TRENDING NOW

Pekalongan - Guna mengantisipasi dan mengetahui secara langsung wilayahnya, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha, cek langsung kondisi wilayahnya khususnya di wilayah perhutanan yang rawan bahaya longsor, Sabtu (17/11/18).

Dalam patroli wilayah rawan bencana alam tersebut, Dandim Pekalongan bersama Bank BRI, Perhutani dan Polri wilayah kota Pekalongan melaksanakan pengecekan secara langsung di lokasi -lokasi yang di tengarai rawan longsor.

Menurut Dandim, selain untuk memantau dan mengantisipasi bencana alam diwilayahnya yang rawan longsor, kegiatan jelajah hutan tersebut juga sebagai sarana komunikasi sosial dengan para segenap pimpinan dan staf bank BRI, Perhutani dan Polri yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan.

"Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi terjadinya bahaya bencana alam tanah longsor, sehingga menjelang musim penghujan datang kita sudah mengetahui kira-kira daerah mana diwilayah Pekalongan ini yang rawan longsor," jelas Dandim.

Dikatakan, dari pemantauan yang telah dilaksanakannya, ada beberapa titik rawan bencana alam yang berada di wilayah Pekalongan seperti Lebakbarang dan Petungkriyono yang kedua wilayah tersebut berada di perbukitan dan dengan tingkat kerawanan yang berbeda-beda.

"Setalah kita pantau secara langsung, memang ada beberapa titik longsor yang kita tengarai rawan akan bahaya tanah longsor, namun demikian tingkat kerawanannya berbeda-beda dan kebanyakan ada di daerah perhutanan," terang Dandim.

Pihaknya juga berharap, peran masyarakat dan stakholder terkait, untuk melakukan pengecekan kedaerah-daerah yang memang rawan longsor, sehingga akan meminimalisir korban apabila longsor terjadi.

"Kami berharap ada peran dari masyarakat dan Stakholder terkait untuk melakukan pengecekan secara rutin sehingga apabila terjadi tanah longsor akan diketahui sejak dini, dan meminimalisir adanya korban jiwa," pungkas Dandim

Kegiatan "Trabas" jelajah hutan  tersebut di laksanakan di hutan wilayah Kabupaten Pekalongan, yang meliputi daerah Karanganyar, Lebakbarang serta Petungkriyono  yang diikuti oleh Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha beserta anggota bank BRI dan anggota Polres Pekalongan Kota berjumlah kurang lebih 75 orang.
Pekalongan – Dalam rangka mengikuti persami yang diselenggarakan tingkat Jateng dan DIY,Kodim 0710/Pekalongan kirimkan satu Tim mengikuti kegiatan tersebut.Untuk pemberangkatan Tim Saka Wira Kartika dilepas oleh Kasdim 0710/pekalongan Mayor Inf Hufron,Jum’at (16/11/18)

Untuk persami sendiri di laksanakan di, Barak Latihan Rindam IV/Diponegoro, Bantir Sumowono Kabupaten Semarang dan digelar selama 3 hari mulai Jum’at sampai dengan Minggu 17 sampai dengan 19 November mendatang.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0710/Pekalongan melalui Kasdim Mayor Inf Hufron berharap, agar saka wira kartika yang berangkat dapat menimba ilmu dengan baik serta bisa menambah tali silaturahmi dengan teman yang lain, baik baik antar saka dari kodim pekalongan sendiri maupun dengan yang lain.

“ Kita berharap, agar adik-adik Saka Wira Kartika yang berangkat ini, dapat menimba ilmu kepramukaan dan ilmu yang lain dengan baik, serta bisa menambah tali silaturahmi dengan teman yang lain, baik baik antar saka dari kodim pekalongan sendiri maupun dengan yang lain yang mengikuti Persami tersebut.

Kota Pekalongan - Kodim 0710/Pekalongan kembali merotasi lima anggotanya. Kali ini mutasi dilakukan terhadap 2 perwira, 2 bintara serta 1 tamtama, ditandai dengan acara korp raport serah terima jabatan di aula serbaguna makodim setempat, dipimpin Dandim Letkol Inf Muhammad Ridha, Jum’at (16/11) pagi.

Kedua perwira yang dimutasi, antara lain Danramil 01/Pekalongan Timur  Kapten Czi Agus Pujiatmo yang selanjutnya pindah tugas ke Kodim 0715/Kendal. Kemudian Kapten Inf Jamaludin Abbas dari Danramil 12/Tirto Pindah tugas ke Kodim 0712 Tegal, sementara itu serma Supriyanto dan sertu Imam pindah ke Kodim Jogja.

Selanjutnya, ada yang masuk satu perwira dari Brigif 4/Dewaratna Kapten Inf Dwi Darmasto. Dalam sambutannya, Dandim Muhammad Ridha menjelaskan, mutasi jabatan adalah bentuk penghargaan dan dedikasi kerja serta penyegaran dalam jabatan, sehingga tidak ada yang menjabat terlalu lama di jabatan tertentu.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar, dan bentuk penghargaan serta dedikasi kerja juga penyegaran dalam jabatan, sehingga hal ini perlu dilakukan agar kinerja para prajurit ini tidak menurun dan tetap semangat,” tutur Dandim.

