BREAKING NEWS

Olah Raga

Batang

TMMD Banyumas

Seputar Kajen

Seputar Peristiwa

Saturday, 24 February 2018

Dandim Pekalongan Jelajahi Hutan Pantau Daerah Rawan Longsor Dan Adakan Reboisasi

Pekalongan - Guna mengetahui secara langsung wilayah perhutanan yang rawan bahaya longsor, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Infanteri Muhammad Ridha, sabtu (24/2/18), bersama Dinas perhutani pekalongan melaksanakan pengecekan secara langsung di lokasi - lokasi yang di tengarai rawan longsor serta melaksanakan reboisasi atau penanaman pohon untuk cegah terjadinya erosi serta tanah longsor.

Menurut Dandim M.Ridha, selain untuk pemantauan wilayah rawan longsor,kegiatan jelajah hutan tersebut juga sebagai langkah antisipasi terjadinya erosi dan longsor, dengan mengadakan rebosiasi atau penanaman pohon di wilayah yang di tengarai rawan longsor.

" Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi terjadinya erosi maupun  longsor,karena selain kita memantau daerah yang rawan longsor kita juga mengadakan reboisasi atau penanaman pohon dan itu sebagai salah satu upaya kita dalam mencegah terjadinya longsor tersebut,"jelas Dandim

Sementara itu menurut Toni Kuspaja, Admin KPH Pekalongan Timur mengatakan bahwa, struktur tanah adalah bebatuan di bawahnya tanah padas sehingga mudah terjadi longsor, dan tanaman yang cocok untuk pencegahan erosi adalah yang bertipe pembelukaran.

" Struktur tanah bebatuan yang di dalamnya tanah wadas, sehingga apabila air masuk langsung mengalir kembali dan apabila beban diatas terlalu berat maka akan terjadi longsor, maka tanaman yang cocok untuk pencegahan terjadinya longsor adalah yang bertipe pembelukaran, sehingga bebanya tidak terlalu berat,"jelasnya.

Pihaknya juga berharap, ada peran masyarakat dan stakholder terkait,untuk melakukan pengecekan dan tindakan  penanganan sehingga longsor ini terjadi lagi.

"Kami berharap ada peran dari masyarakat dan Stakholder terkait untuk melakukan pengecekan dan penanganan,dan ini sudah di awali oleh Dandim 0710 pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, yang melakukan reboisasi sebagai langkah pencegahan, agar tidak terjadi tanah longsor,mudah - mudahan dengan kegiatan ini longsor tidak terjadi lagi,"pungkasnya.

Kegiatan jelajah hutan tersebut di laksanakan di hutan wilayah kabupaten pekalongan, yang meliputi daerah Petungkriyono, lebakbarang serta Karanganyar yang diikuti oleh Dandim 0710 pekalongan Letkol Infanteri Muhammad Ridha beserta anggota dan Admin KPH pekalongan Timur beserta anggota yang berjumlah kurang lebih 30 orang**red(rusg99)

Pusat Perbelanjaan Terbakar Dandim Pekalongan Langsung Terjun Bantu Padamkan Api

Pekalongan –Mall Borobudur yang terletak di jalan Sultan Agung No: 21 Sampangan, Pekalongan timur Kota Pekalongan, sore ini sekitar jam 17.50 WIB, dilalap si jago merah. Sabtu (24/2/018).

Kebakaran di duga akibat konsleting arus listrik yang berasal dari lantai  dua gedung tersebut,walaupun situasi saat kebakaran diguyur hujan namun sampai saat berita ini diturunkan api belum bisa di padamkan.

Dandim 0710 pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha yang saat terjadi kebakaran berada di lokasi menjelaskan, untuk memadamkan api yang berada di lantai dua Mall Borobudur ini, sampai sekarang belum bisa padam dan kita terus berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

” Untuk memadamkan api yang membakar mall tersebut kita masih belum bisa dan  kita terus bekoordinasi dengan pemadam kebakaran kota Pekalongan yang telah mengerahkan tiga mobil pemadam kebakaran,guna memadamkan api yang semakin besar, namun sudah hampir dua jam belum juga padam”, jelas dandim.

Sampai saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi untuk membantu memadamkan api dan mendata kerugian akibat kebakaran tersebut.

