May 2017
Jembatan Sungai Belot, Nominasi di TMMD Kodim Banyumas
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Tanpa mengecilkan sasaran fisik lainnya, tampaknya pembangunan jembatan Sungai Belot merupakan nominasi dari gelaran TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas. Dari sisi biaya, untuk sasaran fisik  yang satu ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 1,5 miliar, konsekuensinya dari sisi waktu tentu membutuhkan cukup lama mengingat besarnya volume pekerjaan.

Pasiter Kodim 0701/Banyumas, Kapten Arh. Sugeng Supriyadi membenarkan bahwa untuk sasaran fisik utama di TMMD Desa Rempoah memang membutuhkan dana yang besar, yakni lebih dari Rp 1 M. ''Mudah-mudahan semuanya lancar, sehingga pekerjaan jembatan itu bisa selesai sebelum upacara penutupan TMMD,'' harap Pasiter.

Terpisah, Kades Rempoah, Sugeng Pujiaharto menjelaskan, azas manfaat dari pembangunan jembatan Sungai Belot itu sangat luar biasa. ''Atas nama warga Rempoah, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada jajaran TNI Banyumas. Kami sduah lama mendambakan jembatan itu terbangun kembali,'' papar Kades Pujiharto. *)


Anggota Koramil Baturaden Terus Digembleng Sukses TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Sebagai Koramil yang mempunyai wilayah, anggota jajaran Koramil 02/Baturaden terus digembleng oleh Danramil setempat, Kapten Inf. Ruswanto, tentang sukses TMMD Reguler ke  -99  Kodim  Banyumas, dengan desa sasaran Desa Rempoah,  Kecamatan Baturaden.

Menurut Danramil Kapten Inf. Ruswanto,  sebagai pemangku wilayah memang tugasnya lebih berat dibanding Koramil lain yang wilayahnya tidak sedang dilaksanakan TMMD.  ''Untuk itu di sejumlah kesempatan, termasuk pada apel harian,  saya selalu menekankan kepada anggota untuk terus bekerja keras demi suskes TMMD di Desa Rempoah. Ini harga mati, yang tidak bisa ditawar-tawar,' tandas Danramil Baturaden.

 Ditambahkan, sebenarnya ploting tugas ke masing-masing anggota sudah dilakukan, hanya saja yang namanya tugas sering kali sifatnya mendadak dan tidak menutup kemungkinan dalam waktu satu menit akan terjadi skenario sebuah kegiatan. ''Hanya saja, saya siap, TMMD Desa Rempoah harus sukses di segala bidang,'' pungkas Kapten Inf. Ruswanto. *)


Terus Dimatangkan, Rencana Rehab Rumah di TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Sasaran fisik di TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas yang satu ini memang banyak diburu orang, yakni rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pasalnya, adat kebiasaa jumlah anggaran yang tersedia sangat jauh dari harapan banyaknya warga yang berharap rumahnya di rehab di kegiatan TMMD.

Menurut Pasiter Kodim 0701/Banyumas, Kapten Arh. Segeng Supriyadi, bahwa jumlah RTLH yang akan direhab pada gelaran TMMD Reguler di Desa Rempoah masih terus disempurnakan. Semula hanya ada dua rumah, hanya saja belakangan ini akan ada tambahan dar Bank Jateng sebanyak 20 rumah. ''Sampai saat ini masih terus dibahas,'' tandas Kapten Sugeng.

Sementara itu di tingkat Kecamatan , pihak Babinsa Rempoah, Koptu Arif  bersama Paninita TMMD Reguler tingkat Desa, Drs Edi, terus melakukan koordinasi. Hal itu dilakukan, untuk melakukan langkah lanjutan, yakni survey ke rumah warga yang rumahnya akan direhab, sekaligus melakukan sosialisasi. *)


Mahasiswi Unwiku Apresiasi TMMD Rempoah
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Mendengar informasi bahwa Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden dijadikan sasaran TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas, dua mahasiswi Universitas Wijaya Kusuma (Unwiku),  lina (28) dan  Susi ( 27), memberi apresiasi tersendiri bagi Kodim maupun kepada pemerintahan desa Rempoah.

''Saya satahu persis kaya apa mekanisme bagaimana desa untuk bisa terpilih menjadi sasaran TMMD, apalagi kali ini yang diperoleh Desa Rempoah adalah TMMD Reguler. Selamat pokoknya buat pemerintahan desa Rempoah. Apapun ini prestasai tersendiri,'' ungkap Lina yang diamini oleh Susi.

Prestasi tersendiri itu menurut Lina, bahwa pihak desa, dalam hal ini kepala desanya benar-benar mau berkorban tenaga dan pikiran demi pembangunan di desanya.  ''Sementara itu, kepada jajaran Kodim Banyumas, saya bangga  dengan TNI, lewat TMMD tersebut benar-benar menunjukkan bahwa TNI memang lahir dari rakyat dan untuk rakyat, '' ungkap Susi menimpali. *)


Kemahiran Membelah Batu, Disumbangkan ke TMMD Rempoah
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Ada banyak hikmah menyusul akan dilaksanakannya TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas di Desa Rempoah. Hikmah dimaksud, adalah tampaknya wajib bagi seluruh anggota TNI mempunyai ketrampilan tambahan yang bisa diterapkan saat terjun di tengah-tengah masyarakat. Apakah itu ketrampilan soal tanaman, pertukangan dan sejumlah keahlian lainnya.

Seperti yang ditunjukan oleh Sertu Eko, salah seorang anggota Kormil 02/Baturaden, yang diam-diam mempunyai kehalian di bidang pecah memecah batu. Kemahirannya itu saat ini tengah disumbangsihkan ke kegiatan  TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas dengan Desa sasaran Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden.

Menurutnya, dengan adanya Tentara yang mempunyai keahlian lain selain ilmu militer, nantinya akan mempermudah saat bergaul menyatu dengan masyarakat. ''Seperti saat ini, di saat mengerjakan proyek TMMD, dengan sedikit mempunyai pengalaman memecah batu, saya lebih luwes untuk terjun berbaur dengan warga masyarakat,''  ujar Sertu Eko. *)


Terus Didiskusikan, Penempatan Poskotis TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Mengingat betgitu pentingnya keberadaan Pos Komando taktis (Poskotis) di pelaksanaan TMMD, untuk itu saat ini Bati Bhakti TNI Staf   Ter, Kodim 0701/Banyumas, Serma Samsyul Arifin terus melakukan koordinssi denganpihak Desa Rempoah yang mempunyai wilayah.

''Sebenarnya sudah ada gambaaran untuk lokasi Poskotis itu. Hanya saja hingga saat ini kami masih terus mendiskusikan dengan pihak desa barangkali ada alternatif lain yang lokasinya lebih representatif,'' jelas Serma Syamsul Arifin. Menurutnya, keberadan Poskotis itu sangat vital sekali, karena seluruh kegiatan TMMD, mulai dari fisik dan non fisik, termasuk raihan prosetase terekam di Poskotis.

Sementara itu terpisah Kades Rempoah, Sugeng Pujiharto mengemukakan, pihak desa mempersilahkan Kodim untuk menentukan lokasi atau rumah siapa yang akan dijadikan Poskotis TMMD Reguller ke -99.  ''Silahkan ditentukan saja, nanti kami yang akan memfasilitasi,'' ujar Kades Pujiharto. *)


'' Seandainya Bukan TNI, Tidak Tahu Kapan  Jembatan Sungai Belot Akan Dibangun ''
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Kapasitasnya bukan perangkat desa, namun Anto (26), warga Desa Rempoah RT 01/02 ini, bisa menakar, misal tidak ditangani TNI, dia dan sejumlah warga Desa Rempoah lain tidak tahu persiskapan jembatan Sungai Belot akan dibangun.

