BREAKING NEWS

Saturday, 23 September 2017

KAPTEN INF SUPIRNO MENJADI NARA SUMBER DI SEMINAR NASIONAL KEBANGSAAN

Batang - Pemerintah melalui peraturan Presiden sudah menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila. Penetapan tersebut terasa istimewa ditengah memudarnya nilai nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Sila sila yang semestinya mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara mulai dilupakan, bahkan sekarang banyak kita jumpai diantara kita yang mengatakan " Saya Indonesia, saya Pancasila" akan tetapi hati dan perilakunya sudah tidak mencerminkan lagi sebagai seorang yang Pancasilais. 

Kita semua rasanya perlu diingatkan lagi tentang isi Pancasila dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari hari, karena dulu setiap siswa yang mulai masuk ke jenjang pendidikan tingkat SLTP pasti akan mengikuti kegiatan P4 akan tetapi sekarang sudah tidak ada lagi kegiatan tersebut,  sehingga pada kesempatan ini dilaksanakan seminar, Sabtu 23/09 demikian kata pembuka yang disampaikan Kapten Inf Supirno (Pasiter) yang mewakili Dandim 0736/Batang menjadi Nara Sumber dalam rangka "SEMINAR NASIONAL KEBANGSAAN IMPLEMENTASI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN".
Yang di selenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan Pustaka Indonesia.

Adapun materi yang disampaikan oleh Kapten Inf Supirno yang intinya adalah Penetapan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya Pancasila yang bukan hanya dikenang, diperingati, atau dilestarikan tapi harus diamalkan  bukan hanya ditempel di setiap ruangan kantor dan diucapkan dalam setiap upacara saja. 

Sebagai dasar negara Pancasila adalah sebuah konsepsi dan cita cita yang harus diwujudkan karena melalui Pancasila bangsa kita punya pedoman dalam arah dan tujuan dalam kehidupan bernegara dan Pancasila bagi kita yang mayoritas agama Islam juga sebagai ringkasan/intisari dari sebagian isi Al Qur'an begitu juga yang beragama lain karena pada intinya sama yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan dan kesatuan serta musyawarah untuk mencapai kemufakatan dalam rangka untuk menciptakan keadilan.

Karena apabila kita mengamalkan sila sila Pancasila dalam kehidupan kita sudah pasti kita tidak akan lagi bermusuhan saling mencaci satu sama lainnya dan tidak lagi akan terjadi konflik dalam masyarakat karena sudah sama sama mempedomani sila sila Pancasila. 

Serta Pancasila dapat menjadi perekat bangsa, agar seluruh warga negara tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan tidak membedakan suku, agama dan keyakinannya dan semua warga negara kita yakin bahwa Ideologi Pancasila adalah segala galanya. 
(Pendim 0736/Batang)
 
Copyright © 2017 Sapu Lidi Share on Next Generation.