TRENDING NOW

Kota Pekalongan-  Untuk memastikan keamanan dan ketertiban dalam menghadapi pemilu di Kota Pekalongan,Walikota Pekalongan H. M Saelany Machfudz mengecek armada untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tahapan Pemilu 2019, Jum’at (22/30 di Lapangan Mataram.

Didampingi Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu  dan Dandim  0710  Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, walikota Pekalongan mengecek satu persatu armada yang di parkir di lapangan mataram.

Usai melakukan pengecekan walikota Pekalongan H.M Saelany Machfudz menuturkan pihaknya mengapresiasi atas kesiapan TNI,POLRI dalam menghadapi pemilu 2019 ini. “ Atas nama Pemerintah saya bahagia dan gembira dengan kesiapan Polri dan TNI yang maksimal dalam menghadapi pemilu 2019 ini, termasuk armadanya yang tadi sudah diperagakan satu persatu,” tutur Saelany.

Walikota juga menghimbau kepada masyarakat agar memahami betul bahwa peristiwa pemilihan umum ini hanya sebentar saja yang akan menentukan masa depan bangsa indonesia. Oleh karena itu masyarakat diharapkan saling menghargai dan menghormati meskipun berbeda pilihan.

“ Walaupun beda pilihan saya harap tetap menjaga persaudaraan saling menghargai dan menghormati dan tetap menjaga persatuan dan Kesatuan Negara Republik Indonesia,” tambahnya.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu menambahkan dalam pengamanan pemilu tahun 2019 pihaknya menerjunkan 371 personel, 88 dari TNI dan potensi masyarakat lainya yang akan diterjunkan mulai 24 Maret. “ Untuk Pengamanan di semua TPS dan daerah yang rawan saat pelaksanaan kampanye terbuka,” terangnya.

Untuk kampanye terbuka ada 4 titik yang sudah ditentukan yakni Stadion Hoegeng, Lapangan Setono, Lapangan Jetayu, dan Lapangan Krapyak.
Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas  Kota Pekalongan. “ Apapun pilihan anda saya harap tetap NKRI harga mati,” himbaunya.

Sementara Dandim 0710 Letkol Inf Arfan Johan Wihananto juga berkomitmen mendukung sepenuhnya kepada polri untuk pengamanan pesta demokrasi. Menurutnya untuk menjaga kondusifitas pemilu merupakan tanggung jawab bersama baik TNI,POLRI dan masyarakat. “ TNI akan memberikan dukungan sepenuhnya kepada polri baik sebelum dan sesudah pemilu,” Pungkasnya.
Pekalongan - TMMD Sengkuyung Tahap 1 Tahun 2019 Kodim 0710/Pekalongan yang di selenggarakan di Kelurahan Jenggot dengan sasaran fisik berupa pembangunan saluran air, dan peningkatan jalan beton dengan bentuk pengeceron sudah capai 90 % dan di targetkan 4 hari kedepan sudah rampung. kamis (21/3)

Dansatgas TMMD Sengkuyung Tahap 1 tahun 2019, yang juga sebagai Danramil 20/Pekalongan selatan Kapten Arhanud  Wiyoto menjelaskan bahwa sampe saat ini untuk sasaran fisik sudah capai 90% dan di targetkan 4 hari kedapan sudah selelsai pengerjaannya.  

Wiyoto menambahkan untuk saat ini anggotanya sedang melakukan finising dan pengurukan yang di bantu oleh masyarakat sekitar. Dirinya juga mengatakan untuk antusias masyarakat cukup luar biasa menyambut program TMMD Sengkuyung Tahap 1 Tahun 2019 dari Kodim 0710/Pekalongan .

Semoga setah jadinya jalan dengan peningkatan beton ini nantinya bisa di manfaatkan dengan baik dan di jaga bersama agar nantinya masa pake jalan tersebut akan dapat di gunakan lebih lama ataupun awet,"pungkas Wiyoto. 

