TRENDING NOW

Pekalongan – Bertempat di Perumahan Wirabaru 3 Kelurahan Bener Kecamatan Wiradesa, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto secara resmi membuka kegiatan Karya Bakti Mandiri tahun 2019.

Dalam sambutannya, Dandim Arfan Johan Wihananto mengatakan, pekerjaan yang dilaksanakan pada Karya Bhakti TNI Mandiri di Kelurahan Bener ini adalah berupa pekerjaan pembangunan saluran drainase dengan volume panjang 245 meter X Tinggi 0,9 meter yang berada di 2 sisi jalan utama.

“ Dengan pembuatan saluran drainase sepanjang 245 meter X Tinggi 0,9 meter di perumahan Wirabaru 3 yang akan kita kerjakan, mudah-mudahan akan bisa mengurangi dan bahkan menghilangkan rob dari wilayah ini,”ujar Dandim. Rabu(21/8/2019)

Ditambahkan Dandim, Karya bhakti TNI mandiri merupakan suatu proses kegiatan perencanaan binter yang dibuat secara teratur, terkoordinasi dan terpadu antar aparat komando kewilayahan dan pemerintah daerah dan instansi terkait,

“ Hal ini sejalan dengan Undang Undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI yang mengamanatkan kepada TNI untuk melaksanakan Operasi Militer Selain Perang salah satunya adalah membantu Pemerintah Daerah,”jelasnya

Di Akhir sambutannya, Dandim berpesan agar prajurit semua bisa memanfaatkan kegiatan Karya Bhakti untuk berinteraksi dengan masyarakat, guna memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, Mayor Infanteri Laindah (Pabung Kodim 0710/Pekalongan), Diah (Dinas PMD Kab. Pekalongan),Mashadi (Dinas PMD Kab. Pekalongan), Bambang (Camat Wiradesa), AKP. Yorisa Prabowo (Kapolsek Wiradesa), Perwira Staf Kodim 0710/Pekalongan, Jamhur Kamal (Lurah Bener) dan peserta apel yang berjumlah 120 orang.(rus/red)
Pekalongan – Sebanyak 32 Tim sepak bola ikut memeriahkan turnamen sepak bola Danramil Paninggaran Cup ke VII tahun 2019 yang di buka secara resmi oleh Dandim 0710/Pekalongan Lekol Infanteri Arfan Johan Wihananto di lapangan sepak bola Krida Muda Mandiri Panumbangan Desa Lambanggelun, kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan. Senin(20/8/2019) Sore.

Adapun 32 tim yang mengikuti turnamen tersebut  terdiri dari 24 tim dari wilayah Kecamatan Paninggaran, 6 tim dari luar Kecamatan Paninggaran akan tetapi masih satu Kabupaten Pekalongan dan 2 tim dari kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara.

Dalam turnamen tersebut memperebutkan piala turnamen juga mendapatkan hadiah uang untuk Juara 1 mendapat 10 juta rupiah, Juara 2  mendapat 7,5 juta rupiah dan Juara 3 bersama  masing-masing mendapat hadiah 2.5 juta rupiah.

Pada kesempatan tersebut Dandim Pekalongan Letkol Arfan menyampaikan, bahwa kegiatan Turnamen sepak bola Danramil paninggaran Cup ke VII tahun 2019 dilaksanakan selain sudah menjadi agenda rutin tahunan, juga untuk memperingati HUT Ke-74 kemerdekaan Republik Indonesia serta rangkaian menyambut HUT Ke-74 TNI tahun 2019.

“ Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang sudah dilaksanakan ke VII kalinya, dan juga sekaligus untuk memperingati HUT Ke-74 kemerdekaan Republik Indonesia serta rangkaian menyambut HUT Ke-74 TNI tahun 2019,”ujar Dandim.

Lebih lanjut Dandim berpesan, agar para peserta dapat menjaga sportifitas sehingga apa menjadi tujuan diselenggarakan kegiatan turnamen sepak bola ini dapat tercapai yaitu kompetisi yang sehat dan profesional serta tim kesebelasan yang keluar sebagai pemenang benar-benar layak dan berkualitas.

