas Subah. 

Alasan tersebut juga diutarakan oleh Susanto 43 tahun warga Amongrogo Kecamatan Limpung yang mengikuti KB MOP dengan alasan kasihan dengan isteri karena sering pusing, sehingga memutuskan untuk mengikuti MOP agar bergantian dalam mengikuti KB. 

Terpisah Ibu Jariyah 45 tahun warga Desa Gunungsari Kecamatan Bawang beralasan mengikuti MOW karena mempunyai penyakit kelenjar sehingga tidak disarankan untuk mengikuti metodhe KB lainnya, sehingga memutuskan untuk melakukan KB Tubektomi (MOW).

Hadir dalam acara tersebut Danramil 01/Subah Kapten Kav M Purbo S mewakili Dandim 0736/Batang, Kepala Puskesmas Subah dr.Ida Susilaksmi, Kabid KB DP3AP2KB Batang Dra.Martiningsih MM, dr.Rudi H dari RS Pantiwiloso Semarang, Petugas PLKB dan para Babinsa jajaran Kodim 0736/Batang yang mendampingi para Akseptor. 

Pelaksanaan pelayanan KB kali ini diikuti oleh 25 akseptor MOW dan 6 akseptor MOP dari wilayah se Kabupaten Batang.(Pendim0736).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun Anggaran 2017 berakhir Kamis (26/10). Kegiatan yang dilaksanakan kurang lebih selama satu bulan tersebut dimulai dari tanggal 27 September hingga 26 Oktober 2017. Untuk Kabupaten Pekalongan dilaksanakan di Desa Sengare, Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan.

Upacara penutupan digelar di Lapangan Picis Desa Sengare dengan inspektur upacara Dandim 0710/ Pekalongan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi, S.I.P. Kegiatan tersebut juga di hadiri  oleh Bupati pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, M.Si.dan Wakil bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti, Muspida Kabupaten Pekalongan, SKPD terkait serta Muspika Talun juga masyarakat setempat.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jendral TNI Mulyono dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dandim 0710/Pekalongan mengatakan, Beberapa waktu yang lalu, TNI baru saja memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke-72, dan bila kita melihat momentum perayaan HUT tersebut, tergambar dengan cukup jelas kedekatan antara TNI dan rakyat Indonesia. Terkait dengan hal itu, atas nama semua prajurit TNI, perkenankan saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas doa restu sehingga peringatan ke-72 HUT TNI berjalan lancar, sekaligus permohonan maaf apabila ada hal-hal yang belum memuaskan masyarakat.,” tegasnya.

Selanjutnya, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pada bulan Oktober 2017 ini, Litbang Kompas juga merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa TNI menempati posisi tertinggi sebagai institusi dengan citra paling baik. Pada hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan publik kepada TNI mencapai 94%, atau mengalami peningkatan sebanyak 3% dari survei sebelumnya pada Januari 2015 sebesar 91,2%.

Tingginya kepercayaan rakyat terhadap TNI mengindikasikan bahwa kedekatan dan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin baik. Bagi TNI, khususnya TNI AD, hal ini adalah modal utama dalam pembangunan inti kekuatan pertahanan negara yang bersifat semesta. Slogan Bersama Rakyat TNI Kuat, yang ditetapkan sebagai tema HUT TNI yang baru lalu, bukanlah semata-mata kalimat yang dibuat supaya manis didengar, tetapi karena TNI sangat menyadari dahsyatnya kekuatan kebersamaan dalam mempertahankan kedaulatan dan mengawal eksistensi NKRI. Mengakhiri sambutannya, KSAD mengungkapkan harapannya, diantaranya agar kebersamaan dan semangat gotong royong yang sudah terbina dengan baik dapat dipelihara.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, M.Si.mengungkapkan bahwa TMMD menjadi solusi dari berbagai persoalan yang harus di selesaikan secara riil dengan tenggang waktu yang tidak terlalu lama dan action nyata. Bupati juga akan selalu mendukung kegiatan TMMD ini karena menurutnya hasilnya juga cukup jelas dan dalam waktu yang relatif singkat hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Bupati Asip Kholbihi menambahkan bahwa TMMD ini merupakan Crass Program bagi percepatan pembangunan di daerah.

Selesai Pelaksanaan Upacara penutupan kegiatan dilanjutkan dengan meninjau berbagai jajanan lokal dan pasar murah serta dilakukan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Ir.H Arini Hari Murti sebagai tanda peresmian jalan yang di laksanakan pada TMMD sengkuyung III tahun anggaran 2017. **Red ( Pendim 0710 Pekalongan )
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan – Bertempat di Halaman Stadion Hoegeng Kraton,Pekalongan Utara,TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun Anggaran 2017 resmi di tutup oleh Kasdim 0710 Pekalongan pada Kamis, ( 26/10 ). 

Kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III Ta.2017, yang dilaksanakan kurang lebih selama satu bulan tersebut dimulai dari tanggal 27 September hingga 26 Oktober 2017. Untuk Kota Pekalongan dilaksanakan di rt08/rw11 Padukuhan Kel Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan,dengan sasaran peningkatan dan peninggian jalan Volume panjang 182 meter dan lebar 4,70 meter.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jendral TNI Mulyono dalam sambutannya yang dibacakan oleh kasdim 0710/Pekalongan mayor Inf Hufron mengatakan, yang antara lain menjelaskan bahwa sudah tergambar dengan cukup jelas kedekatan antara TNI dan rakyat Indonesia.Hal tersebut bisa terlihat pada saat perayaan HUT TNI Ke-72 kemarin yang mana sangat antusiasnya  masyarakat dan terlihat jelas bahwa TNI dan Rakyat sudah menyatu. Dan atas nama semua prajurit TNI, perkenankan saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas doa restu sehingga peringatan ke-72 HUT TNI berjalan lancar,” tegasnya.

Selanjutnya kita ketahui bersama bahwa pada bulan Oktober 2017 ini, Litbang Kompas juga merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa TNI menempati posisi tertinggi sebagai institusi dengan citra paling baik. Pada hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan publik kepada TNI mencapai 94%, atau mengalami peningkatan sebanyak 3% dari survei sebelumnya pada Januari 2015 sebesar 91,2%.

Tingginya kepercayaan rakyat terhadap TNI mengindikasikan bahwa kedekatan dan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin baik. Bagi TNI, khususnya TNI AD, hal ini adalah modal utama dalam pembangunan inti kekuatan pertahanan negara yang bersifat semesta. Slogan Bersama Rakyat TNI Kuat, yang ditetapkan sebagai tema HUT TNI yang baru lalu, bukanlah semata-mata kalimat yang dibuat supaya manis didengar, tetapi karena TNI sangat menyadari dahsyatnya kekuatan kebersamaan dalam mempertahankan kedaulatan dan mengawal eksistensi NKRI. Mengakhiri sambutannya, KSAD mengungkapkan harapannya, diantaranya agar kebersamaan dan semangat gotong royong yang sudah terbina dengan baik dapat dipelihara.**Red ( Pendim 0710 Pekalongan )
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Batang - Sebulan sudah kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2017 Kodim 0736/Batang berlangsung, tuntas juga pekerjaan para prajurit dalam usaha membangun desa, Seakan terbayar lunas sudah hutang para prajurit untuk menyelesaikan apa yang selama ini menjadi beban di pundaknya.

Hal tersebut terlihat ketika Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha S.Sos menjadi Irup dan menutup secara resmi TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2017 di lapangan bola Dukuh Plompongan Desa Siwatu Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang pada 26/10.

Upacara penutupan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung tahap III tahun 2017 Kodim 0736/ Batang dengan Tema'' percepatan pembangunan meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat'' merupakan konsekuensi dan implementasi dalam membantu Pemerintah daerah melalui program TMMD. 

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Plus Kabupaten Batang, Muspika Kecamatan Wonotunggal,
Ilham Agung Ka Lapas Batang,
Kapten CPL Rudianto mewakili Kaminvetcad Batang, SKPD Batang, Anwar Hidayat (Ketua LVRI Batang), Kades dan Perangkat desa Wonotunggal, Perwakilan PEPABRI Batang dan Toga, Tomas Desa Siwatu.

Adapun peserta upacara terdiri dari 1 SSK Kodim 0736/Batang, 1 SSR Posmat TNI-AL Batang , 1 SST Polres Batang, 1 SST Dishub Batang ,1 SST Banser Wonotunggal, 1 SST Pemuda Pancasila, 1 SST FKPPI Batang, 2 SST Kades dan perangkat desa se Kecanatan Wonotunggal, 1 SST ibu-ibu PKK Kecamatan Wonotunggal, 2 SST Pelajar SMP dan SLTA , 1 SSK pelajar Pramuka dan 1 SSK Korsik Pemda Batang

Dandim 0736/Batang dalam sambutannya membacakan amanat KASAD yang berisikan tentang adanya hasil survey oleh Litbang Kompas dengan hasil survei yang menunjukkan bawa TNI menempati posisi tertinggi sebagai institusi dengan citra paling baik dengan tingkat kepercayaan publik kepada TNI mencapai 94%.

