TRENDING NOW

Kota Pekalongan - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro Ny.Lir Wuryanto, mengunjungi Kodim 0710 Pekalongan Jl. Sriwijaya No.1, Kec. Pekalongan Barat, Kota Pekalongan,Selasa (18/9/18).

Kunjungan Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah lV/Diponegoro dalam rangka Silaturohmi dan Tatap muka dengan Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Dim 0710/ Pekalongan beserta rombongan.

Ny Lir Wuryanto selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro dalam sambutanya menyampaikan bahwa, menjadi anggota Persit Kartika Chandra Kirana merupakan Kebanggaan, dan harus berperan aktif  dalam setiap kegiatan organisasi, baik kegiatan untuk mendukung satuan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Lanjutnya sebagai seorang persit harus tetap terus belajar dan berlatih serta memahami tentang aturan, AD/ART,Jukminku, penggunaan atribut dan etika sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana, sehingga ketika sudah bergeser ke kesatuan lain tidak akan mengalami kesulitan dalam menerapkan tugas pokoknya,"tutur Ny Lir Wuryanto.


Lebih lanjut Ny Lir Wuryanto mengajak kepada segenap anggota persit agar senantiasa membawa sifat dan watak Persit Kartika Chandra Kirana yang suci, setia, sepi ing pamrih, rame ing gawe dalam berorganisasi, Ikhlas, rela, bijaksana dan cendekia dalam membangun keluarga bahagia serta berani dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan yang arif dan bijaksana.


"Peran sebagai isteri prajurit yaitu memiliki tanggung jawab terhadap suami, Ibu harus mampu mendorong bukan merongrong, justru harus mampu memberikan motivasi kepada suami. Berikan kebahagiaan dan kedamaian kepada suami, karena hal ini akan memberikan dampak yang baik dalam melaksanakan tugas suami sebagai pengawal negara dan bangsa. Jaga kehormatan diri, keluarga dan organisasi," Pungkasnya.

Kota Pekalongan – Guna mencegah terjadinya laka lantas bagi prajuritnya, ratusan motor dinas anggota Kodim 0710/Pekalongan di cek oleh Dandim 0710/pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha pada senin,(17/9/18)

Adapun pengecekan meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan dan kelengkapan motor salin itu juga di cek kelayakan dari motor itu sendiri.

“ Kita cek kelengkapan surat-surat kendaraan prajurit meliputi,SIM,STNK,dan standarisasi Helm serta kelayakan kendaraan berupa kelayakan ban,spion serta mesin,”Jelas Dandim.

Lebih lanjut Dandim Muhammad Ridha menjelaskan setelah di adakan pengecekan secara langsung, ternyata masih banyak di temukan ban yang tidak memenuhi syarat dan rawan mengakibatkan kecelakaan.

“ Setelah kita adakan pengecekan langsung,masih kita temui beberapa hal yang kurang antara lain, banyak ban yang sudah gundul,sen yang tidak menyala serta SIM yang sudah mati tp belum di perbarui,”Tutur Dandim.

Dandi Muhammad Ridha Berharap dengan adanya pengecekan tersebut,semua prajurit yang memeliki kendaraan bermotor lebih sadar lagi tentang pentingnya melengkapi surat kendaraan dan pengecekan kendaraan sebelum berkendara.**red (rusg99)

Pekalongan - Sebanyak ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti kejuaraan Gadhuro Road race  2018 putaran 2, yang memperebutkan piala Dandim 0710 Pekalongan yang dilaksanakan di kompleks Setda Kabupaten Pekalongan, Minggu (16/9).

Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha mengatakan, kejuaran Gadhuro Road race series 2018 putaran 2 merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan kodim 0710 Pekalongan dalam rangka memperingati Hari ulang tahun TNI yang ke 73. Dalam kejuaraan tersebut diikuti lebih dari 250 peserta dari tidak hanya dari propinsi jawa tengah namun juga diikuti pembalap dari berbagai wilayah seperti Papua, Kalimantan, Jawa barat dan daerah lain.

" Kegiatan Gadhuro Road Race tahun 2018 putaran 2 ini,adalah kegiatan dalam rangkaian HUT Ke-73 TNI dan pelaksanaanya kita bekerja sama dengan IMI jawa tengah,dan diikuti 250 peserta dari seluruh wilayah indonesia,"ujar Dandim.

Sementara itu Biro balap motor IMI Jawa tengah Rini Subekti menuturkan, kejuaraan Gadhuro merupakan agenda tahunan balap motor, awalnya kejuaran ini merupakan ajang kejuaraan daerah namun karena animo masyarakat yang besar sehingga banyak pembalap dari luar daerah ikut serta.