"Kita terus berupaya untuk memadamkan api dan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk meyelamatkan material yang masih bisa terselamatakan maupun korban jiwa apabila ada yang terjebak,"pungkas dandim.**red(rusg99)

Dandim 0736 Batang tinjau sasaran TMMD Sengkuyung di Bawang

Batang - Dandim 0736 Batang Letkol Kav. Henry RJ Napitupulu melakukan peletakan batu pertama program pra TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2018  berupa pembuatan jalan lingkar desa dan jalan penghubung di Desa Candirejo, Kecamatan Bawang, Sabtu (24/2).

Dalam kegiatan tersebut Dandim 0736 Batang juga didampingi Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0736/Batang, Mayor Inf Raji, Pasiter Kapten Inf. Supirno, Danramil 04 Bawang Kapten Inf. Sumargiyono dan Kades Candirejo A Musafak.

Pembuatan jalan lingkar desa dan jalan penghubung antar desa  berupa makadam selebar tiga meter dan panjang  589 meter melibatkan 200 warga dari empat RT setempat didukung Banser, Bravo Rescue dan jajaran Koramil 04/Bawang serta Polsek Bawang. 

Dandim 0736 Batang Letkol Kav. Henry RJ Napitupulu mengatakan selain jalan, TMMD Sengkuyung Tahap I juga akan mengerjakan talud dan dua titik gorong-gorong. Anggaran yang digunakan dari APBD Batang dan APBD Provinsi Jateng. 

"Total rencana anggaran yang digunakan mencapai Rp 327.200 juta dengan rincian Rp 150 juta dari APBD Batang dan Rp 177 juta dari APBD Propinsi Jateng," terang Dandim didampingi Kasdim Mayor Inf Raji. 

Lebih lanjut, Dandim juga menyampaikan, pembuatan jalan tembus atau penghubung antara Desa Candirejo dengan desa-desa yang ada di Bawang utara akan mempersingkat jarak, sehingga warga yang hendak menuju ibukota Kecamatan akan lebih cepat. 

Kendati demikian, sambung dia, TMMD Sengkuyung Tahap I baru akan resmi dibuka pada minggu ke empat bulan Maret. 

"Jadi yang sedang kita kerjakan hari ini adalah Pra TMMD untuk mengawali kegiatan atau pendahuluan, puncaknya nanti di bulan Maret, " jelasnya. 

Sementara itu, Kades Candirejo, Akhmad Musafak mengaku senang dan mendukung dengan adanya program TMMD yang menyasar desanya. 

Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur berupa jalan Makadam, Talud dan gorong-gorong akan membantu warga mempersingkat akses antar desa-desa sekitarnya maupun akses menuju ibu kota kecamatan. 

"Jalan yang sedang dibangun kondisinya masih berupa setapak dan medanya cukup berbahaya di musim penghujan, sehingga warga memilih jalan memutar yang lebih aman," pungkasnya.(Pendim 0736). 

Warga Banyuputih Ngopi Bareng Dandim Napitupulu sedulure wong Batang

Batang - Dengan dibalut nuansa jawa yang penuh dengan kekeluargaan dan keakraban rangkaian peresmian Koramil 13/Banyuputih  terlihat semakin guyub dengan tema "Ngopi bareng warga kecamatan Banyuputih bersama Dandim Napitupulu sedulure wong Batang" di Koramil 13/Banyuputih tepatnya di Jalan Pantura Desa Sembung Kecamatan Banyuputih pada (23/02/18) malam.

Kades Sembung Haryanto dalam sambutannya menceritakan sejarah berdirinya Koramil 13/Banyuputih bahwa bermula atas persetujuan warga dalam menghibahkan bangunan eks Balai Desa Sembung yang kondisinya sudah tua, dengan didahului Musdes secara singkat dan secara spontan dalam sekali pertemuan warga langsung menyetujui rencana hibah tanah tersebut, sehingga harapannya kali ini dengan diresmikannya Koramil Banyuputih ini akan banyak membawa manfaat kepada warga Banyuputih terlebih dengan visi Dandim Napitupulu sedulure wong Batang maka akan semakin kuat negara ini dengan manunggalnya TNI dengan rakyat.