Ucapan terima kasih dan sambutan luar biasa oleh warga sekitar, seperti halnya yang di ungkapkan Tukisno salah warga setempat yang menuturkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah bersedia memperbaiki jalan yang kodisi sebelumnya banjir dan becek sekarang sudah halus dan tidak becek lagi, karena memang selama ini warga sangat kesulitan dengan kondisi jalan yang rusak, dan warga pun berharap semoga atas segala kebaikan TNI Kodim 0710/Pekalongan semoga memperoleh berkah, kesehatan, dan keselamatan dari Allah SWT.
Pekalongan – Guna meningkatkan Sinergitas antara Program Binter Satkowil dengan program pemerintah, untuk mewujudkan pertahanan negara aspek darat dan Kesejahteraan rakyat, Kodim 0710/Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Sisrendal Binter yang dilaksanakan di Aula makodim setempat.Rabu(20/3/2019).

Mewakili Dandim 0710/Pekalongan, Kasdim Mayor Inf Hufron dalam sambutannya mengatakan, Sistem perencanaan dan pengendalian Binter merupakan suatu proses kegiatan perencanaan Binter yang dibuat secara teratur, terkoordinasi dan terpadu antar aparat komando wilayah dengan Pemerintahan Daerah dan Instansi terkait untuk kepentingan kesejahteraan maupun kepentingan pertahanan negara,.

“Untuk mencapai semua sasaran maka harus ada kerjasama dengan Pemerintah Daerah, yaitu melalui suatu pola pikir yang konseptual dan terpadu, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dan bahan pertimbangan, dalam pelaksanaan program pembangunan daerah secara terpadu,”papar Kasdim.

Ditambahkan Mayor Hufron, untuk mewujudkan sistem pertahanan semesta TNI AD dengan melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat melalui pembinaan teritorial harus sesuai dengan Doktrin Kartika Eka Paksi.

Dengan sosialisasi bimbingan teknis Sisrendal Binter ini diharapkan perubahan-perubahan yang terjadi dapat diperbaiki dan disempurnakan sehingga sinergitas dengan Pemerintah Daerah secara maksimal dapat terwujud.

“Melalui kegiatan Sisrendal Binter, wujudkan keterpaduan antara program Binter Satkowil dengan program Pemda guna kepentingan pertahanan Negara dan kesejahteraan Rakyat,”pungkasnya.
Pekalongan-Menjelang diselenggarakannya pemilu legislatif dan pilpres tahun 2019 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April mendatang, Komandan Kodim 0710/pekalongan
Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto memberikan sosialisasi tentang netralitas prajurit, bertempat di Aula Makodim 0710/Pekalongan,Selasa(19/3/2019).

Dalam penyampaianya, Dandim Arfan Johan Wihananto menyampaikan, melalui pembinaan netralitas TNI dalam pileg dan pilpres kita wujudkan profesionalisme TNI dengan bersikap netral dalam penyelenggaraan pemilu, baik pileg maupun pilpres dan senantiasa mendukung suksesnya penyelenggaraan pemilu yang luber dan jurdil di seluruh wilayah NKRI.

“ Saya sampaikan, bahwa kita sebagai prajurit TNI adalah netral dalam pileg maupun pilpres 2019 mendatang, dan saya tegaskan, bagi prajurit yang melanggar ketentuan tersebut maka sanksinya akan berat,”tegas Dandim.

Selain memberikan pengarahan dalam Jam Komandan tersebut, Dandim juga memberi penekanan kepada seluruh prajuritnya yang antara lain, Terkait dengan situasi pemilu legislatif dan pilpres agar segera dinetralisir apabila terdapat kerawanan  pada saat pemilu, Yakinkan sikap netral yang benar-benar netral pada diri setiap prajurit.

