Pekalongan - menciptakan lingkungan yang bersih,indah dan nyaman untuk di tempati dalam rangka menunjang tugas pokok adalah sesuatu yang patut di apresiasi, seperti yang di lakukan oleh salah satu kelompok Tuud Kodim 0710 pekalongan, jum'at ( 16/6/17 ) pagi.

Dengan memanfaatkan lahan yang terbilang sempit ini,terlihat para anggota Kodim 0710 pekalongan sibuk untuk membuat media tanam dari polibek,tujuannya tidak lain adalah untuk nantinya di tanami dengan tanaman hias dan sayuran yang akan menghiasi sebidang lahan yang ada di lingkungan Makodim 0710 pekalongan.

Menurut Kapok Tuud Pelda Muhtarom di sela sela ikut membuat media tanam tersebut menjelaskan,bahwa nantinya kita akan buat Makodim ini penuh dengan tanaman, sehingga suasananya bisa sejuk dan nyaman,dengan begitu harapan kita yang bekerja di makodim ini akan merasa nyaman dan betah dalam bekerja.

Adapun tanaman yang kita tanam menyesuaikan dengan kondisi tempat yang ada,yaitu kita tanami dengan tanaman hias dan tanaman sayuran," pungkasnya. 

Pekalongan – Kamis ( 15/6 ) bertempat di Aula Makodim 0710/Pekalongan telah dilaksanakan Sosialisasi Program transmigrasi, personel Angkatan Darat merupakan salah satu bentuk kepedulian pimpinan Angkatan Darat untuk memberikan kesempatan kepada personel Prajurit/Pns Angkatan Darat yang akan memasuki MPP/Pensiun yang dalam pelaksanaannya diintegrasikan dengan peserta transmigrasi dari umum yang diselenggarakan oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.

Sebagai pembawa materi Kapten Caj Cornelis  menjelaskan bahwa tujuan diadakannya program transmigrasi itu sendiri adalah untuk meningkatkan kehidupan yang lebih baik bagi prajurit/Pns yang mengikuti transmigrasi, Mengenai syarat dan ketentuannya adalah personel Prajurit/Pns yang sudah berstatus MPP/Pensiun dan yang telah mencapai usia maksimal 5 tahun sebelum masa pensiun dengan mendapat persetujuan tertulis dari Dan/Ka Satuan yang berwenang serta bersedia dipensiunkan (dengan surat pernyataan) 2 tahun setelah penempatan serta belum pernah mengikuti program transmigrasi.

Kapten Caj Cornelis juga menjelaskan, hak peserta transmigrasi yaitu menerima lahan seluas 2 Ha, menerima jaminan hidup sebesar Rp. 4 juta dan barang bantuan berupa peralatan pertanian, pertukangan, peralatan dapur, penerangan, klambu, sepeda dan lain-lain dari Kasad. Sedangkan kewajiban peserta transmigrasi antara lain adalah peserta harus menetap dilokasi pemukiman, menjaga aset, harus berusaha dan bekerja keras, menjaga kerukunan sesama warga serta adat istiadat setempat, menjaga lingkungan serta mematuhi dan melaksanakan ketentuan ketransmigrasian, dengan lokasi transmigrasi meliputi Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera,”Pungkasnya.

Ikut hadir dalam sosialisai antara lain pasi pers kapten Inf Nurkhan, para Danramil jajaran kodim 0710/pekalongan serta seluruh prajurit dan Pns yang tidak sedang melaksanakan dinas dalam

Pekalongan – Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Ariful Mutaqin buka gladi posko Kodim 0710/Pekalongan tahun 2017,Gladi posko ini sesuai rencana akan dilaksanakan selama 3 hari mulai dari hari Selasa,(13/6) sampai dengan Kamis(15/5) dilaksanakan di Makodim 0710/Pekalongan.