Kegiatan pembukaan ditandai dengan tendangan bola oleh Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto dari tengah lapangan dan dilanjutkan dengan pertandingan perdana antara PS Persesa Sawangan VS PSB Botosari, yang diakhiri dengan kemenangan PSB Botosari dengan skor 0 : 1 yang terjadi di menit 43 melalui tendangan bebas ± 35 meter yang dilakukan oleh Bowo no punggung 9.(rus/red)
Kota Pekalongan – Guna mencapai postur yang ideal, prajurit Kodim 0710/Pekalongan yang mengalami overweight wajib melaksanakan pembinaan fisik khusus. Kegiatan pembinaan fisik tersebut dimaksudkan agar postur serta fisik anggota yang mengalami overweight bisa kembali ideal.

Dikatakan Pasi Ops Kodim 0710/Pekalongan Kapten Infanteri Dwi Darmasto, pembinaan fisik bagi anggota militer sudah bukan hal yang baru. Namun melihat tugas dan tanggung jawab anggota TNI yang sangat padat diharapkan tidak menjadi alasan untuk melaksanakan pembinaan fisik agar tidak terjadi overweight.

Lanjut Pasi Ops, dengan banyaknya prajurit saat ini yang mengalami overweight, maka sesuai perintah dari komando atas guna mencapai postur yang ideal serta fisik yang prima, diwajibkan untuk melaksanakan pembinaan fisik khusus sesuai jadwal yang sudah direncanakan oleh satuan masing-masing.

“ Sesuai perintah dari satuan atas serta untuk memiliki fisik yang prima maka, seluruh anggota yang mengalami postur overweight wajib melaksanakan pembinaan fisik khusus agar posturnya kembali normal dan ideal,”ungkapnya
.
Kegiatan pembinaan  fisik khusus akan dilaksanakan sampai dengan prajurit yang mengalami overweight mengalami perubahan menjadi ideal kembali serta mempunyai fisik yang prima. “ Karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Jika kita ingin memiliki jiwa yang sehat, maka harus punya tubuh yang sehat,” pungkas Pasi Ops.(rus/red)
Pekalongan – Kodim 0710/Pekalongan berduka, karena telah kehilangan salah satu prajurit terbaiknya yaitu Almarhum Serda Wisujo Joyo Jabatan Babinsa Koramil 11/Sragi, yang meninggal karena sakit.

Sebagai penghormatan terakhir, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto hadir dan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta memimpin upacara pemakaman Almarhum Serda Wisujo Joyo di Desa Kelangdepok, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Senin (19/8/2019).

Dalam sambutannya, Dandim Arfan mengucapkan rasa belasungkawa yang mendalam baik secara pribadi dan mewakili dari keluarga besar TNI khususnya keluarga besar Kodim 0710/Pekalongan.

"Marilah kita memanjatkan Doa kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena kita masih diberikan kesempatan untuk hadir bersama pada Upacara persemayaman jenazah Almarhum Serda Wisujo Joyo yang telah dipanggil yang Maha Kuasa mendahului kita semua," ujar Dandim.

"Kami mengharapkan kiranya keluarga dapat menerima cobaan ini dengan sabar dan tawakal serta tulus dan Ikhlas, semoga Tuhan yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan dan lindunganNya. Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setingi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materil atas terlaksananya Upacara persemayaman pada hari ini," terang Dandim.

Di akhir sambutan, Dandim menyampaikan akan memberangkatkan jenazah Almarhum ketempat peristirahatan terakhir di tempat pemakaman umum Desa Kelangdepok, Kecamatan Bodeh dan mengajak kepada semua yang hadir untuk mendoakan Almarhum Serda Wisujo Joyo.

"Marilah kita semua mendoakan semoga Arwah Almarhum dapat ditempatkan disisi Tuhan Yang Maha Kuasa sesuai dengan amal baktinya," Tandasnya.

Diketahui bahwa Almarhum Serda Wisujo Joyo telah dilaporkan meninggal pada minggu tanggal 18 Agustus 2019 pukul 18.05. Wib. Dirumah sakit Siaga Medika Pemalang karena sakit inpeksi paru. (rus/red)
Pekalongan – Melalui program karya bakti spektakuler yang digelar oleh Kodim 0710/Pekalongan dua warga yaitu Madrali dan Tuslani yang kesemuanya warga Desa Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendapat kado spesial dengan direhab nya kedua rumah warga tersebut.

