September 2017
Pekalongan - Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-72, Kodim 0710/Pekalongan akan menggelar olah raga kebangsaan/jalan santai yang akan di selenggarakan pada,minggu ( 8/10 ).
Olah raga kebangsaan yang di selenggarakan ini, merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam rangka HUT TNI ke-72. Adapun tempat yang dipilih sebagai tempat pelaksanaanya adalah di lapangan alun-alun kajen,yang mana alun-alun kajen merupakan tempat yang sangat setrategis untuk melaksanakan kegiatan tersebut,pasalnya selain tempatnya yang luas juga bertempat di tengah keramaian kota kajen. Sehingga harapanya bisa menampung peserta yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang.
Adapun hadiah yang disediakan oleh panitia untuk hadiah utama adalah paket umroh yang kedua adalah sepeda motor matiq dan masih banyak hadiah hiburan yang tentunya bermutu dan menarik. Untuk itu tidak mengherankan jika Kodim 0710 pekalongan, gencar mensosialisasikan kegiatan tersebut melalui berbagai cara baik itu lewat media elektronik,media cetak,media online serta langsung lewat himbauan dan spanduk-spanduk yang banyak terpasang di tempat-tempat strategis.
Untuk tiketnya sendiri,masyarakat bisa membeli langsung ke koramil-koramil terdekat yang berada di wilayah kota maupun kab pekalongan, yah...cukup menarik dengan tiket hanya rp.5000,- selain bisa ikut olah raga bersama juga bisa berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah yang tentunya menggiurkan.**red( rus diva)
Hakekat TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga bagi kita yang diikat dengan semangat gotong royong, semua ikut turun tangan untuk mendukung perwujudan kesejahteraan rakyat, kemajuan desa dan indonesia demikian sepenggal amanat Gubernur Jateng yang dibacakan oleh Bupati Batang Bapak Wihaji S. Ag pada kesempatan menjadi Irup pada Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III tahun 2017  di lapangan bola Dukuh Plompongan Desa Siwatu Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang.

Upacara pembukaan TMMD sengkuyung tahap III tahun 2017 Kodim 0736/ Batang dengan tema'' Percepatan pembangunan meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat''  diikuti -+ 600 orang.Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Batang, Forkopimcam Wonotungal, SKPD Batang, Anwar Hidayat (Ketua LFRI kab Batang, Kades dan perangkat desa se Kecamatan Wonotunga, Perwakilan PEPABRI Batang, Toga dan Tomas Desa Siwatu dan Sigayam. 

Peserta upacara terdiri dari 1 SSK Kodim 0736/Batang, 1 SSR Posmat TNI-AL batang , 2 SST Polres Batang,1 SST Dishub kab.batang, 1 SST Satpol PP Kabupaten Batang,1 SST Banser Wonotunggal,1 SST Pelajar SMP dan SLTA,1 SST  FKPPI Kabupaten Batang, 1 SST Linmas Kabupaten Batang, 1 SSK pelajar Pramuka, 1 SST Perangkat desa dan 1 SSK Korsik Pemda Batang

Pada kesempatan upacara tersebut dibacakan Sambutan dari Gubenur Jawa Tengah yang di bacakan oleh Bupati batang H. Wihaji S. Ag yang pada intinya menyampaikan bahwa dengan TMMD telah banyak desa yang tingkat kehidupan rakyatnya menjadi lebih baik,begitupun berkat TMMD, berapa banyak rakyat desa yang makin termotifasi dan percaya diri mendayagunakan setiap potensi yang ada di sekitarnya. Mereka makin terpacu berkreasi dan punya prakasa untuk ikut terlibat dalam geliat memajukan pembangunan.

TMMD terbukti telah berkontribusi besar dalam mendukung upaya kita meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kesenjangan dan menumbuhkan ketahanan masyarakat atas segala ancaman terhadap keutuhan NKRI dan Upaya mensejahterakan rakyat itu jadi fokus pembangunan kita disaat angka kemiskinan di Jateng masih cukup tinggi yaitu 13,01% begitu pula termasuk Kabupaten Batang serta 
Bangsa ini harus terus belajar dari sejarah dan bagi saya upaya untuk mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan akan bahaya komunisme,radikalisme,terorisme itu sangat penting,jangan sampai sejarah kelam yang dialami bangsa kita ini terulang kembali.

Nobar film G 30 S/PKI menurut para pelajar di wilayah binaan Koramil 10/Batang ternyata sangat berarti karena mayoritas mereka lahir di era tahun 2000,sehingga mereka banyak yang belum tahu sejarah kelam bangsa Indonesia yang tidak patut untuk diikuti dengan memaksakan ideologi komunis di Indonesia. 

Mereka para pelajar akhirnya banyak yang mengambil hikmah ataupun pelajaran tentang arti pentingnya membangun peradaban bangsa dengan dasar Pancasila dan Kebhinekaan karena Indonesia terdiri dari banyak suku, agama dan budaya.Seperti yang diutarakan oleh Pandji S siswa SMA 1 Batang pada saat menyampaikan pendapat dan tanggapannya setelah pelaksanaan nobar yang diselenggarakan di sekolanya dimana dia menuntut ilmu. 

Pada 27/09 Koramil 10/Batang secara serempak menggelar nobar film G 30 S/PKI dibeberapa sekolah :
SMP N 3 Batang dengan penonton 700 siswa,guru dan Mahasiswa PPL
,SMK PGRI Batang Jumlah penonton 680 orang, SMA N 1Batang Jumlah penonton 400 orang, SMK Bhakti Praja Batang jumlah penonton 700 orang, SMK Bardan Wasalaman Sambong jumlah peserta 250 orang, SMP N 7 Batang jumlah penonton 250 0rang, SMA N 2 Batang jumlah penonton 800 orang, SMP N 6 Batang jumlah penonton 300 orang dan MAN Batang jumlah penonton 600 orang.

Pelaksanaan nobar tersebut tanpa ada unsur paksaan ataupun intimidasi dari pihak manapun, hal tersebut membuktikan bahwa ditengah usaha dari kelompok tertentu yang ingin menghidupkan kembali ideologi komunis di Indonesia dengan berbagai macam dalih maupun alasan, ternyata mayoritas masyarakat di Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Batang pada khususnya masih cinta tanah airnya dan mengakui bahwa ideologi yang sah adalah Pancasila. (Pendim0736).
Do'a adalah segala galanya bagi mahluk ciptaan Tuhan, begitu juga TNI adalah manusia biasa yang harus berusaha dan berdo'a untuk mendapatkan keselamatan dan kesuksesan dalam segala hal, atau dengan do'a sesuatu yang tidak bisa menjadi bisa dan nyata demikian kata pengantar Kasdim 0736/Batang pada acara Do'a bersama yang digelar di Aula Makodim 0736/Batang.

Kasdim juga mengajak anggotanya untuk ikhlas dalam bekerja dan berdo'a karena pengabdian adalah ibadah serta akan mendapatkan balasan dan pertanggungjawaban dikemudian hari baik amal yang baik maupun yang buruk. Menjelang peringatan HUT ke 72 TNI tahun 2017 seluruh jajaran TNI diperintahkan untuk melaksanakan do'a bersama di Satuannya sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing.

Pada 29/09 Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji didampingi para Perwira Staf dan Danramil mengumpulkan anggota Makodim dan perwakilan dari masing masing Koramil untuk mengikuti kegiatan do'a bersama secara islam dengan membaca Surat Yasiin dan Tahlil yang dipimpin oleh Ustadz Serka Zaenal Abidin. 

Kodim 0736/Batang menggelar acara Do'a bersama tidak hanya kali ini saja, akan tetapi juga digelar menjelang peringatan HUT Korem 071/Wijaya Kusuma dan HUT Kodam IV/Diponegoro sebagai bentuk penghormatan kepada para senior ataupun para pejuang pendahulu yang berjuang demi tetap tegaknya NKRI serta terbentuknya TNI.

