TRENDING NOW


Pekalongan - Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha,S.S S.IP., secara simbolis menyalurkan zakat fitrah, keluarga besar Kodim 0710 Pekalongan tahun 1439 H yang bertempat di Koramil 19 Pekalongan Utara. Yang dilanjutkan dengan pendistribusian oleh masing-masing Koramil jajaran Kodim 0710 Pekalongan kepada warga binaan yang berhak mendapatkan zakat fitrah,Rabu (13/6/2018).

Adapun Zakat Fitrah yang di salurkan adalah hasil zakat yang di kumpulkan dari Keluarga besar Kodim 0710 Pekalongan beserta keluarganya, kemudian Zakat yang terkumpul tersebut  didistribusikan kepada para penerima zakat.

Menurut Dandim M.Ridha menjelaskan, untuk tahun ini dari 1.6 ton  Zakat yang terkumpul akan di salurkan kepada yang berhak ,namun demikian diprioritaskan di daerah yang terdampak rob.

“Kita salurkan Zakat fitrah ini kepada yang berhak menerima,namun demikian kita juga memproritaskan di daerah yang kemarin terdampak bencana rob,”jelas Dandim.

Pihaknya berharap dengan adanya prioritas pembagian Zakat di daerah yang terdampak rob tersebut akan tepat sasaran, dengan tetap mempertimbangkan bahwa, masyarakat yang menerima zakat adalah memang yang seharusnya berhak menerima Zakat fitrah.

Sementara itu salah satu warga yang menerima zakat dari kodim 0710 pekalongan Rizahudin, mengaku sangat berterima kasih atas di berikanya zakat kali ini,pasalnya dari kodim 0710 pekalongan,memang baru kali ini memberikan zakat yang jumlah koutanya lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

“ Saya berharap kedepanya Kodim 0710 Pekalongan,dalam pembagian zakat fitrah ini, akan tetap memprioritaskan daerah kami,karena memang warga sangat membutuhkan dan banyak warga kita yang memang berhak menerima zakat ini,”Jelasnya.**red ( Rusg99)




Pekalongan - Kepala Cabang PT Jasa Raharja Jawa Tengah Harwan Muldidarmawan, siap memberikan layanan secara cepat menjelang dan sesudah ebaran 2018, yakni H-7 hingga H+7 apabila ada pelaporan terjadinya kecelakaan.

Menurut Harwan, walaupun target yang diberikan selama 4 hari, namun sekarang bisa diproses dalam waktu kurang dari dua hari. Apabila, proses dan berkas sari pihak berwajib sudah semua. Pencairan hanya butuh 20 menit. Selain itu juga, pihaknya juga mengatakan, dalam pencairanya juga pihaknya bekerja sama dengan perbankan.



Harwan menambahkan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar cepat melapor, jika terjadi kecelakaan agar proses pemberkasan dan pencairan santunan cepat dilakukan. ( Idp )


Pekalongan - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa puncak arus balik lebaran 2018 di prediksi terjadi pada tanggal 19 dan 20 Juni 2018.

Hal tersebut diungkapkan, saat cek posko terpadu di pos THR, yang berada di Jalan Pemuda, Selasa, 12/06/18.

Menurut Budi, hasil dari prediksi memang tanggal tersebut puncak arus balik, namun pada tanggal 21 hanya ada kegiatan pada hari Jumat saja. Dipastikan, arus balik tidak terjadi apa-apa.



Budi mengatakan, di arus balik ini pihaknya akan menambahkan rest area di sepanjang jalan yang berada di Pantura maupun di tol fungsional.

Budi menambahkan, untuk puncak arus mudik sendiri sudah terlewati dan dari hasil pengamatan puncaknya tertinggi terjadi pada H-7. ( Idp )

Pekalongan – Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ir. Budi Karya Sumadi,memastikan arus mudik di wilayah Kota Pekalongan dengan melakukan kunjungan resmi serta melakukan pengecekan ke pos-pos pengamanan yang ada di wilayah kota pekalongan pada,Selasa (12/6 ).