Dalam sambutanya Kasrem menerangkan bahwa Tugas Pokok Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan Operasi Bantuan kepada Pemda di Wilayah Eks Karisedenan Banyumas dan Pekalongan mulai tahap prabencana,tahap tanggap darurat dan tahap pasca bencana alam Banjir di wilayah Kabupaten Cilacap,Tegal,Brebes,Batang dan Kota Pekalongan dalam rangka Operasi Penanggulangan Bencana Alam Daerah  Provinsi Jawa Tengah.
Lebih lanjut Kasrem mengharapkan dengan banyaknya kegiatan kita di wilayah dan adanya kunjungan pejabat di wilayah kita,tidak menjadikan kegiatan gladi posko ini kurang semangat,saya berharap tetap semangat dan fokus dengan latihan ini sehingga apa yang menjadi tujuan dari latihan ini sendiri akan tercapai.”Imbuh Kasrem.

Sementara itu Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi,S.I.P  dalam kesempatannya mengungkapkan, bahwa Gladi Posko ini dilaksanakan dengan tujuan antara lain untuk meningkatkan hubungan Komando dan Staf dalam merencanakan OMSP (Operasi Militer Selain Perang), sebagai sarana olah yudha, menyelenggarakan fungsi Komando Pengendalian Operasi (Kodalops) serta menyelenggarakan emplementasi prosedur dan tata kerja yang berlaku di suatu Pos Komando penanggulangan Bencana alam tersebut.

Kegiatan ini juga berguna untuk lebih memantapkan sistem Komando kita dengan siaga bencana, yang diawali dengan koordinasi dengan jajaran terkait kemudian penerjunan bantuan TNI kepada Pemda dalam menghadapi berbagai bentuk konsidensi pertahanan dan ketahanan wilayah yang ditimbulkan akibat bencana alam ataupun dampak sosial lainnya.”Pungkasnya.

Kegiatan Gladi posko ini juga melibatkan berbagai instansi terkait dari Pemerintah Kota maupun Kabupaten Pekalongan, yang bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam upaya penanggulangan dan penanganan bencana alam nantinya jika terjadi diwilayah Kota maupun Kabupaten Pekalongan

Pekalongan – Kodim 0710/Pekalongan Peringati Hari Kebangkitan Nasioanal ( Harkitnas ) Ke -109 dengan melaksanakan kegiatan Upacara, yang pelaksanakanya tersebar di beberapa tempat di antaranya untuk wilayah Kabupaten pekalongan yaitu di lapangan alun-alun kajen, sedangkan untuk wilayah Kota bertempat Makodim 0710/Pekalongan dan di lapangan Mataram Kota Pekalongan  pada Senin(22/5/2017).


Dalam upacara HARKITNAS itu tersebut mengambil tema “ Pemerataan Pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai wujud kebangkitan Nasioanal “Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Bambang Wahyudi, S.I.P selaku Irup Upacara yang Berada di makodim,membacakan amanat dari Kominfo yang antara lain menyatakan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak pernah memudar,namun justru semakin menunjukan urgensinya bagi kehidupan berbangsa kita hari ini,padahal semangat itu sudah tercetus setidaknya 109 tahuin yang lalu,ditandai dengan berdirinya Boedi oetumo.namun sampai sekarang tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor kelistrikan,misalnya pembangunan ketenagalistrikan telah dilakukan di 2.500 Desa, 4.300 kilometer jalan raya Trans papua,3.800 kilometer diantaranya telah di buka dan masih banyak lagi pencapaian pencapaian yang sudah dilakukan pemerintah dalam rangka pemerataan pembangunan.

Lebih lanjut Dandim heri menjelaskan dengan Inovasi Digital,mungkin kita dihadapkan pada kejutan dan tata cara baru dalam berhimpun dan berkreasi sebagian menguatkan,namun tak kalah juga yang mengancam ikatan ikatan dalam berbangsa. Satu hal yang pasti kita harus tetap berpihak untuk mendahulukan kepentingan bangsa di tengah gempuran lawan lawan yang bisa jadi tak kasat mata”Tandas Dandim Heri.