Lanjut Dandim Arfan, jangan membuat situasi yang tidak diinginkan, karena rawan dipolitisir oleh pihak yang tidak suka dengan TNI, Agar tetap mengendalikan diri dari pihak-pihak yang mendiskreditkan TNI  sehingga tetap terjaga situasi yang aman dan kondusif serta pedomani buku netralitas TNI agar kita paham dengan situasi pemilu.

"Mari sama-sama kita sukseskan penyelenggaraan pemilu legislatif dan pilpres pada tanggal 17 april 2019 di wilayah kodim 0710/ pekalongan yang jujur adil ,damai dan aman, tanpa ternodai dengan tindakan kita sebagai prajurit yang tidak netral". Pungkas Dandim
Pekalongan –  Babinsa Koramil 08/Bojong Kodim 0710/Pekalongan bersama warga masyarakat bergotong-royong melaksanakan pemugaran dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pada kesempatan kali ini pemugaran di rumah warga tidak mampu milik Bapak Wahyudi Selamet (49 Th) yang kesehariannya sebagai buruh tani, yang merupakan warga Desa Bojong Wetan RT 08/RW 04 Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.senin (18/3)

Bukan hanya pak Wahyudi Selamet yang rumahnya mendapat program rehab RTLH, akan tetapi masih ada 4 warga lain yang mendapat program tersebut yang masih dalam satu Desa, sebagai warga yang kurang berkemampuan tersebut mendapat program rehab RTLH dengan menggunakan sumber dari Dana Desa (DD) yang masing masing mendapat bantuan sebesar Rp 10 juta per rumahnya. Dengan bantuan dana yang minim tersebut, hanya cukup untuk membeli materialnya saja. 

Dengan adanya dana yang di berikan hanya dapat untuk membeli material saja, maka Danramil 08/Bojong Kapten Inf Nur Khan berinisiatif untuk mengerahkan anggotanya guna mempelopori kerja bakti gotong royong bersama warga masyarakat dan perangkat Desa serta ketua Rukun Tetangga (RT) setempat agar pemugaran rumah bapak Wahyudi Selamet dan yang lainnya dapat direalisasikan.

Dan semoga dengan adanya program seperti ini nantinya akan tetap bisa selalu menghidupkan kembali nilai nilai kegotong royongan di masyarakat serta bisa meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama dan bisa menjadi solusi dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekeliling kita," tandas Danramil Nur Khan.

Perasaan senang dan bahagia nampak di raut pak Wahyudi karena tak lama lagi keluarganya akan memiliki rumah yang layak huni,rasa syukur pun terus terucap dalam setiap pembicaraannya sewaktu memulai rumahnya di pugar. Dan ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada anggota Koramil 08/Bojong dan warga sekitar yang telah merelakan waktu dan tenaganya untuk bisa ikut serta dalam merehab rumah saya,"ungkap Wahyudi.
Pekalongan -  Cegah gagal panen, Babinsa Koramil 08 Bojong mendampingi para petani menyemprot hama wereng yang menyerang tanaman padi secara massal di lahan sawah seluas 20 hektar di Desa Duwet Kec. Bojong. Jumat (15/3).

Babinsa 08 Bojong Sertu Tofik mengatakan, penyemprotan secara massal ini dilakukan guna mencegah berkembangnya hama wereng yang menyerang areal persawahan desa Duwet kecamatan Bojong. Dan tanaman padi yang di semprot rata-rata sudah berumur 50 hari sampai 60 hari setelah tanam(HST), sedangkan jenis insektisida yang digunakan adalah DiPHO 290 SL.

"Penyemprotan kali ini dilakukan pada waktu pagi hari dengan tujuan menghindari cuaca hujan agar hasil lebih maksimal, kemudian jika hama wereng yang menyerang padi tersebut tidak cepat diatasi maka petani bisa gagal panen."Tambahnya

Pihaknya berharap dengan adanya pendampingan ini, warga masyarakat akan lebih giat dalam menjalankan bertani serta dapat membawa manfaat ke arah yang lebih baik terutama dalam mendukung program pemerintah yaitu swasembada pangan.