TNI AD terus berusaha mengambil bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan kemanunggalan TNI rakyat sebagai kekuatan pertahanan secara Universal, tugas tentara memang untuk berperang, tetapi pada masa damai tentara akan turun ke lapangan untuk membantu kesulitan rakyat dan membantu program pemerintah karena hal ini sejalan dengan tema yang diangkat yaitu '' percepatan pembangunan meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat '' tema ini sangat selaras dengan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo yang salah satunya adalah membangun indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Program TMMD yang saat ini telah berlangsung ke 100 kali, pada hakekatnya adalah sebagai implementasi upaya untuk menggali dan membangkitkan kembali sistim kekebalan tubuh atau imunitas bangsa.

Dan yang terakhir Pelihara dengan baik hasil pembangunan program TMMD ke -100 baik fisik maupun non fisik, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat dalam kurun waktu yang lama.

Sasaran TMMD terdiri dari Fisik berupa sasaran pokok.
Telford/makadam jalan sepanjang 719 meter, pembuatan gorong-gorong plat beton 3 unit, pembuatan tebing penahan jalan panjang 24 meter dengan tinggi rata-rata 370 cm dan lebar 30 cm, jembatan plat beton ukuran 5 meter x 3 meter dengan tinggi 2 meter, cor/rambat beton 445,5 meter x 3 meter dengan tebal 15 cm dan sasaran non fisik berupa Penyuluhan jambanisasi/sanitasi, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan KB dan kesehatan, penyuluhan tentang bahaya narkoba
, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan tetang kamtibmas dan terorisme, pelayanan perpanjangan SIM, pelayanan perpanjangan pajak kendaraan bermotor dan pelayanan pengecekan darah.

Upacara selesai dilanjutkan pengecekan hasil dan peresmian oleh Dandim, akan tetapi seperti TMMD sebelumnya pengguntingan pita dilakukan oleh sesepuh Desa Siwatu sebagai pertanda bahwa TMMD yang dilaksanakan oleh anggota TNI bergotong royong bersama warga masyarakat sebagai bentuk manunggalnya masyarakat dengan TNI yang lahir dari rakyat dan apa yang dilakukan juga semata mata untuk kepentingan rakyat, tandas Letkol Fajar diiringi dengan doa bersama.(Pendim0736).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Batang - Taman makam pahlawan di Kabupaten Batang tidak hanya TMP Bahagia yang terletak di Kadilangu Kelurahan Kauman, ternyata ada juga Taman Makam Pahlawan di Desa Lebo Kecamatan Gringsing yaitu makam Lettu Soeadi, Sertu Mathohir, Kopral Sugono dan Abdul Roayid.

Selama ini makam Pahlawan di Desa Lebo Kecamatan Gringsing seakan akan terlupakan, akan tetapi momentum peringatan HUT ke 72 tahun 2017  mengingatkan kembali kepada kita untuk peduli dan menghargai kembali jasa para pahlawan pendahulu kita dibuktikan dengan adanya penyerahan bantuan pembangunan makam oleh Danramil 03/Gringsing kepada Kades Lebo.

Pada 24/10 Forkopimcam Gringsing melaksanakan peletakan batu pertama sebagai pertanda pembangunan pagar makam pahlawan tersebut dimulai. 

Kades Lebo Bp. Sunardi dalam sambutanya menyampaikan Rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Komandan Koramil 03/Gringsing yang telah mengupayakan dan memperhatikan kondisi makam pahlawan di Desa Lebo ini, sehingga hari ini bisa terlaksana pemugaran taman makam para pahlawan kemerdekaan kita yang telah gugur mendahului kita demi mempertahankan Kemerdekaan.

Adapun Kapten Inf Sugito mengatakan bahwa Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa para Pahlawanya, sebagai generasi penerus marilah kita contoh para pendahulu kita yang telah rela mengorbankan harta bahkan nyawanya demi NKRI yang kita cintai.

Lebih lanjut Danramil menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa hormat kita kepada para pendahulu/pahlawan kita yg rela dengan tulus berjuang demi kemerdekaan NkRI. Kita saat ini bisa merasakan hidup di negara merdeka dengan tidak ada intervensi dari pihak asing. 

Selanjutnya mari kita isi/pertahankan kemerdekaan ini dengan berbuat yang terbaik untuk Bangsa Negara dan masyarakat di sekeliling kita.

