TRENDING NOW

Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Kota Pekalongan - Tahun 2020 bisa jadi dikatakan sebagai tahun politik di Jawa Tengah. Pasalnya, ada sekitar 21 Kabupaten dan Kota di wilayah tersebut bakal diselenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak, salah satunya Kabupaten Pekalongan. Dengan adanya tahun seperti itu, saya berharap agar semua pihak harus netral.

Demikian dikatakan Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.M.Si saat menjadi inspektur upacara bendera di Markas Kodim 0710/ Pekalongan, Jumat (17/1/2020) pagi. 

Hadir dalam acara itu, Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti, Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH., Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.IK., M.Si., Sekda Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM, tuan rumah Dandim Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.IP., MMS, dan sejumlah pejabat Forkopimda.

''Mari kita jaga netralitas dan profesionalitas kita sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing,'' ujar Bupati. 

Sebab, kata Bupati, menjelang pelaksanaan Pilkada, suhu politik menjadi semakin panas sehingga tingkat terjadinya konflik pun tinggi. Namun apabila semua pihak berlaku netral dan menjaga kinerjanya sesuai peran masing-masing, insya Allah semuaya akan aman dan nyaman. 

"Dengan demikian, harapan agar terciptanya suasana kondusif di Kabupaten Pekalongan menjelang atau setelah Pilkada berlangsung bakal terealisasi dengan baik," terang Bupati. 

Bupati menjelaskan, tahapan pelaksanaan Pilkada di daerahnya kini sudah mulai berjalan, terutama pihak penyelenggara pemilu yakni Bawaslu dan KPU. Keduanya telah membentuk struktur di tingkat kecamatan seperti Panwascam maupun PPK. Dalam tahapan pembentukan tersebut, Pemkab tetap berusaha membantu dan sepenuhnya mendukung agar pelaksanaan Pilkada di daerahnya lancar.

Bentuk dukungan itu antara lain anggaran belanja hibah untuk kedua penyelenggara pemilu dan sudah dimanfaatkan sesuai tahapan yang berjalan. Kemudian yang lebih penting lagi adalah dukungan sumber daya manusia, di mana saat Pilkada membutuhkan personel cukup banyak.

''Tolong ibu Sekda dibantu untuk rekrutmen personil supaya lancar baik di tingkat kecamatan sampai terbentuknya KPPS,''ujar Bupati saat menjadi inspektur upacara bendera.

Lebih lanjut dikatakan, dalam menjaga netralitas menjelang Pilkada berlangsung, kuncinya antara lain membuat perencanaan dengan matang,  hindari kekeliruan dan meningkatkan harmonisasi. Orientasinya adalah mewujudkan harmonisasi dan soliditas tanpa saling mengintervensi dalam penyelenggaraan pesta demokrasi Pemilukada serentak Di Tahun 2020 Ini.

"Kemudian juga perlu meningkatkan kewaspadaan dan semangat persatuan serta kesatuan terhadap upaya dari pihak yang tidak bertanggungjawab untuk memecah belah dan menghancurkan kelangsungan kehidupan bangsa maupun kekuatan NKRI, khususnya di Kabupaten Pekalongan," tandasnya. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Pekalongan - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi akhir-akhir ini, mengakibatkan tanah dan bangunan di pemukiman warga Dukuh Karyamukti, Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ambles dan retak-retak.

Pejabat sementara Danramil Kandangserang Kapten Infanteri Nurkhan mengatakan, peristiwa amblesnya jalan dan sejumlah bangunan mengalami retak-retak  terjadi pada hari Rabu (16/1/2020) sore. 

"Tanah gerak diakibatkan intensitas hujan yang cukup tinggi mengguyur wilayah pegunungan. Tidak hanya itu, kontur tanah di wilayah itu juga labil, sehingga membuat tanah yang bertebing mudah terjadinya longsor," ungkapnya.

Dari pantauan Danramil bersama Camat dan sejumlah perangkat Desa dilapangan pada kamis (16/1)siang. Danramil Nurkhan menjelaskan, untuk saat ini ada beberapa bangunan yang mengalami retak-retak dan jalan yang mengalami longsor.

" Sesuai pengecekan langsung yang kita lakukan ada beberapa bangunan dan jalan yang mengalami kerusakan diantaranya, 
1. Jalan dan Talud longsor ±12 Meter
2. Rumah Bpk. Lutfi Asror, alamat Dukuh Karyamukti RT03/02 Desa Garungwiyoro Kecamatan Kandangserang tembok rumah retak.
3. Rumah bpk Wahri tembok retak.
4. Tembok Mushola retak
5. Rumah bpk Muslihin dukuh Karyoindah tembok retak.
6. Rumah bpk Cahyono tembok retak," Jelas Danramil.