''Persoalannya sederhana, yakni untuk membangun jembatan Sungai Belot jelas membutuhkan dana besar dan diperkirakan tidak mungkin jika tingkat pemerintahan desa bisa mengatasi kebutuha dana itu. Ya itu alasannya, untuk itu terimakasih kepada TNI jajaran Kodim Banyumas yang sudi menjadi Rempoah untuk sasaran TMMD Reguler. Kami seluruh warga akan mendukung dan ikut bergotong royong di setiap harinya,'' tutur Anto. *)


Jika Jembatan TMMD  Jadi, Warga Ini Tak Lagi Turun Sungai Saat Cari Kayu Bakar
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Tidak bisa dibayangkan, sewaktu ketiadaan jembatan di atas Sungai Belot di Desa Rempoah selama ini.  Seperti dituturkan oleh Kades Rempoah, Sugeng Pujiharto, bagi warga Desa Rempah yang akan ke Desa Kemutg Kidul atau sebaliknya, mereka harus turun dan naik sungai.  ''Itu harus dijalani setiap hari, kebetulan banyak warga Rempoah yang lahan pertaniannya ada di Desa Kemutug Kidul. Demikian juga sebaliknya,'' papar Kades Pujiharto.

Adalah  Aslan (70), salah seorang warga Desa Rempoah RT 01/ RW 01. Diusianya yang sudah kakek-kakek itu, dia terbiasa naik turun Sungai Belot saat mencari kayu bakar untuk keperluan rumah tanggany, untuk itu dengan dibangunnya jembatan Sungai Belot oleh jajaran TNI, dia menyatakan senang.  ''Senang  pak, kalau nanti jembatan sudah jadi  saya tidak perlu naik turun ke sungai lagi saat mencari  kayu bakar,''  tuturnya. *)


Jiwai Bagaimana Kesulitan Rakyat, Anggota TNI Ini Merasakan Pikul Split
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Berkeinginan menjiwai seperti apa kesulitan dan beban rakyat kecil yang bekerja sebagai kuli di sebuah proyek, Sertu Bani, anggota Kodim 0701/Banyumas yang saat ini mempunyai tugas baru, yakni sebagai tim peliput TMMD 99, mencoba mersakana seberat apa  memikul keranjang berisi pecahan batu untuk bahan cor (split).  ''Tenyata berat juga ya mengangkat satu pikul split,'' komentar Sertu bani spontan.

Hanya saja, setelah sempat mengawali kesulitan untuk memikul split yang dperkirakan beratnya sekitar 40 kg itu, untuk dibawa ke tempat adonan diseberang Sungai, akhirnya Sertu Bani berhasil melakukan pekerjaan itu. Bukannya usaha sendiri, melainkan setelah dibantu oleh dua warga saetempat yang kebetulan ikut bekerja di pembangunan jembatan Sungai belot. ''Ini mungkin yang menggambarkan bahwa bersama rakyat TNI kuat,'' beber Sertu Bani. *)


Anak Pejuang Yang Ingin Ambil Peran di TMMD Banyumas
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Ternyata cerita jembatan Sungai Belot yang saat ini tengah dibangun TNI Kodim Banyumas melalui gelaran TMMD Reguler  ke-99,  dulunya ambrol karena  di Bom Belanda, bukan isapan jempol belaka. Disamping ada saksi hidup yang melihat dengan kata kepaa sendiri persitiwa itu, juga ada anak pejuang 45 yang pernah mendengar langsung penuturan langsung dari bapaknya.

Dia adalah Sanareja (54), warga RT.1/RW 3, Desa Rempoah, yang bertekad akan ambil peran  di agenda besar Koidm Banyumas, yakni  menggelar  TMMD Reguler ke 99 dari Kodim  di desanya. Dia merasakan, untuk ikut ambil bagian di kegiatan TMMD itu merupakan amanah yang  membanggakan.

"Saya juga ada keturunan tentara pak. Bapak saya pejuang '45, dan saya juga pernah mendapat cerita langsung dari bapak, bagaimana Belanda pernah  mengebom Jembatan Sungai  Belot di Desa Rempoah.  ''Saat ini jembatan itu yang akan dibangun oleh TNI Kodim Banyumas. Untuk itu saya harus ikut ambilperan,'' pungkas  Sanareja. *)


Terinspirasi TMMD,  Bu Suparti Ingin Buka Warung Kecil-kecilan
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Bagi Bu Suparti (39), warga Desa Rempoah yang tinggal di RT 08/RW 01, semula tak pernah mempunyai gambaran mau berbuat atau usaha apa untuk tambah-ambah penghasilan rumah tangganya. Hal itu bisa dimakumi, karena kondisi jalan yang ada di desanya, termasuk tidak adanya jembatan di Sungai Belot, menjadi Desa Rempoah seakan sepi.

Hanya saja, seriting dengan akan digelarnya TMMD di Desa Rempoah, dimana diantara sasaran fisiknya akan membangun jalan dan jembatan Sungai Belot,  baru Bu Suparti terinspirasi akan buka warung kecil-kecilan. ''Ya nantinya setelah jalan dibangun, jembatan juga berdiri megah di atas Sungai Belot, desa kami akan ramai. Banyak warga dari desa lain menjadikan Desa Rempoah sebagai jalur alternatif, ''kalau sudah begitu kondisinya peluang untuk jualan, buka warung kecil-kecilan akan mempunyai harapan,''  beber Ibu Suparti. *)


'' Ternyata Pak Tentara Ramah-Ramah ''
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Kebanyakan orang merasa sungkan atau bahkan takut membayangkan jika ketemu sosok TNI. Seperti yang dialami  oleh Dirin (54), warga RT 06/ RW 03, Desa  Rempoah, Kecamatan Baturaden ini. Seirinng akan digelarnya TMMD Reguler dari Kodim Banyumas di desanya, dia sempat bingung bagaimana untuk bergaul atau menghadapi banyak TNI yang bakal ada di desanya.

Terkait dengan gelaran TMMD itu,  akhir-akhir ini Desa Rempoah sudah sering bahkan di setiap harinya didatangi sejumalh anggota TNI.  ''Waktu itu saya hanya melihat dari jauh, ya karena belum kenal ada semacaran perasaan sungkan,''  ungkap  Dirin.

Hanya saja, setelah terbiasa,  kini Dirin tampak lebih akrab dengan banyak tentara yang datang di desanya.  '' Kalau belum kenal ya pasti sungkan pak, tapi setelah bergaul beberapa hari, ternyata Pak Tentara ramah-ramah ya. Tampaknya sekarang TNI lebih humanis dan gampang diajak berkomunikasi. Pokoknya saya pribadi mendukung penuh TMMD ini pak. Semoga sukses, " beber Dirin kepada Tim 99 pendim Banyumas yang menemuinya di lokai TMMD. *)


''Alhamdulillah Pak Tentara Mau Bantu bangun Jalan''
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS - Bukannya terisolir, namun karena kondisi jalan yang ada di Desa Rempoah, termasuk tidak adanya jematan yang melintas di Sunga Belot, hubungan antara Desa Rempoah denan beberapa desa yang ada di seberangan Sugai Belot, ada kesan terisolir. Jika musim kemarau, air  Sungai Belot surut, tranportasi jalan kaki dari Rempoah - ke Kemutug dan sebaliknya, bisa dilakukan dengan menuruni tebing sungai.