Dijelaskan Danramil 04/Karanganyar Kapten Infanteri Sidi, bedah rumah tidak layak huni (RTLH) yang dilaksanakan saat ini adalah dalam rangka menyambut HUT TNI Ke-74 yang jatuh pada tanggal 5 oktober mendatang, melalui program karya bakti spektakuler tahun 2019.

“ Kegiatan karya bakti Spektakuler ini dalam rangka menyambut HUT TNI Ke-74 dengan melaksanakan bedah rumah tidak layak huni milik Madrali dan Tuslani yang kesemuanya adalah warga Desa Lolong Kecamatan Karanganyar, sekaligus memberi kado istimewa kepada dua warga tersebut karena bertepatan dengan perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia,”jelas Danramil.Senin(19/8/2019).

Tuslani (61) salah satu warga yang rumahnya direhab mengaku sangat bahagia sekali dengan kado yang diberikan oleh TNI tersebut, diungkapkanya, kebahagian terasa lengkap karena rumahnya direhab saat perayaan HUT Ke-74 kemerdekaan RI.

“Terima kasih bapak TNI, ini kado yang yang sangat berkesan bagi saya, karena rumah saya di rehab saat perayaan HUT kemerdekaan negara kita yaitu Republik Indonesia,”ungkapnya.

Ditambahkan Tuslani, rumahnya yang berukuran 7 meter X 10 meter tersebut sudah ditempati selama 15 tahun dengan kondisi dinding dari bambu serta atap dari genting yang sudah bocor saat musim hujan dan lantai juga masih dari tanah, sehingga memang sudah tidak layak huni.(rus/red)
Kota Pekalongan – Sebagai bakti TNI kepada masyarakat, khususnya Kodim 0710/Pekalongan bersama masyarakat Kelurahan Soko Duwet Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan, melaksanakan pembangunan Mushola Baiturrohman. Minggu(18/8/2019).

Karya bakti dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT TNI ke-74 yang akan jatuh pada tanggal 5 oktober 2019 mendatang. Mewakili Danramil 20/Pekalongan Selatan Peltu Agus Sayuti sebagai koordinator dalam kegiatan tersebut menyampaikan,bahwa karya bakti yang digelar mengerjakan pengecoran Mushola Baiturrahman dan melibatkan 15 anggota Babinsa dari wilayah Kota Pekalongan.

“Kegiatan karya bakti spektakuler ini dalam rangka menyambut HUT TNI ke-74 dan saat ini bersama masyarakat bahu-membahu melakukan pengecoran mushola,”jelas Peltu Agus.

Melalui kegiatan tersebut dirinya berharap TNI dan masyarakat akan semakin solid dalam menjaga keutuhan NKRI. “ Semoga kedepan TNI dan Rakyat semakin solid dan jaya dalam menjaga NKRI,”imbuhnya.

Sementara itu Machmud warga Rt 01/Rw 06 Kelurahan Soko Duwet yang juga sebagai pengurus Mushola Baiturrahman mengatakan, sangat berterima kasih sekali dengan adanya TNI yang datang membantu, dirinya merasa kaget karena tanpa diundang dan dikasih tahu ternyata tiba-tiba TNI datang membantu pengecoran mushola tersebut bersama masyarakat.

“ Ini sebuah kejutan dari bapak-bapak TNI, tanpa diundang dan diberi tahu ternyata bapak TNI banyak yang datang membantu. Memang kita pernah memberi tahu kepada bapak Babinsa akan melakukan pengecoran ini, akan tetapi waktunya kapan kita belum tahu saat itu, dan kini tiba-tiba TNI banyak yang datang membantu dan ini sungguh luar biasa,”ungkapnya kepada Pelda Rusgiyarto saat ditemui di lokasi.

Doa dan harapan pun disampaikan kepada TNI yang ikut membantu pengecoran mushola saat itu, agar TNI semakin jaya dan selalu dekat dan dicintai oleh rakyat. “ Semoga TNI selalu dicintai dan dekat dengan rakyat pak,”tandasnya.

Ditambahkan Machmud bahwa, pembangunan mushola sendiri sudah dimulai sejak bulan Juli 2019 lalu, dan saat ini progres sudah 60 % serta saat ini memasuki tahap pengecoran atap/dak mushola. Menurutnya, dengan bantuan TNI juga sangat bermanfaat sekali dalam memacu semangat masyarakat yang ikut bekerja.(rus/red)