Acara tersebut terasa lengkap dengan Doa penutup oleh Ky. H. Abdul Syukur dilanjutkan peletakan Batu pertama oleh Forkopimcam Gringsing.(Pendim 0736).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Batang - Wilayah pembinaan teritorial Koramil 01/Subah terdiri dari 2 Kecamatan yaitu wilayah Kecamatan Subah dan Kecamatan Pecalungan yang merupakan Kecamatan pemekaran di Kabupaten Batang.

Selaku pelaksana binter Kodim 0736/Batang di kedua wilayah tersebut pada 25/10 Koramil 01/Subah memaksimalkan upaya pembinaan tersebut dengan moment HUT ke 72 tahun 2017 bekerjasama dengan RS QIM (Qolbu Insan Mulia) dan Lazismu Batang dengan menggelar Bhakti Sosial dan Silaturrahmi Kebangsaan bertempat di Balai Desa Pecalungan Kecamatan Pecalungan. 

Dalam gelaran tersebut dilaksanakan  kegiatan Khitanan massal dengan diikuti oleh 30 anak dan Santunan kepada 150 anak yatim dan Duafa yang berada di wilayah Kecamatan Pecalungan. 

Dari ke 30 anak peserta khitan massal tersebut ada yang merupakan 2 saudara kandung yaitu Muhamad Iza Khoirul Faza umur 10 tahun Kelas IV SD dan Muhammad Izan Abidun Nafi umur 8 tahun Kelas II SDN Pecalungan 1, keduanya merupakan anak dari Bapak Suyono yang beralamat di Dukuh Tinandu Desa Pecalungan.

Suyono menuturkan harapannya kegiatan ini sering dilakukan karena akan sangat membantu warga yang kurang mampu seperti dirinya dan sangat membantu meringankan beban orang tua lainnya dalam biaya mengkhitankan anaknya, seperti yang dituturkan saat mendampingi ke 2 anaknya tersebut. 

Tampak hadir dalam gelaran tersebut Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji mewakili Dandim 0736/Batang, Forkopimcam Plus Kecamatan Pecalungan, Ketua Persit Kodim 0736/Batang Ny. Hilda Fajar Ali N, dr. Maftuhan Nurbaeti mewakili Direktur RS QIM, Dir Lazismu Batang Bp Muntoro, Kades Pecalungan beserta perangkat desa, Alim Ulama, Toga dan Tomas se Kecamatan Pecalungan.

Dalam sambutannya Mayor Inf Raji mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil dalam penyelenggaraan bhaksos tersebut dan menekankan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat tanpa membedakan golongan dan sebagainya. 

Diakhir acara ada hal yang terlihat unik dan menarik ketika Camat Pecalungan menyerahkan potongan tumpeng sebagai pertanda peringatan HUT ke 72 kepada Kapten Kav Purbo ternyata tumpeng tersebut justru diserahkan kepada Mbah Caswi,  83 tahun dengan alasan Kapten Purbo memberikannya kepada Ibu dari TNI yang berarti bahwa TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat, demikian imbuhnya.(Pendim0736).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Batang - Babinsa (Bintara pembina desa)  merupakan ujung tombak TNI AD dalam upaya dan usaha pembinaan teritorial di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai pembina desa seorang Babinsa dituntut untuk selalu aktif dalam mengikuti kegiatan desa binaannya, sehingga harus pandai dalam membagi waktu dihadapkan dengan domisili para Babinsa yang terkadang harus menempuh perjalanan darat yang cukup melelahkan. 

Aspek pembinaan teritorial yang meliputi Geografi, Demografi dan kondisi sosial merupakan obyek ataupun sasaran yang harus di perhatikan dengan seksama, termasuk didalamnya adalah aspek demografi kependudukan sesuai kelompok umur termasuk para siswa siswi yang masih duduk di bangku SD. 

Guna memantau dan menanamkan rasa cinta dan mengerti tanah air pada 23/10 Babinsa Koramil 03/Gringsing Serka Suradi menyempatkan diri mewakili Danramil untuk menjadi Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara pengibaran bendera Merah Putih di SDN 01 Krengseng Kecamatan Gringsing. 

Lebih lanjut Serka Suradi dalam amanatnya mengajak kepada siswa siswi untuk mengikuti apa yang diperintahkan oleh para Guru di Sekolah dan orang tuanya pada saat di rumah. 

Karena generasi muda sekarang sudah sangat beda kultur dan budayanya akibat dari pengaruh media sosial yang berbasis internet,  seperti adanya game yang sangat mudah diakses melalui android. 