''Hanya saja saat musim penghujan dan sungai Belot banjir, semuanya serba nanggung., artinya bagi warga Desa Rempoah yang akan ke desa Kemutug Kidul yang mestinya dekat -  hanya terpisah dengan aliran  Sungai Belto, harus memutar  dengan jarak yang jauh. Untuk itu pembangunan jembatan Sungai Belot oleh jajaran TNI Kodim Banyumas benar-benar bermanfaat bagi warga banyak desa,'' jelas Kades Rempoah, Sugeng Pujiharto.  

Sementara itu, Kuswandi (65), warga  Kemutug Kidul RT02/RW 01 menyatakan teimakasih kepada bapak-bapak Tentara yang telah sudi  membantu membangun jalan dan jembatan yang ada di Desa Rempoah.  ''Yang jelas dengan dibangunnya dua rana penting itu  akan mempermudah akases warga dua desa, yakni Desa Rempoah dan Desa  Kemutug Kidul,'' ungkap Kuswandi. *)


Terkait TMMD,  Desa Rempoah Terus Berbenah
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Terkait akan segera dilaksanakannya Pra TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas, Desa Rempoah yang menjadi desa sasaran saat ini terus berbenah. Diantaranya, perbaikan jalan di luar sasaran fisik TMMD, seperti jalan  gang yang nantinya bisa dilalui untuk menuju lokasi TMMD ,  terus dilakukan.

Menurut Kades Rempoah, Sugeng Pujiharto, bahwa apa yang dilakukan pemerintahan desanya saat ini merupakan pembangunan untuk sinkronkan dengan program TMMD dari Kodim Banyumas.  ''Sinkronisasi kegiatan desa dengan TMMD itu diantanraya dalah pembangunan jalan menuju ke lokasi TMMD. Biar nantinya smeuanya nyaman, lancar sehingga TMMD hasilnya bisa maksimal,'' jelasnya.

Sementara itu,  Seno  (53), salah seorang warga Desa Rempoah yang tinggal di RT 8/RW4, menyatakan, warga Rempoah saat inibenar-benar menikmati kejayaan pembangunan. Menyusul akan adanya TMMD,  sejumlah jalan di gang-gang dibangun, sehingga semuanya tambah asri. *)


Danton Linmas Pegang Komitmen Untuk Dukung TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Melalui rembug desa, dan ditindaklanjuti dengan beberapa kali sosialisasi, disepakti bahwa jajaran Linmas Desa Rempoah akan mendukung sepenuhnya, dengan terlibat langsung di semua kegiatan, benar-benar dipegang oleh Danton Linmas Kadus 2, Desa Rempoah,  Rustam Efendi (35).

''Kami jajaran Linmas memang sudah komitmen untuk iktu tampil di semua kegiatan TMMD di desa kami, baik itu kegiatan fisik maupun non fisik. Kami tetap komitmen hingga berakhirnya TMMD,'' ungkap Danton Linmas  Rustam Effendi yang warga RT 8/RW 4  Desa Rempoah itu.  *)


Berkat TMMD, Pesona Curug Belot Terus Menggeliat
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Belum lagi dibuka, dan saat ini masih dalam taraf Pra TMMD, namun demikian begitu santernya pemberitaan tentang TMMD Reguler ke-99 Kodim Banyumas yang akan digelar di Desa Rempoah, saat ini berdampak langsung semakin moncernya wisata alam Curug Belot,  yang merupakan wisata andalan yang ada di Desa Rempoah.

Dengan semakin moncernya pesona Curug Belot itu, dampaknya dirasakan  oleh Nurhaeti (38),  warga RT 08/ RW 03/ Desa Rempoah, yang selama ini membuka warung di jalan menuju ke lokasi pancuran air Curug Belot. Menurutnya,  semenjak ada kegiatan dari TNI , yakni akan melaksanakan TMMD  di desanya,   dmana salah satu sasaran fisiknya adalah meningkatkankualitas jalan yang menuju Curug Belot, kini pengunjung ke air terjun tersebut bertambah ramai.

Seiring denan semakin ramainya jumlah pengunjung Curug Belot, Nurhaety juga merasakan ada kenaikan omset penjualan di warung kopinya.  "Saya sangat  bersyukur Pak, kebagian rejeki dengan adanya TMMD disini, " ungkap  Murhaeti yang  kental dengan logat Sundanya. *)


Terus Matangkan Upacara Pembukaan TMMD Rempoah
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS - Meski upacara pembukaan TMMD  Reguler ke -99 Kodim 0701/Banyumas baru akan dibuka Awal Juli 2017 nani, namun sejumlah pihak terus matangkan semua persiapan terkait kegiatan itu.  Termasuk Pasipers Kodim Banyumas,  Kapten Inf. Ismartono saat ini terus melakukan pematangan itu.

Apalagi, terkait pengerahan dan penataan personi di upacara pembukaan TMMD tersebut dibawah kendali Pasipers. ''Upacara pembukaan harus sukses dengansemua acara tambahannya. Terlebih di pelaksanaan TMMD Rempoah nantinya benar-benar maksimal hasilnya sehinnga warga Desa Rempoah dan sekitarnya bisa menikmati dandiwariskan kepada anak cucunya,'' harap kapten Inf.  Ismartono.  *)


Bhiksu Bhante Iringkan Doa Demi Sukses TMMD Banyumas
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Sejumlah tokoh agama di sekitar lokassi TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas mendukung dan mendoakan agar kegiatan yang saat ini sudah diawali dengan karya bhakti itu berjalan lancar, dan diharapkan hasilnya maksimal untuk mensejahterakan warga Desa Rempoah dan sekitarnya yang menjadi sasaran.

Adalah Bhiksu Bhante Parijhanavora yang berasal dari RT 05/RW 01, Desa Kemutug Lor,  Kecamatan Baturraden, yang  menyambut gembira dan memberikan do'a atas gelaran karya bhkati dari jajaran TNI untuk rakyat itu.  Menurutnya, apa yang akan dilakukan TNI di Desa Rempoah itu  akan menjadi sarana peningkatan kesejahteraan umat  baik secara lahir maupun batin.  ''Nantinya, sesuai perencanaan yang ada di  kegiatan TMMD selain membangun sarana transportasi juga akan ada berbagai  bimbingan dan penyuluhan,'' ungkap  Bhiksu Bhiksu Bhante Parijhanavora.  *)


Dengan Kerjasama Pekerjaan Jadi Ringan
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Menjalin kerjasama dengan tujuan untuk memperingan  pekerjaan sudah diawali dalam karya bhakti TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas. Nantinya, seiring dengan akan digelarnya pra TMMD dan pelaksanaan, diharapkan kerjasama antara TNI dan warga akan terus meningkat. Artinya tidak sebatas di pekerjaan TMMD, melainkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pasiter Kodim Banyumas, Kapten Arh. Sugeng Supriyadi mengemukakan, justru dengan tinggalnya para pasukan di rumah-rumah warga selama pelaksanaan TMMD, diharapkan nantinya akan terjalin kerjasama yang lebih erat antara TNI dan warga, dalam kehidupan sehari-hari.  ''Termasuk nantinya TNI akan membangunkembali semangat gtong royong di masyarakat yang akhir-akhir ini terkesan terus memudar,'' papar Pasiter.