Di akhir sambutannya Kasdim 0736/Batang mengingatkan kepada prajuritnya untuk senantiasa menjaga nama baik TNI dengan tetap menjalin kerjasama dengan semua instansi dan masyarakat tanpa membeda bedakan baik suku,agama dan rad dengan harapan terwujudnya slogan "Bersama rakyat TNI Kuat" demikian pungkasnya. (Pendim0736).
Batang - Garis pantai di wilayah Kabupaten Batang termasuk kategori terpanjang di pesisir pantura jawa, sehingga dipandang perlu untuk diselamatkan dari abrasi. Semua pihak baik warga masyarakat yang tinggal di sepanjang pantai maupun pemerintah harus ikut aktif dalam usaha penyelamatan tersebut karena apabila tidak maka abrasi tidak bisa dihindari lagi. 

Pada 29/09 Wakil Ketua PMI Pusat Letjen Purnawirawan Sumarsono yang hadir di Taman Pusat Edukasi Mangrove Sigandu dalam rangka Launching  Kawasan Pusat Mangrove Fantasi dalam penanaman pohon mangrove mengajak dan menghimbau agar masyarakat peduli untuk menyelamatkan garis pantai dari abrasi dengan cara ikut menanam dan merawat mangrove sebagai bentuk rasa syukur dan cinta kita kepada Tuhan YME.

Program mangrove ini merupakan kegiatan PMI bekerjasama dengan pusat kajian pesisir kawasan pantai IPB.Mangrove sangat banyak kreasi kegunaannya sehingga punya nilai dan daya tarik di masyarakat,antara lain bisa diolah menjadi berbagai aneka makanan.

Senada dengan seniornya Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji yang tampak mendampingi Letjen Purn awirawan Sumarsono mengajak peran serta masyarakat di pesisir pantai Sigandu Batang untuk menjaga dan merawat pohon mangrove yang sudah ditanam bersama.(Pendim 0736).
Batang - Tidak seperti biasanya pagi itu Taman Makam Pahlawan Kadilangu Batang terlihat banyak anggota TNI dan masyarakat, warga yang melintas bertanya apakah ada anggota TNI yang meninggal yang akan dimakamkan,  tapi pertanyaan itu seketika terjawab ketika tepat pukul 07.00 Kasdim 0736/Batang melakukan pengecekan personel untuk pembersihan makam. 

Pembersihan tersebut merupakan Kegiatan Karya Bakti Dalam Rangka HUT Ke-72 TNI Tahun 2017 Kodim 0736/Batang dengan tema "Bersama Rakyat TNI Kuat" yang diselenggarakan oleh  Kodim 0736/Batang bekerjasama dengan Forum Komunitas Masyarakat Peduli Batang (FKMPB).

Terlihat di antara para prajurit dan masyarakat Kasdim 0736/Batang,Danramil 10/Batang,Pasilog Kodim 0736/Batang, Waka Polsek Kota Batang Iptu Asto, Ketua FKMPB Bpk.Triyono, Anggota Kodim 0736/Batang,Polsek Kota Batang dan Forum Komunitas Masyarakat Peduli Batang(FKMPB)

Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji mengajak untuk bekerja bersama-sama membersihkan tempat ini, tempat para pahlawan yang telah ikut berjuang untuk kemerdekaan bangsa kita,tanpa beliau semua kita tidak akan bisa seperti saat ini serta laksanakan kegiatan ini dengan hati yang ikhlas dan niat untuk ibadah.

Tidak hanya pembersihan TMP saja ternyata setelah itu juga dilanjutkan dengan pembersihan di lingkungan TMP Kadilangu Batang serta pengobatan Gratis untuk masyarakat. Dengan pengobatan gratis tersebut masyarakat merasa senang dan terbantu seperti yang dituturkan oleh Iwan warga Kelurahan Kauman yang hadir di tempat pengobatan tersebut. (Pendim 0736).
Pekalongan – Program Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Tahap III tahun 2017, wilayah Pekalongan resmi di buka oleh Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti . Untuk upacara pembukaan TMMD itu sendiri dilaksanakan di desa Sengare Kec Talun,Kab pekalongan pada,Rabu ( 27/9 )


Melalui Tema. " PERCEPATAN PEMBANGUNAN MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PANGAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT " Adapun sasaran yang dikerjakan dalam TMMD tersebut ada dua macam yaitu sasaran fisik meliputi, 1.Peningkatan jalan Volume P. 1.665 M x L. 3 M. 2. Pembuatan Turap P. 5 M x T. 1,5 M dan P. 7 M x T. 1 M. 3.Pembuatan Gorong - gorong Volume P. 4 M diameter 60 x 3 unit. Sementara itu untuk sasaran Non Fisik meliputi, Penyuluhan Wasbang dan bela Negara, Penyuluhan Kamtibmas, UU Lalin dan Narkoba, Penyuluhan Kesehatan lingkungan, Kerukunan hidup beragama dan bahaya Radikalisme, Penyuluhan peningkatan ketenaga kerjaan (Depnaker), Penyuluhan PKK dan kerrampilan keluarga (PKK), Penyuluhan tentang Bencal (BPBD),Penyuluhan KB dan pemutaran Film

Membacakan sambutan dari  Gubernur Jawa Tengah, Wakil Bupati Arini Harimurti, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas dimulainya kembali TMMD. Karena, pada hakekatnya TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga bagi kita betapa penting dan luar biasanya kinerja kita yang diikat dengan semangat gotong royong. Semuanya ikut urun angan dan turun tangan untuk mendukung perwujudan kesejahteraan rakyat, kemajuan desa dan Indonesia.

Berkat sentuhan TMMD, telah banyak desa yang tingkat kehidupan rakyatnya menjadi lebih baik. Begitupun berkat TMMD, berapa banyak rakyat desa yang makin termotivasi dan percaya diri mendayagunakan setiap potensi yang ada di sekitarnya. Mereka makin terpacu berkreasi dan punya prakarsa untuk ikut terlibat dalam geliat memajukan pembangunan. Jadi, TMMD terbukti telah berkontribusi besar dalam mendukung upaya kita meningkatkan kesejahteraan, mengu-rangi kesenjangan, dan menumbuhkan ketahanan masyarakat atas segala ancaman terhadap keutuhan NKRI.

Karena itu, saya senang TMMD ini mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian RI. Sangat tepat pada saat kita punya tekad dan obsesi mewujudkan Indonesia yang berdaulat atas pangan. Kedaulatan yang ditunjukkan dari kemampuan kita berproduksi pangan guna me-menuhi kebutuhan sendiri, serta sekaligus bagai-mana kita mampu mewujudkan tingkat kesejah-teraan para petani, peternak, nelayan, pekebun pembudidaya ikan menjadi lebih baik. Upaya mensejahterakan rakyat itu jadi fokus pembangunan kita disaat angka kemiskinan di Jateng masih cukup tinggi, yaitu 13,01%. Dan Brebes merupakan salah satu kabupaten di Jateng dengan angka kemiskinan yang masih sangat tinggi pula.** red ( Pendim 0710 Pekalongan )
Pekalongan – Program Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Tahap III tahun 2017, wilayah Kota Pekalongan resmi di buka oleh Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih SE, M.si . Untuk upacara pembukaan TMMD itu sendiri dilaksanakan di halaman Stadion Hugeng Kraton Kec Pekalongan Utara,Kota pekalongan pada,Rabu ( 27/9 )


Melalui Tema. " PERCEPATAN PEMBANGUNAN MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PANGAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT " Adapun sasaran fisik dalam TMMD tersebut ada dua macam yaitu sasaran fisik meliputi, Peninggian jalan dan peningkatan jalan volume panjang 180 M x lebar 4,70 M x 48 CM s.d 54 Cm. Sedangkan sasaran non Fisik antara lain, Penyuluhan Wasbang,Pencegahan KDRT dan pelecehan sexual,Penyuluhan Gaky ,Penyuluhan kesehatan tentang HIV, Penyuluhan Renbang, Penyuluhan tentang TMMD,Penyuluhan bahaya Narkoba,Penanggulangan bencana,Penyuluhan KB,Pengarus utamaan Gender.