Lebih lanjut Dandim Ridha berharap kepada yang baru anggota yang pindah satuan agar, membawa hal-hal yang posif dan meninggalkan hal yang negatif dari satuan lama, dan dengan mutasi ini agar bisa menjadi motivasi bagi yang lain supaya ke depannya lebih baik lagi.



Pekalongan – Guna menjaga kebugaran,dan meningkatkan keharmonisan antara anggota persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cab XX Kodim 0710/Pekalongan,pada pertemuan rutin bulanan yang di laksanakan di lapangan apel Makodim setempat dengan menyelenggarakan olahraga bersama,Kamis (15/11/18).

Kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan setiap satu bulan sekali,namun dalam kegiatan bulan November kali ini diisi dengan kegiatan olahraga dan lomba-lomba tidak seperti biasanya dilaksanakan di ruangan dengan bertatap muka.

Dalam kesempatan tersebut, selaku ketua Persit KCK Cab XX Ny.Devi Rosanti mengatakan,kegiatan yang dilaksnakan merupakan kegiatan rutin bulanan,namun demikian untuk bulan ini diisi denga kegiatan olahraga bersama dan lomba dengan maksud untuk meningkatkan tali silahturahmi antar anggota persit serta untuk menjaga kebugaran agar selalu semnagat dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang biasa kita laksanakan tiap bulan,nanum untuk bulan ini kita laksanakan dengan olahraga bersama dengan maksud, untuk menjaga kebugaran dan lebih mengakrabkan kembali jalinan silahturahmi yang sudah terbangun selama ini antar anggota,”jelas Ny,Devi Rosanti

Dirinya berharap,dengan melaksanakan olahraga bersama tersebut,akan menjadi motivasi bagi anggota persit dalam menjaga kebugaran tubuh sehingga akan lebih semangat lagi dalam menjalankan tugas sebagai persit dalam mendampingi tugas suami.



Kota Pekalongan - Guna mendukung operasional kerja untuk anggotanya / Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf  Muhammad Ridha menyerahkan sebanyak 10 motor klx untuk Babinsa,bertempat di lapangan apel Makodim 0710/Pekalongan,Senin (12/11/18)

Menurut Dandim Muhammad Ridha menjelaskan, penyerahan kendaraan dinas ini tujuannya untuk membantu kinerja dan tugas pokok para Babinsa khususnya yang berada di daerah pegunungan. Sehingga, apabila terjadi bencana alam atau yang lainnya kendaraan ini bisa digunakan.

“ Alhamdulillah pada kesempatan ini,kita mendapat dukungan sepeda motor baru jenis Klx sejumlah 10 unit,dan untuk pembagiannya kita prioritaskan untuk Babinsa yang ada di daerah pegunungan sehingga akan bisa digunakan secara maksimal,”terang Dandim.

Lebih lanjut Dandim Ridha beresan kepada anggota yang menerima, bahwa kendaraan tersebut adalah amanah. Oleh karena itu, kendaraan harus dirawat dan selalu dalam keadaan siap operasional.

“ Bagi anggota yang menerima saya berpesan,rawatlah kendaraan tersebut,karena ini termasuk amanah yang harus selalu dijaga dan dirawat,sehingga selalu dalam keadaan siap pakai,”pesan dandim

Dandim Ridha menambahkan, semoga harapannya kedepan pimpinan atas bisa memberikan lebih perhatiannya guna mendukung pelaksanaan tugas dilapangan(red/rusg)


Kota Pekalongan -.Guna menekankan kembali kepada seluruh prajuritnya, dalam menekan dan mencegah adanya pelanggaran menjelang tahun pemilu 2018. Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha memberikan Jam Komandan,selesai pelaksanaan upacara bendera,di Makodim setempat,Senin (12/11/18)

Jelang tahun politik yakni penyelenggaraan Pileg dan pilpres 2019, loyalitas dan netralitas TNI harus tetap dijaga karena TNI alat Negara bukan alat pemerintah,demikian salah satu yang penekanan yang disampaikan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha saat memberikan Jam Komandan

Kecuali kita sudah bisa ataupun sudah tidak bisa ingin lagi berdinas sebagai TNI ataupun PNS TNI,kalau memang ingin mencalonkan sebagai peserta pemilu ataupun menjadi kades di wilayah tunggu nanti setelah purna dan saya harap jadi.

“Jangan semua berpikir tentang uang, akan tetapi harus punya ilmu,jadi uang bukan segalanya akan tetapi kemampuan atau ilmu itu yang lebih utama. Kebanggaan pimpinan bila ada Babinsa nya bisa menjadi kades di wilayahnya setelah purna nanti, karena selama kita berdinas selalu membantu dan meringankan beban warga binaannya,”ujar Dandim.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan,Jangan sampai sebagai prajurit, kita terjebak dengan kumpul- kumpul yang ternyata adalah mereka kumpul untuk kepentingan suatu kelompok politik . “Jadi kita harus jeli di wilayah dalam setiap pergerakan maupun kegiatan yang ada, dan segera laporkan setiap hal yang menonjol sesegera mungkin,”pungkas Dandim.