Sementara itu, Sertu Eko, anggota Koramil Baturaden yang belakangan ini intensitasnya terjun ke warga semakin tinggi seiring dengan akan dilaksanakannya TMMD Reguler di Desa Rempoah mengemukakan, dengan memahami karakternya ternyata tidak sulit untuk berkomunikasi dengan warga dan menjalin kerjasama. *)


''Terimasih TNI, Kalau Mau ke Sawah Kini Lancar''
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Sejumlah warga Desa Rempoah, juga Kemutug Lor mengaku sama sekali tidak mengira jika ruas jalan di Rempoah tembus Kemutug Lor akan dibangun.  ''Tak pernah bermimpi secepat ini jalan akan dibangun. Dan yang membangun ternyata TNI melalui kegiatan TMMD,'' ungkap Samiarjo, warga Rempoah yang tinggal di RT 06/RW 03.

Dia menyatakan gembira, menyusul selama ini mempunyai sawah di dekat jalan yang akan dibangun oleh TNI tersebut.  ''Pembangunan jalannya juga tidak main-main, yakni semula hanya 1 meter rencananya akan dibuat menjadi  meter. Karena saya mempunyai sawah di dekat jalan itu, nantinya kalau mau ke sawah tidaak akan repot lagi karena jalannya juga sudah bagus,'' ungkap Samiarjo yang kini sudah berusia 65 tahun itu.

Sebagaimana dketahui, salah satu sasaran fisik di prorgram TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas di Desa Rempoah, Kecamatan baturaden, adalah pembangunan jalan sepanjang 1Km dengan lebar4 meter. Pembangunan jalana itu diharapkan akan mempermudah akses warga dan meningkatkanperekonomiannya. *)


Ada Tambahan Jumlah, Anggota Data Ulang RTLH Yang Direhab  di TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Menyusul ada perubahan di jumlah Rumah Tidak Layak Huni  (RTLH) di Desa Rempoah yang akan direhab pada TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas. petugas Koramil Baturaden dan pihdak Desa, terpaksa melakukanpendataan ulang, dis sejumlah rumah yang dinyatakan masuk nominasi akan direhab.

Sebagaimana diketahui jika tidak ada perubahan lagi, jumlah RTlH di Dsa Rempoah, Kecamatan Baturaden yang akan direhab dalam gelaran TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas, mencari 22 rumah lebih. Rinciannya, dua rumah nantinya akan di bantu oleh Baznas Banyumas, sementar 20 rumah lagi merupakan bantuan dari Bank Jateng. *)


Siang Dan Malam Bekerja Untuk Sukses TMMD Rempoah
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Tanpa mengucilkan peran dari anggota Koramil Baturaden saat ini, yakni di gelaran TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas dengan Desa rempoah sebagai sasarannya, Babinsa Rempoah, Koptu Arif yang paling kerja allout, siang maupun malam. Wajar, desa saran TMMD Reguler Kodim banyumas adalah wilayah binaan dari personil Koramil Baturaden ini

''Semua ini kami lakukan demi sukses TMMD Reguler Kodim Banyumas. Saya selaku yang memangku des Repoah, sudah semestinya yang mempunyai tugas lebih. Siang ikut kerja, malam sosialsiasi. Belum lagi mengkondisikan warga di setiap ada perubahan program dan lain-lain,'' beber Koptu Arif, sembari mohon d oa resku agar dirinya diberi kesehatan sehingga bisa maksimal di setiap tugas yang dibebankan di pundaknya, demi sukses TMMD di Desa Rempoah. *)


Di Pra TMMD, Satgas dan Warga Tak Mengenal Libur
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Layaknya pelaksanaan TMMD Reguler setelag resmi dibuka,  kini meskid alama tataran Pra TMMD , para Satgas TMMD yan sementara berasal dari Koramil 02/Bauraden dan warga masyrakat, tidak mengenal hari libur. Artinya, meski di hari Minggu atau hari libur nasional lainnya, mereka akan bahu membahu mengejar prestasi di sasaran fisik .

''Pekerjaan di sejumlah sasarn fisik masih banyak yang pelu dikejar, dan kami memang sepakat untuk tidak pernah mengenal hari libur. Setiap hari keberja, dan ploting pengerahan warga juga sudah jelas di masing-masing sasaran fisik TMMD, baik di jalan, jembatan maupun di pembangunan talud,'' ujar Sertu Eko, anggota Koramil Baturaden. *)


Pra TMMD Dimulai, TNI Berbaur Warga Kejar Prestasi
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Pengerahan warga di gelaran TMMD Reguler ke-99 Kodim Banyumas dengan desa sasaran Desa Rempoah Kecamatan Baturaden, ternyata dari beberapa desa, yakni selain warga rempoah sendiri, pengerahan warga juga berasal dari Desa n dan talud. Sementara itu, untuk pembangunan fisik jembatan SUngai belot, pegerahan warnya berasal dari Rempoah dan Desa Kemutug Kidul.

Menurut Kades Rempoah, untuk koordinasi pengerahan warga di sasaran fisik TMMD sudah dilakukan dengan beberapa desa tetangga yang bakal kecipratan proyek fisik.  ''Alhamdulillan, karena apa yang akan dilakukan TMMD ini demi kepentingan warga, untuk pengerahan wraga tidak ada masalah.

Kini disetiap harinya, pemandanagan sejumlah  anggota Koramil 02 Baturaden, bersama warga masyarakat Desa Rempoah dan Desa Kemutug  Kdul berbondong bondong menuju ke sasaran fisik TMMD sudah bukan hal yang aing lagi Mereka bersatu padu, dengan membawa perlatan kerja masing-masing tengah mengejar target di Pra TMMD, seelum secara resmi TMMD Reguler ke =99 Kodim Banyumas dibuka pad awal bulan Juli 2017 nanti. *)


TNI dan Warga Bahu Membagu Membuat jembatan Darurat TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Di pembangunan jembatan yang melintang di atas Sungai Belot, atas kesepakatan TNI dan warga, diperlukan untuk membuat jembatn darurat. Hal itu bertujuan, selain memudahkan agar warga Desa Rempoah bisa mengakses ke Desa Kemeuetug Kidul dan begitu sebaliknya.

''Dari kesepakatan itu, akhirnya jembatan darurat yang ada di sebelah pembangunan jembatan utama Sungai Belot berhasil didirikan. Semua itu berkat bahu membahu antara TNI jajaran Koramil Baturaden dengan warga setempat,'' jelas Kades Rempoah, Sugeng Pujiharto.

Menurut  Sertu Suwarso, salah seorang  anggota Koramil Baturaden, di setiap harinya ada personil dari Koramil bersama-sama warga untuk mengecek kondisi jembatan darurat itu. Dan jika memang membayakan akan segera dilakukan perbaikan. ''Semua ini kami lakukan demi keselamatan dan kelancaran warga yang melintas di atas jembtan darurat itu. Termasuk juga demi keselamatan personil TNI dan masyarakat yang sedang melaksanakan giat TMMD,'' jelan Sertu  Suwarso. *)


Warga Desa Tetangga Juga Diminta Kerahkan Warga di Lokasi TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Mengingat lokasi sasaran fisik TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas tidak saja berada di Desa Rempoah yang memang dijadikan sasaran, melainkan juga masuk ke wilayah Desa Kemutug Kidul misalnya. Untuk itu, pihak Koramil Baturaden yang mempunyai wilayah, juga koordinasi dengan desa-dsa di seputaran desa saran TMMD, yakni diminta  untuk kerahkan warganya dalam setiap kegiatan TMMD.

