BREAKING NEWS

Saturday, 22 July 2017

Ajakan Menjauhi Narkoba Digaungkan di TMMD

Ajakan Menjauhi Narkoba Digaungkan di TMMD
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  - Ajakan agar generasi di Rempoah, Kecamatan Baturaden menjauhi narkoba juga digaungkan di di desa sasaran TMMD Reguler ke-99 Kodim 0701/Banyumas. Melalui kegiatan non fisik dengan mendatangkan petugas dari BNN Kabupaten Banyumas, Wiki Sri Erkangga, yang menyampaikan materi soal pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Dari berbagai sumber menyebutkan, penyalahgunaan Narkoba di Indonesia telah mencapai tahap yang sangat mengkhawatirkan. Narkoba tidak lagi mengenal batas usia. Orang tua, muda, remaja bahkan anak – anak ada yang menjadi penyalahguna dan pengedar gelap Narkoba.

Diperkirakan 1,5 persen dari total jumlah penduduk Indonesia adalah pengguna Narkoba. Peredaran gelap Narkoba di Indonesia pun tidak kalah mengkhawatirkan. Narkoba tidak hanya beredar di kota – kota besar di Indonesia, tetapi juga sudah merambah sampai ke pelosok desa.
Indonesia yang dahulunya merupakan Negara transit/ lalu lintas perdagangan gelap Narkoba karena letak geografis negara Indonesia yang sangat strategis (posisi silang), telah berudah menjadi Negara produsen Narkoba.

Hal ini dapat dilihat dengan terungkapnya beberapa laboratorium narkoba (clandenstin lab) di Indonesia. Era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi komunikasi, liberalisasi perdagangan serta pesatnya kemajuan industri pariwisata telah menjadikan Indonesia sebagai Negara potensial sebagai produsen Narkoba.

Posisi Indonesia yang sudah berkembang sebagai Negara Produsen Narkoba telah menghadapkan Indonesia pada masalah yang sangat serius. Peredaran Narkoba yang semakin “menggila” disamping berakibat sangat buruk bagi kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara, pada akhirnya dapat pula menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban Nasional. *)


 
Copyright © 2017 Sapu Lidi Share on Next Generation.