TRENDING NOW

Pekalongan - Bertugas sebagai pembina desa (Babinsa) dengan segala kesibukan aktifitas kedinasan maupun pembinaan didesa, tidak menyurutkan semangat  Sertu Nur Azis Babinsa desa bligorejo kec Doro ini, untuk terus berkreasi dan mengabdikan dirinya kepada masyarakat.

Selain melaksanakan pembinaan di desa binaan ternyata kegiatan yang rutin dilaksanakan Sertu Nur Asis adalah juga mengajar mengaji, pelaksanaan mengajarnya dilakukan di Mushola Al Ihklas dukuh Bligo Wetan desa Bligorejo kec Doro.

Menurutnya, kegiatan dilaksanakan setiap hari selesai sholat magrib dan diikuti 18 anak yang kesemuanya dari anak anak desa setempat.

" Setiap habis sholat magrib kita lanjutkan dengan kegiatan belajar mengaji untuk anak-anak, dan kebetulan jumlahnya lumayan ada 18 anak yang ikut belajar ngaji,"jelas Nur Asis.

" Kegiatan ini rutin kita laksanakan tiap hari, kecuali malam jum'at kita liburkan pak,"lanjutnya.

Dalam mengajar ngaji anak-anak tersebut Sertu Nur Asis tidak sendiri, dia bersama  H. Hasbi Habibi yang merupakan imam mushola tersebut.

Dengan kegiatan ngaji tersebut Nur Asis berharap,bisa membawa anak-anak yang di ajarinya mempunyai ahklak dan budi pekerti yang baik.

" Mudah - mudahan anak -anak ini nantinya menjadi anak yang mempunyai ahklak serta budi perkerti yang baik, karena mereka adalah harapan kita sebagai generasi penerus bangsa,"pungkasnya.**red(rusg99)
Pekalongan - Guna menjalin keakraban dan dan sinergitas antara TNI dan Wartawan di wilayah pekalongan,Kodim 0710 pekalongan bersama para awak media mengadakan latihan ala militer yang tergabung dalam bermain paintball,bertempat di area obyek wisata linggo asri kec kajen kabupaten pekalongan,sabtu (21/4/18)

" Kegiatan ini sangat menyenangkan sekaligus mengingatkan saya saat latihan dulu di batalyon,"ucap sertu Sumaji.

Menurutnya, kegiatan tersebut bisa sebagai hiburan sekaligus meningkatkan kekompakan sesama personil karena bermain dalam satu tim dan memerlukan kerjasama yang baik.

" Kegiatan ini sangat bagus dan bisa meningkatkan kekompakan antar sesama personil, sehingga kita disini TNI dan Wartawan bisa tambah kompak lagi, dalam bermain maupun dalam tugas sehari - hari,"Imbuhnya.

Sementara itu Indra Dwi Purnama salah satu wartawan yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku,sangat senang sekali dengan bisa bermain sekaligus berlatih bersama TNI.

" Senang sekali bisa bermain sekaligus berlatih paintball bersama TNI,seperti perang beneran,"ungkapnya.

" Dapat ilmu baru,kompak,solid dan tentunya ini akan menambah kekompakan kita sebagai wartawan dan TNI yang ada di pekalongan ini,"pungkasnya.

Diharapkan dengan kegiatan tersebut akan semakin membuat solid dan kompak hubungan antara kodim 0710 pekalongan dan wartawan  yang ada di wilayah pekalongan.**red(rusg99)
Pekalongan - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung tahap I tahun 2018 di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo mempunyai sasaran utama pembuatan jalan makadam dan rehab RTLH. Namun selain sasaran pokok tersebut ternyata Satgas juga membangun sarana dan prasarana pendukung di Desa yang salah satunya adalah pembuatan pos kamling.

Kegiatan pembuatan poskampling sendiri dimulai pada minggu (15/4/18) dengan menggunakan bahan baku bambu, yang mana bambu tersebut di ambil dari warga setempat yang memang masih banyak ditemui di lokasi TMMD.

Kapten Inf Sunarto Danramil 07 Wonopringgo selaku Dansatgas TMMD dilapangan mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program TMMD yang bertujuan meningkatkan keamanan dan ketertiban di Desa Galangpengampon dan Keberadaan Pos Kamling ini nantinya akan digunakan  masyarakat untuk melaksanakan pengamanan secara swakarsa,"jelas Kapten Sunarto.

" Dengan adanya pos kamling ini diharapkan, akan  lebih terjalin lagi keharmonisan serta kedekatan antar masyarakat, sehingga akan lebih kompak dan tambah solid lagi, karena nantinya poskampling tersebut akan menjadi tempat berkumpul tiap malamnya serta akan saling bertemu untuk menjaga keamanan lingkungan,” imbuhnya.

Sementara itu, senada halnya dengan kapten Sunarto,  Babinsa desa galangpengampon Serka Sapto Nugroho selaku menambahkan, tujuan dibuatnya poskampling tersebut adalah untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pos kampling serta untuk menggiatkan kembali tentang ronda malam.

" Terimakasih bapak tentara, warga kami di buatkan poskampling, yang nantinya bisa untuk tempat berkumpul warga dan untuk ronda malam, kami akan lebih giatkan lagi  pelaksanaan ronda malamnya," Ucap Sugiarto (35 th) ketua RT setempat.