Lanjut Danramil, sesuai rencana dari pihak Kecamatan melalui Pemdes akan mengajukan bantuan rehab rumah rawan Bencal ke Gubernur Jateng untuk penanganan bencana alam tersebut.

Kapten Nurkhan menambahkan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan apabila terjadi hujan yang cukup tinggi.

" Saya mengimbau kepada masyarakat yang ada di pegunungan khususnya yang berada di Kecamatan Kandangserang untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan di saat musim penghujan seperti ini," pungkasnya.(Rus)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Kota Pekalongan - Melalui peringatan HUT ke - 63  LVRI memantapkan upaya untuk pewarisan  Jiwa Semangat Nasionalis (JSN)'45 dan kesejahteraan, itulah tema acara memperingati HUT Legiun Veteran Republik Indonesia ( LVRI ) Kota Pekalongan yang diselenggarakan di pendopo kantor kecamatan Pekalongan Timur yang dihadiri kurang lebih 60 orang, Kamis (16/1/20).

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Veteran  Kota Pekalongan Letkol Infanteri Purn. LS. Tambunan, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto, Wakil Walikota Pekalongan H. Afzan Arslan Junaid, Asisten 3 Sekda Kota Pekalongan Agus Mahindaryana, Kepala Minvet Kota Pekalongan Mayor CPM. Edi Nuryanto, Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Junaidhi, Danramil Pekalongan Timur Kapten Infanteri Tarsono, Camat Pekalongan Timur Nursobah dan Anggota Veteran Kota Pekalongan.

Dalam sambutannya, Ketua Veteran  Kota Pekalongan Letkol Infanteri Purn. LS. Tambunan menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Esa yang sampai sekarang ini tanpa terasa LVRI telah mengarungi perjalanan panjang hingga usia 63 tahun  dalam suka dan duka meniti berbagai hambatan dan tantangan yang telah kita hadapi bersama dengan penuh dinamika perjuangan. 

"Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa hingga saat ini kita masih diberikan kesempatan sehat jasmani dan rohani karena semangat dan dedikasi tinggi para pejuang Veteran sekalian sehingga kita tetap bisa eksis dan dapat mewarisi jiwa semangat nasionalisme kepada para generasi muda bangsa Indonesia", ungkap Tambunan.

Lanjutnya, dia menuturkan bahwa jangan pernah lelah mengabdi untuk negeri ini karena pengabdian Veteran adalah pengabdian tanpa batas. Kepada pemerintah diharapkan tetap memberikan dorongan dan bantuan kepada LVRI dalam melaksanakan tugasnya sesuai pasal 19 Undang-Undang Nomor 15 tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia.

"Veteran adalah pengabdian tanpa batas, jangan pernah lelah mengabdi untuk negeri ini", tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto mengemukakan bahwa  generasi muda harus memiliki apa yang dimiliki oleh para pejuang dan veteran yaitu memiliki jiwa - jiwa semangat patriotisme dan nasionalisme sehingga dengan modal dasar tersebut akan membentuk jiwa anak bangsa yang kuat, berkarakter dan mandiri untuk bangsanya.

"Momentum yang sangat penting ini agar dijadikan sebagai sarana kontribusi kita dalam memberikan perhatian penuh bagi para veteran Indonesia dan mari kita dukung  kegiatan seperti ini sebagai wujud penghargaan bagi para pejuang  veteran agar kedepannya dapat lebih sejahtera", pungkasnya.(Pendim Pkl)
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Batang - Tradisi pedang pora mewarnai prosesi penyambutan AKBP Abdul Waras sebagai Kapolres Batang yang baru dan pelepasan Kapolres yang Lama AKBP Edi S Sinulingga bertempat di halaman Mapolres Batang, Kamis (16/1/2020). 

Setelah prosesi pedang pora, AKBP Edi S Sinulingga bersama isteri diantar dengan mobil Baracuda Brimob Kalibanger, meninggalkan Mapolres Batang. 

Sebelumnya, Kapolres Baru AKBP Abdul Waras menjabat sebagai Kapolres Wonosobo, sedangkan AKBP Edi S Sinulingga menduduki jabatan baru sebagai Kasubbagpamkol Yanma Mabes Polri. 

Kapolres Batang, AKBP Abdul Waras mengatakan, berharap dukungan dari perwira dan anggota dalam menjalankan tugas kedepan. Pihaknya akan melanjutkan semua program kerja dari Kapolres lama untuk menjaga kondusivitas. 