Selaian melakukan pengecekan secara langsung,Menteri Perhubungan juga memberikan bingkisan kepada anggota yang saat itu sedang melaksanakan jaga di pos pengamanan sebagai pemberian semangat dan moril bagi anggota yang melaksanakan pemantauan arus lalulintas.

Tak terkecuali, Dandim 0710 pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, yang saat itu ikut mendampingi kunjungan Menteri Perhubungan juga berkesempatan memberikan bingkisan tersebut kepada anggota yang saat itu sedang melaksanakan jaga di pos pengamanan

Kepada awak media Menteri Perhubungan Budi Karya menjelaskan bahwa,dalam pemantauan arus mudik untuk tahun 2018 ini ada penurunan jumlah kendaraan yang mudik,sehingga terpantau arus lalulintas mayoritas lancar

“ Untuk arus mudik tahun ini terpantau lancar dan ada penurunan volume kendaraan yang mudik,dan untuk puncak arus mudik sendiri sampai saat ini sudah lewat,namun perlu kewaspadaan untuk arus balik yang di perkiarakan akan jatuh pada tanggal 19 dan 20 juni mendatang,”Terangnya.

Dalam kunjungannya ke Kota pekalonga ada dua pos pam yang di datangi menteri Perhubungan yaitu Pos Pam THR dan pos pam terminal Kota Pekalongan.**red ( Rusg99)



Pekalongan - Kepala Jasa Raharja Cabang Jawa Tengah Harwan Muldidarmawan, meninjau langsung pos pelayanan terpadu atau mudik dan balik lebaran 2018 di cek points yang berada di Markas Brimob Kalibanger, Minggu sore,10/6/18

Menurut Harwan, pos cek points ini diperuntungkan oleh pemudik baik roda dua maupun roda empat. Pihaknya, membuka 3 cek points yang tersebar di wilayah Jawa Tengah, untuk di wilayah Pantura di Markas Brimob Kalibanger dan di reset area Kelang Depok, Pemalang sedangkan untuk wilayah Pantai Selatan di Cilacap serta Kebumen.

Harwan mengatakan, banyak sekali fasilitas yang di berikan kepada pemudik, seperti tes kesehatan, pijat dan hiburan semuanya gratis serta 24 jam. Selain itu juga, pemudik bisa menikmati fasilitas bengkel yang sudah disiapkan.

Harwan mengungkapkan, untuk di Pantura akan di buka dari H-7 hingga H+1, sedangkan untuk wilayah Pansel akan buka di H+1 hingga H+7.



Harwan menambahkan, pihaknya menghimbau kepada pemudik untuk selalu menjaga kesehatannya di jalan, apabila lelah segera istirahat dan selalu tertib berlalulintas.

Sementara itu, Sugiyanta pemudik dari Lampung yang hendak ke Yogyakarta mengatakan, adanya posko kesehatan sangatlah bermanfaat bagi pemudik dan ia sengaja cek kesehatan agar selama perjalanan selalu sehat.

Sugiyanta menambahkan, ia berharap semoga layanan ini saat mudik selalu ada. (Idp)


Pekalongan - Rachma Mulya ( 34 ) warga Klego, Kecamatan Pekalongan Timur yang hendak mudik di Semarang mengapresiasi kepada pemerintah mengenai kenyamanan yang ada di terminal Tipe A Kota Pekalongan. Bahkan, sangat senang sekali melihat wajah baru terminal bus kebanggaan warga Kota Pekalongan.

Menurut Rachma, sekarang terminal sudah berubah drastis di bandingkan tahun kemarin / misalnya fasilitas dari pintu masuk sudah ada alat pendeteksi benda logam dan penumpang juga di periksa menggunakan alat mental detektor.



Kemudian dari ruang tunggu, tempat duduknya sudah nyaman, bersih, tidak hanya itu ada tempat buat menyusui serta ruang bermain anak-anak. Selain itu, bersihnya di  kamar mandi juga membuat kenyamanan pemudik.

Rachma mengatakan, ia  mengambil mudik awal karena tidak ingin terkena macet di tengah-tengah perjalanan dan ia berharap fasilitas dan kenyamanan di terminal terus di pertahankan. ( Idp )