TRENDING NOW

Pekalongan – Pastikan pelaksanaan upacara peringatan HUT Ke-73 Republik Indonesia berjalan Hikmat dan lancar, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha  melakukan pengecekan kesiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di lapangan mataram Kota Pekalongan,Rabu (15/8/18)

Kepada para anggota Paskibraka yang terdiri dari unsur TNI, Polri serta para siswa siswi terpilih, Dandim berpesan agar saat pelaksanaan nanti  konsentrasi dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Jangan sampai ada sedikit kesalahan dalam perjalanan dari titik start sampai pengibaran bendera pusaka. Mari kita pegang kepercayaan dari masing – masing satuan dan sekolahan karena menjadi anggota paskibraka adalah orang-orang yang pilihan tidak semua siswa bisa menjadi anggota paskibra, tampilkan yang terbaik karena kesuksesan dari pelaksanaan upacara adalah dilihat dari kesuksesan paskibra, tegas Dandim.

Dandim Muhammad Ridha juga meminta agar berkosentrasi penuh untuk menghindari kesalahan sekecil apapun dengan gerakan yang tidak perlu, serta siapkan sarana prasarana yang terbaik untuk pelaksanaan upacara.

" Siapkan mental dan fisik, jaga kesehatan agar pada saat pelaksanaan tidak ada yang sakit, dan siap melaksanakan tugas,kosentarsi dan hindari kesalahan sekecil apapun,serta siapkan sarana dan prasarana yang di butuhkan dari sedini mungkin sehingga pada pelaksanaan nanti bisa berjalan sesuai rencana dan sukses,"Ujarnya.

Menurutnya, kegiatan upacara ini adalah kegiatan rutin tahunan,maka harus bisa menunjukan yang terbaik dan sinergitas TNI,Polri dan Pemda harus bertambah solid untuk menjaga NKRI.

“Karena ini acara tahunan dan disaksikan oleh orang banyak dan di sorot media elektronik dan cetak. Maka tampilkan yang terbaik, mari kita tunjukan kepada warga Kota Pekalongan dan Pemerintah daerah Kota Pekalongan bahwa dari dulu sampai kapanpun TNI , Polri dan Pemda betul – betul mampu bersinergi dengan rakyat dan kompak guna menjaga keutuhan serta kedaulatan NKRI,”pungkasnya.

Kota Pekalongan - Bertempat di Halaman Sekda Kota Pekalongan Kec. Pekalongan Barat telah dilaksanakan Kegiatan Upacara Bendera Peringatan Hari Jadi Ke - 68 Provinsi Jawa Tengah yang di hadiri kurang lebih 250 orang,Rabu ( 15/8/18)

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Sri Ruminingsi, Sekda Kota Pekalongan,Letkol Inf M. Ridha Dandim 0710/ Pekalongan,Kompol Wayan Tudy Sumbawa Wakapolresta Pekalongan, Datuk Rosihanawar Kepala Kajari Kota Pekalongan, Sarwono Ketua Pengadilan Kota Pekalongan, Para Staf Ahli Walikota Pekalongan, Para Asisten Sekda 
Kota Pekalongan,serta Para Kepala OPD Kota Pekalongan

Selaku irup, Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih  dalam amanatnya membacakan sambutan dari Gubenur Jawa Tengah yang antara lain menyampaikan bahwa,lebih dari 8 windu usia provinsi jawa tengah saat ini dan pembangunan Jawa Tengah terus bergerak kearah yang semakin baik hal ini ditandai dengan angka pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak kearah yang positif, Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah Tahun 2017 sebesar 5,27% capaian ini lebih baik dari pada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,07%.

Lebih lanjut Sri Rumininingsih menyampaikan,dann masih banyak lagi capaian-capaian yang telah di raih. Atas dasar itulah kemudian, Pemerintah Pusat memberikan penghargaan kepada TPID Jateng sebagai pengelola TPID terbaik selama 3 tahun berturut-turut, yakni tahun 2015, 2016 dan 2017, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan

Sementara itu Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, juga apresiasi kepada jalanya upacara peringatan  Hari Jadi Ke - 68 Provinsi Jawa Tengah,yang di gelar kota pekalongan. Pasalnya ada yang unik dan menarik dari upacara yang di gelar,yaitu semua perserta upacara memakai seragam kebaya dan sarung khas pekalongan

“ Kita apresiasi jalanya upacara berjalan dengan hikmat,walaupun para peserta menggunakan kabaya dan sarung,dan ini merupakan keunikan tersendiri yang merupakan budaya lokal yang tetap harus dilestarikan dan merupakan ciri khas kota pekalongan,”ujar Dandim.

Pekalongan - Kecintaannya terhadap berorganisasi sudah di tekuni Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha,baik itu organisasi kesiswaan maupun kepemudaan,salah satunya adalah keikut sertaanya sebagai anggota pramuka, dari situlah sikap dan jiwa disiplin terbentuk, hingga menjadikanya sebagai seorang Dandim seperti sekarang ini.

