TRENDING NOW


Pekalongan – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10/Wiradesa Serka Ali Muchid dan Serka Qomarudin memberikan materi penguatan karakter dan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi baru bertempat di SMA Islam Al Bayan Kelurahan Bener kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan,Sabtu (20/7/2019).

Kegiatan dilaksanakan dalam rangka Masa Orientasi Sekolah (MOS), guna menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air kepada generasi muda, serta untuk lebih mendekatkan diri kepada para generasi muda dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat.

Dikatakan Serka Ali Muchid, dalam kegiatan tersebut dirinya memberikan materi yang meliputi  pengertian Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,  selain itu juga diberikan materi kedisiplinan, moral dan etika.

“ Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan disiplin, loyalitas, setia kawan dan Nasionalisme generasi muda khususnya para pelajar sejak dini, agar mampu menjadi pemuda-pemuda yang tangguh dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),”kata Ali Muchid.

Diharapkan dengan tersebut, tertanam jiwa nasionalisme di setiap siswa-siswi generasi muda, sehingga tidak muncul fikiran-fikiran yang negatif dan akan menjadi generasi penerus bangsa yang handal dan mampu bersaing di era globalisasi dalam menyongsong masa bangsa yang lebih baik lagi.

Kegiatan penguatan karakter tersebut diikuti oleh 70 siswa dan siswi SMA Islam Al Bayan dan di hadiri kepala sekolah Al Bayan Asrori, dan guru kesiswaan Fatkhurozi.(rus/red)
Kota Pekalongan - Meski saat ini banyak media yang menyajikan hiburan dan memberikan informasi,  baik media cetak atau elektronik, namun keberadaan radio hingga saat ini masih memiliki pangsa pasar yang potensial.

Hal itu disampaikan oleh Dandim 0710 Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, saat wawancara dalam rangka HUT Radio Kota Batik, di ruang transit Kodim 0710/Pekalongan pada, Jumat (19/7/2019).

Dandim Arfan mengatakan, dengan kemajuan teknologi membuat persaingan antara satu media dengan lainnya, akan semakin ketat. Oleh sebab itu, pengelola Radio harus memiliki inovasi dan program yang menarik untuk pendengar.

Lebih lanjut menurut Dandim, Radio juga harus berinteraksi dengan media sosial, agar tidak ketinggalan jaman. Apalagi, masyarakat juga saat ini, banyak mengakses media social.

“ Radio Masih Punya Pangsa Pasar Potensial, oleh sebab itu dengan persaingan yang semakin ketat, radio juga harus berinteraksi dengan media sosial dan berinovasi dengan program yang tentunya menarik pendengar”,terang Dandim.

Dandim menambahkan , Radio sampai saat ini masih dibutuhkan, untuk mensosialisasikan program pemerintah, karena Radio selain sebagai media hiburan, Radio juga sebagai penyebar informasi yang akurat dan cepat.

Di Akhir wawancara Dandim 0710/Pekalongan juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Radio Kota Batik (RKB) Ke-45, yang jatuh pada tanggal 5 Agustus 2019 mendatang.” Selamat Ulang Tahun Ke-45 kepada Radio Kota Batik semoga semakin maju dan jaya di udara. RKB News Interaktif Solitif,”pungkasnya. (rus/pendim Pekalongan)

Kota Pekalongan – Setelah sepekan usai dibukanya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Sengkuyung II tahun 2019, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, meninjau perkembangan progres pekerjaan fisik betonisasi jalan di kelurahan Klego kecamatan Pekalongan Timur kota Pekalongan, kamis ( 18/7/19 ).

Kegiatan TMMD ini mencakup sasaran fisik dengan mengecor jalan atau betonisasi yang panjangnya 208,80 meter, lebar 3 meter dan tinggi 0,2 meter dengan melibatkan personel dari TNI 20 orang, masyarakat 40 orang dan dari pemerintah kota 3 orang  dengan pencapaian saat ini mencapai 30 persen. 

Kemudian untuk sasaran non fisik yang akan dilaksanakan meliputi kegiatan pelayanan administrasi kependudukan, perekaman dan pembuatan E-KTP dari dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekalongan.

Dalam kunjungannya ke lokasi TMMD Dandim Arfan mengatakan, bahwa sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam melaksanakan pekerjaan betonisasi sangat baik dan kompak, " Jadikan kegiatan TMMD ini sebagai sarana komunikasi sosial yang baik  sehingga kegiatan ini manfaatnnya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar,"ujarnya.

Dandim juga berharap, pekerjaan yang menjadi sasaran TMMD dapat diselesaikan sesuai tepat pada waktunya dan tidak asal jadi, sehingga setelah selesai dapat digunakan oleh masyarakat dan dijaga agar nantinya dapat bertahan lama.

“Kami mengharapkan untuk pekerjaan TMMD ini bisa selesai tepat waktu dan tidak asal – asalan,  sehingga bangunan ini bisa tahan lama ”, tandasnya.

Dengan adanya pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) ini Dandim Arfan berpesan agar setelah nanti jadi, bisa dimanfaatkan dengan baik dan masyarakat bisa merawatnya dengan sebaik-baiknya.(pendim 0710 pekalongan)

Kota Pekalongan - Guna memberikan dukungan moril dan semangat kepada anggotanya yang sedang menderita sakit, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto menjenguknya di rumah sakit, Rabu(17/7/2019).

Dikatakan Dandim, bahwa ada salah satu anggotanya serka Haryono yang sedang menderita sakit dan di rawat di rumah sakit Budi Rahayu, sehingga dirinya menjenguk untuk memberi dukungan moril agar anggota yang sakit tersebut termotivasi untuk segera di beri kesembuhan.

