TRENDING NOW


Kota Pekalongan - Tim Staf Logistik Kodam IV/Diponegoro berkunjung ke Kodim 0710/Pekalongan, Senin (24/9). Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan pengawasan dan kegiatan logistik (Wasgiatlog) terhadap semua kendaraan dinas Kodim Pekalongan.

Dalam kegiatan tersebut, ada sekitar 150 unit kendaraan dinas yang diperiksa. Pemeriksaan meliputi kondisi kendaraan dinas beserta administrasi kelengkapannya, baik itu sepeda motor dinas, mobil dinas, maupun kendaraan yang hibah dari pemda. Selain itu pemeriksaan juga menyangkut senjata dan munisi di Kodim setempat.

Pada Wasgiatlog ini, tim dari Staf Logistik Kodam IV/Diponegoro dipimpin Wakil Asisten Logistik Letkol Inf Fajar Ali Nugraha. Kedatangan tim tersebut disambut Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha menjelaskan kegiatan tersebut adalah untuk memeriksa kondisi dan kesiapan kendaraan dinas yang ada di jajaran Kodim Pekalongan.

Dengan pemeriksaan dimaksud, akan dapat diketahui kendala dan permasalahan yang mengakibatkan kendaraan tidak siap operasional, sehingga perlu diadakan perbaikan dan perawatan secara berkala agar kendaraan siap operasional untuk mendukung kegiatan satuan.

"Mengingat kegiatan Koramil maupun Staf Kodim begitu banyak maka yang menggunakan kendaraan dinas, dalam pelaksanaan bertugas agar berjalan dengan aman dan selamat. Untuk itu diperlukan kepedulian masing-masing pemegang kendaraan agar selalu memperhatikan perawatan kendaraan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya," tutur Dandim.

Pemeriksaan dilakukan mulai pukul 14.00 sampai sore hari. Dari hasil pemeriksaan administrasi dan kelengkapan kendaraan ini, dinyatakan bahwa semuanya telah dicek secara menyuruh. Administrasinya pun dinyatakan lengkap.**red (rusg99)


Kota Pekalongan – Rangkaian menyambut HUT TNI Ke-73 pada 5 Oktober 2018 mendatang,kodim pekalongan menggelar berbagai kegiatan diantaranya karya bhakti dan bhakti sosial donor darah,untuk donor darah sendiri di gelar di makodim 0710/Pekalongan  Jln Sriwijaya No.1 kota pekalongan,selasa (25/9/18)

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhanmmad Ridha menjelaskan,dalam kegiatan donor darah pihaknya menargetkan akan bisa terkumpul sebanyak 250 kantong darah.

“ Kegiatan donor darah ini dalam rangka menyambut HUT TNI Ke-73,dan kita menargetkan bisa mendapatkan 250 kantong darah dan mudah-mudahan terpenuhi,”terang Dandim.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat dan komponen  yang lain untuk bisa bergabung dalam kegiatan donor darah yang di gelar oleh Kodim 0710/Pekalongan,karena sangat bermanfaat bagi yang sedang membutuhkan darah.

“ Kegiatan ini adalah kegiatan kemanusian, harapanya dengan kegiatan donor darah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,”Pungkasnya.

Kegiatan donor darah di ikuti oleh TNI AD,TNI AL,Polri,Satpot PP, Mahasiswa, masyarakat serta dari wartawan yang ada di kota pekalongan.**red(rusg99)


Kota Pekalongan - Bertempat di Halaman Kantor Pertanahan Kota Pekalongan ( ex Kantor Dishub Jl. Seruni No. 66 A Kec. Pekalongan Timur Kota Pekalongan,telah diselenggarakan Upacara Peringatan ( HANTARU ) Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Tahun 2018

Hadir dalam Acara tersebut antara lain, Walikota Pekalongan H.Saelany Mahfud.SE. Dandim 0710/ Pekalongan Letkol Inf. Moh. Ridha, S.S. S. IP, Sri Yanti Achmad A, Ptnh. SH. M.Kn.( Kepala Kantor Pertanahan kota Pejalongan ), Wakapolres kota Pekalongan Kompol Iwayan Sidi, Slamet Prihantono ( Kadishub kota Pekalongan ), Kepala Kejaksaan Negeri kota Pekalongan serta Kepala Dinas Agama Kota Pekalongan.

Selaku Irup dalam upacara tersebut, H.Saelany Mahfud.SE menyampaikan, Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Tahun 2018 ini kita mengambil tema "Tanah dan Tata Ruang Untuk Keadilan dan Kemakmuran" yang mengandung makna tanah dan ruang sebagai satu kesatuan utuh yang dapat memberikan keadilan dan kemakmuran dalam penggunaan, pemanfaatan, pemilikan untuk seluruh masyarakat, pelaku usaha maupun Negara

Lanjut Walikota,Dalam upaya meningkatkan kualitas rencana tata ruang di Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional sudah meluncurkan Sistem Informasi.

“ Berkenaan dengan permasalahan dan sengketa penyelesian secara komprehensif, karena banyak kasus sengketa maupun perkara pertanahan sudah banyak yang berlarut-larut dan menyita waktu kita. Maka seluruh bidang tanah harus terdaftar di PTSL guna mencegah terjadinya sengketa di kemudian hari,”paparnya.

