''Jika Tidak segera Direhab TNI, Jembatan Si Pare Membahayakan''

PEKALONGAN  - Begitu melihat kondisi kayu lantai jembatan Si Pare setelah dibongkar Satgas TMMD, yakni sebuah jembatan yang terletak di per  batasan Desa Rogoselo, Kecamatan Doro dan Desa Pedawang, Kecamatan Karangnyar bergumam,  ''wah kondisi bantalan lantai jembatan yang terbuat dari kayu ternyata sudah lapuk semua. Alhamdulilah sekarang dibongkar melalui kegiatan TMMD,'' ungkap pardi, salah satu warga Desa Pedawang.

Warno (52), warga Desa Rogoselo mengemukakan, begitu melihat kayu-kayu lantai jembata dibongkar dan ternyata sudah banyk yang lapuk, tanpa diketahui banyak orang jembatan itu ternyata membahayakan saat dilalu orang.  ""Jika tidak segera dibangun TNI, jembatan Si Pare membahayakan,'' ungkap Warno.


Kini kayu bekas alas jembatan yang telah dibongkar satgas TMMD bersama warga,  dikumpulkan bisa tidak kececeran. Selain itu ada beberapa kayu yang masih bagus sehingga bisa digunakan untuk kepentingan desa. ''Kami rapikan biar kelihatan rapih dan tidak berceceran,'' tambah Warno