"Saya meminta support juga kepada semua masyarakat Kabupaten Batang dan rekan - rekan jurnalis untuk menjaga Batang tetap kondusif," katanya. 

Sementara AKBP Edi S Sinulingga mengucapkan terima kasih kepada anggota yang telah melakukan kerja sama dan telah memberikan dukungan selama dua tahun lebih menjalankan tugas di Polres Batang. 

"Saya berharap kerja sama dan dukungan itu dilanjutkan ke Kapolres Baru, sehingga Polres Batang akan lebih baik lagi dan profesional untuk melindungi dan mengayomi masyarakat," jelasnya. 

AKBP Edi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat sudah membantu pihaknya dalam menjaga keamanan dan memelihara Kamtibmas dengan baik selama dirinya menjabat.
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya
Batang- Pasca banjir bandang yang melanda tiga desa di Kecamatan Gringsing yakni Desa Yosorejo, Desa Krengseng dan Desa Sidorejo, Pemkab Batang minta segara Pemrpov normalisasi sungai.
Banjir yang terjadi semenjak Senin (13/1/2020) malam itu akibatkan kerugian fisik. Kerusakan ada di 60 rumah warga yang terdampak banjir masing- masing 30 Rumah di Desa Yosorejo dan Krengseng.
Untuk antisipasi dan meminimalisir terulangnya kembali banjir, yang menurut perkiraan bulan Februari akan terjadi hujan lebat kembali, Pemkab Batang segara melakukan pengerukan dan pelebaran sungai.
"Perlu langkah cepat dan darurat sebelum Februari, Pemerintah Provinsi akan membantu pengerukan titik-titik yang menjadi pusat-pusat sedimentasi, mungkin satu Minggu bisa selesai,"kata Bupati Batang Wihaji saat meninjau lokasi sedimentasi sungai di Kecamatan Gringsing, Rabu (15/1).
Sebelumnya, aliran sungai di tiga lokasi tersebut terjadi sedimentasi parah. Tepatnya disungai Jenes dan Krengseng yang melewati tiga desa  Tidak ada penanganan sedimentasi semenjak 40 tahun lalu. Aliran sungai yang awalnya sekitar 20 meter kini tersisa 3 sampai 4 meter.
"Sudah menjadi langganan banjir setiap musim penghujan tiba. Selama ini sungai di sini memang tidak tersentuh, sehingga ada yang ditanam sengon, kacang, dan sayur," ujarnya.
Banjir tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. "Yang paling terlihat di lahan pertanian ada kurang lebih 100 hektar lahan pertanian di 7 desa yang terkena dampak banjir," kata Wihaji.
Imbuhnya, untuk penanganan jangka panjang akan dilakukan normalisasi sungai. Normalisasi tersebut akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
"Seandainya kami melakukan normalisasi harus bekerjasama dengan tokoh masyarakat, lurah, kemudian dari Kepolisian. Biar nanti tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Yang jelas kami komunikaskan semuanya," tandasnya
Nampak Porsenel Polsek Gringsing Polres Batang dan Koramil mengamankan kegiatan tersebut
Portal Berita Pekalongan Dan Sekitarnya

Batang - Pasca hujan lebat semalaman yang menguyur wilayah kecamatan Gringsing dan sekitarnya, berimbas dengan meluapnya air di halaman rumah warga Dukuh Mundu, Desa Yosorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Selasa (14/1/2020).

Untuk memperingan beban warga sekitar, Polsek Gringsing bersama aparat Kecamatan Gringsing dan Koramil Gringsing membantu menyalurkan konsumsi.

Kapolsek Gringsing Polres Batang AKP H. Deka D mengatakan, bantuan itu berupa ratusan nasi bungkus, air mineral dan obat-obatan.

“Disamping itu bantuan juga datang dari PMI Kecamatan Gringsing dan PMI Kabupaten Batang, kepada warga yang tidak bisa untuk keluar rumah karena terhalang oleh genangan air hujan,” ungkapnya.

Kapolsek Gringsing menjelaskan, luapan air hujan kini perlahan-lahan mulai surut, sehingga warga bisa beraktivitas kembali seperti semula.

“Kami harap kepada masyarakat agar selalu waspada jika terjadi curah hujan tinggi, karena dapat berpotensi terjadinya banjir. Semoga seluruh warga selalu dalam keadaan sehat wal afiyat serta dilindungi Allah Ta’ala,” harapnya.