" Anggota kita Serka Haryono sedang sakit, kita datang untuk memberikan dukungan moril dan tentunya mendoakan, agar Serka Haryono yang sedang sakit cepat di beri kesembuhan,"tuturnya.

Seperti di ketahui, bahwa serka Haryono ini adalah anggota kelompok Tuud Kodim 0710/Pekalongan yang kesehariannya bekerja sebagai tukang di kodim, sehingga mendengar dirinya sakit dan di rawat di rumah sakit maka banyak dari anggota yang datang menjenguk termasuk mendapat perhatian dari Komandan Kodim 0710/Pekalongan.

Dalam kunjungannya tersebut Dandim Pekalongan di dampingi oleh Perwira Staf Kodim berserta perwakilan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 0710/Rem 071/Wijayakusuma.(rus/red)
Pasukan Pembawa Obor Warnai Acara Wisuda Purna Bakti Dan Wisuda Wredatama 
Batang - Ratusan obor dan lilin mewarnai acara wisuda purna bakti dan wisuda wredatama periode I tahun 2019 Polres Batang, terdiri tujuh anggota dan satu PNS (Pegawai Negeri Sipil) Polres Batang memasuki masa pensiun.

Terlihat, para wisudawan didampingi istri berjalan diiringi nyala api dan pasukan pedang pora.

Adapun delapan anggota yang purna tugas masing-masing AKP Purn. Henry toriyanto, Iptu purn. Slamet, Iptu purn. Mujiyanto, Ipda purn. Bambang muryantoro, Aipda purn. Mukijo, Bripka purn. Supriyono, Brigpol purn. Tugiyono dan, Penda purn. R. Lesmono.

"Sengaja acara ini kita kemas dengan pasukan pembawa obor, karena kita ingin memberikan pesan kepada anggota Polri maupun PNS yang telah memasuki masa pensiun, agar memiliki api semangat mengabdi meskipun sudah purna tugas," kata Kapolres Batang, di Halaman Mapolres setempat, Rabu malam (17/7/19).

Dalam kesempatan itu, Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada anggota yang telah memasuki masa pensiun, atas dedikasi serta dharma baktinya kepada institusi selama menjadi anggota Polri dan anggota PNS selama berdinas di Polres Batang.

"Selamat dan terima kasih, ini merupakan wujud perhatian dan penghargaan dari organisasi serta pimpinan Polri kepada anggota yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terhadap tugas dengan baik tanpa adanya perbuatan tercela," kata Kapolres Batang Edi S Sinulingga.

Menurut Kapolres, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini pada hakekatnya merupakan penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari kesatuan kepada anggota yang telah purna tugas.

"Hal ini dapat dijadikan semangat pengabdian dalam masa pensiun serta menjadi kebanggan keluarga yang patut di syukuri sebagai nikmat yang telah di berikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Semoga setelah kembali ke masyarakat diharapkan dapat memberikan makna dan dimaknai sebagai ibadah serta memberi manfaat bagi sesama manusia maupun lingkungannya," tuturnya.

Oleh karena itu, Ia mengajak kepada seluruh anggota Polres Batang untuk bisa meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai fungsi dan peranan masing-masing serta bisa mengemban amanah dari masyarakat bangsa dan negara.

"Mari kita tingkatkan kinerja dan kemampuan untuk mewujudkan postur Polri yang profesional, terpercaya dan modern (Promoter), tanggap atas situasi yang berkembang di wilayah Polres Batang terutama menjelang dilaksanakannya pilkades secara serentak pada bulan september 2019 nanti, sehingga tugas-tugas kepolisian akan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat," pungkasnya.
Kapolres Batang : Polwan dan Polki Masa Kini, Harus Mampu Ciptakan Suasana Aman Dan Nyaman Masyarakat,
Batang - Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga memberikan tumpeng sebagai tanda, bahwa sebagai generasi muda di lingkungan Polri, seorang Polisi Wanita (Polwan) dan Polisi Laki-laki (Polki), siap mengemban tugas melindungi mengayomi dan melayani masyarakat.

“Polwan dan Polki harus siap menjalankan tugas-tugas Polri, yang ke depan akan jauh lebih berat. Maka sejak awal diharapkan memiliki jiwa yang bersemangat untuk membangun instansi Kepolisian yang kini dituntut supaya lebih humanis terhadap masyarakat,” pinta Kapolres AKBP Edi S Sinulingga, usai menyerahkan tumpeng pada acara Tasyakuran HUT Bhayangkara ke-73, di halaman Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (10/7/19).

Menurutnya, Polwan dan Polki masa kini, harus mampu menciptakan suasana aman dan nyaman di hadapan masyarakat, karena sudah selayaknya Polri sebagai pelindung memiliki sikap bersahabat.

“Jadilah Polwan dan Polki yang dicintai masyarakat, karena keramahannya saat melayani masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu Polwan termuda, Bripda Bella Kanti Asih mengungkapkan, dirinya siap untuk mengemban tugas, sebagai pengayom dan pelindung masyarakat yang humanis.

“Sikap ramah dan bersahabat akan selamanya tertanam dalam jiwa raga sebagai Polwan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mewujudkan cita-cita para senior, agar masyarakat terlayani dan merasa nyaman di dekat Polri,” tuturnya.

Bripda Bella mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada generasi muda Polri, untuk mengemban amanat instansi Kepolisian yang semakin baik, dengan menjadi Polisi yang humanis.

Tumpeng diserahkan Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Batang Danik Sinulingga kepada Polwan Termuda Bripda Bella Kanti Asih dan Polki Termuda Bripda Muhammad Ridho, serta pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, sekaligus Ketua Rois Syuriah NU (Nahdlatul Ulama) Batang, KH. Abdul Manaf Syair.