Membacakan sambutan dari  Gubernur Jawa Tengah  Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih SE, M.si, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas dimulainya kembali TMMD. Karena, pada hakekatnya TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga bagi kita betapa penting dan luar biasanya kinerja kita yang diikat dengan semangat gotong royong. Semuanya ikut urun angan dan turun tangan untuk mendukung perwujudan kesejahteraan rakyat, kemajuan desa dan Indonesia.

Berkat sentuhan TMMD, telah banyak desa yang tingkat kehidupan rakyatnya menjadi lebih baik. Begitupun berkat TMMD, berapa banyak rakyat desa yang makin termotivasi dan percaya diri mendayagunakan setiap potensi yang ada di sekitarnya. Mereka makin terpacu berkreasi dan punya prakarsa untuk ikut terlibat dalam geliat memajukan pembangunan. Jadi, TMMD terbukti telah berkontribusi besar dalam mendukung upaya kita meningkatkan kesejahteraan, mengu-rangi kesenjangan, dan menumbuhkan ketahanan masyarakat atas segala ancaman terhadap keutuhan NKRI.

Karena itu, saya senang TMMD ini mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian RI. Sangat tepat pada saat kita punya tekad dan obsesi mewujudkan Indonesia yang berdaulat atas pangan. Kedaulatan yang ditunjukkan dari kemampuan kita berproduksi pangan guna me-menuhi kebutuhan sendiri, serta sekaligus bagai-mana kita mampu mewujudkan tingkat kesejah-teraan para petani, peternak, nelayan, pekebun pembudidaya ikan menjadi lebih baik. Upaya mensejahterakan rakyat itu jadi fokus pembangunan kita disaat angka kemiskinan di Jateng masih cukup tinggi, yaitu 13,01%. Dan Brebes merupakan salah satu kabupaten di Jateng dengan angka kemiskinan yang masih sangat tinggi pula.

Sementara itu menurut Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron mengatakan, bahwa dengan adanya TMMD yang sebelumnya di laksanakan dua kali menjadi tiga kali dalam satu tahun ini, merupakan atas permintaan dari masyarakat dan pemerintah daerah sehingga di sepakati untuk pelaksanaan TMMD menjadi tiga kali dalam satu tahun.** red ( Pendim 0710 Pekalongan )



Walaupun acara nonton bareng pemutaran film G 30 S/PKI akhir akhir ini menjadi polemik di masyarakat ada yang sependapat dan ada yang tidak,akan tetapi hal tersebut tidak mengurangi dan mempengaruhi jajaran Satuan Komando Kewilayahan untuk tetap menggelar acara tersebut. 

Hal tersebut dilakukan oleh TNI tidak mungkin tanpa adanya dukungan dan masukan dari elemen masyarakat yang melihat dan mencermati perkembangan situasi yang berkembang bahwa ada sekelompok orang yang berusaha untuk membuat stabilitas keamanan nasional menjadi kurang kondusif mendekati ajang pesta Demokrasi pada tahun 2018 dan 2019.

Pada Senin 25/09 setelah sebelumnya Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji bersilaturrakhmi ke Ponpes Tazakka Bandar, bak gayung sambung Pimpinan Ponpes Tazzakka berkunjung ke Kodim 0736/Batang untuk memberikan dukungannya dan melanjutkan koordinasi rencana pemutaran film G 30 S/PKI yang rencananya akan digelar pada malam tanggal 30 September.

Dalam kunjungannya ke Makodim 0736/Batang Ustadz Annizar menyampaikan rasa bangganya kepada Panglima TNI yang telah secara tegas dan lugas bahwa nobar G 30 S/PKI dilakukan hanya semata mata untuk mengingatkan generasi muda kita untuk memahami sejarah dan membentengi diri dari upaya propaganda dan pemutarbalikan fakta dengan dalih pelurusan sejarah dan untuk keadilan. 

Kita sebagai generasi penerus bangsa yang lahir setelah tahun 65 harus memahami bahwa situasi yang terjadi pada saat itu tidak seperti sekarang ini, sehingga harus diambil tindakan yang hanya semata mata untuk mengamankan negara dari ancaman paham komunis. 

Hal senada juga disampaikan oleh Kasdim bahwa kegiatan ini tidak ada kaitannya dengan tujuan politik seperti yang pernah ditekankan oleh Panglima TNI melainkan hanya karena keterpanggilan TNI sebagai Bhayangkari Negara melihat situasi saat ini.(Pendim 0736).
Rencana Tata Ruang dan Wilayah merupakan obyek ataupun sasaran pembinaan teritorial yang dilaksanakan oleh Satuan Komando Kewilayahan termasuk didalamnya Kodim 0736/Batang yang berada di wilayah Kabupaten Batang. 

Ditengah hingar bingar pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan Tol dan Perumahan dengan promo kredit murahnya, ternyata ada sisi lain yang mungkin terlupakan di bidang pertahanan, selain mengurangi jumlah lahan yang produktif baik perkebunan dan pertanian. 

Kodim 0736/Batang sebagai pelaksana usaha pertahanan di Kabupaten Batang memandang dan menilai sangat perlu segera melakukan pemetaan ulang Rencana Tata Ruang dan wilayah guna kepentingan pertahanan darat. 

Hal tersebut dilakukan karena sebagai pemegang wewenang bidang pertahanan maka harus nengetahui obyek obyek yang sekarang ini telah beralih fungsi seperti lahan yang sebelumnya merupakan area persawahan menjadi kawasan padat penduduk. 

Bagi masyarakat awam mungkin kurang begitu tahu bagaimana pemetaan tersebut dilakukan, padahal apabila kita kaji lebih dalam kegiatan tersebut sudah rutin dilaksanakan oleh ujung tombak TNI AD dalam hal ini babinsa. 

Pada 25/09 Kodim 0736/Batang melaksanakan sosialisasi RTRW ( Sosialisasi rencana tata ruang dan wilayah)  untuk kepentingan pertahanan darat dengan harapan akan tersingkronisasi data yang dimiliki oleh Kodim dan Pemkab Batang. 

Dengan dilakukan pemetaan tersebut digambarkan apabila terjadi sesuatu baik bencana ataupun hal lainnya yang berkaitan dengan invansi militer akan segera dapat dikoordinasikan dimana tempat pengungsian dan tempat tempat lain yang dipersiapkan dalam rangka melindungi dan menjaga warga masyarakat, demikian sepintas ilustrasi yang disampaikan oleh Kasdim 0736/Batang pada acara pembukaan Sosialisasi di Aula Makodim kepada para Danramil dan Babinsa. 

Pada kesempatan tersebut para Danramil dan Babinsa juga mendapat materi dari Bappeda Ir. Wahyudi dan Pasiterdim 0736/Batang Kapten Inf Supirno. (Pendim 0736).
Pekalongan – Persit Kartika Chandra Kirana Cab XX Kodim 0710/Pekalongan menggelar tes IVA Bagi anggota persit, bekerjasama dengan puskesmas Wiradesa dan Puskesmas Bojong pelaksanaan serentak dilaksanakan pada,Selasa  ( 26/9 ).

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana ( KCK ) Cab XX Dim 0710/Pekalongan Ny.Rere Heri Bambang Wahyudi dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa kegiatan Tes IVA ini dalam rangka HUT TNI Ke-72,dan mempunyai tujuan untuk meminimalisir penyakit kanker servik, yang kita ketahui bahwa setiap tahun angkanya terus bertambah. Menurut Rere dengan adanya kegiatan ini harapanya bisa mendektesi secara dini tentang penyakit tersebut sehingga apabila terdapat anggota yang terdeteksi menpunyai penyakit ini bisa segera di atasi, karena dengan mengetahui lebih awal maka penyembuhan penyakit ini bisa mencapai 90% hingga 100% untuk kesembuhanya.”Terangnya.