Seperti yang dilakukan Peltu Rosidin,  Batituud Ramil 02/Baturaden, yakni melakukan koordinsi dengan  Kepala Desa Kemutug Kidul, Sukadi. Dalam kesempatan itu Peltu Rosidin minta agar ada pengerahan warga dari Desa Kemutug Kidul di beberapa sasaran fisik, seperti jembatan dan pengfasapalan jalan.  *)


Manfaatkan  Jeda Istirahat Untuk Komsos Dengan Warga
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Di ajang TMMD reguler ke -99 Kodim Banyumas, dimana desa sasarannya adalah Desa  Rempoah, Kecamatan Baturaden, merupakan ajang dari kalangan TNI untuk melakukan komunikasi sosial dengan warga masyarakat. Baik itu mulai Perwira hingga pasukan Satgas TMMD ( Satgas ini akan tinggal bersama-sama warga selama sekitar 30 hari penuh).

Dalam rangkaian pelaksanaan TMMD Reguler Kodim Banyumas itu, saat ini di lokasi TMMD tengah digelar Karya Bhakti, dimana melibatkan jajaran Koramil dengan warga masyarakat. Di kegaiatn ini, mereka sudah mulai menyentuh sejumlah pekerjaan fisik, mulai dari talud, jalan hingga pembangunan jembatan.

Meski dalam bentuk Karya Bhakti, sejumlah Babinsa secar optimal memanfaatkan untik Komsos dengan warga desa sasaran. hal itu dilakukan disela-sela mereka kerja bhakti.  ''Degan pola-pola ini Komsos yang kami lakukan akan lebih efektif,'' ujar Babinsa Arif. *)


Desa Kemutug Lor Juga Akan Kcipratan TMMD Banyumas
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Terkait pelaksanaan TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas denan desa sasaran Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden, ternyata wara desa tetangga, yakni warga Desa Kemutug Lor juga akan kecipratan, yakni di proyek pengasapalan jalan. Sebagian jalan diantaraya masuk wilayah Desa Kemutug.

Menurt Kades Rempoah, Sugeng Supriyadi, di sasaran fsik pengasapalan jalan, memang ada yang masuk ke wilayah Kemutug. ''Dan lagi untuk proyek pengaspalan jalan itu dua wilayah desa yang  paling dekat akan menangguh keuntungan adalah Desa Remohan dan Desa Kemutug.

Sementara itu,  Tomi (38), warga Kemutug Lor RT 05/ RW 01, menyatakan bangga  dengan bapak-bapak Tentara yang mau membantu warga pedesaan, yakni membangun sejumlah infrastruktur  yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat kecil yang tinggal di pedesaan. *)

Akhirnya, Sumah Sukir Ikut Direhab Melalui TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Semua yang ada di dunia ini sudah ada yang mengaturnya yakni Allah sang pencipta alam. Seala aesuatu yang menurut ukuran manusia tidak, tetapi bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin jika dikehendaki-Nya. Termasuk di persoalan rejeki, manusia tidak bisa tahu persis kapan datang dan perginya.

Seperti yang daialami oleh Sukir, warga Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden. Di programTMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas, direncana awal, rumah Sukir tidak ikut masuk hitungan akan direhab, karena keterbatasan dana. Hanya saja, menyusul adanya tambahan untuk jumlah rumah tidak layak huni (RTLH yang direhab, akhirnya rumah Sukir iktu masuk hitungan salah satu rumah yang akan direhab.

Mengenai hitungan jumlah rumah yang direhab, menurut Pasiter Kodim  Banyumas, Kapten Arh. Sugeng Supriyadi, semula jumlahnya minim memang. Hanya saja informasi belakangan, menyusul adanya bantuan dari Bank Jaten, jumlah rumah yang akan direhab di TMMD Kodim Banyumas, jumlahnya cukup banyak, yakni ada tambahan sekitar 20 RTLH yang akan direhab. *)


Pra TMMD  :   Koordinasi Dengan Desa dan Linmas  Ditingkatkan
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Jelang digelarnya Pra TMMD Reguler ke  -99 Kodim Banyumas dengan desa sasarn Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden, personil dari Koramil Baturaden terus melakukan koordinassi dengan perangkat desa dan unsur Linmas yang ada di desa sasaran.

Menurut Danramil Baturaden, Kapten Inf.  Ruswanto,  hingga saat ini masih banyak yang perlu dikoordinasikan dengan pihak desa. mulai dari pengerahan warga, pendataan ulang rumah warga yang akan mendpat jatah rehab dan sejumlah persoalan lainnya. ''Untuk itu kami juga memerintahkan anggota untuk terus melakukan koordinasi. Tidak saja dengan jajaran desa melainkan juga di tingkat Kecamatan,'' tandas Danramil Kapten Inf. Ruswanto. *)


Kemanungalan TNI  Dengan Rakyat Semakin Nyata di TMMD Rempoah
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Kemanunggalan jajaran  TNI  Kodim Banyumas dengan  rakyat semakin nyata menjelang digelarnya TMMD reguler ke - 99 Kodim Banyumas yang rencananya secara resmi akan dibuka pada awal Juli 2017mendatang. Di Karya Bhakti TNI menjelang PRa TMMD ini, tampak antara TNI dengan warga semakin padu.

Pasiter Kodim Banyumas,  Kapten Arh. Sugeng Supriyadi menjelaskan, mendahuli Pra TMMD saat ini di desa sasaran TMMD memang sedang digelar Karya Bhakti. Untuk sementara dari TNI yang terlibat adalah dari Koramil Baturaden, mereka bahu membahu dengan warga desa sasaran TMMD untuk mengerjakan sejumlah sasaran fisik, ''mulai dari pembangunan talud, jembatan maupun proses pengaspalan jalan,'' jelasnya.

Tampaknya, kemanunggalan TNI  dengan rakyat sepanjang masa. Sejak di awal perlawanan bersenjata melawan Kompeni Belanda hingga saat ini di jaman pembangunan dan reformasi kebersamaan itu masih ada. Salah satu wujud nyatanya adalah kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digelar oleh TNI setiap tahunya. Informasi terakhir, mulia 2017 ini, TMMD digelar sebanyak 3 kali dalam setahun.

Di wilayah Kodim 0701 Banyumas,  yang kali ini mendapat giliran TMMD Reguler,  desa sasarannya adalah  Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden.  Sasaran fisik utama  TMMD di wilayah Gunung Slamet itu adalah merekontruksi kembali Jembatan Sungai Belot. Juga ada sasaran fisik lainnya, yakni peningkatan jalan, pembangunan RTLH.  Sementara itu, untuk sasaran non fisiknya cukup bervariatif dan rencananya akan digelar selama 28 hari. *)


Akan Jualan Makanan Ringan di Lokasi TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Begitu ada kabar bahwa Desa Rempoah akan dijadikan sasaran TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas, sontak kabar tersebut  membuat  Mbok Darsini (50), seroang pedagang sayur dan jajan ideran yang selama ini daerah jelajahnya selain Desa Rempoah, juga Desa Kemutug Kidul. ''Kabar itu adalah kabar baik bagi saya, karena saya akan mendapat da keuntungan,'' paparnya kepada Tim 99 Pendim Banyumas yang menemui disela-sela kegiatannya di Desa Rempoah.

Keuntungan pertama, menurut Mbok  Darsini, pelaksanaan TMMD di Desa Rempoah, dimana nantinya akan melibatan ratusa pasukan TNi dan ratusan warga setempat akan mendatangkan rejeki tambahan.  ''Saya akan untung, karena nanti bisa jualan makanan ringan di lokasi TMMD,'' ungkapnya.