Camat Banyuputih Triyanto mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya yang telah mendukung berdirinya Koramil 13/Banyuputih serta dengan slogan guyub rukun mbangun Batang selaras dengan slogan Dandim Napitupulu sedulure wong Batang, akan dapat membantu Pemkab memajukan dan mensejahterakan masyarakat khususnya Kecamatan Banyuputih, sesuai dengan kapasitas dan wewenang Kodim 0736/Batang

Letkol Napitupulu dalam sambutannya juga mengapresiasi atas semua partisipasi dan dukungan warga, sehingga Koramil Banyuputih ini dapat berdiri dan dapat ditempati dalam waktu yang cukup singkat, ungkap Dandim.

Lebih lanjut Letkol Napitupulu juga menambahkan bahwa keberadaan Koramil di Banyuputih dan di seluruh Indonesia pada hakekatnya adalah sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa, akan tetapi tanpa ada dukungan warga kami tidak ada apa apanya, serta dengan suasana yang penuh keakraban dan berharap komunikasi antara anggota Kodim dengan masyarakat tidak ada lagi sekat sehingga Dandim Napitupulu benar benar bisa diterima oleh warga dengan saling menghormati sesuai dengan umur, artinya bagi yang usia dibawahnya secara otomatis akan kami anggap sebagai adik,  bagi yang seusia maka kita anggap sebagai teman dan begitu juga yang lebih tua maka akan kami anggap sebagai orang tua, bebernya.

Berkaitan dengan rangkaian tahapan Pilkada, Dandim mengajak kepada semua warga untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah walaupun ada sedikit perbedaan dalam penilaian terhadap paslon, hormatilah perbedaan karena tujuannya sama yakni untuk kemajuan wilayah kita khususnya Batang dan Jateng secara luas.

Letkol Napitulu juga memberikan pesan kepada masyarakat untuk ikut merawat bangunan Koramil Banyuputih karena ini milik kita bersama karena dibangun dengan uang rakyat dan berharap kepada warga untuk tidak sungkan memberikan saran dan masukannya untuk kemajuan dan kebaikan warga Batang.

Tampak hadir ditengah tengah warga Forkopimcam Banyuputih, Ketua Paguyuban Sang Pamomong Batang Bambang Sasongko, Kades Sembung Suharyanto serta Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Desa Sembung.(Pendim 0736).

Puluhan warga hadiri pemasangan Prasasti Koramil 13/Banyuputih

Batang - Puluhan anggota TNI dan Polri serta warga masyarakat guyub rukun bahu membahu melaksanakan karya bhakti pembersihan sepanjang jalan Desa Sembung Kecamatan Banyuputih pada (23/02/18).

Dengan dimulai apel pagi dipimpin langsung oleh Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji diawali dengan do'a apel pagi sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, dilanjutkan karya bhakti pembersihan sepanjang jalan Desa Sembung.

Camat Banyuputih Triyanto dalam sambutannya mengungkapkan meski dirinya baru menjabat mulai Januari hubungan dengan unsur Forkopimcam sudah sinergi dengan komunikasi sudah berjalan dengan baik dan masyarakat Banyuputih siap mendukung apa yang menjadi program program Pemkab Batang dan Kodim 0736/Batang dan pagi ini merupakan hal yang luar biasa karena dalam waktu singkat Koramil Banyuputih sudah resmi dan siap ditempati.

Dandim Letkol Kav Henry Rudi J Napitupulu dalam sambutannya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Unsur Forkopimcam Banyuputih atas semua dukungannya selama ini serta mengharapkan hubungan yang sudah baik ini supaya dipertahankan dan ditingkatkan, dan secara pribadi ingin sekali kenal dengan semua warga, sehingga harapannya akan tercipta hubungan yang baik dengan mengusung slogan "Dandim Napitupulu sedulure wong Batang" dengan maksud dengan menggunakan nama akan lebih dikenal ataupun diingat oleh warga, dan memang benar benar ingin diterima dan menjadi sedulur/saudaranya orang Batang karena bukan asli orang Batang, pintanya.

Pada kesempatan tersebut Letkol Henry R J Napitupulu juga memperkenalkan dirinya karena baru saja dilantik menjadi Dandim seminggu yang lalu oleh Danrem 071/Wijaya Kusuma tepatnya pada hari Sabtu tanggal 17/02 bebarengan dengan diresmikannya Koramil Banyuputih ini, beber Dandim.