Dengan adanya pengaruh tersebut sudah banyak dan seringkali kita lihat anak anak didik kita menjadi bersifat acuh dan tidak peduli lagi karena asyiknya bermain HP dan tidak mau lagi bertegur sapa dengan lingkungannya. 

Diakhir acara Serka Suradi juga menyempatkan diri untuk mengajak siswa siswi untuk selalu membiasakan tegur sapa kepada siapapun terutama kepada para guru baik di lingkungan sekolah maupun diluar lungkungan sekolah, karena komunikasi harus dibangun sejak dini, demikian ujarnya. (Pendim0736).
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Merupakan sebuah penghormatan untuk bisa dilibatkan dalam gelaran upacara TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes. Untuk itu, pihak SMAN Banjarharjo mengajukan usulan ke Koramil Banjarharjo untuk bisa dilibatkan dalam upacara penutupan TMMD.

''Tentu menjadi sebuah kehormatan bagi sekolah kami jika nantinya diluluskan permohonannya untuk terlobat dalam upacara penutupan TMMD. Jika harus menjalani latihan khusus untuk ikut terlibat dalam upacara penutupan TMMD itu kami dari pihak sekolahan juga tidak mempersoalkan,'' ujar Kepala Sekolah SMAN Banjarharjo, Dra Isbandiyah, MSi. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Sejumlah pasukan anggota Satgas TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes, menjelang usainya gelarnya TMMD Reguler tersebut, terkonsentrasi di proses pengecatan RTLH sebagai tahap akhri proses perehaban yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Cikuya itu.

Para anggota Satgas TMMD itu, sebelum melanjutkan pengecatan di sejumlah RTLH itu sembari memberkan masukan-masukan kepada penerima bantuan RTLH itu. Yakni setelah rumah selesai dirahab nantinya warga unuk merawat bangunan biar pemakaian bisa bertahan lama, ''tidak ada salahnya kami menyampaikan pesan moral itu, toh demi kebaikan para warga,'' ungkap Sertu Puji, personil Satgas TMMD yang tengah mengecat RTLH milik Suwarto Kamsi, di RT 07/RW 03. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Menjelang usainya gelaran TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes, tepatnya di hari H-6 menuju upacara penutupan TMMD, pembangunan prasasti TMMD sudah mulai dikerjakan antara warga dengan Satgas TMMD.

Pembuatan prasasti itulah merupakan saksi sejarah atas pelaksanaan TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya. Meski bisu, prarasti itu akan menceritakan banyak hal tentang derap langkah Satgas TMMD yang melakukan banyak pembangunan di Cikuya dan harapannya akan dikenang sampai ke sejumlah generasi penerus warga setempat. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Sumedi, warga RT 03/RW 03 Des remppah, salah satu penerima program rehab Ruma Tidak Layak Huni (RTLH) di gelaran TMMD Reguler keBrebes - 100 Kodim Brebes, terus kembangkan senyum uemringah dengan kondisi rumahnya sat ini.

''Saya seneng banget lah Pak, rumah menjadi baik,'' ungkapnya menyambut sejumah anggota Satgs TMMD Reguler Cikuya yang datang dengan membawa sejumlah material untuk melanjutkan proses pengecatan rumanya. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Para anggota Satgas TMMD Regule ke Brebes - 100 Kodim 0713/Brebes yang bertugas di Desa Cikuya tetap terngginas di hari-hari akhir pelaksanaan TMMD. Usai mengikuti apel pagi diambil oleh perwira pengawas, dan dilaukan pembagian sektor kerja, tanpa membuang waktu satgas langsung bergerak cepat menuju sektor masing.

''Tetap bergerak cepat di hari-hari akhir pelaksanan TMMD, karena memang ada beberapa sasaran fisik yang masih perlu ditangani. Perintah Komando semua sasaran fisik harus rampung seratus persen tanpa perkecualian,'' ungkap Sertu Eko Purnomo, anggota Satgas TMMD Cikuya. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Sedikitnya ada lima personil Kodim 0713/Brebes yang bertugas melakukan peliputan di gelaran TMMD Reguler ke -100 Kodim 0713/Brebes. Sudah hampir dua bulan ini, mereka terus mengeksplor semua yang terjadi di Des Cikuya, desa sasaran TMMD Reguler Kodim Brebes.