Hal tersebut di ungkapkan Dandim Muhammad Ridha saat menghadiri upacara peringatan hari ulang tahun ke-57 pramuka, bertempat di lapangan desa Rowoyoso kec Wonokerto kab pekalongan,selasa(14/8/18).

Bahkan, saking cintanya terhadap pramuka, Dandim Muhammad Ridha berkeinginan untuk mewujudkan pramuka yang ada di kab pekalongan sebagai kiblatnya kegiatan kepramukaan yang ada di jawa tengah dan bahkan tingkat nasional.

" Ya,kita berkeinginan akan mewujudkan organisasi kepramukaan yang ada di wilayah kab pekalongan ini sebagai kiblatnya kegiatan pramuka yang ada di wilayah jawa tengah bahkan nasional,"ungkap Dandim.

Dengan mengintensifkan jajaran koramil untuk membina kepramukaan yang ada di wilayah, nantinya akan di buat kompetisi untuk memajukan kepramukaan dengan mengadakan perlombaan.

" Kita akan intensifkan jajaran koramil untuk membina pramuka yang ada di wilayahnya masing-masing,dan nantinya akan kita lombakan,sehinga akan terjadi kompetisi yang baik yang akan memajukan organisasi pramuka ini,"Pungkas Dandim.
                                                                (Ilustrasi)


Batang - AKBP Edi Suranta Sinunglingga mengatakan bahwa pelaku pengedar air zam-zam palsu yang berada di rumah yang di kontrak oleh CV Moya Janna, yang berada di jalan Blado-Pagilaran RT 03 RW 01, Desa Blado, Kabupaten Batang adalah pemain lama.

Hal tersebut diungkapkan, saat menghadiri lomba PBB ormas dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia yang ke 73.

Menurut Edi, modusnya pelaku adalah apabila ada pesanan baru pelaku membuatnya. Berbeda dengan pelaku pada tahun 2016, pelaku membuat dulu tanpa ada pesanan.

Edi mengatakan, saat ini tim sedang mendalami untuk mengecek apakah ada tempat lain mengenai kasus tersebut.

Edi menambahkan, pihaknya akan terus mengecek dan berharap agar kasus tersebut tidak terjadi lagi ketiga kalinya di Kabupaten Batang. (Idp)


Pekalongan - Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz berpesan, kepada anggota pramuka garuda untuk bisa menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal tersebut diungkapkan, saat melantik dan mengukuhkan 44 anggota pramuka garuda di ruang Amarta, Jumat sore ( 10/08/18 )

Saelany, mengatakan, selain menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini, anggota pramuka juga di tuntut menjadi contoh dan teladan anggota pramuka yang lainnya.

Saelany menambahkan, bahwa yang menjadi anggota pramuka garuda adalah orang-orang yang terpilih. Karena harus mengikuti dahulu, berbagai proses dan seleksi kepramukaan.

Sementara itu, Aris Supriyanto, Sekretaris Kwarcab cabang Kota Pekalongan mengatakan, pramuka garuda ialah tingkatan tertinggi dalam setiap golongan pramuka, setelah peserta didik mengikuti pendidikan kepramukaan di masing-masing pangkalan Gugus Depan.



Aris menambahkan, pencapaian syarat pramuka garuda merupakan salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan pola dan mekanisme pembinaan di Gugus Depan. Sehingga, dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas anggota pramuka sebagai bentuk Revitalisasi Gerakan Pramuka di Kota Pekalongan. (Idp)
Pekalongan – Bertempat di lapangan alun - alun kajen, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, Memberikan Motivasi Kepada anggota Paskibra Kabupaten Pekalongan,Pada Kamis ( 9/8/18 ) pagi.

Dalam penyampaianya Dandim Muhammad Ridha,mengajak kepada segenap anggota Paskibra untuk selalu ihklas dalam setiap melakukan kegiatan, karena menurut Dandim, apabila kita dalam setiap melaksanakan kegiatan didasari dengan semangat tulus ihklas, maka kegiatan tersebut akan terasa lebih ringan dan bernilai ibadah.

“ Laksanakan semua kegiatan dengan tulus ihklas, maka akan terasa lebih ringan,dan raih cita-cita kalian mulai dari sekarang,karena dengan bercita-cita maka langkah kalian kedepan akan lebih jelas dan terarah,” Jelas dandim.

Lebih lanjut, Dandim Muhammad Ridha menambahkan,agar dalam setiap kegiatan dan kunci menuju sukses adalah untuk selalu membawa DUIT,yang mana duit diartikan oleh Dandim Ridha sebagai do’a,usaha,ihtiar dan tawakal.



“ Kunci mencapai kesuksesan adalah kalian kemana saja harus bawa duit,.yang artinya Do’a, Usaha, Ihktiar dan tawakal,”Imbuh Dandim.**red (rusg99)