Sementara itu untuk keuntungan ke dua, versi Mbok Darsini, adalah selama ini, karena belum adanya jembatan yang terbangun di atas Sungai Belot, dia kalau ider sayuran dari Rempoah ke Kemutug Kidul dan sebaliknya selalu memutar jauh.  ''Nanti setelah jalan dan jembatan sudah jadi,  semua cerita itu akan tinggal kenangan., Semua serba cepat, maukelilingn jual sayuran juga cepat, demikian juga kalau ingin ke pasar untuk ulakan sayuran, semuanya juga serba cepat,''  tutur  Mbok Darsini. *)


Kakek Pulung Ingin Bantu TMMD Sekuat Tenaganya
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Tua muda, pri wanita warga Desa Rempoah saat ini hiruk pikuk terbawa eforia pelaksanaan TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas di desanya. Maklum, apa yang akan dikerjakan oleh jajaran TNI Kodim Banyumas itu sangat luar biasa, yakni membangun sejumlah infra struktur di Desa Rempoah termasuk akan memberi sejumlah penyuluhan dan pelatihan yang diharapkan akan bermanfaat bagi warga.

Tidak ketinggalan Mbah Pulung (70), kakek tua yang tinggal  di Rt 08/ Rw 03 Desa Rempoah ini. Dia yang terbiasa mencari ikan di aliran Sungai Belot, saat ini menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana sebuah jembatan yang diperkirakan buatan takun 1930 yang sudah cukup lama tidak bersungi, kini tengah dibangun kembali oleh TNI Kodim Banyumas bersama-sama warga.

''Kalau ditanya perasaan saya, ya sebagai tua di rempoah saya merasa senang sekali dengan adanya TMMD Reguler ini. Saya adalah penduduk asli di Desa Rempoah ini, sehingga sangat paham betul bagaimana kesulitan warga selama jembatan yang ada di Sungai Belot tidak berfungsi,''  beber Mbah Pulung. Dia menambahkan, meski sudah tua, emampunya juga akan ikut kerja bhakti di lokai TMMD Kodim Banyumas tersebut. *)


Sejumlah Warga Tidak Sabar Untuk Berteman Dengan TNI
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Menyusul begitu getolnya sosialisasi TMMD Reguler Rempoah yang dilakukan oleh TNI jajaran  Koramil 02/Baturaden ke semua tataran masyarakat, termasuk disosialisasikan juga bahwa di TMMD Reguler nantinya pasukan Satgad TMMD yang  jumlahnya ratusan  akan tinggal bersama-sama warga selama satu bulan penuh, memunculkan berbagai tanggapan di masyarakat Desa Rempoah (desa sasaran TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas).

Adalah Rendi (28), warga RT 8/ Rw 03 Desa Rempoah ini menyatakan, bahwa dengan sosialsiasi panjang lebar tersebut, kini dirinya memahami betul bahwa  TMMD diadakan sebagai sarana untuk merekatkan hubungan TNI dan masyarakat, sampai di tingkar pedesasan.

''Saya dan para pemuda di Desa Rempoah sudah memahami tentang itu, untuk itu pertanyaan kami adalah kapan para pasukan itu datang ke Rempoah dan bergaul dengan warga masyarakat. Kami tampaknya sudah tidak sabar untuk segera berteman dengan para prajurit TNI yang tergabung dg Satgas TMMD Reguler ke 99 Kodim 0701 Banyumas,'' ungkap Rendi. *)


Selain Mendoakan, Pemuda Ini Akan Tampil di TMMD Banyumas
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Sebagai wujud mendukung sepenuhnya dengan gelaran TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas,  Mardi (28), warga Rt.03 /Rw8  Desa Rempoah ini mendoakan agar pelaksanaan TMMD di desanya lancar, dan semua yang diprogramkan akan terlaksana dengan baik.

''Terus terang saya dan pemuda yang ada di Desa Rempoah menyambut gembira dengan adanya TMMD dari Kodim Banyumas di desa kami. empoah.  Doa kawula muda di Rempoah,  semoga sukses TMMD -nya,'' ungkap Mardi.

Menurutnya,  semua warga Desa Rempoah, tidak ketinggalan para pemudanya sangat mendukung TMMD Reguler ke 99 Kodim 0701 Banyumas. Kami kaum muda tidak hanya asekedar mendoakan saja, melainkan juga akan tampil di semua kegiatannya, baik di sasaran fisik maupun non fisik,'' tambah Mardi yang mengaku paling suka main sepak bola itu. *)


Pengunjung Curug Belot Juga Disosialisasi  TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Sosialisasi program TMMD reguler ke -98 Kodim Banyumas oleh jajaran TNI Koramil Baturaden kepada warga terus dilakukan. Tidak terbatas kepada warga Rempoah saja, melainkan juga ke sejumlah warga desa tetanggga. Dosialisasi tidak terbatas di acara formal saja, melainkan juga dilakukan di berbagai kesempatan.

Seperti yang dilakukan oleh  Sertu Eko, anggota Koramil 02 Baturraden/Kodim 0701 Banyumas ini. Di berbagai kesempatan Sertu Eko terus melakukan sosialisasi TMMD, bahkan kepada  para pengunjung Curug Belot yang nota bene orang di luar Desa Rempoah. Hal itu dilakukan supaya TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas membahana tidak hanya di lingkup Baturaden saja,melainkan membahana hingga senatero Purwokerto.

" Kegiatan sosialisasi TMMD secara formal juga dilakukan secara intensif di berbagai acara di wilayah Kecamatan Baturraden. Bik diw aktu siang maupun malam,'' jelas  Sertu Eko, Bintara yang menjabat sebagai  Bamin Bhakti TNI di Koramil Baturaden  tersebut. *)


Puasa, Warga Tetap Semangat Bekerja di Lokasi TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Bayangan sejumlah warga, di saat bulan Puasa semua pekerjaan fisik di lokasi TMMD Reguler ke 99 Kodim Banyumas akan istirahat, dan menunggu seusai lebaran nanti baru akan dimulai bekeja lagi.  Hanya saja bayangan itu ternyata salah besar, pasalnya meski di bulan puasa warga, TNI dan pekerja lainnya tetap semangat untuk bekerja di lokasi TMMD, baik di sasarn pembangunan jembatan, pembangunan talud maupun du proses pengerasan jalan.

''Semua telah disepakati, demi mengejar target dan lagi ketentuannya semua program fisik harus sudah selesai semuasebelum upacara penutupan TMMD, bahwa di bulan puasa aktifitas di lokasi TMMD seperti biasa. Dengan cara itu diharapkan, nantinya di saat TMMD dibuka, semua pekerjaan fisik sudah tinggal finishing. Sementara untuk prgrm non fisiknya gantian digenjot selama hampir 1 bulan penuh,'' jelas Pasiter Kodim 0701/Banyumas,

Adalah Lek Anto (41),  warga Desa Rempoah yang beberapa hari ini ikut bekerja di pembangunan jembatan Sungai Belot.. ''Saya sangat bangga ikut andil dalam mendirikan kembali jembatan Sungai Belot yang cukup bersejarah d Desa Remoah. ini. Walaupun saat ini bulan puasa,  insyaAllah semanga, itung-itung nambah amal dan ibadah,'' beber Anto. *)


Selain Jembatan, Pengerjaan Jalan TMMD Juga Terus Dikebut
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Selain pembangunan jembatan Sungai Belot dan juga pembangunan saluran air (talud) di TMMD Reguler ke - 99 Kodim Banyumas dengan desa sasaran Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden, saat ini proses pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 1 Km dengan lebar 6 meter juga terus dikebut. Apalagi, di pekerjaan pebangunan talud yang merupakan paketan dengan pengaspalan jalan saat ini prosentaenya sudah lumayan.

