TRENDING NOW

Sub Den Pom Pekalongan menggelar operasi kelengkapan surat-surat kendaraan seluruh anggota Kodim 0710 Pekalongan di lapangan Makodim setempat, Selasa, 19 Februari 2019.

Komandan Sub Den Pom setempat Kapten Cpm Muhammad Totok Wahyudi mengatakan, tujuan dari operasi ini ialah melakukan penegakan disiplin dan tata tertib bagi seluruh anggota Kodim baik militer maupun PNS.

Pemeriksaan yang dilakukan yaitu kelengkapan surat-surat kendaraan yang meliputi SIM, STNK dan Kartu Tanda Anggota. Tidak hanya itu juga,  petugas juga memeriksa kelayakan kendaraan yang digunakan oleh anggota.

Menurut Kapten Totok, operasi Gaktib ini dilaksanakan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran lalulintas yang dilakukan oleh prajurit TNI, dengan mematuhi peraturan lalulintas setidaknya TNI telah berupaya untuk menurunkan angka kecelakaan.

" Kegiatan ini kita lakukan sebagai langkah pencegahan terhadap pelanggaran lalu lintas dan meminimalisir terjadinya kecelakaan pada anggota dan PNS TNI,"tutur Totok.

Kapten Totok menambahkan, pihaknya menghimbau kepada seluruh anggota Kodim 0710/Pekalongan untuk menaati peraturan yang sudah ditetapkan oleh pimpinan.

Sementara itu, Kasdim 0710 Pekalongan Mayor Infanteri Hufron mengatakan, pemeriksaan yang di lakukan oleh Polisi Militer, untuk menekankan pada anggota dan PNS TNI agar lebih tertib dalam peraturan berlalu lintas.

" Pemeriksaan dilakukan baru pertama kali pada tahun ini, dan nantinya kegiatan ini akan dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, dengan harapan para prajurit dan PNS TNI bisa lebih tertib berlalu lintas,"terang Kasdim.
Pekalongan – Kegiatan Upacara 17an yang dilaksanakan setiap bulan oleh jajaran Forkompinda Kabupaten Pekalongan menjadi sarana silaturahmi dan penyampaian program serta kegiatan yang sangat efektif. Seperti yang disampaikan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto saat memimpin jalanya upacar 17an di Mapolres Pekalongan, senin(18/2/19)

Pada kesempatan tersebut Lekol Arfan mengungkapkan, selain akan melaksanakan kegiatan TMMD dalam waktu dekat ini, Kodim 0710/Pekalongan juga melaksanakan kegiatan pendampingan terhadap para petani,  guna mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Pekalongan serta kegiatan kemasyarakatan yang membantu kesulitan di tengah masyarakat.

Lanjut, Letkol Arfan menerangkan bahwa di tahun politik saat ini banyak pemberitaan di media sosial yang belum jelas kebenaranya yang bersifat mengadu domba, sehingga dapat menimbulkan permusuhan, memecah persatuan bangsa oleh kelompok tertentu yang tidak menginginkan Indonesia aman, damai dan bersatu dalam bingkai NKRI.

“Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar selektif dalam membaca berita, mengetahui secara pasti fakta dan sumber beritanya, dan jika terjadi keragu-raguan dalam menanggapi berita tertentu agar menanyakan kebenarannya untuk menghindari berkembangnya berita hoax,” terang Dandim.

Dirinya juga menuturkan terkait curah hujan yang masih tinggi, dan mengajak semua elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca yang ekstrem, untuk daerah di sekitar pegunungan agar mengantisipasi, jika terjadi curah hujan di sertai angin yang dapat mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang, di daerah sekitar dataran rendah untuk waspada terhadap bencana banjir.

“Maraknya wabah demam berdarah agar kita semua peduli membersihkan saluran saluran pembuangan di sekitar lingkungan kita dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan melestarikan hutan di daerah dataran tinggi untuk mencegah dan mengurangi dampak bencana banjir dan tanah longsor,” ajaknya kepada seluruh undangan dan peserta upacara.

Upacara rutin bulanan itu dihadiri oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M. Si., Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH, S.IK.M.Si., Wakil Bupati Pekalongan  Ir. Hj. Arini Harimurti, Wakapolres Kompol Mashudi. SH.,. Sekretaris Daerah Kab. Pekalongan Dra. Hj. Mukaromah Syakoer,  MM., Kajari Kab. Pekalongan yang diwakili Kasubag Pembinaan, Edy Purwanto, SH., dan beberapa Kepala OPD Kabupaten Pekalongan.

 Pekalongan- Jalan rusak dan berlobang di  sejumlah daerah di kabupaten pekalongan tepatnya di Kecamatan Karanganyar memang harus segera diperbaiki, karena akan sangat membahayakan bagi pengguna jalan khususnya bagi para pengendara sepeda motor apabila tidak segera diperbaiki.

Guna mengatasi hal tersebut,Dinas PU kabupaten Pekalongan  dibantu Babinsa Koramil 04 Karanganyar melaksanakan perbaikan jalan yang rusak dan berlobang supaya dapat memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan.Senin(18/2).

Danramil 04/Karanganyar Kapten Inf Sidi mengetahui hal tersebut langsung memerintahkan kepada babinsanya untuk membantu perbaikan jalan yang kebetulan letaknya memang pas di depan Koramil 04/Karanganyar.