Diam-diam sepak terjang Tim yang menamakan diri Team Five nine nine itu diamati oleh salah satu anggota Koramil 14/Banjarharjo, ''anda memang jempolan bro.'' ungkap Peltu Rosyidin yang selalu mengamati gerakan dari Team Five Nine Nine yang bertugas meliput kegiatan TMMD Reguler ke 99 di Desa Cikuya itu. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Kegiatan non fisik TMMD Reguler ke 99 Kodim 0713 Brebes di Desa Cikuya, menjadi sarana komunikasi dan silahturahmi antar warga Desa Cikuya sendiri. Hal ini juga diakui oleh Kades Cikuya Sekod ketika mengisi acara pertemuan rutin organisasi pemuda "Karang Taruna" di pendopo desa tersebut.

Dalam acara yang berlangsung di Balai Desa Cikuya itu, Kades Sekod berpesan kepada generasi muda agar meneladani apa yang telah dilakukan oleh para anggota Satgas TMMD saat membangun Desa Cikuya.

Generasi muda Desa Cikuya diminta memiliki semangat membangun sehingga mempercepat kemajuan desanya. Dalam kesempatan itu, Kades Sekod, sekaligus menginformasikan kepada anggota "Karang Taruna" bahwa TMMD Reguler ke 99 di Desa Cikuya hampir rampung tugasnya. ''Sebentar lagi ada acara penutupan, diharapkan para pemuda tersebut hadir semua pada upacara penutupan yang digelar di lapangan Desa Cikuya,'' ujar Kades Cikuya. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Di pekan terakhir pelaksanaan TMMD Reguler ke Brebes - 100 Kodim 0713 Brebes, Danramil 14 Banjarharjo, Kapten Inf Hartoyo sengaja mencari momen berkumpulnya para warga, baik dari Desa Cikuya .

Begitu mendapatkan momen, Danramil Hartoyo langsung mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Cikuya yang selama ini aktif berperan serta pada kegiatan TMMD, terutama pengerjaan sasaran fisik jalan .

Atas nama semua TNI yang bertugas di Desa Cikuya, Kapten Hartoyo menyampaikan permintaan maaf atas semua kesalahan baik yang disengaja ataupun tidak. ''Karena meskipun TNI, juga manusia biasa tempatnya salah dan lupa. Untuk itu mohon dimaklumi,'' ucap Danramil Hartoyo. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Pelaksanaan TMMD Reguler ke Brebes - 100 Kodim 0713 Brebes tinggal sedikit hari lagi. Sejumlah prajurit anggota Satgas TMMD kini menyatakan siap-siap diri jika suatu saat akan ada wawancara dari wartawan yang sering meliput di lokasi TMMD Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo.

Ya, ternyata kegiatan TMMD Reguler ke 99 Kodim 0713 Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo banyak menjadi incaran banyak insan pers di wilayah Brebes dan sekitarnya. Baik yang cetak, elektronik dan online.

''Saya meliaht sendiri, mereka para wartawan berburu berita di dilokasi pengerjaan sasaran TMMD Cikuya. Mungkin para wartawan itu ingin mencari momen yang bagus untuk ditampilkan di da media masing-masing. Atau sengaja mencari bahan untuk diikutkan lomba jurnalitis TMMD kateggori wartawan,'' ungkap Serka Agus Wahyudi, salah satu anggota Tim Peliput TMMD dari Kodim Brebes. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Ini wajah-wajah polos anak-anak Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo yang menjadi generasi penerus di tempat mereka dilahirkan. Mereka juga menjadi saksi mata tentang gagahnya Satgas TMMD Reguler ke 100 Kodim 0713 Brebes yang bertugas membangun berbagai fasilitas umum di desanya.

Apa yang telah dilakukan oleh Satgas TMMD Reguler ke Brebes - 100 dapat mereka nikmati saat ini. Dulunya tidak pernah mengayuh pedal sepeda di jalan itu. ''Kini berkat kinerja TNI dan warga yang mengerjakan jalan sehingga mereka dapat mengayuh sepeda gunungnya di jalan yang sudah beraspal tersebut. Jalan TMMD dibangun, kini bersepeda langsung Wusssssssh,'' ungkap Andika, salah satu anak Desa Cikuya yang tengah menikmati sepeda di Jalan TMMD. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Pengaspalan jalan di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, yang merupakan salah satu sasaran fisik TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes kini sudah purna. Besi raksasa berbobot 6 Ton, di Slender pun sudah diangkut kembali ke "rumahnya".

''Dengan selesainya pembangunan jalan melalui gelaran TMMD ini, sebagai gerbang awal kemakmuran bai warga Desa Cikuya dan sekitarnya. Akse lancar, perekonomian menggeliat, dan kemakmuran di ambang nyata,'' ungkap Kades Cikuya, Sekod.

