BREAKING NEWS

Tuesday, 14 November 2017

MOMENTUM HKN KE-53, BUPATI HARAPKAN JAJARAN KESEHATAN TINGKATKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

               
KAJEN – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si membacakan amanat Menteri Kesehatan RI 
Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp. M (K) pada upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 di Lapangan Belakang Setda, Senin  (13/11/2017) pagi. Bupati bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara dihadiri oleh Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH., Wakapolres Pekalongan, perwakilan Kejari Kajen, PA Kajen, Sekda Dra. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten, Staf Ahli Bupati dan beberapa Kepala OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Ny. Munafah Asip Kholbihi, Ketua BPJS Kesehatan, dan organisasi kesehatan lainnya.
Usai membacakan amanat Menteri Kesehatan, Bupati meminta kepada jajaran kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Jadikan momentum ini untuk bekerja keras, bekerja lebih ikhlas, bekerja lebih cerdas lagi untuk melayani masyarakat.
“Tolong semangat melayani ini kita tingkatkan, yang kemarin-kemarin judes-judes ayo kita tinggalkan diganti yang ramah-ramah, yang kemarin mahal senyum ayo kita umbar senyum, dimana-mana kita harus tersenyum untuk melayani masyarakat. Karena saya sudah menandatangani SK insentif khusus bagi petugas kesehatan yakni dokter dan perawat yang bertugas di wilayah atas,” terang Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menuturkan bahwa untuk Puskesmas, saat ini sarana-prasarananya sudah memadai, untuk itu Bupati mempersilahkan dikelola dengan baik. “Saya tahu persis apa yang terjadi di Puskesmas. Silahkan kembangkan dengan baik, tetapi kompensasi yang saya minta hanya satu yaitu tolong jangan ada lagi komplain dari masyarakat, jangan diputus akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai,” tegas Bupati.
Bupati juga mengharapkan agar disparitas antar Puskesmas untuk dihilangkan. Diharapkan Puskesmas Petungkriyono pelayanannya sama dengan Puskesmas Wonopringgo dan Kedungwuni, Puskesmas Kandangserang, Puskesmas Pembantu yang ada di Desa Bodas, Bupati mengharapkan Kepala Dinas Kesehatan untuk mengupayakan pelayanannya dengan Puskesmas Kedungwuni.
“Kepala Dinas Kesehatan saya ingatkan, bidan-bidan desa yang pernah saya lantik dari PTT menjadi PNS kalau nggendu tidak mau bekerja, dengan terpaksa saya pindah ke Nusakambangan karena disana masih butuh bidan. Dan jangan sampai lagi bidan desa tidak berada di desa tersebut,” tutur Bupati.
Tidak luput, Bupati juga menyoroti para dokter muda. Bupati mengharapkan para dokter muda yang ada di Kabupaten Pekalongan untuk lebih semangat, dokter generasi milinial ini punya satu ciri yaitu orang yang tidak bisa ditekan dan orang yang tidak bisa diintervensi. Oleh karena itu silahkan kebebasan yang dimiliki diapresiasikan untuk melayani masyarakat dengan lebih baik. “Saya yakin bahwa semangat kita sama, frame kita sama dan niat kita sama, mari kita tolong masyarakat kita, jangan sampai ada ibu hamil yang meninggal lagi,” ajaknya.
Pembangunan kesehatan sangat penting, kita tidak bolehmain-main. Saya titip kepada seluruh insan kesehatan, kita refresh kembali pengabdian kita, kita semangatkan kembali dan kita perbaharui niat kita untuk menjadi khodimul ummah (pelayanan masyarakat) yang baik untuk melayani warga masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Dalam upacara HKN ke-53 tersebut, Bupati menyerahkan penghargaan kepada para duta kesehatan yang telah mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat regional Kabupaten Pekalongan sendiri. Mereka adalah Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, PD Aisyiyah Kabupaten Pekalongan, PMI Kabupaten Pekalongan dan FMM Kabupaten Pekalongan sebagai Penggerak Masyarakat di bidang kesehatan.
Lalu, Kepala Desa Kwayangan Kecamatan Kedungwuni sebagai Desa Pelaksana PHBS Terbaik, Ketua Kader Posyandu Nusa Indah I Desa Rejosari Kecamatan Bojong sebagai Posyandu Terbaik I di Kabupaten Pekalongan dan Terbaik II di Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Fitria Amalia Mecawati (Pamong SBH Puskesmas Wonokerto I) sebagai Pamong SBH terbaik, Selly Anjeli R (Puskesmas Bojong I) sebagai Juara I Lomba Bayi Sehat Kelompok Umur 6-24 bulan dan Harapan II di Tingkat Provinsi, Fani Siti Khotimah (Puskesmas Doro II) sebagai Juara I Lomba Bayi Sehat Kelompok Umur 2-5 tahun dan Juara I Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Selanjutnya, Firman Ari Wirayuda (SMPN I Kajen) sebagai KKR Terbaik Putra, Fatihatur Rizky Salsabila (SMPN I Kedungwuni) sebagai KKR Terbaik Putri, Rangga Dwi Setiawan (SDN 02 Kandangserang) sebagai Dokter Kecil Terbaik Putra, dan Yumma (SDN 02 Pekiringan Alit Kajen) sebagai Dokter Kecil Terbaik Putri.
 
Copyright © 2017 Sapu Lidi Share on Next Generation.