TRENDING NOW


Kota Pekalongan – Setelah sepekan usai dibukanya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Sengkuyung II tahun 2019, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, meninjau perkembangan progres pekerjaan fisik betonisasi jalan di kelurahan Klego kecamatan Pekalongan Timur kota Pekalongan, kamis ( 18/7/19 ).

Kegiatan TMMD ini mencakup sasaran fisik dengan mengecor jalan atau betonisasi yang panjangnya 208,80 meter, lebar 3 meter dan tinggi 0,2 meter dengan melibatkan personel dari TNI 20 orang, masyarakat 40 orang dan dari pemerintah kota 3 orang  dengan pencapaian saat ini mencapai 30 persen. 

Kemudian untuk sasaran non fisik yang akan dilaksanakan meliputi kegiatan pelayanan administrasi kependudukan, perekaman dan pembuatan E-KTP dari dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekalongan.

Dalam kunjungannya ke lokasi TMMD Dandim Arfan mengatakan, bahwa sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam melaksanakan pekerjaan betonisasi sangat baik dan kompak, " Jadikan kegiatan TMMD ini sebagai sarana komunikasi sosial yang baik  sehingga kegiatan ini manfaatnnya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar,"ujarnya.

Dandim juga berharap, pekerjaan yang menjadi sasaran TMMD dapat diselesaikan sesuai tepat pada waktunya dan tidak asal jadi, sehingga setelah selesai dapat digunakan oleh masyarakat dan dijaga agar nantinya dapat bertahan lama.

“Kami mengharapkan untuk pekerjaan TMMD ini bisa selesai tepat waktu dan tidak asal – asalan,  sehingga bangunan ini bisa tahan lama ”, tandasnya.

Dengan adanya pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) ini Dandim Arfan berpesan agar setelah nanti jadi, bisa dimanfaatkan dengan baik dan masyarakat bisa merawatnya dengan sebaik-baiknya.(pendim 0710 pekalongan)

Kota Pekalongan - Guna memberikan dukungan moril dan semangat kepada anggotanya yang sedang menderita sakit, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto menjenguknya di rumah sakit, Rabu(17/7/2019).

Dikatakan Dandim, bahwa ada salah satu anggotanya serka Haryono yang sedang menderita sakit dan di rawat di rumah sakit Budi Rahayu, sehingga dirinya menjenguk untuk memberi dukungan moril agar anggota yang sakit tersebut termotivasi untuk segera di beri kesembuhan.

" Anggota kita Serka Haryono sedang sakit, kita datang untuk memberikan dukungan moril dan tentunya mendoakan, agar Serka Haryono yang sedang sakit cepat di beri kesembuhan,"tuturnya.

Seperti di ketahui, bahwa serka Haryono ini adalah anggota kelompok Tuud Kodim 0710/Pekalongan yang kesehariannya bekerja sebagai tukang di kodim, sehingga mendengar dirinya sakit dan di rawat di rumah sakit maka banyak dari anggota yang datang menjenguk termasuk mendapat perhatian dari Komandan Kodim 0710/Pekalongan.

Dalam kunjungannya tersebut Dandim Pekalongan di dampingi oleh Perwira Staf Kodim berserta perwakilan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 0710/Rem 071/Wijayakusuma.(rus/red)
Pasukan Pembawa Obor Warnai Acara Wisuda Purna Bakti Dan Wisuda Wredatama 
Batang - Ratusan obor dan lilin mewarnai acara wisuda purna bakti dan wisuda wredatama periode I tahun 2019 Polres Batang, terdiri tujuh anggota dan satu PNS (Pegawai Negeri Sipil) Polres Batang memasuki masa pensiun.

Terlihat, para wisudawan didampingi istri berjalan diiringi nyala api dan pasukan pedang pora.

Adapun delapan anggota yang purna tugas masing-masing AKP Purn. Henry toriyanto, Iptu purn. Slamet, Iptu purn. Mujiyanto, Ipda purn. Bambang muryantoro, Aipda purn. Mukijo, Bripka purn. Supriyono, Brigpol purn. Tugiyono dan, Penda purn. R. Lesmono.

"Sengaja acara ini kita kemas dengan pasukan pembawa obor, karena kita ingin memberikan pesan kepada anggota Polri maupun PNS yang telah memasuki masa pensiun, agar memiliki api semangat mengabdi meskipun sudah purna tugas," kata Kapolres Batang, di Halaman Mapolres setempat, Rabu malam (17/7/19).

Dalam kesempatan itu, Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada anggota yang telah memasuki masa pensiun, atas dedikasi serta dharma baktinya kepada institusi selama menjadi anggota Polri dan anggota PNS selama berdinas di Polres Batang.

"Selamat dan terima kasih, ini merupakan wujud perhatian dan penghargaan dari organisasi serta pimpinan Polri kepada anggota yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terhadap tugas dengan baik tanpa adanya perbuatan tercela," kata Kapolres Batang Edi S Sinulingga.

Menurut Kapolres, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini pada hakekatnya merupakan penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari kesatuan kepada anggota yang telah purna tugas.

"Hal ini dapat dijadikan semangat pengabdian dalam masa pensiun serta menjadi kebanggan keluarga yang patut di syukuri sebagai nikmat yang telah di berikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Semoga setelah kembali ke masyarakat diharapkan dapat memberikan makna dan dimaknai sebagai ibadah serta memberi manfaat bagi sesama manusia maupun lingkungannya," tuturnya.

Oleh karena itu, Ia mengajak kepada seluruh anggota Polres Batang untuk bisa meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai fungsi dan peranan masing-masing serta bisa mengemban amanah dari masyarakat bangsa dan negara.