Setelah upacara di Makodim selanjutnya dandim 0710/Pekalongan Melaksanakan Ziarah Rombongan dan tabur bunga bersama Muspida Kota pekalongan bertempat di Taman Makam Pahlawan ( TMP ) Prawiro rekso Kota Pekalongan.


Pekalongan – Guna menjaga keutuhan dan sinergitas dalam bidang keamanan di wilayah Kabupaten Pekalongan, ratusan anggota TNI dan Polri dari Kodim 0710 /Pekalongan dan polres pekalongan menggelar apel bersama dan dilanjutkan olahraga bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Mapolres Pekalongan , Jumat (12/5/2017).


Olah Raga Bersama TNI – POLRI ini diselenggarakan guna menjalin kebersamaan dan kerjasama antara TNI – POLRI dalam mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang aman dan damai. Kegiatan ini juga sebagai wujud nyata kepada masyarakat bahwa TNI - POLRI di Kabupaten Pekalongan siap bekerjasama untuk menjaga keamanan.



Dalam kegiatan tersebut Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Bambang Wahyudi, S.I.P selaku pengambil apel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang sangat baik sebagai suatu sarana dalam rangka membina hubungan komunikasi yang harmonis dan kebersamaan antara TNI-Polri yang merupakan kekuatan yang tidak bisa terkalahkan, karena salah satu cara menghancurkan bangsa ini adalah dengan melemahkan TNI dan Polri dengan jalan mengadu domba, sehingga melalui kegiatan olah raga bersama ini diharapkan dapat semakin mempererat jalinan kebersamaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan antara TNI dan Polri.



Sementara itu ditempat terpisah Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh jajaran TNI - Polri atas jalinan kerjasama yang telah terbangun di Kabupaten Pekalongan ini.



“Saya berharap dengan kegiatan semacam ini bisa mempererat silaturahmi antara TNI-Polri sehingga menumbuhkan sinergitas dalam kebersamaan dan persahabatan dalam rangka mendukung tugas dalam menjaga ketertiban, keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.



Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si menambahkan bahwa TNI – Polri merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.” Oleh karena itu sudah selayaknya TNI dan Polri bersatu dan menjalin sinergitas. 




Adapun setelah melaksanakan kegiatan Apel bersama dilanjutkan dengan Olahraga senam erobik dan sarapan nasi bungkus bersama. 

PEKALONGAN - Cukup komplit acara tambahan di upacara penutupan TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan, sehingga menjadi magnet bagi warga masyarakat untuk ikut ambil bagian di sejumlah gelaran yang sebagian besar digratiskan.

Ada pijat gratis, termasuk ada gelaran potong rambut gratis. Untuk mengadakan acara itu pihak Kodim Pekalongan, menggandeng  Yayasan Kehidupan Bagi Bangsa Semarang, dan terbukti banyak diminai warga yan hadir di acara peutupan TMMD Pekalongan.  ''Lumayan bisa potong gratis tetapi kualitasnya tidak kalah dengan potong rambut berbayar,'' ungkap Yuni, salah satu warga Rogoselo yang ikut menikmati potong gratis tersebut.

PEKALONGAN  - Salah satu stand yang tidak kalahnya diminati warga adalah adalah stand pasar murah  yang digelar usai upacara penutupan TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan, Kamis (4/5/2017).  Ribuan paket belanjaan murah yang disediakan panitia hanya dalam waktu sekejap ludes.

Menurut Kades Rogoselo, Saronto, bahwa sehari sebelumnya pihaknya telah membagi kupon kepada warganya untuk pasar murah. ''Ribuan kupon sudah saya bagikan dan tampaknya warga juga sangat antusias,'' ungkap Saronto.

Dia menjelaskan, bahwa harga belanjaan di pasar murah iu hanya Rp 10 ribu, sementara jika barang-barang itu dibeli dari luar harganya anara Rp 20.000 hingga Rp 23.000.  ''Lumayan bisa sedikit meringankan warga dan bisa memeriahkan kegiatan pentupan TMMD Pekalongan,'' jelas Kades Saronto.
Powered by Blogger.