Usai memberikan sambutan Dandim 0736/Batang Letkol Kav Henry Rudi J Napitupulu secara simbolis memasang Prasasti Koramil 13/Banyuputih dengan didampingi Forkopimcam Banyuputih, Kades Sembung Haryanto, Ketua Paguyuban Kades Banyuputih Sodikin dengan disaksikan langsung oleh warga Kecamatan Banyuputih.(Pendim 0736).

Friday, 23 February 2018

Longsor di Karangjambu Purbalingga 4 Meninggal Dunia

Purbalingga -  Curah hujan cukup tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Purbalingga pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2017 mengakibatkan terjadinya bencana alam tanah longsor yang menimpa rumah milik sdr. Solihin di Dusun pule Desa Jingkang RT.03 RW.04 Kec.Karangjambu sekitar pukul 21.00 wi.  Hal ini diakibatkan juga oleh tanah yang labil serta bangunan rumah yang berada dibawah tebing. Sehingga mengakibatkan 4 orang meninggal dunia tertimbun longsor dan 6 orang mengalami luka-luka (22/2). 

Kejadian berawal pada saat sdr. Solihin sedang melaksanakan pengajian Tahlil dalam rangka khajatan tiba-tiba terdengar suara bergemuruh yang berasal dari tebing belakang rumah serta lampu rumah padam,  disusul dengan terjadi longsor yang menimpa rumah kemudian warga yang berada didalam rumah lari keluar untuk menyelamatkan diri. 
Namun masih ada anggota keluarga yang berada di dalam kamar tidur yang tidak sempat untuk menyelamatkan diri dan akhirnya menjadi korban tertimbun tanah longsor. Kemudian warga bersama-sama dengan pihak Koramil 09/Karangreja, Polsek Karangreja dan pemerintahan Desa Jingkang melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun,namun korban ditemukan sudah meninggal dunia.

Dari hasil evakuasi yang dilaksanakan,  didapatkan data-data korban yang meninggal dunia antara lain korban pertama saudara Alkaromi Bin Nurofik (7 Thn ) status Pelajar dengan hasil pemeriksaan luka lebam dibagian muka,hematum tengkorak belakang, luka lecet pada kaki kiri, korban kedua saudara M.Sifaul Umam bin Solihin (9 thn), dengan hasil pemeriksaan mengalami luka lebam mata kiri, korban ketiga sudara Safangatul Isman bin Suyanto (3 thn), dengan hasil pemeriksaan mengalami luka hematum pada mata dan hidung, pendarahan hidung.  Korban keempat saudara Abdul Roup bin Sukimin (11 thn) dengan hasil pemeriksaan mengalami luka pendarahan hidung, hematum tengkorak belakang. 

Sementara korban yang mengalami luka-luka antara lain luka berat ada satu orang atas nama  Bpk.  Sahrudin (55 th) pekerjaan tani dengan luka patah tulang pada paha sebelah kiri dan dirawat RSUD Goetheng Tarunadibrata-Purbalingga.  Sementara 5 orang mengalami luka ringan lecet-lecet antara lain Bapak. Sohimin (38 th),  Bpk Ruslan (25 thn), Sdr Ojan (16 thn), Bpk. Sarip (35 thn) dan Sdr Karsun (16 thn). Untuk  korban luka ringan langsung dirawat d Puskesmas Karangjambu malam itu juga. Kesemua korban baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka adalah warga  Desa Jingkang RT.03 RW.04 Kec.Karangjambu.
Korban meninggal dunia maupun korban selamat langsung dievakuasi Balai Desa Jingkang.  

Tindakan yang dilaksanan oleh aparat Koramil 09/Karangreja setempat adalah koordinasi dengan Pemerintah Desa Jingkang, BPBD Kab.Purbalingga, PMI Purbalingga dan BASARNAS Kab.Purbalingga untuk penanganan lebih lanjut. 

Koramil 09/Karangreja melalui Babinsanya Serda Sebo Kahono menghimbau kepada warga Desa Jingkang terutama yang berada di wilayah RT.03 RW.04 agar warga lebih waspada dan berhati-hati serta selalu mengantisipasi datangnya longsor susulan. Terutama kepada warga yang bertempat tinggal dibawah tebing (Pendim 0702/Pbg).
 
Copyright © 2017 Sapu Lidi Share on Next Generation.