BREAKING NEWS

Wednesday, 31 May 2017

Anak Pejuang Yang Ingin Ambil Peran di TMMD Banyumas

Anak Pejuang Yang Ingin Ambil Peran di TMMD Banyumas
Foto  :  dok. pendim Banyumas
BANYUMAS  -  Ternyata cerita jembatan Sungai Belot yang saat ini tengah dibangun TNI Kodim Banyumas melalui gelaran TMMD Reguler  ke-99,  dulunya ambrol karena  di Bom Belanda, bukan isapan jempol belaka. Disamping ada saksi hidup yang melihat dengan kata kepaa sendiri persitiwa itu, juga ada anak pejuang 45 yang pernah mendengar langsung penuturan langsung dari bapaknya.

Dia adalah Sanareja (54), warga RT.1/RW 3, Desa Rempoah, yang bertekad akan ambil peran  di agenda besar Koidm Banyumas, yakni  menggelar  TMMD Reguler ke 99 dari Kodim  di desanya. Dia merasakan, untuk ikut ambil bagian di kegiatan TMMD itu merupakan amanah yang  membanggakan.

"Saya juga ada keturunan tentara pak. Bapak saya pejuang '45, dan saya juga pernah mendapat cerita langsung dari bapak, bagaimana Belanda pernah  mengebom Jembatan Sungai  Belot di Desa Rempoah.  ''Saat ini jembatan itu yang akan dibangun oleh TNI Kodim Banyumas. Untuk itu saya harus ikut ambilperan,'' pungkas  Sanareja. *)


 
Copyright © 2017 Sapu Lidi Share on Next Generation.