Lebih lanjut Rere menjelaskan bahwa kegiatan tes IVA sendiri di jajaran persit KCK Cab XX Dim 0710/pekalongan, dilaksanakan 2 X dalam satu tahunnya,dan yang ini merupakan sisa dari periode yang lalu, maka jumlahnya pun tidak sebanyak periode yang sebelumnya,untuk kali ini hanya sekitar 50 orang anggota. Dalam kesempatan tersebut Ny Rere Heri Bambang Wahyudi, juga bepesan kepada seluruh anggota persit agar selalu menjaga kesehatan keluarganya dengan cara hidup sehat, baik itu lingkungan keluarga sendiri maupun di luar lingkungan.** Red ( Pendim 0710 Pekalongan )


Pekalongan - Kodim 0710/Pekalongan bersama pemkot pekalongan pada senin 25 September 2017, melaksanaan Pemutaran Film G 30 S / PKI.  Film yang sudah lama tidak diputar dilayar publik, sejak era reformasi berlangsung sampai saat ini tersebut, Ternyata masih memiliki daya pikat yang tinggi, sebab ruang amarta sekda kota pekalonga, nampak dipadati oleh warga masyarakat dan para pejabat, bahkan banyak yang rela berdiri untuk melihat Film Perjuangan tersebut.

Komandan Kodim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi menjelaskan. Diputarnya Film G30S/PKI tersebut, merupakan satu bentuk pemahaman kepada publik. Bahwa Bangsa kita pernah memiliki sejarah yang kelam dimasa lalu, agar dikemudian hari tidak terulang kembali. Terutama bagi genersi milenia yang baru lahir tahun 2000an, agar mengerti akan sejarah bangsa sertabtidak lupa terhadap sejarah perjalanan bangsa.

Sementara itu Plt Walikota pekalongan, Saelany Mahfudz menambahkan. Film G30.s PKI tersebut agar menjadi pengalaman, untuk meningkatkan kewaspadaan kita sebagai anak bangsa. Sebab saat ini bangsa Indonesia tengah banyak ujian, mulai dari Radikalisme berbau agama hingga isu-isu sara. Sehingga warga masyarakat ketika melihat sesuatu, untuk tahu terlebih dahulu bagaimana sejarahnya.** red ( pendim 0710 pekalongan )
Pekalongan - Bertempat di Aula makodim 0710 pekalongan, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi memberikan Jam Komandan Kepada seluruh anggota baik itu Prajurit maupun PNS Kodim 0710/peklalongan, pada ( 25/9 )

Dalam kesempatan tersebut, Dandim Heri memberikan arahan dan himbauan kepada seluruh prajurit dan PNS yang hadir, untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran,karena menurut Heri segala bentuk pelanggaran pasti akan membawa dampak yang tidak baik apalagi melanggar apa yang sudah masuk dalam katagori 7 pelanggaran berat. adapun yang masuk dalam kriteria 7 pelanggaran berat meliputi, penyalahgunaan senpi dan muhandak, penyalahgunaan narkoba, disersi dan insubordinasi, perkelahian dengan polri dan rakyat serta sesama anggota TNI, pelanggaran asusila, penipuan, pencurian, dan perampokan, perjudian,ilegal logging, fishing,dll."jauhi pelanggaran maka hidup kita akan tentram," terangnya.


Dalam kesempatan tersebut Dandim Heri juga menyoroti tentang perlengkapan kendaraan, Dandim Heri mengajak segenap anggota yang belum punya Sim segera cari..baik itu sim umum maupun kendaraan dinas,kita sebagai aparat keamanan harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat, dan jangan malah  memberi contoh yang yang kurang baik bagi masyarakat. kemudian Bagi anggota yang mau ukp supaya mempersiapkan diri sesuai kemampuan sendiri.jangan terlalu dipaksa namun tetap persiapkan diri sehingga waktunya tiba di UKPkan sudah siap."pungkasnya.
Batang - Ponpes merupakan tempat dimana Para Santri menggali dan mengaji berbagai macam ilmu agama dan ilmu ilmu lainnya terlebih Ponpes Modern Tazakka yang berada di Desa Sidayu Kecamatan Bandar Kabupaten Batang merupakan Pinpes di Kabupaten Batang yang sudah menjalin kerjasama dengan negara negara Timur Tengah dengan istilah Liga Arabnya. 

Pada 24/09 sore Kasdim 0736/Batang didampingi Danramil 07/Bandar dan Para Pasidim melaksanakan silaturrakhmi ke Pimpinan Ponpes KH. Anang Rizka Masyhadi (Pengasuh dan Pimpinan Ponpes Tazakka) dan Ustad Annizar Masyhadi (Pengurus Ponpes Tazaka).

Dalam kesempatan tersebut Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji menyampaikan beberapa hal kepada KH. Anang Riska Masyahdi antara lain, Kedatangannya merupakan bentuk tali silaturahmi agar selalu terjalin hubungan yang baik yang telah kita lakukan selama ini sampai akhir hayat.Berharap kepada KH. Anang Rikza Masyahdi selaku Pimpinan Ponpes Tazakka agar selalu jeli dalam menyikapi para santri, orang disekitarnya jangan sampai ada orang lain masuk ke Ponpes dengan tujuan ingin merusak santri juga merusak nama baik ponpes Tazakka. 

Kepada Pimpinan Ponpes untuk selalu menanamkan nilai nilai Pancasila dan rasa cinta tanah air kepada para santri dan menjaga jangan sampai ada yang terkena Narkoba baik pengedar maupun sebagai pengguna (Konsumsi) barang haram tersebut. Apabila ada info, tanda yg mengarah ke hal negatif, yang dapat mengancam, merusak generasi muda sebagai generasi penerus Bangsa segera di laporkan dan dikoordinasikan kepada instansi terkait supaya cepat kita dalam mengambil langkah atau tindakan dan mengajak kepada pimpinan Ponpes Tazakka untuk ikut mendukung instruksi Panglima TNI nobar G30S-PKI sebagai upaya TNI dalam membentengi generasi bangsa dari paham komunisme. 

Adapun tanggapan KH. Anang Rizki Masyhadi (Pimpinan Pondok Pesantren Tazakka) antara lain, Bahwa kami ke Indonesia berkomitmen ingin membangun Indonesia, karena kami belajar islam sehingga kami ingin membangun Batang dengan mendirikan Pondok Pesantren Tazakka, kalau saya memikirkan diri saya sendiri saya tidak di Batang tetapi hidup dan membangun Ponpes di Jakarta. Dengan dimulainya pembentukan/pembangunan Ponpes Tazakka kami semua berniat untuk mempertahankan/mengajarkan Islam dan   santri kami untuk selalu cinta NKRI karena Hubbul Wathon Minal Iman. Insya Allah nanti di Ponpes Tazakka akan dibangun Universitas Tazaka yang rencananya pada waktu peresmian akan mengundang Pangdam IV/Diponegoro.                                                                                                                                    
Kami selaku pemimpin Ponpes Tazakka selalu menekankan kepada santrinya jangan sampai ikut ajaran-ajaran yang menyimpang dari Ideologi Pancasila. Pengetahuan tentang apa itu narkoba dan apa dampak dari Narkoba juga sudah kami laksanakan serta memberikan penekanan kepada para santri untuk tidak coba coba menikmatinya maupun mengedarkannya. Rencana kami akan memberikan tanah untuk pembangunan Koramil Bandar karena tanah Koramil sekarang milik Pegadaian Batang dan direncanakan waktunya pada saat ada momen yang baik misalnya 10 Nopember 2017 dan diakhir pernyataannya mendukung pernyataan Panglima TNI yang tegas masalah PKI dan akan mendukung dan serta akan mengundang para ulama, tokoh masyarakat dan siswa baik Ponpes Tazaka maupun Siswa sekolah sekitar Kecamatan Bandar yang diperkirakan mencapai 2500 orang karena dengan adanya pemutaran Film tersebut santri Kami dapat mengerti sejarah bahwa pembrontakan PKI memang ada sehingga santri kami tidak ikut terjerumus kedalam faham komunis modern dengan berbagai macam baju dan covernya.                              
(Pendim 0736/Batang)
Pekalongan - Hujan deras yang mengguyur wilayah kec lebak barang, kabupaten pekalongan, pagi hingga sore tepatnya dari pukul 09.30 wib s.d 14.30 wib kurang lebih hampir 5 jam dengan volume intensitas hujan sedang. Mengakibatkan longsor hingga menutupi badan jalan, Pada minggu sore (24/9 )