Mengakhiri amanatnya, Walikota mengucapkan Selamat Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional, semoga Tuhan meridhoi kita semua dalam menjalankan amanah dalam rangka mewujudkan sumber daya agraria, pertanahan dan tata ruang untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.


Kota Pekalongan – Guna menciptakan kondusifitas di wilayah pekalongan Khususnya Kota, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para lurah dan dan segenap komponen masyarakat kota pekalongan,bertempat di Gedung Amarta Kota pekalongan,Senin(24/9/18)

Kegiatan di selenggarakan bekerjasama dengan Pemkot Pekalongan,sebagai bentuk sosialisasi kepada segenap komponen masyarakat yang ada di wilayah kota pekalongan,guna menumbuhkan rasa nasionalisme dan menciptakan kondusifitas di wilayah.

Dalam kesempatan tersebut Dandim Muhammad ridha menyampaikan,sangat penting bagi masyarakat dalam ikut menjaga kondusifitas di wilayah, sehingga perlu ditingkatkan rasa nasionalisme mereka dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan diwilayah.

“ Kita bekali para Lurah dan segenap komponen masyarakat di wilayah kota pekalongan ini,dalam rangka menyongsong tahun politik 2019 mendatang, sehingga akan tercipta stabilitas keamanan wilayah,”Terang Dandim.

Untuk mewujudkan stabilistas keamanan tersebut, nantinya akan dilaksanakan patroli serta bersama antisipasi provokator yang akan mengganggu keamanan di wilayah.

“Nantinya kita akan laksanakan patroli bersama dan antisipasi provokator-provokator diwilayah sehingga dengan kemanunggalan kita bersama masyarakat akan tercipta satabilitas keamanan diwilayah kota maupun kabupaten pekalongan,”tandasnya.**red(rusg99)

Kota Pekalongan - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro Ny.Lir Wuryanto, mengunjungi Kodim 0710 Pekalongan Jl. Sriwijaya No.1, Kec. Pekalongan Barat, Kota Pekalongan,Selasa (18/9/18).

Kunjungan Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah lV/Diponegoro dalam rangka Silaturohmi dan Tatap muka dengan Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Dim 0710/ Pekalongan beserta rombongan.

Ny Lir Wuryanto selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro dalam sambutanya menyampaikan bahwa, menjadi anggota Persit Kartika Chandra Kirana merupakan Kebanggaan, dan harus berperan aktif  dalam setiap kegiatan organisasi, baik kegiatan untuk mendukung satuan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Lanjutnya sebagai seorang persit harus tetap terus belajar dan berlatih serta memahami tentang aturan, AD/ART,Jukminku, penggunaan atribut dan etika sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana, sehingga ketika sudah bergeser ke kesatuan lain tidak akan mengalami kesulitan dalam menerapkan tugas pokoknya,"tutur Ny Lir Wuryanto.


Lebih lanjut Ny Lir Wuryanto mengajak kepada segenap anggota persit agar senantiasa membawa sifat dan watak Persit Kartika Chandra Kirana yang suci, setia, sepi ing pamrih, rame ing gawe dalam berorganisasi, Ikhlas, rela, bijaksana dan cendekia dalam membangun keluarga bahagia serta berani dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan yang arif dan bijaksana.


"Peran sebagai isteri prajurit yaitu memiliki tanggung jawab terhadap suami, Ibu harus mampu mendorong bukan merongrong, justru harus mampu memberikan motivasi kepada suami. Berikan kebahagiaan dan kedamaian kepada suami, karena hal ini akan memberikan dampak yang baik dalam melaksanakan tugas suami sebagai pengawal negara dan bangsa. Jaga kehormatan diri, keluarga dan organisasi," Pungkasnya.

Kota Pekalongan – Guna mencegah terjadinya laka lantas bagi prajuritnya, ratusan motor dinas anggota Kodim 0710/Pekalongan di cek oleh Dandim 0710/pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha pada senin,(17/9/18)

Adapun pengecekan meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan dan kelengkapan motor salin itu juga di cek kelayakan dari motor itu sendiri.

“ Kita cek kelengkapan surat-surat kendaraan prajurit meliputi,SIM,STNK,dan standarisasi Helm serta kelayakan kendaraan berupa kelayakan ban,spion serta mesin,”Jelas Dandim.

Lebih lanjut Dandim Muhammad Ridha menjelaskan setelah di adakan pengecekan secara langsung, ternyata masih banyak di temukan ban yang tidak memenuhi syarat dan rawan mengakibatkan kecelakaan.

“ Setelah kita adakan pengecekan langsung,masih kita temui beberapa hal yang kurang antara lain, banyak ban yang sudah gundul,sen yang tidak menyala serta SIM yang sudah mati tp belum di perbarui,”Tutur Dandim.

Dandi Muhammad Ridha Berharap dengan adanya pengecekan tersebut,semua prajurit yang memeliki kendaraan bermotor lebih sadar lagi tentang pentingnya melengkapi surat kendaraan dan pengecekan kendaraan sebelum berkendara.**red (rusg99)