Pekalongan – Guna Percepatan pencapaian luas tambah tanam di wilayah Kab Pekalongan,Kodim 0710 Pekalongan mengadakan gerakan tanam padi serentak,yang di selenggarakan di desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo pada, rabu( 18/4/18 )

Kegiatan tersebut di awali dengan tatap muka dengan Kelompok Tani, PPl,Petani serta Babinsa yang ada di wilayah Kecamatan wonopringgo.

Dandim 0710 Pekalongan Letkol Infanteri Muhammad Ridha menjelasakan bahwa kegiatan tanam serentak tersebut, sebagai upaya khusus percepatan dalam rangka swasembada pangan. Selain itu juga untuk mendorong  para petani, jangan sampai sawah – sawah yang sangat produtif tersebut menjadi alih fungsi.

“ Kegiatan ini sebagai upaya khusus percepatan dalam rangka swasembada pangan. Selain itu juga untuk mendorong  para petani, jangan sampai, sawah – sawah yang sangat produtif tersebut menjadi alih fungsi, terutama menjadi kawasan industri,”terangnya.

Pihaknya berharap, dengan kegiatan gerakan tanam padi serentak tersebut, wilayah pekalongan akan mencapai terget produksi padi dan kwalitas yang baik. Dandim menambahkan, “kodim 0710 pekalongan akan selalu mengawal kegiatan petani dan menjaga jangan sampai ada kelangkaan pupuk,”pungkasnya.

Sementara itu Kepala dinas Pertanian Kabupaten Pekalongan Ir. Siswanto menjelaskan,untuk gerakan luas tambah tanam dan tanam serentak perlu di giatkan lagi,pasalnya di wilayah pekalongan untuk lahan terbatas sedangkan targetnya meningkat.

“ Dengan mengoptimalkan segala sarana dan prasarana yang ada termasuk alsintan maka diharapkan target produksi dan kwalitas hasilnya kan terpenuhi,”jelasnya.

Menurutnya dengan kolaborasi antara TNI dan Dinas pertanian selama ini sudah cukup baik dan sangat membantu dalam mensukseskan program swasembada pangan yang ada di wilayah pekalongan maupun secara nasional.


Pekalongan - Sebagai sarana pembinaaan teritorial di wilayahnya
,Koramil 08 Bojong melaksanakan safari jum'at dengan melaksanakan sholat jum'at secara bergantian di masjid-masjid yang ada di wilayahnya.

Adapun tempat yang di jadikan untuk melaksanakan sholat jum'at pada safari jum'at kali ini adalah masjid Jami' Darul Falah Desa Duwet Kecamatan Bojong, pada jumat (13/04/2018)

Menurut Danramil 08 Bojong Kapten Inf Nurkhan mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah selain melaksanakan ibadah sholat jum'at juga sebagai sarana komunikasi sosial.

" Tujuan kita melaksanakan safari Jum'at ini adalah selaian kita melaksanakan ibadah sholat jum'at juga sebagai sarana kita komunikasi sosial dengan masyarakat dan tokoh agama yang ada di wilayah binaan kita,"jelas Danramil.

Dalam kesempatan tersebut juga di guanakan Danramil Nurkhan untuk menyampaikan tentang pentingnya menjaga kondusifitas diwilayah menjelang pemilihan gubernur yang akan di laksanakan dalam waktu dekat.

"Pentingnya pendidikan keagamaan sejak dini guna memperkuat dan memperkokoh persatuan dan kesatuan demi tetap tegaknya NKRI,serta sosialisai kegiatan pembinaan teritorial di wilayah dengan kegiatan karya bhakti,komunikasi sosial dan pembinaan ketahanan wilayah perlu kita lakukan sehingga TNI dan Rakyat semakin menyatu,"Imbuhnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan ini seperti ini, semoga bisa terjalin hubungan yang harmonis dan sinergis antara TNI dan masyarakat, dan terwujud kemanunggalan TNI Rakyat,"pungkasnya.

Pekalongan – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD ) sengkuyung I tahun 2018 sudah berjalan selama delapan hari kerja,untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target yang di tentukan, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha terjun langsung meninjau ke lokasi di Kelurahan Degayu Kec Pekalongan Utara Kota Pekalongan,Jum’at ( 13/4/18 ).

“ Kita pastikan pekerjaan sesuai dengan Spek dan target waktu yang sudah di tentukan,sehingga diharapkan pekerjaan akan selesai sesuai waktu yang di tentukan dan bahkan sebelum target waktu selesai, pekerjaan di harapkan sudah kelar,”terang Dandim.

Menurutnya, delapan hari yang sudah berjalan prosentase pekerjaan sudah berjalan 35 persen dari pekerjaan yang akan di kerjakan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim Ridha juga berpesan kepada para anggota satgas di lapangan, agar mempedomani kalender waktu yang sudah di tentukan sehingga target pekerjaan akan bisa tercapai sesuai waktu yang ditentukan.

“ Saya berharap,untuk satgas di lapangan agar mempedomani kalender waktu yang sudah ditentukan,sehingga target pekerjaan akan selesai sesuai waktu yang di tentukan,” Jelasnya.

Kegiatan TMMD sengkuyung I sendiri, sesuai rencana berjalan selama 30 hari, di mulai dari tanggal 4 april sampai dengan tanggal 3 Mei 2018.**red ( rusg99)