Menurut Danramil 17/Lebak barang Kapten Inf Aryanto melalui serma samiran selaku Bati Tuud Koramil 17/Lebak barang menjelaskan, longsor tersebut terjadi tepatnya di dukuh sidolor desa sidomulyo kec Lebak Barang dengan volume material cukup banyak, yang terdiri dari tanah lumpur dan batu. Longsor tersebut menutup bahu jalan utama yang menghubungkan desa desa di selatan kec. Lebak barang dengan volume panjang 20 hingga 30 meter menutupi bahu jalan. Sehingga menyebabkan arus lalu lintas dari desa Sidomulyo ke desa Tembelanghunung dan desa Timbangsari terhenti/macet.

Menurut samiran beberapa langkah sudah dilakukan Koramil 17 Lebak barang untuk segera membuka akses jalan tersebut antara lain, menggerakan warga sekitar untuk mengeruk material longsor dengan menggunakan alat seadanya seperti cangkul,sekop dan linggis sebagai pengungkit batu yang besar, sambil menunggu bantuan dari BPBD kab pekalongan untuk menerjunkan alat berat guna mempercepat proses pembersihan material yang menutupi badan jalan tersebut.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa,namun begitu selaku aparat keamanan kita sudah menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya bencana alam lainya sehingga apabila terjadi bencana mereka sudah siap untuk mengantisipasinya."jelasnya.**red ( pendim 0710  pekalongan )
Pekalongan - Seiring dengan banyaknya tugas tugas sebagai TNI, maka istri - istri tentara inipun juga tak kalah sibuknya dalam ikut berperan serta dalam menunjang tugas suaminya. Yah.. siapa lagi kalau bukan persit kartika chandra kirana cab xx dim 0710 pekalongan, yang telah membuktikan itu, terlihat saat kegiatan kunjungan panglima kodam IV/Diponegoro beberapa waktu yang lalu.

Bertempat di pendopo kab pekalongan para istri tentara dari kodim 0710/pekalongan ini terlihat sangat sibuk untuk menyiapkan  hidangan dan melayani segenap tamu undangan yang hadir, saat di konfirmasi ke salah satu anggota persit yang saat itu ikut dalam kegiatan tersebut menuturkan, bahwa mereka sangat bangga dan dengan tulus ihklas dalam membantu kegiatan tersebut."ungkapnya.

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban seorang istri prajurit untuk selalu berbhakti dan membantu meringankan beban suami,oleh karena itu kita akan selalu berusaha berbuat yang terbaik dalam mendukung dan meringankan beban suami."pungkasnya.**red ( pendim 0710 pekalongan )
Batang - Pemerintah melalui peraturan Presiden sudah menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila. Penetapan tersebut terasa istimewa ditengah memudarnya nilai nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Sila sila yang semestinya mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara mulai dilupakan, bahkan sekarang banyak kita jumpai diantara kita yang mengatakan " Saya Indonesia, saya Pancasila" akan tetapi hati dan perilakunya sudah tidak mencerminkan lagi sebagai seorang yang Pancasilais. 

Kita semua rasanya perlu diingatkan lagi tentang isi Pancasila dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari hari, karena dulu setiap siswa yang mulai masuk ke jenjang pendidikan tingkat SLTP pasti akan mengikuti kegiatan P4 akan tetapi sekarang sudah tidak ada lagi kegiatan tersebut,  sehingga pada kesempatan ini dilaksanakan seminar, Sabtu 23/09 demikian kata pembuka yang disampaikan Kapten Inf Supirno (Pasiter) yang mewakili Dandim 0736/Batang menjadi Nara Sumber dalam rangka "SEMINAR NASIONAL KEBANGSAAN IMPLEMENTASI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN".
Yang di selenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan Pustaka Indonesia.

Adapun materi yang disampaikan oleh Kapten Inf Supirno yang intinya adalah Penetapan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya Pancasila yang bukan hanya dikenang, diperingati, atau dilestarikan tapi harus diamalkan  bukan hanya ditempel di setiap ruangan kantor dan diucapkan dalam setiap upacara saja. 

Sebagai dasar negara Pancasila adalah sebuah konsepsi dan cita cita yang harus diwujudkan karena melalui Pancasila bangsa kita punya pedoman dalam arah dan tujuan dalam kehidupan bernegara dan Pancasila bagi kita yang mayoritas agama Islam juga sebagai ringkasan/intisari dari sebagian isi Al Qur'an begitu juga yang beragama lain karena pada intinya sama yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan dan kesatuan serta musyawarah untuk mencapai kemufakatan dalam rangka untuk menciptakan keadilan.

Karena apabila kita mengamalkan sila sila Pancasila dalam kehidupan kita sudah pasti kita tidak akan lagi bermusuhan saling mencaci satu sama lainnya dan tidak lagi akan terjadi konflik dalam masyarakat karena sudah sama sama mempedomani sila sila Pancasila. 

Serta Pancasila dapat menjadi perekat bangsa, agar seluruh warga negara tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan tidak membedakan suku, agama dan keyakinannya dan semua warga negara kita yakin bahwa Ideologi Pancasila adalah segala galanya. 
(Pendim 0736/Batang)
Batang.  Membangun harus didahului dengan perencanaan yang matang karena dalam setiap pekerjaan pasti akan menghadapi berbagai macam hambatan dan tantangan yang akan muncul baik karena faktor alam maupun faktor lainnya. 

Kegiatan TMMD juga dilaksanakan dalam rangka membangun baik fisik maupun non fisik sehingga Kodim 0736/Batang bekerjasama dengan Dispermades Kabupaten Batang dan instansi terkait pada 22/09 mengadakan Rapat koordinasi TMMD sengkuyung tahap III tahun 2017 yang akan dilaksanakan di Desa Siwatu Kecamatan Wonotunggal. 

Kasdim 0736/Batang mayor Inf Raji yang memimpin pelaksanaan rapat menyampaikan bahwa tujuan dari dilaksanakannya rakor TMMD untuk mendapatkan masukan tentang berbagai macam hambatan dan kendala yang kemungkinan dihadapi pada pelaksanaan TMMD. 

Dengan harapan dapat sedini mungkin kendala dan hambatan itu dapat diatasi dan dicarikan solusinya, sehingga pada akhirnya pelaksanaan TMMD dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target dan alokasi waktu yang ditentukan. 

Kasdim juga mengajak kepada tokoh masyarakat untuk dapat memTMMDbantu sepenuhnya karena pekerjaan ini dilaksanakan secara gotong royong dan rencana akan dibuka pada tanggal 27/09.(Pendim 0736).
Pekalongan -  Kodim 0710/pekalongan mulai gelar acara nonton bareng pemutaran film G 30 S/PKI, adapun pelaksanaan nonton bareng di laksanakan sesuai jadwal yg sudah rencanakan oleh jajaran koramil masing-masing . Koramil 04/karanganyar mengawali nonton bareng bersama siswa-siswi SMK Diponegoro bertempat di ruangan salah satu kelas di SMK Diponegoro, Kecamatan karanganyar, Kabupaten pekalongan, kamis (21/09).