“ Saya sangat mendukung dan mengapresiasi Dinas PU kabupaten Pekalongan untuk selalu tanggap akan fasilitas jalan yang rusak dan segera melaksanakan perbaikan  sehingga jalan dapat dilalui dengan aman serta dapat mencegah kecelakaan". Tutur Danramil 04 Karanganyar

Dinas PU Kabupaten Pekalongan saat ini memang lagi gencar melakukan perbaikan jalan rusak dan berlobang di sejumlah wilayah di kabupaten pekalongan, selain di jalur pantura yang jadi titik rawan kecelakaan juga jalur antar kecamatan maupun Desa seperti di yang dilaksanakan tersebut di kecamatan karanganyar.

Dengan perbaikan jalan yang dilakukan tentunya akan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan terutama sepeda motor, yang memang sangat terganggu apabila jalan rusak dan berlubang tidak segera diperbaiki.
Pekalongan - Kodim 0710/Pekalongan menggelar acara tradisi pindah satuan mantan Komandan Kodim yang lama yaitu Letkol Inf Muhammad Ridha,  Sebelumnya didahului dengan acara serah terima yang dilaksanakan di Korem 071/Wijayakusuma, Selasa (12/2/2019) di Gedung Pertemuan A.Yani Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja Banyumas.

Sebagai pejabat lama Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, S.S., S.I.P., selanjutnya menjabat Pabandya-3/Turjuk Spaban 1/Ren Sterad, sedangkan penggantinya Letkol Inf Arfan Johan Wihananto sebelumnya menjabat Danyonif 400/Raider Kodam IV/Diponegoro.

Pada kesempatan tersebut, letkol Inf Muhammad Ridha mengungkapkan, bahwa hal yang paling berkesan saat menjabat di Kodim 0710/Pekalongan adalah ketika awal menjabat disambut dengan datangnya banjir, dan begitu juga saat mau pindah, juga diiringi dengan datangnya banjir. Namun dirinya juga mengungkapkan bahwa, selama menjabat sebagai komandan Kodim di Pekalongan, banyak hal baik yang di dapat terutama budaya kota santri.

" Yang paling berkesan adalah, datang di sambut banjir dan mau pergi juga diiringi dengan banjir, itu yang sangat terkesan selama di pekalongan,"ungkapnya.

Dirinya berharap dengan adanya pergantian Dandim yang baru, akan bisa meneruskan hal yang baik dan membenahi hal yang kurang baik, " tetap jaga kekompakan semoga kodim 0710/Pekalongan kedepan semakin jaya,"pungkasnya.(red/rusg)
Pekalongan - Anggota Koramil 08/Bojong Serka Ngatino, melaksanakan kegiatan kerja bakti berupa pembuatan saluran air/drainase bersama masyarakat RT 12/03 Desa Wiroditan Kecamatan Bojong, jumat (15/2)

Kegiatan Berjumpa (Bersih Jum'at Pagi) kali ini memang tidak seperti biasanya, yang biasanya Berjumpa diisi dengan kegiatan pembersihan lingkungan dan kanan kiri jalan desa, untuk kali ini dengan pembuatan saluran air ataupun drainase yang ada di lingkungan pemukiman warga. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa sebagai ujung tombak Satuan Teritorial, guna mewujudkan penerapan tugas-tugas dan fungsi Babinsa di tengah-tengah masyarakat.

" Kerja bakti pembuatan saluran air ini merupakan keinginan warga yang sudah pernah di sampaikan sebelumnya, namun baru dapat terealisasi saat ini. Dan pembuatan saluran air ini,  nantinya untuk mencegah agar air tidak meluap ke jalanan dan ke pemukiman warga sekitar sehingga bisa mengakibatkan banjir,"ucap Serka Ngatino.

Diharapkan dengan adanya kegiatan kerja bhakti tersebut, selain bisa menyelesaikan pekerjaan dengan mudah dan ringan, karena di kerjakan secara bersama sama juga sekaligus agar menumbuhkan kebersamaan antar warga serta juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong di masyarakat.

Perasaan senang dan ucapan terimakasih pun terlontar dari Bapak Waluyo selaku Kades Wiroditan, " Terimakasih kepada seluruh warga yang sudah bersemangat dalam melaksanaan kerja bhakti ini, dan juga kepada bapak Babinsa yang sudah selalu hadir dalam setiap kegiatan yang ada di Desa kami, terutama dalam setiap kegiatan kerja bhakti seperti ini,"ujar kades.(red/maji)
Pekalongan - Merebaknya hama wereng yang menyerang areal persawahan dukuh Grogak desa Kalipancur kecamatan Bojong, membuat petani didaerah tersebut harus melakukan perawatan yang intensif pada tanaman padi mereka guna mencegah terjadinya gagal panen.

Seperti yang sudah dilakukan pada Jum'at pagi (15/2/19), nampak Babinsa desa kalipancur Srk Supardi ditemani satu anggota sertu Rahmat dan para petani, PPL serta Korluh kecamatan Bojong, melaksanakan kegiatan penyemprotan masal hama wereng.

" Kegiatan ini kita lakukan untuk mencegah terjadinya gagal panen yang diakibatkan oleh serangan hama wereng, " ungkap Serka Ngatino melalui pesan singkat washap kepada tim penerangan Kodim 0710 Pekalongan. Adapun Jenis obat yang digunakan adalah Bassa,"imbuhnya.

Sementara petani setempat bapak  Taryanto menyampaikan, kalau hama wereng tersebut tidak segera di berantas di kawatirkan akan menyebar ke area persawahan yang lain dan bisa mengakibatkan gagal panen.

 " Kita meminta bantuan kepada bapak Babinsa, PPL, Korluh Kecamatan untuk membantu mengatasi hama wereng ini, agar tidak terjadi gagal panen, dan luas lahan saat ini yang kita semprot ada sekitar 25 ha dengan jenis tanaman padi Inpari. Mudah mudahan bisa berhasil dan bisa panen bagus," ungkap Taryanto.(red/rusg)