Pihaknya berharap dengan diadakannya Kejuaraan Gadhuro ini dapat meningkatkan kembali gairah cabang olah raga balap motor di Jawa tengah yang sempat vakum selama tujuh tahun yakni dari tahun 2010 hingga tahu 2017. Selain itu juga sebagai salah satu ajang seleksi atlet balap motor di kejuaraan daerah dan kejuaraan tingkat propinsi,"tandasnya.**red(rusg99)

Kota Pekalongan - Pembangunan tanggul rob darurat yang saat ini sedang di bangun dengan bahu membahu antara TNI , Polri dan masyarakat yang ada di kelurahan kandang panjang ditargetkan rampung pada tanggal 29 september 2018 mendatang .

Hal tersebut di sampaikan Danramil 19/Pekalongan Utara , Kapten Inf Suhardi , dirinya menjelaskan bahwa sesuai jadwal yang telah di tetapkan dari gempur gerakan masyarakat pekalongan utara dan pemerintah , bahwa tanggul tersebut di targetkan rampung tanggal 29 september mendatang .

" Menurut informasi dari Gerakan Masyarakat Pekalongan Utara (gempur), pekerjaan ini di targetkan rampung pada tanggal 29 september mendatang dan mudah-mudahan rampung sesuai target,"terang Danramil.

Lebih lanjut Kapten Suhardi menjelaskan, sampai saat ini untuk proyek sepanjang 1,5 km tersebut sudah sampai 40 hingga 50 meter pemasangan karung berisi tanah dan pagar bambu .

" Untuk saat ini pengerjaannya baru mencapai sekitar 50 meter, dari sasaran keseluruhan yang panjangnya mencapai 1,5 km,"ujarnya.

Rencannaya tanggul darurat rob kelurahan kandang panjang ini menjadi tanggul perlindungan kedua dari air rob agar tidak masuk ke arah kelurahan Kandang Panjang. Dan di harapkan tanggul darurat tersebut bisa menjadi bagian untuk penanganan banjir rob di kelurahan kandang panjang.**red(rusg99)


Kota Pekalongan – Untuk meningkatkan kemampuan menembak,Ratusan prajurit Kodim 0710/Pekalongan mengikuti latihan menembak dengan senjata ringan di Lapangan Tembak Detasemen B Pelopor B Pelopor Sat Brimob Polda Jateng di Kalibanger, Kota Pekalongan, Kamis (13/9).

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha menjelaskan, kegiatan latihan menembak ini mempunyai maksud dan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dan dilaksanakan secara rutin. Sehingga masing-masing prajurit dapat mencapai tingkat kecakapan standar sesuai yang diharapkan oleh komando atas.

“Tujuan latihan menembak ini  adalah untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan skill setiap prajurit. Karena sebagai prajurit TNI AD harus jago menembak, jago beladiri dan berdisiplin tinggi serta di cintai rakyat,”Jelas Dandim Ridha.

Untuk latihan menembak kali ini dengan mengunakan senjata ringan ini target sasarannya sejauh 100 meter dan di fokuskan untuk sikap tiarab baru setelah sikap tiarap memenuhi target akan dilanjutkan dengan sikap duduk dan berdiri.

Pihaknya berharap dengan rutin melaksanakan latihan ini, nantinya kemampuan dan keahlian dasar menembak anggota TNI, khusunya prajurit kodim 0710/Pekalongan tidak berkurang tapi justru semakin meningkat.

“Dengan mengikuti latihan rutin ini diharapkan setiap prajurit TNI,khusunya prajurit Kodim 0710/Pekalongan kemampuanya akan terpelihara dan  meningkatkan prestasi prajurit dalam hal menembak,” imbuhnya.**red (Rusg99)


Kota Pekalongan – Ratusan prajurit dari Kodim 0710/Pekalongan, terdiri dari para Danramil dan Babinsa mengikuti kegiatan peningkatan kemampuan aparat kewilayahan,bertempat di aula serbaguna Makodim 0710/Pekalongan Jln Sriwijaya no.1 Kota Pekalongan,Rabu (12/9/18)

Kegiatan di buka oleh Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron,menurutnya kegiatan tersebut di maksudkan untuk meningkatkan kemampuan para Apkowil yang peranya sangat vital di kewilayahan.

“ Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para apkowil,yang mana peran apkowil ini sangat penting sekali, sehingga kemampuanya juga harus di tingkatkan secara terus menerus,”Terang Kasdim.

Kasdim Hufron berharap, dengan di selenggarakan kegiatan tersebut para apkowil dapat meningkatkan kemampuannya yang di aplikasikan dengan materi yang di berikan.

“Dengan kegiatan ini,kita berharap para apkowil ini bisa meningkatkan kemampuanya, yang di aplikasikan dengan materi yang sudah di berikan sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat bersinergi dengan semua komponen yang ada diwilayah,”pungkas Mayor Hufron.

Dalam pembekalan tersebut di berikan beberapa materi yang antara lain,Lima Kemampuan Ter,Sikap ter,Proxy War,Intelejen teritorial,Medsos dan Hoax,Netralitas TNI serta beberapa materi lainya.**red (rusg99)