Hadir dalam pemutaran film tersebut, Kepala sekolah SMK Diponegoro, anggota Koramil Karanganyar dan para guru SMK Diponegoro serta siswa -siswi yang seluruhnya berjumlah 350 orang. Danramil 04/Karanganyar Kapten Cidi, dalam kesempatan tersebutbmenyampaikan, tujuan dari pemutaran film G30S/PKI  agar para generasi muda khususnya siswa - siswi SMK Diponegoro mengetahui sejarah bahwa di negara ini pernah terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh PKI.

Lebih lanjut Danramil Cidi mengatakan bahwa kegiatan Nonton bareng film g30s pki ini adalah untuk menindak lanjuti perintah Panglima TNI, agar jajaran TNI menonton bareng film G30S/PKI ini kepada semua prajurit, baik dari tingkat Kodam,  Kodim serta Koramil dan disosialisasikan kepada masyarakat.

Dan Tidak kalah pentingnya dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme di kalangan masyarakat, khususnya para generasi muda,karena generasi muda adalah generasi penerus bangsa, sehingga dengan Nonton bareng film g.30s pki diharapkan generasi muda kita juga akan tahu tentang sejarah para pahlawan bangsa." Tandasnya. (Pendim 0710 pekalongan)
Bawang.  Santri di era kepemimpinan Presiden Jokowi selalu menjadi obyek perhatian dibuktikan dengan dengan diresmikannya hari santri,  sehingga secara tidak langsung Parpol parpol melalui para pilitikus sekarang banyak yang mendekati pimpinan Ponpes untuk mencari simpati dan dukungannya pada saat mencalonkan diri sebagai anggota dewan ataupun Kepala Daerah. 

Tak ketinggalan dengan para Politikus  anggota TNI juga merapatkan barisan dengan kalangan santri, akan tetapi bukan untuk kepentingan politik melainkan untuk kepentingan dalam usaha pertahanan wilayah. 

Keduanya baik yang dilakukan oleh para politikus maupun para TNI pada hakekatnya mempunyai tujuan yang sama yaitu sama sama untuk kemaslahatan umat dan kedaulatan bangsa serta keutuhan NKRI dengan langkah masing masing sesuai dengan tugas dan kewenangannya. 

Kita sebagai warga negara sudah seharusnya untuk mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah yang sah,  demikian yang disampaikan oleh Danramil 04/Bawang Kapten Inf Sumargiyono pada acara nonton bareng film G 30 S/PKI bersama para santri pada Jum'at 22/09 di Ponpes Nasrul Huda Desa Sangubanyu Kecamatan Bawang. 

Senada dengan Danramil pimpinan Ponpes Nasrul Huda KH Syarifudin Munif merasa senang dengan adanya nonton bareng ini kita diingatkan kembali akan sejarah bangsa, sehingga harapannya para santri akan tergugah kembali jiwa nasionalismenya untuk mempertahankan NKRI dengan bersatunya TNI dan para santri seperti terdahulu pada saat merebut dan mempertahankan kemerdekaan. (Pendim 0736).
PEKALONGAN - Pemkab Pekalongan bekerja sama dengan Kodim 0710 Pekalongan dan masyarakat memulai program penanaman Sejuta Pohon Aren.
Program sejuta pohon aren ini dimulai di Desa Rojoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Kamis (21/9/2017).

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mengatakan, pihaknya menargetkan satu juta pohon aren ditanam di Kabupaten Pekalongan. Untuk awal program, ribuan bibit aren ditanam di Desa Rogoselo dan dihadiri oleh Kapolres Pekalongan, Dandim 0710 Pekalongan serta masyarakat.
"Untuk awal di Rogoselo, nantinya akan ditanam di beberapa desa yang kontur tanahnya cocok untuk tumbuhnya pohon aren," kata Asip.

Mengapa memilih pohon aren? Asip mengatakan pohon aren merupakan pohon yang multy fungsi. Selain pohonnya bisa digunakan untuk masyarakat, keberadaan pohon ini juga menjadi cadangan air serta penahan longsor bagi tanah miring.
"Sangat multy fungsi. Akarnya jadi obat, air aren jadi gula jawa, buahnya jadi kolang kaling. Daun bisa jadi atap. Kami akan kejar target sejuta pohon aren bisa ditanam di Kabupaten Pekalongan," katanya. Asip berharap program Sejuta Pohon Aren ini bisa dimanfaatkan baik oleh masyarakat. Program ini, kata Asip, juga sebagai upaya mendukung pelestarian hutan dan lingkungan.
"Ada pohon yang boros menyerap air, kalau pohon aren ini tidak. Semoga bisa memberikan manfaat lebih untuk masyarakat," katanya.

Sementara itu, Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi, mengatakan, pihaknya mendukung penuh program pemerintah khususnya yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan.
"Kabupaten Pekalongan kontur tanahnya rawan longsor. Selain menjadi cadangan air, pohon aren ini juga bisa mengurangi erupsi tanah," kata Dandim Heri. Tak hanya penanaman pohon aren, Heri mengatakan pihaknya juga sedang mencanangkan sebuah kampung yang fokus menanam satu jenis pohon.

"Dalam waktu dekat, nanti ada namanya kampung alpukad. Mudah mudahan rencana ini dilancarkan," katanya.
Adapun peserta dalam acara tersebut di antaranya  1 Pleton Kodim 0710 Pekalongan,1 Pleton Dalmas Polres Pekalongan,1 Pleton Satkorcab Banser Pekalongan,1 Pleton Menwa, 1 Pleton Satgas PTPN IX Blimbing,1 Pleton Mahasiswa IAIN Pekalongan,1 pleton mahasiswa Stimik Widya Pratama Pekalongan, dan 1 Pleton PKBM Rogoselo dan masyarakat desa rogoselo.**red ( pendim 0710 pekalongan )
Subah -   Membangun silaturakhmi dengan semua komponen bangsa dalam rangka menyambut HUT TNI ke 72 tahun 2017 Kodim 0736/Batang melalui Kasdim 0736/Batang tidak segan segan untuk menyambangi siapapun juga terlebih para alim ulama yang berada di wilayah Kabupaten Batang.Pada selasa (19/09)
 
Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji beserta para Perwira dan anggota melaksanakan silaturakhmi ke Pengasuh Ponpes Bpk.KH Ali Mas'ud di Desa Kemiri Barat Rt 03 Rw 02 Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Desa Kemiri Barat adalah desa dimana Almarhum KH Mustofa Yakub Imam besar Masjid Istiqlal dilahirkan, sehingga sudah tidak asing lagi jika setelah sebelumnya Slank yang berkunjung kini giliran Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji yang datang kepada Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam,di dampingi Kapten Inf Supirno (Pasiter) dan Kapten Inf Purbo (Danramil 01/Subah  serta 3 Personil Koramil 01/Subah.

Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji pada kesempatan tersebut menyampaikan beberapa hal kepada pimpinan pondok pesantren Bpk.KH.Ali Mas'ud S.Ag antara lain, Kedatangan tim kami merupakan silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan antar TNI dan tokoh Agama,Santri,Kyai,tokoh masyarakat dan tokoh pemuda

Kami mengajak kepada masyarakat semuanya,para kyai,Santri,dan tokoh masyarakat,pemuda agar menjaga stabilitas keamanan di Wilayah kita,Kami mohon pondok ini sudah baik,berjalan lancar,berkembang pesat agar selalu di jaga,di pertahankan jangan sampai di masuki oleh teroris orang yang ingin merusak Negara.  Apabila ada gejala hal negatif segera di laporkan ke kami atau ke pihak koramil (Babinsa,Danramil)

Saya harap untuk santri perlu di awasi agar tidak terkena narkoba,peredaran narkoba semakin marak ke pelosok pelosok dan ini sangat berbahaya menyerang generasi penerus Bangsa dan diakhir acara Kasdim juga menyampaikan dalam rangka HUT TNI juga kami ada perintah dari Pimpinan Mabes TNI untuk menonton bersama film G.30 S/PKI dengan tujuan agar generasi penerus Bangsa mengerti bagaimana kekejaman komunis terhadap para santri dan juga kyai serta pejabat negara,yang mana PKI telah membunuh ribuan kyai,Ulama dan Santri selesai acara di tutup dengan Do'a Penutup yang dipimpin Oleh Bpk.KH Ma'arif Sahid Tertua Pondok Darussalam Kemiri Barat.(Pendim 0736).
Pekalongan – Komandan Kodim 0710 Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi pimpin peringatan Hari Olahraga Nasional ke 34 yang di gelar  di lapangan mataram,selasa ( 19/9).Yang di ikuti ratusan peserta upacara gabungan dari siswa siswi dan instansi pemerintah di kota pekalongan.Turut hadir dalam upacara peringatan Haornas ke 34 tersebut antara lain Dandim 0710 /PKL  Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi, Wakapolresta Kompol Kristanto Budi Nursetiya .S.Sos, Kepala kejaksaan Mahatma Sentanu,ketua pengadilan Sarwono SAH.MHUM. Kadis hub Bp Doyo,Kepala Dinas lnstansi se kota Pekalongan Ketua/Rektor Perguruan tinggi se Kota Pekalongan, Camat se Kota Pekalongan, Ketua KONI Kota Pekalongan, Guru PGRI Kota Pekalongan serta Kepala Sekolah SMA dan SMP se Kota Pekalongan .

Dalam sambutanya Dandim Heri selaku pembina upacara membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olah raga yang antara lain mengatakan, olah raga telah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam melakukan aktivitas fisik , maupun hanya sekedar menonton pertandingan Olahraga. Tidak hanya itu , Olahraga pun menyusup masuk ke seluruh lapisan masyarakat baik tua, maupun muda Iaki-Iaki , maupun perempuan di desa maupun di kota.

Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup SeHat (GERMAS), Kementerian Pemuda dan Olahraga telah secara resmi meluncurkan gerakan “Ayo Olahraga”. Dalam program ini, kami harapkan semua komponen bangsa untuk bahu membahu menggerakan seluruh lapisan masyarakat baik pelajar, mahasiswa, pekerja/ karyawan untuk hidup aktif utamanya melalui Olahraga secara rutin dan teratur, apapun olahraganya. Terdapat tiga kegiatan utama yang kami telah fasilitasi kepada masyarakat pada tahun 2017 ini yakni, “Gowes Pesona Nusantara”, “Gala Desa”, dan “Liga Sepak Bola Pelajar Berjenjang”. Ketiga kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar mau bergerak, terbiasa melakukan aktivitas fisik sehingga menjadikan olahraga sebagai gaya hidup (lifestyle).


Menurut Heri, budaya olahraga tidak dapat tumbuh secara instan, tetapi harus melalui proses yang berjenjang dan berkelanjutan, dimulai dari lingkungan terkecil atau keluarga sampai ke komunitas masyarakat yang lebih besar. Heri menambahkan,oleh karena itu, sangat diperlukan peran serta keluarga dengan menerapkan pola hidup aktif dalam aktivitas sehari-hari.**Red ( Pendim 0710 Pekalongan )
Pekalongan - Bersama Muspida bertempat di alun - alun Kajen Kab. Pekalongan telah dilaksanakan upacara peringatan hari olahraga nasional ke- 34. Hadir dalam giat upacara tersebut antara lain Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MS.i selaku Inspektur Upacara, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Heri Bambang Wahyudi, Ketua DPRD Kab. Pekalongan Hj. Hindun,Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti, Wakapolres Pekalongan Kompol Drs. Joko Watoro, Ketua pengadilan negeri, Kajari kab.pekalongan serta Masyarakat Kab Pekalongan.

Bupati Asip Kholbihi dalam sambutanya membacakan amanat dari menteri pemuda dan olahraga Imam Nahrowi yang menerangkan bahwa olahraga sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari - hari yang tidak bisa terpisahkan baik kalangan muda maupun tua. Pemerintah telah menggerakkan masyarakat Indonesia agar aktif berolahraga dengan gerakan "Ayo Olahraga" diharapkan melalui olahraga, menjadikan gaya hidup aktif dan akan mempererat rasa persatuan dan kesatuan,”Terangnya.

Sementara itu selesai upacara bupati Asip khobihi kepada awak media menjelaskan bahwa olahraga ini sebagai gaya hidup,artinya supaya setiap orang menjadi sehat,yaitu sehat jasmani dan rohani,menurutnya dengan olah raga sebagai gaya hidup maka setiap orang kalu sudah sehat mau apa-apa kan juga enak dan ini akan terus kita galakan,’ungkapnya


Sebelumnya dalam akhir upacara juga di adakan penyerahan penghargaan kepada perwakilan atlet Kab. Pekalongan yang mengikuti Popda eks Karesidenan Pekalongan yang meraih prestasi.Dan dalam upacara Haornas tahun ini juga di meriahkan dengan atraksi Motor layang yang di persembahkan oleh Atlet motor layang dari Pemprov Jawa Tengah.**red ( Pendim 0710 Pekalongan )
Pekalongan – Bertempat di SMK Diponegoro kec karanganyar,Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi, memimpin jalanya upacara senin (18/9)dengan hikmat.Diikuti oleh ratusan siswa dan siswi serta guru SMK Diponegoro.

Mengawali amanatnya Dandim Heri menerangkan bahwa upacara bendera ini merupakan pelestarian nilai-nilai perjuangan dan upaya untuk selalu meningkatkan rasa cinta tanah air terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Lebih lanjut Dandim Heri menuturkan, untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa ini maka di perlukan pilar-pilar kebangsaan yang dapat menyatukan bangsa ini,adapun 4 pilar tersebut adalah, Pancasila, UUD 1945,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Negara kita adalah negara yang besar maka diperlukan pilar-pilar yang kuat.”Jelas Dandim.

Dandim Heri juga mengajak para generasi muda untuk menjauhi narkoba,menurut Heri narkoba sudah menjadi racun bagi kehidupan kita,dan di indonesia narkoba sudah menjadi masalah yang serius karena barang haram ini sudah masuk tanpa pandang bulu kesendi sendi kehidupan di negara kita,karena pemakainya tidak peduli itu artis,wakil rakyat,mahasiswa,pelajar,buruh dan bahkan ibu rumah tangga tak luput dari serangan narkoba ini.”jelasnya.

“Dengan masa depan bangsa ini 15 – 25 tahun mendatang berada di tangan kalian para siswa,untuk itu dibutuhkan siswa yang memiliki karakter berkebangsaan indonesia dan memiliki disiplin yang tinggi karena kesuksesan akan berhasil jika kalian memiliki karakter yang tangguh dan jiwa disiplin yang tinggi.”Pungkas Dandim.

Sementara itu Kepala sekolah SMK Diponegoro, Mustofa S.st,mengungkapkan bahwa dengan adanya keterlibatan anggota TNI melaksanakan upacara disekolah – sekolah sangat merasa senang sekali karena dapat menjadi inspirasi sekaligus bisa membimbing para generasi muda ini untuk lebih disiplin dan mempunyai wawasan kebangsaan yang baik.**red ( Pendim 0710 Pekalongan )
Pekalongan - Koramil 04/Karanganyar melaksanakan kegiatan karya bakti pembuatan jambanisasi bagi masyarakat kurang mampu dan yang belum memiliki jamban, kali ini para Babinsa Koramil 04/Karanganyar menunjuk sasaran pembuatan jambanisasi  di Desa banjarejo Kec Karanganyar Kab. Pekalongan, Sabtu(16/9).