Secara tehnis pengerjaan sasaran fisik pembangunan jalan memang dinyatakan selesai. Hanya untuk menambah estetikanya, di H -6 menjelang penutupan TMMD, masih dilakukan pengerjaan perapihan. Seperti pembereman jalan, dan pengepelan jalan. Hal tersebut juga berfungsi sebagai penguat jalan di kedua sisinya. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - ''Bibit-bibit Alpokat ini adalah harapan baru bagi warga Desa Cikuya kelak. Mudah-mudahan Gusti Allah ngijabahi,'' ungkap Kades Cikuya, Sekod, ketika menyiapkan menyiapkan bibit alpukat untuk dibagikan ke warganya.

Bibit buah untuk juice favorit itu merupakan sumbangan dari Danrem 071/Wijaya Kusuma dan Ny. Dewi Tatang Sulaiman yang bersamaan dengan kegiatan wisata rombongan dari Kodam IV Diponegoro. ''Kami seluruh warga Desa Cikuya benar-benar menaruh harapan besar di budidaya Alpukat ini. Mudah-mudahan ke depan Rempah menjadi salah satu sentra penghasil buah Alpukat di wilayah Brebes dan sekitarnya,'' ungkap Kades Sekod. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Sejumlah anggota Satgas TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes, justru meningkatkan Komsos di hari-hari akhir pelaksanaan TMMD. Ya, pekan ini adalah detik-detik terakhir anggota Satgas TMMD Reguler ke 99 melaksanakan tugasnya di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo.

Semua sasaran fisik dan non fisik mencapai prosentase 100%. Tinggal finishing dan perapihan di sebagian sasaran fisik, terutama RTLH yang harus di cat semua pada minggu ini. Dandim Brebes, Letkol Inf. Hariono Ekagita Yuana, SIP juga melakukan inspeksi terakhir terkait administrasi pelaporan dan pengecekan sasaran fisik. ''Semua sudah "ok", semoga Allah meridoi semua apa yang telah dikerjakan oleh Satgas TMMD Reguler ke 99 di Desa Cikuya,'' harap Dandim Hariono. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Ketua Persit Kodam IV/Diponegoro, Ny. Dewi Tatang Sulaiman yang melakukan kunjungan kerja di wilayah Korem 071/Wijaya Kusuma, sempat pesankan agar ibu-ibu Persit Kodim Brebes maksimal dalam berperan di kegiatan TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes.

Disela-sela mengunungi lokasi wisata Banjarharjo, Ny. Dewi Tatang Sulaiman menyerahkan tali asih berupa buku, tas dan ballpoin kepada anak Yatim Piatu di wilayah Kecamatan Banjarharjo. Bersaman dengan itu juga diserahkan bantuan bibit tanaman alpukat serta penyerahan bola kaki kepada club sepak bola yang ada di wilayah Kecamatan Banjarharjo.

Ketua Persit Kodam IV/Diponegoro, Ny. Dewi Tatang Sulaiman menyatakansangat terkesan dengan obyek wisata di kaki Gunung Slamet Banjarharjo itu. Untuk itu dia juga menyempatkan diri berphoto di berbagai titik obyek wisata dan berendam air panas dipancuran telu. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Brebes - Tidak terhitung lagi cat tembok yang digunakan untuk proses finishing (Pengecatan) perehaban Rumah Tidak ayak Huni (RTLH) pengecatan pada gelaran TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya.

''Perkiraan saya bisa menghabisan 100 galon lebih isi 5 Kg, cat tembok untuk proses pengecatan RTLH yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Cikuya. Hal itu bisa dihitung, jumlah RTLH yang direhab mencapai 20 rumah, dan jika diperkirakan satu rumahnya buruh 5 galon maka angka kebutuhan akan cat itu sudah mencapai 100 galon lebih,'' ungkap Sertu Eko Purnomo, Satgas TMMD Cikuya yang setiap harinya terlibat dalam kegiatan rehab RTLH. (Pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Banyak cerita yang cukup menaruh keprihatinan dari para penerima rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam gelaran TMMD Regule rkeBrebes - 100 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo.

Dalah satunya dituturkan Sarda, warga Desa Cikuya yang tinggal di bilangan RT 01/ RW 05. Menurutnya, sebelum direhab TNI, kondisi rumahnya banyak yang bocor disaat musim penghujan. Disaping itu, karena proses pembangunannya yang salah, jika musim penghujan juga tampias.