Pasiter Kodim 0701/Banyumas, Kapten Arh. Sugeng Supriyadi menjelaskan, memang sejumlah sasaran fisik di TMMD Reguler Kodim Pekalongan sudah beberapa pekan ini sudah mulai dikerjakan.  Hal itu dilakukan, mengingat sasaran fisik di TMMD Reguler Desa Rempoah tersebut cukup banyak, sementara target semuanya harus rampung sebelum TMMD ditutup.

Dari pantauan, untuk pengaspalan jalan tersebut saat ini masih dalam tarah pengerasan jalan. Di perkejaan ini Danramil Baturaden, Kapten Inf. Ruswanto juga selalu memantau dan menunggui langsung di lapangan, mengingat di tahap pengerasan Lapisan Pondasi Bawah (LPB) yang ssat ini sedang berlangsung nantinya juga menentukan kualitas jalan aspal. *)


Semangati Warga di Lokasi TMMD Kodim Banyumas
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Keterlibatan warga di program TMMD Reguler ke - 99 Kodim Banyumas dengan desa sasaran Desa Rempoah, Kecamatan Batyraden merupakan  harga mati, bahkan diupayakan semaksimal mungkin. Pasalnya, di kegiatan tersebut adalah sebuah progrm untuk mendekatkan diri antara TNI  dengan warga. Bahkan di dalamnya dikandung maksud untuk menumbuhkan kembali budaya gotong royong di tengah-tengah masyarakat yang belakangan ini terasa sudah mulai terkikis.

Untuk mendorong agar keterlibatan warga maksimal di gelaran TMMD Reguler Kodim Banyumas, sejumlah personil dari Koramil Baturaden, termasuk Danramil Kapten Inf. Ruswanto, disela-sela bergotong royong dengan warga masyarakat, mereka selalu melakukan Komsos dengan warga setempat.

'"Dengan cara itu kami bisa memberi semangat kepada warga, dan memberi kesadaran bahwa apa yang dilakukan oleh jajaran TNI di TMMD semata-mata demi rakyat. Apakah itu berupa bangunan fisik, atau nantinya juga melalui sejumlah kegiatan non fisiknya,'' tandas Kapten Inf. Ruswanto. *)


Tak Segan Arahkan Warga Demi Mutu Proyek TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS -  Semua demi kualitas atau mutu proyek yang dihasilkan.  Untuk itu Danramil 02/Baturaden/Kodim 0701/Banyumas, kapten Inf. Ruswanto terus keliling desa, menyambangi satu persatu proyek fisik di Desa Rempoah, Kecamatan baturaden yang menjadi sasaran TMMD Reguler ke  -99 Kodim Bangunas.

''Memang pembukaan TMMD Reguler dengan desa sasaran Desa Rempoah secara resmi baru akan dibuka  awal Juli 2017 nanti. hanya saja saat n Karya Bhkati TMMD dan sebentar lagi akan digelar Pra TMMD, dimana sudah menyentuh sejumlah sasaran fisik, sehingga fungsi kontrol harus sudah kami lakukan. Baik itu di proyek pembangunan saluran air, jalan maupun pembangunan jembatan SUngai Belot,'' jelas Danramil Kapten Inf.  Ruswanto. *)


Jaga Kualitass Proyek, Danramil Cek Semua Material
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Mutu material akan menentukan kualitas proyek yang dihasilkan. Tidak mau berspekulasi hasil proyek TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas nantinya berkualitas jelek dan nantinya akan cepat rusak, Danramil 02/Baturaden/Kodim 0701/Banyumas, rutin ke lapangan  untuk melakukan pengecekan material yang dimirim unuk keperluan proyek TMMD .

''Konsekuensinya ya agak ribet memang, hanya kami juga tdak mau gara-gara kesolongan material jelek sehingga nantinya pryek fisik yang dihadilkan TMMD berkualitas jelek. Karena semakin dekat dengan pembukaan TMMD sehingga banyak kesibukan, sebagian anggota sudah saya delegasikan untuk tetap cek material yang datang,''  jelas Danramil Baturaden, Kapen Inf. Ruswanto kepada tim 99 pendim  Banyumas. *)


Tak Libur Meski Puasa, Droping Material  Terus Menggelinding ke Lokasi TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Untuk tetap konsisten dengan target sejumlah sasaran fisik, akibatnya di bulan puasa tidak mengenal libur. Pengerjaan sejumlah proyek fisik, muai dari jalan, pembanunan talud, pembangunan jembatan Sungai Belot terus dilakukan, dan konsekuensi dukungan material harus memadai .

Menurut  Kades Rempoah, Sugeng Pujiharto, karena tidak ada istilah libur meski bulan Puasa, sejumlah sasaran fisik TMMD tetp dikerjakan.  ''Kmi juga memaklumi, dengan ketatanya jadwal TMMD sehinnga harus pandai-pandai mengaur waktu. Semua proyek fisik harus selesai sebelum upacara penutupan. Karena tidak ada libur, konsekuensinya material harus terus didatangkan ke lokasi untuk mendukung semua kegiatan yang tetap berjalan meski bulan puasa,'' ungkap Sugeng.  *)


Merasa Terbantu, Kelompok Pengrjin Gula Akan Terlibat di TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Sejumlah kelompok pengrajin gula yang ada di Desa Rempoah, antusias menyambut pelaksanaan TMMD di desanya, dimana salah satu kegiatan fisiknya akan membangun ruas jalan di Desa Rempoah, yang semula hanya selebar  1 meter nantinya alkan menjadi 6  meter.

''Sudah tentu kami akan menyambut gembira kegiatan TMMD dari Kodim Banyumas itu. Apalagi nantinya salah satu kegiatannya adalah membangun jalan yang ada di desa kami, dimana selama ini memang menjadi kendala kami memesarkan hasil produk gula,'' ungkap Bambang S, salah satu pengrajin gula di Desa Rempoah.

Sementara itu, Daryo (33),  Ketua Kelompok Pengrajin Gula "Banyu Manggar" yang ada di Desa Rempoah megemukakan, karena nantinya akan membantu warga termasuk membantu para pengrajin gula semakin lancar memasarkan produknya, para anggota kelompok pengrajin gula  akan turut serta di pengerahan massa. ''Kami harus mampu mengimbangi bapak-bapak Tentara yang mau membangun jalan di desa kami. Yakni nantinya, semua anggota kelompok pengrajin gula akan iktu kerja bhakti, akan ikut gotong royong di setiap hari saat TMMD digelar,''  bebe Daryo. *)


Akan Diupayakan di TMMD :  Mulai Ngurus Akte Sampai  Pelayanan Kontrasepsi
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Perhelatan sasaran non fisik di TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas dengan desa sasaran Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden tempaknya akan masksimal dan cukup bervariatif.  Seusai perintah dari Kodim Banyumas, lewat Pasiter Kapten Arh. Sugeng Supriyadi, bahwa peaksanaan sasaran non fisik TMMD di Rempoah agar dimaksimalkan.

Hal itu dikemukan Kapten Sugeng saat Rakor TMMD Reguler ke 99 tingkat Kabupaten Banyumas di gedung Sudirman Makodim 0701/Banyumas.  Menurutnya, paling tidak nantinya ada 28 kegiatan di sasaran non fisik. Ini perlu dukungan dari banyak pihak, termasuk dari Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Banyumas,'' harap Pasiter Kapten Arh. Sugeng S.  