Pembuatan jamban gratis bagi masyarakat miskin dan kurang mampu ini sebagai wujud kepedulian  Kodim 0710/Pekalongan khususnya Koramil 04/Karanganyar terhadap kondisi masyarakat di Desa banjarejo yang masih belum memiliki jamban, jika hal ini dibiarkan berlarut maka akan berpengaruh terhadap kesehatan lingkungan dan masyarakat itu sendiri.

Pembuatan jamban di wilayah Kec. Karanganyar dilaksanakan secara tersebar di setiap desa,  sebelum pembuatan para Babinsa melakukan cek dan pendataan di lapangan sehingga akan tepat sasaran. Hal ini disamping sebagai aplikasi kegiatan program komando atas, jambanisasi ini sekaligus upaya agar masyarakat bisa hidup sehat.

"Meski dengan keterbatasan anggaran yang ada, namun pengadaan jamban ini tetap di lakukan oleh jajaran koramil, yang terpenting masyarakat bisa hidup sehat dengan memiliki jamban di rumah, ujar Danramil 04/Karanganyar Kapten  Sidi.

Kegiatan ini disamping dapat meringankan beban rakyat, juga jalinan komunikasi sosial dengan masyarakat akan tercapai guna memperkokoh kemanunggalan TNI - Rakyat, melalui kegiatan jambanisasi ini mari kita wujudkan masyarakat sehat dan sejahtera.**red ( pendim 0710 pekalongan )
Akibat musim kemarau yang berkepanjangan pada akhir-akhir ini, mengakibatkan kekeringan melanda pemukiman warga diberbagai wilayah. Mereka tidak hanya mengandalkan air untuk ladang-ladang mereka, ternaknya, namun untuk keperluan kehidupan kesehariannya khususnya air bersih sangat minim dan bahkan tidak ada.

Guna mengantisipasi kendala yang terjadi di masyarakat, TNI bersama Pemerintah Daerah khususnya Kodim 0710/Pkl dan Pemkab Pekalongan bersinergi membantu kesulitan warga masyarakatnya.

Penanganan secara cepat dan sigap Kodim 0710/Pkl dan Pemkab Pekalongan bekerjasama dengan BPBD Pekalongan dan Koramil-14/Kandangserang Kodim 0710/Pkl terjun langsung kewilayah guna mendistribusikan air bersih, Sabtu (16/9).

12.000 Liter air bersih didistribusikan ke dua Dukuh yakni Dukuh Kedayungan dan Dukuh Miramba Desa Luragung Kec.Kandangserang Kab.Pekalongan.

Danramil-14/Kandangserang Kodim 0710/Pkl Kapten Inf Nuhajari mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI bersama Pemerintah Daerah mengatasi kesulitan masyarakat sekelilingnya.

"Sebagai aparat kewilayahan yang secara langsung mengetahui situasi dan kondisi masyarakat diwilayah binaannya, dapatnya membantu kesulitan yang dialami masyarakat sekelilingnya", ungkapnya.

"Kami akan pantau segala bentuk kesulitan yang dialami masyarakat diwilayah binaan kami. Dalam penanganan ini, kami bersinergi dengan aparat kewilayahan lainnya yang tergabung dalam Forkopicam setempat dan menggandeng beberapa elemen masyarakat yang ada diwilayah. Dengan  bersinergi, kita dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan baik dan kita dapat tahu langkah-langkah apa yang dapat membantu meringankan kesulitan masyarakatnya", ujarnya.

Dikatakan seperti yang dilakukan sekarang ini, meeupakan upaya kita bersama membantu kesulitan masyarakat yang membutuhkan air bersih. Ini merupakan langkah konkrit kita bersama aparat kewilayahan, sehingga dengan kita membantu masyarakat secara langsung, masyarakat dapat langsung merasakan upaya dan usaha yang kita lakukan bersama.

Sementara itu, salah seorang warga masyarakat Dukuh Kedayungan Desa Luragung Kec.Kandangserang, Ahmad (57) mengaku senang dengan didistribusikannya air bersih di Dukuhnya. Ia mengapresiasikan rasa terima kasihnya atas bantuan air bersih yang diterimanya dan berharap agar bantuan air bersih ini diberikan rutin selama musim kemarau ini. "Syukur Alhamdulillah dukuh kami diberikan air bersih untuk kehidupan warga masyarakat disini. Terima kasih Pak TNI dan yang lainnya yang telah membantu menyambung kehidupan kami", ungkapnya.
Pekalongan - Upaya untuk menumbuhkan jiwa yang berwawasan kebangsaan terhadap generasi muda, khususnya para pelajar terus di lakukan jajaran Kodim 0710/pekalongan,seperti yang sudah di lakukan koramil 09/Buaran pada , sabtu siang ( 16/9), memberikan materi wawasan kebangsaan terhadap pelajar madrasah aliah  salafiah bertempat di simbang kulon,kec buaran kab pekalongan, yang di ikuti kurang lebih 225 pelajar.

Danramil 09 /Buaran Kapten Inf Suryanto,menerangkan bahwa generasi muda adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya, maka dari itu harus kita jaga dan arahkan agar bangsa kita nantinya menjadi bangsa yang besar dan maju."terangnya. Menurut suryanto, bahwa dengan kita memberi wawasan kebangsaan terhadap para pelajar ini maka kita sebenar lagi membentuk generasi muda yang berkarakter kebangsaan dan cinta akan tanah air.

Lebih lanjut suryanto menuturkan, dengan sering diadakanya kegiatan yang berwawasan kebangsaan terhadap generasi muda ini, harapanya nanti akan tumbuh jiwa kepemimpinan yang berkarakter kebangsaan dan mempunyai dislipin yang baik pada generasi muda,"pungkasnya.**red ( pendim 0710 pekalongan )
Pekalongan – Kodim 0710 Pekalongan bekerjasama dengan Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) Kab Pekalongan,Jum’at siang ( 15/9/17 )melaksanakan pembagian air minum di Ds.pegandon dukuh wonosalam Rt 06 Rw 03,Kec Karangdadap,hal tersebut di laksanakan dalam rangka membantu masyarakat yang kekurangan air bersih. Adapun warga yang terdampak kekurangan air bersig tersebut berjumlah 50 kk.

Sebelumnya Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko mengatakan, bahwa saat ini Kabupaten Pekalongan dinyatakan siaga darurat bencana kekeringan, yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada bulan Oktober mendatang. Di wilayah kabupaten pekalongan sendiri menurutnya, ada Sebanyak 28 desa di 13 kecamatan di Kabupaten Pekalongan, yang mengalami krisis air bersih, akibat musim kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Untuk mengantisipasinya, BPBD Kabupaten Pekalongan, mendistribusikan sejumlah tandon air ke desa-desa.

Sementara itu menurut Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi bahwa dengan musim kemarau yang panjang ini, Dandim Heri menginstruksikan Koramil jajaranya untuk selalu memantau daerahnya masing- masing, Instruksi itu di berikan sebagai salah satu langkah antisipasi, mengatasi dampak kekeringan yang terjadi. Dandim juga menyampaikan agar apabila ada masyarakat yang membutuhkan pendistribusian air bersih ini
Untuk segera melaporkan ke koramil dan babinsa yang ada di wilayah, sehingga harapanya tidak terjadi bahaya akibat kekurangan air bersih ini,”tandasnya.

Dalam pendistribusian air bersih yang ada di wilayah karangdadap ini, dilaksanakan atas kerjasama Kodim 0710/Pekalongan dalam hal ini di laksanakan oleh Koramil kedungwuni,BPBD,PDAM Kabupaten Pekalongan.**red ( Pendim 0710 Pekalongan )