''Kini, setelah direhab TNI Kodim Brebes, dapat dipastikan rumah saya tidak akan bocor lagi, dan InsyaAllah juga tidak akan tampias lagi. Saat ini perehaban rumah saya tinggal pegecatan,'' beber Sarda. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Jangankan orang lain, pemilik RTLH sendiri "pangling" dengan kondisi rumahnya setelah direhab oleh Satgas TMMD Reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes. Seperi yang dialami oleh Yasroni Casam, yang tinggal di RT 04/03, Desa Cikuya.

Dia adalah salah satu dari puluhan warga Desa Cikuya yang mendapatkan rejeki nomplok dalam pelaksanaan TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes, yakni rumahnya ikut direhab. Rumah yang semula berdinding anyaman bambu, kini berubah total menjadi berdinding tembok.

''Ya memang dulunya rumah saya berdinding anyaman bambu, kini menjadi tembok dan tinggal pengecatan. Saya jadi pangling dengan rumah saya sendiri, terimakasih Pak Tentara atas jasa dan budi baik selama melaksanakan TMMD di Desa Cikuya,'' suda 90 % tinggal pengecatanngkap Yasroni. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Salah satu penerima rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam gelaran TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya, yakni Narpin yang tinggal di RT 04/ RW 14, menyatakan bingung harus dengan apa membalas budi baik jajaran TNI Kodim Brebes yang telah merehab rumahnya.

Menurutnya, dia ingin membalas budi baik itu, hanya saja bingung dengan cara apa. ''Terus terang nyong bingung, kudu kepriben kiye nyong maturnuwun maring Pak Tentara (terus terangsaya bingung, harus bagaimna ini saya mengucapkan terimakasih kepada Pak Tentara -Red).'' papar Narpin. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Tarko, warga RT 06/ RW 14, tetap akan melaksanakan apa yanag telah menjadi nadzarnya, yakni akansyukuran kecil-kecilan manakala rumahnya sudah selesai dibangun oleh TNI Satgas TMMD Reguler keBrebes - 100 Kodim Brebes, akan syukuran kecil-kecilan.

''Yang namanya nadzar harus dilakanakan. Sebagai orang Jawa yang tetap memegang tegus kepercayaan Kejawen, apa yang pernah caya ucapkan tetap saya jalankan. Menggear kenduren kecil-kecilan dengan mengudang Pak Tentara yag terlibat perehaban rumah saya,'' beber Tarko yang menyatakan sagat puas dengan hasil perehaban rumahnya.

Ditanya soal warna cat rumahnya yang didominasi dengan warna hijau ? Menurut Tarko soal warna tidak masalah, bahkan dia menyatakan sreg dengan pewarnaan rumahnya. ''Saya bangga ini, warna cat rumah saya kaya warna seragam ibu Persit,'' tuturnya. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - Achmad Solikhun, warga RT 01/ RW 1 Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, semula sempat tidak percaya kalau rumahnya akan direhab oleh TNI melalui kegiatan TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes.

Hanya saja, keraguan itu perlahan akhirnya sirna, sejak sosialisasi dan bahwa material mulai berdatangan di rumahnya. Bahkan hingga akhirnya kini proses perehaban rumahnya sudah mencapai 90 persen, tinggal pengecatan, keraguan Solikhun sirna.

''Kini seratus persen percaya kalau keberadaan TNI memang untuk membantu rakyat. Tidak hanya seara pribadi, melainkan juga untuk kepentingan umum. Buktinya dalam TMMD, selain merehab rumah juga membangun jalan dan jembatan,'' ucap Achmad Solikhun. (pendim Brebes)

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

BREBES - ''Nyong seneng lah, omahe nyong dicet maring Pak Tentara werno kebesaran pak Tentara (Saya senang lah, rumahe saya dicat sama pak Tentara dengan warna kebesaran Pak Tentara -REd),'' ungkap Mbah Warsih yang setiap harinya selalu menunggui rumah tinggalnya yang sedang dicat oleh Satgas TMMD reguler ke - 100 Kodim 0713/Brebes.

Mbah Warsih adalah satu diantara puluhan warga Desa Cikuya yang mendapat jatah program rehab RTLH pada gelaran TMMD Reguler dari Kodi, Brebes. ''Nyong gak iso mbales apa-apa kiye maring pak Tentara, donga bae muga-muga pak Tentara diparingi seger waras, disenengi rakyat, sukses,'' tutur Mbah Warsih dengan logat Brebesan yang begitu kental. (pendim Brebes)