Sementara itu,  Srihandayani, SH dari Dinkominfo Kabupaten Banyumas,  dimana dalam hal ini Dinkominfo selaku  koodinator  kegiatan non fisik di TMMD Desa Rempoah mengemukakan, sesuai harapan dari Kodim itu, pihaknya akan mengkoordinir sejumlah OPD auntuk mengisi atau mengadakan kegiatan di TMMD.  ''Sebagai informasi awal, nantinya  di sasara fisik TMMD akan cukup bervariasi kegiatannya, yakni mulai dari ngurus Akte hingga pelayanan kontrasepsi KB,'' jelas  Sri Handayani.*)


Jalan Diperbaiki TNI, Bidan Desa Semakin Leluasa Layani Warga
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Salah satu kendala bidan desa yang ada di Des Rempoah, Kecamatan Baturaden, adalah jalan becek dan diperparah belum adanya penerangan di malam hari.  Untuk itu,  Bidan Desa Rempoah,  Ny.  Nurhayati (49), menyambut gembira dengan pelaksanan TMMD Reguler ke  -99 Kodim Banyumas yang ada di Desa Rempoah.

''Tentu saya dengan senang hati dengan adanya TMMD di Desa Rempoah. Apalagi sesuai yang disosialisasikan nantinya di TMMD Kodim Banyumas itu akan membangun sejumlah infra  struktur, seperti jembatan, pengasapalan jalan, pembangunan talud dan sejumlah kegiatan fisik lainnya,'' ungkap  Ny  Nurhayati kepada tim 99 Pendim  Banyumas.

Terpisah Kades Rempoah, Sugeng Pujiharto menjelaskan, keberadaan bidan desa selama ini cukup dibutuhkan warga. Banyak hal yang sering dilakukan mulai yang ringan yakni  melakukan  engecekan kesehatan kepada warga secara rutin, hingga  membantu wrga Tyang akan menjalani persalinan.  ''Tetapi ya itu tadi, jika sewaktu-waktu diundang warga pada malam hari, kendalanya jalan jelek dan belum ada lampu penerangan. Alhamdulilah dengan TMMD jalan poros desa Rempoah  akan diaspal dan nantnya akan ada lampu penerangan jalannya,'' ungkap Kades Pujiharto. *)


Ini Saran Dari Mahasiswi Onsoed Untuk Sasaran Non Fisik TMMD Rempoah
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Ini saran yang disampaikan oleh Hartati,  seorang  mahasiswi semester akhir  di UNSOED  Purwokerto, terhadap sasaran non fisik TMMD Reguler Kodim Banyumas di Desa Rempoah. Diantaranya, ada beberapa hal pokok yang perlu di suluh kepada warga Desa  Rempoah.

''Beberapa hal pokok yang perlu disuluh kepada warga Desa Rempoah, diantaranya soal kebersihan lingkungan untuk antisipasi serangan penyakit Demam Berdarah, Soal perlunya tidak BAB di sembarang tempat.. Termasuk emndorong tum ungnya industri rumahan yang ada di Desa Rempoah, supaya bisa meningkatkan perekonomian warga setempat,'' beber  Harttati.

Terpisah Pasiter Kodim Banyumas, Kapten Arh.  Sugeng Supriyadi menjelaskan, bahwa di kegiatan non fisik TMMD Reguler, pihaknya akan memaksimalkan potensi puluhan mahasiswa dari UNSOED.  ''Kami jug sependapat perlu adanya penyuluhan soal kebersihan lingkungan dalam rangka antisipasi Demam Berdarah,'' ungkap Kapten Arh. Sugeng Supriyadi.  *)


Danramil Turun ke Warga, Gali Masukan Soal TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Demi sempurnanya pelaksanaan TMMD Reguler ke -99 Kdoim Banyumas di Desa Rempoah,  Danramil Baturaden, Kapten Inf. Ruswanto sering turun ke lapangan,  berkunjung ke sejumlah warga untuk menggali masukan dari para warga tempat kekurangan-kekurangan apa yang ada pada pelaksanaan TMMD.

Menurut Danramil Ruswanto, terkait perintah dari komando atas bahwa di sasaran non fisik harus diadakan di setiap hari, berarti minimal ada 28 kali pertemuan antara penyuluh dan warga, pihaknya perlu mencari masukan kepada warga, kira-kira materi penyuluhan apa yang cocok dan saat ini dibutuhkan oleh warga.  *)


Hendaknya TMMD Juga Pikirkan Eksistensi Curug Belot
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Sebuah saran disampaikan seorang pelancong lokal dari Purwokerto, Alvi (28)  yang menyempatkan datang ke Curug Belot di Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden, disaat di desa itu  sedang ada helatan TMMD Reguler ke -99 Kodim Banyumas. ''Saya selaku warga luar Desa Rempoah, kalau boleh usul hendaknya di sela-sela pelaksanaan TMMD nantinya ada semacam pelatihan atau mungkin penyuluhan tentang bagaimana mengelola sebuah potensi wisata,'' ungkap  Alwi yang warga Desa Sumbang RT 01/RW03 Purwokerto itu.

Sementara itu Kades Rempoah,  Sugeng  Pujiharto, mengakui jika pengelolaan Curug Belot hingga saat ini memang dilakukan secara perorangan. Namun demikian, pasca TMMD nanti, seiring semakin dikenalnya wisata air mancur di Crug Belot, bukan tidak mungkin pihak desa akan mengambil alih pengelolaanya.  ''mengambil alih disini nantinya tetap memberdayakan warga yang ada di sekitar Curug,'' jelas Kades Rempoah. *)


Pantau Langsung di Pembangunan Talud TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Tak ingin salah di awal, selaku yang memangku wilayah di pelaksanaan TMMD Reguler ke -98, Danramil Baturaden,  Kapten Inf. Ruswanto selalu terlibat aktif di semua sasaran fisik yang bakal dikerjakan di Desa Rempoah.  Di setiapharinya, satupersatu sasaran fisik yang sudah mulai disentuh oleh anggota dan warga, selalu tak uput dari pantauannya.

Seperti halnya di pembangunan awal talud yang merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Banyumass, Danramil Kapten Ruswanto menunggu langsung .  ''Ini sebgai cek awal supaya tidak salah langkah di awal pekerjaan,'' ungkap kapten Inf. Ruswanto.

Menurutnya,  pembangunan Talud yang merupakan salah satu  program TMMD Reg. 99, dimana pembangunannya  sangat diharapkan warga sekitar terkair pembangunan aspal yang ada di desa itu.  ''Pengaspalan jalan akan jadi awet dengan adanya bangunan talud tesebut,'' pungkas  Kapten Inf. Ruswanto. *)


OPD di Banyumas  Diharuskan Bantu TMMD Reguler
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Kadinsospermasdes Kabupaten Banyumas,  Abdullah Muhamad, SH. M.Hum, menghimbau semua OPD yang ada di Kabupaten Banyumas untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke -9 Kodim Banyumas di Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden.

''Saya berharap semua OPD yang mempunyai kegiatan  dan bisa diarahkan ke kegiatan TMMD. Apakah itu kegiatan fisik maupun non fisik, demi suksesnya TMMD di Desa Rempoah,''tandas Abdullah Muhamad, SH. M.Hum dalam Rakor TMMD Reguler tingkat Kabupaten di aula Sudirman, Makodim 0701/Banyumas, baru-baru ini.  *)