"Mari kita tingkatkan kinerja dan kemampuan untuk mewujudkan postur Polri yang profesional, terpercaya dan modern (Promoter), tanggap atas situasi yang berkembang di wilayah Polres Batang terutama menjelang dilaksanakannya pilkades secara serentak pada bulan september 2019 nanti, sehingga tugas-tugas kepolisian akan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat," pungkasnya.
Kapolres Batang : Polwan dan Polki Masa Kini, Harus Mampu Ciptakan Suasana Aman Dan Nyaman Masyarakat,
Batang - Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga memberikan tumpeng sebagai tanda, bahwa sebagai generasi muda di lingkungan Polri, seorang Polisi Wanita (Polwan) dan Polisi Laki-laki (Polki), siap mengemban tugas melindungi mengayomi dan melayani masyarakat.

“Polwan dan Polki harus siap menjalankan tugas-tugas Polri, yang ke depan akan jauh lebih berat. Maka sejak awal diharapkan memiliki jiwa yang bersemangat untuk membangun instansi Kepolisian yang kini dituntut supaya lebih humanis terhadap masyarakat,” pinta Kapolres AKBP Edi S Sinulingga, usai menyerahkan tumpeng pada acara Tasyakuran HUT Bhayangkara ke-73, di halaman Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (10/7/19).

Menurutnya, Polwan dan Polki masa kini, harus mampu menciptakan suasana aman dan nyaman di hadapan masyarakat, karena sudah selayaknya Polri sebagai pelindung memiliki sikap bersahabat.

“Jadilah Polwan dan Polki yang dicintai masyarakat, karena keramahannya saat melayani masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu Polwan termuda, Bripda Bella Kanti Asih mengungkapkan, dirinya siap untuk mengemban tugas, sebagai pengayom dan pelindung masyarakat yang humanis.

“Sikap ramah dan bersahabat akan selamanya tertanam dalam jiwa raga sebagai Polwan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mewujudkan cita-cita para senior, agar masyarakat terlayani dan merasa nyaman di dekat Polri,” tuturnya.

Bripda Bella mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada generasi muda Polri, untuk mengemban amanat instansi Kepolisian yang semakin baik, dengan menjadi Polisi yang humanis.

Tumpeng diserahkan Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Batang Danik Sinulingga kepada Polwan Termuda Bripda Bella Kanti Asih dan Polki Termuda Bripda Muhammad Ridho, serta pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, sekaligus Ketua Rois Syuriah NU (Nahdlatul Ulama) Batang, KH. Abdul Manaf Syair.
Pekalongan – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah  ( MPLS ) untuk Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) Muhammadiyah Wiradesa dihari ketiga ini diisi dengan materi pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan.

Hal ini yang dilakukan oleh anggota Koramil 10/Wiradesa Serka Ali dan Serka Riyadi selaku pemberi materi pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan kepada siswa – siswi kelas VII SMP Muhammadiyah yang masih dalam tahap MPLS,Rabu 17/7/19.

Serka Riyadi selaku pemberi materi mengatakan bahwa pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan sangat perlu diberikan kepada para siswa supaya mereka terbentuk perilaku yang sifatnya positif dan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme.

“Pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan sangat perlu diberikan kepada anak sekolah agar mereka berperilaku yang baik dan sopan santun serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme”, terang Serka Riyadi.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Wiradesa Bapak Saerozy mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada seluruh pemberi materi khususnya dari Bapak TNI yang telah memberikan waktu,tenaga dan tentunya materi yang diberikan dengan penuh keikhlasan sehingga diharapkan kedepannya dapat memajukan pendidikan siswa didiknya.

“Terima kasih kepada Bapak-bapak dari Koramil yang telah memberikan waktu, tenaga dan pikirannya untuk mendidik siswa didik kami sehingga diharapkan kedepannya dapat memajukan pendidikan di sekolah kami’, Ungkapnya.
Kota Pekalongan – Dinilai cukup memuaskan dengan menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition,  Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP,M.MS melaksanakan peninjauan Demonstration Ploting ( Demlot ) tanaman padi di sejumlah areal pertanian jajaran Kodim 0710/Pekalongan, selasa ( 16/7/19 ).

Peninjauan dilaksanakan di beberapa Demplot  Koramil jajaran Kodim 0710/Pekalongan yaitu di kecamatan Pekalongan Selatan, kecamatan Wonopringgo, kecamatan Buaran dan kecamatan Tirto.

Dandim mengatakan secara umum tanaman yang menggunakan pupuk nutrisi Wijaya Kusuma mengalami peningkatan dari sebelumnya, artinya peningkatan mulai dari segi anakan dan daunnya lebih baik dari pada yang tidak menggunakan pupuk nutrisi Wijaya Kusuma dan semoga nanti hasil panen padinya mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“ Alhamdulillah secara umum tanaman yang menggunakan pupuk nutrisi Wijaya Kusuma menjadi lebih bagus dari pada kanan kirinya mulai dari segi anakan serta daunnya menjadi lebih baik dan mudah-mudahan hasil panen padinya lebih banyak”, Terang Dandim.

Sebelum meninggalkan lahan Demplot Dandim menambahkan untuk Demplot ada sedikit yang terserang hama dan hal itu masih bisa diatasi oleh petaninya serta untuk kondisi air sebagian besar mengalami kekurangan air namun demikian diharapakan pada waktu mendekati musim  panen pada bulan september masih ada suplai air dari bagian pengatur irigasi yang ada di wilayah masing – masing.

“ Tanaman masih ada sedikit yang terserang hama dan itu masih bisa diatasi serta kondisi air sebagian besar masih kekurangan air akan tetapi diharapkan pada saat dekat  musim panen pada bulan september masih ada suplai air dari bagian pengatur irigasi yang ada “, Pungkasnya